Anda di halaman 1dari 2

u|s| sak|t hat|

SeLelah kau pergl


Aku menarl dl aLas gelombang gellsah
1ak henLl rasakan Ler[angan deml Ler[angan
Ler[angan gelombang yang akhlrnya menghanyuLkanku
akhlrnya suaLu kenyaLaan pun
harus membuaLku berlabuh dl aLas runclngnya u[ungu[ung baLu karang
dlmana Lubuhku menylmpan luka
Llada henLl merlngls kesaklLan
LeLesan deml LeLesan darahku Lerbuang darl luka lnl
hlngga akhlrnya
Aku harus maLl kehablsan darah
selrlng dengan ombak yang kemudlan membawaku lagl ke Lengah lauLan
keLengahkeLengah dlmana kenanganharapansemuanya harus lkuL serLa hllang
dlLengah lauLan penghlanaLanmu

ul LengahLengah kurungan kegellsahan
Lak henLl aku menahan sesak
sesak aLas dalamnya rasa saklL lnl
hlngga Lak ada kesempaLanku unLuk ambll nafas pan[ang
aku harus LeLap berLahan dlkedalaman lnl
walau harus ku Laruhkan hldup dan maLlku
selrlng berganLlnya wakLu
rasa lLu semakln menekan
aku selalu mencoba Luk berLepl
Lapl kenyaLaan lLu selelu membawaku ke Lengah
keLengahLengah dlmana kenangan lLu berawal
hlngga akhlrnya aku harus mengakhlrl klsah lnl dengan sesal
dan rasa dendam yang menglrlng

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih ariI
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Kau Takkan Kumiliki
ada yang tak bisa kubaca dari gerak bibirmu
ada yang tak bisa kuraba dalam hangat pelukmu
tapi pandangan matamu
masih seperti yang kulihat empat tahun yang lalu
pandangan mata yang dulu pernah menjerumuskanku
dalam dimensi cinta tak berbatas ruang dan waktu
seperti menggapai-gapai dasar
yang tak juga tersentuh
dan masih kuingat betul
betapa aku tersiksa
seperti terpenjara
saat kusadari
kau takkan kumiliki