Anda di halaman 1dari 3

Learning Objective : 1.

Mengetahui tentang syarat kandang yang baik bagi ayam broiler meliputi tipe dan karakteristik 2. Mengetahui tentang peralatan kandang yang baik. 3. Mengetahui tentang lokasi dan lingkungan kandang yang baik. Ringkasan belajar : Ekspansi Usaha
1. Tipe dan karakteristik kandang yang baik bagi ayam broiler

Tipe kandang pada peternakan ayam a. Kandang terbuka (open-sided poultry house) Kandang lantai (litter house) Kandang slat (slat house) Kandang slat dan litter (slat and litter house) Kandang panggung (high rise house) b. Kandang tertutup (environmentally controlled house) Kandang tertutup (pad colling house) Kandang semi tertutup (tunnel ventilating house) Karakteristik umum kandang a. Orientasi kandang memanjang dari timur ke barat (mencegah masuknya sinar matahari langsung ke dalam kandang pada pagi dan sore hari. b. Lebar kandang 6-8 m, bisa juga 10-12 m. Panjang 60-70 m atau lebih sesuai kebutuhan. Tinggi: jarak antara lantai sampai ujung atap adalah 2,4 m (pada daerah panas 3 m, pada kandang panggung 4,3 m atau lebih). Tinggi dari lantai sampai puncak atap 6-9 m. c. Jarak antar kandang minimal 1x lebar kandang (6-8 m). d. Konstruksi bisa terbuat dari kayu, bambu, besi atau baja yang kuat menopang kandang. e. Atap bisa terbuat dari asbes, seng, genteng, bahan lokal. f. Lantai bisa terbuat dari semen atau bambu (kandang panggung) g. Pintu lebar dan dapat dikunci h. Dinding bisa terbuat dari kayu, bambu, kawat kasa. Tertutup penuh atau - 2/3 . Layar penuh setinggi dinding. i. Kerapatan ayam 9 ekor/ m2 atau 16-18 kg/ m2. Karakteristik umum kandang tertutup a. Biosecurity ketat. b. Konstruksi kedap udara dan kedap sinar dari lingkungan. Menggunakan suplai udara dan penyinaran buatan. c. Menggunakan sistem ventilasi tunnel atau pad colling (pad and fan system; fogging pad system). Fungsi fan adalah menyedot udara dari dalam kandang ke luar kandang. Fungsi pad cooling untuk menyaring udara dan mengatur kelembaban (menahan air). d. Lebar kandang 12-15 m, panjang 90-120 m atau lebih sesuai kebutuhan. e. Orientasi memanjang dari timur ke barat. f.Terdapat panel kontrol untuk mengatur suhu, kelembaban dan kipas.
Sinopsis Created By Dendy Aditya FKH 08/5963

2. Peralatan kandang a. Peralatan utama yang biasa digunakan pada kandang broiler antara lain: Pemanas, kanopi dan chick guard (masa brooding/ starter). Lampu atau penerangan. Alat ukur antara lain: termometer, higrometer, windmeter, luxmeter, pengukur pH dan kadar amonia. Alat sanitasi/ desinfeksi (sprayer). Tempat pakan: pan feeder, chain feeder, chick feeder tray (doc, selama 7 hari); hanging feeder (setelah umur 7 hari) dan tempat pakan khusus (paralon, kayu). Tempat minum: round drinker (otomatis), fount drinker (galonan manual), nipple dengan cup, dan tempat minum khusus (paralon). Tirai penutup pada kandang brooding/starter untuk memperoleh lingkungan yang hangat pada fase brooding. Pelepasan tirai dilakukan secara bertahap sampai ayam mampu menahan dingin atau hembusan angin. Ventilasi dapat digunakan colling pad atau tunnel ventilation untuk mengatur sirkulasi udara dalam kandang (kandang tertutup). b. Litter Serutan kayu: daya serap air tinggi, namun serbuk gergajinya berbahaya bila terhirup dan cenderung dimakan ayam. Jika serbuk sedikit, tergolong baik untuk digunakan. Sekam: kemampuan menyerap air rendah. Jerami ( 6 cm): daya serap air baik namun memiliki resiko pencemaran oleh insektisida/ herbisida. 3. Lokasi dan lingkungan kandang Syarat umum areal kandang/ peternakan: Lokasi peternakan harus terisolir dari peternakan lain, jarak antara peternakan/kandang semakin jauh semakin baik. Tidak jauh dari tempat produksi. Jauh dari keramaian (mengurangi resiko stress ayam dan kontaminasi) namun mudah dalam akses transportasi dan komunikasi. Di masa yang akan datang, lokasi kandang tidak berpotensi sebagai pemukiman. Memperhatikan tata-guna tanah dari PEMDA (mendapatkan ijin dari pemerintah setempat). Ada pagar pembatas dengan lingkungan luar dan antar bagian kandang. Tidak di lembah (dataran rendah) maupun di perbukitan (dataran tinggi), idealnya di ketinggian 200-300 dpm. Tidak berada di tepi sungai maupun di daerah rawan bencana alam. Orientasi kandang memanjang barat-timur untuk mengurangi lama penyinaran matahari. Cukup sumber air minum, memenuhi kriteria air layak minum, pH: 6,5 7,2 (6,8-7,0). Kadar logam berat (Fe, Mg, Mn) maksimal 0,01 ppm. Jumlah bakteri/jumlah koliform koliform sangat rendah. kandungan unsur alam normal: 02 > 16 %; CO2 < 0,3%; CO < 40 ppm; NH3 < 20 ppm; H2S < 5 ppm. Suhu lingkungan 270 C 300 C, kelembaban relatif 60-70%, kecepatan angin 2 m/s .
Sinopsis Created By Dendy Aditya FKH 08/5963

Syarat umum lingkungan Sediakan shower dan bak khusus berisi desinfektan untuk celup roda kendaraan di pintu gerbang masuk peternakan; demikian juga shower dan bak khusus celup kaki bagi orang (driver, operator, staff, pengunjung). Sediakan ruangan khusus untuk menyimpan pakaian dari luar dan ruang ganti Sediakan dan kenakan pakaian, sepatu, atau alas kaki khusus (sudah didesinfeksi/ difumigasi) untuk dipakai hanya di dalam lokasi peternakan. Peralatan yang akan dibawa dan digunakan di lokasi kandang harus didesinfeksi (pilih peralatan dari bahan yang mudah dibersihkan). Tidak diperbolehkan memelihara hewan lain selain ayam ras di dalam lokasi peternakan.

Sinopsis Created By Dendy Aditya FKH 08/5963