Anda di halaman 1dari 16

PRESENTASI KASUS

ASMA BRONKIAL



Pembimbing:
dr. Djaja N , Sp.A

Penyusun:
Ratna Ayu Hapsari Putri (110.2005.207)


IAkUL1AS kLDCk1LkAN UNIVLkSI1AS AkSI
kLANI1LkAAN ILMU kLSLnA1AN ANAk
kUMAn SAkI1 UMUM DALkAn CILLGCN
CILLGCN
er|ode 06 Iun| 2011 14 Agustus 2011
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena rahmat dan
karunia-Nya lah saya dapat menyelesaikan penyusunan presentasi kasus yang berjudul "ASMA
BROAKIAL"
Tujuan dari pembuatan presentasi kasus ini adalah untuk memenuhi tugas kepaniteraan di
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah Cilegon serta untuk menambah
wawasan kami sebagai coass di bagian Ilmu Kesehatan Anak dan sebagai calon dokter umum
mengenai "ASMA BROAKIAL".
Dalam penyusunan presentasi kasus ini jauh dari kata sempurna, oleh karena itu saran
dan kritik yang membangun sangat saya harapkan, agar dapat memberikan karya yang lebih baik
lagi di masa yang akan datang
Harapan saya semoga presentasi kasus berjudul "ASMA BROAKIAL" ini dapat
bermanIaat bagi penyusun dan setiap pembacanya


Jakarta, Agustus 2011

Penyusun




DAFTAR ISI

Kata Pengantar 2
DaItar Isi 3
BAB I PENDAHULUAN 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
21 Benzodiazepin 5
22 Kimia 5
23 KlasiIikasi 6
24 Gejala klinis 6
25 Etiologi 6
26 Pemeriksaan penunjang 7
27 Penatalaksanaan 10
2 Komplikasi 11
2 Prognosis 11
BAB III KESIMPULAN 12
DAFTAR PUSTAKA 13






I. IDENTITAS
I.1 Identitas Pasien
Nama : An M I
Umur : 4 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Alamat : Sumampir Timur Rt01/Rw04
I.2 Identitas Orang Tua
Nama Ayah : Tn K
Umur : 3 tahun
Pendidikan terakhir : SD
Pekerjaan : Buruh
Nama Ibu : Ny J
Umur : 36 tahun
Pendidikan terakhir : SD
Pekerjaan : Ibu rumah tangga

II. ANAMNESA
Alloanamnesis terhadap ibu pasien di bangsal Melati pada tanggal 27 Juli 2011
II.1 Keluhan Utama : Sesak naIas sejak 3 hari sebelum masuk Rumah Sakit (SMRS)


II.2 Riwayat Perjalanan Penyakit Sekarang
Seorang pasien datang ke IGD RSUD Cilegon dengan keluhan sesak naIas
sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit/SMRS Keluhan sesak dirasakan pasien
makin lama makin memberat Sesak naIas biasanya timbul bila pasien kecapean dan
terpapar udara dingin Sesak naIas terutama timbul saat malam hari dan mengganggu
tidur Keluhan sesak disertai suara mengi, namun tidak disertai suara mengorok serta
kebiruan di jari-jari tangan dan kaki
Keluhan sesak naIas disertai batuk sejak 1 hari SMRS Batuk tidak
berdahak, sering pada malam hari dan saat pasien kecapean Setiap batuk selalu
diikuti dengan sesak naIas Keluhan batuk tidak disertai dengan pilek
Keluhan sesak tidak didahului dengan panas badan yang tinggi, kejang
ataupun penurunan kesadaran Buang Air Besar/BAB dan Buang Air Kecil/BAK
tidak ada keluhan Pasien juga tidak mengeluh sering bersin-bersin dan pilek pada
pagi hari Kontak dengan orang dewasa yang menderita batuk lama disangkal
Pasien mendapat serangan sesak naIas pertama kali saat berusia 2,5 tahun
Serangan timbul 2-3 bulan 1 kali dan biasanya dicetuskan oleh udara dingin dan
kecapean Pasien rutin kontrol ke dokter di Puskesmas Pasien tidak punya inhaler
Sebelum datang ke IGD RSUD Cilegon, pasien sudah berobat ke Puskesmas dan
diberi obat antisesak dan antibiotik namun sesak tidak juga berkurang Di IGD
Pasien telah mendapat nebulisasi namun karena keluhan sesak tidak berkurang
sehingga pasien dirawat di ruang Melati
II.3 Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien pernah mengalami keluhan sesak naIas saat usia 2,5 tahun dan
dirawat di RS dengan diagnosa asma
Riwayat kejang tanpa demam pada usia 2 tahun 2 bulan
Pasien alergi ranitidin

II.4 Riwayat Penyakit Keluarga
Ayah
II.5 Riwayat Kehamilan dan Persalinan
O Perawatan antenatal : Teratur
O Tempat kelahiran : Praktek Bidan
O Ditolong oleh : Bidan
O Cara persalinan : Normal
O Penyakit kehamilan : Tidak ada
O Riwayat kehamilan : Tidak pernah keguguran
O Masa gestasi : Cukup bulan ( 3 minggu )
O Berat badan lahir : 3000 gram
O Panjang badan lahir : 4 cm
O Sianosis : Tidak ada
O Ikterus : Tidak ada
O Kesan : Neonatus cukup bulan dan sesuai masa kehamilan

II.6 Riwayat Makanan
0 3 bulan : ASI
4 bulan : ASI Bubur SUN 3x/hari
5 bulan 1 tahun : ASI Nasi tim 2x/hari
1 tahun 2 tahun : ASI
2 tahun sekarang : Nasi biasa sayur lauk keluarga 3x/hari susu

II.7 Riwayat Perkembangan
Usia Motorik Kasar Motorik Halus Bicara Sosial
3 bulan mengangkat
kepala
mengoceh Tersenyum
spontan,
mengenal ibu
4 bulan tengkurap
6 bulan Mulai duduk
dengan bantuan
kedua tangan
Memegang
benda dan
memasukkannya
ke mulut

8 bulan Merangkak Mengeluarkan
kata-kata
Mengenal
orang tua
9 bulan Merangkak Tepuk tangan
11 bulan Berdiri sendiri,
berjalan dengan
dituntun
bicara 'ma, pa Bermain
dengan orang
lain
12 bulan Berjalan sendiri
24 bulan berlari Bicara lancar
2 tahun Belajar coret-
coret

3 tahun Belajar gambar
kotak, bulatan
Makan sendiri


II.8 Riwayat Imunisasi
O BCG : 1x, usia 1 bulan, di Bidan
O DPT : 3x, usia lupa , di Posyandu
O Polio : 4x, usia lupa, di Posyandu
O Hepatitis B : 3x, usia lupa, di Posyandu
O Campak : 1x, bulan, di Posyandu
O Ulang / booster : -
O Lain-lain : -
Kesan : Imunisasi dasar lengkap, namun booster tidak dilakukan dan imunisasi tambahan
(non-PPI) belum dilakukan

II.9 Sosial ekonomi dan lingkungan
Sosial Ekonomi
Keluarga pasien termasuk kedalam kelompok sosial ekonomi rendah dimana ayah
bekerja sebagai buruh harian dengan penghasilan antara 40 ribu 50 ribu rupiah
perhari dan ibu bekerja sebagai ibu rumah tangga
Lingkungan
Pasien merupakan anak ke 2 dari 2 bersaudara yang tinggal bersama ayah, ibu dan
1 orang kakak di rumah kontrakan di pinggir jalan dan termasuk lingkungan padat
penduduk Rumah menghadap ke arah selatan memiliki 1 pintu masuk, tidak ada
halaman rumah, terdiri dari 1 ruangan yang disekat-sekat menjadi 1 kamar untuk 4
orang, 1 kamar mandi, dan dapur Rumah memiliki 2 jendela, terdapat ventilasi di
tiap jendela Kamar mandi terletak di sebelah dapur dan WC di luar rumah yang
digunakan bersama penghuni kontrakan lain dan pemilik kontrakan, sumber air
berasal dari air tanah, tempat penampungan air berupa ember dan bak mandi Air
minum dibeli dari air minum isi ulang
III. PEMERIKSAAN FISIK
Tanggal 27 Juli 2011 pukul 1300 WIB
III.1 Status Generalis
O Keadaan Umum: sakit sedang
O Kesadaran : Compos mentis
O Tanda Vital : TD: tidak dilakukan
Nadi : 110 x/menit (N usia 3-6 tahun: 65-110 x/menit)
Respirasi : 2 x/menit (N usia 3-6 tahun : 20-25
x/menit)
Suhu : 36 C
O Status Gizi : Berat badan : 14 kg
Panjang badan : cm
Lingkar kepala : 4 cm
Lingkar lengan atas: 16 cm
BB/U : 14/16 x 100 7,5
TB/U : /102 x 100 6,07
BB/TB: 14/15 x 100 3,33
Kesan: Status gizi baik dengan tinggi badan normal



III.2 Pemeriksaan Sistematis
Kepala : Normocephale
Mata : Bentuk normal, palpebra superior dan inIerior normal,
konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
Telinga : Bentuk normal, serumen (-/-), membran timpani intak
Hidung : Bentuk normal, pernaIasan cuping hidung -, sekret
Tenggorokan : Faring tidak hiperemis, uvula di tengah, tonsil T1-T1
Mulut : Mulut bentuk normal, tidak kering, tidak sianosis
Thorak :
O Paru-paru:
Inspeksi : Tampak simetris kanan dan kiri, retraksi intercostal -
Palpasi : Fremitus taktil simetris kanan dan kiri, tidak teraba massa,
tidak krepitasi, tidak ada nyeri tekan
Perkusi : Terdengar sonor pada seluruh lapang paru
Auskultasi : Suara naIas vesikuler, ronkhi -/-, wheezing /, slem -/-
O Jantung
Inspeksi : Tidak tampak pulsasi ictus cordis
Palpasi : Teraba pulsasi ictus cordis pada sela iga V garis
midclavivula sinistra
Perkusi : Tidak dilakukan
Auskultasi : Bunyi jantung I-II reguler, murmur -, gallop
Abdomen :
Inspeksi : Simetris, tidak ada sikatrik dan kelainan kulit
Palpasi : Supel, hepar tidak teraba membesar, nyeri tekan
Perkusi : Timpani di keempat kuadran abdomen
Auskultasi : Bising usus () normal
Genitalia eksternal : Laki-laki, tidak tampak kelainan
Ektrimitas : Akral hangat, tidak ada deIormitas dan edema

IV. DATA LABORATORIUM
Hasil lab tanggal 26 Juli 2011
Hematologi
O Hb: 12,7 g/dl
O Ht: 36,
O Leukosit: 17 20 /ul
O Trombosit: 371000 /ul
O GDS: 5 mg/dl

V. RESUME
Pasien, laki-laki, usia 4 tahun datang dengan keluhan sesak naIas sejak 3
hari SMRS, Keluhan sesak dirasakan makin lama makin memberat, biasanya timbul
bila pasien kecapean dan terpapar udara dingin Sesak naIas terutama timbul saat
malam hari dan mengganggu tidur Keluhan sesak disertai suara mengi, Keluhan
sesak naIas juga disertai batuk tidak berdahak dan tidak disertai dengan pilek sejak 1
hari SMRS Batuk sering pada malam hari dan saat pasien kecapean Setiap batuk
selalu diikuti dengan sesak naIas Pasien mendapat serangan sesak naIas pertama kali
saat berusia 2,5 tahun Serangan timbul 2-3 bulan 1 kali dan biasanya dicetuskan oleh
udara dingin dan kecapean Pasien rutin kontrol ke dokter di Puskesmas Pasien tidak
punya inhaler Sebelum datang ke IGD RSUD Cilegon, pasien sudah berobat ke
Puskesmas dan diberi obat antisesak dan antibiotik namun sesak tidak juga
berkurang

Pemeriksaan Fisik
O Keadaan Umum : sakit sedang
O Kesadaran : Compos mentis
O Tanda Vital : TD: tidak dilakukan N : 110 x/menit R : 2 x/menit S : 36c
O Status Gizi : Berat badan : 14 kg
Panjang badan : cm
Lingkar kepala : 4 cm
Lingkar lengan atas: 16 cm
BB/U : 14/16 x 100 7,5
TB/U : /102 x 100 6,07
BB/TB: 14/15 x 100 3,33
Kesan: Status gizi baik dengan tinggi badan normal
O Paru-paru pada auskultasi terdengar suara wheezing

VI. DIAGNOSIS KER1A
Asma Bronkial
VII. RENCANA PENGELOLAAN
Penatalaksanaan di ruang perawatan
Penatalaksanaan di rumah
VIII. PROGNOSIS
"uo ad vitam : ad bonam
"uo ad Iungtionam : ad bonam
"uo ad sanationam : ad bonam
IX. FOLLOW UP
11-06-2011 13-06-2011
Keadaan Umum Mencret 3x, warna kuning, ampas
(), lendir (), darah (-), bau busuk,
banyaknya 50 cc, muntah 1x, isi
makanan
Mencret 6x, warna kuning, ampas
(), lendir (), darah (-), bau busuk,
banyaknya 30 cc, muntah (-)
Tanda-tanda vital N: 124 x/menit
R: 24 x/menit
S: 36,3 C
Ubun-ubun besar sedikit cekung
Mata: sedikit cekung
N: 120 x/menit
R: 32 x/menit
S: 36,3 C
Ubun-ubun besar tidak cekung
Mata: tidak cekung
Diagnosis Diare akut dehidrasi ringan sedang Diare akut dehidrasi ringan sedang
Terapi IVFD KaEN 3B 15 tpm macro
Sanpicillin 4 x 200 mg
Ranitidin 2 x 10 mg
Oralit
AminoIusin 1 x 170 cc
IVFD KaEN 3B 1 tpm macro
metronidazole 3 x 100 mg
Ranitidin 2 x 10 mg
Oralit


Laboratorium tanggal 13-06-2011
Faeces
Makroskopis
Warna: kuning
Bau: busuk
Darah: -
Konsistensi : sangat lunak
Lendir : -
Mikroskopis
Lekosit: 3 4 LP
Eritrosit: 0 2 LP
MakroIag
Amuba
Telur cacing
Sisa makanan
Amilum -

ANALISA KASUS
1. Apakah penegakan diagnosis pada kasus ini sudah tepat?
Penegakan diagnosis pada pasien ini sudah tepat, karena pada pasien ini ditemukan:
- Mencret 2 x, cair, terdapat ampas, lendir
- Muntah 10 x isi makanan banyaknya 50 cc
2. Apakah penatlaksanaan pada pasien ini sudah tepat?
Penatalaksanaan di IGD
IVFD KaEN 3B 15 tpm macro
Sanpicillin 4 x 200 mg
Ranitidin 2 x 10 mg
Oralit
AminoIusin 1 x 170 cc
Penatalaksanaan pada pasien ini kurang tepat dan dosis kurang tepat
Penatalaksanaan di ruang Melati
IVFD KaEN 3B 1 tpm macro
metronidazole 3 x 100 mg
Ranitidin 2 x 10 mg
Oralit
Penatalaksanaan dosis pasien ini sudah tepat