P. 1
Rpp Sejarah Sma Kelas Xii Ips

Rpp Sejarah Sma Kelas Xii Ips

|Views: 1,618|Likes:
Dipublikasikan oleh Rudiana Aputro

More info:

Published by: Rudiana Aputro on Nov 27, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/20/2013

pdf

text

original

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DAN KUNCI JAWABAN

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

25

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.1. Menganalisis Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pembentukan Pemerintah Indonesia Indikator : - Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI - Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI • Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia B. Materi Pembelajaran • Upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia • Peristiwa seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 C. Metode Pembelajaran Diskusi jigsaw dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai posisi Jepang dalam Perang Dunia II yang berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah kolonial Jepang di Indonesia. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam dua kelompok dan materi dibagi dalam dua bagian, yaitu BPUPKI dan PPKI. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu dua puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. • Guru menjelaskan peristiwa Rengasdengklok, penyusunan naskah Proklamasi, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diselingi tanya jawab dengan peserta didik. • Peserta didik membuat sebuah kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS - ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

26

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA F. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai BPUPKI dan PPKI. Lembar Penilaian Diskusi
Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Nilai Nilai Kelompok/ Kualit Kuant Nama atif itatif peserta didik Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). Format Penilaian Portofolio Indikator Nilai Nilai Deskripsi Kualitatif Kuantitatif
Pengantar Isi Menunjukkan dengan tepat isi kronologi Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil kronologi sesuai dengan tema yang diajukan Memberikan kesimpulan Kronologi merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif

Penutup Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

27

E. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3).ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kunci Jawaban Proker Drs. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai konflik antara Indonesia dan Belanda. •Menarik kesimpulan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 30 no.2.Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan B. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang kamu ketahui tentang ORI?”. 2. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 1 – 10). 1 – 20) dan soal uraian (hal 30 no. Mulyanto Sarifudin 28 . Materi Pembelajaran • Kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan C. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 28 – 30 no. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 28 – 30 no. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.

10. Program Benteng dilaksanakan mulai bulan April 1950 hingga 1953. M. Moh. b 7. a 10. Strategi Ketahanan Ekonomi merupakan strategi yang diterapkan Indonesia untuk membendung blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda. a 1. Mengetahui. Menetapkan pembentukan partaipartai politik di Indonesia. Soekarno dan Hatta beranggapan bahwa Proklamasi harus direncanakan dan diputuskan oleh PPKI.l.A. a 9. Guru Mata Pelajaran Drs. Mengajukan gagasan dasar negara. M. c 12. b 15. b 13. A. 3. Wachid Hasjim. Yamin. c B. mengeluarkan Oeang Repoeblik Indonesia.1. H. Hj. Mulyanto Sarifudin Proker Drs. Sumitro Djojohadikusumo merupakan penataan kondisi ekonomi Indonesia dengan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional. Soekarno-Hatta dan para pemuda kemudian kembali ke Jakarta dan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sedangkan para pemuda menganggap PPKI merupakan badan bentukan Jepang. c 3. Sukarni dan Chairul Saleh. a 8. 8. Kepala Sekolah Dra. a 4. 9. nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. Nurahayati. Program ini dimaksudkan untuk menghidupkan industri-industri kecil sebagai kekuatan utama perekonomian nasional. diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkatsingkatnja. c 18. Memberikan bantuan kepada India yang sedang dilanda kelaparan. Maramis. Salim. Hatta. Soekarno. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Gerakan Benteng yang dicetuskan oleh Dr. dan Abikusno Tjokrosujoso. 5. Para pengusaha nasional harus diberi prioritas untuk lebih berkembang dengan pemberian bantuan modal dan pelatihan. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. 2. 7.l. a 5. e 19. Mulyanto Sarifudin 29 . Abdulkadir Muzakir. Juli 2009. 6. c 16. b 2. e 14. Ahmad Subardjo. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d. 4. dan menerapkan program Gerakan Benteng.A. Para pemuda kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menjauhkan dari pengaruh Jepang dan membujuk agar segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. c 17. Membentuk Bank Negara Indonesia.Pd Jakarta. b 20. c 6.

Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Mulyanto Sarifudin 30 .Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri 3-4 orang. 2. Peserta didik mencari informasi dari internet maupun kepustakaan lain. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill.NIP: 131273017 SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. pemberian tugas. Hatta untuk mengakomodasi suara rakyat yang majemuk?”. Setelah itu. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . 3. Proker Drs. diskusi D. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Peserta didik melakukan analisis hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan B. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Materi Pembelajaran • Perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan C.2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang dilakukan oleh Wakil Presiden Moh. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. peserta didik menyusun hasil analisis dan mempresentasikan di depan kelas (Analitika hal 27). •Menarik kesimpulan materi.

Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : Topik diskusi/debat No : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Berani mengemukakan pendapat 2. Nurahayati. M. Inisiatif 4. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin 31 . Berani menjawab pertanyaan 3. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.. Guru Mata Pelajaran Drs.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kepala Sekolah Dra. Hj. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi dan presentasi mengenai hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .

Agresi Militer I. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kedatangan AFNEI yang dibonceng oleh NICA. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Proker Drs. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. dan Agresi Militer II. Medan. Materi Pembelajaran • Konflik Indonesia-Belanda 1945 – 1949 C. Bandung.2. Setiap kelompok diberi waktu lima belas menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Ambarawa. yaitu pertempuran Surabaya. 2. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Mulyanto Sarifudin 32 . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Palembang. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.

Berani mengemukakan pendapat 2.Pd NIP: 131273017 Jakarta.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Inisiatif 4. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No : : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani menjawab pertanyaan 3. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. Hj. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. E. Mulyanto Sarifudin 33 . Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Kepala Sekolah Dra. Juli 2009.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Nurahayati. M. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi jigsaw mengenai konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan.

Amir Syarifuddin. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. dan Hatta dalam menghadapi Belanda C. • Peserta didik dan guru membahas informasi yang ditemukan dari internet dan kepustakaan lain. dan pemberian tugas D.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik Pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : .2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Pemerintahan kabinet menunjukkan bahwa di Indonesia pernah menganut sistem?”. Materi Pembelajaran • Perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. • Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan mencari berbagai informasi mengenai kabinet Syahrir. 2. Amir Syarifuddin. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill.Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Mulyanto Sarifudin 34 . Kegiatan Penutup Proker Drs. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. dan Hatta dari internet maupun kepustakaan lain. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. dan Hatta dalam menghadapi Belanda Alokasi Waktu : 3x45 menit A. dan Hatta dalam menghadapi Belanda B. Amir Syarifuddin. 3. Amir Syarifuddin. tanya jawab.

b 17. e 9. Komisi Tiga Negara terdiri dari Australia. e 10. c 8. Agresi Militer I merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Belanda terhadap Perjanjian Linggarjati. c 2. Perjanjian tersebut kembali dilanggar oleh Belanda dengan melakukan Agresi Militer II. •Menarik kesimpulan materi. 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Tindakan tersebut menyebabkan PBB membentuk UNCI yang mengusahakan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. a 14. Setelah Kolonel Isdiman gugur. Kunci Jawaban A. e 16. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 56 – 58 no. c 19. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. b 11. pimpinan digantikan oleh Kolonel Sudirman dan dimulai penyerangan pada 12 Desember 1945. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 58 no. b 7. hasil perundingan tersebut banyak mendapat kecaman dari Proker Drs. c 18. b 5. E. dan Amerika Serikat yang mengusulkan dilaksanakannya Perjanjian Renville. Penyerangan pertama terjadi pada 20 November 1945. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). 1 – 20) dan soal uraian (hal 58 no. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 56 – 58 no. d 6. Agresi tersebut mendapat kecaman dari pihak luar sehingga dibentuk Komisi Tiga Negara. 1 – 10). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Kabinet Syahrir memberikan prioritas terhadap penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan melakukan Perjanjian Linggarjati. Belgia. d 15. c 4. 1. e 13. b 20. a 3. Mulyanto Sarifudin 35 . Penyerangan yang dipimpin Kolonel Sudirman berhasil mengusir Sekutu dari Ambarawa. e 12. c B. Namun.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 2.

Mengetahui. Jakarta Pusat. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. 8. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 25 Maret 1947 di Istana Rijswijk. Juli 2009. Hatta adalah pelaksanaan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Membantu penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan mengusahakan dilaksanakannya Perundingan Renville di atas kapal USS Renville milik Amerika Serikat. Madura. Tidak. Akhirnya RIS resmi dibubarkan pada 17 Agustus 1950 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terwujud kembali. 9. Jawa Timur. Negara federasi disetujui bernama Republik Indonesia Serikat berdasarkan asas demokrasi dan federalisme. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kelompok politik lainnya. Amir Syarifuddin bermaksud memperkuat posisi kabinetnya terhadap Belanda sehingga ia menyepakati hasil perundingan Renville. Guru Mata Pelajaran Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Dewan Keamanan PBB berusaha menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda dengan membentuk KTN dan UNCI. Perundinganperundingan tersebut berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Strategi politik Moh. Nurahayati. Hj. RI dan Belanda membentuk Republik Indonesia Serikat di bawah pimpinan Ratu Belanda. naskah persetujuan ditandatangani oleh kedua belah pihak yang berisi pengakuan de facto Belanda terhadap Republik Indonesia atas Jawa. dan tiga perempat Sumatera. Mayoritas rakyat menghendaki pembentukan negara kesatuan sehingga diadakan perundingan antara pemerintah RI dengan pemerintah RIS. karena wilayah Indonesia hanya meliputi Jawa Tengah. Pada 15 November 1946. M. Perundingan Linggarjati dilaksanakan di Cirebon dan dipimpin oleh Lord Killearn. Kabinet Hatta berhasil melaksanakan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Hatta telah berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. 10. 4. Mulyanto Sarifudin 36 . Hal tersebut diperparah lagi dengan blokade ekonomi terhadap RI. 6. Strategi yang diterapkan oleh Moh. Sikap tersebut mendapat tentangan dan menyebabkan Amir menyerahkan mandat kembali kepada Presiden Soekarno. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional dan presiden RIS adalah panglima tertinggi Angkatan Perang RIS.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 7. dan Sumatra. 5. Strategi politik yang paling menonjol pada masa kabinet Amir Syarifuddin adalah dilaksanakannya Perundingan Renville pada 17 Januari 1948.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 37 .

2. 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan B. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55). Kegiatan Penutup Proker Drs. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Mulyanto Sarifudin 38 . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Perundingan apa yang pertama kali dilakukan Indonesia-Belanda?”. 2.Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 2x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Materi Pembelajaran • Perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan C.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi mengenai faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55). Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Berani mengemukakan pendapat 2. Kepala Sekolah Dra. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Mulyanto Sarifudin 39 . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Inisiatif 4.Pd NIP: 131273017 Jakarta. E. Juli 2009. M. Hj. Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No Lembar Penilaian Diskusi : ………………………………… : ………………………………… Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Berani menjawab pertanyaan 3. •Menarik kesimpulan materi.

PKI e. Mulyanto Sarifudin 40 . PR Madiun 1948 RI/Permesta c. RMS b.Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. RM TII S b. RM TII S b. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . PR Madiun 1948 RI/Permesta c. DI/ d. PRRI/Permesta c. PKI e. DI/ d. DI/TII d. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. An di Aziz B.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. And i Aziz Proker Drs. PKI Madiun 1948 e. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a.3. Andi Aziz Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Materi Pembelajaran • Gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a.

Dewan Gajah.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Mulyanto Sarifudin 41 . bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Dewan Garuda. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kehidupan sosial masyarakat pada awal kemerdekaan. • Peserta didik membuat portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. 3. E. Menguraikan hasil esai dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam esai Esai merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. 2. Penilaian • Portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Dewan Gajah. Dewan Garuda. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965.

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : .Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin 42 .Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Metode Pembelajaran Proker Drs. Guru Mata Pelajaran Drs.Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI Alokasi Waktu : 3x45 menit A. M.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.3. Kepala Sekolah Dra. Juli 2009. Hj. Materi Pembelajaran • Peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI B. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Nurahayati.

d 15. b 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. c 17. d Proker Drs. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). 1. 1 – 10). Mulyanto Sarifudin 43 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. a B. a 20. e 12. Kunci Jawaban A. d 13. • Guru dan peserta didik membahas berbagai informasi yang berhasil didapatkan disertai dengan tanya jawab. kepustakaan. maupun wawancara dengan narasumber mengenai G 30 S/PKI dan dampak dari peristiwa tersebut. 11. c 5. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. •Menarik kesimpulan materi. 1 – 20) dan soal uraian (hal 113 – 114 no. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. a 10. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 113 – 114 no. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 111 – 114 no. 3. E. b 19. c 7. d 14. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 111 – 114 no. a 6. d 2. a 8. d 4. 2. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan situasi Indonesia dan posisi PKI pada masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. e 18. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari informasi dari internet. a 16. a 9. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Kartosuwiryo. Sedangkan. Mengoptimalkan potensi dan kekayaan daerah. Parman. Pierre Tendean. Bersamaan dengan waktu penculikan. pembersihan kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI. dan penurunan harga serta perbaikan ekonomi. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. Gerakan DI/TII Aceh menuntut status wilayah propinsi kepada pemerintah pusat. Musso kemudian menggerakkan kekuatan PKI untuk melakukan pemberontakan di Madiun pada tahun 1948. kebijaksanaan kabinet Hatta lebih menjual bangsa Indonesia kepada pihak Belanda. Brigjen. S. 7. Menurutnya. Kolonel Katamso dan Letkol. 10. S. 2. Mayjen. mengingat tidak sedikit bantuan yang diberikan rakyat Aceh selama perang kemerdekaan. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso dan Letkol. Gerakan separatis GAM dan gerakan DI/TII Aceh memiliki keterkaitan yaitu kedua gerakan tersebut menuntut keadilan dari pemerintah pusat terhadap Aceh. Mendukung dan mendorong penggalangan persatuan dwitunggal antara elemen masyarakat dan ABRI dalam melaksanakan dan mengamalkan Pancasila secara murni. menuntut otonomi daerah yang seluas-luasnya. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Haryono. Mayjen. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. diantaranya daerah Jawa Barat. Kahar Muzakar dan pasukannya juga memanfaatkan lingkungan alam yang sangat dikenalnya sehingga sulit ditumpas. Sugiyono. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Tokoh gerilya RI.M. Pertama. Achmad Yani. Gerakan Aceh Merdeka menuntut Aceh lepas dari RI akibat kesejahteraan rakyat Aceh kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat karena pembangunan hanya terfokus di Pulau Jawa. Brigjen.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 5. Mulyanto Sarifudin 44 . Letjen. yang memimpin pasukan Hizbullah dan Sabilillah. Pandjaitan. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. Pembubaran PKI. Mayjen. Soetojo. putri Jenderal Nasution. 6. 9. Di Jawa Tengah. Soeprapto. Rasa kesukuan yang ditanamkan DI/TII telah berakar di hati rakyat Kahar Muzakar dan gerombolannya mengenal sifat rakyat. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Sugiyono. Selain itu. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Pada 30 September 1965. Ia tidak lagi mengakui kedaulatan RI dan memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949. 8. 3. Menolak usaha-usaha pembelaan dari unsur apa pun terhadap G30S/PKI. Letjen. menolak membawa pasukannya dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. Pada bulan Agustus 1965. ia melihat bahwa penyebab dari munculnya tragedi tersebut berasal dari adanya fraksi di dalam tubuh militer yang tidak puas akan Proker Drs. 4. Musso sebagai tokoh kawakan PKI mengeluarkan propaganda yang menentang kebijakan kabinet Hatta. dan mengusahakan pembangunan daerah agar setara dengan pembangunan di ibu kota Jakarta. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. Persetujuan Renville mengharuskan pemerintah RI menarik pasukan gerilya RI ke luar batas garis demarkasi Van Mook dan mengosongkan wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda. Harold Crouch mempunyai tiga penafsiran sebab G30S/PKI.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kepemimpinan petinggi militer pada kala itu. Mulyanto Sarifudin 45 . • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). Ketiga. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Kedua. tragedi tersebut muncul akibat adanya argumen bahwa pergerakan ABRI seluruhnya didalangi PKI. Menguraikan hasil analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitat if Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Proker Drs. penyebab peristiwa tersebut adalah adanya kemitraan antara beberapa pejabat pemerintah dengan pimpinan PKI.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Mulyanto Sarifudin 46 . Guru Mata Pelajaran Drs.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer . Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Proker Drs.Mengetahui. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra.4. M. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Hj. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer B. Nurahayati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jakarta.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009.

Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kehidupan politik masingmasing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer (Aktivitas hal 66). Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru mengadakan tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri dari 3-4 orang untuk menganalisis kehidupan politik masing-masing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara ringkas latar belakang diterapkan Demokrasi Parlementer di Indonesia. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ………………………………… Topik diskusi/debat : ………………………………… No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. E. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran Diskusi dan pemberian tugas D. Mulyanto Sarifudin 47 . 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer C. • Guru menjelaskan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Hasil diskusi dibuat dalam format yang tersusun rapi (Aktivitas hal 66). 2.

Hj. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu • Portofolio berbentuk analisis hasil diskusi (Aktivitas hal 66). Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Proker Drs.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin . Jakarta. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Berani menjawab pertanyaan 3.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Kepala Sekolah Dra.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Nurahayati. Guru Mata Pelajaran Drs.4. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin 48 . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Mengetahui.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. M.

E. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai Dewan Konstituante dan Dekrit Presiden 1959. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang kehidupan ekonomi dan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. • Peserta didik membuat analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . baik dari internet maupun kepustakaan lain.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin C. 2. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Proker Drs. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA B. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Mulyanto Sarifudin 49 .

Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Materi Pembelajaran • Perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 50 . Kepala Sekolah Dra. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia B. Nurahayati. Hj.Pd NIP: 131273017 Jakarta.4. Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai letak tempat dan bukti penyebaran Islam pada peta Indonesia.

d 4. c 17. baik dari internet maupun kepustakaan lain. e 12. a B. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). 2. d 19. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 83 – 85 no. d 10. a 8. c 7. c 13. Mulyanto Sarifudin 51 . 1 – 20) dan soal uraian (hal 85 – 86 no. d 2. d 5. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. •Menarik kesimpulan materi. d 3. a 15.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kunci Jawaban A. 1 – 10). b 18. b 9. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 83 – 85 no. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. 11. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. E. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. c 14. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia. d 16. c 6. 1. • Guru dan peserta didik menganalisis informasi yang didapatkan. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai keadaan sosial pada awal kemerdekaan. c Proker Drs. a 20. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 85 – 86 no.

khususnya teknologi. Kabinet Ali I mempersiapkan pemilu. proyek-proyek ini menghabiskan banyak dana nasional sehingga pembangunan sektor moneter tidak diprioritaskan. mengatasi pemberontakan di berbagai daerah. 4. menyelesaikan Irian Barat. 10. Hal tersebut membuat Presiden Soekarno membubarkan dewan tersebut dan memberlakukan kembali UUD 1945. meningkatkan kemakmuran. Sistem perekonomian yang menegaskan bahwa orang-orang yang dapat melaksanakan kegiatan perekonomian hanyalah orang yang mendapat izin khusus dari pemerintah. 6. Melakukan nasionalisasi ekonomi yang dilakukan oleh Kabinet Ali I. politik. Kabinet Sukiman memiliki program kerja berupa tindakan tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Kabinet Burhanuddin Harahap melaksanakan pemilu. mengganti sistem ekonomi kolonial dengan sistem ekonomi nasional. dan menangkap Mr. Pada periode 1950an. dan keamanan rakyat. PKI berusaha menempatkan seluruh kehidupan masyarakat agar berada di bawah kekuasaannya. dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Pada masa Demokrasi Terpimpin. dan budaya. penyempurnaan angkatan perang. Keputusan tersebut tertuang dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959. mempercepat pembentukan daerah otonomi di Indonesia. Djody atas kasus korupsi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. mempersiapkan pemilu. pendidikan. Anggota-anggota Dewan Konstituante hanya mementingkan kepentingan kelompoknya masing-masing dalam menyusun UUD yang baru sehingga sulit untuk mencapai kata sepakat. memperbaiki hubungan dengan Belanda. memperjuangkan Irian Barat. menyehatkan anggaran belanja dan keuangan negara. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2. Kampus harus terdistorsi oleh praktik dari PKI. masyarakat Indonesia mulai meningkat kesadarannya untuk selalu memperbarui informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang dunia luar. Zaken kabinet merupakan kabinet dengan formasi orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya. Kabinet Ali II memperjuangkan Irian Barat. Menerapkan Gerakan Assaat dan melaksanakan MUNAP. dan melaksanakan politik luar negeri bebas aktif. Kabinet Wilopo mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. 9. PKI cukup mendominasi di masyarakat. Kabinet Djuanda melakukan pembentukan dewan nasional. dan memusatkan perhatian pada ekonomi rakyat. Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 52 . 5. 7. Kabinet Natsir berusaha meningkatkan keamanan dan ketertiban. dan mempercepat pembangunan. memperjuangkan pembatalan hasil KMB. Banyak perseteruan antara pemenang Pemilu I yang menyebabkan sidang parlemen menjadi deadlock. memperjuangkan kesejahteraan rakyat dengan memperbarui hukum agrarian. normalisasi keadaan Republik. Proyek mercusuar Ganefo menghambat pembangunan ekonomi dan moneter Indonesia. kehidupan ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan karena Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan inflasi yang tinggi sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun tajam. menguatkan penyempurnaan susunan pemerintahan. memperjuangkan Irian Barat. memperjuangkan Irian Barat. mengangkat Nasution sebagai KSAD. meningkatkan kesejahteraan pegawai dan buruh. 8.

Hj. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Nurahayati. Kepala Sekolah Dra. M. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 53 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Juli 2009.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 54 . Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an Alokasi Waktu : 1x45 menit Proker Drs. sosial.4.Mendeskripsikan kondisi politik. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.

dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an C. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an B.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet Penilaian Cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi cerita pendek Proker Drs. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi politik. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an • Peserta didik membuat cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. politik. E. Materi Pembelajaran • Kondisi politik. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kondisi politik. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). • • • • • • • • F. sosial. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana posisi Presiden Soekarno pada awal 1960-an?”. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 2. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. politik. sosial. Mulyanto Sarifudin 55 . •Menarik kesimpulan materi. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. sosial.

Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 56 .1. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . M. Guru Mata Pelajaran Drs. Menguraikan cerita pendek dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam cerita pendek Cerita pendek merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui.Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. ekonomi pemerintah Orde Baru Alokasi Waktu : 3x45 menit Proker Drs. Kepala Sekolah Dra. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. politik. Hj. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan cerita pendek. Juli 2009.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Nurahayati.

Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. E. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 2.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kebijakan sosial. politik. ekonomi pemerintah Orde Baru B. •Menarik kesimpulan materi. Materi Pembelajaran • Kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Ciri-ciri pokok kebijakan sosial. 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan kondisi politik Indonesia pascapemberontakan G30S/PKI. Guru menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Penilaian • Esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. ekonomi pemerintah Orde Baru C. politik. politik. Mulyanto Sarifudin 57 . ekonomi pemerintah Orde Baru. inquiri. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. politik. • Peserta didik membuat esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. ekonomi pemerintah Orde Baru. dan pemberian tugas D. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru. Proker Drs. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru Proker Drs. ekonomi pemerintah Orde Baru. politik. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Menguraikan esai dengan tepat Memberikan kesimpulan esai Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam penulisan esai Esai atau kliping merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Mulyanto Sarifudin 58 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Nurahayati. Mengetahui.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 ]RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Kepala Sekolah Dra. Juli 2009. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai atau kliping Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.1. M. Hj. Guru Mata Pelajaran Drs. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.

3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat B. dan pemberian tugas D. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 132 – 134 no. Metode Pembelajaran Ceramah. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 134 no.Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat : 2x45 menit A. Materi Pembelajaran • Menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Tanya jawab mengenai menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 1 – 20) dan soal uraian (hal 134 no. tanya jawab. 1 – 10). • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 132 – 134 no.Alokasi Waktu SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. E. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan partai politik pada masa Orde Baru?”. •Menarik kesimpulan materi.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Mulyanto Sarifudin 59 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA . 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru. 2. Kunci Jawaban Proker Drs.

dan Brigjen Amir Machmoed kemudian mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Mayjen Basoeki Rachmat. Kedua. Salah satunya adalah demonstrasi pada 15 Februari hingga 16 Februari 1974. 4. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto. d 14. Kakuei Tanaka. situasi Indonesia sangat tegang. seperti yang telah ditetapkan dalam TAP MPRS Proker Drs. Subandrio. J. Presiden Soekarno secara resmi telah menyerahkan jabatan kekuasaan kepada Soeharto. Chairoel Saleh di Istana Bogor. Sjahrir. Kerusuhan pun mulai tersulut. Surat itu kemudian dikenal dengan sebutan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). b 16. Pertama. dan dr. Yusuf. d 3. Mayjen Basoeki Rachmat. c B. J. Leimena. dan Muhammad Aini Chalid. Brigjen M. Mereka secara sepihak dituduh melakukan kegiatan subvesif yang mengancam stabilitas bangsa. 3. tiga orang mahasiswa ditangkap oleh aparat dan diadili pada 7 Agustus 1974. c 7. d 5. terutama dalam hal sandang dan pangan. Mulyanto Sarifudin 11. dr. digelar sidang paripurna untuk menyelesaikan masalah Indonesia. 2. menggelar Pemilihan Umum secepatnya hingga 5 Juli 1968. Kemudian pada 23 Februari 1967. b 8. c 12. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto yang berisi perintah untuk mengatasi masalah keamanan dan krisis politik yang terjadi pada saat itu. memperbaiki kualitas kehidupan rakyat Indonesia. Brigjen M. Chairoel Saleh. e 6. 1. Presiden Soekarno mengadakan pertemuan dengan berbagai partai politik untuk menekankan partai politik agar menolak dan mengecam demonstrasi mahasiswa. Pertemuan tersebut tidak ditanggapi oleh partai politik. a 13.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Setelah tragedi G30S/PKI. Situasi pun mulai memanas pada 17 Februari 1974. seiring dengan kedatangan perdana menteri Jepang. Subandrio. a 9. Pada 11 Maret 1966. a 17. b 18. Presiden Soekarno kemudian pergi ke Istana Bogor. Program Kerja Kabinet Ampera tercermin dalam Catur Karya. Massa mulai melakukan penghancuran dan pembakaran terhadap produk-produk Jepang. Demonstrasi mulai bermunculan menentang investasi tersebut. b 19. a 20. Pada peristiwa Malari. Leimena. Yusuf. Pada tanggal 11 Maret 1967. urusan kenegaraan dimandatkan kepada Soeharto. c 15. Peristiwa Malari didahului oleh adanya arus investasi Jepang yang membanjiri Indonesia dan mengalahkan ruang gerak sektor ekonomi lokal. 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. dr. a 10. dan Brigjen Amir Machmoed mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Pada 10 Maret 1966. saat pemerintah mulai menerapkan pola represif untuk membubarkan demonstrasi tersebut. Mereka adalah Hariman Siregar. d/e 4. b 60 . dan dr. a 2. Dengan demikian. Pertemuan tersebut ditutup karena ada pasukan tak dikenal di luar istana.

Kelompok PPP berdiri pada 5 Januari 1973 terdiri atas NU. Kelompok PDI berdiri pada 11 Januari 1973 terdiri atas PNI. Nasution pada 11 November 1958. menerapkan kebijakan penanaman modal asing. IPKI. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”.H. 10. Segala jenis pergerakan nasional tidak boleh melenceng dari Pancasila. Mengetahui. Kepala Sekolah Dra. Selain itu. Hj. Soeharto juga menerapkan sistem reward and punishment terhadap orang-orang yang mendukung atau menentang kekuatan Orde Baru. Di kampus. Nurahayati. Parkindo. dan Perti. menerapkan kebijakan penundaan pembayaran utang. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA No. dilaksanakan Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). kembali meluruskan dan melaksanakan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif sesuai dengan TAP MPRS No. M. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. meneruskan perjuangan untuk menolak imperialisme dan kolonialisme dalam berbagai bentuk. Mulyanto Sarifudin 61 . Munculnya berbagai organisasi profesi. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. Berbagai pergerakan yang disinyalir berbeda haluan dengan asas tunggal Pancasila langsung dihukum dengan dakwaan subversif. Juli 2009. dan Golongan Karya. organisasi seniman. Masyarakat harus mengikuti ketetapan yang digariskan oleh pemerintah Orde Baru. kebebasan pers dan media juga dikekang dengan jalan melakukan pembredelan pada media yang bertentangan dengan pemerintah Orde Baru. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. Ketiga. 5. organisasi tani dan nelayan. Sejak tahun 1978. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. dan Partai Murba. 7. Partai Katolik. organisasi buruh. 8. PSII.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan organisasi masyarakat. Keempat. 6. PPP. menerapkan kebijakan untuk mengekang proses ekspansi kredit. Partai Muslimin Indonesia. Kelompok Golongan Karya terdiri dari berbagai organisasi profesi. 9. memberikan stimulasi kepada para pengusaha untuk menyerahkan sebagian hasil usahanya untuk sektor pajak dan ekspor Indonesia. Menerapkan anggaran belanja seimbang.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Fusi partai politik menjadi PDI. sistem tersebut membatasi hak-hak warga negara untuk berserikat dan berkumpul dalam rangka mengeluarkan dan menyatakan pendapat. XI/MPRS/1966. XI/MPRS/1966.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 62 .

Mulyanto Sarifudin 63 . Materi Pembelajaran • Krisis multidimensi dan munculnya reformasi • Kronologi jatuhnya pemerintah Orde Baru C. Menganalisis Proses Berakhirnya Pemerintah Orde Baru dan Terjadinya Reformasi Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. E. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 3. Sumber Belajar Proker Drs. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai kehidupan sosial politik menjelang kejatuhan Orde Baru. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. inquiri.2. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis B. 1 – 20) dan soal uraian (hal 163 no. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 161 – 162 no. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kronologi jatuhnya pemerintahan Orde Baru. •Menarik kesimpulan materi. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141). Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. 1 – 10). 2. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan mengenai faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru.Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru .Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis Alokasi Waktu : 3x45 menit A.

Proker Drs. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.• • • • • • • • SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 • Evaluasi pilihan ganda hal 112 – 114 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Mulyanto Sarifudin 64 . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 114 no.

c 9. Habibie pada 21 Mei 1998 tidak dilakukan di depan MPR/DPR. a 4.J. a 5.20 mahasiswa berjalan mundur memasuki kampus Trisakti. b B. 6. Penetapan kebijakan reformasi pembangunan. 1. Faktanya. d 20. a 12. Sebagian kalangan ahli hukum dan mahasiswa melihat bahwa pengangkatan B. a 16. Mulyanto Sarifudin 11.J. 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kunci Jawaban A. 5 Mei 1999 19. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. tetapi aparat tidak mengizinkan. keempat mahasiswa Trisakti tertembak dan meninggal setelah berada di dalam kampus.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. melainkan hanya di depan ketua Mahkamah Agung. a 3. c 8. Hal ini didasari oleh pasal 9 UUD 1945 yang berbunyi. Pada pukul 17. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan MPR atau DPR”. c 10. “Sebelum memangku jabatannya. e 15. c 6. c 17. Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia menyebabkan roda perekonomian tidak berjalan karena banyak perusahaan yang bangkrut sehingga menyebabkan banyak pengangguran. 4. peralihan kepemimpinan dari Soeharto ke B. dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. penegakan HAM. Krisis multidimensi yang melanda Indonesia. dan krisis legitimasi atas pemerintahan Orde Baru. a 65 .00. Krisis ekonomi merembet pada krisis politik dan sosial yang mengakibatkan masyarakat tidak percaya pada pemerintah Orde Baru dan menuntut turunnya Soeharto sebagai presiden. demokrasi ekonomi. Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. c 13. a 2. c 18. pelaksanaan Pemilu. penyelenggaraan pemerintah bebas KKN. d 14. 5.00 mahasiswa memutuskan untuk mendatangi gedung MPR/DPR. 3. Ditambah lagi kesenjangan sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat KKN yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Pada pukul 13. e 7. Aksi damai mahasiswa Trisakti digelar tanggal 12 Mei 1998 pada pukul 11. dan hanya bertempat di Istana Negara. Investasi Proker Drs. Dimulai dari krisis ekonomi yang memunculkan krisis sosial. Setelah itu. tiba-tiba terdengar suara letusan yang diduga dilepaskan oleh aparat. Habibie sebagai presiden RI tidak konstitusional. Negosiasi dilakukan hingga akhirnya mahasiswa hanya sampai di kantor walikota Jakarta Barat dan diminta untuk kembali ke kampus. politik. penyelenggaraan otonomi daerah. 2. Presiden Soeharto kemudian lengser keprabon yang menandai jatuhnya Orde Baru.

000. 8.00. Kepala Sekolah Dra. 3 Tahun 1999. Sri Bintang Pamungkas dan Mochtar Pakpahan dibebaskan karena Presiden Habibie mengangkat kembali kebebasan berkumpul dan menyatakan pendapat. Mulyanto Sarifudin 66 . Juli 2009. 10. PKB. Di dalam peraturan ini ditetapkan bahwa pemilihan umum bersifat campuran antara sistem proporsional dan sistem distrik. Pemilu tingkat nasional digelar pada 7 Juni 1999.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. membangun konstruksi baru perekonomian Indonesia. melaksanakan likuidasi bank-bank yang bermasalah. dan PAN.H. 9. 7. memperbaiki angka nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga mencapai di bawah Rp10. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. Pemilu 1999 diatur dalam UU No. Mengetahui. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. melaksanakan syarat-syarat reformasi ekonomi yang diberikan IMF kepada Indonesia. Hj. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. Nasution pada 11 November 1958. Golkar. Nurahayati. terdapat 5 partai besar yang menempati urutan tertinggi. yaitu PDI-P. M. PPP. Melakukan proses rekapitulasi perbankan Indonesia. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dari 48 partai politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 1999.

2. Materi Pembelajaran • Perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 C. •Menarik kesimpulan materi. 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menerangkan secara garis besar mengenai materi yang telah dipelajari seminggu sebelumnya. • Guru dan peserta didik membahas informasi yang didapatkan dari internet dan sumber lain disertai dengan tanya jawab. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Mulyanto Sarifudin 67 . Proker Drs. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi beberapa kelompok untuk mencari artikel dari internet dan sumber lainnya mengenai perkembangan politik setelah 21 Mei 1998.3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 Alokasi Waktu : 3x45 menit A.

Ada hubungannya. d 13. d 24. d 34. baik dalam permodalan maupun pengetahuan tentang pengembangan usaha. c 29. d 4. e 14. a 23. e 17. d 7. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . b 30. a B. c 37. a 11. c 27. Mulyanto Sarifudin 68 . d 40. d 25. c 26. c 5. E. Untuk memajukan pengusaha pribumi. a 33. d 15. c 9. 2. d 31. a 19. Keragaman ideologi mengandung implikasi yang signifikan Proker Drs. 1 . b 21. 35. c 36. e 39.15 (skor setiap soal benar 4 tetapi bila mendekati 2) Evaluasi Semester 1 A.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. a 16. 20. b 32.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. a 18. b 12. b 2. c 10. pemerintah Indonesia mengeluarkan Oeang Republik Indonesia dan mendirikan Bank Negara Indonesia. 1 . 1. diterapkan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha. d 6. Untuk itu. e 22. Penilaian • Evaluasi Semester 1 pilihan ganda hal 164 – 168 no. Selain itu. d 38.40 (skor 1 s/d 40). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi Akhir Semester 1 pilihan ganda (hal 164 – 168 no. a 8. e 28. e 3. Perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan masih perlu pembenahan karena sebagian besar aset negara masih atas nama kolonial Belanda dan Jepang. 1 – 40) dan soal uraian (hal 168 no 1 – 15). 1. Uraian hal 168 no. pemerintah juga melakukan nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia.

Sosialisme Indonesia. 6.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Susunan kabinet yang dibentuk pada 2 September 1945 mencerminkan komposisi yang mewakili keragaman ideologi di Indonesia. Pemberlakuan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan momen pergantian sistem demokrasi Indonesia dari Demokrasi Liberal/Parlementer ke sistem Demokrasi Presidensial. dan keamanan rakyat. dan Kepribadian Indonesia (USDEK). Kabinet Burhanuddin Harahap masa jabatan Agustus 1955 – 3 Maret 1956. Dunia Internasional dan PBB mengecam Agresi Militer Belanda II dan memberi dukungan kepada Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan dengan Belanda. pendidikan. 5. 10. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA terhadap struktur kepemimpinan negara. Manifesto Politik Republik Indonesia (MANIPOL) yang disampaikan oleh Presiden Soekarno berisi pernyataan bahwa demokrasi yang tepat bagi bangsa Indonesia bukanlah Demokrasi Liberal. Kabinet Djuanda masa jabatan 9 April 1957 – Juli 1959. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. memperbaiki hubungan dengan Belanda. Kabinet Natsir masa jabatan 6 September 1950 – 18 April 1951. Pada 30 September 1965. digunakanlah strategi politik. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. Demokrasi ini menempatkan toleransi dan musyawarah untuk mufakat dengan berlandaskan hati nurani yang luhur atas dasar ketuhanan. Dekrit ini juga menandai berakhirnya tugas Konstituante setelah 3 tahun gagal membuat rancangan UUD pengganti UUDS 1950. Pada masa Demokrasi Terpimpin. putri Jenderal Nasution. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso Proker Drs. Pada bulan Agustus 1965. Maklumat 3 November 1945 juga berperan dalam susunan lembaga kepresidenan negara. Dewan Keamanan PBB mendirikan UNCI yang bertugas untuk menyelesaikan masalah Indonesia-Belanda salah satunya dengan mengusahakan terwujudnya Perundingan Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. Selain itu. Kabinet Wilopo masa jabatan 19 Maret 1952 – 2 Juni 1953. Untuk keamanan akan dibentuk APRIS dengan TNI sebagai intinya. melainkan demokrasi yang berangkat dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Demokrasi Terpimpin. 11. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menegakkan NASAKOM yang menguntungkan PKI. 9. Ali Sastroamidjojo I masa jabatan 31 Juli 1953 – 24 Juli 1955. Deklarasi ini berisi tentang peraturan ekspor impor dan masalah penetapan harga. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Berusaha menyelesaikan masalah Irian Barat. Deklarasi Ekonomi dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 23 Maret 1963. dan konsisten menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif. Mulyanto Sarifudin 69 . 8. Kabinet Ali Sastroamidjojo II masa jabatan 24 Maret 1956 – 14 Maret 1957. Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir Desember 1949. Bersamaan dengan waktu penculikan. Di Jawa Tengah. Perubahan otoritas KNIP dan munculnya berbagai partai politik di Indonesia menjadi dua katalisator utama terhadap perubahan struktur kekuasaan pemerintahan. kehidupan politik Indonesia dikendalikan oleh Presiden Soekarno dengan mendirikan Front Nasional. Meningkatkan taraf kemakmuran. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. 4. Kabinet Sukiman masa jabatan 26 April 1951 – 1952. 3. 7. Untuk melaksanakan MANIPOL. yaitu UUD 1945. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun berikutnya.

Mulyanto Sarifudin 70 . Pemerintah memberikan wewenang kepada Jendral Ahmad Yani sebagai pemimpin operasi penumpasan. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. KAPI. Tuntutan tersebut berasal dari KAMI. dan Golongan Karya. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA dan Letkol. pesawat-pesawat AURI melakukan pengeboman pada sejumlah kota tempat konsentrasi pasukan PRRI lainnya. 15. Mengetahui. KAPPI. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. membersihkan pemerintahan dari unsur PKI. 13. Operasi militer gabungan untuk daerah Sulawesi Utara dinamakan Operasi Sapta Marga. Munculnya berbagai organisasi profesi. Juli 2009. dan memperbaiki perekonomian Indonesia. Sugiyono. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Fusi partai politik menjadi PDI. Pasukan TNI juga didaratkan melalui laut. Selain itu muncul Naskah Deklarasi Mendukung Pancasila yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Kesatuan Aksi dan Front Pancasila. dan KAWI. Nurahayati. 12. Hj. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. KASI. Guru Mata Pelajaran Drs. Pemberontakan PRRI/Permesta akhirnya dapat dilumpuhkan sekitar Agustus 1958. walaupun sisanya masih ada hingga tahun 1961. M. KABI.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Pada Februari 1958. Pemerintah pusat juga memecat Somba dan Runturambi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. PPP. Kepala Sekolah Dra. 14. Muncul tuntutan dari berbagai pihak agar pemerintah segera menumpas PKI. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. Investasi asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi.

Proker Drs. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. 3. 2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana kondisi ekonomi Indonesia pascareformasi?”. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Materi Pembelajaran • Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi C. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Kegiatan Inti • Peserta didik melakukan wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159).Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi Alokasi Waktu : 1x45 menit A.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin 71 . wawancara D. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

M. Penilaian • Wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 72 . Hj. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. Guru Mata Pelajaran Drs.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Format Penilaian Portofolio Indikator Pemahaman tentang peristiwa masa-masa reformasi 1998 Pengetahuan tentang teknik wawancara Keberanian melakukan wawancara Ketepatan menggunakan teknik wawancara Kemampuan mengumpulkan data Penyajian. Juli 2009. Kepala Sekolah Dra.Pd NIP: 131273017 Jakarta. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . bahasan dan bahasa Jumlah Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan Baik Cukup Kurang cukup 4 3 2 1 Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . 2. Materi Pembelajaran • Nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika C. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai situasi di Asia dan Afrika pada masa kolonisasi bangsa Barat. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Mulyanto Sarifudin 73 . Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika B. Proker Drs. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D.1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.

ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . •Menarik kesimpulan materi. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1.. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Filipina. Berani mengemukakan pendapat 2. Mesir. dan Afrika Selatan. 3. India. E. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Lybia. Cina. India. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Berani menjawab pertanyaan 3. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai nasionalisasi Turki. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Proker Drs. Mesir. Filipina. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Cina. Mulyanto Sarifudin 74 . Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Lybia. Inisiatif 4. yaitu nasionalisasi Turki. Setiap kelompok diberi waktu tiga puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. dan Afrika Selatan.

2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Hj. Nurahayati. Kepala Sekolah Dra. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Mulyanto Sarifudin 75 .1. Kegiatan Inti Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II B. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . M. Guru Mata Pelajaran Drs. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Juli 2009. Materi Pembelajaran • Ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II C.Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai keadaan dunia internasional pasca-Perang Dunia II.

a 4. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 182 – 183 no. Aguinaldo membangun aliansi dengan Amerika Serikat untuk menggempur Spanyol. 1. e 9. Liga Filipina dibentuk untuk melawan dominasi penjajahan Spanyol di Filipina. Nasionalisme Cina muncul pada tahun 1911 dan dipimpin oleh dr. e 6. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Peserta didik mencari informasi dari internet dan sumber pustaka lainnya mengenai ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II dan bantuanbantuan ekonomi yang diterima Indonesia pasca-Perang Dunia II. d 8. Kunci Jawaban A.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. c 3. • Guru dan peserta didik membahas hasil informasi yang didapatkan disertai dengan tanya jawab. c 17. c B. Pada tanggal 30 Desember 1896. 1 – 20) dan soal uraian (hal 183 – 184 no. ia memproklamasikan berdirinya Filipina merdeka pada 12 Juni 1898. Jose Rizal ditangkap dan di hukum mati oleh Spanyol. a 20. 1. Gerakan nasionalisme dilanjutkan oleh Emilio Aguinaldo pada 1898. b 13. c 10. E. Sun Yat Sen. a 18. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . a 2. 1 – 10). Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 182 – 183 no. Pergerakan nasional di Filipina berawal dari munculnya Liga Filipina yang dipimpin oleh Jose Rizal pada tahun 1892. Mulyanto Sarifudin 11. d 76 . b 19. b 7.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Kemudian. 3. d 16. Latar belakang munculnya nasionalisme Cina adalah pemerintahan Manchuria yang diktator dan munculnya golongan terpelajar Cina Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 183 – 184 no. e 12. c 14. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). 2. Mendayung diantara dua karang 15. d 5.

6. Pandit Jawaharlal Nehru. Pergerakan Islam Al-Ikhwanu AlMuslimin (Ikhwanul Muslimin). Program ini dimulai pada Juli 1951. Muhammad Ali Jinnah. Kepala Sekolah Dra. 8. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA yang menginginkan format negara Cina modern. 5. Ahimsa mengutamakan antikekerasan. 4. M. Mulyanto Sarifudin 77 . 3. 9. Menarik simpati dunia internasional melalui diplomasi dengan menjadi mitra dagang. Pergerakan nasionali Cina kemudian dilanjutkan Chiang Kai Shek. 7. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. 10. Hj. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Memfasilitasi perundingan antara Indonesia dengan Belanda. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Mengetahui. Menerapkan politik luar negeri “bebas aktif” yang tidak memihak pada blok manapun dan memperjuangkan perdamaian dunia. Nasionalisme di Asia dan Afrika memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. dan Tikal. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. Juli 2009. Banerji. Nurahayati. Guru Mata Pelajaran Drs. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. Chiang Kai Shek berseteru dengan komunisme yang dipimpin Mao Zedong sehingga menyebabkan Chiang Kai Shek pindah ke Taiwan dan dimulailah pemerintahan komunis Cina. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mahatma Gandhi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 78 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA..1. Materi Pembelajaran • Faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin C. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. : ……………………………………………….SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan tes lisan D. Mulyanto Sarifudin 79 . Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin B.

• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar akhir dari Perang Dunia II dan Perjanjian Postdam. 2. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. •Menarik kesimpulan materi. Hj. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Penilaian • Tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. M. E. Kepala Sekolah Dra. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Pd NIP: 131273017 Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta. Mengetahui. • Guru mengadakan tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Guru Mata Pelajaran Proker Drs. 3. Mulyanto Sarifudin 80 . Juli 2009.

1. dan Revolusi Kuba B. Mulyanto Sarifudin 81 . Perang Korea. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs.Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Perang Korea. : ………………………………………………. dan Revolusi Kuba Alokasi Waktu : 6x45 menit A. dan Revolusi Kuba C. Perang Korea. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Materi Pembelajaran • Komunisme Cina. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina..

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai Komunisme Cina. Mulyanto Sarifudin 82 . dan Revolusi Kuba. Berani mengemukakan pendapat 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Mao Zedong dan Komunisme di Cina?”. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Inisiatif 4. Perang Korea..ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok membahas satu materi yang berbeda dari tiga pokok bahasan yaitu. Ketelitian Proker Drs. • Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Berani menjawab pertanyaan 3. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Setiap kelompok diberi waktu empat puluh lima menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. E. 3. 2. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Komunisme Cina. Perang Korea. Setiap kelompok mencari artikel di perpustakaan dan internet untuk memudahkan pada saat diskusi. •Menarik kesimpulan materi. dan Revolusi Kuba. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

.... dan bermain Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jumlah Nilai Individu Mengetahui... Materi Pembelajaran • Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara C.................... Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Guru Mata Pelajaran ……………………........ Mulyanto Sarifudin 83 ..1... ..... Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.......... : ………………………………………………......SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln..................... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA....... Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta.. NIP/NRK..... Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. NIP/NRK...........Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara Alokasi Waktu : 6x45 menit A.. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara B... Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : ..... diskusi.. ………...

Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Setiap peserta didik membuat satu pertanyaan pada selembar kertas kemudian kertas tersebut dibentuk seperti bola salju.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Penilaian • Diskusi mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. • Peserta didik melakukan permainan “Lempar Salju”. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. 2. E. • Peserta didik mendiskusikan hasil temuan dari perpustakaan dan internet. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai masuknya pengaruh blok barat dan blok timur ke Vietnam?”. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Begitu seterusnya pada peserta didik yang lain. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA D. Mulyanto Sarifudin 84 . No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. •Menarik kesimpulan materi. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kertas pertanyaan dilemparkan kepada peserta didik yang lain dan peserta didik yang terkena lemparan harus menjawab pertanyaan pada kertas tersebut.

Inisiatif 4. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D.. Mulyanto Sarifudin 85 . Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Proker Drs. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. : ………………………………………………. Guru Mata Pelajaran Drs. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Siapakah orang pertama yang mendarat di bulan?”. Juli 2009. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Berani menjawab pertanyaan 3.1.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Nurahayati. Materi Pembelajaran • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin C. Hj. M. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Kepala Sekolah Dra. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin B.Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

E. Juli 2009. Berani menjawab pertanyaan 3. Berani mengemukakan pendapat 2. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin. Mulyanto Sarifudin 86 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Jakarta. 3. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai pertanyaan. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Penilaian • Diskusi mengenai pertanyaan. •Menarik kesimpulan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Proker Drs. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Inisiatif 4.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.

Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Materi Pembelajaran • Politik luar negeri Indonesia C. dan pemberian tugas D. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. Mulyanto Sarifudin 87 . : ………………………………………………. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia • Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru B. Hj. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Guru Mata Pelajaran Drs.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia . Metode Pembelajaran Ceramah. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. M..1.Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru Alokasi Waktu : 4x45 menit A. tanya jawab. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Nurahayati.Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

1 – 10).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. c 2. d 7. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 217 – 220 no. d 17. d 6. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. c 13. d 8. Mulyanto Sarifudin 88 . •Peserta didik mengerjakan portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). d 5. • Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru. 1 –20) dan soal uraian (hal 220 no. 1. d 9. c 20. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . a B. Kunci Jawaban A. d 3. a Proker Drs. 3. c 16. Letkol Hartoyo 15. E.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. c 10. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 217 – 220 no. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai kebijakan pemerintah Indonesia mengenai hubungan internasional. e 4. c 14. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. d 18. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 220 no. 2. a 19. a 12. •Menarik kesimpulan materi. 11. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan ciri-ciri pokok politik luar negeri Indonesia.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Fidel Castro dan Che Guevara menjadi sekutu dalam perlawanan terhadap pemerintahan Batista. Mereka bersama anggota pasukannya melakukan penyerangan terhadap kekuatan militer Batista. Pada Maret 1958, pasukan Castro memasuki Havana dan mengalahkan kekuatan Batista. Pasukan tersebut dipimpin oleh Che Guevara dan Camilo Cienfuegos dan menamakan dirinya The 26thMovement. 2. Masuknya paham komunis ke Korea dan Vietnam menimbulkan ketidakstabilan politik di kawasan Asia Tenggara. Negaranegara Asia Tenggara mau tidak mau menjadi terlibat dalam perebutan pengaruh antara liberalisme Amerika Serikat dan komunisme Uni Sovyet. 3. Penyebaran paham komunisme di Asia Tenggara didalangi oleh lembaga di Uni Sovyet yang bernama Communist International (Comintern). Pola kaderisasi badan ini adalah menjaring para tokoh negara atau pemuda-pemuda yang pintar untuk dididik menjadi agen-agen penyebar paham komunisme. Comintern juga menjaring pemuda-pemuda di Asia Tenggara untuk menjadi agen penyebar paham komunis di Asia Tenggara. 4. Dunia dibagi dalam dua pengaruh, yaitu New Emerging Forces (Nefos) dan Old Emerging Forces (Oldefos). Negaranegara di Asia, Amerika Latin dan Afrika termasuk dalam Nefos, sedangkan negaranegara Eropa dan Amerika termasuk Oldefos. 5. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. 6. Perairan Indonesia adalah laut wilayah beserta perairan pedalaman Indonesia atau perairan nusantara. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut selebar 12 mil laut dari pulau-pulau terluar. Bila ada selat yang lebarnya tidak melebihi 24 mil, garis batas laut ditarik di tengah-tengah selat. Perairan pedalaman Indonesia adalah perairan yang terletak pada sisi dalam garis dasar. Hak lintas laut damai kendaraan air asing diakui dan dijamin sepanjang tidak mengganggu atau bertentangan dengan keselamatan dan keamanan wilayah bangsa dan negara. 7. Pertama, bebas-aktif, bebas berhubungan dengan negara manapun dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Kedua, anti-kolonialisme, politik luar negeri Indonesia dilandasi oleh keinginan menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi. Ketiga, orientasi pada kepentingan nasional, politik luar negeri Indonesia semata-mata untuk kepentingan nasional. Keempat, demokratis, segala keputusan harus mendapat persetujuan dari wakil rakyat melalui DPR. 8. Indonesia mengusahakan pertemuan Jakarta Informal Meeting pada 15 – 17 Mei 1970 di Jakarta untuk membahas penyelesaian pertikaian Kamboja. Indonesia juga mengirimkan Pasukan Garuda IV, V, VII ke Kamboja pada kurun waktu Januari hingga 27 April 1975. 9. Afghanistan, Ethiopia, Filipina, India, Indonesia, Irak, Iran, Jepang, Kamboja, Laos. 10. Bentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan, keutuhan teritorial dan kekayaan negara Indonesia harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat. • Portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada
Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

89

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Format Penilaian Portofolio
Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian, bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

90

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

91

Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Materi Pembelajaran • Peran aktif Indonesia di dunia internasional C. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. 2..SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional B.Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional Alokasi Waktu : 4x45 menit A. Mulyanto Sarifudin 92 .1. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. : ………………………………………………. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai politik luar negeri Indonesia • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Penutup Proker Drs. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.

Berani menjawab pertanyaan 3. E. Mulyanto Sarifudin 93 . Penilaian • Diskusi dan presentasi mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Juli 2009.. Berani mengemukakan pendapat 2. Guru Mata Pelajaran Proker Drs. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Kepala Sekolah Jakarta. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. •Menarik kesimpulan materi.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Inisiatif 4. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

Materi Pembelajaran • Berakhirnya Perang Dingin C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 3. Nurahayati. dan pemberian tugas D. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. : ………………………………………………. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan proses runtuhnya Uni Sovyet dan unifikasi Jerman yang menyebabkan berakhirnya Perang Dingin. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Dra. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Mulyanto Sarifudin 94 . Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin B. • Peserta didik ditugaskan mengerjakan portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai situasi dalam negeri Uni Soviet selama Perang Dingin.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Hj. •Menarik kesimpulan materi.2. Metode Pembelajaran Ceramah. M.Pd NIP: 131273017 Drs. Proker Drs. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.. tanya jawab. • Tanya jawab mengenai proses berakhirnya Perang Dingin. 2.Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. Penilaian • Portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). Menguraikan hasil analisis dengan tepat. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Mulyanto Sarifudin 95 .

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Hj. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin B. Mulyanto Sarifudin 96 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. diskusi. M. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . dan pemberian tugas Proker Drs. Guru Mata Pelajaran Drs. Materi Pembelajaran • Perubahan konstelasi global C. Kepala Sekolah Dra.Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Juli 2009.. : ……………………………………………….2.

b 18. Nelson Mandela adalah pemimpin perjuangan penghapusan apartheid yang mendirikan African National Congres. d 20.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 1 – 10). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Bagaimana kondisi dunia internasional pasca perang dingin?”. a 17. e 16. Kunci Jawaban A. E. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi dan Evaluasi Semester 2 pilihan ganda (hal 248 – 250 no. 2. b 12. a 10. Penilaian • Evaluasi (hal 248 – 250 no. e 7. • Peserta didik mendiskusikan artikel yang telah didapatkan. a 8. a B. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 1 – 10 hal 255 hal no. c 3. Mulyanto Sarifudin 97 . SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 3. b 19. e 2. a 13. Tindakan Mandela tersebut membuatnya dijebloskan ke Proker Drs. c 11. 1. 1. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang untuk mencari artikel dari internet dan perpustakaan mengenai perubahan di dunia pasca-Perang Dingin. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. c 6. e 15. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 40) dan soal uraian (hal 250 no. 1 – 20) dan soal uraian (hal 250 no. •Menarik kesimpulan materi. c 9. a 14. 1 – 20 hal 251 – 255 no. a 4. 1 – 15). 1.D. b 5.

Pemilu di Polandi dimenangkan oleh Solidarity. Mulyanto Sarifudin 98 . Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Azerbaijan. Warga Jerman Barat dan Jerman Timur menginginkan persatuan kembali dan menghancurkan Tembok Berlin. Pada 3 November 1989. 2. Sekjen komunis Bulgaria. Pada April 1989. pemerintahan Jerman Timur turun dari jabatannya. Inggris. Tembok Berlin runtuh dan Zhivkov. pemerintahan Ceausescu digulingkan dan ia dieksekusi pada 25 Desember 1989. Pada 24 November 1989. Pada September 1989. Kejadian tersebut menyebabkan diadakannya pertemuan “dua plus empat” antara Jerman Barat. Frederick W. Georgia. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaruan Glasnot dan Perestroika. 10. Uzbekistan. Cekoslovakia membuka perbatasan agar rakyat Jerman Timur dapat menyebrang ke Jerman Barat. pelarangan terhadap gerakan Solidarity di Polandia dicabut.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. Pemimpin Komunis Cekoslovakia turun jabatan. 6. Pada Oktober 1989. dan Prancis pada Mei hingga September 1990. Janos Kadar menjadi Sekjen Cekoslovakia. Belarusia. Namun. Pada Juni 1989. Rusia. Kirgiztan. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA penjara oleh pemerintah kolonial Inggris. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. Pada 3 Oktober 1990. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Turkmenistan. 4. de Klerk adalah presiden kulit putih di Afrika Selatan yang melakukan pembaharuan dan berusaha untuk menghapus apartheid. Pada 10 November 1989. 8. Solidarity berkoalisi dengan Jend. 9. Armenia. Pada Juni 1989. Kazakhstan. Hongaria menjamin berlakunya sistem multipartai. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Hongaria mengizinkan pengungsi Jerman Timur untuk menyebrang ke Austria. Klerk mengadakan Pemilu pada 26 – 29 April 1994 yang dimenangkan oleh Mandela sehingga sebulan kemudian Mandela menjadi presiden Afrika Selatan. Kegagalan kebijakan ekonomi Gorbachev juga mempengaruhi kegagalan pada kebijakan politiknya. Proker Drs. Masing-masing republik saling berebut kekuasaan dan ketegangan etnik serta kekerasan mewarnai kehidupan politik Yugoslavia. secara resmi dinyatakan Jerman bersatu ke seluruh dunia. Pada 22 Desember 1989. Parlemen Hongaria mengizinkan berdirinya partai independen. Moldova. Yugoslavia menghadapi masalah ekonomi yang serius sehingga melemahkan pemerintah pusat. 5. Jaruselski. Kebijakan Breznev yang menyatakan bahwa Uni Sovyet mempunyai hak untuk mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara komunis lainnya dengan tujuan untuk menguatkan akar persaudaraan komunisme di negara tersebut. 7. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. 3. turun jabatan. Perestroika yang diterapkan Gorbachev di bidang ekonomi tidak berjalan baik karena kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela menghambat pertumbuhan ekonomi. yaitu Amerika Serikat. termasuk Glasnot. Ukraina. Jerman Timur. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Tajikistan. Pada Mei 1988. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Uni Sovyet. dan empat negara Sekutu yang menguasai Jerman. Pada 6 Desember 1989. Ia juga membebaskan Mandela dan menyusun RUU baru yang bertujuan mengakhiri kekuasaan mutlak kaum kulit putih. ekonomi. Pada Januari 1989.

2. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. M.. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin 99 .Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. dan OKI Alokasi Waktu : 1x45 menit A.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Kepala Sekolah Dra. : ………………………………………………. Hj. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs. ASEAN. Tujuan Pembelajaran Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.

ASEAN. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. • Peserta didik mengerjakan portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Penilaian • Portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai Organisasi Gerakan Non-Blok. ASEAN.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Gerakan NonBlok?”. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. dan OKI. 3. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. dan OKI C. •Menarik kesimpulan materi. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. dan OKI B. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Proker Drs. ASEAN. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Materi Pembelajaran • Organisasi Gerakan Non-Blok. Mulyanto Sarifudin 100 . 2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. E. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.

b 13. b 9. c 28. b 12. Mulyanto Sarifudin 101 . b 27. b 30. a 6. e 10. e 7. Politik Containtment 15. b 5. d/e 20. a 17. 1. d 26. c 19. c 11. bahasan dan bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. d 24. a 31. b 32. b 4.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kunci Jawaban Evaluasi Semester 2 A. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. a 18. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. d 21. a 22. b 3. a 25. e 8. c 14. b 2. a 29. a 23. c Proker Drs. b 16.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 37. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Untuk itu. Kedua blok tersebut bersaing dalam segala bidang tanpa melakukan peperangan fisik. begitu juga dengan Uni Sovyet yang menganut komunisme. Amerika Serikat mengembangkan penelitian bom hidrogen dan Uni Sovyet kemudian menyusul dengan membuat bom hidrogen sendiri.33. politik luar negeri Indonesia kembali pada politik luar negeri bebas aktif. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Amerika Serikat ikut berperang membendung masuknya pengaruh komunis di Vietnam. ekonomi. Amerika Serikat kemudian menarik simpati negara-negara Eropa Barat dan membentuk blok barat. a 34. 1. Amerika Serikat dengan liberalismenya berusaha menanamkan pengaruh pada negara-negara di dunia. 5. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. Pertemuan tersebut akhirnya menetapkan Jerman bersatu pada 3 Oktober 1990. Helmut Khol berperan mengusahakan unifikasi Jerman dengan mengkoordinasi pertemuan “dua plus empat”. 6. e 40. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. a/b 35. Perestroika adalah restrukturisasi di segala bidang untuk memperbaiki kondisi sosial. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. a 39. Mulyanto Sarifudin 102 . Amerika Serikat pada saat itu juga sedang berupaya menanamkan pengaruh liberalisme di Vietnam. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. a SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Gorbachev. Namun. Amerika Serikat dan Uni Sovyet adalah pemenang Perang Dunia II yang memiliki ideologi berbeda. 3. Indonesia pada masa Perang Dingin berupaya menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Proker Drs. Pada saat pergantian kepemimpinan dari Soekarno ke Soeharto. Gerakan nasionalisme di India dipimpin oleh Mahatma Gandhi yang memiliki beberapa prinsip perjuangan. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaharuan Glasnot dan Perestroika. Ahimsa mengutamakan anti-kekerasan. Kebijakan PBB untuk mencegah penggunaan nuklir tidak dihiraukan oleh kedua negara tersebut. Presiden Soekarno sempat terbujuk oleh komunisme sehingga membentuk poros Indonesia-Phnomphen-Peking-Hanoi-Pyongyang. Namun. 2. c 36. 9. a B. dan politik Uni Sovyet. 7. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Glasnot berarti keterbukaan yang memperkenankan dan mendorong diskusi lebih terbuka serta kritik terhadap kehidupan politik dan kultural agar dapat menjadi lebih baik. sedangkan Uni Sovyet merangkul negara-negara Eropa Timur dan membentuk blok timur. 4. b 38. 10. untuk memperbaiki kondisi negara. 8. Glasnot dan Perestroika merupakan pembaharuan yang dikeluarkan Presiden Uni Sovyet. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Nasionalisme di India dan Mesir memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. ekonomi.

Juli 2009. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. 15. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. dan tidak boleh berada di kursi pemerintahan. 12. dibatasi keinginan berusahanya. 13. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin 103 . Guru Mata Pelajaran Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Pemerintah yang berkulit putih mendapatkan keistimewaan dalam segala hal. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. Politik Apartheid merupakan politik pemisahan antara pemerintah yang berkulit putih (minoritas) dan penduduk yang berkulit hitam (mayoritas) di Afrika Selatan. Hj. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. M. sedangkan penduduk berkulit hitam dilarang memiliki tanah. 14. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Program ini dimulai pada Juli 1951. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Nurahayati. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mengetahui.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->