Anda di halaman 1dari 4

TRANSMISI TENAGA LISTRIK

ISOLATOR
TEKNIK ELEKTRO ITS RESTU ABDUL WAKHID GALIH WICAKSONO TRIYOGI 2209100022 2209100046

SENKY TEGUH SANTOSO 2209100135

ISOLATOR PORSELIN
I. Jenis isolator porselin Isolator pada sistem transmisi tenaga listrik disni berfungsi untuk penahan bagian konduktor terhadap ground. Isolator disini bisanya terbuat dari bahan porseline, tetapi bahan gelas dan bahan isolasi sintetik juga sering digunakan disini. Bahan isolator harus memiliki resistansi yang tinggi untuk melindungi kebocoran arus dan memiliki ketebalan yang secukupnya (sesuai standar) untuk mencegah breakdown pada tekanan listrik tegangan tinggi sebagai pertahanan fungsi isolasi tersebut. Kondisi nya harus kuat terhadap goncangan apapun dan beban konduktor. Jenis isolator yang sering digunakan pada saluran transmisi adalah jenis porselin atau gelas. Menurut penggunaan dan konstruksinya, isolator diklasifikasikan menjadi : a. Isolator jenis pasak dan line-post b. Isolator jenis batang panjang c. Isolator jenis gantung Isolator jenis pasak dan line-post terbuat dari porselen, yang bagian bawahnya diberi tutup (thimble atau cap) besi cor yang disemenkan pada porselen serta pasak baja yang disekrupkan padanya. Karena jenis ini dipakai sendiri (tidak dalam gandengan) serta kekuatan mekanisnya rendah, mereka tidak dibuat dalam ukuran ukuran yang besar. Jenis batang panjang mempunyai sedikit bagian logam sehingga tidak mudah menjadi rusak. Oleh karena rusuknya yang sederhana maka ia mudah tercuci oleh hujan, sehingga jenis ini sesuai untuk tempat yang banyak dikotori oleh garam dan debu.

Jenis gantung dikenal memliki 2 jenis yaitu clevis type dan ball-and-socket type, yang masing masing terbuat dari porselen dengan tutup atau cap dari besi tempaan di satu sisi dan pasak baja di sisi yang lain, yang keduanya direkatkan pada porselinnya dengan semen. Ukuran yang dikenal adalah dengan piringan berdiameter 250mm, 180mm, 280mm, dan 320mm. Masing masing dengan gaya mekanis 12000 kg, 16500 kg, 6000 kg, 21000 kg, dan 30000 kg. Isolator gantung digandeng gandengkan menurut kebutuhan isolasi karena tegangannya.

Gambar isolator jenis pasak dan pos saluran

lebih kecil. Kuat tariknya 400 900 kg/cm2, sedang kuat tekannya 10 kali lebih besar. Porselin harus bebas dari lubang lubang, goresan goresan, keretakan keretakan dsb., serta harus memiliki ketahanan terhadap perubahan suhu yang mendadak dan tumbukan tumbukan dari luar. Dalam perencanaan isolasi saluran transmisi udara, tegangan lebih merupakan faktor penting. Di tempat tempat dimana pengotoran udara tidak mengkhawatirkan, surja-hubung merupakan faktor penting dalam penentuan jumlah isolator dan jarak isolasi. III. Pasangan Isolator Dalam kategori pasangan isolator (fittings) termasuk pasangan pasangan logam dan perlengkapan perlengkapan lainnya guna menghubungkan penghantar, isolator dan tiang transmisi.

Gambar isolator gantung dan batang panjang

II. Karakteristik isolator II.1 Karakteristik Listrik Isolator terdiri dari badan porselen yang diapit oleh elektroda-elektroda. Dengan demikian maka isolator terdiri dari sejumlah kapasitansi. Kapasitansi ini diperbesar oleh terjadinya lapisan yang menghantarkan listrik karena kelembapan udara, debu, dan bahan bahan lainnya pada permukaan isolator tersebut. Karena kapasitansi ini, maka distribusi tegangan pada sebuah isolator gandeng tidak seragam. II.2 Karakteristik mekanis Isolator selain harus mempunyai persyaratan listrik juga harus memiliki persyaratan mekanis guna memikul beban mrkanis penghantar yang diberikan. Porselin sebagai bagian utama dari isolator mempunyai sifat sebagai besi cor, dengan kuat tekan yang besar dan kuat tarik yang III.1 Pasangan isolator Pasangan isolator terbuat dari besi baja yang ukurannya disesuaikan dengan tegangan, jenis dan ukuran penghantar, kekuatan mekanisnya, serta konstruksi penopangnya. Dengan demikian dikenal baut-U, klevis, link, mata, ball-and-socket dsb., permukaan logam ini biasana digalvanisasi. III.2 Tanduk api dan cincin perisai Bila terjadi flash over pada gandengan isolator, maka isolatornya akan rusak karena busur apinya. Untuk menghindari hal tersebut maka dipasang tanduk api (arcing horn). Tanduk api dipasang pada ujung kawat dan ujung tanah isolator, serta dibentuk sedemikian sehingga busur api tidak akan mengenai isolator waktu lompatan api terjadi.

Cincin perisai diapasang pada ujung kawat dari isolator untuk mencegah terjadinya korona pada ujung tersebut. Efek pencegah korona juga dimiliki oleh tanduk api. III.3 Jepitan Untuk penghantar dipakai pengapit gantungan(suspension clams) dan pengapit tarikan (tension clams) sedang untuk kawat tanah dipakai pengapit sederhana. Ada 2 jenis pengapit gantung, yang satu dengan batang pelindung dan yang lain tidak menggunakan batang pelindung (armor rods). Pengapit pengapit dipilih dengan memperhatikan macam dan ukuran kawat, kuat tarik maksimum, serta dibentuk sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kerusakan dan kelelahan karen agetaran dan andongan kawat.

pada porselinnya. Proses ini dinamakan pemburukan isolator (deterioration isolator). Sebab sebab utama dari pemburukan isolator adalah pengembangan kimiawi dan pengembangan pembekuan semen, perbedaan dari pengembangan panas karena arus bocor dan berkaratnya pasangan logam. Untuk mencegah proses pemburukan dilakukan hal hal sebagai berikut : 1. Mninggikan kuat-mekanis dari bagian porselin 2. Membatasi penggunaan kimiawi dari bagaian porselin 3. Mengecat (buffer paint) bagian bagian semen 4. Tidak menggunakan dalam lapisan porselin semen

Isolator jenis pasak paling banyak mengalami proses perburukan sehingga sering menyebabkan gangguan pada saluran transmisi. Isolator gantug , longrod dan line-post jarang terjadi pemburukan.

Gambar isolator gandengan tunggal

IV. Perburukan isolator Karena dipakai selama bertahun tahun, isolator berkurang daya isolasinya misalnya karena mengalami keretakan