Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN P2P

1. PROGRAM IMUNISASI
Indikator Target Absolut
Triwulan I
jnTarget
Triwulan 1
PT KMB 1 266 38,89
PT KMB 2 245 35,81
PT KMB 3 250 36,55
Polio 1 302 44,15
Polio 2 266 38,89
Polio 3 245 35,81
Polio 4 256 37,43
HB 1-7 hari 235 34,36
HB ~ 7 hari 67 9,80
BCG 234 34,21
Campak 302 44,15
TTH 1 305 44,60
TTH 2 251 36,70

Kendala :
aktor demograIi wilayah kerja yang sulit, karena ada wilayah kerja yang di
pulau.
Penyebaran dan mobilisasi penduduk di suatu desa yang berbeda antara yang satu
dengan lainnya sehingga sulit dalam penjaringan.
Masih ada masyarakat yang belum memahami pentingnya imunisasi bagi bayi dan
bumil.
Adanya persepsi masyarakat bahwa imunisasi menyebabkan anaknya sakit,
misalnya panas.
Solusi :
4 Perlunya peningkatan Irekuensi penyuluhan tentang pentingnya imunisasi di
wilayah kerja UPT Puskesmas Labuhan Badas.
4 Hubungan kerja sama dengan Kecamatan lebih dioptimalkan, terutama dalam
pendataan jumlah penduduk terbaru.

2. PROGRAM IARE
L penderita 1 tahun
Mei : 10
uni : 14
uli : 9
L penderita diare 1-4 tahun
Mei : 23
uni : 15
uli : 20
L penderita ~ 5 tahun
Mei : 29
uni : 16
uli : 18
Kendala :
Observasi penggunaan oralit di PKM Labuhan Badas susah, karena pasien
langsung pulang.
Pasien kurang suka rasa oralit, sehingga tidak mau minum sampai habis sesuai
anjuran.
Solusi :
4 Bila pasien kurang suka dengan rasa oralit, anjurkan untuk minum obat
setengahnya, kemudian beberapa saat kemudian dihabiskan.
4 Bisa juga dengan penambahan gula untuk memberikan rasa manis.


3. PROGRAM TB PARU
4 umlah penderita BTA
Bulan L Suspect TB
Mei 9 -
uni 9 -
uli 8 2
UMLAH 26 2

4 umlah penderita yang sedang berobat
ulan L TA + RO +
Mei 11 6 5
uni 8 6 2
uli 8 6 2

4 umlah penderita yang sembuh
4 Pengobatan lengkap
Mei : 1
uni : -
uli : -
4 umlah penderita yang meninggal
Tidak ada penderita TB yang meninggal bulan Mei, uni dan uli.
4 O
Tidak ada penderita Tb yang O.
Kendala :
4 Tingkat ekonomi yang rendah
4 Lingkungan yang kurang kondusiI
4 Tingkat pengetahuan yang rendah
Solusi :
4 alam setiap kunjungan untuk menyarankan pasien TBC untuk membuang ludah
atau dahaknya di tempat khusus, misalnya kaleng bertutup yang di dalamnya diisi
tanah atau pasir.
4 Anjurkan pasien untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya, menjaga
ventilasi rumah tetap baik, mislanya dengan membuka jendela atau pintu setiap
hari.
4 Berikan penyuluhan singkat setiap kunjungan pada pasien TBC tentang
penularan, pencegahan, dan pentingnya minum obat sampai tuntas.


4. MALARIA
Indicator Mei 1uni 1uli
Klinis 212 109 123
PC 151 93 111
RT 61 16 12
PositiI alsi : 5
Vivax : 37 Tot: 43
Mix : 7
alsi : 1
Vivax : 9 Tot: 13
Mix : 3
alsi : 0
Vivax : 4 Tot: 4
Mix : 0

Kendala :
Pasien tidak tuntas minum obat karena eIek samping obat anti malaria yang tidak
enak.
Solusi:
4 Perlu adanya PMO (pengawas minum obat) dari anggota keluarga yang dekat
dengan pasien.

5. PROGRAM ISPA
Mei :
4 1 tahun :
4 1-4 tahun :

uni :
4 1 tahun : 4
4 1-4 tahun : 9

uli :
4 1 tahun : 10
4 1-4 tahun : 9

Sasaran total : 343
Kendala :
4 Tidak bisa maksimal dalam obsevasi karena terbatasnya waktu selain juga satu
atap dengan KIA
4 Kunjungn di Puskesmas Labuhan Badas sudah menurun di karenakan terbagi
dengan Puskesmas Unit Kota II
Solusi :
Adanya pemisahan antara KIA dan ANAK, sehingga waktu bisa lebih eIektiI.

6. PROGRAM KUSTA
Tidak ada pasien.
7. PROGRAM B
IGG dan IGM PositiI (B) : -
B : -
Meninggal : -

Kendala :
Munculnya penyakit B tidak dapat diprediksi tiap tahunnya.
B merupakan penyakit pancaroba yang sulit dideteksi, malah banyak
penderitanya dari kalangan yang memiliki tingkat ekonomi yang sudah mapan.
Solusi :
4 alaupun variasinya tidak bisa ditentukan untuk tiap tahunnya, pemantauan dan
penjaringan tetap terus dilakukan.
4 Penyuluhan tentang B perlu ditingkatkan, terutama menjelang musim
pancaroba.