Anda di halaman 1dari 6

TUGAS 1URNAL KELOMPOK

~PALM OIL PROCESSING




Oleh
Garri Adi Cahyo (08/12615/BP)
Hasiholan Sihombing (08/12676/BP)
Dede Pramadana Aditya (08/12813/BP)


MINAT SAR1ANA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
1URUSAN BUDIDAYA PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
INSTITUT PERTANIAN STIPER
YOGYAKARTA
2010

A.PROSES PENGOLAHAN KELAPA SAWIT MEN1ADI PKO

Palm kernel Oil (PKO) adalah minyak yang dihasilkan dari inti sawit.
Proses awalnya sama seperti pengolahan kelapa sawit menjadi CPO. Pada
pengolahan kelapa sawit menjadi PKO setelah proses pengepresan maka terjadi
pemisahan antara minyak sawit dengan kernel, sabut dan ampasnya.
Biji yang masih bercampur dengan Ampas dan serabut kemudian diangkut
menggunakan Cake breaker conveyor yang dipanaskan dengan uap air agar
sebagian kandungan air dapat diperkecil, sehingga Press Cake terurai dan
memudahkan proses pemisahan menuju depericarper. Pada Depericaper terjadi
proses pemisahan Iibre dan biji. Pemisahan terjadi akibat perbedaaan berat dan
gaya isap blower. Biji tertampung pada Nut Silo yang dialiri dengan udara panas
antara 60 80C selama 18- 24 jam agar kadar air turun sekitar 21
menjadi4.Sebelum biji masuk ke dalam Nut Craker terlebih dahulu diproses di
dalam Nut Grading Drum untuk dapat dipisahkan ukuran besar kecilnya biji yang
disesuaikan dengan Iraksi yang telah ditentukan. Nut kemudian dialirkan ke Nut
Craker sebagai alat pemecah. Masa biji pecah dimasukkan dalam Dry Seperator
(Proses pemisahan debu dan cangkang halus) untuk memisahkan cangkang halus,
biji utuh dengan cangkang/inti. Masa cangkang bercampur inti dialirkan masuk ke
dalam Hydro Cyclone untuk memisahkan antara inti dengan cangkang dengan
menggunakan prinsip perbedaan massa. Cara lain untuk memisahkan inti dengan
cangkang adalah dengan menggunakan Hydro clay bath yaitu pemisahan dengan
memanIaatkan lumpur atau tanah liat. Cangkang yang terpisah kemudian
digunakan sebagai bahan bakar boiler.
Inti kemudian dialirkan masuk ke dalam Kernel Drier untuk proses
pengeringan sampai kadar airnya mencapai 7 dengan tingkat pengeringan 50C,
60C dan 70C dalam waktu 14-16jam. Selanjutnya guna memisahkan kotoran,
maka dialirkan melalui Winnowing Kernel (Kernel Storage), sebelum diangkut
dengan truk ke pabrik pemproses berikutnya.


B.DESKRIPSI SARANA YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES
PENGOLAHAN KELAPA SAWIT MEN1ADI PKO

a. Cake Breaker Conveyor (CBC)
Fungsi dari Cake Breaker Conveyor adalah untuk membawa dan
memecahkan gumpalan Cake dari stasiun Press ke depericarper.

b. Depericarper
Fungsi dari Depericarper adalah untuk memisahkan Iiber dengan nut dan
membawa Iiber untuk menjadi bahan bakar boiler. Fungsi kerjanya adalah
tergantung pada berat massa, yang massanya lebih ringan (Iiber) akan terhisap
oleh Ian tan. Yang massanya lebih berat (nut) akan masuk ke Nut Polishing drum
Fungsi dari Nut Polishing Drum adalah :
1. Membersihkan biji dari serabut serabut yang masih melekat.
2. Membawa nut dari Depericarper ke Nut transport.
3. Memisahkan nut dari sampah.
4. Memisahkan gradasi nut.

c. Nut Silo
Fungsi dari Nut Silo adalah tempat penyimpanan sementara nut sebelum
diolah pada proses berikutnya. Bila proses pemecahan nut dengan menggunakan
nut Craker maka nut silo harus dilengkapi dengan sistem pemanasan (Heater).

d. Riplle Mill
Fungsi dari riplle Mill adalah untuk memecahkan nut. Pada Riplle Mill
terdapat rotor bagian yang berputar pada Riplle Plate bagian yang diam. Nut
masuk diantara rotor dan Riplle Plate sehingga saling berbenturan dan
memecahkan cangkang dari nut.


e. Claybath
Fungsi dari Claybath adalah untuk memisahkan cangkang dan inti sawit
pecah yang besar dan beratnya hampir sama. Proses pemisahan dilakukan
berdasarkan kepada perbedaan berat jenis. Bila campuran cangkang dan inti
dimasukan kedalam suatu cairan yang berat jenisnya diantara berat jenis cangkang
dan inti maka untuk berat jenisnya yang lebih kecil dari pada berat jenis larutan
akan terapung diatas dan yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam. Kernel
memiliki berat jenis lebih ringan dari pada larutan calcium carbonat sedangkan
cangkang berar jenisnya lebih besar.

1. Hydro Cyclone
Fungsi dari Hydro Cyclone adalah :
1. Mengutip kembali inti yang terikut kecangkang.
2. Mengurangi losis (inti cangkang) dan kadar kotoran.

g. Kernel Dryer
Fungsi dari Kernel Dryer adalah untuk mengurangi kadar air yang
terkandung dalam inti produksi. Jika kandungan air tinggi pada inti akan
mempengaruhi nilai penjualan, karena jika kadar air tinggi maka ALB juga tinggi.
Pada Kernel Silo ada 3 tingkatan yaitu atas 70 derajat celcius, tengah 60 derajat,
bawah 50 derajat celcius. Pada sebagian PKS ada yang menggunakan sebaliknya
yaitu atas 50 derajat, tengah 60 derajat, dan bawah 70 derajat celcius.


h. Kernel Storage
Fungsi dari Kernel ini adalah untuk tempat penyimpanan inti produksi
sebelum dikirim keluar untuk dijual. Kernel Storage pada umumnya berupa bulk
silo yang seharusnya dilengkapi dengan Ian agar uap yang masih terkandung
dalam inti dapat keluar dan tidak menyebabkan kondisi dalam Storage lembab
yang pada akhirnya menimbulkan jamur kelapa sawit.

DAFTAR PUSTAKA

http://habibiezone.wordpress.com/2010/10/13/makalah-teknologi-pengolahan-kelapa-
sawit-menjadi-cpo-dan-pko/