Anda di halaman 1dari 1

BAHASA KIASAN DAN CITRAAN DALAM PUISI SONETTA ABSCHIED DAN NEMESIS KARYA JOHANN WOLFGANG VON GOETHE

SUATU ANALISIS STRUKTURAL Oleh Anggraeni Widyassaputri NIM 04203241003 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bahasa kiasan beserta fungsinya yang digunakan dalam puisi soneta judul Abschied dan Nemesis karya Johann Wolfgang von Goethe, (2) bentuk citraan baserta fungsinya yang digunakan dalam puisi soneta judul Abschied dan Nemesis karya Johann Wolfgang von Goethe. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi soneta judul Abschied dan Nemesis karya Johann Wolfgang von Goethe yang di publikasikan pada tahun 1807-1808. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pembacaan dan pencatatan. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, sedangkan alat bantu yang digunakan adalah komputer yang berfungsi untuk mencatat data. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh dengan validitas semantik dan dikonsultasikan dengan ahli (expert judgement). Reliabilitas yang digunakan adalah reliabilitas intrareter dan interrater. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi soneta Abschied dan Nemesis karya Johann Wolfgang von Goethe adalah personifikasi, metafora, metonimia, simile, sinekdoke, alegori, dan ironi/sarkasme, dan fungsinya antara lain: (a) menimbulkan efek keindahan, (b) mengkongkretkan penggambaran ide dalam puisi, (c) menghidupkan pelukisan, dan (d) mengefektifkan penyampaian ide. Fungsi bahasa kiasan yang lain adalah sebagai simbol. (2) citraan yang ditemukan dalam soneta Abschied dan Nemesis karya Goethe adalah citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan perabaan, citraan pencecapan dan citraan penciuman, dan fungsinya adalah: (a) menimbulkan efek keindahan, (b) mengkongkretkan penggambaran ide dalam puisi, (c) menghidupkan pelukisan, dan (d) mengefektifkan penyampaian ide. Dalam puisi soneta Abschied dan Nemesis karya Johann Wolfgang Goethe, bahasa kiasan dan citraan mempunyai fungsi yang sama.