Anda di halaman 1dari 67

10 Karakter Pribadi Yang Luar Biasa

Menjadi pribadi yang luar biasa, orang dengan karakter hebat dan memiliki
keseimbangan hidup yang menjadikannya sebagai manusia extra ordinary. Apa
saja sifat-sifat yang dimiliki para pribadi luar biasa itu? Apa ada sifat yang belum
kita miliki?
Ayo kita belajar untuk menjadi pribadi hebat. Pribadi yang sangat jarang dimiliki
oleh setiap orang di muka bumi ini. Tapi bukan tidak mungkin kita bisa
memilikinya. Inilah sepuluh karakter manusia luar biasa yang mesti terus dipupuk
dalam diri kita.
Kesatu, Rendah Hati
$ikap rendah hati mengungkapkan kekuatan bukan kelemahan. Hanya orang yang kuat
jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin
menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.
Menjadi pribadi yang luar biasa, orang dengan karakter hebat dan memiliki keseimbangan hidup
yang menjadikannya sebagai manusia extra ordinary. Apa saja siIat-siIat yang dimiliki para
pribadi luar biasa itu? Apa ada siIat yang belum kita miliki?
Ayo kita belajar untuk menjadi pribadi hebat. Pribadi yang sangat jarang dimiliki oleh setiap
orang di muka bumi ini. Tapi bukan tidak mungkin kita bisa memilikinya. Inilah sepuluh
karakter manusia luar biasa yang mesti terus dipupuk dalam diri kita.
Kesatu,Rendah Hati.
$ikap rendah hati mengungkapkan kekuatan bukan kelemahan. Hanya orang yang kuat jiwanya
yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.
Kedua, Positive Thinking
Orang yang bersikap positiI (5ositive thinking selalu berusaha melihat segala sesuatu dari
kacamata positiI, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan
kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada
keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada Irustasi, lebih suka memuji daripada
mengecam, dan sebagainya.
Ketiga, Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh.
Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak
akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati,
dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung
jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Keempat, Tulus
Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau
dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura,
mencari-cari alasan atau memutarbalikkan Iakta.
Kelima, Berjiwa Besar
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaaIkan orang lain. Orang yang
berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika
menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan
dan keputusasaan.
Keenam, Setia
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa
dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban
dan tidak suka berkhianat.
Ketujuh, Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai
dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya
dengan baik.
Kedelapan, Selalu Ceria
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu
berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri.
Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
Kesembilan, Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan`. Dia tidak suka membesar-besarkan
masalah kecil atau berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit
masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stres dengan
masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
Kesepuluh, Empati
mpati adalah siIat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar
yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konIlik dia
selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan
kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
(sumber bacaan: andriwongso.com, http://www.kaskus.us/showthread.php?p382090804
Tipe Karakter Manusia
Florence Litauer dalam bukunya Personality Plus membagi karakter manusia kedalam 4 sifat utama,
yaitu Koleris, Sanguin, Melankolik dan Plegmatis.
. Type Koleris adalah menyukai tantangan, bergaya boss, berjiwa pemimpin dan memerintah. Lebih banyak
mengkritik dan seringkali tidak berpikir panjang atau langsung main seruduk.
2. Type Sanguin adalah orang yang lebih banyak humor, hidup bagaikan angin, berbelok kemana saja, sering
menganggap sepele beberapa hal, yang akhirnya membawa penyakit sering lupa dan sembrono.
3. Type Melankolik adalah orang yang hidupnya serba teratur, mungkin sehari-hari menggunakan jadwal
yang ekstra ketat, kalau mau melakukan suatu tindakan maka dia akan menunggu sampai semua
komponen yang dibutuhkan terkumpul semua. Paling tidak suka melihat suasana yang berantakan dan
tidak teratur.
4. Type Plegmatis adalah orang yang lebih suka menyendiri, kurang suka akan tantangan, dan sedikit
pesimis atau agak apatis ketika ditawari suatu peluang. Namun orang Plegmatis bawaannya damai,
mengalir seperti air.
Coba anda beli buku Personality Plus tersebut, lalu isilah questioner yang ada di dalam buku tadi. Maka
anda akan ketahuan mana yang dominan, apakah Koleris, Sanguin dan seterusnya. Dengan mengetahui
sifat mana yang dominan, maka dibuku tersebut disebutkan kekuatan dan kelemahan dari masing-
masing sifat. Harapannya dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri kita masing-masing
berdasarkan sifat mana yang paling dominan, maka tentu kita dapat mengatur ritme sifat kita sebagai
manusia. Kadangkala diperlukan sifat koleris, kadangkala sifat melankolis. Apakah sifat manusia tersebut
tidak bisa diubah?
Ada beberapa orang yang berkata, itu sih sudah sifat bawaannya koleris, susah untuk diubah. Jadi sorry
ya kalau saya bergaya bos, sorry ya kalau saya lebih banyak komplain, sorry ya kalau saya lebih banyak
menyuruh, emang bawaan koleris sih. udah bawaan orok nih, susah diubah.
Ya.!!! benar sifat tersebut tidak bisa diubah, karena memang orang tersebut sudah memberikan
statement bahwa sifatnya tidak bisa diubah. You are what you think!!
http://severityconcept.wordpress.com/et-cetera/4-tipe-karakter-manusia/
SedlklL berblcara LenLang pslkologl nlh uarl berbagal buku yang pernah gw baca LenLang personallLy 4
Lemperamen dasar manusla (sanguln yang populer melankolls yang sempurna plegmaLls yang damal
dan kolerls yang kuaL) LernyaLa serlngkall Lldak berdlrl sendlrl LeLapl merupakan komblnasl dlanLara ke 4
Lemperamen dasar lLu Seseorang Lldak mungkln seorang kolerls murnl Lerkadang dlpengaruhl [uga oleh
slfaL melankolls sehlngga Lemperamennya men[adl kolerlsmelankolls ul slsl laln seorang phlegmaLls
serlngkall mempunyal slfaL melankolls sehlngga dlgolongkan sebagal phlegmaLlsmelankolls
ln Lhls case ada dua macam komblnasl komblnasl yang perLama adalah komblnasl keprlbadlan yang
blasanya muncul aLau dlsebuL sebagal komblnasl alaml keprlbadlan (conLoh kolerlssangulnls aLau
sangulnlskolerls) komblnasl laln yang Lldak alaml blsa sa[a Ler[adl namun leblh [arang karena pada
dasarnya slfaL kolerls dan phlegmaLls lLu berseberangan aLau berkeballkan 8eglLu [uga dengan slfaL
melankolls dan sangulnls erlu dllngaL bahwa Lldak ada orang dl dunla lnl yang hanya mempunyal saLu
aLau dua Llpe keprlbadlan sa[a Lanpa ada Llpe keprlbadlan laln yang mempengaruhl Panya sa[a blasanya
hanya dua Llpe keprlbadlan yang pallng domlnan yang membenLuk Lemperamen dasar seseorang


komblnaslkomblnasl lLu anLara laln
kolerlsMelankolls
Mereka yang mempunyal komblnasl kolerlsmelankolls adalah orang yang LellLl cermaL anallLls cepaL
dan beranl 1lpe lnl mampu melakukan anallsls secara mendalam (slfaL melankolls) namun sangaL cepaL
(slfaL kolerls) sehlngga hasll peker[aannya [auh leblh produkLlf darlpada Llpe melankolls murnl leblh
cermaL serLa leblh memperhaLlkan deLall dlbandlngkan dengan Llpe kolerls murnl SlfaL melankolls yang
Lerlalu krlLls perfekslonls dan lambaL dalam berLlndak dllmbangl dengan opLlmlsme dan slfaL prakLls
seorang kolerls uengan demlklan orang dengan Llpe lnl mampu berLlndak cepaL dan haLlhaLl serLa luar
blasa produkLlf
SlfaL pragmaLls darl kolerls yang Lldak Lerlalu mempedullkan cara mencapal Lu[uan akan dlsempurnakan
oleh slfaL melankolls yang menghargal kuallLas hasll peker[aan dan kebenaran cara mencapalnya
Seseorang yang mempunyal Llpe kolerlsmelankolls blasanya opLlmls mencapal Lu[uan keras kepala dan
mudah marah kemampuan seorang kolerls yang dapaL mengambll kepuLusan secara cepaL dan selalu
berplklr bahwa dla selalu benar seperLl halnya seorang melankolls murnl akan menyebabkan orang lnl
cenderung ororlLer sombong dan Lldak merasa membuLuhkan orang laln lnllah kelemahan Llpe kolerls
melankolls lnl
kolerlsSangulnls
komblnasl Llpe kolerls dan sangulnls akan memunculkan slfaLslfaL keprlbadlan eksLrover yang
cenderung menampllkan dlrl apa adanya Lanpa ada yang dlLuLupLuLupl Pal lnl berbeda dengan Llpe
kolerls murnl yang kadangkadang blsa menyembunylkan penampllan eksLroverLnya dl ballk kuaLnya
kelnglnan unLuk mencapal Lu[uan Crang dengan Llpe komblnasl keprlbadlan lnl mempunyal anLuslasme
dan opLlmlsme yang Llnggl dalam beker[a dan Lldak Lerlalu oLorlrer seperLl halnya Llpe kolerls murnl arau
Llpe komblnasl kolerlsmelankolls Selaln lLu mereka mampu menggunakan keunggulannya dalam
bersoslallsasl dengan orang laln unLuk memoLlvasl dan memengaruhl mereka agar se[alan dengan
Lu[uannya
Crang lnl mempunyal energl yang sangaL besar unLuk memulal [er[aan baru serLa dapaL
menlndaklan[uLlnya secara konslsLen dan LL seperLl bawaan slfaL kolerlsnya ula [uga mampu
menggunakan kekuaLannya unLuk menga[ak orang laln beker[a sama dengannya serLa menyelesalkan
konfllk yang ada dl anLara mereka Selaln lLu orang lnl punya [lwa kepemlmplnan yang slmpaLlk dan
mampu berdebaL dan bernegoslasl dengan balk serLayang leblh penLlng laglmampu meyaklnkan
orang laln bahwa dla benar
kelemahan Llpe lnl adalah mudah marah dan suka memaksakan kehendak kepada orang laln
kemampuan mellhaL kebenaran dan ob[ekLlvlLas suaLu masalah aLau perangal orang laln dl seklLarnya
Lldak sebesar Llpe melankolls aLau komblnasl kolerlsmelankolls sehlngga kepuLusan yang dlambllnya
maslh dlpengaruhl unsur sub[ekLlvlLas Sl kolerlssangulnls lnl mudah marah namun [uga cepaL
memaafkan dan melupakannya !lka dlkrlLlk orang laln dla cenderung akan berdallh dan LeLap Lldak mau
mengakulnya
Sangulnlskolerls
1lpe komblnasl sangulnlskolerls adalah Llpe orang yang pallng Lerbuka dlbandlngkan komblnasl
keprlbadlan laln uengan slfaL domlnan keprlbadlannya yang Lerbuka opLlmls dan menyukal
kenlkmaLan orang dengan Llpe lnl mampu men[adl pemlmpln hebaL Lanpa mengorbankan aspek
produkLlflLasnya 1lpe komblnasl lnl merupakan prlbadl yang mempesona kreaLlf dan beranl
mengambll kepuLusan
Crang Llpe lnl sangaL mudah men[alln relasl dengan orang laln dan pandal mengambll manfaaL darl
hubungan balk LersebuL Crang lnl kadangkadang dlpandang rendah aLau underdog oleh orang laln
karena mungkln banyak blcara dan melonLarkan humor serLa Lerlalu mudah bergaul dengan orang laln
namun dl ballk anggapan lLulah slfaL bawaan Llpe kolerls yang ada padanya [usLru men[adl domlnan dan
dla leluasa memballkkan keadaan unLuk mencapal Lu[uan Crang yang punya banyak lde kreaLlf lnl [uga
punya energl besar unLuk mewu[udkan Lu[uan LersebuL dlbandlngkan dengan orang Llpe sangulnls
murnl
1ldak adanya slsl lnLelekLual dan hasraL berLlndak dengan cara yang benar merupakan kelemahan Llpe
komblnasl lnl SlfaL humorls sangulnlsnya dapaL melukal perasaan orang laln [lka dlkomblnasl dengan
slfaL kolerlsnya yang suka memandang rendah orang laln SlfaL Lldak suka halhal deLall membuaLnya
mudah LerLekan karena selalu kekurangan wakLu dan Lugas yang semakln menumpuk darl wakLu ke
wakLu
komblnasl Llpe kolerls dan sangulnls akan memunculkan slfaLslfaL keprlbadlan Lerbuka yang cenderung
menampllkan dlrl apa adanya Lanpa ada yang dlLuLupLuLupl Pal lnl berbeda dengan Llpe kolerls murnl
yang kadangkadang blsa menyembunylkan penampllan Lerbukanya dl ballk kuaLnya kelnglnan unLuk
mencapal Lu[uan Crang dengan Llpe komblnasl keprlbadlan lnl mempunyal anLuslasme dan opLlmlsme
yang Llnggl dalam beker[a dan Lldak Lerlalu oLorlLer seperLl halnya Llpe kolerls murnl aLau Llpe komblnasl
kolerlsmelankolls ulsamplng lLu mereka mampu menggunakan keunggulannya dalam soslallsasl
dengan orang laln unLuk memoLlvasl dan memengaruhl orang agar se[alan dengan Lu[uannya
Crang lnl mempunyal energl yang sangaL besar unLuk memulal peker[aan baru serLa dapaL
menlndaklan[uLlnya secara konslsLen dan cepaL seperLl bawaan slfaL kolerlsnya ula [uga mampu
menggunakan kekuaLannya unLuk menga[ak orang laln beker[a sama dengannya serLa menyelesalkan
konfllk yang ada dl anLara mereka Selaln lLu orang lnl punya [lwa kepemlmplnan yang slmpaLlk dan
mampu berdebaL dan bernegoslasl dengan balk serLayang leblh penLlng laglmampu meyaklnkan
orang laln bahwa dla benar
kelemahan Llpe lnl adalah mudah marah dan suka memaksakan kehendak kepada orang laln
kemampuan mellhaL kebenaran dan ob[ekLlflLas suaLu masalah aLau perangal orang laln dl seklLarnya
Lldak sebesar Llpe melankolls aLau komblnasl kolerlsmelankolls sehlngga kepuLusan yang dlambllnya
maslh dlpengaruhl unsur sub[ekLlflLas Sl kolerlssangulnls lnl mudah marah namun [uga cepaL
memaafkan dan melupakannya !lka dlkrlLlk orang laln dla cenderung akan berdallh dan LeLap Lldak mau
mengakulnya SlfaL negaLlf lalnnya adalah kurangnya keLellLlan dalam beker[a yang dlaklbaLkan
komblnasl dua Llpe yang memang Lldak suka Lerhadap halhal kecll dan deLall


SangulnlshlegmaLls

Crang berLlpe sangulnlsphlegmaLls blasanya Lerbuka opLlmls mampu men[alln hubungan balk dengan
orang laln dan dlsukal Slsl sangulnls membuaL dla kreaLlf anLuslas ramah dan dapaL menglnsplrasl
orang laln SemenLara lLu slsl phlegmaLlsnya membuaL dla berhaLlhaLl dan senslLlf Lerhadap perasaan
orang laln ula menghendakl hubungan harmonls dengan orang laln dan bernlaL men[aga hubungan lLu
sebalk mungkln
Crang Llpe lnl cenderung mellhaL ke dalam dlrlnya [lka mengalaml ke[adlan yang berpoLensl
mengganggu hubungannya dengan orang laln Mlsalnya [lka seorang aLasan berkaLa klLa LernyaLa
Lldak dapaL mencapal LargeL pen[ualan bulan lnl 8awahan yang berLlpe sangulnlsphlegmaLls akan
berplklr Apakah dla marah kepada saya ya? !adl orang Llpe lnl mempunyal perasaan yang dua kall
leblh peka dlbandlngkan Llpe laln dan sangaL menguLamakan keharmonlsan hubungan dengan orang
laln uengan demlklan Llpe lnl adalah Leman yang pallng menyenangkan dlbandlngkan Llpe laln aLau Llpe
komblnasl laln karena dla mudah bergaul kreaLlf mudah dla[ak bersenangsenang penuh perhaLlan
dan suka membanLu rekanrekannya secara sponLan
kelemahannya adalah kurang beranl mengambll kepuLusan kurang Lerorganlsasl dan suka menunda
peker[aan !lka belum menguasal peker[aannya mereka cenderung banyak omong bukannya berusaha
menguasal deLall peker[aan lLu !lka akan mengambll kepuLusan mereka cenderung berLanya dan
memlnLa naslhaL orang laln kadangkadang mereka [uga mengabalkan pandangan ob[ekLlfnya sendlrl
karena Lerdorong oleh hasraL keprlbadlannya yang lngln berkomunlkasl dengan orang laln dan berusaha
memuaskan semua plhak Lermasuk menuruLl saransaran yang mungkln dalam haLl kecllnya sendlrl
Lldak dlseLu[ulnya Akhlrnya masukanmasukan orang laln kadangkadang [usLru semakln
memblngungkannya dalam mengambll kepuLusan kekuaLannya unLuk menga[ak orang laln beker[a
sama dengannya serLa menyelesalkan konfllk yang ada dl anLara mereka Selaln lLu orang lnl punya [lwa
kepemlmplnan yang slmpaLlk dan mampu berdebaL dan bernegoslasl dengan balk serLayang leblh
penLlng laglmampu meyaklnkan orang laln bahwa dla benar
Sesual slfaLnya orang Llpe sangulnlsphlegmaLls sangaL boros uang LeruLama unLuk keperluan belan[a
bersoslallsasl dengan LemanLemannya dl cafe dan sebagalnya karena dla punya hasraL besar unLuk
bersoslallsasl dan menyenangkan plhak laln !lka sadar bahwa keuangannya memburuk dan peker
[aannya banyak yang LerLunda yang dllakukannya hanya mengeluh dan menyalahkan keadaan aLau
berbelan[a lagl!


Melankollskolerls

1lpe melankollskolerls Lergambar pada pemlmpln yang menyelesalkan banyak peker[aan dengan
kuallLas dl aLas raLaraLa namun ada perbedaan dorongan unLuk menyelesalkan peker[aan anLara Llpe
lnl dan Llpe kolerlsmelankolls dl mana slfaL kolerls pallng domlnan dan melankolls adalah domlnan
kedua 1lpe kolerlsmelankolls Lerdorong menyelesalkan peker[aan karena LanLangan kesempaLan dan
Lu[uan yang lngln dlralh sedangkan Llpe melankollskolerls Lerdorong karena keharusan aLau Lugas
dan kewa[lban menyelesalkan peker[aan

Slsl melankolls yang ldeal dan berorlenLasl pada kebenaran menyebabkan orang Llpe lnl sangaL balk
beker[a pada bldang organlsasl soslal dan kemanuslaan sedangkan Llpe kolerlsmelankolls leblh cocok dl
bldang blsnls yang proflLorlenLed karena slkuLmenylkuL dalam blsnls akan dllakukannya dengan
senang haLl SlfaLnya yang pragmaLls darl slsl kolerls leblh domlnan dan dla berhasraL menang dan
men[adl nomor saLu dl mana sa[a berada
1lpe komblnasl melankollskolerls [uga punya bekal mengorganlsasl dengan balk seperLl halnya Llpe
melankolls domlnan lalnnya kelemahan lalnnya adalah darl slsl melankolls suka menyalahkan dlrl
sendlrl dan orang laln serLa Lldak flekslbel saaL berhubungan dengan orang laln !lka sudah demlklan slsl
negaLlf kolerlsnya akan leblh menguaLkan slsl melankollsnya yalLu dengan cara memperkeLaL konLrol
Lerhadap orang yang dlplmplnnya dan [lka perlu menylngklrkan orangorang yang dlanggapnya dapaL
menghalangl Lu[uan
1lpe melankollskolerls [uga leblh LerLuLup darlpada Llpe kolerlsmelankolls Sl Melankollskolerls lnl [uga
sangaL LaskorlenLed (berorlenLasl pada Lugas) PasraLnya unLuk beker[a secara sempurna dan


MelankollshlegmaLls

1lpe lnl merupakan komblnasl dua Llpe yang slfaLnya LerLuLup uarl slsl penampllan orang lnl sangaL
pendlam Mereka [uga [arang mau memulal pemblcaraan dengan orang laln dan leblh memlllh men[adl
pendengar 1lpe lnl sangaL LerLuLup dan kadangkadang LerllhaL leblh asylk menyendlrl Mereka [uga
sangaL menghargal perLemanan dan persahabaLan Lapl leblh menyukal bela[ar dan membaca sendlrl
selama ber[am[am darlpada bersoslallsasl dengan LemanLemannya
Sl MelankollshlegmaLls lnl sangaL hebaL dalam perencanaan [angka pan[ang mengorganlsasl dan
sangaL memerhaLlkan halhal deLall 1lpe lnl blasanya percaya bahwa sukses harus dlcapal dengan cara
yang benar dan ldeal mlsalnya dengan menempuh pendldlkan seLlngglLlngglnya Lermasuk mengambll
maglsLer aLau dokLoral Slsl phlegmaLlsnya cenderung menghlndarl konfronLasl berleblhan walaupun
LeLap harus memperLahankan kebenaran SlfaLnya paslf ConLohnya walaupun mempunyal beberapa
Leman se[aLl mereka [arang sekall berlnlslaLlf unLuk leblh dahulu menghubungl mereka 1lpe orang lnl
[usLru merasa LerLekan aLau Lldak nyaman berada dalam keramalan dan bersoslallsasl dengan banyak
orang
Mereka cenderung menolak aLau berkaLa Lldak saaL menerlma permohonan darl orang laln Crang
yang Lldak Lahu slfaLnya mungkln akan menganggap mereka sombong aLau leblh memenLlngkan dlrl
sendlrl kenyaLaannya mereka Lerlalu beLhaLlhaLl penuh perLlmbangan dan benaknya banyak
dlmasukl plklranplklran negaLlf LenLang permohonan LersebuL kecenderungan slsl melankollsnya yang
suka memlklrkan segala sesuaLu secara mendalam dlgabungkan dengan slsl phlegmaLls yang peka
Lerhadap hubungan dengan orang laln serlng menyebabkan orang Llpe lnl merasakan luka haLl dan
kekecewaan mendalam sampal depresl [lka dlkecewakan orangorang LerdekaLnya
hlegmaLlsSangulnls
ualam Llpe komblnasl keprlbadlan lnl slsl phlegmaLls LeLap domlnan darlpada slsl sangulnlsnya Crang
lnl ramah mudah dan mampu beker[a sama dengan hamplr semua orang ula menguLamakan
keharmonlsan hubungan dan menghlndarl konfllk dengan orang laln Walaupun mudah akrab dengan
dengan orang laln bukan berarLl orang lnl akLlf dan berlnlsaLlf men[alln hubungan orang laln Mereka
Lldak mengekspreslkan kebuLuhannya secara Lerbuka unLuk bersoslallsasl dengan orang laln seperLl
halnya orang Llpe sangulnls murnl namun beglLu orang lnl mulal men[alln hubungan dengan orang laln
slsl sangulnlsnya akan mengambll allh dan dla mudah akrab dan Lerbuka dengan orang LersebuL

1lpe lnl sangaL lngln menyenangkan orang laln dan dla punya kemampuan unLuk lLu karena dla ramah
dan punya selera humor yang bagus Crang lnl akan kecewa [lka serlng dlkrlLlk dan dlcap negaLlf oleh
orang laln !lka demlklan yang dllakukannya bukanlah membalas perlakuan orang LersebuL namun
menggandakan daya upayanya unLuk menyenangkan orang LersebuL agar oplnl mereka Lerhadapnya
berubah

Sl hlegmaLlsSangulnls lnl menyukal keglaLan yang mellbaLkan banyak orang aLau keramalan namun
yang dla sukal bukanlah LerllbaL dl dalamnya Lapl hanya men[adl penonLon aLau pengamaL seperLl
menonLon fllm konser muslk dan sebagalnya ula leblh suka berada dalam sebuah kelompok kecll
darlpada keramalan besar seperLl yang dlsukal Llpe sangulnls murnl yang berpendapaL semakln ramal
semakln merlah dan semakln balk
1lpe lnl cenderung mengorbankan kesenangannya sendlrl dernl menyenangkan orang laln aLau men[aga
keharmonlsan hubungannya dengan orang laln !lka sudah Lldak blsa mengorbankan dlrl leblh banyak
lagl aLau LerLekan yang dllakukannya adalah menyendlrl mlsalnya menonLon Lelevlsl bermaln game
kompuLer makan aLau Lldur darlpada mengungkapkan secara negaLlf perasaannya
Salah saLu kelemahan mendasar Llpe phlegmaLlssangulnls adalah dalam hal produkLlvlLas ker[a Crang
lnl cenderung puas [lka sudah mencapal presLasl ker[a yang sebenarnya [auh dl bawah kemampuannya
encapalan seperLl lnl blsa [adl karena kurangnya perencanaan (lngaL Llpe sangulnls Lldak suka
perencanaan [angka pan[ang) aLau mungkln mereka menganggap LanLangan yang leblh besar akan
merepoLkan dl kemudlan harl 1lpe phlegmaLlssangulnls lnl akan Lergoda unLuk berhenLl beker[a
apablla hasll akhlr peker[aan LersebuL dlperklrakan Lldak sebandlng dengan Lenaga yang bakal
dlkeluarkannya

hlegmaLlsMelankolls
SeperLl halnya Llpe melankollsphlegmaLls Llpe phlegmaLlsmelankolls [uga prlbadl LerLuLup ArLlnya
emosl kegellsahan dan kegemblraannya Lldak dlungkapkan secara [elas dan Lerbuka kepada orang laln
namun slfaL LerLuLupnya Lldak sekuaL Llpe komblnasl yang dlsebuLkan perLama
Crang lnl ramah berpembawaan Lenang dan sangaL menghargal hubungan harmonls dengan orang
laln namun ada saLu hal penLlng yang perlu dllngaL SaaL men[alln hubungan dengan orang Llpe
phlegmaLlsmelankolls perLama kall Anda akan sangaL Lerkesan dengan keramahan dan keprlbadlannya
yang menyenangkan namun berhaLlhaLllah karena belum LenLu apa yang Anda rasakan sesual dengan
suasana haLl aLau penllalannya Lerhadap Anda Sesual slfaL melankolls yang ada dalam dlrlnya orang lnl
sangaL senslLlf dan cenderung menllal Anda secara negaLlf namun slsl phlegmaLls Llpe komblnasl lnl
akan leblh melunakkan slsl melankollsnya
Crang Llpe lnl harus selalu men[aga dan memperLahankan energl anLuslasme dan moLlvasl ker[anya
sepan[ang peker[aan lLu maslh dllakukannya sebab mereka mudah LerdemoLlvasl dl Lengah [alan 8uku
buku moLlvasl olahraga dan keglaLan splrlLual akan membanLu mereka Slsl melankolls yang cenderung
mellhaL halhal kecll dan deLall Lldak boleh menghalangl aLau men[ebak orang lnl dalam meralh
kesuksesan Caranya adalah dengan LeLap fokus pada Lu[uan yang leblh besar darlpada peker[aan lLu
sendlrl

Sl hlegmaLlsMelankolls cenderung sullL menenLukan prlorlLas peker[aan Slsl phlegmaLls akan
menyebabkan mereka sullL menolak aLau berkaLa Lldak aLas permlnLaan orang laln walaupun dla
sendlrl sebenarnya Lldak lngln melakukan lLu lLulah sebabnya orang lnl sullL bersanLal dan peker[aannya
Lldak Lerorganlsasl dengan balk

8eferensl buku yang gw baca
ersonallLy lus by llorence LlLLaeur
anduan Mana[emen CLak unLuk kepasLlan Sukses by SuLanLo Wlndura


Sumber hLLp//cybersurferzoneblogspoLcom


SuuL seseorung memuLuskun (buIk securu sudur uLuu LIduk) unLuk mengIkuLI kepemImpInun
undu, kepuLusun ILu LeruLumu kurenu suLu uLuu duu IuI berIkuL:
kurukLer undu uLuu kemumpuun undu. Mereku IngIn memusLIkun upukuI undu uduIuI seseorung
yung punLus mereku IkuLI, uLuu upukuI undu memIIIkI kemumpuun unLuk membuwu mereku
pudu keberIusIIun. TenLu udu bunyuk perLImbungun, numun kuII InI kILu ukun memusuLkun
perIuLIun pudu dIskusI unLuk mengeLuIuI mucum-mucum kurukLer yung membuuL orung IuIn
mengIkuLI kepemImpInun undu.
1. Integritus.
nLegrILus uduIuI meIukukun sesuuLu sesuuI dengun upu yung undu kuLukun ukun undu Iukukun.
nLegrILus membuuL undu dupuL dIpercuyu. nLegrILus membuuL orung IuIn mengunduIkun undu.
nLegrILus uduIuI penepuLun junjI-junjI undu.SuLu IuI yung membuuL sebugIun besur orung
enggun mengIkuLI undu uduIuI bIIu mereku Luk sepenuInyu merusu yukIn buIwu undu ukun
membuwu mereku menuju ke Lujuun yung undu junjIkun. ApukuI undu dIkenuI sebuguI
seseorung yung mempunyuI InLegrILus? BIIu yu, muku undu Iuyuk menjudI seorung pemImpIn
yung Iuur bIusu.
Optimisme.
Tukkun udu orung yung muu mengIkuLI undu bIIu undu memundung surum musu depun. Mereku
Iunyu muu mengIkuLI seseorung yung bIsu meIIIuL musu depun dun memberILuIukun pudu
mereku buIwu dI depun sunu LerbenLung LempuL yung IebII buIk, dun mereku dupuL mencupuI
LempuL ILu. ApukuI undu meIIIuL geIus ILu sepuruI kosong? BIIu yu, undu uduIuI seorung
pesImIs. ApukuI undu meIIIuL geIus ILu sepuruI berIsI? BIIu yu, undu uduIuI seorung opLImIs.

ApukuI undu meIIIuLnyu sebuguI segeIus penuI; yuILu sepuruI berIsI uIr dun sepuruI IugI berIsI
uduru? Muku undu uduIuI seorung yung super opLImIs. ApukuI undu dIkenuI sebuguI seorung
yung opLImIs? BIIu yu, undu Iuyuk menjudI seorung pemImpIn yung Iuur bIusu.
. Menyokui perobuhun.
PemImpIn uduIuI mereku yung meIIIuL udunyu kebuLuIun ukun perubuIun, buIkun mereku
bersedIu unLuk memIcu perubuIun ILu. Sedungkun pengIkuL IebII suku unLuk LIngguI dI LempuL
mereku sendIrI. PemImpIn meIIIuL udunyu kebuIkun dI buIIk perubuIun dun
mengkomunIkusIkunny u dengun puru pengIkuL mereku. JIku undu LIduk berubuI, undu Lukkun
LumbuI. ApukuI undu undu dIkenuI sebuguI seseorung yung memIcu perubuIun? JIku yu, undu
Iuyuk menjudI seorung pemImpIn yung Iuur bIusu.
q. Beruni menghudupi resiko.
Kupun pun kILu mencobu sesuuLu yung buru, kILu mengumbII resIko. KeberunIun unLuk
mengumbII resIko uduIuI bugIun durI perLumbuIun yung LerumuL penLIng.Kebunyuk orung
mengIIndurI resIko. Kurenu ILu, mereku bukun pemImpIn. Puru pemImpIn mengIILung resIko
dun keunLungun yung udu dI buIIk resIko. Mereku mengkomunIkusIkunny u pudu pengIkuL
mereku dun meIungkuI pudu IurI esok yung IebII buIk. ApukuI undu dIkenuI sebuguI seorung
yung berunI mengumbII resIko? JIku yu, undu Iuyuk menjudI seorung pemImpIn yung Iuur bIusu.

. Llet.
Kecenderungun durI pengIkuL uduIuI mereku menyeruI suuL sesuuLunyu menjudI suIIL. KeLIku
mereku mencobu unLuk yung ke duu uLuu ke LIgu kuIInyu dun guguI, mereku IuIu mencunungkun
moLLo, "JIku undu guguI dI IungkuI perLumu, suduIIuI menyeruIIuI dun Iukukun sesuuLu yung
IuIn." JeIus suju mereku meIukukun ILu, kurenu mereku bukun pemImpIn. Puru pemImpIn ILu
LuIu upu yung udu dI buIIk Lembok buLu, dun mereku ukun seIuIu berusuIu menggupuInyu. uIu
mereku mengujuk orung IuIn unLuk Lerus berusuIu. ApukuI undu dIkenuI sebuguI seseorung yung
uIeL, LungguI, dun berduyu LuIun LInggI? JIku yu, undu Iuyuk menjudI seorung pemImpIn yung
Iuur bIusu.

6. Kutulistis.
Seorung pemImpIn uduIuI seseorung yung securu Iuur bIusu mumpu menggerukkun orung IuIn
unLuk meIungkuI. Mereku bIsu mengujuk orung IuIn keIuur durI zone kenyumunun dun bergeruk
menuju Lujuun mereku. Mereku mumpu membungkILkun guIruI, unLusIusme, dun LIndukun durI
puru pengIkuL. ApukuI undu dIkenuI sebuguI seseorung yung mumpu menggerukkun orung IuIn?
JIku yu, undu Iuyuk menjudI seorung pemImpIn yung Iuur bIusu.
,. Berdedikusi[ komit.
Puru pengIkuL mengIngInkun seseorung yung IebII mencuruIkun perIuLIun dun komIL
keLImbung dIrI mereku sendIrI. PengIkuL ukun mengIkuLI pemImpIn yung senunLIusu bekerju dun
berdedIkusI kurenu mereku meIIIuL beLupu penLIngnyu pencupuIun Lugus-Lugus dun Lujuun.
ApukuI undu dIkenuI sebuguI seseorung yung komIL dun senunLIusu mencuruIkun perIuLIun
undu pudu Lujuun? JIku yu, undu Iuyuk menjudI seorung pemImpIn yung Iuur bIusu.

$umber : CIrIs WIdener, CIurucLer TruILs oI ExLruordInury eudersseorung memuLuskun (buIk
securu sudur uLuu LIduk) unLuk mengIkuLI kepemImpInun undu, kepuLusun ILu LeruLumu kurenu
suLu uLuu duu IuI berIkuL:
kurukLer undu uLuu kemumpuun undu. Mereku IngIn memusLIkun upukuI undu uduIuI seseorung
yung punLus mereku IkuLI, uLuu upukuI undu memIIIkI kemumpuun unLuk membuwu mereku
pudu keberIusIIun. TenLu udu bunyuk perLImbungun, numun kuII InI kILu ukun memusuLkun
perIuLIun pudu dIskusI unLuk mengeLuIuI mucum-mucum kurukLer yung membuuL orung IuIn
mengIkuLI kepemImpInun undu.
hLLp//bukumuramulLlplycom/[ournal/lLem/8


Ass Lman lnl kuoslonerx nach qLml s[ yang Ler[emahkan ke bhs lnggrls 1dk adaml wakLuq uLk
Ler[emahkankl krn dl L4 kr[aka nl Parl senln sudah hrus dlbawa ke kampus n kaslhka nah supaya slasa
maLer dah [adl
1 Manakah darl hal lnl yang LerpenLlng unLuk anda?
a Masa lalu
b Masa klnl
c Masa depan
2 Apakah menuruL anda masamasa dl sekolah (bukan kullah) merupakan masa Lerlndah dl dalam
hldup anda?
a ?a
b 1ldak Lerlalu walaupun saya memang punya se[umlah kenangan menyenangkan LenLang
masamasa dl sekolah
c 1ldak
3 8agalmana anda akan melengkapl perkaLaan lnl 8lla pada awalnya anda Lldak sukses
a Menyerah
b Coba lagl
c Coba coba dan coba lagl
4 Apakah anda percaya bahwa keLlka saLu plnLu LerLuLup maka plnLu yang laln Lerbuka?
a 1ldak hldup Lldak sesederhana lLu
b ?a
c 1erkadang
3 8agalmana fllosofl anda bahwa akan selalu ada kedamalan seLelah badal aLau ada badal
seLelah kedamalan?
a 8adal seLelah kedamalan
b kedamalan seLelah badal
c keduanya karena hldup lLu Lldak dapaL dlduga
6 Manakah hal berlkuL yang pallng anda kaguml?
a 1erbangnya seekor burung
b kecepaLan dan keanggunan seekor nf
c kekuaLan dan keberanlan seekor slnga
7 Seberapa penLlng keLepaLan wakLu bagl dlrl anda?
a 1ldak penLlng
b Cukup penLlng
c SangaL penLlng
8 Manakah hal berlkuL yang anda dapaLl pallng sullL keLlka menger[akan u[lan?
a 8erkonsenLrasl dan membaca ulang
b MendapaLkan keberanlan saya sebelum lLu
c kekhawaLlran LenLang nllal
9 Apakah anda mengkhawaLlrkan penampllan anda?
a 1ldak sama sekall orangorang akan menerlma saya keLlka mereka mellhaL saya
b 1ldak khawaLlr LeLapl saya lngln memlllkl kebanggaan dalam dlrl saya
c ?a saya cenderung mengkhawaLlrkan apa yang mungkln dlplklrkan orang laln LLg
penampllan saya
10 karakLer apakah yang anda mlllkl yang Lldak semua orang memlllklnya bahkan menganggapnya
sebagal karakLer yang sullL unLuk dlLerapkan?
(dluralkan sendlrl oleh mereka)

kendah D|r|

Sebaglan darl klLa mungkln pernah merasakan hal lnl 8endah ulrl mlsal apablla mellhaL
LemanLeman klLa leblh pandal aLau leblh kaya darl klLa erasaan 8endah dlrl kalau
dlblarkan berkembang dalam dlrl klLa akan men[adl masalah yang sullL dlaLasl dl
kemudlan harl

emahaman

8endah dlrl perLama kall dlpopulerkan oleh Alfred Adler seorang pslkolog dan pslklaLer
darl AusLrla (1870 1937)
Crang serlngkall rancu anLara kaLa rendah dlrl denagn rendah haLl 8endah haLl Lldak
menunLuL agar klLa menllal aLau mengakul bahwa dlrl klLa mendapaLkan anugrah yang
leblh kecll darlpada orang laln Crang laln Lldak sepenuhnya balk dan klLapun Lldak
sepenuhnya [elek Ada perbedaan anLara orang yang rendah haLl dengan orang yang
rendah dlrl klLa dapaL mengeLahul darl slkap perbuaLan seseorang Crang yang merasa
rendah dlrl selalu LakuL melakukan sesuaLu leblh senang berpangku Langan dan Lldak
mau berusaha mengaLasl masalah karena LakuL akan gagal Sedangkan orang yang rendah
haLl akan mengembangkan bakaL dan kemampuan yang dla mlllkl dengan rasa percaya
dlrl


Akar kendah D|r|
1 SewakLu kanakkanak serlng dlbandlngbandlngkan dengan anak laln aLau serlng
dlkaLakan bodoh dungu [elek Lldak berguna dsb
2 Suka membesarbesarkan masalah yang kecll 1ldak dapaL membedakan anLara
malapeLaka yang besar dan kemalangan yang Lak berarLl SedlklL krlLlk yan
dlsampalkan padanya selalu dlbesarbesarkan kepercayaan dlrlnya sangaL Lldak
sLabll andanganya Lerhadap dlrlnya selalu negaLlf sehlngga dla menglra bahwa
orang lalnpun akan memandangnya seperLl lLu AklbaLnya haga dlrlnya semakln
merosoL dan akhlrnya men[adl rendah dlrl
3 Menggunakan ukuran yang kellru Menganggap keberhasllan orang laln beglLu
hebaL dan memandang keberhasllankeberhasllannya sendlrl lablh kecll
4 uaya [uang yang Leralu lemah SaaL LerLlmpa kegagalan Lldak mau bangklL dan
berusaha mencoba lagl karena LakuL akan gagal lagl aklbaLnya akan Llmbul rasa
lrl Lerhadap keberhasllan orang lalndan muall mengaslhanl dlrl sendlrl
3 8erclLaclLa Lerlalu Llnggl Memang balk memlllkl clLaclLa yang Llnggl Lapl klLa
harus dapaL memlllh mana yan dapaL klLa ralh Crang oran yang perfekslonls
yang mengharapkan Lerlalu banyak darl dlrlnya sendlrl akan cepaL mengalaml
depresl dan saklL haLl kalau Lldak Lercapal AklbaLnya dapaL mengalaml rasa
rendah dlrl


ara Mengatas|
1 1lndakan langsung erkaLaan Lanpa perbuaLan Lldak ada gunanya klLa Lldak
boleh menyerah pada naslb klLa dapaL memperbalkl keadaan klLa sebelum
keadaan lLu menghancurkan klLa Semua lLu LerganLung darl kemauan klLa
2 SubLlLusl / mencarl pengganLl ArLlnya kalau klLa merasa kurang dalam suaLu
bldang klLa dapaL mencarl bldangbldang laln sebagal pengganLl klLa harus
beranl dan punya kemauan unLuk mencoba kalu klLa Lldak pernah mencoba klLa
Lldak akan Lahu bahwa klLa memlllkl kemampuan dl bldang laln
3 Menerlma keLerbaLasan Menerlma keLerbaLasan bukan berarLl menerlma naslb
beglLu sa[a Menerlma keLerbaLasan berarLl mengeLahul baLasbaLas kemampuan
klLa dan menerlmanya lngaL seLlap orang memlllklkeLerbaLasan kelemahan dan
kekurangan
!angan selalumellhaL halhal negaLlf dalam hldup lnl LeLapl hargallah hldup
Pldup klLa memlllkl halhal yang poslLlf


#
kasa Ma|u dan kendah D|r|

8asa malu dapaL dlgambarkan seperLl semacam perasaan Lldak
nyaman 8lasanya berkalLan dengan membuka dlrl kepada orang laln
[adl rasa malu Llmbul seolaholah klLa sedang dlsoroLl dan seolaholah
dlnllal rendah oleh orang laln

erbedaan rasa LakuL dan rasa malu
O 8asa LakuL klLa melarlkan dlrl karena klLa LakuL pada sesuaLu
klLa lngln menghlndarl sesuaLu
O 8asa malu blasanya Ler[adl dalam relasl soslal leblh berkalLan
bagalmana saya dlllhaL oleh orang laln

Crang dlkaLakan menderlLa rendah dlrl adalah kalau orang LersebuL
merasa kurang berharga dlbandlngkan dengan orang laln klLa
kellhaLannya kalah Lerus AnLara rasa malu dan rendah dlrl memlllkl
keLerkalLan kalau dlLelusurl ada cukup banyak orang yang merasa
malu laLar belakangnya adalah karena dla merasa rendah dlrl 8asa
malu [uga dlperlukan bagl klLa LeruLama unLuk mengendallkan dlrl klLa
hal lnl berkalLan dengan eLlkeL pergaulan dan sopan sanLun dan [uga
rasa malu unLuk berdosa lLu perlu klLa mlllkl Amsal 713
menconLohkan perllaku seorang wanlLa yang Lldak Lahu malu !adl dl
slnl memang rasa malu perlu [uga unLuk mengendallkan Llngkah laku
8asa malu akan sedlklL deml sedlklL mencalr kalau orang lLu kemudlan
merasa leblh aman leblh dlLerlma dan dla merasa orang laln
sebeLulnya Lldak memandang rendah dlrlnya

ualam baLas LerLenLu rasa malu dlperlukan namun [lka keleblhan pun
hal lnl [usLru akan menylksa ualam pengerLlan orang men[adl Lldak
beranl unLuk berLemu dengan orang laln leblh cenderung menarlk
dlrl Lldak merasa nyaman kalau bersamasama dengan orang laln
aklbaLnya akan dlrasakan dalam pergaulan Llngkungan serlng kall
yang menclpLakan rasa malu yang berleblhan llngkungan [uga yang
menyebabkan asal mulanya seseorang kurang blsa menghargal dlrlnya
sendlrl aLau merasa rendah dlrl uan llngkungan berperan besar unLuk
seseorang mulal mengurangl rasa malunya

Cara berplklr klLa kadangkadang [uga mengaklbaLkan klLa merasa
rendah dlrl aLau rasa malu 8lasanya caracara berplklr seperLl lnl cara
berplklr yang mengevaluasl dlrl secara negaLlf Cara berplklr orang
yang merasa malu lLu kadangkadang membesarkan hal yang negaLlf
darl dlrlnya Mlsalnya sa[a klLa sekall wakLu gagal kemudlan klLa
mengaLakan Saya orang yang gagal saya Lldak mungkln berhasll ya
sudah saya Lldak perlu Lampll deh

erbedaan rendah haLl dengan rendah dlrl
O Crang yang rendah dlrl selalu Lldak nyaman menerlma
keleblhan dlrlnya dan selalu membesarkan hal yang negaLlf
darl dlrlnya
O Crang yang rendah haLl cukup merasa nyaman mesklpun dla
Lldak berusaha menon[olnon[olkan keleblhan dlrlnya Lapl
kalau dlpu[l orang ya Lerlma kaslh Lanpa berusaha
membanggabanggakan berleblhan dlrlnya dan merendahkan
orang laln
hLLp//supergreaLorg/showLhreadphp?p2906


Rendab Hati, |angan Rendab Diri
Clnl | 19 uecember 2009 | 1243 730 41
8 darl 13 kompaslaner menllal 8ermanfaaL hLLp//fllsafaLkompaslanacom/2009/12/19/rendahhaLl
[anganrendahdlrl/
Apa perbedaannya anLara percaya dlrl dan sombong? Apakah orang sombong lLu menun[ukan
kepercayaan dlrl yang Llnggl aLau [usLru lemah? Apakah orang yang memlllkl clLaclLa meleblhl clLaclLa
klLa blsa dlsebuL sombong? erLanyaan lnl perlu dl[awab dengan LunLas agar klLa Lerhlndar darl slkap
sombong LeLapl blsa meralh manfaaL percaya dlrl

emahaman yang salah akan men[adlkan klLa Lldak mau percaya dlrl sehlngga akan kehllangan peluang
unLuk mendapaLkan manfaaL percaya dlrl

Apa lLu Sombong?

Sesungguhnya suraL lLu darl Sulalman dan sesungguhnya (lsl) nya uengan menyebuL nama Allah ?ang
Maha emurah lagl Maha enyayang 8ahwa [anganlah kamu sekallan berlaku sombong Lerhadapku dan
daLanglah kepadaku sebagal orangorang berserah dlrl (CSAn naml3031)

uarl lyadl lbnu Plmar 8adllyallaahu anhu bahwa 8asulullah Shallallaahu alalhl wa Sallam bersabda
Sesungguhnya Allah Lelah mewahyukan kepadaku agar kallan merendahkan dlrl sehlngga Lldak ada
seorang pun menganlaya orang laln dan Lldak ada yang berslkap sombong Lerhadap orang laln
(P88lwayaL Musllm)

uarl ayaL dan hadlLs dl aLas ada saLu kaLa yang menglkuLl kaLa sombong yalLu Lerhadap ArLlnya kaLa
sombong berslfaL komparaLlf yalLu membandlngkan dengan orang (makhluq) lalnnya ArLlnya
kesombongan bermakna dalam hal merasa leblh Llnggl leblh balk aLau leblh lalnnya dengan orang aLau
makhluq lalnnya ula merasa leblh hebaL darlpada orang laln 8ahkan banyak yang merasa leblh hebaL
dlbandlng nabl sehlngga Lldak mendengar apa yang dlkaLakan oleh para nabl

8agalmana uengan ercaya ulrl?

!lka sombong leblh kepada membandlngkan dengan orang laln maka percaya dlrl [usLru seballknya
ercaya dlrl leblh berfokus pada kesamaan anLara manusla Crang akan percaya dlrl [lka dla merasa
sama dengan orang laln Merasa memlllkl perbedaan [usLru akan menlmbulkan slkap negaLlf Merasa
leblh rendah dlsebuL rendah dlrl SemenLara orang yang merasa leblh balk dlsebuL sombong

SaaL klLa merasa bahwa klLa memlllkl kesamaan dengan orang laln maka klLa pun blsa mendapaLkan
aLau memlllkl kehebaLan seperLl orangorang hebaL karena Lldak ada bedanya 8eglLu [uga [lka klLa
mellhaL orang laln yang Lldak sehebaL klLa maka klLa akan paham dengan dua kemungklnan erLama
orang LersebuL blsa leblh hebaL dl bldang laln kedua orang LersebuL hanya belum menampllkan dlrl dla
apa adanya

ercaya dlrl fokus pada keyaklnan akan poLensl yang dlberlkan Allah kepada manusla kepada dlrlnya
dan [uga sama kepada orang laln 8ukLl kehebaLan poLensl yang dlberlkan Allah blsa dlllhaL darl orang
laln yang mampu mencapal pencapalan hebaL semenLara poLenslnya sama dengan klLa

1enLang 8endah ulrl

8endah dlrl ada yang poslLlf dan ada yang negaLlf 8endah dlrl dlhadapan Allah adalah rendah dlrl yang
poslLlf semenLara rendah dlrl dl hadapan manusla adalah perbuaLan Lercela karena sebenarnya sama
1ldak ada makhluq yang leblh mulla dl slsl Allah kecuall karena keLaqwaanya ArLlnya manusla lLu sama
sehlngga yang menenLukan nanLl dl akhlraL hanyalah keLaqwaanya 8ukan pangkaL pendldlkan [abaLan
dan harLa kekayaan klLa Lldak perlu merasa rendah dlrl dl hadapan slapa pun kecuall dl hadapan Allah

!usLru [lka klLa yakln bahwa klLa sama dengan orang laln akan muncul suaLu slkap percaya dlrl !lka
orang laln blsa melakukan hal yang luar blasa maka Anda pun blsa melakukannya 1eknologl nL sudah
banyak menun[ukan bahwa klLa blsa melakukan apa pun yang klLa lngln lakukan Apa lagl [lka sudah ada
orang laln yang pernah melakukannya ?ang serlngkall menghambaL klLa unLuk melakukan hal yang
sama dengan orang laln karena [usLru plklran klLa sendlrl ALau apa yang klLa lakukan belum sama
dengan orang laln

lnLlnya kepercayaan dlrl menganuL prlnslp kesamaan anLara klLa dengan orang laln Allah menclpLakan
manusla sama dengan segala poLenslnya !lka klLa seolah Lldak blsa melakukan apa yang dllakukan oleh
orang laln sesungguhnya karena klLa belum Lahu caranya secara akuraL Mungkln klLa baru
melakukannya sebaglan namun dlsayangkan klLa serlng Lerburuburu mengubur poLensl dlrl klLa
sendlrl

SaaL ada orang laln yang memlllkl clLaclLa Llnggl 8ahkan [auh leblh Llnggl dlbandlng keyaklnan klLa
Anda Lldak perlu menyebuLnya sombong Anda sendlrl blsa memlllkl clLaclLa dan kemampuan unLuk
meralhnya seperLl orang laln ?ang Anda perlukan lalah bagalmana memompa plklran Anda agar
memlllkl keyaklnan yang sama dengan orang LersebuL !adl sebelum mengaLakan orang laln sombong
mungkln klLanya yang rendah dlrl

8endah PaLl

8endah haLl berbeda dengan rendah dlrl Crang percaya dlrl [usLru akan rendah haLl karena
kepercayaan dlrlnya dla Lldak perlu menyebuLnyebuL keleblhannya dla Lldak perlu mendapaLkan
pengakuan orang laln dan dla Lldak khawaLlr saaL orang laln LerlhaL leblh balk ula LeLap akan berblcara
dan berLlndak dengan cara rendah haLl

8endah haLl leblh kepada cara klLa berslkap Lerhadap orang laln bagalmana dla Lldak merendahkan
orang laln dan Lldak lngln LerlhaL leblh dlbandlng orang laln 8alk secara perkaLaan mapun Llndakan ula
Lldak menon[olkan dlrlnya ula menghargal orang laln ula Lldak lngln selalu dlanggap hebaL 8endah haLl
[usLru salah saLu clrl percaya dlrl

keslmpulan

ercaya dlrl dan rendah haLl adalah slkap yang poslLlf SemenLara sombong dan rendah dlrl adalah slkap
negaLlf !lka ada orang berkaLa harus rendah dlrl lnl hanya perbedaan lsLllah sa[a Saya yakln maksud dla
adalah rendah haLl

Source 8ahmaL Mr ower hLLp//blendungmyclLycom/berlLa114budldayabandengslsLlm
komposlsaslhLml

DEFINISI
Penyakit ObsesiI KompulsiI ditandai dengan adanya obsesi dan kompulsi.
bsesi adalah gagasan, khayalan atau dorongan yang berulang, tidak diinginkan dan
mengganggu, yang tampaknya konyol, aneh atau menakutkan. Kompulsi adalah desakan atau
paksaan untuk melakukan sesuatu yang akan meringankan rasa tidak nyaman akibat obsesi.
Penyakit ini terjadi pada 2,3 dewasa. Penyebabnya tidak diketahui.
CIRI - CIRI CD
$ebelum seseorang dilabel mengidap OCD, mereka perlu memenuhi kriteria sebagai berikut :
Orang itu obsesional dari aspek pemikiran, bayangan atau cara yang bertubi-tubi (rumination,
contohnya dia merasa tangannya kotor walaupun hakikatnya tidak.
Individu tersebut berada dalam keadaan resah, cemas, tertekan dan merasa tidak nyaman
dengan keadaan ini.
$adar dan apa yang berlaku sebenarnya bukan sesuatu yang sengaja dibuat-buat tetapi datang
dari luar ego alien pada dirinya.
Individu tersebut tahu bahwa pemikiran atau bayangan yang hadir dalam dirinya itu adalah
kacau, tidak logis dan tidak sepatutnya terjadi.
Melawan dan menahan pemikiran yang datang dan menyebabkan dirinya menjadi resah.
GE1ALA
Obsesi yang umum bisa berupa kegelisahan mengenai pencemaran, keraguan, kehilangan dan
penyerangan.
Penderita merasa terdorong untuk melakukan ritual, yaitu tindakan berulang, dengan maksud
tertentu dan disengaja.
Ritual dilakukan untuk mengendalikan suatu obsesi dan bisa berupa :
O Mencucl aLau memberslhkan supaya Lerbebas darl pencemaran
O Memerlksa unLuk menghllangkan keraguan
O Menlmbun unLuk mencegah kehllangan
O Menghlndarl orang yang mungkln men[adl obyek penyerangan
$ebagian besar ritual bisa dilihat langsung, seperti mencuci tangan berulang-ulang atau
memeriksa pintu berulang-ulang untuk memastikan bahwa pintu sudah dikunci.
Ritual lainnya merupakan kegiatan batin, misalnya menghitung atau membuat pernyataan
berulang untuk menghilangkan bahaya.
Penderita bisa terobsesi oleh segala hal, dan ritual yang dilakukan tidak selalu secara logis
berhubungan dengan rasa tidak nyaman yang akan berkurang jika penderita menjalankan ritual
tersebut.
Penderita yang merasa khawatir tentang pencemaran, rasa tidak nyamannya akan berkurang jika
dia memasukkan tangannya ke dalam saku celananya. Karena itu setiap obsesi tentang
pencemaran timbul, maka dia akan berulang-ulang memasukkan tangannya ke dalam saku
celananya.
$ebagian besar penderita menyadari bahwa obsesinya tidak mencerminkan resiko yang nyata.
Mereka menyadari bahwa perilaku Iisik dan mentalnya terlalu berlebihan bahkan cenderung
aneh.
Penyakit obsesiIkompulsiI berbeda dengan penyakit psikosa, karena pada psikosa penderitanya
kehilangan kontak dengan kenyataan.
Penderita merasa takut dipermalukan sehingga mereka melakukan ritualnya secara sembunyi-
sembunyi.
$ekitar sepertiga penderita mengalami depresi ketika penyakitnya terdiagnosis.
Faktor-Faktor Yang Meningkatkan Risiko Seseorang Mendapat CD
a. Genetik (Keturunan Anggota keluarga yang mungkin mempunyai sejarah penyakit ini
meningkatkan lagi risiko OCD.
b. Organik Masalah organik seperti lesi di bagian-bagian tertentu otak juga merupakan satu
Iaktor bagi OCD. Kelainan saraI seperti yang disebabkan oleh meningitis dan enseIalitis
juga adalah salah satu penyebab OCD.
c. Kepribadian Mereka yang mempunyai kepribadian obsesiI lebih cenderung mendapat
gangguan OCD. Ciri-ciri mereka yang memiliki kepribadian ini ialah seperti keterlaluan
mementingkan aspek kebersihan, seseorang yang terlalu patuh pada peraturan, cerewet,
sulit bekerjasama dan tidak mudah mengalah.
d. Pengalaman masa lalu Pengalaman masa lalu / lampau juga mudah mencorakkan cara
seseorang menangani masalah di antaranya dengan menunjukkan gejala OCD.
e. KonIlik Mereka yang mengalami gangguan ini biasanya menghadapi konIlik jiwa yang
berasal dari masalah hidup. Contohnya hubungan antara suami-isteri, di tempat kerja,
keyakinan diri, keTuhanan atau apa saja yang dapat mencetuskan konIlik dalam diri.
Namun konIlik ini tidak dapat diselesaikan dengan cara yang positiI atau benar sehingga
menyebabkan mereka merasa tertekan dengan konIlik tersebut. Dengan arti kata lain,
apapun peristiwa atau tragedi yang dapat mencetuskan tekanan akan menimbulkan gejala-
gejala OCD.
DIAGNSA
Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan penuturan penderita mengenai perilakunya.
Pemeriksaan Iisik dilakukan untuk menyingkirkan penyebab Iisik, dan penilaian psikis dilakukan
untuk menyingkirkan kelainan jiwa lainnya.
Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan wawancara berdasarkan kuosioner Skala Obsesif-
Kompulsif Yale-Brown.
PENGBATAN
Terapi pemaparan merupakan sejenis terapi perilaku yang bisa membantu mengatasi penyakit
ini. Penderita dihadapkan kepada situasi atau orang yang memicu timbulnya obsesi, ritual
maupun rasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman atau kecemasan secara bertahap akan berkurang
jika penderita mencegah dirinya melakukan ritual selama dihadapkan kepada rangsangan
tersebut. Dengan cara ini, penderita memahami bahwa untuk menghilangkan rasa tidak nyaman
tidak perlu melakukan ritual.
bat-obatan yang eIektiI untuk mengatasi penyakit obsesiI-kompulsiI adalah klomipramin,
Iluoksetin dan Iluvoksamin. Adakalanya penderita perlu mengkonsumsi obat-obatan ini dalam
waktu yang agak lama seperti dua hingga tiga tahun bergantung kepada respon terhadap
pengobatan.
Psikoterapi dilakukan agar penderita lebih memahami pertentangan batin yang mungkin
melatar-belakangi terjadinya penyakit ini. Pendekatan psikoterapi ini mencakup psikoterapi
kognitiI dan psikoterapi tingkah laku :
a. Psikoterapi kognitiI Penderita akan dibantu mengatasi masalah ini melalui saran dan
perbincangan berdasarkan pemikiran yang rasional.
b. Psikoterapi tingkah laku Terapi ini lebih bercorak kepada pemaparan dan tindakan
pencegahan yang bertahap.
Biasanya kombinasi dari psikoterapi dan obat-obatan merupakan pengobatan yang terbaik bagi
penyakit obsesiI-kompulsiI.
Bagaimanapun, sembuh atau tidaknya seorang penderita bergantung kepada :
O keserlusan masalah yang dlhadapl
O ker[asama dan kepaLuhan Lerhadap Lerapl yang dlberlkan
O uukungan lndlvldu yang hamplr seperLl anggoLa keluarga aLau Leman
O Lamanya mengldap penyaklL LersebuL
Penderita juga perlu dibantu mengatasi masalah yang mereka hadapi, baik masalah keuangan,
perkawinan, hubungan sosial dan sebagainya.
Sumber :
1. Kelainan ObsesiI KompulsiI. http://www.indonesiaindonesia.com/I/10613-kelainan-
obsesiI-kompulsiI/ . $umber : Apotik online dan media inIormasi obat penyakit : m e d
i c a s t o r e . c o m
2. ObsesiI KompulsiI (OCD. Malaysia Mental Health Association (MMHA.
http://www.mentalhealth.org.my
resif secara 5sikologis berarti cenderung (ingin menyerang kepada sesuatu yang dipandang
sebagai hal yang mengecewakan, menghalangi atau menghambat (KBBI: 1995: 12. Perilaku ini
dapat membahayakan anak atau orang lain. misalnya, menusukan pensil yang runcing ke tangan
temannya, atau mengayun-ngayunkan tasnya sehingga mengenai orang yang berada di
sekitarnya.
Ada juga anak yang selalu memaksa temannya untuk melakukan sesuatu yang ia inginkan,
bahkan tidak sedikit pula anak yang mengejek atau membuat anak lain menjadi kesal.
resif terjadi pada masa perkembanan. Perilaku agresiI sebenarnya sangat jarang ditemukan
pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Namun, ketika anak memasuki usia 3-7 tahun,
perilaku agresiI menjadi bagian dari tahapan perkembangan mereka dan sering kali
menimbulkan masalah, tidak hanya di rumah tetapi juga disekolah.
Diharapkan setelah melewati usia 7 tahun, anak sudah lebih dapat mengendalikan dirinya untuk
tidak menyelesaikan masalah dengan perilaku agresiI. Tetapi, bila keadaan ini menetap, maka
ada indikasi anak mengalami gangguan psikologis.
ampak utama dari perilaku aresif ini adalah anak tidak mampu berteman dengan anak lain
atau bermain dengan teman-temannya. Keadaan ini menciptakan lingkaran setan, semakin anak
tidak diterima oleh teman-temanya, maka makin menjadilah perilaku agresiI yang
ditampilkannya. Maka dari itu kita harus mampu mengetahui Faktor Penyebab nak
Berperilaku resif.
Perilaku aresif biasanya ditunjukkan untuk menyerang, menyakiti atau melawan orang lain,
baik secara Iisik maupun verbal. Hal itu bisa berbentuk pukulan, tendangan, dan perilaku Iisik
lainya, atau berbentuk cercaan, makian ejekan, bantahan dan semacamnya.
Perilaku aresif dianggap sebagai suatu gangguan perilaku bila memenuhi persayaratan sebagai
berikut .
1 8enLuk perllaku luar blasa bukan hanya berbeda sedlklL darl perllaku yang blasa Mlsalnya
memukul lLu Lermasuk perllaku yang blasa LeLapl blla seLlap kall ungkapan Lldak seLu[u
dlnyaLakan dengan memukul maka perllaku LersebuL dapaL dllndlkaslkan sebagal perllaku
agreslf ALau blla memukulnya menggunakan alaL yang Lldak wa[ar mlsalnya memukul dengan
menggunakan LempaL mlnum
2 Masalah lnl berslfaL kronls arLlnya perllaku lnl berslfaL meneLap Lerusmenerus Lldak
menghllang dengan sendlrlnya
3 erllaku Lldak dapaL dlLerlma karena Lldak sesual dengan norma soslal aLau budaya
Untuk itu, untuk dapat mengetahui anak berperilaku kita harus dapat mengenali gejala serta
Karakteristik nak yan Berperilaku resif. Lebih lanjut Hidayani menjelaskan bahwa
perilaku aresif dapat ditampilkan oleh anak individu (agresiI tipe soliter maupun secara
berkelompok ( agresiI tipe grou5. Pada perilaku agresiI yang dilakukan berkelompok/grup,
biasanya ada anak yang merupakan ketua kelompok dan memerintahkan teman-teman
sekelompoknya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tertentu.
Pada tipe ini, biasanya anak-anak yang bergabung mempunyai masalah yang hampir sama lalu
memberikan kesampatan yang sama lalu memberikan kesampatan pada salah satu anak untuk
menjadi ketua kelompok. Pada tipe ini sering terjadi perilaku agresiI dalam bentuk Iisik.
$edang pada ti5e soliter, perilaku agresiI dapat berupa Iisik maupun verbal, biasanya dimulai
oleh seseorang yang bukan bagian dari tindakan kelompok. Tidak ada usaha si anak untuk
menyembunyikan perilaku tersebut. Anak tipe ini sering kali menjauhkan diri dari orang lain
sehingga lingkungan juga menolak keberadaannya.
Tidak jarang anak-anak ini, baik secara individual atau berkelompok, membuat anak lain
mengikuti kemauan mereka dengan cara-cara yang agresiI. Akibatnya, ada anak atau
sekelompok anak yang menjadi korban dari anak lain yang berperilaku agresiI.
Oleh : MAHMUD $AI, $.Pd http://belajarpsikologi.com/pengertian-perilaku-agresiI/
engertian bla tau Sifat Manusia
Akhlaq aualah suatu sifat yang teitanam ualam jiwa manusia, yang uapat
melahiikan suatu peibuatan yang gampang uilakukan; tanpa melalui maksuu untuk
memikiikan (lebih lama). Naka jika sifat teisebut melahiikan suatu tinuakan teipuji
menuiut ketentuan akal uan noima agama, uinamakan akhlaq yang baik. Tetapi
manakala ia melahiikan tinuakan yang jahat, maka uinamakan akhlaq yang buiuk.
Baii pegeitian ui atas uapat uiketahui bahwa akhlak ialah sifat-sifat yang uibawa
manusia sejak lahii yang teitanam ualam jiwanya uan selalu aua pauanya. Sifat itu
uapat beiupa peibuatan baik, uisebut akhlak yang mulia, atau peibuatan buiuk, uisebut
akhlak yang teicela sesuai uengan pembinaannya|j
$elama ini, dalam menjalin hubungan Cinta atau Persahabatan kita sering mengalami pasang
surut hubungan, yang pada umumnya terjadi karena adanya ketidakpahaman diantara kedua
belah pihak akan siIat atau watak pasangannya.
$alah satu metode untuk mengenal watak manusia adalah yang disebut dengan neagram, yang
berasal dari bahasa Yunani NNA yang artinya sembilan. neagram menggambarkan tipe
energi alam yang melambangkan cara orang dalam menentukan pilihan, bertingkah laku, dan
siIat-siIat asli atau watak manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Ke-9 siIat itu adalah :
. Perfeksionis.
Orang dengan watak ini cenderung realistis, memiliki suara hati yang peka dan memiliki prinsip
yang amat kuat. Umumnya memiliki idealisme yang tinggi.
2. Helper
Tipe ini memiliki kecenderungan orang yang peduli dengan lingkungannya, suka menolong,
peka terhadap kebutuhan orang lain, dan amat bersahabat.
3. Achiever
Ciri-ciri tipe achiever adalah penuh semangat, selalu hidup optimis, punya kepercayaan diri yang
kuat, dan memiliki visi atau arah yang akan dicapai. Umumnya orang-orang ini adalah motivator
bagi orang lain di lingkungannya.
. Romantis
Penuh pengertian, peka terhadap perasaan dan pergaulan penuh kehangatan adalah ciri-ciri orang
romantis.
5. bserver.
memiliki keingintahuan yang tinggi akan ilmu pengetahuan.
6. Questioner
penuh tanggung jawab, setia pada keluarga atau kelompok biasa kita sebut loyalis, orangnya
dapat dipercaya.
7. Adventurer
Penuh semangat, lincah, dan optimis. Punya ambisi untuk menghasilkan sesuatu di dunia.
8. Asserter
$uka terus terang, langsung apa adanya, percaya diri yang tinggi.
9. Peacemaker
Baik hati, mudah menerima, suka mendukung dan suka menyatu dengan lingkungan sekitarnya.
Ke-9 siIat ini tidak ada yang negatiI, namun apabila seseorang terlalu dominan pada 1 siIat saja,
maka yang terjadi adalah benturan siIat dengan siIat lainnya. Hal inilah yang harus kita mengerti
ketika berhubungan dengan orang lain, baik itu pasangan kita ataupun sahabat kita.
http://eikdoank.blogspot.com/
I: PNGRTIAN KPRIBADIAN $CARA UMUM
$eorang tersusun atas dasar Iatalitas jasmani dan rohania, di samping ada Iaktor temperamen,
karakter,dan bakat Iitalitas jasmani seseorang bergantunng pada konstruksi tubuhnya yang
terpengaruh oleh Iactor-Iaktor hereditas sehingga keaadaanya dapat di katakan tetap atau konstan
dan merupakan daya hidup yang siIatnya jasmanias.
2 PNGRTIAN KPRIBADIAN MNURUT BBRAPA ALIH $O$IOLOGI
a Menurut Horton (1982
Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi dan temparmen seseorang. $ikap
perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika di hadapan
pada situasi tertentu. $etiap orang mempunyai kecenderungan prilaku yang baku, atau pola dan
konsisten, sehingga menjadi ciri khas pribadinya.

b Menurut $chever Dan Lamm (1998
mendevinisikan kepribadian sebagai keseluruhan pola sikap, kebutuhan, ciri-ciri kas dan prilaku
seseorang. Pola berarti sesuatu yang sudah menjadi standar atu baku, sehingga kalau di katakan
pola sikap, maka sikap itu sudah baku berlaku terus menerus secara konsisten dalam
menghadapai situasi yang di hadapi.
3. Iactor Iactor yang mempengaruhi kepri badian
a arisan Biologis
warisan biologis adalah semua halyang di terima seseorang sebagai manusia melalui gen
kedua orang tuanya atau siIat turunan dari kedua orang tua .
Contohnya : ayah Darwin adalah seseorang yang tidak suka banyak berbicara dan suka
berdiam diri, maka siIat itu tampa di sadari di miliki juga oleh anaknya $amuel. Contoh
lainya adalah ayah otis adalah seorang yang bentuk tubuhnya sangat tinggi dan lebar
otomatis otispun akan bertumbuh ke hal yang sama.

b Lingkungan isik
pengaruh lingkungan atu Iisik terhadap kepribadian manusia paling sedikit di bandingkan
Iactor- Iactor lainya. Lingkungan Iisik tidak mendorong terjadinya kepribadian khusus
seseorang.

PRBDAAN PNGRTIAN ORANG PADA ZZAMAN DUHULU DAN ORANG
PADA ZAMAN $KARANG
a Dulu orang percaya bahwa beberapa unsure kepribadian se perti ambisi,
kejujuran, kriminalitas,
penimpanan seksual dan sebagainya, merupakan warisan dari orangtua.

b Namun pada zaman sekarang orang lebih percaya beberapa pakar bahkan siIat
kepribadian di tentukan oleh pengalaman seperti kemampuan, perestasi, dan
prilaku sepenuhnya di tentukak lingkungannya.
Hal ini sangat benar karena kita melihat kondisi yang terjadi pada zaman ini, pada
umumnya orang tidak dapat melakukan segala sesuatu dengan kepribadianya
sendiri tetapi kepribadian itu sangat di pengaruhi oleh kebudayaan
$alah satu contoh yang membutikan bahwa kepribadian di pengaruhi oleh
kebudayaan adalah, dulu masyarakat Indonesia pada umumnya tidak pernah
mengenakan pakayan seksi, sangat sopan santun ketika bertemu atau akan
melewati depan orang yang lebih tua dan sangat menjaga perasaan orang lain Hal
ini di laksanakan tampa ada peraturang namun dengan kesadaran daripada pribadi
seseorang.
Tetapi yang kita temukan sekarang adalah, banyaka sekali perilaku yang terjadi
dan itu sangat bertentangan dengan kepribadian seseorang pada zaman dulu, ini
semua terjadi karena pemanasan global dan perkembangan budaya atau
pertukaran budaya antar suatu kelompok suku, bangsa, bahasa, dan benua dapat
mempengaruhi kepribadian seseorang.
A. KEPRIBADIAN
. Pengertian kepribadian
Banyak para ahli yang mendeIinisikan kepribadian. $alah satu yang paling penting
menurut Gordon .Allport. Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari
sistem psiko-Iisik indvidu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran indvidu
secara khas. Terjadinya Interaksi psiko-Iisik mengarahkan tingkah laku manusia.
Maksud dinamis pada pengertian tersebut adalah perilaku mungkin saja berubah-ubah
melalui proses pembelajaran atau melalui pengalaman-pengalaman reward
5unishment, pendidikan dsb. Misalnya seorang pemalas setelah masuk AKPR
menjadi rajin, maka kepribadiannya berubah. Perilaku $MA berubah menjadi perilaku
mahasiswa AKPR
Kepribadian adalah semua corak perilaku dan kebiasaan individu yang terhimpun
dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan diri terhadap segala
rangsangan baik dari luar maupun dari dalam. Corak perilaku dan kebiasaan ini
merupakan kesatuan Iungsional yang khas pada seseorang. Perkembangan kepribadian
tersebut bersiIat dinamis, artinya selama individu masih bertambah pengetahuannya
dan mau belajar serta menambah pengalaman dan keterampilan, mereka akan semakin
matang dan mantap kepribadiannya (Depkes, 1992.
Dalam bahasa latin asal kata personaliti dari persona (topeng, sedangkan dalam ilmu
psikologi menurut, Gordon .Allport : suatu organisasi yang dinamis dari sistem
psiko-Iisik individu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran individu secara
khas. Interaksi psiko-Iisik mengarahkan tingkah laku manusia
Berdasarkan pengertian di atas maka corak perilaku individu dalam menyesuaikan diri
dengan lingkungan akan berbeda-beda. Misalnya corak perilaku mahasiswa AKPR
dalam mengisi waktu luang atau saat tidak ada dosen menunjukan seperti apa
kepribadiannya. Ada mahasiswa yang ngobrol, ada mahasiswa yang cenderung
makan, ambil air wudlu untuk sholat, memakai-maki dosen dan pendidikan, ada yang
segera pulang atau pergi ke perpustakaan. $emua perilaku tersebut bersipat khas
artinya hanya dimiliki oleh individu itu. Meskipun orang lain memiliki perilaku yang
sama mungkin pemaknaannya berbeda. Misalnya ada yang makan karena belum
sarapan, ada yang makan karena kesal menunggu, ada yang makan karena ikut teman
atau makan karena mengisi waktu saja.
Kepribadian adalah ciri, karakteristik, gaya atau siIat-siIat yang memang khas
dikaitkan dengan diri kita. Dapat dikatakan bahwa kepribadian itu bersumber dari
bentukan-bentukan yang kita terima dari lingkungan, misalnya bentukan dari keluarga
pada masa kecil kita dan juga bawaan-bawaan yang dibawa sejak lahir. Jadi yang
disebut kepribadian itu sebetulnya adalah campuran dari hal-hal yang bersiIat
psikologis, kejiwaan dan juga yang bersiIat Iisik. Tersedia dalam
http://www.telaga.org/ringkasan.php?kepribadian.htm
Maksud bentukan keluarga dalam hal ini adalah kata-kata apakah yang sering
dikatakan oleh orang tuanya. Pujian apa yang sering didengar, hukuman apa yang
sering dialami berkaitan dengan satu perilaku di rumah. Motivasi apa serta contoh apa
yang diperlihatkan keluarganya. $emua itu akan membentuk kepribadian seseorang.
Misalnya saat listrik mati ada ayah yang mengatakan : 'awas ada hantu, ada ayah
yang mengatakan 'cepat siapkan lampu pengganti, ada orang tua yang pergi ke luar,
ada orang tua yang langsung tidur, ada juga yang menganjurkan berdo`a dan ambil air
wudlu. dsb. $emua stimulus kita dapatkan sejak lahir baik dari kakak, ayah, ibu,
teman, televisi dsb. $emua akan mempengaruhi cara kita bersikap terhadap sesuatu.
Pada saat itulah kepribadian terbentuk. $elanjutnya melalui proses yang tidak
sederhana akan berinteraksi dengan bentuk Iisik seperti kurus, pendek, gemuk, lobus
otak, pembuluh darah, jantung dan atribut psikologis misalnya sabar, pemarah,
cerewet, agresiI dsb.
!ersonality is . the com5lex of all the attributes-behavioral tem5eramental emotional
and mental--that characteri:e a unique individual, "their different reactions reflected
their very different 5ersonalities", "it is his nature to hel5 others tersedia dalam
http://dict.die.net/personality/personality
Pengertian di atas merujuk pada ciri-ciri perilaku yang kompleks terdiri dari
temperamen (reaksi emosi yang cenderung menetap dalam merespon situasi atau
stimulus lingkungan secara spontan, emosi yang bersipat unik dari individu. Reaksi
yang berbeda dari masing-masing individu menunjukan perbedaan kepribadian.
Dalam konsep text book yang lain digambarkan !ersonalities is .
1. The quality or condition of being a 5erson.
2. The totality of qualities and traits as of character or behavior that are 5eculiar to
a s5ecific 5erson.
3. The 5attern of collective character behavioral tem5eramental emotional and
mental traits of a 5erson. Though their 5ersonalities differed they got along as
friends.
4. Distinctive qualities of a 5erson es5ecially those distinguishing 5ersonal
characteristics that make one socially a55ealing. won the election more on
5ersonality than on ca5ability. See Synonyms at dis5osition.
a. A 5erson as the embodiment of distinctive traits of mind and behavior.
b. A 5erson of 5rominence or notoriety. television 5ersonalities.
6. An offensively 5ersonal remark. Often used in the 5lural. Lets not engage in
5ersonalities.
7. The distinctive characteristics of a 5lace or situation. furnishings that give a room
5ersonality.
tersedia dalam http://www.yourdictionary.com/ahd/p/p0209600.html
!ersonality is reflected by a 5ersons ca5acity and skill in managing activities of daily
living. Individual res5onses and interactions to internal and external environmental
demands are influenced by constant inter5lay of genetic neurobiological and
5sychological factors. (Deborah Antai otong 1995.288)
Pengertian di atas berIokus pada cara-cara individu dan keterampilan individu dalam
memanIaatkan waktunya setiap hari. Kebiasaan dalam memanIaatkan waktu setiap
hari tersebut merupakan hasil interaksi antara genetik, kondisi otak, persyaraIan dan
Iaktor psikologis.
Berdasarkan pengertian di atas bila kita ambil contoh, waktu jam 5 pagi sampai jam 9
pagi akan menghasilkan prestasi yang berbeda tergantung pada kepribadian orang itu.
Misalnya ;
Mahasiswa A : bangun dan minum kopi, pergi kuliah
Mahasiswa B ; bangun sholat, mandi, kuliah
Mahasiswa C : bangun, mandi, sholat, sarapan, dengar berita, membersihkan rumah,
olah raga, baca buku, pergi kuliah dan ke perpustakaan.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas maka ada beberapa kata kunci yang dapat
dirumuskan dalam menguraikan kepribadian yaitu : Cara seseorang berespon terhadap
masalah, bersipat unik, dinamis, yang merupakan hasil interaksi Iisik/genetik,
environment emosional cognition, serta menunjukan cara individu dalam mengelola
(management waktunya.
Gambar A.1. $kema ciri dan kata kunci kepribadian. Iyus Yosep (2007
2. Penggolongan manusia berdasarkan kepribadiannya.
Penggolongan manusia berdasarkan beberapa kriteria tertentu sangatlah sulit.
Kendalanya terletak pada heterogenitas dan keunikan sipat manusia. Tidak ada satu
manusiapun yang dapat dianggap memiliki sipat yang sama kemudian dikelompokkan
berdasarkan sipat itu. $elain itu manusia bersipat dinamis dan berubah-ubah sesuai
hasil belajar dan kondisi lingkungan. Meskipun ia orang kembar sangatlah sulit untuk
menganggap satu kelompok kepribadian. Ilmu pengetahuan hanya bisa melakukan
pendekatan agar beberapa ciri yang agak mirip dikelompokkan menjadi beberapa
kelompok kepribadian. Kepribadian adalah ciri, karakteristik, gaya atau siIat-siIat
yang memang khas dikaitkan dengan diri kita. Dapat dikatakan bahwa kepribadian itu
bersumber dari bentukan-bentukan yang kita terima dari lingkungan, misalnya
bentukan dari keluarga pada masa kecil kita dan juga bawaan-bawaan yang dibawa
sejak lahir. Jadi yang disebut kepribadian itu sebetulnya adalah campuran dari hal-hal
yang bersiIat psikologis, kejiwaan dan juga yang bersiIat Iisik. Dalam ilmu
keperawatan hal ini dikenal dengan istilah holistic (Biopsikososiospiritual.
Dynamic Unique
Response to problem Time management
Interact
Bio,
psyco,
sos,
spirit,
environ
PERSNALITY
Berdasarkan aspek biologis :
Berdasarkan aspek biologis, Hipocrates membagi kepribadian menjadi 4 kelompok besar
dengan Iokus pada cairan tubuh yang mendominasi dan memberikan pengaruh kepada
individu tersebut. ( 4 jenis cairan tubuh, pembagiannya meliputi : empedu kuning
(choleris, empedu hitam (melankolis, cairan lendir (flegmatis dan darah (sanguinis.
The Greek 5hiloso5hers ex5lained much of 5ersonality in terms of the amounts of the four .
blood indicative of enthusiasm ("sanguine" ty5es).
black bile standing for de5ression (the "melancholic" ty5e).
yellow bile for anger (the "choleric" ty5es).
5hlegm for a5athy (the "5hlegmatic" ty5e).
a. $anguin, sanguin adalah orang yang gembira, yang senang hatinya, mudah untuk
membuat orang tertawa, dan bisa memberi semangat pada orang lain. Tapi
kelemahannya adalah dia cenderung im5ulsive yaitu orang yang bertindak sesuai
emosi atau keinginannya.
b. Plegmatik, tipe plegmatik adalah orang yang cenderung tenang, dari luar cenderung
tidak beremosi, tidak menampakkan perasaan sedih atau senang. Naik turun emosinya
itu tidak nampak dengan jelas. Orang ini memang cenderung bisa menguasai dirinya
dengan cukup baik, ia intorspektiI sekali, memikirkan ke dalam, bisa melihat, menatap
dan memikirkan masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya. Kelemahan orang
plegmatik adalah ia cenderung mau ambil mudahnya, tidak mau susah, sehingga suka
mengambil jalan pintas yang paling mudah dan gampang.
c. Melankolik, Tipe melankolik adalah orang yang terobsesi dengan karya yang paling
bagus, yang paling sempurna dan dia memang adalah seseorang yang mengerti
estetika keindahan hidup ini. Perasaannya sangat kuat, sangat sensitiI maka kita bisa
menyimpulkan bahwa cukup banyak seniman yang memang berdarah melankolik.
Kelemahan orang melankolik, ia mudah sekali dikuasai oleh perasaan dan cukup
sering perasaan yang mendasari hidupnya sehari-hari adalah perasaan murung.
d. Kolerik. $eseorang yang kolerik adalah seseorang yang dikatakan berorientasi pada
pekerjaan dan tugas, dia adalah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat
tinggi. Kelebihannya adalah dia bisa melaksanakan tugas dengan setia dan akan
bertanggung jawab dengan tugas yang diembannya. Kelemahan orang yang berciri
kolerik adalah kurangnya kemampuan untuk bisa merasakan perasaan orang lain
(empati, belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain juga agak minim, karena
perasaannya kurang bermain.
$edangkan Menurut $helldon dan Kretchmer kepribadian didasarkan pada (bentuk tubuh
: endomorI, mesomorI dan ektomorI. Kepribadian menurut hipocrates mendasarkan pada
reaksi tubuh atau dampak Iisiologis tubuh akibat dari adanya 4 kelompok cairan tubuh
tersebut.
Berdasarkan aspek psikologis :
Menurut Jung kepribadian dikategorikan menjadi ; introvert dan ekstrovert, sedangkan
Heymans membagi menjadi : emosialitet, aktivitet dan sekunder.
Faktor - faktor yang mempengaruhi kepribadian :
. Faktor genetik
Dari beberapa penelitian bayi-bayi baru lahir mempunyai temperamen yang berbeda,
Perbedaan ini lebih jelas terlihat pada usia 3 bulan. Perbedaan meliputi: tingkat aktivitas,
rentang atensi, adaptabilitas pada perubahan lingkungan. $edangkan menurut hasil riset
tahun 2007 kazuo Murakami di Jepang menunjukan bahwa gen Dorman bisa distimulasi
dan diaktivasi pada diri seseorang dalam bentuk potensi baik dan potensi buruk.
2. Faktor lingkungan
Perlekatan (attachment): kecenderungan bayi untuk mencari kedekatan dengan
pengasuhnya dan untuk merasa lebih aman dengan kehadiran pengasuhnya dapat
mempengaruhi kepribadian.
Teori perlekatan (Jhon Bowlby menunjukkan : kegagalan anak membentuk perlekatan
yang kuat dengan satu orang atau lebih dalam tahun pertama kehidupan berhubungan
dengan ketidakmampuan membentuk hubungan dengan orang lain pada masa dewasa
(Bowlby , 1973.
2. Faktor stimulasi gen dan cara berpikir
Berdasarkan penelitian akhir 2007, yang dilakukan oleh Kazuo Murakami, Ph.D dari
Jepang dalam bukunya The Divine message of the DNA. Menyimpulkan bahwa
kepribadian sepenuhnya dikendalikan oleh gen yang ada dalam sel tubuh manusia. Gen
tersebut ada yang bersipat Dorman (tidur atau tidak aktip dan yang bersipat aktip. Bila
kita sering menyalakan gen yang tidur dengan cara positiI thinking maka kepribadian dan
nasib kita akan lebih baik. Jadi genetik bukan sesuatu yang kaku, permanen dan tidak
dapat dirubah.
$etiap orang yang diciptakan Tuhan sudah dilengkapi dengan kepribadian. Kepribadian itu
sebetulnya adalah sumbangsih atau pemberian Tuhan ditambah dengan pengaruh lingkungan
yang kita terima atau kita alami pada masa pertumbuhan kita. $umber:
http://www.okezone.com. Ada beberapa ahli yang beranggapan bahwa segalanya telah
diprogram dalam genetik. Beberapa ahli lain menyatakan bahwa Iaktor belajar dan
lingkungan memegang peranan yang sangat menentukan. Perpaduan kedua Iaktor itu
dinamakan Anna Anastasia dimana keduanya membentuk kepribadian manusia.
John L Holland, seorang praktisi yang mempelajari hubungan antara kepribadian dan minat
pekerjaan, mengemukakan bahwa ada enam tipe atau orientasi kepribadian pada manusia.
1. Tipe realistik .
Menyukai pekerjaan yang siIatnya konkret, yang melibatkan kegiatan sistematis, seperti
mengoperasikan mesin, peralatan. Tipe seperti ini tidak hanya membutuhkan keterampilan,
komunikasi, atau hubungan dengan orang lain, tetapi dia memiliki Iisik yang kuat. Bidang
karier yang cocok, yaitu perburuhan, pertanian, barber sho5, dan konstruski.
2. Tipe intelektual/investigative .
Menyukai hal-hal yang teoritis dan konseptual, cenderung pemikir daripada pelaku tindakan,
senang menganalis, dan memahami sesuatu. Biasanya menghindari hubungan sosial yang
akrab. Tipe ini cocok bekerja di laboratorium penelitian, seperti peneliti, ilmuwan, ahli
matematika.
3. Tipe sosial.
$enang membantu atau bekerja dengan orang lain. Dia menyenangi kegiatan yang melibatkan
kemampuan berkomunikasi dan ketrampilan berhubungan dengan orang lain, tetapi umumnya
kurang dalam kemampuan mekanikal dan sains. Pekerjaan yang sesuai, yaitu guru/pengajar,
konselor, pekerja sosial, guide, dan bartender.
4. Tipe konvensional.
Menyukai pekerjaan yang terstruktur atau jelas urutannya, mengolah data dengan aturan
tertentu. Pekerjaan yang sesuai, yaitu sekretaris, teller filing, serta akuntan.
5. Tipe usaha/enterprising.
Cenderung mempunyai kemampuan verbal atau komunikasi yang baik dan menggunakannya
untuk memimpin orang lain, mengatur, mengarahkan, dan mempromosikan produk atau
gagasan. Tipe ini sesuai bekerja sebagai sales politikus, manajer, pengacara atau agensi iklan.
6. Tipe artistik .
Cenderung ingin mengekspresikan dirinya, tidak menyukai struktur atau aturan, lebih
menyukai tugas-tugas yang memungkinkan dia mengekspresikan diri. Karier yang sesuai,
yaitu sebagai musisi, seniman, dekorator, penari, dan penulis.
3. Struktur kepribadian manusia
$truktur kepribadian merupakan unsur-unsur atau komponen yang membentuk diri
seseorang secara psikologis. $alah satu contoh struktur kepribadian yang paling tua
gagasannya adalah menurut $igmund rued tokoh psikoanalisa. Berdasarkan beberapa
penelitian pada klien yang mengalami masalah kejiwaan ia menyimpulkan bahwa diri
manusia dalam membentuk kepribadianya terdiri atas 3 komponen utama yaitu Das es
das ich das Uber Ich istilah lainnya id ego su5er ego. Untuk memudahkan pemahaman,
saya sering menamakan kalau id artinya naIsu atau dorongan-dorongan kenikmatan yang
harus dipuaskan, bersipat alamiah pada manusia. go sering saya analogikan sebagai
kemampuan otak atau akal yang membimbing manusia untuk mencari jalan keluar
terhadap masalah melalui penalarannya. $uper go sering saya analogikan sebagai norma,
aturan, agama, norma sosial.
Gambar A.3. $truktur kepribadian manusia. Iyus Yosep (2007 diadaptasi
dari $igmund reud
Super Eo
Moral, social, ideal, Reliion
Eo
Rasional, the realita
of principles, between
id-Super Eo
Id
Basic impulse,
Unconsciousness,
1he principles of
constancy,
Psychoseksual
a. Sejarah hidup Simund Frued
$igmund reud yang terkenal dengan Teori Psikoanalisis dilahirkan di Morovia, pada
tanggal 6 Mei 1856 dan meninggal di London pada tanggal 23 $eptember 1939. Gerald
Corey dalam 'Theory and !ractice of Counseling and !sychothera5y menjelaskan
bahwa $igmund reud adalah anak sulung dari keluarga Viena yang terdiri dari tiga lakilaki
dan lima orang wanita. Dalam hidupnya ia ditempa oleh seorang ayah yang sangat
otoriter dan dengan uang yang sangat terbatas, sehingga keluarganya terpaksa hidup
berdesakan di sebuah aparterment yang sempit, namun demikian orang tuanya tetap
berusaha untuk memberikan motivasi terhadap kapasitas intelektual yang tampak jelas
dimiliki oleh anak-anaknya.
$ebahagian besar hidup reud diabdikan untuk memIormulasikan dan mengembangkan
tentang teori psikoanalisisnya. Uniknya, saat ia sedang mengalami problema emosional
yang sangat berat adalah saat kreativitasnya muncul. Pada umur paruh pertama empat
puluhan ia banyak mengalami bermacam psikomatik, juga rasa nyeri akan datangnya maut
dan Iobi-Iobi lain. Dengan mengeksplorasi makna mimpi-mimpinya sendiri ia mendapat
pemahaman tentang dinamika perkembangan kepribadian seseorang.
$igmund reud dikenal juga sebagai tokoh yang kreatiI dan produktiI. Ia sering
menghabiskan waktunya 18 jam sehari untuk menulis karya-karyanya, dan karya tersebut
terkumpul sampai 24 jilid. Bahkan ia tetap produktiI pada usia senja. Karena karya dan
produktiIitasnya itu, reud dikenal bukan hanya sebagai pencetus psikoanalisis yang
mencuatkan namanya sebagai intelektual, tapi juga telah meletakkan teknik baru untuk
bisa memahami perilaku manusia. Hasil usahanya itu adalah sebuah teori kepribadian dan
psikoterapi yang sangat komprehenshiI dibandingkan dengan teori serupa yang pernah
dikembangkan.
Psikoanalisa dianggap sebagai salah satu gerakan revolusioner di bidang psikologi yang
dimulai dari satu metode penyembuhan penderita sakit mental, hingga menjelma menjadi
sebuah konsepsi baru tentang manusia. Hipotesis pokok psikoanalisa menyatakan bahwa
tingkah laku manusia sebahagian besar ditentukan oleh motiI-motiI tak sadar, sehingga
reud dijuluki sebagai bapak penjelajah dan pembuat peta ketidaksadaran manusia.
Lima karya reud yang sangat terkenal dari beberapa karyanya adalah: (1 The
Inter5retation of dreams (1900, (2 The !sicho5athology of Everiday Life (1901, (3
General Introductory Lectures on !sichoanalysis (1917, (4 New Introductory Lectures
on !sichoanalysis (1933 dan (5 An Outline of !sichoanalysis (1940.
Dalam dunia pendidikan pada masa itu, $igmund reud belum seberapa populer. Menurut
A. $upratika, nama reud baru dikenal pertama kalinya dalam kalangan psikologi
akademis pada tahun 1909, ketika ia diundang oleh G. $tanley Hall, seorang sarjana
psikologi Amerika, untuk memberikan serangkaian kuliah di universitas Clark di
orcester, Massachusetts. Pengaruh reud di lingkungan psikologi baru terasa sekitar
tahun 1930-an. Akan tetapi Asosiasi Psikoanalisis Internasional sudah terbentuk tahun
1910, begitu juga dengan lembaga pendidikan psikoanalisis sudah didirikan di banyak
negara.
b. PersepsiFreud tentan sifat manusia
Menurut $igmund reud, perilaku manusia itu ditentukan oleh kekuatan irrasional yang
tidak disadari dari dorongan biologis dan dorongan naluri psikoseksual tertentu pada masa
enam tahun pertama dalam kehidupannya. Pandangan ini menunjukkan bahwa aliran teori
reud tentang siIat manusia pada dasarnya adalah deterministik. Namun demikian
menurut Gerald Corey yang mengutip perkataan Kovel, bahwa dengan tertumpu pada
dialektika antara sadar dan tidak sadar, determinisme yang telah dinyatakan pada aliran
reud luluh. Lebih jauh Kovel menyatakan bahwa jalan pikiran itu adalah ditentukan,
tetapi tidak linier. Ajaran psikoanalisis menyatakan bahwa perilaku seseorang itu lebih
rumit dari pada apa yang dibayangkan pada orang tersebut.
Di sini, reud memberikan indikasi bahwa tantangan terbesar yang dihadapi manusia
adalah bagaimana mengendalikan dorongan agresiI itu. Bagi $igmund reud, rasa resah
dan cemas seseorang itu ada hubungannya dengan kenyataan bahwa mereka tahu umat
manusia itu akan punah. Kecemasan muncul karena adanya konIlik antara id dengan super
ego.
c. Struktur Kepribadian dalam pandanan Frued
Dalam teori psikoanalitik, struktur kepribadian manusia itu terdiri dari id ego dan
su5erego. Id adalah komponen kepribadian yang berisi impuls agresiI dan libinal, dimana
sistem kerjanya dengan prinsip kesenangan '5leasure 5rinci5le. Ego adalah bagian
kepribadian yang bertugas sebagai pelaksana, dimana sistem kerjanya pada dunia luar
untuk menilai realita dan berhubungan dengan dunia dalam untuk mengatur dorongandorongan
id agar tidak melanggar nilai-nilai su5erego. Su5erego adalah bagian moral dari
kepribadian manusia, karena ia merupakan Iilter dari sensor baik- buruk, salah-benar,
boleh- tidak sesuatu yang dilakukan oleh dorongan ego.
Gerald Corey menyatakan dalam perspektiI aliran reud ortodoks, manusia dilihat sebagai
sistem energi, dimana dinamika kepribadian itu terdiri dari cara-cara untuk
mendistribusikan energi psikis kepada id, ego dan super ego, tetapi energi tersebut
terbatas, maka satu diantara tiga sistem itu memegang kontrol atas energi yang ada,
dengan mengorbankan dua sistem lainnya, jadi kepribadian manusia itu sangat ditentukan
oleh energi psikis yang menggerakkan.
Menurut Calvil $. Hall dan Lindzey, dalam psikodinamika masing-masing bagian dari
kepribadian total mempunyai Iungsi, siIat, komponen, prinsip kerja dinamika dan
mekanisme tersendiri, namun semuanya berinteraksi begitu erat satu sama lainnya,
sehingga tidak mungkin dipisahkan. Id bagian tertua dari aparatur mental dan merupakan
komponen terpenting sepanjang hidup. Id dan instink-instink lainnya mencerminkan
tujuan sejati kehidupan organisme individual. Jadi id merupakan pihak dominan dalam
kemitraan struktur kepribadian manusia.
Cara kerja masing-masing struktur dalam pembentukan kepribadian adalah: (1 apabila
rasa id-nya menguasai sebahagian besar energi psikis itu, maka pribadinya akan bertindak
primitiI, implusiI dan agresiI dan ia akan mengumbar impuls-impuls primitiInya, (2
apabila rasa ego-nya menguasai sebagian besar energi psikis itu, maka pribadinya
bertindak dengan cara-cara yang realistik, logis, dan rasional, dan (3 apabila rasa su5er
ego-nya menguasai sebagian besar energi psikis itu, maka pribadinya akan bertindak pada
hal-hal yang bersiIat moralitas, mengejar hal-hal yang sempurna yang kadang-kadang
irrasional.
Jadi untuk lebih jelasnya sistem kerja ketiga struktur kepribadian manusia tersebut adalah:
!ertama, Id merupakan sistem kepribadian yang orisinil, dimana ketika manusia itu
dilahirkan ia hanya memiliki Id saja, karena ia merupakan sumber utama dari energi psikis
dan tempat timbulnya instink. Id tidak memiliki organisasi, buta, dan banyak tuntutan
dengan selalu memaksakan kehendaknya. Aktivitas Id dikendalikan oleh prinsip
kenikmatan dan proses primer.
Id mulai berkembang pada usia bayi, bagian kepribadian yang paling primitiI, dan sudah
ada sejak lahir Aspek biologis dari kepribadian.Id terdiri dari dorongan (impuls dasar
:kebutuhan makan, minum, eliminasi, menghindari rasa sakit, memperoleh kenikmatan
sosial. Id juga merupakan kondisi Unconsciousness, sumber energi psikis, sistem
kepribadian yang dasar, terdapat naluri-naruli bawaan, berisi keinginan-keinginan yang
belum tentu sesuai dengan norma. Id biasanya menuntut segera dipuaskan (the 5rinci5les
of constancy. Id akan Menjalankan Iungsi tindakan reIleks dan proses berpikir primer
Kedua, Ego mengadakan kontak dengan dunia realitas yang ada di luar dirinya. Di sini
ego berperan sebagai 'eksekutiI yang memerintah, mengatur dan mengendalikan
kepribadian, sehingga prosesnya persis seperti 'polisi lalulintas yang selalu mengontrol
jalannya id, super-ego dan dunia luar. Ia bertindak sebagai penengah antara instink dengan
dunia di sekelilingnya. go ini muncul disebabkan oleh kebutuhan-kebutuhan dari suatu
organisme, seperti manusia lapar butuh makan. Jadi lapar adalah kerja Id, yang
memutuskan untuk mencari dan mendapatkan serta melaksanakan itu adalah kerja
ego.sedangkan pertimbangan halal dan haram dalam mencari makan adalaj kerja $uper
ego. go mulai berkembang usia 2-3 th. go merupakan aspek psikologis kepribadian.
go berada pada tingkat pra sadar. go menjalankan Iungsi dengan proses berpikir
sekunder (rasional. go merupakan hasil kontak individu dengan dunia luar/lingk (The
realita of 5rinci5les) dan penengah tuntutan id dan superego.
$edangkan yang ketiga, su5erego adalah yang memegang keadilan atau sebagai Iilter dari
kedua sistem kepribadian, sehingga tahu benar-salah, baik-buruk, boleh-tidak dan
sebagainya. Di sini superego bertindak sebagai sesuatu yang ideal, yang sesuai dengan
norma-norma moral masyarakat. $uper ego Mulai berkemb usia 4-6 tahun. $uper go
merupakan aspek sosiologis kepribadian, sistem kepribadian yang berisikan nilai-nilai
dan aturan yang siIatnya evaluatiI. Terbentuk melalui internalisasi nilai-nilai atau aturanaturan
dari significant others. BerIungsi dalam legislatiI dan yudikatiI. $uper go juga
terdiri dari : kata hati (nurani & ego ideal. ungsi utama: 1 pengendali id, 2
mengarahkan ego pada tujuan yang yang sesuai dengan moral ketimbang kenyataan, 3
mendorong individu ke arah kesempurnaan.
d. Pandanan Freud terhadap Kesadaran dan ketidaksadaran
Pemahaman tentang kesadaran dan ketidaksadaran manusia merupakan salah satu
sumbangan terbesar dari pemikiran reud. Menurutnya, kunci untuk memahami perilaku
dan problema kepribadian bermula dari hal tersebut. Ketidakasadaran itu tidak dapat
dikaji langsung, karena perilaku yang muncul itu merupakan konsekuensi logisnya.
Menurut Gerald Corey, bukti klinis untuk membenarkan alam ketidaksadaran manusia
dapat dilihat dari hal-hal berikut, seperti: (1 mimpi; hal ini merupakan pantulan dari
kebutuhan, keinginan dan konIlik yang terjadi dalam diri, (2 salah ucap sesuatu; misalnya
nama yang sudah dikenal sebelumnya, (3 sugesti pasca hipnotik, (4 materi yang berasal
dari teknik asosiasi bebas, dan (5 materi yang berasal dari teknik proyeksi, serta isi
simbolik dari simptom psikotik.
$edangkan kesadaran itu merupakan suatu bagian terkecil atau tipis dari keseluruhan
pikiran manusia. Hal ini dapat diibaratkan seperti gunung es yang ada di bawah
permukaan laut, dimana bongkahan es itu lebih besar di dalam ketimbang yang terlihat di
permukaan. Demikianlah juga halnya dengan kepribadian manusia, semua pengalaman
dan memori yang tertekan akan dihimpun dalam alam ketidaksadaran. $ecara skematis
alam bawah sadar dan alam sadar dapat dibandingkan sebagai berikut :
Gambar A.4. Alam sadar bawah sadar dan konIlik-konIlik sebagai
Ienomena gunung es diadaptasi dari $igmund reud oleh Iyus Yosep
(2007
e. Pandanan Freud terhadap Kecemasan
Bagian yang tidak kalah penting dari teori reud adalah tentang kecemasan. Gerald Corey
mengartikan kecemasan itu adalah sebagai suatu keadaan tegang yang memaksa kita
untuk berbuat sesuatu. Kecemasan ini menurutnya berkembang dari konIlik antara sistem
id, ego dan superego tentang sistem kontrol atas energi psikis yang ada. ungsinya adalah
mengingatkan adanya bahaya yang datang.
$edangkan menurut Calvin $. Hall dan Lindzey, kecemasan itu ada tiga: kecemasan
realita neurotik dan moral. (1 kecemasan realita adalah rasa takut akan bahaya yang
datang dari dunia luar dan derajat kecemasan semacam itu sangat tergantung kepada
ancaman nyata. Misalnya kecemasan saat seseorang menjelang ujian, wawancara, tes
kerja. (2 kecemasan neurotik adalah rasa takut kalau-kalau instink akan keluar jalur dan
menyebabkan sesorang berbuat sesuatu yang dapat membuatnya terhukum, misalnya
manusia tidak kuat bahwa hasrat seksual harus dipuaskan, hasrat lapar harus dipuaskan,
hasrat tidur, hasrat terhindar dari sakit harus dipuaskan tetapi pemuasannya sangat sulit
dan perlu perjuangan berat. dan (3 kecemasan moral adalah rasa takut terhadap hati
nuraninya sendiri. Orang yang hati nuraninya cukup berkembang cenderung merasa
bersalah apabila berbuat sesuatu yang bertentangan dengan norma moral. Misalnya
melakukan masturbasi, mencuri, korupsi, berbohong.
f. Mekanisme pertahanan eo
Untuk menghadapi tekanan kecemasan yang berlebihan, sistem ego terpaksa mengambil
tindakan ekstrim untuk menghilangkan tekanan itu. Tindakan yang demikian itu, disebut
mekanisme pertahanan, sebab tujuannya adalah untuk mempertahankan ego terhadap
tekanan kecemasan. Dalam teori reud, bentuk-bentuk mekanisme pertahanan yang
penting adalah: (1 re5resi; ini merupakan sarana pertahanan yang bisa mengusir pikiran
serta perasaan yang menyakitkan dan mengancam keluar dari kesadaran, (2 memungkiri;
ini adalah cara mengacaukan apa yang dipikirkan, dirasakan, atau dilihat seseorang dalam
Alam $adar : keadaan yang
tampak dan dirasakan saat ini,
kuliah, pakaian, tugas-tugas,
keuangan saat ini
Ambang sadar : batas antara sadar
& bawah sadar muncul dalam
bentuk mimpi-mimpi
Bawah $adar : dipermalukan,
ditolak cinta, disiksa, tidak lulus
ujian, ayah tiri, hubungan kakak
adik tdk harmonis, dipekosa,
mencuri, perasaan berdosa,
konIlik-konIlik masa lalu
Sebaian besar
hidup manusia di
alam bawah sadar,
konflik masa lau,
penalamanpenalaman
baik
dan buruk
mimpi
situasi traumatik, (3 5embentukan reaksi; ini adalah menukar suatu impuls atau perasaan
yang menimbulkan kecemasan dengan melawannya dalam kesadaran, (4 5royeksi; ini
berarti memantulkan sesuatu yang sebenarnya terdapat dalam diri kita sendiri ke dunia
luar, (5 5enggeseran; merupakan suatu cara untuk menangani kecemasan dengan
menyalurkan perasaan atau impuls dengan jalan menggeser dari objek yang mengancam
ke 'sasaran yang lebih aman, (6 rasionalisasi; ini cara beberapa orang menciptakan
alasan yang 'masuk akal untuk menjelaskan disingkirnya ego yang babak belur, (7
sublimasi; ini suatu cara untuk mengalihkan energi seksual kesaluran lain, yang secara
sosial umumnya bisa diterima, bahkan ada yang dikagumi, (8 regresi; yaitu berbalik
kembali kepada prilaku yang dulu pernah mereka alami, (9 introfeksi; yaitu mekanisme
untuk mengundang serta 'menelaah sistem nilai atau standar orang lain, (10 identifikasi,
(11 kon5ensasi, dan (12 ritual dan 5engha5usan.
Perkembanan kepribadian
Perkembangan kepribadian menurut Gardener Murphy
Perkembangan kepribadian dalam pandangan Gardener Murphy : merupakan tahap-tahap
dinamis, berubah-ubah yang terdiri dari Iase keseluruhan (tanpa diIIerensiasi, kemudian
Iase diIerensiasi dan Iase integrasi yaitu Iungsi yang sudah mengalami diIerensiasi
diitegrasikan dalam satu unit yang berkoordinasi. ase keseluruhan merupakan watak
umum yang mendominasi seperti pemarah, pemberani, semangat, penipu, pembelajar,
petualang. Dalam perkembangan berikutnya terdiIerensiasi misalnya pemberani yang
memilki semangat pembelajar, penipu yang memiliki darah seni. Iase integrasi yaitu
Iungsi yang sudah mengalami diIerensiasi diitegrasikan dalam satu unit yang
berkoordinasi biasanya di atas 40 tahun kepribadiannya menjadi mantap dan cenderung
menetap
Perkembangan kepribadian menurut Sigmund Freud
Perkembangan manusia dalam psikoanalitik merupakan suatu gambaran yang sangat teliti
dari proses perkembangan psikososial dan psikoseksual, mulai dari lahir sampai dewasa.
Dalam teori reud setiap manusia harus melewati serangkaian tahap perkembangan dalam
proses menjadi dewasa. Tahap-tahap ini sangat penting bagi pembentukan siIat-siIat
kepribadian yang bersiIat menetap.
Menurut reud, kepribadian orang terbentuk pada usia sekitar 5-6 tahun yaitu:
(1 tahap oral,
outh rule (menghisap, menggigit, mengunyah, Lima mode pada tahap oral yang
masing-masing membentuk suatu prototipe karakteristik kepribadian tertentu di kemudian
hari, yaitu mode : mengambil, memeluk, menggigit, meludah dan membungkam.
Mengambil : menjadi petunjuk tingkah laku rakus, Memeluk : menjadi petunjuk dalam
mengambil keputusan dan tingkah laku keras kepala. Menggigit : menjadi petunjuk
tingkah laku destruktiI; sarkasme, sinis & mendominasi, Meludah : prototipe tingkah laku
reject, Membungkam: tingkah laku reject, introvert
(2 tahap anal: 1-3 tahun,
Akhir tahap oral bayi dianggap telah dapat membentuk kerangka kasar kepribadian,
meliputi : sikap, mekanisme untuk memenuhi tuntutan id dan realita, dan ketertarikan
pada suatu aktivitas atau objek. Kebutuhan menyangkut pemuasan anak terhadap kontrol
mengenai hal-hal yang menyangkut anal (mis: bagaimana anak mengontrol keinginan
untuk BAK dan bagaimana beradaptasi dengan toilet. Tujuan tahap ini : terpenuhinya
pemuasan anak dengan tidak berlebihan akan membentuk self control yang adekuat
(3 tahap phalic: 3-6 tahun,
$olusi permasalahan pada Iase oral & anal membentuk pola kerangka yang mendasar
tahap berikutnya yaitu phalik. Pada tahap ini kesenangan dan permasalahan berpusat
sekitar alat kelamin. $timulasi pada alat genital menimbulkan dorongan biologis,
dorongan dikurangi timbul kepuasan. Permasalah yang timbul : oedi5us com5leks
(4 tahap laten: 6-12 tahun,
Periode lambat , dimana desakan seksual mengendur. $ebaiknya digunakan untuk mencari
keterampilan kognitiI/pengetahuan dan mengasimilasi nilai-nilai budaya. Pada periode ini
ego & superego terus dikembangkan
(5 tahap genital: 12-18 tahun
Dorongan/impuls-impuls menguat lagi dengan drastis. Pecapaian ego ideal sudah tercapai
pada tahap ini
(6 tahap dewasa, yang terbagi dewasa awal, usia setengah baya dan usia senja.
Konsep psikolanalisis menekankan pengaruh masa lalu (masa kecil terhadap perjalanan
manusia. alaupun banyak para ahli yang mengkritik, namun dalam beberapa hal konsep
ini sesuai dengan konsep pembinaan dini bagi anak-anak dalam pembentukan moral
individual. Dalam sistem pembinaan akhlak individual, Islam menganjurkan agar keluarga
dapat melatih dan membiasakan anak-anaknya agar dapat tumbuh berkembang sesuai
dengan norma agama dan sosial. Norma-norma ini tidak bisa datang sendiri, akan tetapi
melalui proses interaksi yang panjang dari dalam lingkungannya. Bila sebuah keluarga
mampu memberikan bimbingan yang baik, maka kelak anak itu diharapkan akan tumbuh
menjadi manusia yang baik.
Dalam hal ini sebuah hadis Nabi menyatakan bahwa '$etiap anak yang dilahirkan dalam
keadaan Iitrah, hingga lisannya Iasih. Kedua orang tuanyalah yang ikut mewarnainya
sampai dewasa. $elain itu seorang penyair menyatakan bahwa 'Tumbuhnya generasi
muda kita seperti yang dibiasakan oleh ayah-ibunya.
Hadis dan syair tersebut di atas sejalan dengan konsep reud tentang kepribadian manusia
yang disimpulkannya sangat tergantung pada apa yang diterimanya ketika ia masih kecil.
Namun tentu saja terdapat sisi-sisi yang tidak begitu dapat diaplikasikan, karena pada
hakikatnya manusia itu juga bersiIat baharu.
Perkembangan Kepribadian dalam sumber yang dapat diakses melalui
http://www.geocities.com/sebaya01/pribadi.htm Terdapat beberapa macam pendekatan
tentang hal ini, yaitu pendekatan psikoanalisis klasik yang meliputi pendekatan reudian
maupun neo-reudian. Pendekatan psikoanalisis klasik ini lebih menekankan pada aspek
psikoseksual seorang individu, di mana perkembangan yang terjadi digerakkan oleh libido
yang mempengaruhi tiga komponen kepribadian yaitu ego, id dan superego.
Pendekatan yang kedua adalah pendekatan interpersonal, di mana individu dilihat sebagai
suatu makhluk sosial yang dibentuk oleh lingkungan budaya dan interpersonal. Perkembangan
kepribadian seseorang dilihat pada interaksi yang terjadi antara individu yang sedang
berkembang dengan teman sebaya, orang tua, sahabat, musuh, dan masyarakat sekitar.
Interaksi yang terjadi merupakan suatu pertukaran cinta, kasih sayang dan perhatian.
Pendekatan yang ketiga adalah pendekatan epigenesis, di mana tahapan perkembangan yang
terjadi tidak berdiri sendiri-sendiri, namun tahapan perkembangan sebelumnya menjadi
Iondasi bagi tahapan perkembangan berikutnya. $alah satu teori besar yang didasarkan pada
pendekatan epigenesis ini adalah teori perkembangan menurut rikson.
Perkembangan kepribadian Menurut Erikson
Menurut rikson, perkembangan manusia melewati suatu proses dialektik yang harus dilalui
dan hasil dari proses dialektik ini adalah salah satu dari kekuatan dasar manusia yaitu harapan,
kemauan, hasrat, kompetensi, cinta, perhatian, kesetiaan dan kebijaksanaan. Perjuangan di
antara dua kutub ini meliputi proses di dalam diri individu (psikologis dan proses di luar diri
individu (sosial. Dengan demikian, perkembangan yang terjadi adalah suatu proses adaptasi
aktiI.
Remaja menurut rikson, memiliki dua kutub dialektik yaitu Identitas dan Kebingungan.
$alah satu dari pencarian individu dalam tahapan ini yaitu pencarian identitas dirinya dengan
menjawab satu pertanyaan penting yaitu '$iapa Aku?. Bila individu berhasil menjawabnya
akan menjadi basis bagi perkembangan ke tahap selanjutnya. Namun, apabila gagal, maka
akan menimbulkan kebingungan identitas di mana individu tidak berhasil menjawab siapa
dirinya yang sebenarnya. Apabila seorang individu tidak berhasil menemukan identitas
dirinya, maka ia akan sulit sekali mengembangkan keintiman dengan orang lain terutama
dalam hubungan heteroseksual dan pembentukan komitmen seperti yang terdapat dalam
pernikahan.
a. Perkembanan kepribadian dalam teori psikoanalisis Erickson
1. Trust V$ Mistrust (0-1/1,5 tahun.
Perkembangan basic trust, essensial. Dalam derajat tertentu diperlukan juga
perkembangan ketidakpercayaan (mistrust untuk mendeteksi suatu bahaya atau suatu
yang tidak menyenangkan & membedakan orang-orang yang dapat dipercaya / tidak
2. Otonomi V$ Rasa Malu dan Ragu ( early chilhood : 1/1,5-3 tahun.
Mulai mengembangkan kemandirian. Bisa timbul kegelisahan, ketakutan dan
kehilangan rasa pencaya diri apabila suatu kegagalan terjadi.
3. InisiatiI V$ Rasa Bersalah (late chilhood:3-6th.
Komponen positiI adalah berkembangnya inisiatiI. Modalitas dasar psikososialnya :
'membuat, ' campur tangan, 'mengambil inisiatiI , membentuk, melaksanakan
pencapaian tujuan dan berkompetisi
4. Industri V$ InIeriority ( usia sekolah:6-12 tahun.
Dimulai industrial age. Pengalaman berhasil memberikan rasa produktiI, menguasai
dan kompetitiI. Kegagalan menimbulkan perasaan tidak adekuat & inIerioritas merasa
diri tidak tidak berguna.
5. Identitas dan Penolakan V$ diIusi Identitas ( masa remaja: 12-20 tahun.
Tahap perkembangan sebelumnya memberi kontribusi yang berarti pada
pembentukkan Identitas dapat terjadi krisis identitas. ungsi dasar remaja :
mengintegrasikan berbagai identiIikasi yang mereka dapat pada masa kanak-kanak
untuk melengkapi proses pencarian identitas
6. Intimasi dan $olidaritas V$ Isolasi (arly adulthood : 20-35 th. Perkembangan
identitas mendasari perkembangan keakraban indvidu dengan orang lain. Kemampuan
mengembangkan hubungan dengan sejenis/lawan jenis. $alah satu aspek keintiman
adalah solidaritas. Jika keintiman gagal dicapai, individu cenderung menutup diri.
7. Generativitas V$ $tagnasi/ mandeg ( middle adulthood : 35-65 th .
Generativitas bertitik tolak pada pentingnya dan pengarahan generasi berikutnya`.
Penting menumbuhkan upaya-upaya kreatiI dan produktiI . Bila generativitas gagal,
terjadi stagnasi.
8. Integritas V$ Keputusasaan (later years: diatas 65 th.
$ecara ideal telah mencapai integritas Integritas : menerima keterbatasan hidup,
merasa menjadi bagian dari generasi sebelumnya, memiliki rasa keariIan sesuai
bertambahnya usia, merupakan integrasi akhir dari tahap-tahap sebelumnya. Bila
integritas gagal : timbul keputusasaan, penyesalan terhadap apa yang telah dan belum
dilakukannya, ketakutan dalam menghadapi kematian
b. Perkembanan Kepribadian ( Harry Stack Sullivan)
Harry membagai perkembngan kepribadian menjadi beberapa masa.
1. Masa bayi : Kebutuhan akan rasa aman dalam mengembangkan rasa percaya yang
mendasar (basic trust.
2. Masa kanak-kanak awal: belajar berkomunikasi
3. Pra sekolah : mengembangkan body image
4. Usia sekolah : mengembangkan hubungan dengan sebaya, melalui kompetisi,
kompromi dan kooperatiI
5. Remaja : mengembangkan kemandirian,melakukan hubungan dengan jenis kelamin
yang berbeda
6. Dewasa : belajar untuk saling tergantung, tanggung jawab terhadap orang lain.
B. KESADARAN
Pengertian Kesadaran
Kesadaran adalah suatu tingkat kesiagaan individu pada saat ini terhadap stimulus internal
dan eksternal. Yaitu terhadap peristiwa-peristiwa lingkungan dan sensasi tubuh, memori dan
pikiran. Pengertian lainnya adalah Kemampuan individu mengadakan hubungan dengan
lingkungan serta diri sendiri (melalui panca inderanya dan mengadakan pembatasan terhadap
lingkungan serta diri sendiri (melalui perhatian.
Bukti terjadinya pemrosesan inIormasi membuat para ahli kembali mengungkap konsep
kesadaran. Kesadaran sudah mulai diungkap sejak zaman illiam James (1890 yang
menyatakan bahwa kesadaran adalah agen yang memilih satu dari sekian banyak stimulus dan
selanjutnya stimulus yang dipilih ditonjolkan dan diperjelas sementara event-event yang lain
ditekan. Kesadaran merupakan topik epiIenomenal karena meskipun tampak pada perilaku
namun sangat dipengaruhi oleh proses tidak sadar.
Fungsi kesadaran (Shallice)
* Dapat digunakan dalam membuat keputusan. Dalam keadaan sadar perawat dapat
memutuskan pergi atau tidak, bekerja atau tidak, melanjutkan pendidikan atau tidak.
* Dapat digunakan dalam mengarahkan dan mengendalikan tindakan
merencanakan,memulai dan mengarahkan tindakan Misalnya dalam keadaan sadar
seorang perawat dapat melakukan kegiatan seperti membereskan ruangan, memberi
obat, mengganti balutan.
* Dapat digunakan dalam pemantauan perilaku. $ecara sadar perawat mengamati
perilaku klien gangguan jiwa atau melakukan evaluasi klien setelah perawatan.
* Memungkinkan terhadap penyesuaian perilaku. Dalam keadaan sadar perawat dapat
menyiapkan diri bila hujan turun, mencari alternatiI bila kendaraan mogok, atau
menyesuaikan diri bila lingkungan terasa berisik.
Model teori kesadaran
Tulving model
Ada 3 jenis kesadaran Anoetic Noetic Antonoetic yang masing-masing berkait dengan
pisodic, $emantic, Prosedural.
Memori pisodik : Mencakup kesadaran tentang ingatan event yang dialami secara pribadi,
berkait dengan kesadaran Autonoetic yang disebut self-knowing karena merupakan bentuk
kesadaran paling canggih yang memungkinkan individu mengingat peristiwa-peristiwa
pribadinya yang dianggap sebagai Iakta hidup di masa lalu. Misalnya kesadaran tentang kapan
dia lahir, dimana dia lahir, siapa orang tuanya, dimana alamatnya sekarang.
Memori $emantik merupakan kesadaran yang berkaitan dengan ingatan tentang pengetahuan
yang ada di lingkungan sekeliling individu, berkait dengan kesadaran Noetic yang disebut
knowing karena sangat berkait dengan hal-hal simbolis sehingga kesadaran akan suatu
objek/peristiwa dapat terjadi karena ketidakadaan objek/peristiwa tersebut. Kesadaran tentang
iklim, cuaca, hubungan bertetangga, penataan lingkungan rumah, benda-benda di rumah,
pengetahuan tentang kepualauan, peta, jalan, warna rumah, situasi kantor.
Memori Prosedural adalah kesadaran yang berkaitan dengan ingatan tentang bagaimana
segala sesuatu dilakukan (akuisisi, retensi, ketrampilan berkait dengan kesadaran Anoetic
yang disebut Nonknowing karena diikat oleh situasi yang berlaku dan memungkinkan
seseorang mencatat tanda-tanda dalam lingkungan & memberi respon perilaku yang sesuai
dengan lingkungan saat itu. Misalnya secara sadar kita harus melakukan sesuatu apabila listrik
tiba-tiba mati, tiba-tiba berada di depan mobil yang berjalan kencang, tiba-tiba menginjak
paku, atau cara-cara menyalakan komputer, cara-cara mengendarai motor dari mulai
memanaskan mesin samapai berhenti dsb.
SISTEM MEMRI
KESADARAN
EPISDIC
AUTNETIC
SEMANTIC
NETIC
PRCEDURAL
ANETIC
Skema B.. Hubungan sistem memori dan macam kesadaran
Kaitan Kesadaran Dengan Hemisferik
Teori Tulving mendorong Broca (1869 seorang ahli Iisika Perancis meneliti bahwa belahan
otak kanan dan kiri berIungsi secara asimetris (S5lit Brain. Kesadaran dan pemrosesan
bahasa di hemisIer kiri dan Iungsi spasial di hemisIer kanan. Tingkat kesadaran juga
mempengaruhi terjadinya atensi.
Tingkat Kesadaran
A. Tingkat Kesadaran pada indera. Bila individu lost in thought umumnya perhatian akan
terIokus pada salah satu indera akibatnya tidak semua sensasi dapat diperhatikan. Individu
tidak bisa konsentrasi pada banyak hal sekaligus. Bila Iokus perhatian hanya pada salah satu
stimulus maka stimulus tersebut yang daya retensinya akan lebih baik. Misalnya saat kuliah
perhatian hanya tertuju pada dosen meskipun ada suara mobil, motor, lalu lalang orang, suara
hujan dsb.
B. Tingkat Kesadaran pada Ienomena internal (memori, dsb. $esuatu yang diindera maka
akan dimasukkan dalam kondisi 5reconscious (5reconscious state. $aat mengingat kembali
maka yang ada dalam 5reconscious akan dibawa ke kesadaran (conscious state) tetapi ada
memori yang kurang dapat diakses dan disebut gagasan-gagasan tak sadar (unconscious
ideas) gagasan tak sadar inilah yang dimaksud oleh $igmund reud sebagai hal yang ditekan
karena mengancam kepribadian.
Bila kesadaran baik, maka orientasi : waktu, tempat dan orang baik, pemahaman baik,
InIormasi yang masuk eIektiI (melalui memori dan pertimbangan. Kesadaran melibatkan :
* Pemantauan diri dan lingkungan sehingga dapat melakukan kegiatan secara normal
* Pengendalian diri dan lingkungan, sehingga kita dapat memulai dan mengakhiri
aktivitas perilaku dan kognitiI
* Perhatian yang melibatkan panca indera
Teori kesadaran Sigmund Freud
. Alam Sadar (conciousness)
* Alam $adar (conciousness merupakan bagian dari pikiran dimana persepsi yang berasal
dari dunia luar atau dari dalam tubuh (pikiran di bawa ke kesadaran. Dalam proses yang
bersumber dari internal, hanya pikiran yang ada di alam pra sadar yang dapat di bawa ke
alam sadar
* Kesadaran merupakan Ienomena subjektiI yang isinya dapat dikomunikasikan hanya
melalui bahasa dan perilaku
* Kesadaran menggunakan energi psikis, artinya seseorang menyadari suatu ide atau
perasaan akibat adanya sejumlah energi psikis. nergi psikis bentuk konkritnya berupa
aliran listrik yang mengalir dalam serabut syaraI melalui neurotransmitter.
* Kesadaran sebagai alat pencerap apa yang menjadi perhatian bekerja sama dengan alam
pra sadar. Melalui perhatian individu dapat menjadi sadar (tahu tentang rangsang yang
masuk dari dunia luar, kesadaran dapat menIokuskan beberapa stimulus dan mengabaikan
stimulus lain.
2. Alam Pra Sadar
* Belum ada pada waktu lahir dan berkembang pada masa anak-anak
* Berdekatan dan bekerja sama dengan alam sadar
* Kegiatan mental alam pra sadar dinamakan proses sekunder
* $angat erat dengan prinsip realita (ego
* Menjaga jangan sampai hasrat-hasrat yang bertentangan dengan kenyataan keluar ke alam
sadar
* Terdiri dari peristiwa-peristiwa, proses dan isi pikir yang dapat dibawa ke alam sadar
dengan memusatkan perhatian
3. Alam Tidak Sadar (unconciousness)
* Mengandung berbagai ide dan aIek yang ditekan
* Hasrat/ keinginan tidak dapat dibawa ke alam sadar, hanya kan mendorong alam sadar
untuk melakukan sesuatu
* Menurut reud, beberapa memori dan keinginan yang menyakitkan, konIlik-konIlik masa
lalu yang tidak dikehendaki, trumatik dan tidak diinginkan cenderung untuk direpresi
(penekanan/ditekan ke alam bawah sadar, hal ini akan terus mempengaruhi perilaku kita
walau kita tidak menyadarinya.
Teori kesadaran Carl Gustav 1ung
Menurut Carl, jiwa terdiri dari dua bagian yang saling melengkapi yaitu: kesadaran dan
ketidaksadaran. ungsi jiwa dalam kaitannya dengan kesadaran menurut teori ini adalah suatu
aktivitas yang secara teori tidak berubah dalam lingkungan yang berbeda-beda. Jadi menurut
teori ini jiwa itu sesuatu yang permanen dan menetap.
$ecara umum teori ini menyebutkan empat Iungsi jiwa :
Dua rasional (pikiran dan perasaan, dan dua tidak rasional (pendirian dan intuisi, pada
mumnya manusia mempunyai ke empat Iungsi tersebut, akan tetapi biasanya hanya salah satu
Iungsi yang paling berkembang superior. ungsi superior menguasai alam sadar dan Iungsi
inIerior menguasai alam tidak sadar.
$edangkan sikap jiwa, dalam teori ini digolongkan menjadi 2 tipe yaitu tipe ekstrovert dan
introvert
Tipe ekstrovert memiliki ciri :
* $ikap kesadaran yang mengarah keluar dirinya
* Orientasi tertuju keluar, pikiran, perasaan dan tindakannya ditentukan oleh lingkungan
* Cirinya penyesuaian dengan lingkungan baik, tingkah laku baik, cepat dan tepat serta
pandai bergaul
Tipe introvert memiliki ciri :
* $ikap kesadarannya mengarah ke dalam dirinya
* Cirinya: sulit menyesuaikan dengan lingkungan,semua dipandang dari sudut dirinya,
kurang dapat bergaul
2. Struktur Ketidaksadaran menurut 1ung
a. Ketidaksadaran pribadi
* Daerah yang berdekatan dengan ego, terdiri dari pengalaman-pengalaman alam
sadar/disadari dan kemudian di represi , dilupakan atau diabaikan
* Isi ketidaksadaran pribadi sama seperti pra sadar pada konsep reud, yang dapat menjadi
sadar
b. Ketidaksadaran kolektiI
* Diwariskan dari generasi ke generasi
* Merupakan endapan cara reaksi manusia yang khas sejak dulu dalam menghadapi situasi
ketakutan, bahaya, perjuangan, kelahiran dan kematian (akibat dari pengalamanpengalaman
yang berulang selama banyak generasi, misalnya setiap mendengar kata
aliran asosiasi kita pada lampu yang padam padahal pengertian salah tersebut diwariskan
turun-temurun, saat listrik mati respon orang tua mengatakan aliran..
* BersiIat universal
* Contoh : kecenderungan manusia takut pada kegelapan, ular, karena diasumsikan bahwa
manusia terdahulu menemukan banyak bahaya dalam kegelapan dan menjadi korban ular
berbisa
* Pengalaman-pengalaman seseorang tentang dunia sebagian besar dibentuk oleh
ketidaksadaran kolektiI, walau tidak sepenuhnya demikian
Alam tidak sadar (unconciousness berisikan kejadian-kejadian jiwa yang terletak pada
daerah perbatasan antara ketidaksadaran pribadi dan kolektiI, yaitu hal-hal yang tidak dapat
diingat lagi. Unconciousness lebih dekat ke arah ketidaksadaran kolektiI.
Dua unsur utama dari ketidaksadaran kolektiI, yaitu :
a. Archety5e . Merupakan komponen struktural dari ketidaksadaran kolektiI, yaitu suatu
bentuk pikiran (ide universal yang mengandung unsur emosi yang besar. Merupakan pikiran
instingtiI dan reaksi instingtiI terhadap situasi tertentu yang terjadi di luar kesadaran, dibawa
sejak lahir dan tumbuh pada ketidaksadaran kolektiI selama perkembangan manusia disebut
sebagai pola dasar. Contoh: Archety5e ibu menghasilkan gambaran tentang Iigur ibu, dengan
kata lain bayi mewarisi konsep yang sudah terbentuk lebih dulu tentang ibu yang bersiIat
umum dan menentukan bagaimana bayi mempersepsikan ibunya.
Kompleks : Merupakan Ide yang dipengaruhi oleh perasaan dan timbul sebagai akibat dari
pengalaman traumatik yang berlarut-larut pada masa kanak-kanak. Kompleks terjadi
didasarkan bentuk-bentuk pengalaman manusiawi yang universal. Contoh : Reaksi khas
seorang anak terhadap ibunya ditentukan oleh pengalaman pribadi tentang ibunya.
$elanjutnya Jung mengemukakan konsep !ersona Anima dan Animus. Persona adalah suatu
topeng yang menutupi kepribadian, dimana seseorang tampil di dunia luar. Persona dapat
terIiksasi, sehingga orang yang sesungguhnya tersembunyi dari dirinya. $edangkan Anima
dan animus Adalah siIat yang tidak disadari yang masing-masing dimiliki oleh wanita dan
laki-laki. Anima adalah Ieminimitas laki-laki yang tidak dikembangkan, sedangkan animus
maskulinitas wanita yang tidak dikembangkan. Menurut teori ini setiap individu memilki
potensi laki-laki dan perempuan. Hanya lingkungan yang bertanggung jawab
mengembangkan potensi salah satunya dari keduanya. Apakah ia kan menjadi laki-laki atyau
menjadi perempuan atau identitas dirinya kabur seperti waria atau banci.
C. EMSI
Pengertian Emosi :
Perasaan yang umum yang mencakup elemen Iisiologis dan kognisi dan dapat
mempengaruhi tingkah laku. lemen-elemen Iisiologis: peningkatan denyut nadi,
keringatan , jantung berdebar-debar dll. $edangkan elemen-elemen kognitiI : memahami
atau pemaknaan terhadap reaksi emosional.
mosi adalah maniIestasi perasaan dan disertai banyak komponen Iisiologis, dan
biasanya berlangsung tidak lama (Maramis,1990. Oxford English Dictionary (dalam
Goleman,2003 , menyebutkan bahwa emosi adalah : $etiap kegiatan atau pergolakan
pikiran , perasaan, naIsu. $etiap keadaan mental yang hebat atau meluap-luap.
mosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak, rencana seketika untuk mengatasi
Masalah. mosi akar untuk bertindak/memancing tindakan. Menurut Golema : emosi merujuk
pada suatu perasaan dan pikiran khasnya, suatu keadaan biologis dan psikologis dan
serangkaian kecenderungan untuk bertindak. $edangkan Atkinson mendeIinisikan emosi
sebagai dorongan yang dapat dapat mengaktiIkan dan mengarahkan perilaku dengan cara
yang sama seperti yang dilakukan motiI. mosi bisa menjadi tujuan: kita melakukan aktivitas
tertentu, karena kita tahu bahwa aktivitas tersebut menyenangkan.
Bentuk-Bentuk Reaksi Emosi
* Reaksi amarah : hormon adrenalin meningkat, menyebabkan gelombang energi yang
cukup kuat untuk bertindak dahsyat, maka tangan menjadi mudah menghantam lawan,
detak jantung meningkat
* Reaksi takut : kaki akan lebih mudah diajak mengambil langkah seribu dan wajah menjadi
pucat. Hal ini disebabkan karena di pusat-pusat emosi, otak memicu terproduksinya
hormon seperti adrenalin, yang membuat tubuh waspada dan siap bertindak
* Reaksi kebahagiaan: perubahan utama akibat timbulnya kebahagiaan adalah
meningkatnya kegiatan di pusat otak yang menghambat perasaan negatiI dan
meningkatkan energi yang ada, dan menenangkan perasaan yang menimbulkan kerisauan.
* Reaksi perasaan cinta/kasih sayang, dan kepuasan seksual, mencakup rangsangan
parasimpatik (secara Iisiologis lawan/antagonik dari aktivitas simpatik, secara Iisiologis
adalah lawan mobilisasi fight or flight` yang sama-sama dimiliki oleh rasa takut,
maupun amarah. Pola parasimpatik, yang disebut ' respon relaksasi, adalah serangkaian
reaksi di seluruh tubuh yang membangkitkan keadaan menenangkan dan puas, sehingga
mempermudah kerja sama
* Reaksi terkejut
Naiknya alis mata ketika terkejut memungkinkan diterimanya bidang penglihatan yang leb
lebar dan juga cahaya yang masuk ke retina. Reaksi ini membuka kemungkinan lebih
banyak inIormasi tentang peristiwa tak terduga, sehingga memmudahkan memahami apa
yang sebenarnya terjadi dan menyususn rencana tindakan yang terbaik.
* Reaksi perasaan jijik :
Ungkapan ini tampak sama , dan memberi pesan yang sama ; sesuatu yang menyengat
rasa atau bau. Ungkapan wajah rasa jijik ; bibir atas mengerut ke samping sewaktu
hidung sedikit berkerut.
* Reaksi perasaan sedih
Kesedihan menurunkan energi dan semangat hidup untuk melakukan kegiatan sehari-hari,
terutama kegiatan penghambat waktu dan kesenangan. Bila kesedihan semakin mendalam
dan mendekati depresi, kesedihan akan meperlambat metabolisme tubuh, sehingga
mengakibatkan kehilangan energi. ungsi pokok rasa sedih adalah untuk menolong
menyesuaikan diri akibat kehilangan yang menyedihkan, seperti kematian orang-orang
dekat atau kekecewaan besar
Emosi inti menurut Paul Ekman
Macam macam emosi ( sesuai dengan emosi inti yang dikemukakan oleh Paul kman :
* Marah : beringas, mengamuk, benci, jengkel,kesal, berang, tersinggung, bermusuhan,
tindak kekerasan
* Kesedihan : pedih , sedih, muram, suram, melankolis, mengasihani diri, kesepian ditolak,
putus asa dan kalau menjadi patologis: depresi berat
* Rasa takut : cemas, takut, gugup, khawatir, waswas, waspada, kalau menjadi patologis:
Iobia dan panik
* Bahagia/senang/kenikmatan : gembira, riang, puas, terhibur, bangga, takjub, rasa
terpesona, rasa puas, rasa terpenuhi, senang sekali, patologis : maniak
* Cinta : penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat,
kasih, kasmaran
* Malu : rasa salah, malu hati, hina, aib,
* Jijik : muak, mual, mau muntah, benci, yidak suka
Perkembangan Emosi
* Pada saat dilahirkan seorang bayi mengeluarkan tangisnya yang pertama,sebagai suara
tangis untuk mengembangkan paru-parunya
* Tangis bayi selanjutnya merupakan peristiwa emosi, kadang-kadang dijumpai bukan
hanya sekedar mengeluarkan suara tangisnya, melainkan sering pula badannya, tangan
dan kakinya turut bergerak saat menangis.
mosi sebagai aspek psikologis, berkembang mengikuti pola-pola perkembangan :
1. Perkembangan dari keadaan sederhana menuju keadaan yang matang
2. Perkembangan dari yang bersiIat umum ke khusus (terdiIerensiasi
Perkembangan emosi pada setiap tahap usia perkembangan :
1. Masa bayi / inIancy (lahir-2 tahun
$aat dilahirkan : bayi merasakan suatu kesenangan terhadap benda-benda disekitarnya
termasuk individu-idividu lain, seperti ibunya, sanak keluarga. Pada awal kehidupan
reaksi emosi masih sederhana pada umumnya hanya rasa senang dan tidak senang, dan
pada usia 2 tahun sudah terjadi diIIerensiasi
2. Anak-anak awal (2-6 tahun: reaksi emosi sudah bervariasi, walaupun yang seringkali
ditampilkan adalah perasaan marah
3. Anak akhir (6/7-11/12 th :
Reaksi emosi semakin bervariasi dan mulai belajar mengendalikan emosi
4. Remaja (12/13 20/21 th : seringkali menampilkan ketidakstabilan emosi
Pengaruh emosi bagi perilaku
ungsi mosi adalah :
* Menyiapkan kita untuk beraktivitas
Misalnya saat marah : beringas, mengamuk, benci, jengkel, kesal, berang, tersinggung,
menyiapkan kita untuk bertindak melalui kompensasi positiI atau negatiI. Kompensasi
positiI seperti tindakan olah raga, menyapu, membersihkan kamar mandi. $edangkan
tindakan negatiI meliputi peruasakan barang atau kata-kata kasar.
* Membentuk tingkah laku
Pada keadaan bersamaan rangsangan emosional dapat merangsang pengeluaran hormon
adrenal lainnya yaitu adrenocorticothro5in (ACTH, sehingga menyebabkan peningkatan
aliran darah ke otot dan orang menjadi lebih kuat, maka tangan menjadi mudah
menghantam lawan. Kebiasaan-kebiasaan kita yang didukung oleh Reward and
5unishment lingkungan akan membentuk perilaku dan kebiasaan kita saat marah.
Misalnya seorang anak mempelajari bagaimana reaksi ayahnya ketika marah, kemudian
menirunya (imitation 5rocess)
* Menolong kita berinteraksi lebih eIektiI dengan orang lain
$uatu kondisi emosi tertentu (mis: marah akan merangsang sistem saraI otonom (sistem
sarat simpatik dan parasimpatik. Pada saat marah terjadi peningkatan aktivitas sistem
sarat simpatik yang meningkatkan pengeluaran hormon-hormon stres seperti epineprin
dan nor epineprin sehingga menyebabkan terjadinya vasokontriksi pembuluh darah
periIer yang akan meningkatkan Irekuensi pernaIasan, denyut jantung dan tekanan
darah,muka menjadi merah. Muka merah menandakan kita marah dan lebih eIektiI
menyampaiakan pesan sampai 60 dibanding lewat kata-kata. Kata-kata hanya eIektiI 10
, suara 30 dan bahasa atau ekspresi tubuh 60 .
D. STRESS
. Pengertian Stress
Stress is a condition in which the human system res5onds to changes in its norma
balanced state (Taylor, 1997:755. $tress merupakan istilah yang berasal dari bahasa latin
`Stingere`` yang berarti ` keras ` (stricus. Istilah ini mengalami perubahan seiring
dengan perkembangan penelaahan yang berlanjut dari waktu kewaktu dari straise strest
stresce, dan sress.
Abad ke17 istilah stress diartikan sebagai kesukaran, kesusahan, kesulitan, atau
penderitaan. Pada abad ke-18 istilah ini digunakan dengan lebih menunjukan kekuatan,
tekanan, ketegangan, atau usaha yang keras berpusat pada benda dan manusia, ` terutama
kekuatan mental manusia `.
Dari perkembangan istilah stress ini dirumuskan diantaranya:
!sychological stres is . 5articular relationshi5 between the 5erson and the environment
that is a55raised by the 5erson as taxing or exceeding his or her resources and
endangering his or her well being ( La:arus dan Folkman 1984 ). Mc. Nerney dalam
Grenberg, (1984 menyebutkan stress sebagai reaksi Iisik, mental, dan kimiawi dari tubuh
terhadap situasi yang menakutkan, mengejutkan, membingungkan, membahayakan, dan
merisaukan seseorang.
Menurut Hardjana ( 1994 stres sebagai keadaan atau kondisi yang tercipta bila transaksi
seseorang yang menglami stress dan hal yang dianggap mendatangkan stres membuat
orang yang bersangkutan melihat ketidaksepadanan antara keadaan atau kondisi dan
sistim sumber daya biologis, psilogis dan sosial yang ada padanya.
DeIinisi stress yang diberikan oleh $elye ( 1982 adalah `stress is the nonspeciIic result
oI any demand upon the body be the mental or somatic``, tubuh akan memberikan reaksi
tertentu terhadap berbagai tantangan yang di jumpai dalam hidup kita berdasarkan adanya
perubahan biologi dan kimia dalam tubuh.$tress sebagai respon adalah respon tubuh yang
tidak spesiIik terhadap setiap kebutuhan yang terganggu (adanya stresor atau reaksi
individu terhadap stressor (Hans $elye, 1956. Misalnya individu stress saat nilai ujiannya
buruk, hal itu merupakan respon dari hilangnya kebutuhan untuk dianggap pandai, diakui,
diperhitungkan atau terganggunya kebutuhan aktualisasi diri.
$tress sebagai transaksi, stres adalah hubungan tertentu antara individu dan lingkungannya
yang dinilai oleh individu sebagai sesuatu yang melebihi sumber daya dan membahayakan
kesehatannya (Lazarus and olkman, 1984
$tress sebagai stimulus yaitu $etiap kejadian/perubahan di dalam kehidupan atau
serangkaian situasi yang menyebabkan respon yang meningkatkan resiko terjadinya sakit
(Lyon and erner,1987.
Menurut proI. Dr. Dadang Hawari; Istilah stres dan depresi seringkali tidak dapat
dipisahkan satu dengan lainnya. $etiap permasalahan kehidupan yang menimoa pada diri
seseorang (stresor psikososial dapat mengakibatkan gangguan Iungsi/Iaal oragan tubuh.
Reaksi tubuh (Iisik ini dinamakan stress; dan manakala Iungsi organ-organ tubuh itu
sampai terganggu dinamakan di stress. $edangakasn depresi adalah reaksi kejiwaan
seseorang terhadap strestor yang dialaminya. Oleh karena dalam diri manusia itu antara
Iisik dan psikis (kejiwaan itu tidak dapat di pisahkan satu dengan lainnya (saling
mempengaruhi;
2. Model Stress
a. Model Stress berdasarkan Stimulus.
Model stimulus berdasarkan pada analogi sederhana dengan hukum elastisitas, Hooke
menjelaskan hukum elastisitas untuk menguraikan bagaimana beban dapat menimbulkan
keruksakan, jika strain yang dihasilkan oleh stres yang diberikan berada pada batas elestisitas
dari material tersebut akan kembali kekondisi semula, tetapi jika strain yang dihasilkan
melampaui batas elastisitasnya maka kerusakan akan terjadi.
Pendekatan model stimulus ini mengangap stress sebagai ciri-ciri dari stimulus
lingkungan yang dalam beberapa hal dianggap mengganggu atau merusak, model yang
digunakan pada dasarnya adalah stressor eksternal akan menimbulkan reaksi stres atau strain
dalam diri individu, pendekatan ini menepatkan stres sebagai sesuatu yang dipelajari dan
menekankan pada stimulus apa yang merupakan diagnosa stress. Hal ini memandang stres
tanpa suatu tuntutan yang berasal, pasti mendatangkan stres tanpa memandang bagaimana
sumber daya individu.
Kelemahan dari model stimulus ini adalah kegagalanya dalam memperhitungkan cara
orang menyatakan realita dari stimulus lingkungan terhadap respon, misalnya beberapa
perawat menyatakan bahwa bekerja dilingkungan R$J Bandung memberikan tantangan
sementara perawat lain menyatakan hal ini merupakan lingkungan pekerjaan yang selalu
menimbulkan stress.
b. Model Stres berdasarkan Respon.
Model ini mengidenIisikasi stres sebagai respon individu terhadap stressor yang
diterima, $elye ( 1982 menjelaskan stres sebagai respon non spesiIik yang timbul terhadap
tuntutan lingkungan, respon umum ini disebut sebagai General ada5tation Syndrome ( GA$
dan dibagi dalam tiga Iase yaitu Iase sinyal, Iase perlawanan, dan Iase keletihan. Reaksi alarm
merupakan respon siaga ( fight or flight). Pada Iase ini terjadi peningkatan cortical hormone,
emosi, dan ketegangan.
ase perlawanan ( resistance terjadi bila respon adaptiI tidak mengurangi persepsi
terhadap ancaman, reaksi ini ditandai oleh hormone cortical yang tetap tinggi. Ushan Iisilogis
untuk mengatasi stres mencapai kapasitas penuh, dan perlawanan melalui mekanisme
pertahanan diri dan strategi mengatasi stres. $edangkan reaksi kelelahan yaitu perlawanan
terhadap stres yang berkepanjangan mulai menurun, Iungsi otak tergantung oleh perubahan
metabolisme, sistem kekebalan tubuh menjadi kurang eIisien dan penyakit yang serius mulai
timbul pada saat kondisi menurut.
c. Model Stres berdasarkan Transaksional.
Pendekatan ini mengacu pada interaksi yang timbul antara manusia dan lingkungannya.
Antar variable lingkungan dan individu terhadap proses penilaian kognitiI ( cognitive
a55raisal ) yang menjadi mediatornya. $tudi yang berlandaskan pada pendekatan ini
menyimpulkan bahwa kita tidak akan dapat memprediksikan penampilan seseorang hanya
dengan mengenali stimulus, individu bervariasi dalam menyesuaikan diri dengan
lingkungannya yaitu dengan melakukan koping terhadap berbagai tuntutan.
Tiga tahap dalam mengukur potensial yang mengandung stress yaitu pengukuran suatu
situasi pontesial mengandung stres yaitu : (1 Pengukuran primer ; menggali persepsi
individu terhadap masalah saat ia menilai tantangan atau tuntutan yang menimpanya, ( 2
Pengukuran sekunder; mengkaji kemampuan seseorang atau sumber sumber tersedia
diarahkan untuk mengatasi masalah, ( 3 Pengukuran tersier, berIokus pada perkiraan
keeIektiIan perilaku koping dalam mengurangi dan menghadapi ancaman.
3. Psikofisiologi Stres
Menurut $elye ( 1982 stres merupakan tanggapan non spesiIik terhadap setiap tututan
yang diberikan pada suatu organisme dan digambarkan sebagai GA$. Konsep ini menujukan
reaksi stres dalam tiga Iase yaitu Iase sinyal ( alarm , Iase perawanan ( resistance ), dan Iase
keletihan ( exhaustion ). Ilustrasi dari ketiga Iase tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah
ini :
Gambar 2. Ilustrasi Reaksi Stres Selama 3 Fase (Selye, 982)
Dikutip dari : Psychology Health (Taylor. $, 1991
Tahap sinyal adalah mobilisasi awal dimana badan menemui tantangan yang diberikan
oleh penyebab stres. Ketika penyebab stres ditemukan, otak mengirimkan suatu pesan
biokimia kepada semua sistem tubuh. PernaIasan meningkat, tekanan darah naik, anak mata
membesar, ketegangan otot naik, dan seterusnya.
Jika penyebab stres terus aktiI, GA$ beralih ketahap perlawanan. Tanda- tanda
masuknya tahap perlawanan termasuk keletihan, ketakutan dan ketegangan.
Pribadi yang mengalami tahap ini kini melawan penyebab stres. $ementara perlawanan
terhadap suatu penyebab stres khusus mungkin tinggi selama tahap ini, perlawanan terhadap
stres lainnya mungkin rendah; seseorang hanya memiliki sumber energi terbatas, konsentransi
dan kemampuan untuk menahan penyebab - penyebab stres. Individu individu sering lebih
mudah sakit selama periode stres dari pada waktu lainnya.
Tahap terakhir GA$ adalah keletihan. Perlawanan pada penyebab stres yang sama dalam
jangka panjang dan terus menerus mungkin akhirnya menaikan penggunaan energi
penyesuaian yang bisa dipakai, dan sistem menyerang penyebab stres menjadi letih.
Menurut ortuna ( 1984 seperti halnya dengan gangguan Iisik respon terhadap
ancaman juga mempunyai resiko terhadap emosi dan kognitiI ( Abraham dan $haley, 1997 ,
orang mengalami stres akan menujukan penurunan konsentrasi, perhatian dan kemuduran
memori. Keadaan ini akan menyebabkan kesalahan dalam memecahkan masalah dan
penurunan kemampuan dalam merencanakan tindakan. Dampak lain mengakibatkan semakin
banyak tuntutan pada orang yang mengalami stres, kondisi ini menyebabkan
ketindakmampuan menjalin hubungan dengan orang lain, dalam menghadapi stres individu
lebih sensitiI dan cepat marah. Mereka juga sulit untuk rileks, merasa tidak berdaya, depresi
dan cenderung hipokondria.
Pengaruh pada kognitiI dan emosi ini mendorong terjadinya perubahan perilaku pada
orang yang mengalami stres berkepanjangan. Perubahan ini meliputi penurunan minat dan
aktiIitas, penurunan energi, tidak masuk atau terlambat kerja, cenderung mengekpresikan
pandangan sinis pada orang lain atau rekan kerja serta melemahkan tanggung jawab.
ase keletihan terjadi bila Iungsi Iisik dan psikologis seseorang telah sangat lemah
sebagai akibat kerusakan selama Iase perlawanan. Bila reaksi ini berlanjut tanpa adanya
pemulihan, akan memacu terjadinya penyakit karena ketidakmampuan dalam mengatasi
tuntutan lingkungan yang dirasakan ase keletihan ini merupakan tahap kepayahan dimana
seseorang dapat dikatakan telah mempunyai masalah kesehatan yang serius.
. Penyebab Stress dan Stresor Psikososial
Banyak Iaktor yang dapat menimbulkan stres, Iaktor-Iaktor yang dapat menimbulkan stres
ini disebut stressor. aktor-Iaktor psikososial cukup mempunyai arti bagi terjadinya
stress pada diri seseorang. Manakala tuntutan pada diri seseorang itu melampauinya, maka
keadaan demikian disebut distress. $tress dalm kehidupan adalah suatu hal yang tidak
dapat dihindari. Masalahnya adalah bagaimana manusia hidup dengan stress tanpa harus
mengalami distress.
Macam-macam stresor adalah :
a. $tresor yang bersumber dari pribadi
* Kepribadian dan persepsi memainkan peranan penting terhadap tinggi rendahnya
stres. $aat seseorang mempersepsikan bahwa perceraian itu adalah sesuatu yang
sangat menyakitkan dan tidak ada jalan keluarnya, maka individu akan merasakan
makin stress.
* Beberapa tipe kepribadian lebih mudah terkena stress dibading tipe kepribadian
lainnya. Orang dengan tipe kepribadian A, emosinya tinggi, sehingga lebih mudah
terkena stres. Ciri kepribadian A : sangat kompetitiI, terburu-buru, agresiI,
ambisius, keinginan sukses besar, tidak sabar, perIeksionis, mudah tersinggung
dan mudah tegang.
* $umber stres bisa juga berupa perubahan: pindah kerja, menikah atau peristiwa
traumatik
b. $tresor pekerjaan
* ProIesi-proIesi tertentu ternyata mempunyai potensi lebih besar dibandingkan
proIesi lainnya.
* ProIesi tersebut : polisi, pemadan kebakaran, dokter, perawat, petani, pekerja
tambang, sekretaris, masinis dll
c. $tresor lingkungan
* Beberapa lingkungan Iisik dapat menimbulkan stres, seperti : suara gaduh/bising,
ribut, berantakan, tidak teratur. Kondisi penuh sesak, temperatur ruangan yang
tinggi (gerah, pencahayaan yang menyilaukan, polusi udara ,menataan mebeuler
yang tidak nyaman, polusi udara, limbah kimia dll.
d. $tresor dalam presIektiI Agama
* irman Allah surah Al Baqarah ayat 155 : 'Dan sungguh akan Kami berikan
cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan
buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(Q.$. 2: 155 . $edangkan irman Allah surah Al-Maidah ayat 19-23 :
'$esungguhnya manusia diciptakan bersiIat keluh kesah lagi kikir, apabila ia
ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat
kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat, yang mereka itu tetap
mengerjakan sholat. (Q.$. 70 : 19-23.
e. $tresor Psikososial
$tresor psikososial adalah setiap keadaan atau peristiwa yang menyebabkan
perubahan dalam kehidupan seseorang (anak, remaja, atau dewasa; sehingga orang itu
terpaksa mengadakan adaptasi atau menanggulangi stresor yang timbul. Namun, tidak
semua mampu mengadakan adaptasi dan mampu menanggulanginya, sehingga timbulah
kelluhan-keluhan kejiwaan, antara lain depresi. Pada umumnya jenis streor psikososial
dapt digolongkan sebagai berikut :
1. Perkawinan
Berbagai permasalahan perkawinan merupakan sumber stress yang dialami seseorang;
misalnya pertengkaran, perpisahan (separation, perceraian, kematian salah satu
pasangan, ketidaksetiaan, dan lain sebagainya. $tresor perkawinan ini dapat menyebabkan
seseorang jatuh dalam depresi dan kecemasan
2. Problem Orangtua
Permasalahan yang dihadapi orangtua, misalnya tidak punya anak, kebanyakan anak,
kenakalan anak, anak sakit; hubungan yang tidak baik dengan mertua, ipar, besan dan lain
sebagainya. Permsalahan tersebut diatas merupakan suber stress yang pada gilitrannya
seseorang dapat jatuh dalam depresi dan kecemasan.
3. Hubungan Interpersonal (Antar Pribadi
Gangguan ini dapat berupa hubungan dengan kawan dekat yang mengalami konIlik,
komIlik dengan kekasih, antara atasan dan bawahan, dan lain sebagainya. KonIlik
hubungan interpersonal ini dapat merupakan sumber stress bagi seseorang , dan yang
bersangkutan dapt mengalami depresi dan kecemasan karenanya.
4. Pekerjaan
Masalah pekerjaan merupakan sumber stress kedua setelah mesalah perkwinan. Banyak
orang menderita depresi dan kecemasan karena masalah pekerjaan ini, misalnya pekerjaan
terlalu banyak, pekerjaan tidak cocok, mutasi, jabatan, kenaikan pangkat, pension,
kehilangan pekerjaan (PHK, dan lain sebagainya.
5. Lingkungan Hidup
Kondisi lingkungan yang buruk besar pengaruhnya bagi kesehatan seseorang, misalnya
soal perumahan, pindah tempat tinggal, penggusuran, hidup dalam lingkungan yang
rawan (Kriminalitas dan lain sebagainya. Rasa tercekam dan tidak merasa aman ini amat
mengganggu ketenangan dan ketentraman hidup, sehingga tidak jarang orang jatuh
kedalam depresi dan kecemasan.
6. Keuangan
Masalah keuangan (kondisi social-ekonomi yang tidak sehat, misalnya pendapatan jauh
lebih rendah dari pengeluaran, terlibat hutang, kebangkrutan usaha, soal warisan, dan lain
sebagainya. Problem keuangan amat berpengaruh pada kesehatan jiwa seseorang dan
seringkali masalah keuangan ini merupakan Iaktor yang membuat seseorang jatuh dalam
depresi dan kecemasan.
7. Hukum
Keterlibatan seseorang dalam masalah hukum dapat merupakan sumber stress pula,
misalnya tuntutan hukum, pengadilan, penjara, dan lain sebagainya. $tress di bidang
hukum ini dapat menyebabkan seseorang jatuh dalam depresi dan kecemasan.
8. Perkembangan
Yang dimaksud disini adalah masalah perkembangan baik Iisik maupun mental
seseorang, misalnya masa remaja, masa dewasa, menopause, usia lamjut, dan lain
sebagainya. Kondisi setiap perubahan Iase-Iase tersebut diatas, untuk sementara individu
dapat menyebabkan depresi dan kecemasan; terutama pada mereka yang mengalami
menopause atau usia lanjut.
9. Penyakit isik atau Cidera
$umber stress yang dapat menimbulkan depresi dan kecemasan di sini adalah antara lain :
penyakit, kecelakaan, operasi/pembedahan, aborsi, dan lain sebagainya. Dalam hal
penyakit yang banyak menimbulkan depresi dan kecemasan adalah penyakit kronis,
jamtung, kanker dan sebangsanya. Dr. Harold Jogge dari Pusat Pengendalian Penyakit
Amerika $erikat, menyatakan bahwa tahun (1995 AID$ merupakan pembunuh nomor
satu, bukan lagi penyakit jantung koroner. Dr. Holmes memberikan gambaran tentang
perubahan-perubahan baik yang menyenangkan atau yang menyusahkan dalam kehidupan
seseorang dengan menggunakan angka-angka yang terkenal dengan istilah skala Holmes.
10. aktor Keluarga
Yang dimaksud di sini adalah Iaktor stress yang dialami oleh anak dan remaja yang
disebabkan karena kondisi keluarga yang tidak baik (yaitu sikap orangtua, misalnya :
a. Hubungan kedua orang tua yang dingin, atau penuh ketegangan, atau acuh tak
acuh.
b. Kedua orangtua jarang di rumah dan tidak ada waktu untuk bersama dengan anakanak.
c. Komunikasi antara orang tua dan anak yang tidak baik
d. Kedua orang tua berpisah atau bercerai
e. $alah satu orang tua menderita gangguan jiwa/kepribadian
I. Orang tua dalam pendidikan anak kurang sabar, pemarah, keras dan otoriter, dan
lain sebagainya.
11. Lain-lain
$tresor kehidupan lainnya juga dapat menimbulkan depresi dan kecemasan adalah antara
lain, bencana alam, kebakaran, perkosaan, kehamilan di luar nikah, dan lain sebagainya.
$ebagian besar pekerjaan dengan waktu yang sangat sempit ditambah lagi dengan
tuntutan harus serba cepat dan tepat membuat orang hidup dalam keadaan ketegangan
(stres. $uatu penelitian di kalangan karyawan Amerika yang tergolong white collar
em5loyees, menyebutkan bahwa 44 dari mereka termasuk yang dibebani pekerjaan
yang terlampau berat (over load. Mereka menunjukkan berbagai kelainan yang dapat
dikelompokkan dalam impairment oI behavior atau emotional disturbances. Dalam pada
itu para pemimpin perusahaan dikejutkan oleh besarnya ongkos yang dikeluarkan untuk
biaya pengobatan/perawatan dan kehilangan jam kerja. Dalam suatu penelitian nasional
yang dilakukan, dikemukakan bahwa kerugian dari sector ini saja diperkirakan meliputi
jumlah antara 50 hingga 75 miliyar dollar setahunnya. Hal ini berarti lebih dari 750
dollar Amerika untuk setiap rata-rata karyawan Amerika.
Pengangguran membawa pengaruh bagi kesehatan jiwa. $umber stress terpenting
bukanlah hakikat kehilangan pekerjaan itu sendiri, tetapi lebih bersiIat perubahan-perubahan
domestic dan psikologis yang berjalan secara perlahan-perlahan. Hal ini lambat laun
membahayakan kesehatan individu yang bersangkutan.
Dalam salah satu penelitiannya ProI. M. Harvey Brenner dan Universitas John
Hopkins, mengemukakan bahwa untuk tiap 1 kenaikan pengangguran di Amerika $erikat
tercatat :
a. 1,9 kenaikan kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah
b. 4,1 kenaikan kematian akibat bunuh diri.
c. 4,3 kenaikan perawatan bagi pasien baru laki-laki di rumah sakit jiwa.
d. 2,3 kenaikan perawatan bagi pasien baru wanita di rumah sakit jiwa.
$uatu penelitian yang dilakukan oleh Dr. Thomas Holmes dari Universitas
ashington terhadap para eksekutiI (mereka yang bergerak di bidang usaha dan politik,
menunjukkan bahwa 80 dari responden mengalami stress, depresi, kecemasan dan penyakit
gawat lainnya.
Perubahan-perubahan serba cepat di bidang perdagangan, social, politik, dan lain-lain,
membuat para eksekutiI sering terkena tekanan (stress. Dengan menjadi berlipat gandanya
tuntutan, baik dalam kehidupan perorangan/perkawinan maupun perusahaan, maka dalam
upaya melayani seseorang yang melampau batas kemampuan Iisik dan mentalnya.
Tantangantantangan
yang pernah dihadapinya merupakan pendorong dan motivasi, kini mengancam
ketepatgunaannya selaku pimpinan dan pengambil keputusan, semata-mata karena jumlahnya
yang banyak. Oleh karena itu tidaklah mengherankan kalau 80 dari mereka terkena stress,
kecemasan dan depresi dengan berbagai komplikasi di bidang penyakit Iisik lainnya.
Dalam salah satu penelitian lainnya disebutkan bahwa kini di Amerika $erikat terdapat
enam penyebab kematian utama yang erat hubungannnya dengan stress dan kecemasan, yaitu
:
a. Penyakit jantung koroner
b. Kanker
c. Paru-paru
d. Kecelakaan
e. Pengerasan hati
I. Bunuh diri
5. Tahap stres individu
a. Tahap Reaksi Alarm (tanda keadaan bahaya
* Respon saraI simpatis meningkat: tiba-tiba, sesaat dan bersiIat melindungi
* Peningkatan aktivitas saraI simpatis menyebabkan pengeluaran epineprin dan
norepineprin, menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung dan naIas
* Fight or flight : respon dimana individu harus bersiap-siap untuk melakukan tindakan
yaitu melawan atau melarikan diri
* Kelenjar limIe /kelenjar getah bening mengecil
* Kelenjar adrenal membesar (hiperthropi
* Ambang hormonal meningkat
* Terjadi penurunan/peningkatan BB
b. Tahap pertahanan (stage of resistance /adaptasi
* BB kembali normal
* Kelenjar adrenal dan limIe kembali normal
* Ambang hormonal kembali normal
* Peningkatan aktivitas saraI parasimpatis
c. Tahap kehabisan tenaga /kelelahan yang sangat ( stage oI exhaustion
* Apabila stres tidak dapat diatasi/ tubuh tidak dapat beradaptasi terhadap stresor, maka
tubuh atau salah satu bagiannya menyerah dan mati atau terjadi :
* Pembesaran / penciutan kelenjar adrenal
* Pembesaran atau disIungsi kelenjar limIe
* Peningkatn/penyusutan ambang hormonal secara menetap, berkepanjangan dan
akhirnya sakit bahkan meninggal
6. Respon Individu Terhadap Stres
Respon/reaksi tubuh (Iisiologis
* Pada umumnya tubuh akan bereaksi terhadap stresor, berupa respon darurat atau
respon internal lainnya. Jika ancaman dapat diselesaikan maka respon darurat akan
segera menghilang dan keadaan Iisiologis tubuh menjadi normal
* Ada dua jenis respon tubuh/Iisiologis terhadap stres, respon tersebut berupa upaya
tubuh untuk menyesuaikan diri terhadap stress. Yang pertama adalah LA$ : Local
Ada5tation Syndroma yaitu reaksi tubuh yang bersiIat lokal/penyesuaian lokal. Misal:
proses peradangan ditempat masuknya mikroorganisme. $elanjutnya disebut GA$ :
General Ada5tation Syndroma. yaitu adaptasi tubuh yang terjadi secara umum.
7. Reaksi/respon Psikologis tubuh terhadap stress
* $ituasi stres menghasilkan reaksi emosional mulai dari kegembiraan (jika peristiwa
menuntut tetapi dapat diatasi, sampai emosi seperti: kecemasan, kemarahan,
kekecewaan, dan depresi.
* Jika situasi stres terus terjadi maka emosi kita mungkin akan berpindah dan bolak
balik diantara emosi-emosi tersebut, tergantung pada keberhasilan kita mengatasinya.
* Terdapat respon/reaksi kognitiI: sulit melakukan konsentrasi dan mengorganisasikan
pikiran secara logis
8. Tingkatan Stress
Gangguan stress biasanya timbul secara lamban, tidak jelas kapan mulainya dan
seringkali kita tidak menyadari. Namun meskipun demikian dari pengalaman praktek
psikiatri, para ahli mencoba membagi stress tersebut dalam enam tahapan. $etiap tahap
memperlihatkan sejumlah gejala-gejala yang dirasakan oleh yang bersangkutan, hal mana
berguna bagi seseorang dalam rangka mengenali gejal stress sebelum memeriksakannya kae
dokter. Petunjuk-petunjuk tahapan stress tersebut dikemukakan oleh Dr. Robert J. Van
Amberg, psikiater sebagai berikut :
1. Stres tingkat I
Tahapan ini merupakan tingkat stress yang paling ringan, dan biasanya disertai dengan
perasaan-perasaan sebagai berikut :
a. $emangat besar
b. Penglihatan tajam tidak sebagaimana biasanya
c. nergi dan gugup berlebihan, kemampuan menyelesaikan pekerjaan lebih dari
biasanya.
Tahapan ini biasanya menyenangkan dan orang lalu bertambah semangat, tanpa disadari
bahwa sebenarnya cadangan energinya sedang menipis.
2. Stress tingkat II
Dalam tahapan ini dampak stress yang menyenangkan mulai menghilang dan timbul
keluhan-keluhan dikarenakan cadangan energi tidak lagi cukup sepanjang hari. Keluhankeluhan
yang sering dikemukakan sebagai berikut :
a. Merasa letih sewaktu bangun pagi
b. Merasa lelah sesudah makan siang
c. Merasa lelah menjelang soare hari
d. Terkadang gangguan dalam system pencernaan (gangguan usus, perut kembung,
kadang-kadang pula jantung berdebar-debar.
e. Perasaan tegang pada otot-otot punggung dan tengkuk (belakang leher
I. Perasaan tidak bisa santai
3. Stress tingkat III
Pada tahapan ini keluhan keletihan semakin nampak disertai dengan gejala-gejala :
a. Gangguan usus lebih terasa (sakit perut, mulas, sering ingin ke belakang
b. Otot-otot terasa lebih tegang
c. Perasaan tegang yang semakin meningkat
d. Gangguan tidur (sukar tidur, sering terbangun malam dan sukar tidur kembali, atau
bangun terlalu pagi
e. Badan terasa oyong, rasa-rasa mau pingsan (tidak sampai jatuh pingsan.
Pada tahapan ini penderita sudah harus berkonsultasi pada dokter, kecuali kalau beban
stress atau tuntutan-tuntutan dikurangi, dan tubuh mendapat kesempatan untuk
beristirahat atau relaksasi, guna memulihkan suplai energi.
4. Stress tingkat IJ
Tahapan ini sudah menunjukkan keadaan yang lebih buruk yang ditandai dengan ciriciri
sebagai berikut :
a. Untuk bisa bertahan sepanjang hari terasa sangat sulit
b. Kegiatan-kegiatan yang semula menyenangkan kini terasa sulit
c. Kehilangan kemampuan untuk menanggapi situasi, pergaulan social dan kegiatankegiatan
rutin lainnya terasa berat.
d. Tidur semakin sukar, mimpi-mimpi menegangkan dan seringkali terbangun dini hari.
e. Perasaan negativisik
I. Kemampuan berkonsentrasi menurun tajam
g. Perasaan takut yang tidak dapat dijelaskan, tidak mengerti mengapa.
5. Stress tingkat J
Tahapan ini merupakan keadaan yang lebih mendalam dari tahapan IV diatas, yaitu :
a. Keletihan yang mendalam (physical and psychological exhaustion
b. Untuk pekerjaan-pekerjaan yang sederhana saja terasa kurang mampu.
c. Gangguan system pencernaan (sakit maag dan usus lebih sering, sukar buang air
besar atau sebaliknya Ieses cair dan sering ke belakang.
d. Perasaan takut yang semakin menjadi, mirip panic.
6. Stress tingkat JI
Tahapan ini merupakan tahapan puncak yang merupakan keadaan gawat darurat.
Tidak jarang penderita dalam tahapan ini di bawa ke ICCU. Gejala-gejala pada tahapan
ini cukup mengerikan.
a. Debar jantung terasa amat keras, hal ini disebabkan zat adrenalin yang dikeluarkan,
karena stress tersebut cukup tinggi dalam peredaran darah.
b. NaIas sesak, megap-megapa
c. Badan gemetar, tubuh dingin, keringat bercucuran
d. Tenaga untuk hal-hal ayang ringan sekalipun tidak kuasa lagi, pingsan atau collaps.
Bilamana diperhatikan, maka dalam tahapan stress di atas, menunjukkan maniIestasi
di bidang Iisik dan psikis. Di bidang Iisik berupa kelelahan, sedangkan di bidang psikis
berupa kecemasan dan depresi. Hal ini dikarenakan penyediaan energi Iisik maupun mental
yang mengalami deIisit terus-menerus. $ering buang air kecil dan sukar tidur merupakan
pertanda dari depresi.
9. Hubungan Antara Stres Dengan Sakit
* Hubungan $tres da penyakit bukanlah hal baru . $elama berabad-abad para dokter
sudah menduga bahwa emosi dapat mempengaruhi kesehatan seseorang secara berarti
* Beberapa Iaktor yang saling berinteraksi di dalam tubuh dapat menyebabkan atau
memperburuk penyakit
* aktor-Iaktor tersebut meliputi: sistem saraI, hormonal, dan sistem imun, dimana hal
ini dapat terpacu kerjanya akibat kondisi stres dan reaksi emosional yang negatiI
* Pelepasan hormon stres seperti adrenalin yang terjadi dengan cepat dan berulang kali
dalam respon fight or flight pada kondisi stres akan menyebabkan organ tubuh tertentu
menjadi rusak.
* Diketahui bahwa beberapa hormon stres sebenarnya 'memakan sel-sel darah putih
sehingga menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
Beberapa penyakit yang disebabkan oleh kondisi stres:
1. $akit kepala karena tegang, terjadi karena kontraksi otot di dahi, mata, leher dan
rahang
2. $akit kepala migrain, disebabkan karena peningkatan aliran darah dan sekresi
biokimia ke bagian kepala. Pada sebagian kasus migrain dianggap berkaitan dengan
ketidakmampuan menyalurkan marah dan Irustasi.
3. Masalah di lambung (ulcus dan colitis, disebabkan oleh sekresi cairan lambung (asam
lambung yang berlebihan yang mengikis lapisan dalam lambung dan
penyebabkan peradangan.
4. Penyakit jantung koroner, ada dua Iaktor yang mempengaruhi : Berkaitan dengan
tekanan darah tinggi dan adanya pelepasan kortisol (hormon yang dikeluarkan oleh
kelenjar adrenal, dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah
5. InIluenza, dapat disebabkan oleh kondisi stres akibat sistem imun yang melemah
. Managemen Stres
Ada lima cara menangani stres:
1. Mengurangi situasi stres
a. Melalui kebiasaan, setiap orang mempunyai kebiasaan yang unik yang membantu
menyelesaikan kegiatan sehari-hari. Contoh: seorang ibu yang memutuskan berhenti
bekerja dan tinggal di rumah merawat anak. $etelah anaknya sekolah, timbul stres
karena kegiatan/kebiasaannya berubah. Untuk itu ia perlu dibantu untuk
mengembangkan kebiasaan baru
b. Menghindari perubahan, menghindari perubahan dengan membatasi perubahan yang
tidak diperlukan dan yang dapat dihindari. Ada orang yang stress setelah mejanya
dibereskan karena menurtu kebiasaanya benda-benda mudah ditemukan dalam kondisi
berantakan.
c. Time blocking. Alokasi atau membatasi waktu atau menyediakan kurun waktu tertentu
untuk menIokuskan diri beradaptasi dengan stresor. Keuntungan alokasi waktu adalah
mengembangkan atau membangun klien mencapai tujuan. Klien menggunakan waktu
dan sumber lebih eIektiI. Misalnya setelah tertunda beberap lama laporan-laporan
yang belum selesai maka ia luangkan waktu khusus untuk menyelesaikannya.
d. Time management. Tehnik ini berguna untuk klien yang tidak dapat mengerjakan
berbagai hal pada waktu yang sama. Klien membuat daItar tugas yang harus
dilaksanakan dan membuat prioritas tugas yang lebih penting.
2. ModiIikasi lingkungan. Merubah lingkungan yang merupakan sumber stres secara realistis
akan mengurangi stres. Jika klien dapat mengendalikan/mengontrol lingkungan berarti
stres dapat diatasi. Misalnya saat terjadi kebocoran atap klien menjadi stress tetapi akan
menurun bila klien sanggup memperbaikinya.
3. Mengurangi respon Iisiologis terhadap stres dengan cara Latihan teratur atau olah raga
yang teratur meningkatkan tonus otot, stabilitas BB, mengurangi, ketegangan dan
relaksasi. Program latihan berguna untuk mengurangi dampak stres seperti; hipertensi,
kelebihan berat badan, ketegangan, sakit kepala, kelelahan, keletihan mental/ sensitiI dan
depresi.
4. Diet / nutrisi. Nutrisi dan latihan/olah raga sangat berhubungan. Makanan memberi tenaga
untuk melakukan kegiatan dan kegiatan/latihan meningkatkan sirkulasi dan distribusi
makanan ke jaringan. Makanan yang buruk meningkatkan respon stres.
5. Relaksasi, distraksi dan Istirahat. Istirahat dan tidur diperlukan untuk menyegarkan tubuh
dan bermanIaat untuk ketenangan mental. Untuk itu klien perlu belajar relaksasi untuk
dapat tertidur. $ecara umum tehnik relaksasi sangat penting untuk diketahui dan dikuasai
oleh perawat agar dapat melatih klien. Relaksasi dimulai dari pengenduran otot-otot di
seluruh tubuh. Dilanjutkan dengan pengelolaan pernaIasan, selanjutnya pemberian sugesti
ekdtrenal oleh perawat kepala atau perawat senior sesuai dengan output yang dikehendaki.
Outputnya dapat berupa kepasrahan, rasa syukur, pelepasan energi negatiI dan kemarahan,
relaks sampai tertidur atau ekspresi emosi sampai menangis.
E. DEPRESI
. Pengertian depresi
$ecara garis besar ada beberapa proses yang berperan dalam terciptanya suatu perilaku
manusia. Pertama adalah proses kognisi yang meliputi : $ensasi, Persepsi, Perhatian, Ingatan,
Asosiasi, Pertimbangan, Pikiran, dan Kesadaran. Kedua adalah unsur kemauan, sedangkan
yang ketiga adalah aspek emosi dan aIek serta yang terakhir adalah psikomotor Keempat
komponen tersebut pada kenyataannya merupakan satu kesatuan yang sulit dipisah-pisahkan
serta saling berinteraksi dalam lingkungan internal individu.
Perasaan (mood merupakan bagian dari emosi dan aIek. $eperti halnya kognitiI,
kemauan, dan psikomotor, maka emosi serta aIek klien dapat mengalami gangguan. Mood
adalah perasaan $uasana hati yang mewarnai seluruh kehidupan psikis seseorang dan
mempengaruhi seseorang dalam waktu yang lama, Misalnya seseorang yang sedih malas
untuk berkomunikasi, makan, bekerja dsb.
Depresi merupakan bentuk gangguan alam perasaan. Menurut John . $antrock,
(1991:490 dalam Psychology The $cience oI Mind & behavior; ood disorder are
5sychological disorder characteri:ed by wide emotional swings ranging from dee5
de5ression to great eu5horia and agitation. De5ression can occur alone as in mafor
de5ression or it can alternate with mania as in bi5olar disorder. Gangguan alam perasaan
adalah kelainan psikologis yang ditandai meluasnya irama emosional seseorang, mulai dari
rentang depresi sampai gembira yang berlebihan (euphoria, dan gerak yang berlebihan
(agitation. Depresi dapat terjadi secara tunggal dalam bentuk mayor depresi atau dalam
bentuk lain seperti mania sebagai gangguan tipe Bipolar.
Menurut Patricia D. Barry (1998:302 dalam Mental Health and mental Ilness
menjelaskan The affective mental disorders include those mental conditions that cause a
change in a 5ersons mood (also known as affect) or emotional state for 5rolonged 5eriod of
time. The changed emotional state may be de5ression elation or combination occuring in
alternate cycles. Gangguan mental aIektiI (gangguan alam perasaan meliputi kondisi mental
yang menyebabkan perubahan alam perasaan seseorang (yang dikenal dengan aIek atau
keadaan emosional dalam periode waktu yang panjang. Perubahan keadaan emosional
tersebut dapat berupa depresi, kegembiraan atau kombinasi dari berbagai siklus (tipe.
$edangkan menurut Gerbing (1990:548 dalam Psychology Boundaries & Irontiers,
ood disorder may be characteri:ed by a dee5 forbidding de5ression or a combination of
de5ression and eu5horia. In essence the 5erson with mood disorder is either dee5ly
de5ressed or alternates between 5eriods of de5ression and elation. Gangguan mood dapat
dicirikan dengan depresi yang dalam, atau kombinasi dari depresi dan gembira yang
berlebihan. Dengan kata lain individu dengan kelainan mood selain depresi yang mendalam
dapat berupa periode elasi (keceriaan dan depresi.
Menurut Clinton Nelson (1996 dalam ental Health Nursing 5ractice A mental
disorder exhibiting 5rominent and 5ersistent mood and affect changes that are 5athological.
The most serious mood disorder are de5ression and mania. ood refers to the internal
emotional state of an individual such as I am ha55y I am angry I am sad. Affect refers to
the external ex5ression of emotional content such as facial ex5ression or 5osture indicating
feelings of sadness or anger.
Gangguan mental yang memperlihatkan perubahan suasana perasaan menonjol dan menetap
dan bersipat patologis. $ebagian besar gangguan alam perasaan berupa depresi dan mania.
Alam perasaan (mood) merujuk pada keadaan emosional internal dari individu, seperti 'saya
merasa bahagia, saya marah, saya merasa sedih` . Affect merujuk pada tampilan luar dari
ekspresi emosi seperti mimik wajah, atau postur tubuh yang menunjukan perasaan sedih atau
marah.
2. Rentan respon emosidan posisi depresi
motional
Responsive
Reaksi
kehilangan
yang wajar
$upresi Reaksi kehilangan
yang memanjang
Mania atau
depresi
Rentang respon emosi seseorang yang normal bergerak secara dinamis. Tidak merupakan
suatu titik yang statis dan tetap. Dinamisasi tersebut dipengaruhi oleh berbagai Iaktor seperti
organobiologis, psikoedukatiI, sosiokultural. Pada klien yang mengalami gangguan alam
perasaan reaksinya cenderung menetap dan memanjang. Tetapi hal tersebut juga sangat
tergantung pada tipe gangguan alam perasaannya. Apakah termasuk tipe manik, depresiI atau
kombinasi dari keduanya. Rentang respon emosi bergerak dari emotional res5onsive sampai
mania/depresi dengan ciri-ciri sebagai berikut:
Responsive : Klien lebih terbuka, menyadari perasaannya, dapat berpartisipasi dengan dunia
internal (memahami harapan dirinya dan dunia eksternal (memahami harapan orang lain.
Reaksi kehilangan yang wajar : Klen merasa bersedih, Kegiatan sehari hari klien berhenti
(mis : bekerja, sekolah,, pikiran dan perasaan klien lebih berIokus pada diri sendiri tetapi
semua hal tersebut berlangsung hanya sementara.
Supresi : Merupakan tahap awal dimana coping individu termasuk maladaptiI, klien
menyangkal perasaannya sendiri, klien berusaha menekan atau mengalihkan perhatiannya
terhadap lingkungan. Apabila Iase ini berlangsung terus menerus (memanjang maka hal
tersebut dapat menggangu individu.
Depresi : Gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan sedih yang berlebihan,
murung, tidak bersemangat, perasaan tak berharga, merasa kosong, putus harapan, selalu
merasa dirinya gagal, tidak berminat terhadap ADL sampai ada ide bunuh diri.
. Faktor predisposisi anuan mood.
Berbagai teori telah diafukan untuk menfelaskan gangguan alam 5erasaan yang 5arah. Teori
ini menunfukan rentang faktor-faktor 5enyebab yang mungkin bekerfa sendiri atau dalam
kombinasi.
a. Genetic factor
Iaktor genetik dianggap mempengaruhi transmisi gangguan aIektiI melalui riwayat
keluarga atau keturunan. Hal ini disepakati bahwa Iaktor keturunan dan lingkungan
memegang peranan penting dalam beberapa gangguan mood. Gangguan tipe Bipolar dan
mayor depresiI terjadi pada keluarga, tetapi Iakta menunjukan bahwa yang diturunkan
adalah tupe bipolar, dengan kecenderungan sebagai berikut :
* $alah satu orang tua menderita gangguan mood tipe bipolar ; kecenderungan terjadi 25
pada anak
* Dua orang tua menderita gangguan mood tipe bipolar ; kecenderungan terjadi 50-75
pada anaknya
* $atu monozygote kembar mengalami bipolar ; 40-70 kecenderungannya terjadi pada
kembarannya
* $atu dizygote kembar mengalami bipolar; kecenderungan 20 terjadi pada saudara
kembarnya
* $atu orang tua mengalami kelainan tipe depresiI ; 10-13 kecenderungan terjadi pada
anaknya.
b. ression 1urned Inward 1heory
Teori agresi menyerang ke dalam menunjukan bahwa depresi terjadi karena perasaan marah
yang ditujukan kepada diri sendiri. Menurut $igmund rud depresi adalah agresi yang
diarahkan pada diri sendiri sebagai bagain dari naIsu bawaan yang bersipat merusak (instinc
agresif). Untuk beberapa alasan tidak secara langsung diarahkan pada objek yang nyata atau
objek yang berhubungan serta disertai perasaan berdosa/bersalah. Prosesnya terjadi akibat
kehilangan atau perasaan ambivalen terhadap objek yang sangat dicintai. Klien merasa marah
dan mencintai yang terjadi secara bersamaan dan hal ini tidak mampu untuk mengekspresikan
kemarahannya sebab dianggap tidak tepat dan tidak rasional. Misalnya : Ia marah pada
kekasihnya yang diketahui memiliki kekasih di luar dirinya. Ia ungkapkan kemarahnya
kepada diri sendiri karena timbul perasaan ambivalen pada kekasihnya yaitu perasaan
membenci sekaligus mencintai. Bila hal tersebut dianggap sebagai pemecahan masalah yang
adaptiI maka seterusnya ia akan menggunakan koping tersebut yang sebenarnya bersikap
destruktiI.
c. Object loss theory ;
Teori kehilangan objek merujuk pada perpisahan traumatic individu dengan benda atau
seseorang yang sangat berarti dalam Iase membutuhkan seseorang yang memberikan rasa
aman untuk lekatan (attachment). Dua isu penting dalam teori ini adalah ; Kehilangan dalam
masa kanak-kanak sebagai Iaktor predisposisi terjadinya depresi pada masa dewasa dan
perpisahan dalam kehidupan setelah dewasa yang menjadi Iaktor pencetus terjadinya stress.
akta untuk model ini pertamakali dilaporkan oleh $pitz yang mendeskripsikan reaksi
perpisahan bayi dari ibunya saat berusia 6-12 bulan. Reaksi tersebut adalah sebagai berikut ;
Kekhawatiran (a55rehension) menangis, menarik diri, gerakan psikomotor yang lambat,
sedih, dan patah hati, pingsan, kesulitan tidur, tidak naIsu makan, kelambatan dalam
pertumbuhan dan perkembangan. $yndroma ini dikenal dengan Analytic De5ression
d. Personality oranization 1heory
Teori organisasi kepribadian menguaraikan bagaimana konsep diri yang negatiI dan harga diri
rendah mempengaruhi system keyakinan dan penilaian seseorang terhadap stressor.
Pandangan lain dari depresi adalah memIokuskan pada varibel utama dari psikososial yaitu
harga diri rendah. Konsep diri klien menjadi isu pokok. Ketika mengekspresikan kesedihan
hati atau depresi atau over kompensasi. Gambaran harga diri yang terancam seringkali
memperlihatkan manik atau hippomanic episode. Ancaman terhadap harga diri menimbulkan
penampilan peran yang miskin, merasakan tingkat yang rendah Iungsi kehidupan sehari-hari
dan hilangnya identias diri secra jelas.
e. Conitive model :
Model cognitive menyatakan bahwa depresi merupakan masalah cognitive yang didominasi
oleh evaluasi negatiI sesorang terhadap dirinya sendiri, dunia seseorang dan masa depannya.
Berdasarkan teori ini adanya kejadian yang merugikan sebagai contoh : $eorang suami
mengatakan ia meninggalkan saya karena saya tidak mam5u mencintainya`, tanpa
mempertimbangkan alternative lainnya sebagi penyebab misalnya; kepribadiannya yang tidak
cocok, istrinya memiliki masalah sendiri, atau perubahan perasaan istrinya terhadap suami. Ia
selalu memIokuskan pada kekurangan pribadinya, Ia hanya dapat berIikir tentang dirinya
secara negatiI dan tidak mencoba memahami kemampuannya, prestasinya, dan atribut-atribut
yang ada pada dirinya. Kesimpulan dalam teori ini adalah klien depresi didominasi oleh sikap
pesimis.
f. Learned helplessness model.
Model ketidak berdayaan yang dipelajari menunjukan bahwa bukan semata-mata trauma
menyebabkan depresi tetapi keyakinan bahwa seseorang tidak mempunyai kendali terhadap
hasil yang penting dalam kehidupannya, oleh karena itu ia mengulang respon yang adaptiI.
Orang ini percaya bahwa tidak seorangpun yang dapat membantunya. Dan tidak seorangpun
dapat melakukan sesuatu untuknya. Keyakinan yang negatiI tersebut menyebabkan dia putus
harapan, bersikap pasiI, dan ketidakmampuan untuk bersikap assertiI pada dirinya dan orang
lain.
. Behavioral model.
Model perilaku berkembang dari kerangka teori belajar sosial, yang mengasumsi bahwa
peyebab depresi terletak pada kurangnya keinginan positiI dalam berinteraksi dengan
lingkungan. Depresi berkaitan dengan interaksi antara perilaku individu dengan lingkungan.
Teori ini memandang bahwa individu memiliki kemampuan untuk memeriksa dan
mempertimbangkan perilakunya. Mereka bukan hanya melakukan reaksi dari Iaktor internal.
Mereka menyeleksi, mengorganisir dan mentransIormasikan stimulus yang datang pada
dirinya.
Individu tidak dipandang sebagai objek yang tidak berdaya yang dikendalikan
lingkungan. Tetapi tidak juga bebas dari pengaruh lingkungan dan melakukan apa saja yang
mereka pilih tetapi antar individu dengan lingkungan memiliki pengaruh yang bermakna antar
satu dengan yang lainnya. Konsep reinforcement sangat penting dalam pandanganya tentang
depersi. Interaksi positiI antara individu dengan lingkungan menyediakan reinIorcement yang
positiI. Kurangnya reinIorcement yang positiI dari lingkungan menyebkan kesedihan, Asumsi
kunci dari model ini adalah rendahnya jumlah reinIorcement positiI dari lingkungan
merupakan Iaktor pendukung terjadinya perilaku depressive.
h. Biloical Model
Model biologik menguraikan perubahan kimia dalam tubuh yang terjadi selama masa depresi.
termasuk deIisiensi katekolamin, disIungsi endokrin, hipersekresi kortisol, dan variasi
periodic dalam irama biologis. Abnormalitas yang signiIikan dapat dilihat ketika terjadi
depresi. Termasuk didalamnya adalah kelainan dalam elektrolit, khususnya sodium dan
kalium. Perubahan dalam neuroIisiologis, kegagalan Iungsi regulasi otonom dari aktivitas
system syaraI seperti adrenokortikal tiroid, perubahan gonad, perubahan dalam
neurotransmitter seperti katekolamin nore5ine5hrin dan e5ine5hrine.
i. Masalah alam Boundin and ttachment dan enetik
Gangguan ikatan antara ibu dan anak (mother-child bonding pada usia dini, sangat penting
dalam terjadinya keadaan patologis pada perkembangan kepribadian di kemudian hari. Bila
seorang ibu menderita depresi, maka peran dan Iungsinya sebagai ibu akan terganggu, yang
mengakibatkan relasi patologik pada anak. Pengalaman pada awal pertama kehidupan masa
kanak-kanak yang menimbulkan trauma psikis, dapat membentuk kepribadian yang rentan
untuk mengalami depresi. Mengapa R lebih rentan atau mempunyai risiko yang lebih besar
untuk mengalami depresi dibandingkan anak-anak lainnya? Karena sebenarnya banyak yang
mendapat perlakuan lebih buruk dari R (pernah dipermalukan atau dikecewakan oleh guru
dan teman-teman di sekolah, tetapi mereka tidak sampai depresi. Bila R menjadi depresi,
tentu ada sesuatu yang membuatnya menjadi rentan.
$elain hal tersebut di atas yang tidak boleh dilupakan adalah Iaktor genetik. Depresi lebih
banyak dijumpai pada seseorang dengan kepribadian tertentu, sedang kepribadian banyak
ditentukan oleh genetik. Pada keluarga yang salah satu orang tuanya mengalami depresi akan
berpeluang 10-15 untuk memiliki anak yang akan menderita depresi di kemudian hari. Di
sisi lain meskipun anak tidak mempunyai riwayat depresi secara genetik, anak-anak akan
belajar untuk meniru perilaku depresi dari orang tuanya. $eorang yang sehat kepribadian dan
jiwanya, bisa saja menderita depresi apabila yang bersangkutan tidak mampu menanggulangi
stresor psikososial yang dialami.
. Gejala Gangguan Mood Depresi
Depresi adalah salah satu bentuk gangguan jiwa pada alam perasaan (afektif mood yang
ditandai: Kemurungan, kesedihan, kelesuan, kehilangan gairah hidup, tidak ada semangat dan
merasa tidak berdaya, perasaan bersalah atau berdosa, tidak berguna dan putus asa. Gejala
lain yang serig menyertai gangguan mood adalah :
* $ulit konsentrasi dan daya ingat menurun.
* NaIsu makan dan berat badan menurun
* Gangguan tidur (sulit tidur atau tidur berlebihan disertai mimpi-mimpi yang tidak
menyenangkan, misal mimpi orang yang sudah meninggal.
* Agitasi atau retardasi motorik (gelisah atau perlambatan gerakan motorik.
* Hilang perasaan senang, semangat dan minat, meninggalkan hobi.
* Kreativitas dan produktivitas menurun.
* Gangguan seksual (libido menurun.
* Pikiran-pikiran tentang kematian dan bunuh diri.
Bila seseorang lebih rentan untuk menderita depresi dibandingkan orang lain, biasanya yang
bersangkutan mempunyai corak kepribadian sendiri (diri kepribadian depresiI, dengan ciriciri:
a. Mereka sukar untuk merasa bahagia, mudah cemas, gelisah dan khawatir, irritable, tegang
dan agitatiI.
b. Mereka yang kurang percaya diri, rendah diri, mudah mengalah dan lebih senang berdamai
untuk menghindari konIlik atau konIrontasi, merasa gagal dalam usaha atau sekolah, lamban,
lemah, lesu atau sering mengeluh sakit ini dan itu.
c. Pengendalian dorongan dan impuls terlalu kuat, menarik diri, lebih suka menyisih, sulit
ambil keputusan, enggan bicara, pendiam dan pemalu, menjaga jarak dan menghindari
keterlibatan dengan orang lain.
d. $uka mencela, mengeritik, menyalahkan orang lain atau menggunakan mekanisme
pertahanan penyangkalan.
5. Penelitian depresi.
Untuk mengetahui masalah yang berhubungan dengan kerentanan remaja mengalami
depresi dan bunuh diri, telah dilakukan penelitian terhadap 39.000 remaja. Dari penelitian
tersebut ditemukan bahwa kemurungan, kelesuan yang melumpuhkan, rasa ditolak,
keputusasaan, depresi dan bunuh diri telah bergeser, dan dimulai pada usia yang semakin
lama semakin dini. $elain itu diketahui pula bahwa meningkatnya kasus depresi dan bunuh
diri di masyarakat, erat kaitannya dengan situasi krisis (politik, sosial, ekonomi dan moral,
pengangguran, kemiskinan, persaingan yang keras dan kriminalitas.
Dalam beberapa dekade terakhir ini telah terjadi erosi besar-besaran terhadap keluarga
inti. $emakin hari semakin sedikit waktu yang disediakan orang tua untuk anak, berlipat
ganda angka perceraian, semakin jarang keluarga ada di rumah dan semakin banyak keluarga
yang "menjalankan" sikap tidak peduli terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak dan
remaja. $elain itu kita dapat menyaksikan peningkatan individualisme, lenyapnya keyakinan
yang lebih dalam terhadap agama, serta dukungan masyarakat dan keluarga besar yang
menyebabkan hilangnya sumber penopang dari kekalahan atau kegagalan.
$alah satu gejala dari gangguan depresi adalah bunuh diri (suicide, sebanyak 40
penderita depresi mempunyai ide untuk bunuh diri, dan hanya lebih kurang 15 saja yang
sukses melakukannya. Angka bunuh diri pada remaja di A$ dalam satu tahun antara 1,7-5,9
dan untuk selama hidup antara 3,0-7,1. Diperkirakan 12 dari kematian pada kelompok
anak dan remaja di A$ disebabkan karena bunuh diri. Di Indonesia kasus bunuh diri pada
anak belum diketahui besar angkanya.
Riset Daniel Goleman & riset lain di U$A (1995-1998, menunjukkan peranan IQ : 20
, $Q : 80 untuk Kesuksesan. Riset 95 mahasiswa Harvard lulusan tahun 1940-an. Bila
IQ tinggi tetapi ( egois dan kuper dibandingkan IQ biasa tetapi ia mempunyai banyak teman,
pandai komunikasi, empati, tidak temperamental, setelah diteliti berdasarkan gaji,
produktivitas, serta status bidang pekerjaan. Maka ternyata peranan IQ ini sangat rendah
dibandingkan dengan $Q.
Riset di U$A juga menunjukan IQ anak-anak makin tinggi, $Q makin menurun.
Anak-anak generasi sekarang lebih sering mengalami masalah emosi. Tumbuh dalam
kesepian & depresi, lebih mudah stress, lebih mudah marah & lebih sulit diatur, lebih gugup,
mudah terpengaruh dan cenderung suka cemas serta agresiI.
Abad 20 lebih dikenal sebagai tahun kecemasan / stres. Abad 21 dikategorikan sebagai
Tahun kemurungan dan bunuh diri Penelitian ( n 39.000 menunjukan data :
* Kemurungan
* Kesedihan / suicide
* Rasa ditolak
* Keputusasaan
Angka depresi ternyata bergeser ke arah Usia lebih muda yang ditandai Keadaan keluarga
dengan ciri-ciri :
1. Pengangguran
2. Kemiskinan
3. Kriminalitas
4. Kekacauan keluarga berkepanjangan
5. Kekerasan verbal motorik- emosional
6. Penolakkan orang tua
7. Ketidakmampuan orang tua memberikan kemampuan mengatasi masalah pada anak
F. PENGUKURAN DAN U1I PERILAKU
. Penukuran Fisik
Adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, dan pengukuran tersebut bersiIat
kuantitatiI (Arikunto,1995. Mengukur adalah membandingkan atribut yang hendak
diukur dengan alat ukur, hasilnya dinyatakan secara kuantitatiI dan bersiIat deskriptiI.
Pertama, membandingkan sesuatu yang hendak diukur dengan alat ukur.Yang akan diukur
adalah atribut dari suatu benda atau dimensi dari suatu benda. Misalnya: berat badan atau
volume suatu benda, atau tinggi suatu benda.
Kedua, kuantiIikasi artinya bahwa pengukuran pada hakekatnya merupakan suatu proses
kuantiIikasi, hasilnya diwujudkan dengan angka. Pemberian angka pada suatu atribut
disesuaikan dengan aturan yang berlaku atau standar, seperti tinggi badan dinyatakan
dalam centi meter (cm, misalnya 160 cm dan berat . Ciri atau karakteristik pengukuran
yang ke tiga adalah ' deskriptiI`, artinya bahwa hasil dari suatu pengukuran bersiIat
deskriptiI yaitu apa adanya. Artinya menyatakan hasil ukur secara kuantitatiI hanya
dengan satuan atau besaran ukurnya saja tanpa memberikan penilaian. Mengukur sebuah
meja misalnya, hasilnya dinyatakan dalam meter atau sentimeter. Angka sentimeter atau
meter itu merupakan hasil pengukuran deskriptiI yang tidak diikuti oleh pernyataan
apakah sekian sentimeter itu adalah panjang atau pendek, karena panjang dan pendek
merupakan hasil evaluasi atau penilaian, bukan hasil pengukuran
Uraian mengenai pengukuran di atas masih terIokus pada atribut Iisik, atau pengukuran
terhadap aspek Iisik.
. Penukuran Psikolois
Adalah suatu proses pengambilan keputusan terhadap hasil pengukuran aspek
psikologis dan hasilnya bersiIat kuantitatiI. Agar hasil penilaian yang dilakukan
bermakna maka harus dibandingkan dengan standar yang ada. Misalnya: Hasil
pengukuran IQ seseorang diperoleh skor 140. $etelah dilakukan penilaian
menggunakan standar yang ada menurut Harriman dalam algito, (1995, maka orang
tersebut dinyatakan sebagai orang yang sangat superior
* Pengukuran psikologis bersiIat kompleks, dan sangat tergantung pada aspek yang
di ukur.
* Pengukuran psikologis adalah suatu proses kuantiIikasi atau suatu atribut
psikologis , hasilnya berupa bilangan (angka/skore
* Atribut psikologis yang dimaksud adalah aspek-aspek psikologis yang dapat di
ukur, misalnya : kecemasan, depresi, intelegensi, kreativitas, harga diri dan lainlain
* Dengan demikian pengukuran dalam psikologi dilakukan untuk mengetahui
$eberapa banyak (dalam arti kuantitatI suatu aspek psikologis terdapat dalam diri
seseorang. Hal ini dilakukan menggunakan alat ukur psikologis seperti skala
kecemasan, alat test IQ dll
Agar hasil pengukuran mempunyai makna, maka perlu dilakukan suatu penilaian.
Pengertian penilaian meliputi 3 hal :
* Merupakan suatu aktiIitas yang dilakukan terhadap sesuatu yang bersiIat kualitatiI.
Untuk dapat mengadakan penilaian, kita harus mengadakan pengukuran terlebih
dahulu. Misalnya untuk menentukan mana pensil yang lebih panjang dari dua buah
pensil yang ada,
* terlebih dahulu kita ukur kedua pensil tersebut. $etelah kita ketahui panjang
masing-masing pensil, maka kita dapat melakukan penilaian dengan melihat
perbandingan panjang antara kedua pensil tersebut dan akhirnya kita dapat
memutuskan mana pensil yang lebih panjang dan yang lebih pendek.
* Arikunto mengatakan bahwa menilai adalah mengambil keputusan terhadap
sesuatu yang bersiIat kualitatiI, dan penilaian tersebut biasanya diawali dengan
suatu pengukuran.
. Perbedaan penukuran dan penilaian
* Perbedaan pengukuran dan penilaian terletak pada proses dan hasil pengukuran.
Pengukuran merupakan proses kuantiIikasi, hasilnya berupa skor, sedangkan
penilaian merupakan proses kualiIikasi dan interpretasi hasil pengukuran
* Pada sisi lain pengukuran (measurement, mempunyai arti yang sering
dipertukarkan dengan pengertian tes. Hal ini adalah lazim dikarenakan
pemakaian istilah tes dan pengukuran seringkali tidak mengandung arti berbeda
dalam situasi-situasi tertentu.
* Karena tes hanya merupakan alat pengukuran maka istilah pengetesan kerap kali
menggantikan istah pengukuran (Azwar,2000.
. Ciri-ciri alat ukur yan baik
* $ebagaimana disebutkan di atas bahwa pengukuran adalah suatu proses
kuantiIikasi terhadap suatu atribut tertentu. Untuk memperoleh hasil pengukuran
sebagaimana yang diharapkan maka suatu alat ukur harus memenuhi ciri-ciri atau
memenuhi prinsip-prinsip tertentu.
* Purwanto (1999 mengemukakan bahwa ada dua syarat suatu tes/alat ukur
dikatakan baik, yaitu valid dan reliabel.
* $edang Azwar (2000 mengatakan bahwa alat yang baik adalah yang mampu
memberikan inIormasi yang dapat dipercaya. $elanjutnya Azwar mengatakan
bahwa alat ukur yang tidak valid dan tidak reliabel akan memberikan inIormasi
yang tidak akurat atau keliru mengenai keadaan subjek atau individu
* Apabila inIormasi yang keliru itu kita gunakan sebagai dasar pertimbangan dalam
pengambilan suatu kesimpulan dan keputusan maka tentulah kesimpulan dan
keputusan itu tidak tepat.
* Keputusan yang tidak tepat akan menimbulkan akibat yang parah dan dapat
mempengaruhi nasib seseorang
* Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mari kita lihat contoh berikut ini :
Ketika seorang pelamar pekerjaan ditolak oleh pihak perusahaan berdasar hasil tes
psikologis yang tidak valid dan reliabel, maka bukan saja pelamar yang dirugikan,
tetapi juga perusahaan yang akan kehilangan calon karyawan yang potensial
berdasarkan contoh di atas dapat disimpulkan bahwa suatu alat ukur yang
digunakan untuk mengukur suatu aspek psikologis haruslah merupakan alat ukur
yang baik yaitu yang memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas.
. Jaliditas
Validitas dapat diartikan sebagai kesahihan atau keabsahan (Azwar,2000. Validitas
ditentukan oleh ketepatan dan kecermatas hasil pengukuran. $uatu alat ukur dikatakan
valid apabila alat ukur tersebut dapat menjalankan Iungsi ukurnya, yaitu yang dapat
memberikan hasil ukur sesuai dengan maksud pengukuran atau sesuai dengan kriteria
yang dirumuskan, artinya alat ukur tersebut benar-benar dapat mengukur sesuai
dengan tujuan. Misalnya bila hendak mengukur kecemasan seseorang, maka alat ukur
kecemasan yang valid adalah yang benar-benar dapat mengungkap kecemasan yang
dialami individu (yang memenuhi kriteria kecemasan
. Macam-macam Jaliditas :
1. Validitas semu, yaitu validitas yang tidak menunjukkan apa yang sebenarnya yang
diukur
2. Validitas logis, terdiri dari :
a. Validitas isi (content validity
Yaitu validitas yang mengukut tujuan khusus tertentu yang sejajar dengan materi atau
isi pelajaran, digunakan untuk tes hasil belajar yaitu untuk mengukur sampai dimana
seseorang menguasai suatu kemampuan khusus setelah memperoleh pelajaran,
bertujuan menganalisa dan memahami proses-proses psikologis yang yang
mempengaruhiterwujudnya prestasi. Validitas ini disebut juga validitas kurikuler,
karena materi yang diajarka tertera dala krikulum. Validitas isi menggambarkan sejauh
mana isi tes mencerminkan ciri atribut yang hendak diukur (comprehensive dan
relevan/ tidak keluar dari batasan tujuan ukur
b. Validitas konstruksi (construct validity )
Yaitu validitas yang menunjukkan sejauh mana alat tes mengungkap suatu traits atau
konstrak teoritik yang hendak diukur. $ebuah tes dikatakan memiliki validitas
konstruksi apabila butir-butir soal dalam tes tersebut mengukur setiap aspek berpikir
seperti yang disebutkan dalam tujuan instruksional khusus.
c. Validitas prediksi (predictive validity
$uatu tes dikatakan memiliki validias prediktiI apabila mempunyai kemampuan untuk
meramalkan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Misal seleksi
mahasiswa baru, klasiIikasi dan penempatan karyawan
d. Validitas empiris
$uatu tes dikatakan memiliki validitas empiris apabila hasilnya sesuai dengan
pengalaman
e. Validitas Iaktor
$uatu tes mempunyai validitas Iaktor apabila berkorelasi dengan suat Iaktor yang
dianggap sama dengan suatu kelompok tes, artinya bahwa butir-butir soal Iaktor
dikatakan valid apabila menunjukkan kesejajaran skor dengan skor total.
. Reliabilitas
* Reliabilitas memiliki berbagai arti , yaitu ; kepercayaan, keterandalan, keajegan,
konsistensi atau kestabilan
* Ide pokok pengertian reliabilitas adalah sejauhmana hasil suatu pengukuran dapat
dipercaya (reliabel/ajeg
* Hasil pengukuran dapat dipercaya apabila dlm beberapa kali pengukuran yang
dilakukan pada kelompok subjek yang sama diperoleh hasil yang relatiI sama
. Macam-macam lat 1es Psikoloi
* Alat tes intelegensia, terdiri dari : AI$: echsler Adult Intelegency Scale, yaitu
skala untuk mengukur intelegensi oarg dewasa. I$C : echsler Intelegency
$cale Ior Children, yaitu skala untuk mengukur intelegensi anak-anak
* MMPI : Minnessota Multiphasic oI Personality Inventori, yaitu alat tes untuk
mengetahui kepribadian seseorang
* TMA$ : Taylor anifest Anxiaety Scale, yaitu skala pengukuran maniIestasi
kecemasan yang dibuat oleh Taylor. $elain itu Jung dan Hamilton juga membuat
skala untuk mengukur kecemasan,
* BDI : Burn Depresi Inventory, yaitu alat tes untuk mengukur tingkat depresi
seseorang
A. PRBLEM BASED LEARNING KNSEP KEPRIBADIAN
Bhakti adalah Mahasiswa AKPR yang sedang menunggu saat dosen belum datang. Perilaku
mahasiswa lain bersipat dinamis dan berbeda. Ada mahasiswa yang ngobrol, ada yang cenderung
makan, ada yang mengambil air wudlu untuk sholat, ada memakai-maki dosen dan pendidikan,
ada yang segera pulang atau pergi ke perpustakaan. $emua perilaku tersebut bersipat
khas.Berdasarkan contoh dari ayahnya Bhakti sejak pagi berupaya mengisi waktu dengan prestasi
seperti mandi, sholat, sarapan, dengar berita, membersihkan rumah, olah raga, baca buku,
pergi kuliah dan ke perpustakaan. $edangkan Gun-gun cenderung ingin menyelesaikan
tugas-tugas yang diberikan dosennya. (soal no - berhubungan dengan kasus)
1. Maksud kepribadian bersipat dinamis pada kasus di atas adalah
2. Kepribadian bersipat khas sesuai dengan palsaIah keperawatan yang memandang
individu sebagai mahluk?
3. Data yang menunjukan kepribadian yang bersumber dari bentukan lingkungan,
keluarga pada kasus di atas
4. Hal di bawah ini yang tidak termasuk cakupan kepribadian adalah
5. Tipe kepribadian Bhakti pada kasus di atas cenderung berorientasi pemanIaatan
waktu, hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan
6. Gun-gun pada kasus di atas cenderung berorientasi penyelesaian tugas, mungkin ia
memiliki kepribadian tipe ?
7. Menurut tipe Hipocrates Gun-gun banyak didominasi cairan
8. Kelemahan Gun-gun yang berkaitan dengan tugas perawat dalam memahami perasaan
orang lain adalah
9. Bila secara genetik kedua mahasiswa di atas di atas mewarisi kepribadian pemalas,
maka pernyataan yang tepat adalah :
10. Menurut tipe kepribadian John L Holland proIesi perawat lebih cocok pada
kepribadian tipe
B. PRBLEM BASED LEARNING KESADARAN
Thika adalah perawat di R. mergency. Jam 1 malam kedatangan klien yang jatuh dari motor.
Perawat menanyakan tentang kapan dia lahir, dimana dia lahir, dimana alamatnya. Menurut
keluarganya klien tidak konsentrasi mengendarai motor setelah bertengkar dengan istrinya
dan banyaknya konIlik masa lalu. Klien sering minum alkohol. Tidak pernah beribadah. Klien
menekan masalahnya, mengusir perasaan yang menyakitkan atau mengancam, keluar dari
kesadaran. Menurut istrinya klien sering bertindak destruktiI; sarkasme, sinis dan Meludah,
pada tetangga klien tidak intim, cenderung menutup diri. Beberapa keluarga klien lainnya
mencoba bertanya tentang kondisi klien kepada perawat, tetapi perawat tidak bisa konsentrasi
pada banyak hal sekaligus. (soal no - berhubungan dengan kasus)
1. Thika menanyakan nama, tanggal lahir dan alamat klien, jenis kesadaran yang
ditanyakan Thika termasuk ?
2. Data yang menunjukan adanya lost in thought pada perawat di atas adalah
3. Menurut $igmund reud masalah-masalah dan konIlik masa lalu klien di atas
tersimpan pada alam
4. Bila klien tidak sadar dan mengalami mimpi buruk maka menurut $igmund reud
klien berada pada alam
5. Keadaan yang tampak dan dirasakan oleh perawat pada saat ini termasuk dalam alam
6. Menurut $igmund Ireud pelangaran norma adanya riwayat klien minum alkohol
merupakan konIlik antara
7. Mekanisme pertahanan yang digunakan klien pada kasus di atas termasuk
8. Klien sering bertindak destruktiI; sarkasme, sinis dan Meludah, menurut $igmund
reud merupakan reIleksi gangguan Iase.
9. Klien di atas cenderung menutup diri pada tetangga, menurut rickson merupakan
gangguan Iase
10. Data yang menunjukan karakteristik super ego klien pada kasus di atas adalah
C. PRBLEM BASED LEARNING DEPRESI
Tn. A. 50 tahun, penampilan Iisik; Rambut kusut, pakaian tidak rapih, semenjak istrinya
meninggal ia merasa sangat sedih, murung, dan tidak mau lagi bekerja apapun. Klien
mengatakan: ' Untuk apa saya hidup terus, saya lebih baik mati karena hidup sudah tak
berarti lagi tanpa kehadiran istri saya. Klien menjadi malas mandi, makan, dan berdandan.
$etelah dilakukan pengkajian klien memenuhi kriteria keluarga dengan resiko depresi.
1. Rentang respon perasaan pada klien di atas, menurut $tuart and $undeen termasuk kedalam
a. Represi
b. Reaksi kehilangan Memanjang
c. $upresi
d. Depresi
e. Reaksi kehilangan yang wajar
2. Bila respon klien di atas bersipat MaladaptiI, maka biasanya akan dimulai pada tahap awal,
a. Represi
b. Reaksi kehilangan wajar
c. $upresi
d. Depresi
e. ResponsiI
3. Klien mengatakan : 'Lebih baik mati karena hidup sudah tak berarti lagi tanpa kehadiran
istri saya, Klien tersebut berkeyakinan tidak dapat mengontrol kehidupannya, teori yang
sesuai
a. Teori Agresi Berbalik
b. Teori Kehilangan
c. Teori Ketidakberdayaan
d. Teori KognitiI
e. Teori Kepribadian
4. Respon perasaan seseorang bisa dianggap normal apabila ia berada dalam rentang :
a. ResponsiI
b. Reaksi kehilangan yang wajar
c. $upresi
d. Reaksi kehilangan yang memanjang
e. Jawaban a dan b, benar
Keadaan keluarga klien di atas mungkin memiliki kriteria resiko depresi berikut, kecuali
a. Kebebasan berekspresi
b. Pengangguran
c. Kemiskinan
d. Kriminalitas
e. Kekerasan verbal motorik- emosional
D. PRBLEM BASED LEARNING STRESS
A. KASUS I
Tn $ adalah karyawan Bank datang berkonsultasi kepada perawat Akper PPNI karena merasa
stress dengan keluhan sakit perut, mulas, sering ingin ke belakang, Otot-otot terasa lebih
tegang, sukar tidur, sering terbangun malam. Hasil lab menunjukan Hormon cortical tetap
tinggi usaha Iisik untuk mengatasi stress mencapai kapasitas penuh. Menurut pengkajian
perawat klien tersebut mengalami Hipertensi terutama setelah selesai rapat akibat terjadi
perdebatan dengan rekan kerjanya yang mengarah pada permusuhan, sehari sebelumnya ia
ditegur oleh atasannya dengan ancaman PHK karena penyalahgunaan dana masyarakat.
Perawat berupaya memberi bantuan agar terjadi homeostatis. Klien menganggap bahwa
masalahnya sangat berat dan susah untuk diselesaikan. Perawat mencoba menggali source Ior
support dan coping mechanism kleinnya.
1. Hal di bawah ini merupakan pengertian stress yang tidak relevan pada Tn $ di atas :
a. Respon non spesiIik tubuh terhadap berbagai tuntutan terhadapnya
b. $uatu kondisi dimana sistem tubuh manusia berespon terhadap perubahan
c. $egala sesuatu yang memberi dampak total terhadap Iisik, emosi, sosial, spiritual
d. $uatu bentuk ketenangan yang mempengaruhi Iungsi alat-alat tubuh
e. Realitas kehidupan yang tidak dapat dihindari yang disebabkan oleh perubahan
2. Tahap stress klien di atas menurut Dadang Hawari termasuk dalam :
a. $tress tingkat I
b. $tress tingkat II
c. $tress tingkat III
d. $tress tingkat IV
e. $tress tingkat V
3. Apakah yang dimaksud homeostatis pada kasus di atas ?
a. Mekanisme Iisiologi dalam tubuh untuk menjaga tercapainya keseimbangan dengan
lingkungan
b. Masalah-masalah yang mengancam dan muncul dari luar diri individu
c. Keseimbangan yang disebabkan tidak teratasinya berbagai stressor
d. Masalah yang muncul akibat tuntutan terlalu tinggi terhadap internal individu
e. Keadaan tidak seimbang akibat tuntutan lingkungan yang berlebihan
4. Data apa yang menunjukan adanya persepsi terhadap stressor pada kasus di atas
a. Tn $ adalah karyawan Bank datang berkonsultasi kepada perawat Akper Aisyiyah
b. keluhan sakit perut, mulas, sering ingin ke belakang, Otot-otot terasa lebih tegang
c. Klien menganggap bahwa masalahnya sangat berat dan susah untuk diselesaikan
d. Hormon cortical tetap tinggi usaha Iisik untuk mengatasi stress mencapai kapasitas
penuh
e. Perdebatan dengan rekan kerjanya yang mengarah pada permusuhan
5. Apa yang dimaksud source for su55ort pada klien di atas
a. Masalah-masalah yang dihadapi klien
b. Masalah yang menyebabkan klien stress
c. Keadaan dimana klien menganalisa sumber-sumber masalah klien
d. Persepsi klien terhadap berat ringanya masalah
e. $umbersumber yang dapat digunakan oleh klien dalam memperkuat koping
6. Apa yang dimaksud dengan coping mechanism pada kasus di atas
a. Mekanisme pertahanan diri terhadap masalah dengan mengerahkan sumber individu
b. Mekanisme menghindari masalah
c. Keadaan tercapainya keseimbangan
d. Keadaan dimana individu berada dalam keadaan disequilibrium
e. Mekanisme internal yang tidak disadari individu dalam mengatasi persoalan
7. Klien di atas berada pada Iase perlawanan ( resistance) yang ditandai oleh :
a. $akit perut, mulas, sering ingin ke belakang, Otot-otot terasa lebih tegang
b. Hormon cortical tetap tinggi usaha untuk mengatasi stress mencapai kapasitas penuh
c. Perdebatan dengan rekan kerjanya yang mengarah pada permusuhan
d. Klien menganggap bahwa masalahnya sangat berat dan susah untuk diselesaikan
e. Menurut pengkajian perawat klien tersebut mengalami Hipertensi
8. Apa yang akan terjadi bila sumber-sumber pendukung Tn $ dan coping mekanisme lebih
sedikit dibanding persepsi terhadap masalah ?
a. Keseimbangan
b. Homeostatis
c. $tress
d. Adaptasi
e. Perubahan persepsi
9. Hipertensi yang dialami tn. $ pada kasus di atas termasuk tipe stressor ;
a. Internal
b. ksternal
c. isik
d. psikologis
e. $osial
B. KASUS II
Yayat mahasiswa baru Akper merasa stress, ia mencoba menilai lingkungannya (cognitive
a5raisal. Ia menganggap bahwa cara belajar kuliah di lingkungan Akper beda dengan masa
$MA yang dituntut mandiri dan aktip memecahkan masalah sendiri. Iapun melihat berbagai
macam cara temannya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan asrama, kampus dan tipe
dosen. Yayat merasa bahwa saat ini merupakan masa untuk menjadi dewasa muda. Karena
harus kuliah pagi ia makan tidak teratur dan kelelahan. Ia datang ke poliklinik karena
mengalami gejala panas, vasodilatasi pembuluh darah lambung. Hasil pemeriksaan lab.
menunjukan leukositosis dan odema.
10. Menurut model stress, klien di atas termasuk model apa ?
a. model stres berdasarkan respon
b. model stres berdasarkan stimulus
c. model stres berdasarkan transaksional
d. Model elastisitas
e. Model Iight or Ilight
11. Hal di bawah ini merupakan Iaktor yang mempengaruhi eIek stressor terhadap Yayat
a. Iaktor genetik
b. Iaktor Iisik & kimiawi
c. mikroorganisme & parasit
d. Iaktor psikologik
e. Betul semua
12. Berdasarkan sumber stress yang dialami Yayat, Hal di atas termasuk
a. Iisiologik
b. pengalaman hidup
c. psikologik
d. Internal
e. Hormonal
13. Hal di bawah ini tidak termasuk Iaktor yang akan membantu kemampuan adaptasi Yayat
pada kasus di atas
a. nutrisi
b. genetik dan usia
c. Iaktor psikososial
d. ritme sikardian
e. Petugas kesehatan
14. Data apa yang menunjukan adanya local ada5tation syndrome pada klien di atas ?
a. menganggap bahwa cara belajar kuliah di lingkungan Akper beda
b. dituntut mandiri dan aktip memecahkan masalah sendiri.
c. melihat berbagai macam cara temannya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan
asrama
d. panas, vasodilatasi pembuluh darah lambung
e. saat ini merupakan masa untuk menjadi dewasa muda
15. Reaksi apa yang akan muncul pada GA$ (general ada5tation Syndrome khususnya
dalam Iase xhaustion ?
a. pembesaran/penciutan kel. limIe
b. pembesaran/disIungsi kel. adrenal
c. peningkatan/penyusutan ambang hormonal
d. Bila menetap atau kronis bisa sakit
e. $emua pernyataan di atas benar
16. Data yang menunjukan adanya proses penilaian individu terhadp lingkungan pada kasus
di atas adalah
a. panas, vasodilatasi pembuluh darah lambung
b. saat ini merupakan masa untuk menjadi dewasa muda
c. hasil pemeriksaan lab. menunjukan leukositosis dan odema.
d. melihat berbagai macam cara temannya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan
e. harus kuliah pagi ia makan tidak teratur dan kelelahan
C. KA$U$ III
Ners. Dewi berusaha mengkaji koping Ny. $. yang menyatakan merasa stress setelah
mengalami bencana alam dan perceraian dengan suaminya. Ny. $ berusaha untuk berdiskusi
dengan tim ahli, memperbanyak berdo`a, ikut pengajian dan membaca buku guna meredakan
stressnya. Ners Dewi mencoba mendiskusikan managemet stress dan kiat menanggulangi
stress dalam kehidupan pada klien di atas. Klien bertanya kepada perawat mengenai gaya
hidup yang seimbang untuk tercapainya Homeostatis
17. Apa stressor pencetus klien di atas ?
a. bencana alam
b. Ketidaktahuan cara meredakan stress
c. perceraian dengan suaminya
d. Kurangnya keterampilan dalam management stress
e. Pernytaan a dan c benar
18. Data apa yang bukan menunjukan Source for su55ort pada klien di atas ?
a. Perawat
b. Tim ahli
c. Kelompok pengajian
d. Kondisi $uaminya
e. Buku-buku agama
19. $aat kita mengkaji koping klien di atas apa saja yang akan ditanyakan ?
a. hasil yang diharapkan
b. upaya untuk mengubah situasi/mengatasi masalah
c. perasaan-perasaan yang mengganggu karena bantuan perawat
d. upaya untuk mengatasi perasaan yang menggangu tsb
e. siapa yang menjadi pendukung sosial
20. Cara-cara management stress yang tidak relevan pada klien di atas ?
a. aktivitas Iisik
b. Mengambil tanggung jawab baru
c. meningkatkan daya tahan
d. ketrampilan hidup
e. tehnik relaksasi
21. Hal di bawah ini tidak termasuk tehnik menanggulangi stressor dalam kehidupan
a. bertanggungjawab atas diri sendiri
b. kaji stressor pribadi & respon khas terhadap stres
c. dengarkan dan beri respon terhadap komunikasi dari dalam tubuh
d. berkomunikasi secara aktiI aksertiI dan jelas
e. gunakan pengetahuan tehnik melakukan konIrontasi
22. Mengembngkan gaya hidup seimbng dengan cara bergaul dengan kelompok pengajian
termasuk
a. memberi perhatian kepada rantai yang lemah
b. Mencintai diri dan mengembangkan keserasian : kerja dan istirahat
c. Memupuk keakraban sosial
d. Makan untuk kesehatan
e. Berupaya mengekspresikan diri
aftar pustaka
Ti5e Ke5ribadian anusia oleh. . Zainuddin sri kuntforo !Si. Jakarta 9 a5ril 2002
htt5.//www.e-5sikologi.com/usia/090402.htm.
Golongan Ke5ribadian htt5.//www.telaga.org/ringkasan.5h5ke5ribadian.htm.
Definition. 5ersonality htt5.//dict.die.net/5ersonalit.
Ke5ribadian !enentu Karier Htt5.//ww.Oke:one.Com/Index.!h5O5tionCom
Content&TaskJiew&Id45495&Itemid4 .
htt5.//ww.Yourdictionary.Com/Ahd/!/!0209600.Html.
Tentang Teori Ke5ribadian Sigmund Freud Dan A5likasinya Dalam !roses Bimbingan
Htt5.//ww.Acehinstitute.Org/O5iniKusmawatiSoalSigmundFreud.Htm.
!erkembangan Ke5ribadian Htt5.//ww.Geocities.Com/Sebaya01/!ribadi.Htm
The ancient Greek 5hiloso5hers htt5.//images.google.co.id/imgresimgurl.
Sigmund Freud htt5.//darentana.multi5ly.com/fournal/item/1
Darma Agus 1991 !engantar !sikologi
Hurlock eb 1991 !sikologi !erkembangan Suatu !endekatan Se5anfang Kehidu5an
Jakarta. Erlangga
Kusmiati Sri dan Desmaniarti Dasar-Dasar !erilaku Jakarta !usdiknakes
unanadar SCU 1991 Kreativitas dan Keberbakatan Jakarta
Nurfanah Taufik 1993 !engantar !sikologi
!urwanto Heri !enganatar !erilaku ansuia Untuk Ke5erawatanJakarta EGC
inkel S 1991 !sikologi !engafaran
HAND OUT PERKULIAHAN PSIKOLOGI
KONSEP KPRBADAN
KESADARAN
KONSEP EMOS
KONSEP STRESS DAN ADAPTAS
DEPRES
PENGUKURAN DAN UJ PERLAKU
leh:
Iyus Yosep, SKp., MSi
Bagian Keperawatan Jiwa
akultas Ilmu Keperawatan UNPAD
AASAN PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA
AKADEMI KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
J|. Pasleur ro.21 le|p.1212053 8ardurg 1011