Anda di halaman 1dari 9

Menguak Rahasia Kekuatan 1imat & Pusaka

by. Ahmad Fatahillah


1atsheringilmiah.blogspot.com]


Apakah anda memiliki jimat berupa akik? Berupa mutiara, rajah atau berupa keris
sakti. Kalo anda memiliki jimat seperti itu, saya ucapkan selamat!. Tetapi, bagi anda
yang tidak memiliki jimat apapun, saya juga ucapkan selamat untuk anda karena
sebentar lagi anda akan menemukan kekuatan jimat sejati. Anda akan mengetahui
rahasia kekuatannya. Untuk itu, ikutilah pembahasan berikut ini !

Dewasa ini, masih dalam masyarakat kita banyak orang percaya pada jimat (azimah),
termasuk anda. Dalam pengertian umum, kata Jimat banyak yang mengatakan dari
kata Azimah; dari bahasa Arab yang artinya 'ketentuan. Istilah ini juga biasa
digunakan dalam ilmu Iiqih azimah yang berarti ketentuan dari Allah swt yang sudah
tertulis di dalam Al-quran dan al-hadist. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah
bagaimana dapat dipakai untuk kata jimat.? Hal ini karena, kata azimat mengalami
integralisasi makna dari sebuah ketentuan yang mengikat secara syar`i berubah
menjadi hal yang identik memiliki kekuatan megis. Laik halnya Al-Quran, sebagian
orang muslim mengatakan sebuah Azimah, karena diyakini, yang disertai dengan
keimanan kepada Allah SWT juga, memiliki kekuatan luar biasa, karena Al-quran
menjadi mu`jizat Muhammad SAW untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

Pada saat ini, Al-quran secara proporsional masih menempati urutan pertama yang
memegang kekuatan megis, terlepas dari yang meyakini atau yang tidak, karena di
dalam Al-quran sendiri disebutkan dalam beberapa ayat yang menjelaskan Al-quran
memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh benda-benda yang lain. Dan
dapat mengalahkan kesaktian model apapun yang pernah di miliki oleh manusia.
Serta kelebihan lainya yang belum diketahui banyak orang.

Kembali pada pembahasan soal Azimah. Dalam diskursus modern, kata azimah
disamakan dengan 'jimat, yaitu sebuah benda tertentu yang diyakini menyimpan
energi megis yang mampu untuk membantu para pemiliknya dalam memenuhi segala
macam keperluan. Dalam hal ini, azimat diyakini memiliki kekuatan-kekuatan
tertentu yang dapat dijadikan sarana yang unik untuk mewujudkan keinginan
manusia. Seperti dapat mendatangkan keberuntungan dan menjauhkan kesialan, serta
beberapa keampuhan magic lainnya misalkan mendatangkan jodoh, rezeki melimpah,
pelaris, benteng rumah, dsb.

Dalam bentuknya, azimah biasanya berupa batu ajaib, keris, rajah (kolaborasi dari
beberapa huruI dan angka arab), sabuk, cincin, gelang, dan banyak sekali macam
lainnya. Berikut adalah sebagian contoh bentuk jimat ;
Gb. Macam-macam jimat/benda bertuah
Tidak dapat dipungkiri lagi, kepercayaan masyarakat akan kehadiran sebuah jimat
dalam kehidupan kita ini adalah warisan dari nenek moyang bangsa kita sejak ribuan
tahun yang lalu. Dahulu kala banyak orang sakti membuat keris yang kemudian diberi
kekuatan megic mesterius dan mengerikan. Keris semacam ini pada umunya memiliki
umur panjang dari pada pemiliknya (red-si pembuat) serta menjadi pembicaraan
umum dari masa ke masa, contohnya adalah kerisnya empu Gandring dan keris-keris
yang lain.

Semua jimat yang memiliki kekuatan megic tersebut yang menarik perhatian
sekaligus mengundang banyak pertanyaan mendasar adalah bagaimana hakikat
kekuatan jimat itu, dari mana asalnya kekuatan yang ada tersebut, bagaimana cara
memasukkannya ke dalam jimat, bagaimana pada dasarnya kekuatan jimat itu ada,
dan yang paling urgen adalah apakah kekuatannya akan tetap bertahan atau bisa
hilang.

Hakikat kekuatan mistic yang ada dalam segala macam jimat selama ini belum
banyak yang mengetahuinya. Hanya sekedar meyakini bahwa benda-benda itu
memiliki kekuatan megic dan mistic yang dapat membantu si pembuat dan
pemiliknya untuk mendatangkan segala macam kebutuhan. Atau paling tidak,
masyarakat percaya energi atau kekuatan mistik itu memang ada dalam sebuah benda
hingga akhirnya dapat terlihat sakti dan sebagainya. Akan tetapi, masyarakat tidak
pernah mencari inIormasi untuk mengetahui rahasia dasar dari kekuatan jimat-jimat
itu. Misalkan, bagaimana ia bisa memiliki kekuatan gaib dan mistik seperti itu,
kenapa bisa mendatangkan keberuntungan, mendatangkan jodoh, rezeki,
menghindarkan dari balak, bahkan konon ada yang bisa menghilang dan muncul lagi.
Bagaimana itu semua bisa terjadi? Rekayasakah atau memang benar ada dan patut
dihargai.

Apabila kita bandingkan dengan pemahaman model islam yang berkembang selama
ini, umat selalu diarahkan agar hanya meyakini bahwa di dalam beribadah, berdoa,
menggapai cita-cita, mendatangkan kedamaian, keberuntungan dan menghindarkan
dari balak, adalah Allah SWT. Dan apapun yang kita andalkan selain-Nya adalah
kebohongan yang nyata. Meskipun itu pada beberapa kasus mengatakan bahwa
dengan adanya sebuah jimat hanyalah dijadikan sarana untuk membantu, bukan untuk
dipuja atau yang lain, akan tetapi tetap saja ia jimat yang dipercaya dapat menjadi
perantara Allah swt untuk mendatangkan apa yang kita inginkan. Dan masyarakat
kayaknya masih minim untuk memahami dasar seperti ini.

Di satu sisi yang lain, selama ini belum terdapat orang yang secara umum
membeberkan rahasia kekuatannya. Para dukun tidak pernah memberitahukannya,
(atau jangan-jangan mereka juga tidak tahu). Para Kyai dan ulama` juga belum
pernah memberitahukannya pula. Dan selama ini juga belum ada ilmuan atau tokoh
intelektual yang menjelaskan. Jadi, mungkin Jawaban yang tepat untuk semua
rahasianya adalah Wallahua`lam. Hanya Allah swt yang lebih mengetahui. Itu adalah
jawaban yang benar dan singkat yang keluar dari mulut orang bodoh karena jauh dari
mengkaji lebih jauh tentang semua rahasia yang terbentang di jagat ini. Jadi,
singkatnya kita akan menelusuri jejak rahasia kekutan gaib dan mistik itu dengan akal
kita. Kedengarannya mustahil tapi itulah yang akan kita lakukan saat ini. Ikuti
pembahasannya dengan seksama!

Tulisan sederhana yang sedang anda baca ini akan mencoba menguraikan hakikat
kekuatan jimat, namun sebelum dilanjutkan, seperti biasa kami hanyalah manusia
yang jauh dari pengetahuan suci dan sejati, oleh karena itu tulisan yang menguraikan
tentang rahasia kekuatan jimat ini belum tentu benar seratus persen, karena toh masih
banyak rahasia yang terselubung dari jutaan lautan rahasia Ilahi yang maha luas ilmu-
Nya. Disini, kami hanya mencoba membeberkannya sebatas yang kami ketahui dari
pandangan ilmiah, psikologi, mistik dan tasawuI.

Tujuan dari penulisan ini adalah agar masyarakat dapat menghayati betul rahasia dari
inti rahasia kekuatan jimat ini yang pada dasarnya adalah kembali pada Allah SWT.
Dan, agar tidak mudah percaya dengan kekuatan-kekuatan jimat yang bakal malah
menjerumuskan manusia ke lembah kemusyrikan, berdoa selain pada Allah SWT,
percaya tidak pada Allah melainkan pada jimat yang merupakan makhluk lemah dan
tidak memiliki kekuatan sama sekali, dsb.

Kebanyakan diri kita, biasanya, jika diberi jimat keberuntungan akan sangat senang
sekali, tetapi tidak merasakan bahwa dibalik kesenangan kita itu terdapat benih-benih
kemusyrikan yang samar dan jika tidak ditanggulangi segera dengan pemahaman
yang memadai soal itu, maka bisa menjadikan percaya pada jimat yang akhirnya
dapat menjebloskan manusia ke dalam kemusyrikan dan kekaIiran. Na`udzubillah.

Ironisya, sekarang masih ada juga orang menjual jimat yang katanya dapat
mendatangkan segala macam hajat, dan berhasil apa yang diimpikan. Dan kita
sebagai orang awam, terkadang masih suka percaya. Padahal kalo boleh anda tahu,
bahwa jimat yang dijual itu belum tentu sehebat yang kita pikirkan. Bisa saja Itu
hanyalah bualan-bualan dari si penjual untuk meyakinkan pembeli agar dagangannya
laku. Oleh karena itu, si penjual menggunakan trik yang dapat memicu psikologi
pembeli agar percaya betul yang akhirnya terjadi transaksi.

Nah, dengan demikian untuk mengetahui rahasia ini lebih jauh, kita pikirkan
bersama. Kekuatan jimat pada dasarnya dapat dilihat dari dua segi, pertama dari
kekuatan yang ditimbulkan oleh pembuatnya dan yang kedua dari si pemiliknya
(bukan pembuatnya). Dan satu-satunya Iaktor yang dapat merubah sebuah benda
memiliki kekuatan magic adalah orangnya sendiri yang dapat dilihat dari pemilik
sekaligus pembuatnya atau hanya sekedar dari pemiliknya tapi bukan si pembuatnya.

Kenapa orang (atau diri kita) merupakan Iaktor utama untuk menjadikan sebuah
benda menjadi bertuah, hebat, ajaib, mistik dll. Ya, Karena memang dasar kekuatan
jimat itu muncul dari jiwa manusia itu sendiri yang melalui proses transIerisasi atau
pemindahan kekuatan dari dalam diri manusia (dengan segenap kekuatan pikiran dan
jiwanya) ke benda yang menjadi obyeknya yang kemudian banyak orang lain juga
membuktikan keampuhannya yang akhirnya menjadilah apa yang dinamakan jimat.
Dengan kata lain, kekuatan yang ada pada benda (jimat tsb) hanyalah imbas dari diri
manusia itu sendiri. Lalu bagaimana dengan benda yang katanya ada penghuni jinnya
itu? Seperti keris yang konon ada khadamnya atau akik yang juga begitu. Ini akan di
bahas di bawah, untuk sementara kita bahas dasar-dasarnya terlebih dahulu. |Baca
Seri Materi Pelajaran : Menguak Dunia 1in & Khodam|

Kembali pada pembahasan bahwa kekuatan jimat adalah imbas dari kekuatan yang
berasal dari diri kita sendiri. Kenapa berIaham seperti ini, apakah ini Cuma ide-ide
yang konyol, dan hanya bicara tanpa jluntrungnya? Saya katakan tidak akan tetapi
Pemahaman seperti ini mudah saja untuk dijelaskan.

Pertama, kita ketahui dalam sains modern tentang pikiran dan otak, bahwa pikiran
atau otak manusia memancaran gelombang energi dengan potensi tinggi dan terkuat
di alam semesta. Gelombang energi ini yang akan membuahkan sistem kejiwaan
seseorang yang juga merasuk serta menyatu dengan diri kita. Dari energi yang
dimiliki manusia inilah pada dasarnya yang ditransIer ke obyek lain berupa apapun
itu tanpa dibatasi ruang dan waktu; misalkan kepada orang juga, binatang, termasuk
juga keris, rajah, akik, gelang, dll. Didukung pula dengan dasar kekuatan bathin dan
pikiran seseorang, maka gelombang energi yang ditransIer juga akan tampak semakin
besar.

Kedua, semua benda juga memiliki gelombang Irekuensi energi tertentu yang dapat
diketahui oleh kita baik secara langsung maupun tidak. Frekuensi energi ini biasanya
disebut 'aura. Pada diri manusia juga memiliki aura bahkan jauh lebih besar
kekuatannya bila dibandingkan dengan benda-benda lain di alam semesta. Dan
kekuatannya juga bersiIat aktiI dapat dikontrol oleh pemiliknya, sedangkan benda
lain, siIat energi (aura) yang dimilikinya bersiIat pasiI. Hal ini karena tingkat
optimalisasi makhluk tertinggi adalah manusia, sedangkan banda-benda
(redmakhluk) lain satu tingkat di bawah manusia dan seterusnya ke bawah.

Ketiga, adanya resonansi yang terjadi antara energi benda dengan energi yang
dipancarkan dari pikiran seseorang, yang akhirnya membuahkan energi baru yang
memiliki eIek nyata. Pandangan semacam ini berawal dari bukti ilmiah bahwa semua
materi yang ada di alam semesta ini dapat terpengaruh oleh daya energi yang
ditimbulkan dari pikiran dan persaan seseorang. Misalkan air, air merupakan materi
di alam semseta yang memiliki kapasitas paling tinggi yang mudah dipengaruhi oleh
pikiran dan perasaan manusia. Anda pernah tahu penelitian yang dilakukan orang
Jepang? Dr. Imoto yang menemukan mutiara air dalam ukuran mikro, di mana air
tersebut setelah diberikan sugesti berupa doa-doa atau kata-kata positiI. Akhirnya air
tersebut sangat berbeda sebelum dan sesudah diberi kata-kata positiI. Hal ini telah
menunjukkan dengan sangat kuat bahwa air adalah benda yang sangat responsiI
kepada apapun yang terjadi pada lingkungannya. Jika lingkungannya jelek maka
komposisi dan zat yang dikandungnya akan mengikuti jelek. Sebaliknya, apabila
lingkungannya baik maka kondisi zat dan komposisinya berubah seperti itu pula.
Gambar di bawah ini adalah air yang molekulnya telah berubah bentuk dari molekul
air biasa ke molekul mutiara air yang sangat indah. Coba anda perhatikan dengan
seksama !!!

Ini bukanlah rekayasa. Gambar di atas merupakan eksperiment air yang dilakukan Dr.
Imoto dari Jepang, tampak molekul air yang berubah menjadi seperti mutiara yang
berkilauan dengan berbagai macam bentuknya sesuai dengan sugeti atau kata-kata
positiI yang dilontarkannya seperti kata 'cinta, sayang, damai, kasih, terhormat dan
doa-doa. Pemberian sugesti atau kata-kata positiI yang Imota lakukan dengan
membisikkan langsung ke air, dengan memberikan tulisan dan ditempel ke botol
airnya, atau hanya dengan perasaan yang positiI saja. Disamping itu, Imota juga
mencoba memberikan kata-kata negatiI dan ternyata molekul airnya juga berubah
drastis sangat tidak beraturan (tapi sayangnya di sini saya tidak mempunyai
gambarnya). Percaya atau tidak ini adalah kenyataan ilmiah yang membuktikan
kebenaran agama sekaligus. Coba anda telusuri lebih jauh pada bukunya 'the power
o1 water atau bisa searching di google dengan kata kunci keajaiban air. Silahkan.

Pada dasarnya, dengan melihat bukti mencengangkan dari penelitian ilmiah ini jika
kita memperluas pengkajian, yakni benda-benda yang responsiI terhadap lingkungan
terutama pada manusia, pada dasarnya bukan Cuma air tapi juga seluruh benda-benda
yang ada di alam semesta. Kenapa begitu? Ya, karena seluruh benda atau materi di
seluruh semesta ini dalam tataran Kuantum adalah energi yang bergerak-gerak.
Begitupula dengan manusia, tubuhnya dalam tataran kuantum juga energi yang
bergerak. Apalagi pikiran dan perasaan kita adalah sumber energi kuantum yang
paling aktiI dan terkuat di jagat semesta ini. Sebagai konsekwensinya pikiran dan
perasaan kita sebagai manusia dapat mempengarui energi lain yang ada di semesta ini
dengan leluasanya yang melalui proses resonansi Irekuensi energi yang dilakukan
pikiran manusia ke benda-benda lain. Hal ini sangat terkait dengan ayat berikut
(artinya).
%idakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk
(kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan
untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah
tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunfuk dan tanpa Kitab yang
memberi penerangan`. (QS. Luqman. 20)

Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi
semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang ber1ikir` (QS.
Al-Jatsiah. 13)

Sekarang bagaimana, anda percaya bahwa seluruh materi atau benda-benda di alam
semesta ini dapat dipengaruhi oleh manusia. Dalam ayat di atas memakai kata tunduk
dan menundukkan, pada dasarnya adalah apa yang di langit dan di bumi diserahkan
kepada manusia. Dan manusia di dalam mengelola alam ini dengan kekuatannya baik
secara Iisik maupun dengan Iikirannya yang dapat mempengarui alam semesta yang
kita huni ini.

Bukti terkait dengan ini adalah praktek telekinesis. Anda tahu istilah ini? Telekinesis
adalah suatu kekuatan menggerakkan benda tanpa tangan tapi murni dengan kekuatan
konsentrasi pikiran yang ditujukan pada suatu benda. Prosenya amat mudah tapi sulit
dilakukan karena membutuhkan latihan yang serius dan waktu terntentu untuk
menguasai ilmu ini. Tetapi pada dasarnya memiliki pemahaman yang sederhana yaitu
pikiran dan perasaan manusia memainkan peran utama dengan cara memancarkan
gelombang energi yang sangat kuat, lalu gelombang energi ini, berhubung
dikonsentrasikan pada satu benda maka, energinya akan terpusat pada satu objek dan
akhirnya meresonansi atau mempengaruhi energi dari objek tersebut dan bergerak.

Anda sering mendengar istilah ini? Atau baru sekarang?. Itu tidak jadi masalah. nah,
di dalam pembahasan mengenai rahasia jimat, kalimat ini juga menjadi bagian dari
pembicaraan kita yakni 'kita adalah apa yang kita pikirkan. Kalimat ini sering
dikupas dan dijadikan bahan motiIator bagi para mentor inspirasi untuk
membangkitkan gairah hidup manusia dalam beraktiIitas apa saja untuk memperoleh
apa yang menjadi impiannya. Hubungannya dengan jimat juga sangat signiIikan,
yakni kita sebagai manusia hidup dengan segala macam aspek kondisi yang kita
alami adalah dampak dari pemikiran kita sendiri. Contohnya, apabila kita berpikir
untuk sehat maka kita menjadi sehat, apabila berpkiran sakit maka bisa menjadi sakit,
kita berpikiran kaya maka akan kaya.

Masalah seperti ini adalah wajar bagi manusia, kata orang jaman dulu 'manungso
mandi marang ucape dewe. Artinya manusia itu sesuai dengan ucapannya sendiri,
dan ucapan itu sendiri munculnya adalah dari pikiran. Ya meskipun toh ini semua
tidak bisa lepas dari kehendak dan kekuasaan Allah SWT, tetapi segala kendalinya
manusia juga diberi kebebasan oleh-Nya.

Kembali masalah kesaktian jimat dilihat dari sudut pandang pengertian ini. Kita
mestinya tahu bahwa segala aspek kehidupan kita pusat utamanya adalah di dalam
otak kita masing-masing. Dan otak, memegang kendali utama untuk mengadakan
segalam macam aktiIitas. Di dalam sistem kerja otak, terdapat bagian-bagian yang
sungguh Iantastik di mana bagian ini memiliki peran-peran penting yang bertanggung
jawab pada masalah ketenangan, keharmonisan, perasaan, kesembuhan. Begitu pula
dalam masalah kaya miskin, beruntung, sial, pada dasarnya dibentuk dari otak kita
sendiri. Nah dari mana cara membentuknya, yaitu dari cara kita berpikir mengenai
suatu obyek atau masalah.

Oleh sebab itu, jika percaya pada jimat sakti yang dapat mendtangkan kekayaan,
ketenangan dsb, maka pada dasarnya yang berperan utama adalah dalam pikiran kita
sendiri. Bukan pada benda (red-jimat) itu. Akan tetapi, benda itu, secara mendasar,
adalah sebagai penguat pikiran dan perasaan kita untuk percaya bahwa saya akan
sembuh, sehat, kaya, sukses, disukai orang dll. Secara mendasar pula, jimat yang
anda katakan sakti itu hanyalah bentuk dari adanya kekuatan pikiran dan perasaan
masing-masing orang yang memiliki benda itu. Jika demikian, konsekuensinya ialah
kita dapat kaya meskipun tanpa jimat keberuntungan, kita dapat sehat tanpa jimat
kesembuhan, kita dapat cepat jodoh tanpa jimat penarik lawan jenis, dsb.

Banyak kasus diantara sahabat kita yang katanya pernah memiliki jimat-jimat
tertentu, tetapi pada kenyataannya jimat-jimat itu ternyata tidak sesuai yang
diharapkan. Atau bisa jadi imbas dari jimat itu sangat kecil, nah ini semua juga
karena pengaruh dari kuatnya pikiran dan perasaan kita saja. Kalau kita kuat, yakin
dengan penuh kesadaran pikiran dan perasaan maka hal apa saja bisa terjadi dalam
hidup kita, tetapi sebaliknya jika tidak sepenuhnya yakin maka apa yang menjadi
harapan hidup kita hanyalah impian kosong belaka meskipun itu memegang jimat
keberuntungan.

ukum ketertarikan di alam semesta (the Law of Attraction)
Untuk melengkapi pemahaman kita soal rahasia kekuatan jimat, saya cuplikkan
kepada anda mengenai hukum ketertarikan di alam semesta (law oI attaction) yang
saya ambil dari buku 'the secret karya Ronda Berny dari Australia. Buku tersebut
asik dibaca dan memberikan wawasan baru bagi kita dalam memahami rahasia
kehidupan yang lebih mendalam dan luas baik secara psikologi maupun ilmiah
sainsnya.

Inti dari buku tersebut memberikan pemahaman bahwa apapun yang dialami oleh diri
kita saat ini ataupun masa kapanpun adalah karena kita sendiri yang menariknya. Dan
Ini karena adanya hukum ketertarikan yang bekerja di alam semesta. Misalkan kita
sehat, sakit, kaya, kita miskin, bahagia, sengsara, beruntung, sial, dan apa saja nasib
yang kita alami adalah adanya keterkaitan yang sangat urgen dari diri kita sendiri
yang melalui proses pembentukan sebuah pola-pola khusus yang mempengaruhi
segala macam aspek dan Iaktor-Iaktor penyebab yang menjadikan diri kita seperti apa
yang kita pikirkan.

Pemahaman ini sederhana, Cuma kita harus memahaminya dari sudut pandang sains
ilmiah, terutama yaitu alam quantum. Secara ilmiah alam quantum yaitu bagian sub
atomik yang paling kecil yang menyusun seluruh realitas yang ada. Seperti batu,
pohon, laut, manusia, mobil, rumah, harta, kesehatan, dan seluruh isi alam, pada level
quantum adalah sama yaitu sama-sama terdiri dari energi. Dan, energi itu siIatnya
bergerak-gerak.

Akan tetapi, energi yang menyusun pada diri manusia disamping energi yang sama
dengan energi di alam semesta, manusia memiliki tingkat energi tertinggi yakni
pikiran dan perasaannya. Nah, pikiran dan perasaannya inilah yang akan
mempengaruhi energi lain yang ada di alam semesta dengan cara merosanansinya dan
akhirnya akan menariknya.

Secara lebih eksplisit, energi di alam semesta ini dapat terpengaruh sekaligus akan
tertarik kepada diri kita jika pikiran dan perasaan kita terIokus pada keinginan itu.
Misalkan kita ingin mobil, mobil adalah materi yang tersusun dari energi. Pikiran dan
perasaan kita terIokus pada keinginan mendapatkan mobil. Maka, energi dari pikiran
dan perasaan kita akan terpancar bergelombang ke alam semesta yang akhirnya
menggerakkan segala macam Iaktor untuk mendatangkan mobil yang kita inginkan
itu dengan caranya sendiri yang kita tidak memahaminya. Biasanya kita dapat hadiah
secara tiba-tiba, dapat rezeki atas usaha kita kemudian dibelikan mobil itu, dll.
Pokoknya apa saja yang terjadi pada diri kita apapun itu bentuknya adalah kita sendiri
yang menariknya.

Begitu pula dengan kesehatan, kepercayaan, keberuntungan, dll. Semuanya, apapun
yang kita inginkan akan terdapatkan jika kita mau Iokus pikiran dan perasaan (bisa
dengan cara usaha dan doamerupakan bentuk dari Iokus). Inilah hukum ketertarikan
di jagat semesta. $emuanya berawal dari pikiran kita sendiri dan berakhir pada
pikiran kita sendiri pula. Lantas di mana perannya jimat yang konon katanya
dapat mendatangkan keberuntungan itu...???