Anda di halaman 1dari 16

IDENTIFIKASI

KEBUTUHAN
PENGGUNA

1
TUJUAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Maksud dari dilakukannya kegiatan IDENTIFIKASI KEBUTUHAN dari
pelanggan atau pengguna antara lain adalah:

1. Untuk meyakinkan bahwa produk telah difokuskan terhadap


kebutuhan pelanggan.
2. Menggali dan mengungkapkan kebutuhan pengguna yang
implisit/tersembunyi maupun yang tidak terucapkan.
3. Untuk dijadikan basis penyusunan spesifikasi awal dari produk.
4. Memudahkan pembuatan arsip bagi pengembangan produk
selanjutnya.
5. Meyatukan persepsi para anggota tim pengembang tentang
kebutuhan pengguna

2
PELANGGAN/PENGGUNA & PRODUK
Pelanggan/pengguna adalah orang atau kumpulan orang yang
memutuskan atau diharapkan untuk membeli produk atau jasa yang
dihasilkan oleh sebuah industri.
Menurut Otto & Wood (2001), pelanggan dapat dikategorikan :
 Pengguna alami, yang dapat dipengaruhi oleh faktor letak
geografi maupun sosial-budaya.
 Pengguna responsif, yang dipengaruhi oleh beberapa set kriteria
seperti perubahan teknologi.

Menurut Moot (1992), produk dapat dikategorikan:


 Produk-produk konsumer
 Produk sistem manufaktur
 Produk peralatan konstruksi
 Produk peralatan pertanian
 Produk peralatan transportasi
 Produk peralatan luar angkasa

3
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Ada lima tahapan dalam proses identifikasi kebutuhan pegguna.
Kelima tahapan tersebut adalah :

 Penentuan Pengguna utama/kunci.


 Pengumpulan data mentah dari pengguna.
 Interpretasi data mentah menjadi kebutuhan pengguna.
 Pengorganisasian kebutuhan pengguna.
 Penetapan derajat kepentingan relatif untuk setiap kebutuhan.

4
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 1 : Penentuan Pengguna Utama

Pengguna utama adalah pengguna yang berpengalaman dan


berpandangan jauh ke depan dibandingkan dengan mayoritas
pengguna lainnya dan merupakan orang-orang yang akan
berinteraksi langsung dengan produk serta akan memperoleh
dampak langsung akan pengembangan produk yang sedang
dilaksanakan.

5
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 2 : Pengumpulan data mentah
 Metode pengumpulan data
Dengan menggunakan filosofi “menciptakan jalur informasi yang
berkualitas dari pelanggan”, terdapat beberapa metode pengumpulan
data dari pelanggan. Metode-metode tersebut adalah :
 Penyebaran lembar pertanyaan/kuisioner
 Observasi produk pada saat digunakan
 Wawancara
 Diskusi terarah (Focus Group Discussion/FGD)
 Dokumentasi hasil interaksi
Ada empat media yang biasanya digunakan dalam mendokumentasi-
kan hasil interaksi, yaitu :
 Catatan
 Fotografi
 Rekaman suara
 Rekaman Video
6
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 2 : Pengumpulan data mentah…

7
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 2 : Pengumpulan data mentah…
Pelanggan : Agus Widayat Pewawancara : Basaruddin Arifin
Alamat : P. Kemerdekaan Tanggal :
Telepon : 0411 – 585xxx Sekarang menggunakan :
Merek Sampoerna
Apakah berdedia di konfirmasi : Ya Jenis Penggunaan :
POKOK-POKOK PERTANYAAN
Kebutuhan Pribadi PERNYATAAN PELANGGAN INTERPRETASI KEBUTUHAN
• Frekwensi merokok • Saya biasanya merokok 5 batang
sehari setelah saya habis makan dan
pada waktu senggang
• Waktu merokok • Saya merokok setiap habis makan
karena biasanya sehabis makan ada
perasaan enek dan pada waktu
senggang karena dinikmati.
• Hal-hal yang disukai • Batang rokoknya kelihatan kecil jadi
agak pas diselip di jari
• Filternya agak halus jadi enak
dihisap
• Aroma dan rasanya agak ringan
dibanding dengan rokok
• Hal-hal yang tidak disukai • Kertas pelapis tembakaunya tipis
jadi mudah patah
• Variasi kemasannya kurang karena
Cuma dua kemasan yaitu 12 dan 18
batang
• Usulan perbaikan • Kadar nikotinnya rendah dengan
rasa yang sama
• Supaya tembakaunya jangan ada
yang terlalu kasar
• Filternya agak padat agar nikotinnya
tidak langsung ke paru-paru.

8
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 2 : Pengumpulan data mentah…
Pelanggan : Anti Pewawancara : Dominggus Lewerissa
Alamat : NTI EB No.4 Tanggal :
Telepon : 08135338xxx Sekarang menggunakan :
Merek Export
Apakah berdedia di konfirmasi : Ya Jenis Penggunaan :
POKOK-POKOK PERTANYAAN
Traveling PERNYATAAN PELANGGAN INTERPRETASI KEBUTUHAN
Kapan digunakan • Tas digunakan untuk tempat buku Tas dapat membawa buku atau
dan peralatan ke sekolah peralatan belajar
• Saya menggunakan tas untuk Tas membantu menyimpan oleh-oleh
ditempati oleh-oleh kalau ke
kampung
Yang disukai • Saya suka tas karena mempunyai Tas dapat dijadikan koleksi
model dan warna yang bermacam-
macam sehingga dapat dimiliki lebih
dari satu juga dapat dipakai secara
bergantian setiap harinya dan dapat
dijadikan pajangan
• Warna yang gelap atau netral Warnanya serasi dengan semua warna
pakaian
Yang tidak disukai • Saya tidak suka tas yang tanpa Tas mempunyai reesliting
reesliting
• Yang saya tidak suka adalah kalau Mutu bahan tas baku
mutu bahannya jelek
• Saya tidak suka kalau kaitan antar Kaitan tali ke body tas berumur lama
tali dan bodinya cepat rusak
Usulan buat perbaikan • Dirancang supaya tas mempunyai Tas mempunyai laci untuk barang
laci khusus untuk HP dan uang atau berharga dan mempunyai pengaman
barang berharga serta aman yang aman
• Dirancang tas yang mempunyai Alaram tas berbunyi saat disileti
alaram saat disileti 9
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 3 : Interpretasi data
Beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam menginterpretasikan
data hasil interaksi, antara lain:
 Ekspresikan kebutuhan dengan “apa yang harus dilakukan oleh
produk” bukan “bagaimana produk melakukannya”
 Ekspresikan kebutuhan sama spesifiknya dengan data mentah
 Gunakan pernyataan positif dan bukan pernyataan negatif
 Ekspresikan kebutuhan sebagai atribut dari produk
 Hindari kata-kata harus dan mesti

10
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 3 : Interpretasi data…
Pelanggan : Anti Pewawancara : Dominggus Lewerissa
Alamat : NTI EB No.4 Tanggal :
Telepon : 08135338xxx Sekarang menggunakan :
Merek Export
Apakah berdedia di konfirmasi : Ya Jenis Penggunaan :
POKOK-POKOK PERTANYAAN
Traveling PERNYATAAN PELANGGAN INTERPRETASI KEBUTUHAN
Kapan digunakan • Tas digunakan untuk tempat buku Tas dapat membawa buku atau
dan peralatan ke sekolah peralatan belajar
• Saya menggunakan tas untuk Tas membantu menyimpan oleh-oleh
ditempati oleh-oleh kalau ke
kampung
Yang disukai • Saya suka tas karena mempunyai Tas dapat dijadikan koleksi
model dan warna yang bermacam-
macam sehingga dapat dimiliki lebih
dari satu juga dapat dipakai secara
bergantian setiap harinya dan dapat
dijadikan pajangan
• Warna yang gelap atau netral Warnanya serasi dengan semua warna
pakaian
Yang tidak disukai • Saya tidak suka tas yang tanpa Tas mempunyai reesliting
reesliting
• Yang saya tidak suka adalah kalau Mutu bahan tas baku
mutu bahannya jelek
• Saya tidak suka kalau kaitan antar Kaitan tali ke body tas berumur lama
tali dan bodinya cepat rusak
Usulan buat perbaikan • Dirancang supaya tas mempunyai Tas mempunyai laci untuk barang
laci khusus untuk HP dan uang atau berharga dan mempunyai pengaman
barang berharga serta aman yang aman
• Dirancang tas yang mempunyai Alaram tas berbunyi saat disileti
alaram saat disileti 11
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 3 : Interpretasi data…

Contoh hasil interpretasi

12
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 3 : Interpretasi data…
Klasifikasi Kebutuhan Pengguna
Klasifikasi menurut Otto & Wood :
 Kebutuhan Langsung/nyata
 Kebutuhan Tersembunyi
 Kebutuhan konstan
 Kebutuhan Variabel/berubah-ubah
 Kebutuhan umum
 Kebutuhan terbatas

Klasifikasi menurut Robert Klein :


Very EXPECTED HIGH IMPACT
Important • Must be met • High satisfaction it it met
 Dissatisfaction if not met  Dissatisfaction if not met
 Not much satisfation gain if it
is not meet.
Stated
Importance LOW IMPACT HIDDEN
• Minimal influence on overall • Oportunity for competitive
satisfaction whether met or advantage
not • More important satisfier than
Not costumer admits
Important 13
Revealed Strong Link
Important
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 3 : Interpretasi data…
Klasifikasi Kebutuhan Pengguna…
Klasifikasi menurut Noriako Kano:

Delighter

Delight Performance Expected/Linear


Curve Performance Curve

Absent Function

Basic Performance
Curve

14
Disgusted
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 4 : Pengorganisasian
Tahap-tahap yang dapat ditempuh dalam pengorganisasian hasil
interpretasi pada langkah 3 adalah:
 Menuliskan setiap pernyataan-pernyataan pada kartu-kartu atau
secarik kertas yang terpisah
 Mengeliminasi pernyataan-pernyataan yang sama atau tidak
dibutuhkan
 Mengelompokkan kartu-kartu berdasarkan kesamaan kebutuhan
yang diekpresikan
 Pemberian nama, label ataupun heading untuk setiap kelompok
 Mengelompokkan kembali kelompok-kelompok yang telah ada
mejadi kelompok-kelompok yang lebih besar.
 Pemeriksaan dan pengeditan kembali

15
TAHAPAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Tahap 5 : Penetapan kepentingan relatif
Penetapan kepentingan relatif dapat didekati melalui dua pendekatan
yaitu :
1. Bersandar pada konsensus anggota tim berdasarkan pada
pengalaman dan interaksi mereka dengan pengguna kunci
2. Berdasarkan penilaian kepetingan yang diperoleh dari
pengguna kunci melalui survei lanjutan yang dilakukan
kemudian.

16