Anda di halaman 1dari 5

Penelitian Fenomenologi

Fenomenologi berasal dari bahasa Yunani dengan asal suku kata pahainomenon
(gejala/Ienomena). Adapun studi Ienomenologi bertujuan untuk menggali kesadaran terdalam
para subjek mengenai pengalaman beserta maknanya. Sedangkan pengertian Ienomena dalam
Studi Fenomenologi sendiri adalah pengalaman/peristiwa yang masuk ke dalam kesadaran
subjek. Fenomenologi memiliki peran dan posisi dalam banyak konteks, diantaranya sebagai
sebuah studi IilsaIat, sebagai sikap hidup dan sebagai sebuah metode penelitian.

Terkait Fenomenologi sebagai metode penelitian, berikut adalah uraian dosen saya O.
Hasbiansyah dalam makalah kuliahnya di kelas kualitatiI yang saya ikuti di Fakultas Ilmu
Komunikasi Universitas Islam Bandung (Unisba) :

Fokus Penelitian Fenomenologi

Textural description: apa yang dialami subjek penelitian tentang sebuah Ienomena.
Structural description: bagaimana subjek mengalami dan memaknai pengalamannya.

Teknik Pengumpulan Data Fenomenologi

Teknik 'utama pengumpulan data: wawancara mendalam dengan subjek penelitian.
Kelengkapan data dapat diperdalam dengan : observasi partisipan, penulusuran dokumen, dan
lain-lain.

Tahap-Tahap enelitian Fenomenologi

Pra-penelitian
Menetapkan subjek penelitian dan Ienomena yang akan diteliti
Menyusun pertanyaan penelitian pokok penelitian

Proses Penelitian Fenomenologi

Melakukan wawancara dengan subjek penelitian dan merekamnya.

Analisis Data Fenomenologi

Mentranskripsikan rekaman hasil wawancara ke dalam tulisan.
Bracketing (epoche): membaca seluruh data (deskripsi) tanpa prakonsepsi.
Tahap Horizonalization: menginventarisasi pernyataan-pernyataan penting yang relevan dengan
topik.
Tahap Cluster oI Meaning: rincian pernyataan penting itu diIormulasikan ke dalam makna, dan
dikelompokkan ke dalam tema-tema tertentu. (Textural description, Structural description)
Tahap deskripsi esensi: mengintegrasikan tema-tema ke dalam deskripsi naratiI.
Diposkan oleh Uman Rejo, S.S di 04:20
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook
Label: FilsaIat Sastra

nalisis Fenomenologis Puisi

nalisis Fenomenologis pada Puisi Chairil nwar ~u

AkU
Melangkahkan aku bukan tuak menggelegak
Cumbu-buatan satu biduan
Kujauhi ahli agama serta lembing-katanya.

Aku hldup
Dalam hidup di mata tampak bergerak
Dengan cacar melebar, barah bernanah
Dan kadang satu senyum kukucup-minum dalam dahaga
8 Juni 1943

nalisis Lapis Bunyi
Pada bait pertama : '0,ngk,k,n ,ku buk,n tu,k m0ngg00g,k
umbu-bu,t,n s,tu bidu,n
Kuf,ui ,i ,g,m, s07t, 0mbing-k,t,ny,
uapaL dlperhaLlkan pada barls perLama allLerasl bunyl /n/ yang Ler[adl pada kaLa
/melangkahkan/ /bukan/ [lka dlbacakan Melooqkobkoo oko bokoo akan Lerdengar domlnan bunyl /n/
yang Lerdengar cukup [elas ulLambah dengan kaLa selan[uLnya maslh pada barls perLama Ler[adl
allLerasl bunyl huruf /k/ yang Ler[adl pada akhlr u[aran pada kaLa /Luak/ /menggelegak/ yang
memberlkan kekhasan bunyl Lersendlrl pada barls perLama balL perLama Pal lnl menlmbulkan
komblnasl bunyl yang Lerdengar parau La[am dl Lellnga dan Lldak enak dldengar (kakofonl) pada akhlr
barls balL perLama yang dlLlmbulkan oleh kaLa /Luak/ /menggelegak/ ada barls kedua balL perLama
kemball Ler[adl gabungan asonansl dan allLerasl bunyl huruf /u/ dan /n/ pada kaLa /cumbu/ /buaLan /
/saLu/ blduan/ sehlngga Lerdengar bunyl unun yang men[adl clrl khas pada barls kedua balL perLama
lnl
Akhiran bunyi tersebut menimbulkan eIek orkestrasi yang merdu (eIoni) yang ditimbulkan oleh
kombinasi akhiran u-n-u-n dan terasa ringan ketika dibaca. Sedangkan pada baris ketiga terjadi
aliterasi yang pada kata /kujauhi/ /ahli/ /serta/ /agama/ /katanya/, yang teredengar bunyi akhiran
i-i-a-a-a, sehingga menimbulkan komposisi bunyi yang terdengar merdu meskipun aga berat
ketika diucapkan.
Pada bait kedua : 'ku idup
,,m idup di m,t, t,mp,k b07g07,k
eoqoo cocot melebot botob betoooob
oo koJooq soto seoyom kokocopmloom Jolom Joboqo
Dapat diperhatikat pada bait kedua jika dibacakan baris pertama dan kedua akan terdengar
bunyi yang ditimbulkan oleh kata /hidup/ yang terdapat pada
ku idup
olom blJop Jl moto tompok betqetok
8unyl LersebuL dlhasllkan oleh kaLa yang sama namun pada barls yang berbeda dalam saLa balL
sehlngga menlmbulkan efek penekanan pada kaLa /hldup/ ada barls kedua balL perLama Ler[adl
allLerasl yang dlLlmbulkan oleh huruf akhlran /k/ pada kaLa /Lampak/ /bergerak/ sehlngga
menlmbulkan efek parau aLau kurang enak unLuk dldengar (kakoflnl) yang dlhasllkan oleh bunyl
akhlran /k/ keLlka dlbacakan ada barls keLlga balL kedua 'oo koJooq soto seoyom kokocopmloom
Jolom Joboqo Lerdengar bunyl akhlran /m/ yang leblh mendomlnasl pada barls keLlga lnl yang
dlLlmbuklan oleh kaLa /senyum/ /mlnum/ sehlngga menlmbulkan efek orkesLrasl yang merdu keLlka
dlbacakan
nalisis Lapis rti
ualam pulsl Chalrll Anwar yang ber[udul Aku" LernyaLa LerdapaL saLuansaLuan arLl yang
berupa kaLa kelompok kaLa dan kallmaL
Lapis arti dalam kata dan kumpulan kata :
Melooqkobkoo oko ada sesuaLu yang membuaL sl aku Lergerak langkahnya unLuk melakukan sesuaLu
hal
uk,n tu,k m0ngg00g,k : bukan karena meminum tuak yang membuat si aku tergerak
langkahnya
umbu-bu,t,n s,tu bidu,n : sendagurau yang dilakukan oleh seorang penyanyi yang menarik
hati s aku.
Kuf,ui ,i ,g,m, s07t, 0mbing-k,t,ny, sl penyanyl berkaLa bahwa prllaku sl aku Lelah
menylmpang darl agama yang dlanuLnya dan men[auhkan dlrl darl LongkaL aLau Llang yang Lelah la
pegang sebelumnya (a[aran agama)
ku idup : si aku masih dalam kehidupannya
,,m idup di m,t, t,mp,k b07g07,k : dalam kehidupannya terlihat sesuatu yang tampak
dalam diri si aku.
0ng,n c,c,7 m00b,7 b,7, b07n,n, dlserLal penyaklL cacar yang semakln parah dlserLal blsul
yang sudah bernanah (dosa yang semakln menyellmuLl Lubuhnya)
,n k,d,ng s,tu s0nyum kukucup-minum d,,m d,,g, : terkadang senyuman manis yang si
aku rasakan, yang dapat menghilangkan luka di tubuhnya.

Ana||s|s Lap|s Dun|a Ima[|nas| engarang
ulsl Aku" menglsahkan LenLang keadaan sosok sl aku yang Lergerak langkahnya oleh sesuaLu
bukan karna memlnum Luak sl aku Lergerah haLlnya Lapl karna sl aku mellhaL seorang blduan
kemudlan menghamplrlnya (penyanyl wanlLa) Sambll bersendagurau blduan lLu berkaLa bahwa sl aku
merupakan orang yang sedang [auh darl agama yang dlanuLnya serLa Lelah membuang [auh[auh
kepercayaan (lman) yang sebelumnya la [adlkan pegangan hldupnya Sl aku yang maslh hldup mellhaL
dlrlnya dapaL bergerak bebas namun dengan kondlsl Lubuh yang saklL parah (berlumur dosa) dan
hanya senyumlah yang dapaL sedlklL mengobaLl lukanya



Ana||s|s Lap|s Dun|a yang Imp||s|t
ualam pulsl Chalrll Anwar yang ber[udul Aku" sl aku merupakan sosok seorang yang merasa
dlrlnya sedang Ler[erumus kedalam lembah kenlsLaan sl aku yang dahulu sangaL rellglus dan lman yang
dulu la pegang seakan Lelah la [auhl dengan perbuaLan dosa yang sekarang serlng la lakukan la merasa
Lubuhnya sudah Lerluka parah (berlumur dosa) sullL sembuh (sullL Lerampunl) la hanya dapaL
Lersenyum mellhaL keadaannya yang sekarang
nalisis Lapis Metafisia
ualam pulsl lnl LerllhaL makna fllosofl kesedlhan dan keLraglsan yang dlalaml oleh manusla
1ergambar darl sosok sl aku yang cukup mlrls mellhaL dlrlnya sendlrl penuh dengan dosa yang
menyellmuLl Lubuhnya la merasa dlrlnya Lelah [auh berubah darl sebelumnya yang semula memlllkl
[lwa rellglus yang cukup Llnggl sekarang berubah men[adl sosok manusla yang hlna Sl aku merasa la
hanya blsa menghadapl semua masalah lnl dengan senyuman yang memang hanya cara lLulah yang
dapaL la lakukan agar dlrlnya Lldak merasa Lerusmenerus LerLekan
nalisis Satuan-Satuan rti Estetis
ualam pulsl aku" ada beberapa kaLa yang dlplllh Chalrll Anwar unLuk memberlkan efek aLau
arLl yang berbeda dan memlllkl nllal esLeLls yang dapaL mempengaruhl komposlsl kaLa darl pulsl
LersebuL mlsalnya pada kaLa menggelegak mangapa Lldak dlpakal kaLa memlnum? Pal lnl mungkln sl
penyalr lngln memunculkan asonansl /k/ yang sangaL Lerasa pada barls perLama balL perLama sehlngga
memberlkan kekhasan yang Llmbul darl barls perLama ConLoh laln maslh dalam balL perLama sl
penyalr menggunakan kaLa blduan bukan penyanyl hal lnl dlmaksudkan agar Ler[adl komblnasl bunyl
bunylan yang khas yang Ler[adl pada barls kedua pada kaLa blduan yang berakhlran /n/ menlmbulkan
komposlsl bunyl unun pada barl keLlga dan maslh banyak lagl conLoh lalnnya pada pulsl aku" yang
menlmbulkan komposlsl bunylbunylan yang khas darl seLlap barlsnya darl seLlap kaLa yang dlgunakan
Sehlngga memberlkan kesan esLeLls bagl yang membaca dan mendengarkannya