Anda di halaman 1dari 3

Nama : CYNTHIA HADIYANTI NPM : 170210080157 Kelas : A Teori Hubungan Internasional 2 Makassar, Pria Kekar yang Jago Berenang

Indonesia merupakan Negara yang memiliki kekayaan alam dan budaya berlimpah. Indonesia memiliki berjuta kota indah yang memiliki keunikannya masing-masing, salah satunya adalah Makassar. Awal Kota dan bandar makassar berada di muara sungai Tallo dengan pelabuhan niaga kecil di wilayah itu pada penghujung abad XV. Sumber-sumber Portugis memberitakan, bahwa bandar Tallo itu awalnya berada dibawah Kerajaan Siang di sekitar Pangkajene, akan tetapi pada pertengahan abad XVI, Tallo bersatu dengan sebuah kerajaan kecil lainnya yang bernama Gowa, dan mulai melepaskan diri dari kerajaan Siang, yang bahkan menyerang dan menaklukan kerajaan-kerajaan sekitarnya. Akibat semakin intensifnya kegiatan pertanian di hulu sungai Tallo, mengakibatkan pendangkalan sungai Tallo, sehingga bandarnya dipindahkan ke muara sungai Jeneberang, disinilah terjadi pembangunan kekuasaan kawasan istana oleh para ningrat Gowa-Tallo yang kemudian membangun pertahanan benteng Somba Opu, yang untuk selanjutnya seratus tahun kemudian menjadi wilayah inti Kota Makassar. Dalam hanya seabad saja, Makassar menjadi salah satu kota niaga terkemuka dunia yang dihuni lebih 100.000 orang (dan dengan ini termasuk ke-20 kota terbesar dunia Pada zaman itu jumlah penduduk Amsterdam, kota terbesar musuh utamanya, Belanda, baru mencapai sekitar 60.000 orang) yang bersifat kosmopolitan dan multikultural. Perkembangan bandar Makasar yang demikian pesat itu, berkat hubungannya dengan perubahan-perubahan pada tatanan perdagangan internasional masa itu. Pusat utama jaringan perdagangan di Malaka, ditaklukkan oleh Portugal pada tahun 1511, demikian di Jawa Utara semakin berkurang mengikuti kekalahan armada lautnya di tangan Portugal dan pengkotak-kotakan dengan kerajaan Mataram. Bahkan ketika Malaka diambil-alih oleh Kompeni Dagang Belanda VOC pada tahun 1641, sekian banyak pedagang Portugis ikut berpindah ke Makassar. Makassar merupakan salah satu kota besar yang ada di Indonesia. Jika ditanya, semua orang Indonesia pasti tau dan pernah mendengar nama kota ini. Kota ini terkenal dengan pantai, makanan, dan hasil lautnya yang khas dan melimpah. Kota Makassar mempunyai posisi strategis karena berada di persimpangan jalur lalu lintas dari arah selatan dan utara dalam propinsi di Sulawesi, dari wilayah kawasan Barat ke wilayah kawasan Timur Indonesia dan dari wilayah utara ke wilayah selatan Indonesia. Dengan kata lain, wilayah kota Makassar berada koordinat 119 derajat bujur timur dan 5,8 derajat lintang selatan. Luas wilayah kota Makassar seluruhnya berjumlah kurang lebih 175,77 Km2 daratan dan termasuk 11 pulau di selat Makassar ditambah luas wilayah perairan kurang lebih 100

Km. (sumber : http://bahasa.makassarkota.go.id/index.php? option=com_content&view=article&id=85) Sedangkan dari perekonomian, kota ini sedang meningkatkan pembangunan yang besarbesaran. Pembangunan terjadi dimana-mana, mulai dari pembangunan jalan sampai kea rah pembangunan dan pengembangan lokasi-lokasi wisata untuk menarik para turis luar kota bahkan luar negeri. Pada bidang pariwisata, Makassar memiliki banyak spot. Saking banyaknya, mungkin seminggu liburan tidak cukup untuk mendatangi semua tempat itu. Sebagian besar dari lokasinya merupakan pantai. Antara lain : Monumen Mandala Monumen ini terletak ditengah kota Makassar di Jl. Jend. Sudirman Anjungan Pantai Losari: Tempat ini sering digunakan berbagai acara pertunjukan dan dijadikan tempat persinggahan bagi masyarakat Makassar maupun yang datang dari daerah. Kita dapat juga dapat menikmati matahari terbenam (Sunset) dengan pemandangan lepas pantai. Pantai Akkarena: Pantai ini masuk dalam kawasan Gowa Makassar Tourism Coorperation (GMTDC) sebagai kawasan eksklusif di Kota Makassar. Pulau Samalona: Pulau yang sangat terkenal dengan pasir putih dan terumbu karangnya ini berjarak sekitar 6,8 Km dari Kota Makassar. Pulau Kodingareng Keke: Pulau yang berjarak sekitar 13.48 Km dari Kota Makassar ini sangat bersih dan terawat, terumbu karang dan biota lainnya terjaga dengan baik. Air terjun Bantimurung : terletak 45 kilometer di sebelah utara kota Makassar. Terdapat air terjun yang terus mengalir sepanjang tahun. Tana Toraja Selain tempat-tempat diatas, masih banyak lagi lokasi wisata lainnya. Wisata kuliner juga merupakan salah satu pilihan kegiatan untuk mengisi liburan di Makassar. Antara lain : Mie Kering : Ini adalah sejenis I Fu Mie khas Makassar,tapi mie yang dipakai lebih kecil-kecil. Mie telur digoreng hingga garing lalu disiram dengan kuah kental yang berisi bermacam sea food serta nyuknyang (bakso khas Makassar). Kedai yang terkenal menjual mie kering adalah Mie Titi dan Mie Yanto. Pisang Epe : terbuat dari pisang kapok yang dibakar lalu di gepengkan. Dinikmati dengan disiram saus gula merah yang biasanya ditambahkan duren/nangka. Kapurung : Makanan ini berupa kuah yang dimasak dari sagu dan berisi sayuran, jantung pisang,ikan atau udang. Aneka makanan hasil laut Nyuknyang : Bakso khas Makassar. Yang dibuat dari campurang daging dan tepung sagu, sehingga menghasilkan bakso kenyal yang keriting. Selain itu, di Makassar juga mempunyai bentuk bakso yang unik seperti bakso kotak, dan gepeng.

(sumber : http://blog.dunixi.com/wisata-makassar-kota-wisata-terlengkap-di-indonesiatimur/) City Brand Identity Kota Makassar dikenal dengan kota pelabuhan, dimana kota Makassar merupakan pintu gerbang Indonesia timur. Makassar merupakan tempat yang penting bagi kegiatan ekspor dan impor, mengingat Pelabuhan Samudra Makassar dan Bandara Hasanuddin adalah tempat transit bagi lalu-lintas perdagangan untuk wilayah Indonesia Timur, yang sekaligus berperan dan berfungsi menghubungkan propinsi ini dengan kota-kota lain di seluruh Indonesia maupun di luar negeri. Pemerintah membentuk sebuah brand, yaitu Visit Makassar, Great Expectation. Pemerintah berusaha untuk membangun kembali image Makassar sebagai kota besar pusat perdagangan dan wisata Indonesia. Pemerintah menjalankan pembangunan besarbesaran serta penghijauan dimana-mana untuk memperlihatkan betapa asri dan teraturnya kota ini. Personifikasi Brand Menurut Saya, jika Makassar merupakan seorang individu, maka ia akan menjadi Pria kekar yang jago berenang. Dimana Makassar menjadi ikon atas jiwa muda yang bersemangat dan pekerja keras. Makassar terkenal dengan pelaut-pelautnya yang tangguh dan pantang menyerah dari kerasnya kehidupan di laut dan di darat. Ia akan membangun kembali reputasi-reputasi yang telah ia dapatkan di mata dunia sebagai kota pusat perdagangan dan pelabuhan penting bagi akses transportasi dunia.