Anda di halaman 1dari 6

RANCANGAN

ALAT PRAKTIKUM
'NERACA ARCHIMEDES



Oleh :
1. Ayu Putri Martanti (4201409060)
2. Ruben Argana H.D. (4201409101)






1URUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2011
RANCANGAN ALAT PRAKTIKUM
A. udul
Neraca Archimedes
B. Tujuan
1. Memahami gaya angkat ke atas pada zat cair
2. Menentukan massa jenis suatu zat cair
C. Dasar Teori
Dalam kehidupan sehari-hari, kita akan menemukan bahwa benda yang
dimasukan ke dalam Iluida seperti air misalnya, memiliki berat yang lebih kecil
daripada ketika benda tidak berada di dalam Iluida tersebut. Kita mungkin sulit
mengangkat sebuah batu dari atas permukaan tanah tetapi batu yang sama dengan
mudah diangkat dari dasar kolam. Hal ini disebabkan karena adanya gaya apung
sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Gaya apung terjadi karena adanya
perbedaan tekanan Iluida pada kedalaman yang berbeda. Seperti yang telah jelaskan
pada pokok bahasan Tekanan pada Fluida, tekanan Iluida bertambah terhadap
kedalaman. Semakin dalam Iluida (zat cair), semakin besar tekanan Iluida tersebut.
Ketika sebuah benda dimasukkan ke dalam Iluida, maka akan terdapat perbedaan
tekanan antara Iluida pada bagian atas benda dan Iluida pada bagian bawah benda.
Fluida yang terletak pada bagian bawah benda memiliki tekanan yang lebih besar
daripada Iluida yang berada di bagian atas benda.
Fluida yang berada dibagian bawah benda memiliki tekanan yang lebih besar
daripada Iluida yang terletak pada bagian atas benda. Hal ini disebabkan karena Iluida
yang berada di bawah benda memiliki kedalaman yang lebih besar daripada Iluida
yang berada di atas benda (h
2
~ h
1
).
m
I
g w
I
berat Iluida yang memiliki volume yang sama dengan volume
benda yang tercelup. Berdasarkan persamaan di atas, kita bisa mengatakan bahwa
gaya apung pada benda sama dengan berat Iluida yang dipindahkan. Ingat bahwa
yang dimaksudkan dengan fluida yang dipindahkan di sini adalah volume fluida yang
8ama dengan volume benda yang tercelup dalam fluida. Pada gambar menggunakan
ilustrasi di mana semua bagian benda tercelup dalam Iluida (air).

Apabila benda yang dimasukkan ke dalam Iluida, terapung, di mana bagian
benda yang tercelup hanya sebagian maka ;4lume fluida yang dipindahkan ;4lume
bagian benda yang tercelup dalam Iluida tersebut. Tidak peduli apapun benda dan
bagaimana bentuk benda tersebut, semuanya akan mengalami hal yang sama. Ini
adalah buah karya eyang butut Archimedes (287-212 SM) yang saat ini diwariskan
kepada kita dan lebih dikenal dengan julukan !7insip A7.imedes". Prinsip
Archimedes menyatakan bahwa :
etika 8ebuah benda tercelup 8eluruhnya atau 8ebagian di dalam :at cair, :at
cair akan memberikan gaya ke ata8 (gaya apung) pada benda, di mana be8arnya
gaya ke ata8 (gaya apung) 8ama dengan berat :at cair yang dipindahkan.
Secara matematis hukum archimedes dapat dirumuskan sebagai berikut.

wu wa wc
Fa wc
Fa mc g
Fa p
c
'c g


Keterangan:
Fa : gaya Archimedes
wu : berat balok di udara
wa : berat balok di dalam zat cair
wc : berat zat cair yang ditumpahkan (N)
mc : massa zat cair yang ditumpahkan (kg)
p c : massa jenis zat cair (kg/m3)
'c : volume benda yang tercelup (m3)
g : percepatan gravitasi bumi (m/s2)

D. Desain Alat

Ket : Pada massa balok
terdapat
garis-garis berjarak tertentu.



Penjelasan Alat :
Alat terdiri dari timbangan gantung yang diberi massa balok dan tercelup
sebagian-seluruhnya dalam zat cair.
Benda akan mengalami gaya angkat ke atas sebesar berat zat cair yang
dipindahkan, hal ini sebanding dengan volume benda yang tercelup.
Gaya angkat ke atas dapat dilihat dalam timbangan gantung, yaitu selisih
massa beban sebelum tercelup dan sesudah tercelup kemudian dikalikan
dengan percepatan gravitasi.
'ariasi volume akan mendapatkan variasi gaya angkat ke atas sehingga massa
jenis zat cair dapat dihitung dengan Hukum Archimedes :


c
= p
c

b

p
c
=
g
P
c

b

ono:

c
: gaya angkat ke atas (N)
p
c
: massa jenis zat cair (kg/m
3
)

b
: volume benda yang tercelup (m
3
)
: percepatan gravitasi (m/s
2
)

E. Langkah Kerja
1. Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan termasuk dua jenis zat cair yang akan
dicari massa jenisnya.
2. Memposisikan alat seperti pada gambar, tetapi bejana masih kosong (belum berisi
zat cair).
3. Mencatat angka yang tertera di timbangan.
4. Menuang zat cair ke dalam bejana sehingga permukaannya berada tepat di garis
pertama pada balok massa.
5. Mencatat angka yang tertera di timbangan.
6. Menambahkan lagi zat cair ke dalam bejanana sehingga permukaannya berada
tepat di garis kedua massa balok.
7. Mencatat angka yang tertera di timbangan.
8. Mengulang langkah 6-7 untuk garis-garis yang selanjutnya pada massa balok.
9. Mengulang langkah 4-8 untuk zat cair yang berbeda.

F. Data Pengamatan
1.) Zat cair pertama
Massa beban...kg
No Garis Timbangan 'olume Tercelup Gaya angkat ke
atas








2.) Zat cair kedua
Massa beban...kg
No Garis Timbangan 'olume Tercelup Gaya angkat ke
atas








G. Analisis Data
Massa jenis zat cair di hitung dengan persamaan :

p
c
=
g
P
c

b

ono:

c
: gaya angkat ke atas (N)
p
c
: massa jenis zat cair (kg/m
3
)

b
: volume benda yang tercelup (m
3
)
: percepatan gravitasi (m/s
2
)