P. 1
dfd

dfd

|Views: 85|Likes:
Dipublikasikan oleh Zais Cesar

More info:

Published by: Zais Cesar on Nov 23, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2013

pdf

text

original

Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT.

Pro Roll International Radiant Victor Imbar, Eric Tirta Jurusan S1 Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Maranatha Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri No. 65 Bandung 40164 Email: radiant.vi@eng.maranatha.edu, eric.tirta@gmail.com Abstract A company as an organization that has a tendency toward profit, always needs a computerized system to be used in collecting, saving and processing the data to produce the information that will support the company in business strategy planning and maki ng the business decision effectively. PT. Pro Roll International is an oil distribution c ompany that located in Bandung. The company has been using manual system in supporting business related activities since established in 2005. The manual system has bec ome a problem for the company to handle the daily business related activities that inc rease continually every year. So that, the company decides use computerized system. Mo ving to computerized system will be included three steps: analysis, design and implement ation. The tools will support the process of system analysis and design, as follow: Dat a Flow Diagram, Data Structure, Process Specification, ER-Diagram, Database Schema and User Interface Design Sketch. The tools that will be used to implement the system are PHP, MySQL, Asynchronous JavaScript and XML (Ajax). This paper explains about the process of analysis, design and implementation sel ling oil information system in PT. Pro Roll International . Keywords : Data Flow Diagram, ER-Diagram, Information System, Penjualan 1. Pendahuluan Seiring dengan semakin ketatnya persaingan dalam dunia bisnis, keberadaan pengolahan data menjadi informasi secara terkomputerisasi menjadi sangat penting. Hal itu dikarenakan pengolahan data secara terkomputerisasi dapat memberikan kontribusi yang besar untuk kinerja suatu perusahaan. Jika dibandingkan pengolahan data secara manual, pengolahan data secara terkomputerisasi memiliki kelebihan, seperti: pengolahan data yang cepat dan akurat, mendukung pengolahan data dalam skala besar.

Perusahaan sebagai organisasi yang memiliki kecenderungan orientasi pada laba, selalu membutuhkan sistem yang terkomputerisasi dalam mengumpulkan, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasi yang dapat membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan strategi dan pengambilan suatu keputusan secara efektif. Tanpa adanya sistem yang terkomputerisasi, perusahaan akan menghadapi kendala untuk mendapatkan informasi yang aktual dan akurat. Hal itu dapat disebabkan oleh proses pengumpulan dan pengolahan 119

Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149 data masih dilakukan secara manual. Dengan bantuan sistem yang terkomputerisasi pula informasi dapat dikelola dengan baik, sehingga dapat menciptakan efisien biaya. Perusahaan PT. Pro Roll International merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan pelumas. Pada saat ini sistem informasi penjualan pada perusahaan PT. Pro Roll International masih dilakukan secara manual sehingga kinerjanya belum efektif. Hal itu tercermin pada seringnya terjadi keterlambatan penyusunan laporan penjualan dan piutang dagang, kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan, serta pengulangan dalam pencatatan transaksi. Oleh karen a itu, perusahaan PT. Pro Roll International bermaksud mengkomputerisasikan sistem bagian penjualan untuk memaksimalkan kinerjanya. Diharapkan setelah sistem informasi penjualan dikomputerisasi, maka pengumpulan, penyimpanan, dan pengolahan data transaksi dapat dilakukan secara akurat dan cepat. Berikut ini adalah gambar proses bisnis perusahaan mulai dari pengadaan pelumas sampai penjualannya. Gambar 1 Proses Bisnis Perusahaan 2. Landasan Teori 2.1 Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.[Har05].

Suatu proses dapat disimbolkan dengan notasi lingkaran atau dengan simbol empat persegi panjang dengan sudut-sudut tumpul. Eric Tirta) 2. Aliran data ini mengalir diantara process (process).1 Data Flow Diagram (DFD) DFD merupakan diagram yang mengunakan notasi-notasi atau simbol-simbol untuk mengambarkan sistem jaringan kerja antar fungsi-fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data. Aplikasi tersebut dapat diinstal dan dieksekusi oleh web container.[Har05]. yang menjadikan mereka bergantung satu dengan yang lainnya. Aliran data Aliran data di DFD diberikan simbol suatu panah. organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Proses Suatu process adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. Suatu arsip atau catatan manual. mesin atau komputer dari hasil suatu aliran datayang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan aliran data yang akan keluar dari proses. Aplikasi web yang dibangun dengan menggunakan Struts framework terdiri dari komponen-komponen individual yang digabungkan menjadi satu aplikasi. 3. 4. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. Penyimpan Data (Data Store) Penyimpan data (data store) merupakan penyimpan data yang dapat berupa: Suatu file atau basis data di sistem komputer. Suatu kotak tempat data di meja seseorang. 2.3 Perangkat Analisa Sistem 2. 2. Kesatuan Luar (External Entity) Kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang. baik secara langsung ataupun tidak langsung. Adapun yang digunakan dalam DFD adalah: 1.3. Komponen-komponen tersebut dapat digabungkan karena mereka terletak dalam sebuah konteks web yang sama. .Analisa. Aliran data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.2 Sistem Aplikasi Komputer Berbasis Web Aplikasi dalam bahasa awam sering disebut sebagai sebuah kumpulan program atau script. simpanan data (data store) dan kesatuan luar (External entity). Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi persegi panjang atau suatu persegi panjang dengan sisi kiri dan atasnya berbentuk garis tebal.

Jurnal Informatika. atribut-atribut yang dimiliki adalah nim. Simpanan data di DFD dapat disimbolkan dengan sepasang garis horisontal paralel yang tertutup di salah satu ujungnya atau tanpa ditutup. setiap mahasiswa dalam suatu universitas adalah suatu entitas. Satu ke Banyak(One to Many) . Suatu agenda atau buku.[Fat99]. Kardinalitas relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas dapat berupa: Satu ke Satu(One to One) Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B. No. 3. Sebagai contoh: entitas-entitas pada himpunan entitas mahasiswa dapat berelasi dengan satu entitas. begitupun sebaliknya. relasi adalah perekat yang menghubungkan suatu entitas dengan entitas yang lainnya. Pada penggambaran model E-R. 2. Kardinalitas/Derajat Relasi Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Setiap fakultas dalam suatu universitas adalah juga suatu entitas. Hubungan antar relasi (Relationship) Hubungan antar relasi adalah hubungan antara suatu himpunan entitas dengan himpunan entitas yang lainnya. 2. banyak entitas atau tidak satupun entitas dari himpunan entitas kuliah. Juni 2007:119-149 Suatu tabel acuan manual. Sebagai contoh entitas mahasiswa. alamat dan lain-lain. Atribut Atribut adalah properti deskriptif yang dimiliki oleh setiap anggota dari himpunan entitas.1. Misalnya. 4. entitas mahasiswa memiliki hubungan tertentu dengan entitas matakuliah (mahasiswa mengambil matakuliah). Model E-R terdiri dari beberapa komponen dasar yaitu sebagai berikut: 1. Dapat dikatakan bahwa entitas bisa bersifat konseptual/abstrak atau nyata hadir di dunia nyata. Model E-R adalah rincian yang merupakan representasi logika dari data pada suatu organisasi atau area bisnis tertentu. Entitas Entitas adalah sesuatu atau objek di dunia nyata yang dapat dibedakan dari sesuatu atau objek yang lainnya. 3. nama mahasiswa.3. Vol.2 Entity Relational Diagram (E-R Diagram) Entity Relational Diagram merupakan salah satu pemodelan data konseptual yang paling sering digunakan dalam proses pengembangan basis data bertipe relasional. Sebagai contoh.

2 MySQL MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (Database Management System) atau DBMS yang multithread.4. multi-user. dimana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.Analisa. dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.1 Hypertext Preprocessor (PHP) PHP merupakan bahasa pemrograman berbentuk script yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Banyak Setiap dengan dengan ke Satu(Many to One) entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B. PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. 2. karena perangkat lunak ini merupakan perangkat lunak basis data yang powerful dan cukup stabil untuk digunakan sebagai media penyimpanan data. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A. tetapi tidak sebaliknya entitas B.3 Asynchronous Javascript And XML (Ajax) Ajax atau Asynchronous Javascript And XML merupakan teknik pengembangan web untuk menciptakan aplikasi web yang interaktif. PHP mempunyai fungsi yang sama dengan script seperti ASP (Actives Server Page).4. Cold Fusion. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. Eric Tirta) Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B. Hasil dari pengolahan akan dikirimkan ke klien. tetapi tidak sebaliknya. tempat pemakai menggunakan browser. Sehingga setiap kali pengguna melakukan .[Kad01]. kita bisa menampilkan isi database ke halaman web. dan demikian sebaliknya. Tujuan Ajax adalah untuk membuat web yang lebih responsive dengan melakukan pertukaran data dengan server secara behind the scenes. Misalnya.4 Perangkat Lunak Pembangun Sistem 2.4. ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Pada prinsipnya. 2. Banyak ke Banyak(Many to Many) Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B. Secara khusus. ataupun Perl. 2. MySQL merupakan perangkat lunak basis data open source yang paling digemari. Artinya.

maka halaman web tersebut tidak akan terjadi aksi reloaded.Jurnal Informatika. Vol. 3. Analisa dan Perancangan 3. Juni 2007:119-149 perubahan pada form atau halaman web.[Dar06].1. No. 3. DFD yang dirancang akan dijelaskan berikut ini: Gambar 2 Diagram Konteks /DFD Level 0 .1 Data Flow Diagram (DFD) Pada program aplikasi sistem informasi penjualan pelumas.

Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. Eric Tirta) Gambar 3 DFD Level 1 . Pro Roll International (Radiant Victor Imbar.Analisa.

No. Proses 1. Juni 2007:119-149 Gambar 4 DFD Level 2. 3. Vol.1.Jurnal Informatika.4 .

Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. Eric Tirta) Gambar 5 DFD Level 3.4.2 127 .Analisa. Proses 1. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT.

4. Juni 2007:119-149 Gambar 6 DFD Level 4.2.1. Proses 1.6 . No. 3. Vol.Jurnal Informatika.

0-9} AlamatPlg1 {a-z A-Z .1.0-9 .} {a-z A-Z .0-9} KtrPlg PiutangPlg {0-9} Tipe dan ukuran data IDPlg Char(7) PerusahaanPlg Varchar(50) AlamatPlg1 Varchar(100) AlamatPlg2 Varchar(100) TelpPlg1 Varchar(30) TelpPlg2 Varchar(30) FaxPlg Varchar(50) CPPlg Varchar(50) EmailPlg Varchar(50) SitusPlg Varchar(30) KtrPlg Varchar(100) PiutangPlg Int(11) Struktur data tPelanggan = IDPlg + PerusahaanPlg + AlamatPlg1+AlamatPlg2+ TelpPlg1 + TelpPlg2 + FaxPlg + CPPlg + EmailPlg + SitusPlg + KtrPlg + PiutangPlg 3.3 Spesifikasi Proses Tabel 2 S.0-9} TelpPlg2 {a-z A-Z .0-9} FaxPlg {a-z A-Z .0-9} TelpPlg1 {a-z A-Z .2 Kamus Data Tabel 1 Kamus Data tPelanggan Nama Data tPelanggan Deskripsi Merupakan data yang berisi profile pelanggan.0-9} EmailPlg {a-z A-Z .1 Pengolahan Data Pelanggan Isi data IDPlg {A-Z . Eric Tirta) 3.P. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT.1.0-9} PerusahaanPlg {a-z A-Z . Input aliran data Data_Pelanggan = IDPlg +PerusahaanPlg + AlamatPlg1 + AlamatPlg2 + TelpPlg1 + TelpPlg2 . Sumber data Proses 1.0-9} AlamatPlg2 {a-z A-Z .0-9} SitusPlg {a-z A-Z .Analisa.1 Nama proses Proses Input Data Pelanggan Deskripsi Merupakan proses memasukan data pelanggan baru.1 Proses Input Data Pelanggan Kode identitas proses 1.. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. 1.0-9} CPPlg {a-z A-Z .

Vol.1. 3. Juni 2007:119-149 + FaxPlg + CPPlg + EmailPlg + SitusPlg + PiutangPlg + KtrPlg Output aliran data Data_Pelanggan = IDPlg +PerusahaanPlg + AlamatPlg1 + AlamatPlg2 + TelpPlg1 + TelpPlg2 + FaxPlg + CPPlg + EmailPlg + SitusPlg + PiutangPlg + KtrPlg Logika proses INPUT Data_Pelanggan 3. No.4 ER-Diagram Gambar 7 ER-Diagram .Jurnal Informatika.

Untuk lebih jelasnya. Tujuan penggunaan jenis menu ini adalah untuk mempermudah pengguna dalam memilih fitur yang akan digunakan. Dengan adanya user interface ini berbagai pengguna baik yang awam.Analisa. Program aplikasi sistem informasi penjualan pelumas ini menggunakan jenis menu pull down yaitu setiap menu memiliki sub-menu masing-masing. akan dipaparkan dalam gambar berikut ini. . maupun yang sudah berpengalaman dapat mengoperasikan program ini tanpa adanya kesulitan yang besar. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar.5 Skema Basis Data Gambar 8 Skema Basis Data 3. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. Eric Tirta) 3.6 Perancangan Sketsa User Interface Perancangan user interface diperlukan pada program aplikasi ini dengan tujuan untuk mempermudah pengguna dalam menggunakan program apikasi ini.

Jurnal Informatika. Gambar 1 Proses 1. Hasil Tercapai Pada dokumentasi program aplikasi. tampilan dan hasil yang dicapai dalam perancangan program aplikasi ini. halaman yang tampil pertama kali adalah halaman login seperti yang ada pada gambar Gambar 10 Proses 1. 3. selain penulisan analisa. Pada halaman ini pengguna diharuskan untuk mengisi identitas hak akses yang dimiliki. . Juni 2007:119-149 Gambar 9 Struktur Menu 4. perancangan dan desain user interface.6 / Halaman Login Pada saat aplikasi ini diakses.1. Vol.6 / Halaman Login. No. diperlukan juga screenshot program aplikasi yang dirancan g dengan maksud menjelaskan setiap menu. seperti username dan password. fungsi.

Pengguna dapat memasukan data pelanggan yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 12 Proses 1.telepon 1 merupakan field wajib. logo produk pelumas Agip akan terlihat pada halaman ini. Pada halaman index. Gambar 12 Proses 1.Analisa. alamat 1. alamat 1 dan no. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. Eric Tirta) Gambar 11 Halaman Index Setelah pengguna aplikasi melakukan login dan hak aksesnya telah disetujui. no. pengguna diminta untuk mengisi data pelanggan yang meliputi field: nama perusahaan. Apabila field wajib tidak diisi. halaman berikut yang ditampilkan adalah halaman index.1 / Halaman Add/Edit_Pelanggan. seperti yang ada pada gambar Gambar 11 Halaman Index. alamat email.1. alamat 2. no. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. maka penambahan data pelanggan baru tida k dapat dilakukan. alamat situs dan keterangan. field nama perusahaan. Pada halaman add_pelanggan.1.telep on 2.fax. no. Di antar a field tersebut.telepon 1. . Cara yang sama dapat dilakukan pada edit pelanggan. penanggung jawab.1 / Halaman Add/Edit_Pelanggan Pada fitur pelanggan yang terdapat pada aplikasi sistem informasi penjualan pelumas.

5 / Halaman Pencarian.1.1. harga price list dan keterangan. kinerja. pengguna dapat memasukan data produk yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 14 Proses 1. Gambar 14 Proses 1. No. 3. nama produk. harga net dan harga price list merupakan field wajib. harga net.1 / Halaman add/edit_produk. Pada halaman add_produk. Vol. maka pencar ian data pelanggan tidak akan dilakukan.3. seperti yang terlihat pada gambar Gambar 13 Proses 1. Pada halaman pencarian pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci id atau nama pelanggan. unit base. pengguna diminta untuk mengisi data produk yang meliputi field: tipe produk.1 / Halaman add/Edit_produk Pada fitur produk. Apabila salah satu dari kedua field tersebut tidak diisi. .Jurnal Informatika.3. Diantara field tersebut.1. maka penambahan data produk baru tidak dapat dilakukan. stok. Apalabila field wajib tidak diisi.5 / Halaman Pencarian Pencarian data pelanggan dapat dilakukan melalui halaman pencarian. unit base. stok. nama produk. Juni 2007:119-149 Gambar 13 Proses 1. Field tipe produk.

Eric Tirta) Gambar 15 Proses 1. Penghapusan data produk dapat dilakukan apabila data produk yang akan dihapus tidak memiliki keterkaitan dengan data yang lain. pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci id.4 / Halaman produk. Gambar 16 Proses 1.3.5 / Halaman pencarian. Apabila salah satu dari kedua field tersebut tidak diisi.3.3 / Proses 1.3 / Proses 1. Seperti yang terlihat pada gambar Gambar 15 Proses 1. maka pencarian data produk tid ak akan dilakukan.3. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. Pada halaman pencarian. lalu memilih tombol delete. seperti yang terlihat pada gambar Gambar 16 Proses 1.3.3.Analisa.5 / Halaman pencarian Pencarian data produk dapat dilakukan melalui halaman pencarian.3. .4 / Halaman produk Data produk dapat dihapus dari basis data dengan cara menklik check box pada data produk yang akan dihapus. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar.

1 / Halaman add_pemesanan. Field status pemesanan memiliki 3 jenis status yaitu on order(0). tgl pemesanan.1. Juni 2007:119-149 Gambar 17 Proses 1. Data pemesanan dapat diubah sesuai dengan keinginan pengguna. tgl req pengiriman. tgl pemesanan.1. apabila status pemesanan masih berstatus on order. maka penambahan data pemesanan baru tidak dapat dilakukan. tgl req pengiriman dan keterangan) dan data pemesanan detail (produk. Ketika data pemesanan baru disimpan di basis data.4. field nama pelanggan.1. jumlah. sub total). produk. Apalabila field wajib tidak diisi. Di antara field tersebut. completed(1) dan cancel(2).Jurnal Informatika.4. 3. Pengubahan data pemesanan hanya dapat dilakukan. No. . pengguna dapat memasukan data pemesanan yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 17 Proses 1.1 / Halaman add_pemesanan Pada fitur pemesanan. harga satuan. no PO. Vol. jumlah. nama pelanggan. Pada halaman add_pemesanan pengguna diharuskan untuk mengisi data pemesanan (id pemesanan. harga satuan dan sub total merupakan field wajib. field status pemesanan akan berstatus on order secara default.

Analisa. Penghapusan data pemesanan dapat dilakukan. apabila data pemesanan yang akan dihapus tidak memiliki keterkaitan dengan data yang lain atau status pemesanan masih berstatus on order. Gambar 19 Proses 1.4. seperti: id surat jalan. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar.1. pengguna dapat memasukan data surat jalan yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 19 Proses 1.4.1 / Halaman add_suratjalan Pada fitur surat jalan / pengiriman pesanan. Eric Tirta) Gambar 18 Proses 1.1. lalu memilih tombol delete. id pemesanan. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT.2. Fi eld nama pelanggan.1.3 / Proses 1.1 / Halaman add_suratjalan. Field id pemesanan dan tgl .4. pengguna cukup mengisi field. Pada halaman tersebut.4 / Halaman pemesanan.4. tgl surat jalan dan keterangan. seperti yang ada pada gambar Gambar 18 Proses 1.2. no PO akan diisi secara otomatis oleh program setelah pengguna mengisi field id pemesanan. Di antara field tersebut.4 / Halaman pemesanan Data pemesanan dapat dihapus dari basis data dengan cara menklik check box pada data pemesanan yang akan dihapus.4.4.1.3 / Proses 1.

4.2.2. 3.2. Ketika data surat jalan baru disimpan di basis data.4. Field status surat jalan memiliki 3 status yaitu: unposting(0).2. seperti yang ter lihat pada gambar Gambar 21 Proses 1.2 / Halaman edit_suratjalan Data surat jalan dapat diubah melalui halaman yang tersedia.4 / Halaman suratjalan.4 / Halaman suratjalan Data surat jalan dapat dihapus dari basis data dengan cara menklik check box pad a data surat jalan yang akan dihapus.2. apabila data surat jalan yang akan .4.2 / Halaman edit_suratjalan. No. Pengubahan data surat jalan hanya dapat dilakukan.3 / Proses 1. lalu memilih tombol delete. posting(1) dan cancel(2).2. Gambar 20 Proses 1. Vol. seperti yang terlih at pada gambar Gambar 20 Proses 1. apabila status surat jalan masih berstat us Unposting.3 / Proses 1. Juni 2007:119-149 surat jalan merupakan field wajib. Gambar 21 Proses 1. Apabila field wajib tidak diisi.1.4. maka penambahan data surat jalan baru tidak dapat dilakukan.4.4. Penghapusan data surat jalan dapat dilakukan. status surat jalan pada data tersebut akan berstatu s unposting secara default.Jurnal Informatika.

Gambar 22 Proses 1. Eric Tirta) dihapus tidak memiliki keterkaitan dengan data faktur dan status surat jalannya masih berstatus unposting.2. pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci ID.4. seperti yang terlihat pada gambar Gambar 23 Proses 1. Pada halaman pencarian.5 / Halaman pencarian Pencarian data surat jalan dapat dilakukan melalui halaman pencarian.4. Dengan mem-posting data surat jalan. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. maka pencarian data surat jala n tidak akan dilakukan.2.2. Apabila salah satu dari kedua field tersebut tidak diisi.4.4. maka secara otomatis akan terjadi prosesproses sebagai berikut: Status surat jalan akan berubah dari unposting ke posting. seperti ya ng terlihat pada gambar Gambar 22 Proses 1.Analisa.6 Data surat jalan yang sudah disimpan di basis data dapat di posting melalui halaman suratjalan. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT.6. .5 / Halaman pencarian.2. Gambar 23 Proses 1.

Stok produk bertambah. dan data faktur yang berhubungan dengan data surat jalan tersebut sudah dihapus.7 Data surat jalan yang sudah di-posting dapat dibatalkan dengan cara menklik chec k box pada data surat jalan tersebut.7.2. Status pemesanan yang terkait dengan data surat jalan yang diposting akan berubah dari completed ke cancel. Dengan membatalkan data surat jalan. . Vol. Stok produk berkurang.4. seperti yang ter lihat pada gambar Gambar 24 Proses 1. Pembatalan data surat jalan dapat dilakukan apabila status surat jalan berstatus posting. 3. lalu memilih tombol cancel. Gambar 24 Proses 1. Juni 2007:119-149 Status pemesanan yang terkait dengan data surat jalan yang diposting akan berubah dari on order ke completed.2. No.Jurnal Informatika.4. maka secara otomatis akan terjadi proses-proses sebagai berikut: Status surat jalan akan berubah dari posting ke cancel. Posting data surat jalan hanya dapat dilakukan apabila status surat jalan pada d ata tersebut berstatus unposting.1. Program akan menghasilkan data faktur baru.

Apabila field wajib tidak diisi.id surat jalan.1 / Halaman add_faktur Pada fitur faktur/faktur penjualan. id pemesanan dan id pelanggan merupakan field wajib. Ketika data faktur baru disimpan di basis data. status faktur pada data tersebut akan bersta tus unposting secara default.3. Field status faktur memiliki 2 status yaitu: unposting(0) dan posting(1). seperti: id faktur .3. Eric Tirta) Gambar 25 Proses 1. tgl faktur.3. no PO . nama pelanggan. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT.4. pengguna dapat memasukan data faktur yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 25 Proses 1. Pada halaman tersebut. Fiel d id pemesanan. tgl surat jalan dan data detail akan diisi secara otomatis oleh program aplikasi.4. Seperti yang .4.4.Analisa. Gambar 26 Proses 1. id pelanggan.3. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. Di antara field tersebut.3 / Proses 1.4 / Halaman faktur Data faktur yang disimpan di basis data dapat dihapus dengan cara menklik check box pada data faktur yang akan dihapus. lalu memilih tombol delete. Fiel d id surat jalan. pengguna cukup mengisi field. maka penambahan data faktur baru tidak dapat dilakukan.1 / Halaman add_faktur. jatuh tempo dan keterangan.

apabila status faktur masih berstatus unposting. Juni 2007:119-149 terlihat pada gambar Gambar 26 Proses 1.3 / Proses 1.5 / Halaman pencarian.4.4 / Halaman faktur. No. Ketika data faktur sudah di-posting.3. Posting faktur hanya dapat dilakukan apabila status faktur berstatus unposting.3.3.3.6 Data faktur yang sudah disimpan di basis data dapat di-posting melalui halaman faktur.4.1. seperti yang terlihat pada gambar Gambar 28 Proses 1. . Gambar 27 Proses 1.4. Penghapusan data faktur dapat dilakukan.5 / Halaman pencarian Pencarian data faktur dapat dilakukan melalui halaman pencarian.6.3. 3.4. pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci id.Jurnal Informatika. Pada halaman pencarian.3.4. seperti yang terlihat pada gambar Gambar 27 Proses 1. Gambar 28 Proses 1. status faktur akan berubah dari unposting ke posting da n nilai piutang pelanggan akan bertambah. maka pencarian data faktur tidak akan dilakukan. Vol. Apabila salahsatudarikedua field tersebut tidak diisi.4.

tgl pembayaran. posting(1) dan cancel(2).1 / Halaman add_fkbayar Pada fitur fkbayar/pembayaran piutang. pengguna dapat memasukan data fkbayar yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 29 Proses 1. tgl cair dan keterangan) dan pada data fkbayar detail pengguna cukup mengisi field id faktur dan pembayaran.4. tgl pembayaran. status fkbayar pada data tersebut akan berstatus unposting secara default. Eric Tirta) Gambar 29 Proses 1. nama pelanggan. Pada halaman tersebut. tgl cair. maka penambahan data fkbayar baru tidak dapat dilakukan.4.Analisa. Field nama pelanggan. Di antara field tersebut. id faktur dan pembayaran merupakan field wajib. jenis pembayaran.4. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar.4 / Halaman fkbayar . Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT.4. pengguna dapat mengisi data fkbayar(id fkbayar. Field status fkbayar memiliki 3 status yaitu: unposting(0).4.4. Ketika data fkbayar baru disimpan di basis data. Apabila field wajib tidak diisi.4.1 / Halaman add_fkbayar.4. Gambar 30 Proses 1. jenis pembayaran.3 / Proses 1.

4. seperti yan g terlihat pada gambar Gambar 30 Proses 1. .4.4 / Halaman fkbayar .4.6. Posting data fkbayar hanya dapat dilakukan apabila status fkbayar berstatus unposting.4. Gambar 31 Proses 1. maka secara otomatis akan terjadi proses-proses sebaga i berikut: Status fkbayar akan berubah dari unposting ke posting.4. Dengan mem-posting data fkbayar. seperti yang terlihat pada gambar Gambar 31 Proses 1. Penghapusan data fkbayar dapat dilakukan apabila status fkbayar masih berstatus unposting. lalu memilih tombol delete.3 / Proses 1.4.Jurnal Informatika. Nilai pada field lunas pada data faktur akan bertambah. Nilai pada field piutang pada data pelanggan dan data faktur akan berkurang. No.6 Data fkbayar yang sudah disimpan di basis data dapat di-posting melalui halaman fkbayar.1. 3.4.4. Vol. Juni 2007:119-149 Data fkbayar yang disimpan di basis data dapat dihapus dengan cara menklik check box pada data fkbayar yang akan dihapus.

5.5.1 / Halaman laporan_piutang Pada aplikasi ini.7 Data fkbayar yang sudah di-posting dapat dibatalkan dengan cara menklik check box pada data fkbayar tersebut. pengguna dapat mencetak laporan piutang melalui halaman laporan_piutang.Analisa. seperti yang terlihat pada gambar Gambar 33 Proses 1. lalu memilih tombol cancel.1 / Halaman laporan_piutang.4. seperti yang terliha t pada gambar Gambar 32 Proses 1. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. Gambar 33 Proses 1.4. Nilai pada field lunas pada data faktur akan berkurang. .7.4.4. Dengan membatalkan data fkbayar. maka secara otomatis akan terjadi proses-proses sebagai berikut: Status fkbayar akan berubah dari posting ke cancel. Pembatalan data fkbayar hanya dapat dilakukan apabila status fkbayar berstatus posting. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. Eric Tirta) Gambar 32 Proses 1. Nilai pada field piutang pada data pelanggan dan data faktur akan bertambah.

Pada halaman laporan. Setelah pengguna memilih. 3.5.1. Vol. bulan dan tahun laporan penjualan yang ingin ditampilkan.5. Juni 2007:119-149 Gambar 34 Proses 1. pengguna diharuskan untuk memilih jenis.2 (Laporan penjualan perbulan) Laporan penjualan terbagi menjadi 2 jenis yaitu: laporan penjualan per tipe pelumas dan laporan penjualan per bulan. Pengguna dapat mencetak 2 jenis laporan penjualan tersebut melalui halaman laporan.2 / Halaman laporan(lapjual) Gambar 35 Proses 1.2 / Halaman laporan(lapjual).5.5. . seperti yang ada pada gambar Gambar 34 Proses 1.5. No.2 (Laporan penjualan perbulan).2 (Laporan penjualan per tipe pelumas) Gambar 36 Proses 1. hasil laporan akan tertampil seperti yang terlihat pada gambar Gambar 35 Proses 1.Jurnal Informatika.5.2 (Laporan penjualan per tipe pelumas) dan Gambar 36 Proses 1.

maka pada kolom status akan diberikan nilai Ok . Evaluasi sistem dilakukan dengan cara sebagai berikut: Hasil evaluasi sistem disajikan dalam bentuk tabel. Field: field-field yang menerima nilai input. Metode evaluasi sistem yang digunakan adalah black-box testing. Field tersebut mengacu pada field table di basis data. Black-box testing adalah metode pengujian yang dimana penilaian terhadap sebuah aplikasi bukan terletak pada spesikasi logika/fungsi aplikasi tersebut. Test case: penomoran test case pada masing masing proses. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. Status: Penilaian yang diberikan penguji. Setiap test case memiliki 6 kolom. maka akan diberikan nilai Gagal . Tabel 3 Proses 1. Masing-masing proses memiliki minimal 1 test case. Evaluasi Sistem Pada bab ini menjelaskan mengenai hasil evaluasi sistem yang dilakukan pada aplikasi sistem informasi penjualan pelumas. Evaluasi ditargetkan pada setiap proses yang dimiliki aplikasi sistem penjualan pelumas. Valid Output:hasil dari response aplikasi/sistem yang diharapkan pengguji. Output: hasil yang diberikan aplikasi/sistem.1 Input Data Pelanggan Test Case Field Input Valid Output Output Status 1 PerusahaanPlg AlamatPlg1 TelpPlg1 CPPlg FaxPlg Jl. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. 2. 4. 6. Eric Tirta) 5. 3. Apabila hasil keluaran/output sesuai dengan harapan pengguji. yaitu: 1.1. Surya sumantri no 1 08562114761 Eric 5940829 Pesan: Field . Jika tidak sesuai harapan penguji. tapi input dan output. Input: nilai yang diberikan kepada masing-masing field. Dengan berbagai input ya ng diberikan akan dievaluasi apakah sesuatu sistem/aplikasi dapat memberikan output/keluaran yang sesuai dengan harapan penguji. 5.Analisa.

yang bertanda * harus diisi. Ok . Pesan: Field yang bertanda * harus diisi.

Surya sumantri No.1. Vol. . Surya sumantri No. 3.1 08562114761 Eric 5940829 Ok 6. serta pengulangan pencatatan transaksi. perkembangan bisnis pada perusahaan juga akan semakin meningkat. Namun demikian. dapat diatasi dengan baik oleh sistem baru. Juni 2007:119-149 2 PerusahaanPlg AlamatPlg1 TelpPlg1 CPPlg FaxPlg PT.1 08562114761 Eric 5940829 PT. Adetex Jl. surat jalan. antara lain: Telah berhasil diimplementasikan Sistem Informasi Penjualan Pelumas dimana terjadi peningkatan efisiensi dan efektivitas pada perusahaan setelah mengimplementasikan sistem komputerisasi tidak dapat diukur dalam waktu singkat. No. Adetex Jl. Surya sumantri No. Kesimpulan dan saran Berdasarkan hasil yang telah dicapai pada pembuatan program aplikasi dan target awal perancangan program dapat ditarik beberapa kesimpulan. fkbayar/pembayaran dan laporan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan pengguna. faktur. Fitur pemesanan. Aplikasi dapat memberikan laporan yang terkait dengan penjualan dan piutang dengan cepat. Oleh karena itu.Jurnal Informatika. Walaupun demikian. kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan. diperlukan pengembangan yang lebih lanjut terhadap fitur yang sudah ada. Adetex Jl. beberapa permasalahan yang ada pada sistem lama seperti: keterlambatan pembuatan laporan yang terkait dengan penjualan. User Interface Design pada aplikasi dapat dimengerti dengan baik oleh pengguna.1 08562114761 Eric 5940829 PT. seiring dengan berjalannya waktu. Saran penulis untuk program aplikasi ini akan dijelaskan pada poin-poin berikut ini: Fitur yang tersedia pada aplikasi telah dapat mengatasi permasalahan yang ada pada sistem lama.

Penambahan fitur inventori pada aplikasi perlu segera direalisasikan.Kemampuan aplikasi sistem informasi penjualan pelumas dalam hal penangganan multi-user masih cukup minim. sehingga penambahan stok barang dapat dilakukan secara otomatis oleh sistem. Oleh karena itu. . pengembangan yang lebih lanjut pada fitur tersebut masih diperlukan.

Analisa. Wiley Publishing. misalnya dengan tambahan fitur analisa penjualan dalam bentuk grafik dan perkiraan penjualan. Beginning MySQL. O'Reilly. Systems Analysis and Design Methods. Geoff Moes. Rober. [Hol06] Holzner. [Kad01] Kadir. Inc. Jogiyanto. Andi Yogyakarta. [Dav74] Davis. Filip Chereches-Tosa. The McGraw-Hill Companies. 5th Edition. (1974). Auckland: Mcgraw-Hill. Bentley.wikipedia. Mihai Bucica. Gabor. Ajax For Dummies. Dittman. Wiley Publishing. (1999). Inc. Analisis & Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Wiley Publishing. JavaScript: The Definitive Guide. (2005). David. [She05] Sheldon. Steve. Abdul. [Hoj06] Hojtsy. Gordon B. Bogdan Brinzarea. Eric Tirta) Perlunya fitur tambahan yang dapat membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan strategi bisnis. (2006). [Fla06] Flanagan.org/wiki/MySQL. (2001). [Fat99] Fathansyah. Professional JavaScript for Web Developers. AJAX and PHP Building Responsive Web Applications. Jeffery L. . (2006). [Har05] Hartono. Dasar Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP. (2006). (2005). (2006).. 20/10/2006. [Zak05] Zakas. Inc. Lonnie D. Nicholas C. Inc. Management Information System. http://en. Andi Yogyakarta. Basis Data. Cristian. (2004). PHP Manual. Kevin C. Informatika Bandung. Pro Roll International (Radiant Victor Imbar. the PHP Documentation Group. [MyS06] MySQL. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan PT. [Whi04] Whitten. (2005). Daftar Pustaka [Dar06] Darie. Packt Publishing.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->