Anda di halaman 1dari 1

OCTOBER 2011

HSE DEPARTMENT

ENERGI TERBARUKAN
PT. TEKNIKO INDONESIA
Saat ini dunia sedang menghadapi tantangan energi global secara menyeluruh. Kebutuhan energi kian meningkat sedangkan sumber energi konvensional semakin berkurang, konsumsi bahan bakar fosil yang lebih besar dibandingan pertumbuhan energi alternatif lain berdampak pada beban anggaran, iklim dan lingkungan hidup. Sumber energy konvensional yang makin berkurang membuat kita berfikir membuat energy berkelanjutan yang ramah lingkungan. Energy berkelanjutan memiliki dua pilar utama, 1) efisiensi energy - pelayanan energi yang sama atau lebih baik dengan menggunakan sumber energi yang lebih sedikit dan 2) energy terbarukan - energi yang didapatkan secara alami namun dapat selalu diperbarui secara konsisten. Beberapa sumber energi terbarukan : Solar cell adalah teknologi merubah cahaya matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan photovoltaics . Secara umum cara penggunaan tenaga matahari ini dibagi dua yaitu aktif dan pasif. Penggunaan secara aktif yaitu menggunakan teknologi panel photovoltaic atau panel tenaga surya untuk mengumpulkan energi listrik,sementara secara pasif adalah dengan cara mengatur arah bangunan, menggunakan material yang menyerap panas dan desain bangunan yang secara alami memperlancar sirkulasi udara didalam bangunan. Wind power atau tenaga angin dapat digunakan juga untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan kincir angin. Kincir angin yang modern rata-rata berkapasitas antara 600kW sampai 5MW. Lokasi yang tepat untuk mendapatkan energy ini adalah didaerah yang berangin kencang dan konstan seperti daerah pantai atau daerah dataran tinggi. - Hydropower atau tenaga air juga dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan kincir air yang dewasa ini disebut dengan hydroelectric. Kalau listrik yang dihasilkan tidak terlalu besar, teknologi yang digunakan disebut microhydro, listrik dari cara ini maksimal menghasilkan 100kW. Teknologi damless hydro adalah system penghasil listrik yang menggunakan energy kinetic dari aliran sungai atau gelombang laut tanpa menggunakan dam. Ocean energy yaitu energy dari laut atau samudra. Dalam hal ini termasuk marine current power, ocean thermal energy ada tidal power. - Biomass (plant material) adalah sumber renewable energy atau energi terbarukan karena energi ini berasal dari matahari. Melalui proses photosintesa, tanaman menangkap tenaga matahari . Dalam hal ini biomass berfungsi sebagai aki tempat penyimpanan energy surya. - Liquid biofuel atau bahan bakar bio terbagi menjadi dua yaitu bioalcohol (bioethanol) dan biodiesel. Bioethanol adalah alcohol yang didapat dari proses fermentasi gula yang ada pada tanaman. Biogas, banyak bahan-bahan organik dapat melepaskan gas, karena metabolisation bahan organik oleh bakteri (fermentasi). Biogas dapat dengan mudah dihasilkan dari aliran limbah saat ini, seperti: produksi kertas, produksi gula, limbah, kotoran hewan dan sebagainya. Berbagai aliran limbah harus slurried bersama-sama dan dibiarkan secara alami berfermentasi, menghasilkan gas metana. Kita hanya perlu mengubah kotoran saat ini biogas tanaman untuk tanaman, membangun lebih banyak pusat lokal biogas kecil tanaman dan rencana untuk masa depan. Sumber : www.energiterbarukanindonesia.com www.seaindonesia.org id.wikipedia.org