Proses Pembuatan Lembaran Baja ( Slab Steel) Pellet -> Pabrik Besi Sponge ( Direct Reduction ) -> Steel Making -> Pabrik

Slab Baja (Slab Steel Plant) I dan II -> Pabrik Baja Lembaran Panas (Hot Strip Mill) -> Pabrik Baja Lembaran Dingin (Cold Rolling Mill) Proses Pembuatan Batang Kawat Baja ( Wire Rod ) Pellet -> Pabrik Besi Sponge ( Direct Reduction ) -> Steel Making -> Pabrik Billet Baja (Billet Steel Plant) -> Pabrik Baja Batang Kawat (Wire Rod Mill) Keterangan : Proses produksi baja di PT Krakatau Steel dimulai dari Pabrik Besi Spons. Pabrik ini mengolah bijih besi pellet menjadi besi dengan menggunakan air dan gas alam. Besi yang dihasilkan kemudian diproses lebih lanjut pada Electric Arc Furnace (EAF) di Pabrik Slab Baja dan Pabrik Billet Baja. Di dalam EAF besi dicampur dengan scrap, hot bricket iron dan material tambahan lainnya untuk menghasilkan dua jenis baja yang disebut baja slab dan baja billet. Baja slab selanjutnya menjalani proses pemanasan ulang dan pengerolan di Pabrik Baja Lembaran Panas menjadi produk akhir yang dikenal dengan nama baja lembaran panas. Produk ini banyak digunakan untuk aplikasi konstruksi kapal, pipa, bangunan, konstruksi umum, dan lain-lain. Baja lembaran panas dapat diolah lebih lanjut melalui proses pengerolan ulang dan proses kimiawi di Pabrik Baja Lembaran Dingin menjadi produk akhir yang disebut baja lembaran dingin. Produk ini umumnya digunakan untuk aplikasi bagian dalam dan luar kendaraan bermotor, kaleng, peralatan rumah tangga, dan sebagainya. Sementara itu, baja billet mengalami proses pengerolan di Pabrik Batang Kawat untuk menghasilkan batang kawat baja yang banyak digunakan untuk aplikasi senar piano, mur dan baut, kawat baja, pegas, dan lain-lain.

Fasilitas Produksi Alat Produksi Pabrik Besi Spons (Direct Reduction Plant) Pabrik Besi Spons (Direct Reduction Plant) menerapkan teknologi berbasis gas alam dengan proses reduksi langsung menggunakan teknologi Hyl dari Meksiko. Pabrik ini menghasilkan besi spons (Fe) dari bahan mentahnya berupa pellet bijih besi (Fe2O3 and Fe3O4), dengan menggunakan gas alam (CH4) dan air (H2O). DR Plant memiliki 2 (dua) buah unit produksi dan menghasilkan 2,3 juta ton besi spons per tahun. Unit produksi yang pertama yaitu Hyl I mulai beroperasi tahun 1979. Unit ini beroperasi dengan menggunakan 4 modul batch process dimana setiap modulnya mempunyai 2

Unit ini memiliki kapasitas produksi sebesar 1. Lebih lanjut hal tersebut menjamin konsistensi kualitas produk baja yang dihasilkan.300. iron scrap dan kapur (lime) untuk mengontrol kandungan fosfor dan sulfur. lebar 800-2080mm dan panjang maksimum 12000mm. Yang pertama adalah SSP-1 yang menerapkan teknologi MAN GHH dari Jerman dan memiliki kapasitas produksi sebesar 1.(dua) buah reaktor.000.000 ton per tahun. Sementara itu tingginya kandungan karbon menyebabkan proses di dalam Electric Arc Furnace (EAF) menjadi lebih efisien dan proses pembuatan baja menjadi lebih akurat.000 ton besi spons per tahun. Ladle Furnace Aktivitas utama di dalam ladle furnace adalah:  menurunkan kandungan oksigen dalam baja dengan menggunakan aluminium. Continuous Casting Machine Baja slab diperoleh dari proses pencetakan kontinyu (continuous casting) dimana perlindungan menggunakan gas argon diperlukan antara ladle dan tundish. Ukuran slab yang dihasilkan mempunyai ketebalan 200mm. sedangkan yang kedua adalah SSP-2 yang dilengkapi dengan teknologi Voest Alpine dari Austria dan memiliki kapasitas produksi sebesar 800. Pabrik Slab Baja (Slab Steel Plant) Pabrik Slab Baja (Slab Steel Plant) terdiri dari 2 (dua) buah pabrik. Fasilitas produksi yang dimiliki pabrik ini adalah: Electric Arc Furnace .000 ton per tahun. Pabrik ini menerapkan teknologi MAN GHH dari Jerman dan memiliki kapasitas produksi sebesar 500.000 ton per tahun. Unit ini memiliki kapasitas produksi sebesar 1. Pabrik Billet Baja (Billet Steel Plant) Pabrik Billet Baja (Billet Steel Plant) mulai beroperasi pada tahun 1979.000 ton besi spons per tahun. RHVacuum Degassing RH-degasser diperlukan untuk memenuhi permintaan produk baja high-grade dari konsumen. Besi spons yang dihasilkan oleh pabrik ini memiliki keunggulan dibanding sumber lain terutama disebabkan karena rendahnya kandungan residual. Fasilitas produksi yang dimiliki oleh kedua pabrik tersebut adalah sebagai berikut: Electric Arc Furnace Electric Arc Furnace menghasilkan baja cair dari bahan baku berupa besi spons (sponge iron).  homogenisasi temperatur dan komposisi kimia dengan bubbling Argon. dan  menambahkan alloy untuk mendapatkan spesifikasi yang diinginkan. Unit produksi yang kedua yaitu Hyl III memulai operasinya pada tahun 1994 dengan menggunakan 2-shafts continuous process.000.

Tandem Cold Mill . 130x130mm dan panjang maksimum mencapai 12000mm.Sizing Press .Reheating Furnace .Laminar Cooling . Pabrik Baja Lembaran Panas (Hot Strip Mill) Pabrik Baja Lembaran Panas mulai beroperasi pada tahun 1983 menggunakan teknologi SMS dari Jerman. Pabrik Baja Lembaran Dingin terdiri dari unit-unit produksi (Line) sebagai berikut: . Ladle Furnace Aktivitas utama di dalam Ladle Furnace adalah:  menurunkan kandungan oksigen dalam baja dengan menggunakan aluminium.Batch Annealing Furnace .  homogenisasi temperatur dan komposisi kimia dengan bubbling Argon.Continuous Pickling Line . iron scrap dan kapur (lime) untuk mengontrol kandungan fosfor dan sulfur. Konfigurasi fasilitas produksi pada pabrik ini terdiri dari: .Finishing Mill .Electric Arc Furnace menghasilkan baja cair dari bahan baku berupa besi spons (sponge iron). Pada tahun 1992 dan 1995 telah dilakukan modernisasi pabrik dan pada . Ukuran billet yang dihasilkan adalah 110x110mm 120x120mm.Roughing Mill .Shearing Line .Down Coiler .Finishing Line Pabrik Baja Batang Kawat (Wire Rod Mill) Pabrik Baja Batang Kawat mulai beroperasi pada tahun 1979 dengan menggunakan teknologi 2 Lines Stelmor World Chaster dan teknologi No Twist Danielly.Continuous Annealing Line .Temper Mill . Continuous Casting Machine Baja billet diperoleh dari proses pencetakan kontinyu (continuous casting) dimana perlindungan menggunakan gas argon diperlukan antara ladle dan tundish.  menambahkan alloy untuk mendapatkan spesifikasi yang diinginkan.Electrolytic Cleaning Line .Hot Skin Pass Mill Pabrik Baja Lembaran Dingin (Cold Rolling Mill) Pabrik Baja Lembaran Dingin bergabung menjadi unit produksi PT Krakatau Steel pada tahun 1991 dan dilengkapi dengan teknologi CLECIM dari Perancis.

SSP I : 1. Pabrik Baja Lembaran Panas (Hot Strip Mill) memiliki kapasitas produksi sebesar 2.00% Besi Spons (Direct Reduction Plant): 46.000 ton .000.800.HYL III : 1. Pabrik Batang Kawat (Wire Rod Mill) memiliki kapasitas produksi sebesar 450.000. 2003  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi  kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas kapasitas Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Pabrik Besi Spons (Direct Reduction Plant): 57.56% Billet Baja (Billet Steel Plant): 47.20% Billet Baja (Billet Steel Plant): 61.43% Batang Kawat (Wire Rod Mill): 62.tahun 1999 mulai dikerjakan proyek penambahan strand menjadi 2 strand produksi serta penggantian/modifikasi fasilitas produksi.000.85% Slab Baja (Slab Steel Plant): 66.Down Coiler Kapasitas Terpasang Pabrik Besi Spons (Direct Reduction Plant) memiliki kapasitas produksi sebesar 2.Roughing Mill .56% Baja Lembaran Panas (Hot Strip Mill): 81.Pre-roughing Mill .000 ton per tahun.000 ton per tahun.000 ton per tahun.00% Baja Lembaran Dingin (Cold Rolling Mill): 49. Saat ini fasilitas produksi yang dimiliki oleh pabrik Batang Kawat adalah: .70% Baja Lembaran Panas (Hot Strip Mill): 63.000 ton Pabrik Slab Baja (Slab Steel Plant) memiliki kapasitas produksi sebesar 1. Kapasitas Terpakai Th.SSP II : 800.000 ton .31% . Pabrik Baja Lembaran Dingin (Cold Rolling Mill) memiliki kapasitas produksi sebesar 650.300.89% Baja Lembaran Dingin (Cold Rolling Mill): 55.000 ton per tahun: .000 ton per tahun.000 ton Pabrik Billet Baja (Billet Steel Plant) memiliki kapasitas produksi sebesar 675.300.84% Slab Baja (Slab Steel Plant): 55.Reheating Furnace .000 ton besi spons per tahun: . 2002  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi  Utilisasi Th.Cooling Zone .Finishing Mill .HYL I : 1.06% Batang Kawat (Wire Rod Mill): 54.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful