Anda di halaman 1dari 3

Upload Joomla Lokal ke Hosting

August 7th, 2009Web

Hosting IndonesiaLeave a commentGo to comments


Tutorial ini diperuntukkan bagi yang telah membangun website Joomla di komputer lokal dan ingin memindahkannya ke server supaya bisa diakses dari internet. Joomla yang digunakan untuk tutorial ini adalah Joomla 1.5.x. Kendala yang paling sering muncul pada saat upload Joomla lokal ke server hosting terletak pada konfigurasi database MySql. Kami juga telah menyertakan solusi untuk masalah tersebut, Silahkan ikuti langkah dibawah ini untuk melakukan upload joomla ke

server hosting. Backup Database Siapkan database Joomla yang ingin diupload dari komputer lokal ke server. Database web Joomla anda bisa diperoleh dengan cara melakukan backup database. Membuat Database MySql Jika anda belum memiliki database di server, silahakan dibuat dahulu. Membuat database MySql bisa dilakukan di cPanel > MySql Database. Dari sana bisa diperoleh: Nama database Username database Password database

list database dan usernamenya Import Database MySql Setelah selesai membuat database dan user sekarang kita harus import hasil backup database lokal ke serverhosting. Silahkan ikuti arahan import database MySql ini. Upload Files Proses upload file akan memakan banyak waktu. Untuk mempercepat proses upload, sangat disarankan untukmenggunakan FileZilla, aplikasi FTP opensource (gratis). Silahkan dibaca tutorial step-by-step di bawah ini sebelum melanjutkan:

1. 2. 3.

Instalasi FileZilla Menggunakan FileZilla Upload File NB: Sebelum anda upload file Joomla ke server melalui FTP, sebaiknya anda Zip dahulu file dan direktoriJoomla di komputer anda sebelum diupload. Gunakanlah kompresi normal (standar) untuk zip file dan direktoriJoomla. Sekarang upload file zip tersebut ke dalam direktori public_html melalui FTP.

Setelah selesai upload, login ke cPanel > File Manager, cari file yang anda upload (di dalam direktori public_html), klik kanan pada file tersebut dan extract.

extract file Setting configuration.php Upload telah selesai, sekarang tinggal melakukan konfigurasi pada file configuration.php.File configuration.php menyimpan informasi mengenai database, user, password, path dan lain-lain. Buka cPanel > File Manager anda. Cari configuration.php di direktori Joomla anda. Klik kanan pada file tersebut dan klik Edit.

edit file Pada file editor cPanel, cari tulisan sebagai berikut:

Cari var $host var $db var $user

Ganti Menjadi localhost nama database, bisa diperoleh pada saat membuat database MySql di cPanel >MySql Databases username database, bisa diperoleh pada saat membuat database MySql dicPanel > MySql Databases

password database, bisa diperoleh pada saat membuat database MySql dicPanel > MySql Databases var $log_path /home/[username_cPanel]/public_html/[direktori_joomla_kalau_ada]/logs var $tmp_path /home/[username_cPanel]/public_html/[direktori_joomla_kalau_ada]/tmp var $password
Contoh perubahan konfigurasi yang telah dilakukan: var var var var var var $host = 'localhost'; $db = 'username_database'; $user = 'username_userDb'; $password = 'passwordDb'; $log_path = '/home/usercp/public_html/logs'; $tmp_path = '/home/usercp/public_html/tmp';

Setelah selesai mengganti konfigurasi, tekan tombol Save Changes. Silahkan ditest web anda dengan mengakses ke http://namadomain/direktori-joomla. Error Konesi Database Jika web Joomla anda muncul pesan: Database Error: Unable to connect to the database:Could not connect to MySQL Silahkan baca solusinya di artikel kami Joomla: Tidak Bisa Konek Ke Server Database. Sekarang anda telah bisa melakukan upload website Joomla di komputer lokal ke server hosting. Related posts:

1. 2. 3. 4. 5.

Cara Instalasi Joomla! Secara Manual Instalasi Joomla di 000WebHost Joomla: Tidak Bisa Konek Ke Server Database Joomla: How To Install Joomla Error: public_html/includes/joomla.php on line 71