Anda di halaman 1dari 2

Karakteristik Integritas

ntegritas memiliki 10 karakteristik :


1. Menyadari haI-haI yang keciI
Untuk memiliki keunggulan integritas, tidak boleh berbohong dalam hal-hal kecil.
Sehingga hasilnya, orang tidak akan tergoda oleh hal-hal yang lebih besar, seperti
kekuasaan, 570890, atau uang. Hal lain yang penting sebagai orang berintegritas
adalah setia pada moral internal.
. Menemukan haI yang benar
Untuk mendapatkan keunggulan integritas, dalam mengambil keputusan tidak
bertentangan dengan kode integritas pribadi. Keputusan tersebut berdasarkan
kesepakatan bersama dan berdasarkan informasi yang tepat, serta keputusan
tersebut diambil dengan melihat jauh ke depan.
3. Bertanggung jawab
Untuk memiliki keunggulan integritas, memimiliki kesadaran bahwa pencarian
integritas merupakan bagian yang integral dari kepemimpinan, bersikap terbuka
dan jujur, mengungkapkan cerita yang baik maupun yang buruk secara lengkap,
serta berbagi semua informasi penting, tidak hanya informasi yang menguntungkan
bagi sendiri. Jika berbuat kesalahan, maka minta maaflah serta memperbaiki
kesalahan.
4. Menciptakan budaya kepercayaan
Dengan memiliki keunggulan integritas, dapat membantu menciptakan lingkungan
kerja yang sehat dan memperkuat integritas melalui prinsip, .43974 dan teladan
pribadi, serta memberikan penghargaan pribadi dalam segala tindakan mereka.
. Tepati janji
Salah satu upaya dalam menumbuhkan kepercayaan adalah menepati janji.
6. PeduIi Terhadap Kebaikan yang Iebih besar
Berkomitmen untuk memberikan keuntungan terhadap perusahaan tempat kita
bernaung. Kita peduli terhadap perusahaan dan produk dan khususnya rekan kerja
satu tim. Dengan bekerja, kita akan memperoleh perasaan tentang adanya tujuan
yang lebih dalam.
7. Jujur dan Rendah Hati
Berkata sesuai dengan keadaan sebenarnya dan tidak memamerkan kebaikan
atau kejujuran yang telah dilakukan. Hal tersebut seperti menyombongkan
kerendahan hati.
8. Bertindak seperti sedang diawasi
Adanya pemikiran bahwa setiap tindakan kita selalu diawasi dan memastikan
bahwa integritas yang dilakukan dapat diteruskan ke generasi-generasi mendatang
melalui teladan yang diberikan.
9. Mempekerjakan Integritas
Bekerja dan mengelilingi diri dengan orang-orang berintegritas tinggi.
10. Konsisten
Untuk mencapai kesempurnaan integritas, kita harus memiliki konsistensi dan
hidup kita mencerminkan keutuhan dan keselarasan antara nilai dan tindakan.

%58
Memperkuat Posisi daIam Berprofesi dengan KeungguIan Integritas

ntegritas individual terbukti saat kita memilih untuk melakukan apa yang benar, dan berani
mengambil resiko.
Terdapat empat langkah untuk memperoleh keunggulan integritas :
1. Mencari waktu Iuang pribadi,
Carilah waktu yang tidak terganggu oleh apapun untuk melakukan evaluasi diri
yang serius. Akan sangat efektif bila dilakukannya dalam suasana yang tenang,
seorang diri dan tidak merasa terburu-buru.
. Mencari opini ke dua dan ke tiga,
Dalam keadaan krisis, pilihlah orang yang dapat dipercaya untuk membimbing.
Dari orang-orang tersebut mintalah pendapat mengenai integritas kita dalam
menghadapi krisis.
3. EvaIuasi Iingkungan,
Jika kita berada di dalam lingkungan yang kurang baik secara moral dan membuat
kita sulit untuk menjadi lebih baik, maka yang harus dilakukan adalah meluangkan
waktu untuk mengevaluasi keadaan lingkungan sekitar.
4. MemuIai revoIusi diri,
Jika kita memiliki daftar panjang mengani hal-hal yang ingin diubah, maka
berpikirlah untuk mengubah semua hal itu tidak secara bersamaan. Pilihlah dua hal
saja, yang pertama adalah hal yang ingin dikerjakan secara berbeda dan yang
kedua adalah hal yang tidak ingin dikerjakan lagi.


Makna NiIai Integritas
ntegritas senantiasa memiliki keselarasan niat, pikiran, perkataan dan perbuatan
baik dan benar yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan, masyarakat dan prinsip-prinsip
good corporate governance.

PenjeIasan makna Integritas daIam profesi:
ntegritas adalah keselarasan antara niat, pikiran, perkataan dan perbuatan. Niat dan
pikiran tentunya merupakan aspek pribadi yang tidak
nampak, sulit dirasakan,dan sulit diukur.Sedangkan perkataan dan perbuatan adalah aspek
yang nampak, dapat dirasakan dan dievaluasi. Memiliki keselarasan niat, pikiran, perkataan
dan perbuatan baik dan benar merupakan petunjuk dari keutuhan pribadi dan sikap yang
konsisten. Perbuatan atau tindakan yang diselaraskan tersebut adalah perbuatan yang baik
dan benar.
Perbuatan baik dan benar tersebut adalah yang sesuai dengan nilai-nilai
perusahaan, masyarakat, serta memenuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
(Good Corporate Governance). Nilai-nilai perusahaan tercermin dari berbagai peraturan
perusahaan dan kode etik.
Selain nilai-nilai perusahaan, nilai-nilai yang berlaku di masyarakat juga
merupakan pedoman dalam bertindak baik dan benar.
Asas dalm Good Corporate Governance meliputi asas transparansi, akuntabilitas,
responsibilitas, dan independensi.