SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DAN KUNCI JAWABAN

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

25

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.1. Menganalisis Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pembentukan Pemerintah Indonesia Indikator : - Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI - Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI • Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia B. Materi Pembelajaran • Upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia • Peristiwa seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 C. Metode Pembelajaran Diskusi jigsaw dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai posisi Jepang dalam Perang Dunia II yang berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah kolonial Jepang di Indonesia. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam dua kelompok dan materi dibagi dalam dua bagian, yaitu BPUPKI dan PPKI. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu dua puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. • Guru menjelaskan peristiwa Rengasdengklok, penyusunan naskah Proklamasi, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diselingi tanya jawab dengan peserta didik. • Peserta didik membuat sebuah kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS - ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

26

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA F. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai BPUPKI dan PPKI. Lembar Penilaian Diskusi
Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Nilai Nilai Kelompok/ Kualit Kuant Nama atif itatif peserta didik Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). Format Penilaian Portofolio Indikator Nilai Nilai Deskripsi Kualitatif Kuantitatif
Pengantar Isi Menunjukkan dengan tepat isi kronologi Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil kronologi sesuai dengan tema yang diajukan Memberikan kesimpulan Kronologi merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif

Penutup Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

27

2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Mulyanto Sarifudin 28 .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik.Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai konflik antara Indonesia dan Belanda. E. Materi Pembelajaran • Kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan C. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Kunci Jawaban Proker Drs. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang kamu ketahui tentang ORI?”. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. •Menarik kesimpulan materi. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 28 – 30 no. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan B. 3. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 30 no.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 1 – 10). Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 28 – 30 no. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 2. 1 – 20) dan soal uraian (hal 30 no.

dan Abikusno Tjokrosujoso. Para pengusaha nasional harus diberi prioritas untuk lebih berkembang dengan pemberian bantuan modal dan pelatihan. 7. Salim. a 1. Nurahayati. a 9. Mengajukan gagasan dasar negara. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11.1. c 3. c 18. Gerakan Benteng yang dicetuskan oleh Dr. Moh. Soekarno-Hatta dan para pemuda kemudian kembali ke Jakarta dan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Hj. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Guru Mata Pelajaran Drs. Yamin. Kepala Sekolah Dra. b 2. dan menerapkan program Gerakan Benteng. Program Benteng dilaksanakan mulai bulan April 1950 hingga 1953. c 6. c B. 4. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d. Mulyanto Sarifudin 29 . b 13. Soekarno. 5. Juli 2009. A. c 17. a 5. 6.A. Ahmad Subardjo. a 4. H. b 15. Sukarni dan Chairul Saleh. 2. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Sedangkan para pemuda menganggap PPKI merupakan badan bentukan Jepang. Strategi Ketahanan Ekonomi merupakan strategi yang diterapkan Indonesia untuk membendung blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda. b 20. a 8. Sumitro Djojohadikusumo merupakan penataan kondisi ekonomi Indonesia dengan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional. Wachid Hasjim. mengeluarkan Oeang Repoeblik Indonesia. e 19.Pd Jakarta. Para pemuda kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menjauhkan dari pengaruh Jepang dan membujuk agar segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. 9. Hatta. a 10. Membentuk Bank Negara Indonesia. Mengetahui. Memberikan bantuan kepada India yang sedang dilanda kelaparan. Maramis.l. c 12. Mulyanto Sarifudin Proker Drs.A. 8. c 16. Menetapkan pembentukan partaipartai politik di Indonesia.l. nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. 10. Program ini dimaksudkan untuk menghidupkan industri-industri kecil sebagai kekuatan utama perekonomian nasional. Abdulkadir Muzakir. diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkatsingkatnja. e 14. Soekarno dan Hatta beranggapan bahwa Proklamasi harus direncanakan dan diputuskan oleh PPKI. M. b 7. 3. M.

Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. pemberian tugas. Setelah itu. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. peserta didik menyusun hasil analisis dan mempresentasikan di depan kelas (Analitika hal 27). Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. diskusi D. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan B.2. Peserta didik mencari informasi dari internet maupun kepustakaan lain.Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Peserta didik melakukan analisis hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Materi Pembelajaran • Perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan C. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.NIP: 131273017 SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2. Mulyanto Sarifudin 30 . Hatta untuk mengakomodasi suara rakyat yang majemuk?”. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri 3-4 orang. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang dilakukan oleh Wakil Presiden Moh. 3.

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Berani mengemukakan pendapat 2.. Mulyanto Sarifudin 31 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Nurahayati. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : Topik diskusi/debat No : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Kepala Sekolah Dra. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. M. Hj. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Berani menjawab pertanyaan 3. Juli 2009. Inisiatif 4. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi dan presentasi mengenai hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs.

Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Bandung. Agresi Militer I. dan Agresi Militer II. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian.2. Materi Pembelajaran • Konflik Indonesia-Belanda 1945 – 1949 C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Setiap kelompok diberi waktu lima belas menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Palembang. Medan. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 3. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Ambarawa. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kedatangan AFNEI yang dibonceng oleh NICA. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Mulyanto Sarifudin 32 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Proker Drs. yaitu pertempuran Surabaya. 2.

Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 33 . Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Berani mengemukakan pendapat 2. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Nurahayati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . E. Berani menjawab pertanyaan 3. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi jigsaw mengenai konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan. Kepala Sekolah Dra. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Hj. Juli 2009. Inisiatif 4.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No : : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. M.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.

• Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa. Amir Syarifuddin. Kegiatan Penutup Proker Drs. dan pemberian tugas D. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan mencari berbagai informasi mengenai kabinet Syahrir. dan Hatta dalam menghadapi Belanda Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik Pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . dan Hatta dalam menghadapi Belanda B.Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir.2. 2. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. tanya jawab. Mulyanto Sarifudin 34 . Amir Syarifuddin. Amir Syarifuddin. Materi Pembelajaran • Perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. 3. dan Hatta dari internet maupun kepustakaan lain. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Pemerintahan kabinet menunjukkan bahwa di Indonesia pernah menganut sistem?”. Amir Syarifuddin. dan Hatta dalam menghadapi Belanda C. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. • Peserta didik dan guru membahas informasi yang ditemukan dari internet dan kepustakaan lain.

d 15. a 14. e 13. b 20. c 19. 2. Perjanjian tersebut kembali dilanggar oleh Belanda dengan melakukan Agresi Militer II. 1. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . c 18. Mulyanto Sarifudin 35 . Agresi Militer I merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Belanda terhadap Perjanjian Linggarjati. Setelah Kolonel Isdiman gugur. 1 – 10). •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 56 – 58 no. Komisi Tiga Negara terdiri dari Australia. •Menarik kesimpulan materi. c 4. 3. Namun. c 2. Kabinet Syahrir memberikan prioritas terhadap penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan melakukan Perjanjian Linggarjati. Penyerangan pertama terjadi pada 20 November 1945. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Agresi tersebut mendapat kecaman dari pihak luar sehingga dibentuk Komisi Tiga Negara. b 17. 1 – 20) dan soal uraian (hal 58 no. c 8. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). hasil perundingan tersebut banyak mendapat kecaman dari Proker Drs. pimpinan digantikan oleh Kolonel Sudirman dan dimulai penyerangan pada 12 Desember 1945. dan Amerika Serikat yang mengusulkan dilaksanakannya Perjanjian Renville. E. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 56 – 58 no. 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. e 9. d 6. Penyerangan yang dipimpin Kolonel Sudirman berhasil mengusir Sekutu dari Ambarawa. b 5. Kunci Jawaban A. Belgia. a 3. e 12. e 16. e 10. c B. b 11. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 58 no. Tindakan tersebut menyebabkan PBB membentuk UNCI yang mengusahakan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. b 7. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

Amir Syarifuddin bermaksud memperkuat posisi kabinetnya terhadap Belanda sehingga ia menyepakati hasil perundingan Renville.Pd NIP: 131273017 Jakarta. dan Sumatra. Hatta adalah pelaksanaan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kelompok politik lainnya. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 25 Maret 1947 di Istana Rijswijk. Nurahayati. Juli 2009. Sikap tersebut mendapat tentangan dan menyebabkan Amir menyerahkan mandat kembali kepada Presiden Soekarno. 7. RI dan Belanda membentuk Republik Indonesia Serikat di bawah pimpinan Ratu Belanda. Dewan Keamanan PBB berusaha menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda dengan membentuk KTN dan UNCI. Kabinet Hatta berhasil melaksanakan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Hal tersebut diperparah lagi dengan blokade ekonomi terhadap RI. Strategi yang diterapkan oleh Moh. Pada 15 November 1946. Hatta telah berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Akhirnya RIS resmi dibubarkan pada 17 Agustus 1950 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terwujud kembali. Perundingan Linggarjati dilaksanakan di Cirebon dan dipimpin oleh Lord Killearn. 6. Tidak. Madura. 10. Strategi politik Moh. Kepala Sekolah Dra. 5. 9. Membantu penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan mengusahakan dilaksanakannya Perundingan Renville di atas kapal USS Renville milik Amerika Serikat. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional dan presiden RIS adalah panglima tertinggi Angkatan Perang RIS. karena wilayah Indonesia hanya meliputi Jawa Tengah. Jakarta Pusat. Guru Mata Pelajaran Drs. Negara federasi disetujui bernama Republik Indonesia Serikat berdasarkan asas demokrasi dan federalisme. Mayoritas rakyat menghendaki pembentukan negara kesatuan sehingga diadakan perundingan antara pemerintah RI dengan pemerintah RIS. Mengetahui. Hj.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M. Mulyanto Sarifudin 36 . Jawa Timur. dan tiga perempat Sumatera. naskah persetujuan ditandatangani oleh kedua belah pihak yang berisi pengakuan de facto Belanda terhadap Republik Indonesia atas Jawa. 8. 4. Perundinganperundingan tersebut berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Strategi politik yang paling menonjol pada masa kabinet Amir Syarifuddin adalah dilaksanakannya Perundingan Renville pada 17 Januari 1948.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 37 .

2. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Materi Pembelajaran • Perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan C. Mulyanto Sarifudin 38 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Kegiatan Penutup Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan B.Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 2x45 menit A. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang. Setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55). Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Perundingan apa yang pertama kali dilakukan Indonesia-Belanda?”.2. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D.

Berani menjawab pertanyaan 3. Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati. M.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Mulyanto Sarifudin 39 . Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Hj. Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No Lembar Penilaian Diskusi : ………………………………… : ………………………………… Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Inisiatif 4.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi mengenai faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55). Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. E. •Menarik kesimpulan materi. Kepala Sekolah Dra.

PR Madiun 1948 RI/Permesta c. DI/ d.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. PKI Madiun 1948 e. Mulyanto Sarifudin 40 . An di Aziz B. DI/TII d. PKI e. PRRI/Permesta c. DI/ d. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.3. RMS b. PR Madiun 1948 RI/Permesta c.Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. Materi Pembelajaran • Gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. PKI e. RM TII S b. Andi Aziz Alokasi Waktu : 3x45 menit A. RM TII S b. And i Aziz Proker Drs.

dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. • Peserta didik membuat portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. Dewan Gajah. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Mulyanto Sarifudin 41 . Menguraikan hasil esai dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam esai Esai merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. 3. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. Dewan Garuda. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Dewan Gajah. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 2. Dewan Garuda. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kehidupan sosial masyarakat pada awal kemerdekaan. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Penilaian • Portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui.Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI Alokasi Waktu : 3x45 menit A.Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI . Materi Pembelajaran • Peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI C. M. Metode Pembelajaran Proker Drs. Hj.3. Mulyanto Sarifudin 42 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI B. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . Kepala Sekolah Dra.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs.

Kegiatan Inti • Peserta didik mencari informasi dari internet. 1 – 10). a B. maupun wawancara dengan narasumber mengenai G 30 S/PKI dan dampak dari peristiwa tersebut. 3.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. kepustakaan. d 13. a 9. c 5. d 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan situasi Indonesia dan posisi PKI pada masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). d 14. 11. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 111 – 114 no. b 19. E. a 16. 1 – 20) dan soal uraian (hal 113 – 114 no. a 8. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. •Menarik kesimpulan materi. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. b 3. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 113 – 114 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). • Guru dan peserta didik membahas berbagai informasi yang berhasil didapatkan disertai dengan tanya jawab. c 17. a 10. e 12. 2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin 43 . a 20. e 18. d Proker Drs. 1. c 7. d 4. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kunci Jawaban A. d 15. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 111 – 114 no. a 6.

Kahar Muzakar dan pasukannya juga memanfaatkan lingkungan alam yang sangat dikenalnya sehingga sulit ditumpas. Di Jawa Tengah. Ia tidak lagi mengakui kedaulatan RI dan memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949. Selain itu. ia melihat bahwa penyebab dari munculnya tragedi tersebut berasal dari adanya fraksi di dalam tubuh militer yang tidak puas akan Proker Drs. Pandjaitan. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. Soeprapto. dan mengusahakan pembangunan daerah agar setara dengan pembangunan di ibu kota Jakarta. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. putri Jenderal Nasution. 9. 3. Parman. Rasa kesukuan yang ditanamkan DI/TII telah berakar di hati rakyat Kahar Muzakar dan gerombolannya mengenal sifat rakyat. Mendukung dan mendorong penggalangan persatuan dwitunggal antara elemen masyarakat dan ABRI dalam melaksanakan dan mengamalkan Pancasila secara murni. Musso sebagai tokoh kawakan PKI mengeluarkan propaganda yang menentang kebijakan kabinet Hatta. Letjen. mengingat tidak sedikit bantuan yang diberikan rakyat Aceh selama perang kemerdekaan. dan penurunan harga serta perbaikan ekonomi. Pada 30 September 1965. Sedangkan. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. kebijaksanaan kabinet Hatta lebih menjual bangsa Indonesia kepada pihak Belanda. Musso kemudian menggerakkan kekuatan PKI untuk melakukan pemberontakan di Madiun pada tahun 1948. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso dan Letkol. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Persetujuan Renville mengharuskan pemerintah RI menarik pasukan gerilya RI ke luar batas garis demarkasi Van Mook dan mengosongkan wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda. 8.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. S. Kartosuwiryo. Kolonel Katamso dan Letkol. S. menolak membawa pasukannya dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. yang memimpin pasukan Hizbullah dan Sabilillah. Sugiyono. Brigjen. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Pertama. Mayjen.M. Pembubaran PKI. Pada bulan Agustus 1965. Mulyanto Sarifudin 44 . menuntut otonomi daerah yang seluas-luasnya. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. 2. Brigjen. 10. diantaranya daerah Jawa Barat. Mayjen. Menolak usaha-usaha pembelaan dari unsur apa pun terhadap G30S/PKI. Mayjen. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. Letjen. Bersamaan dengan waktu penculikan. Tokoh gerilya RI. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Gerakan separatis GAM dan gerakan DI/TII Aceh memiliki keterkaitan yaitu kedua gerakan tersebut menuntut keadilan dari pemerintah pusat terhadap Aceh. Soetojo. Harold Crouch mempunyai tiga penafsiran sebab G30S/PKI. Gerakan DI/TII Aceh menuntut status wilayah propinsi kepada pemerintah pusat. Sugiyono. Mengoptimalkan potensi dan kekayaan daerah. 6. 7. 4. Gerakan Aceh Merdeka menuntut Aceh lepas dari RI akibat kesejahteraan rakyat Aceh kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat karena pembangunan hanya terfokus di Pulau Jawa. 5. Menurutnya. Haryono. Pierre Tendean. pembersihan kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI. Achmad Yani.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menguraikan hasil analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitat if Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Proker Drs. tragedi tersebut muncul akibat adanya argumen bahwa pergerakan ABRI seluruhnya didalangi PKI. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kepemimpinan petinggi militer pada kala itu. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). Mulyanto Sarifudin 45 . penyebab peristiwa tersebut adalah adanya kemitraan antara beberapa pejabat pemerintah dengan pimpinan PKI. Ketiga. Kedua.

Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : .Mengetahui.4. Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Proker Drs.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Hj. Juli 2009. M.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer B. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. Mulyanto Sarifudin 46 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jakarta.

•Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri dari 3-4 orang untuk menganalisis kehidupan politik masing-masing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer C.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ………………………………… Topik diskusi/debat : ………………………………… No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. • Guru mengadakan tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara ringkas latar belakang diterapkan Demokrasi Parlementer di Indonesia. 2. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Metode Pembelajaran Diskusi dan pemberian tugas D. E. Mulyanto Sarifudin 47 . Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kehidupan politik masingmasing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer (Aktivitas hal 66). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Hasil diskusi dibuat dalam format yang tersusun rapi (Aktivitas hal 66). • Guru menjelaskan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. 3.

Kepala Sekolah Dra.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Guru Mata Pelajaran Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Proker Drs. Juli 2009. Hj. Inisiatif 4. M. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Jakarta.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Nurahayati.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Mengetahui. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu • Portofolio berbentuk analisis hasil diskusi (Aktivitas hal 66). Mulyanto Sarifudin 48 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Berani menjawab pertanyaan 3.

Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. baik dari internet maupun kepustakaan lain. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. • Peserta didik membuat analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). E. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. 3.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai Dewan Konstituante dan Dekrit Presiden 1959. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA B. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang kehidupan ekonomi dan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin C. Mulyanto Sarifudin 49 . Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Proker Drs.

Materi Pembelajaran • Perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Proker Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Hj. Juli 2009. M. Kepala Sekolah Dra.Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai letak tempat dan bukti penyebaran Islam pada peta Indonesia. Mulyanto Sarifudin 50 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia B. Nurahayati. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.4.

E. •Menarik kesimpulan materi. a 20. c 14. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . c 17. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. c Proker Drs. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 83 – 85 no. d 4. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai keadaan sosial pada awal kemerdekaan. d 19. Mulyanto Sarifudin 51 . 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. d 5. b 9. d 10. b 18. 11. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 85 – 86 no. e 12. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia. 2. baik dari internet maupun kepustakaan lain. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 83 – 85 no. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 3.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 1. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kunci Jawaban A. d 16. c 13. a B. 1 – 20) dan soal uraian (hal 85 – 86 no. c 6. a 8. c 7. 1 – 10). d 2. a 15. d 3. • Guru dan peserta didik menganalisis informasi yang didapatkan.

Kabinet Wilopo mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. dan memusatkan perhatian pada ekonomi rakyat. memperjuangkan pembatalan hasil KMB. memperjuangkan Irian Barat. Keputusan tersebut tertuang dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959. 7. Pada periode 1950an. Sistem perekonomian yang menegaskan bahwa orang-orang yang dapat melaksanakan kegiatan perekonomian hanyalah orang yang mendapat izin khusus dari pemerintah. memperbaiki hubungan dengan Belanda. 5. 3. 9. Pada masa Demokrasi Terpimpin. Kabinet Ali I mempersiapkan pemilu. menyelesaikan Irian Barat. Mulyanto Sarifudin 52 . khususnya teknologi. proyek-proyek ini menghabiskan banyak dana nasional sehingga pembangunan sektor moneter tidak diprioritaskan. menyehatkan anggaran belanja dan keuangan negara. Anggota-anggota Dewan Konstituante hanya mementingkan kepentingan kelompoknya masing-masing dalam menyusun UUD yang baru sehingga sulit untuk mencapai kata sepakat. masyarakat Indonesia mulai meningkat kesadarannya untuk selalu memperbarui informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang dunia luar. Proyek mercusuar Ganefo menghambat pembangunan ekonomi dan moneter Indonesia. Menerapkan Gerakan Assaat dan melaksanakan MUNAP. Djody atas kasus korupsi. dan menangkap Mr. memperjuangkan kesejahteraan rakyat dengan memperbarui hukum agrarian. mempercepat pembentukan daerah otonomi di Indonesia. Kabinet Djuanda melakukan pembentukan dewan nasional. Kabinet Natsir berusaha meningkatkan keamanan dan ketertiban.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. mengangkat Nasution sebagai KSAD. PKI cukup mendominasi di masyarakat. 2. mengganti sistem ekonomi kolonial dengan sistem ekonomi nasional. kehidupan ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan karena Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan inflasi yang tinggi sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun tajam. mengatasi pemberontakan di berbagai daerah. Proker Drs. memperjuangkan Irian Barat. mempersiapkan pemilu. politik. meningkatkan kemakmuran. dan budaya. memperjuangkan Irian Barat. Banyak perseteruan antara pemenang Pemilu I yang menyebabkan sidang parlemen menjadi deadlock. Zaken kabinet merupakan kabinet dengan formasi orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya. menguatkan penyempurnaan susunan pemerintahan. Kampus harus terdistorsi oleh praktik dari PKI. 10. Melakukan nasionalisasi ekonomi yang dilakukan oleh Kabinet Ali I. Kabinet Ali II memperjuangkan Irian Barat. Hal tersebut membuat Presiden Soekarno membubarkan dewan tersebut dan memberlakukan kembali UUD 1945. penyempurnaan angkatan perang. 6. 4. PKI berusaha menempatkan seluruh kehidupan masyarakat agar berada di bawah kekuasaannya. Kabinet Burhanuddin Harahap melaksanakan pemilu. Kabinet Sukiman memiliki program kerja berupa tindakan tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. dan melaksanakan politik luar negeri bebas aktif. meningkatkan kesejahteraan pegawai dan buruh. 8. pendidikan. dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif. dan mempercepat pembangunan. dan keamanan rakyat. normalisasi keadaan Republik. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1.

Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Hj. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin 53 .Pd NIP: 131273017 Jakarta. M. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Mulyanto Sarifudin 54 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.4. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an Alokasi Waktu : 1x45 menit Proker Drs.Mendeskripsikan kondisi politik. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. sosial.

•Menarik kesimpulan materi. politik. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Mulyanto Sarifudin 55 . • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi politik. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an B. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kondisi politik. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. 3. E. politik. sosial. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana posisi Presiden Soekarno pada awal 1960-an?”. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. sosial. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. sosial. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi cerita pendek Proker Drs. Materi Pembelajaran • Kondisi politik. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an C. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an • Peserta didik membuat cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. • • • • • • • • F.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet Penilaian Cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi.

1.Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru . Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 56 .Pd NIP: 131273017 Jakarta. ekonomi pemerintah Orde Baru Alokasi Waktu : 3x45 menit Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan cerita pendek. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Menguraikan cerita pendek dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam cerita pendek Cerita pendek merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Kepala Sekolah Dra.Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. politik. Nurahayati. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . M.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hj.

Penilaian • Esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). • Peserta didik membuat esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 2. dan pemberian tugas D. ekonomi pemerintah Orde Baru. 3. Proker Drs. ekonomi pemerintah Orde Baru C. •Menarik kesimpulan materi. politik. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Mulyanto Sarifudin 57 . politik. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan kondisi politik Indonesia pascapemberontakan G30S/PKI. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. ekonomi pemerintah Orde Baru B. E. ekonomi pemerintah Orde Baru. politik. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru. inquiri. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kebijakan sosial. Materi Pembelajaran • Kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Ciri-ciri pokok kebijakan sosial. Guru menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. politik.

Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin 58 .Pd NIP: 131273017 Jakarta. ekonomi pemerintah Orde Baru. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Guru Mata Pelajaran Drs. politik.1. Menguraikan esai dengan tepat Memberikan kesimpulan esai Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam penulisan esai Esai atau kliping merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Mengetahui. Hj. M. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 ]RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai atau kliping Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Nurahayati.Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru Proker Drs. Kepala Sekolah Dra.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Materi Pembelajaran • Menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin 59 . tanya jawab. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 134 no. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat B. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan partai politik pada masa Orde Baru?”. 1 – 10). Metode Pembelajaran Ceramah. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 132 – 134 no. Kunci Jawaban Proker Drs. 3. •Menarik kesimpulan materi. 1 – 20) dan soal uraian (hal 134 no.Alokasi Waktu SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 132 – 134 no. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA . dan pemberian tugas D. • Tanya jawab mengenai menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. E.Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat : 2x45 menit A. 2.

Pada 10 Maret 1966. a 10. c B. Sjahrir. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto yang berisi perintah untuk mengatasi masalah keamanan dan krisis politik yang terjadi pada saat itu. 1. Chairoel Saleh di Istana Bogor. Mulyanto Sarifudin 11. Salah satunya adalah demonstrasi pada 15 Februari hingga 16 Februari 1974. d 3. tiga orang mahasiswa ditangkap oleh aparat dan diadili pada 7 Agustus 1974. Pertama. Brigjen M. digelar sidang paripurna untuk menyelesaikan masalah Indonesia. situasi Indonesia sangat tegang. b 8. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. menggelar Pemilihan Umum secepatnya hingga 5 Juli 1968. Surat itu kemudian dikenal dengan sebutan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). 2. 4. d 14. Mereka secara sepihak dituduh melakukan kegiatan subvesif yang mengancam stabilitas bangsa. Demonstrasi mulai bermunculan menentang investasi tersebut. saat pemerintah mulai menerapkan pola represif untuk membubarkan demonstrasi tersebut. urusan kenegaraan dimandatkan kepada Soeharto. dr. a 2. Program Kerja Kabinet Ampera tercermin dalam Catur Karya. dan Brigjen Amir Machmoed mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Subandrio. Dengan demikian. Peristiwa Malari didahului oleh adanya arus investasi Jepang yang membanjiri Indonesia dan mengalahkan ruang gerak sektor ekonomi lokal. seiring dengan kedatangan perdana menteri Jepang. Leimena. d/e 4. Pertemuan tersebut ditutup karena ada pasukan tak dikenal di luar istana. d 5. c 12. Pada peristiwa Malari. a 20. Kerusuhan pun mulai tersulut. Mayjen Basoeki Rachmat. Presiden Soekarno mengadakan pertemuan dengan berbagai partai politik untuk menekankan partai politik agar menolak dan mengecam demonstrasi mahasiswa. b 19. dan dr. Pada tanggal 11 Maret 1967. Mayjen Basoeki Rachmat. Massa mulai melakukan penghancuran dan pembakaran terhadap produk-produk Jepang. c 15. e 6. Chairoel Saleh. b 16. Setelah tragedi G30S/PKI. memperbaiki kualitas kehidupan rakyat Indonesia. Subandrio. a 9. Kakuei Tanaka. J. Brigjen M. dan Muhammad Aini Chalid. a 17. Pada 11 Maret 1966. Yusuf. 1. Presiden Soekarno secara resmi telah menyerahkan jabatan kekuasaan kepada Soeharto. Situasi pun mulai memanas pada 17 Februari 1974. Yusuf. Kemudian pada 23 Februari 1967. Mereka adalah Hariman Siregar. dan dr. c 7. dr. seperti yang telah ditetapkan dalam TAP MPRS Proker Drs. Kedua. Leimena. dan Brigjen Amir Machmoed kemudian mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto. Presiden Soekarno kemudian pergi ke Istana Bogor. terutama dalam hal sandang dan pangan. b 60 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. J. b 18. a 13. 3. Pertemuan tersebut tidak ditanggapi oleh partai politik.

menerapkan kebijakan penanaman modal asing. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Fusi partai politik menjadi PDI. 6. Berbagai pergerakan yang disinyalir berbeda haluan dengan asas tunggal Pancasila langsung dihukum dengan dakwaan subversif. Nasution pada 11 November 1958. Mulyanto Sarifudin 61 . organisasi seniman. Kelompok PDI berdiri pada 11 Januari 1973 terdiri atas PNI. Hj. 8. 7. PSII. 10.H. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. Menerapkan anggaran belanja seimbang. kembali meluruskan dan melaksanakan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif sesuai dengan TAP MPRS No. organisasi buruh. M. menerapkan kebijakan untuk mengekang proses ekspansi kredit. Munculnya berbagai organisasi profesi. Nurahayati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA No. XI/MPRS/1966. Segala jenis pergerakan nasional tidak boleh melenceng dari Pancasila. Selain itu. Parkindo. PPP. kebebasan pers dan media juga dikekang dengan jalan melakukan pembredelan pada media yang bertentangan dengan pemerintah Orde Baru. Kelompok PPP berdiri pada 5 Januari 1973 terdiri atas NU. dan Partai Murba. dan Perti. Kepala Sekolah Dra. Kelompok Golongan Karya terdiri dari berbagai organisasi profesi. 9. Soeharto juga menerapkan sistem reward and punishment terhadap orang-orang yang mendukung atau menentang kekuatan Orde Baru. 5. organisasi tani dan nelayan. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. sistem tersebut membatasi hak-hak warga negara untuk berserikat dan berkumpul dalam rangka mengeluarkan dan menyatakan pendapat. Ketiga. Juli 2009. Sejak tahun 1978. Di kampus. dan organisasi masyarakat. Mengetahui. dan Golongan Karya. dilaksanakan Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. memberikan stimulasi kepada para pengusaha untuk menyerahkan sebagian hasil usahanya untuk sektor pajak dan ekspor Indonesia. Partai Muslimin Indonesia.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. IPKI. meneruskan perjuangan untuk menolak imperialisme dan kolonialisme dalam berbagai bentuk. Partai Katolik. menerapkan kebijakan penundaan pembayaran utang. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A.Pd NIP: 131273017 Jakarta. XI/MPRS/1966. Keempat. Guru Mata Pelajaran Drs. Masyarakat harus mengikuti ketetapan yang digariskan oleh pemerintah Orde Baru.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 62 .

Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai kehidupan sosial politik menjelang kejatuhan Orde Baru.Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Sumber Belajar Proker Drs. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 161 – 162 no. inquiri. Materi Pembelajaran • Krisis multidimensi dan munculnya reformasi • Kronologi jatuhnya pemerintah Orde Baru C. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan mengenai faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru. 2. E. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kronologi jatuhnya pemerintahan Orde Baru. 1 – 20) dan soal uraian (hal 163 no. dan pemberian tugas D. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Mulyanto Sarifudin 63 . Menganalisis Proses Berakhirnya Pemerintah Orde Baru dan Terjadinya Reformasi Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 1 – 10). Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141). • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.2. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. •Menarik kesimpulan materi.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 • Evaluasi pilihan ganda hal 112 – 114 no. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 114 no. Proker Drs.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F.• • • • • • • • SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Mulyanto Sarifudin 64 . Penilaian • Portofolio berbentuk analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. a 3. Sebagian kalangan ahli hukum dan mahasiswa melihat bahwa pengangkatan B. c 6. Hal ini didasari oleh pasal 9 UUD 1945 yang berbunyi. Mulyanto Sarifudin 11. a 16. 1. Dimulai dari krisis ekonomi yang memunculkan krisis sosial.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. demokrasi ekonomi. Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. Penetapan kebijakan reformasi pembangunan.J. Aksi damai mahasiswa Trisakti digelar tanggal 12 Mei 1998 pada pukul 11. 6. penyelenggaraan otonomi daerah. c 10.20 mahasiswa berjalan mundur memasuki kampus Trisakti. a 65 . melainkan hanya di depan ketua Mahkamah Agung. Setelah itu. 2. dan krisis legitimasi atas pemerintahan Orde Baru. 4. Negosiasi dilakukan hingga akhirnya mahasiswa hanya sampai di kantor walikota Jakarta Barat dan diminta untuk kembali ke kampus. e 15. politik.00. tiba-tiba terdengar suara letusan yang diduga dilepaskan oleh aparat. pelaksanaan Pemilu. keempat mahasiswa Trisakti tertembak dan meninggal setelah berada di dalam kampus. Habibie sebagai presiden RI tidak konstitusional. Habibie pada 21 Mei 1998 tidak dilakukan di depan MPR/DPR. e 7.J. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan MPR atau DPR”. “Sebelum memangku jabatannya. d 20. Presiden Soeharto kemudian lengser keprabon yang menandai jatuhnya Orde Baru. a 5. c 17.00 mahasiswa memutuskan untuk mendatangi gedung MPR/DPR. 1. Krisis ekonomi merembet pada krisis politik dan sosial yang mengakibatkan masyarakat tidak percaya pada pemerintah Orde Baru dan menuntut turunnya Soeharto sebagai presiden. 3. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. peralihan kepemimpinan dari Soeharto ke B. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kunci Jawaban A. Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia menyebabkan roda perekonomian tidak berjalan karena banyak perusahaan yang bangkrut sehingga menyebabkan banyak pengangguran. c 8. c 9. dan hanya bertempat di Istana Negara. b B. Investasi Proker Drs. a 4. Ditambah lagi kesenjangan sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat KKN yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Pada pukul 17. tetapi aparat tidak mengizinkan. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. Pada pukul 13. 5. a 12. c 13. c 18. d 14. penegakan HAM. 5 Mei 1999 19. a 2. Krisis multidimensi yang melanda Indonesia. penyelenggaraan pemerintah bebas KKN. Faktanya.

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. terdapat 5 partai besar yang menempati urutan tertinggi. Pemilu tingkat nasional digelar pada 7 Juni 1999.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hj. Mengetahui. 3 Tahun 1999. dan PAN. Juli 2009. Sri Bintang Pamungkas dan Mochtar Pakpahan dibebaskan karena Presiden Habibie mengangkat kembali kebebasan berkumpul dan menyatakan pendapat. memperbaiki angka nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga mencapai di bawah Rp10. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. 10. Nurahayati. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. melaksanakan likuidasi bank-bank yang bermasalah. Pemilu 1999 diatur dalam UU No. Di dalam peraturan ini ditetapkan bahwa pemilihan umum bersifat campuran antara sistem proporsional dan sistem distrik. PKB. yaitu PDI-P. M. 9. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. PPP. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin 66 . melaksanakan syarat-syarat reformasi ekonomi yang diberikan IMF kepada Indonesia.00. Guru Mata Pelajaran Drs. Golkar. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”.H.Pd NIP: 131273017 Jakarta. 7. Melakukan proses rekapitulasi perbankan Indonesia. membangun konstruksi baru perekonomian Indonesia. Nasution pada 11 November 1958. Dari 48 partai politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 1999.000. 8.

Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi beberapa kelompok untuk mencari artikel dari internet dan sumber lainnya mengenai perkembangan politik setelah 21 Mei 1998. • Guru dan peserta didik membahas informasi yang didapatkan dari internet dan sumber lain disertai dengan tanya jawab. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.3. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menerangkan secara garis besar mengenai materi yang telah dipelajari seminggu sebelumnya. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Mulyanto Sarifudin 67 .Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Materi Pembelajaran • Perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 C. Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 B. 2. 3. •Menarik kesimpulan materi.

a 23. b 12. b 32. Perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan masih perlu pembenahan karena sebagian besar aset negara masih atas nama kolonial Belanda dan Jepang. c 29. a 11. e 14. d 7.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. b 2. b 30. d 15. pemerintah Indonesia mengeluarkan Oeang Republik Indonesia dan mendirikan Bank Negara Indonesia. Selain itu.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.40 (skor 1 s/d 40). a 33. baik dalam permodalan maupun pengetahuan tentang pengembangan usaha. a 19. Untuk itu. a 16. 1 . d 25. c 37. d 4. e 17. 1 – 40) dan soal uraian (hal 168 no 1 – 15). 2. a 18. c 36. Keragaman ideologi mengandung implikasi yang signifikan Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi Akhir Semester 1 pilihan ganda (hal 164 – 168 no. c 26. Untuk memajukan pengusaha pribumi. e 22. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . e 39. d 13. d 38. 1. a B. 1. d 40. E. a 8. 20. e 3. Ada hubungannya. c 9. d 34. d 31. c 10. Penilaian • Evaluasi Semester 1 pilihan ganda hal 164 – 168 no. c 5. d 6. d 24. diterapkan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha. 35. b 21. pemerintah juga melakukan nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. e 28. c 27. 1 . Uraian hal 168 no. Mulyanto Sarifudin 68 .15 (skor setiap soal benar 4 tetapi bila mendekati 2) Evaluasi Semester 1 A.

Selain itu. Maklumat 3 November 1945 juga berperan dalam susunan lembaga kepresidenan negara. Dewan Keamanan PBB mendirikan UNCI yang bertugas untuk menyelesaikan masalah Indonesia-Belanda salah satunya dengan mengusahakan terwujudnya Perundingan Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. 4. Kabinet Ali Sastroamidjojo II masa jabatan 24 Maret 1956 – 14 Maret 1957. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menegakkan NASAKOM yang menguntungkan PKI. 5. Untuk keamanan akan dibentuk APRIS dengan TNI sebagai intinya. Ali Sastroamidjojo I masa jabatan 31 Juli 1953 – 24 Juli 1955. dan Kepribadian Indonesia (USDEK). Kabinet Djuanda masa jabatan 9 April 1957 – Juli 1959. Kabinet Sukiman masa jabatan 26 April 1951 – 1952. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Pemberlakuan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan momen pergantian sistem demokrasi Indonesia dari Demokrasi Liberal/Parlementer ke sistem Demokrasi Presidensial. Dekrit ini juga menandai berakhirnya tugas Konstituante setelah 3 tahun gagal membuat rancangan UUD pengganti UUDS 1950. Pada 30 September 1965. Deklarasi ini berisi tentang peraturan ekspor impor dan masalah penetapan harga. pendidikan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. kehidupan politik Indonesia dikendalikan oleh Presiden Soekarno dengan mendirikan Front Nasional. Perubahan otoritas KNIP dan munculnya berbagai partai politik di Indonesia menjadi dua katalisator utama terhadap perubahan struktur kekuasaan pemerintahan. Kabinet Wilopo masa jabatan 19 Maret 1952 – 2 Juni 1953. Di Jawa Tengah. Untuk melaksanakan MANIPOL. dan keamanan rakyat. Meningkatkan taraf kemakmuran. Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir Desember 1949. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso Proker Drs. Demokrasi Terpimpin. Kabinet Natsir masa jabatan 6 September 1950 – 18 April 1951. yaitu UUD 1945. 7. dan konsisten menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif. 8. melainkan demokrasi yang berangkat dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri. Kabinet Burhanuddin Harahap masa jabatan Agustus 1955 – 3 Maret 1956. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. Dunia Internasional dan PBB mengecam Agresi Militer Belanda II dan memberi dukungan kepada Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan dengan Belanda. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Berusaha menyelesaikan masalah Irian Barat. Demokrasi ini menempatkan toleransi dan musyawarah untuk mufakat dengan berlandaskan hati nurani yang luhur atas dasar ketuhanan. Mulyanto Sarifudin 69 . 6. Deklarasi Ekonomi dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 23 Maret 1963. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Pada bulan Agustus 1965. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun berikutnya. Sosialisme Indonesia. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA terhadap struktur kepemimpinan negara. Susunan kabinet yang dibentuk pada 2 September 1945 mencerminkan komposisi yang mewakili keragaman ideologi di Indonesia. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. memperbaiki hubungan dengan Belanda. 11. Bersamaan dengan waktu penculikan. 10. digunakanlah strategi politik. putri Jenderal Nasution. Pada masa Demokrasi Terpimpin. 9. Manifesto Politik Republik Indonesia (MANIPOL) yang disampaikan oleh Presiden Soekarno berisi pernyataan bahwa demokrasi yang tepat bagi bangsa Indonesia bukanlah Demokrasi Liberal. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. 3.

Pemerintah pusat juga memecat Somba dan Runturambi. M. KAPI. pesawat-pesawat AURI melakukan pengeboman pada sejumlah kota tempat konsentrasi pasukan PRRI lainnya. Pemberontakan PRRI/Permesta akhirnya dapat dilumpuhkan sekitar Agustus 1958. membersihkan pemerintahan dari unsur PKI. walaupun sisanya masih ada hingga tahun 1961. 15. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. KABI. dan KAWI. Kepala Sekolah Dra. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. Hj. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. Mengetahui. PPP. Nurahayati. Investasi asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. Mulyanto Sarifudin 70 . Pemerintah memberikan wewenang kepada Jendral Ahmad Yani sebagai pemimpin operasi penumpasan. Fusi partai politik menjadi PDI. Tuntutan tersebut berasal dari KAMI. dan Golongan Karya. 13. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. KASI. dan memperbaiki perekonomian Indonesia. 12. Munculnya berbagai organisasi profesi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Guru Mata Pelajaran Drs. Pasukan TNI juga didaratkan melalui laut.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Pada Februari 1958. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA dan Letkol. Juli 2009. Operasi militer gabungan untuk daerah Sulawesi Utara dinamakan Operasi Sapta Marga. Muncul tuntutan dari berbagai pihak agar pemerintah segera menumpas PKI. Selain itu muncul Naskah Deklarasi Mendukung Pancasila yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Kesatuan Aksi dan Front Pancasila. KAPPI. 14. Sugiyono.

wawancara D. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi B.3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana kondisi ekonomi Indonesia pascareformasi?”. Mulyanto Sarifudin 71 . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Proker Drs.Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi Alokasi Waktu : 1x45 menit A. Materi Pembelajaran • Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi C. Kegiatan Inti • Peserta didik melakukan wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). 2.

Kepala Sekolah Dra. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. E. Format Penilaian Portofolio Indikator Pemahaman tentang peristiwa masa-masa reformasi 1998 Pengetahuan tentang teknik wawancara Keberanian melakukan wawancara Ketepatan menggunakan teknik wawancara Kemampuan mengumpulkan data Penyajian.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Juli 2009. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Penilaian • Wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). Hj. Mulyanto Sarifudin 72 . Guru Mata Pelajaran Drs. M.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. bahasan dan bahasa Jumlah Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan Baik Cukup Kurang cukup 4 3 2 1 Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.

1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika B.Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai situasi di Asia dan Afrika pada masa kolonisasi bangsa Barat. Materi Pembelajaran • Nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika C. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Mulyanto Sarifudin 73 . 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika. Proker Drs.

No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Inisiatif 4. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai nasionalisasi Turki. Filipina. Filipina. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Lybia.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mesir. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Lybia. Mesir. India. dan Afrika Selatan. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin 74 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Cina. dan Afrika Selatan. India.. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Proker Drs. E. Berani menjawab pertanyaan 3. yaitu nasionalisasi Turki. Setiap kelompok diberi waktu tiga puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Berani mengemukakan pendapat 2. Cina.

Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai keadaan dunia internasional pasca-Perang Dunia II. Hj. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Guru Mata Pelajaran Drs. 2. Kepala Sekolah Dra. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M. Mulyanto Sarifudin 75 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Materi Pembelajaran • Ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Kegiatan Inti Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II B.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Peserta didik mencari informasi dari internet dan sumber pustaka lainnya mengenai ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II dan bantuanbantuan ekonomi yang diterima Indonesia pasca-Perang Dunia II. c 14. c 10. 1. 3. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Sun Yat Sen. d 16. •Menarik kesimpulan materi. d 76 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 1 – 10). Pergerakan nasional di Filipina berawal dari munculnya Liga Filipina yang dipimpin oleh Jose Rizal pada tahun 1892. d 8. a 18.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. 1 – 20) dan soal uraian (hal 183 – 184 no. Jose Rizal ditangkap dan di hukum mati oleh Spanyol. a 20. Mulyanto Sarifudin 11. b 19. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 183 – 184 no. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 182 – 183 no. b 7. d 5. Liga Filipina dibentuk untuk melawan dominasi penjajahan Spanyol di Filipina. c B. ia memproklamasikan berdirinya Filipina merdeka pada 12 Juni 1898. e 9. Kunci Jawaban A. a 2. Gerakan nasionalisme dilanjutkan oleh Emilio Aguinaldo pada 1898. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). b 13. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 182 – 183 no. Latar belakang munculnya nasionalisme Cina adalah pemerintahan Manchuria yang diktator dan munculnya golongan terpelajar Cina Proker Drs. 2. Mendayung diantara dua karang 15. E. • Guru dan peserta didik membahas hasil informasi yang didapatkan disertai dengan tanya jawab. c 3. e 6. c 17. Nasionalisme Cina muncul pada tahun 1911 dan dipimpin oleh dr. e 12. 1. Kemudian. Aguinaldo membangun aliansi dengan Amerika Serikat untuk menggempur Spanyol. a 4. Pada tanggal 30 Desember 1896.

4. 9. Pergerakan nasionali Cina kemudian dilanjutkan Chiang Kai Shek. Kepala Sekolah Dra. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. 6. Pandit Jawaharlal Nehru. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. Ahimsa mengutamakan antikekerasan. Guru Mata Pelajaran Drs. 3. 5. Program ini dimulai pada Juli 1951. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. Menerapkan politik luar negeri “bebas aktif” yang tidak memihak pada blok manapun dan memperjuangkan perdamaian dunia. Nurahayati. Chiang Kai Shek berseteru dengan komunisme yang dipimpin Mao Zedong sehingga menyebabkan Chiang Kai Shek pindah ke Taiwan dan dimulailah pemerintahan komunis Cina. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. Menarik simpati dunia internasional melalui diplomasi dengan menjadi mitra dagang. Memfasilitasi perundingan antara Indonesia dengan Belanda. Pergerakan Islam Al-Ikhwanu AlMuslimin (Ikhwanul Muslimin). Banerji. dan Tikal.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Mulyanto Sarifudin 77 . 8. 7. 10. Nasionalisme di Asia dan Afrika memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hj. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA yang menginginkan format negara Cina modern. M. Mengetahui. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. Muhammad Ali Jinnah. Juli 2009.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mahatma Gandhi.

Mulyanto Sarifudin 78 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.

Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Mulyanto Sarifudin 79 .. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan tes lisan D.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. : ………………………………………………. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .1. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs.Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Materi Pembelajaran • Faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin C.

ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. • Guru mengadakan tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Hj. Mengetahui. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.Pd NIP: 131273017 Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta. Mulyanto Sarifudin 80 . Nurahayati. Guru Mata Pelajaran Drs. E. 2. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009. M. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar akhir dari Perang Dunia II dan Perjanjian Postdam. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. 3. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Guru Mata Pelajaran Proker Drs. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Penilaian • Tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. dan Revolusi Kuba B. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. Materi Pembelajaran • Komunisme Cina. : ………………………………………………. Mulyanto Sarifudin 81 .Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. Perang Korea. Perang Korea. Perang Korea. dan Revolusi Kuba Alokasi Waktu : 6x45 menit A.1. dan Revolusi Kuba C.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.

• Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Ketelitian Proker Drs. dan Revolusi Kuba. 3. Berani menjawab pertanyaan 3. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. E. Komunisme Cina. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai Komunisme Cina. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Setiap kelompok diberi waktu empat puluh lima menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Mao Zedong dan Komunisme di Cina?”. Setiap kelompok mencari artikel di perpustakaan dan internet untuk memudahkan pada saat diskusi. 2. dan Revolusi Kuba. Inisiatif 4. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. •Menarik kesimpulan materi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Berani mengemukakan pendapat 2. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : …………………………………………………….. Perang Korea. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok membahas satu materi yang berbeda dari tiga pokok bahasan yaitu. Mulyanto Sarifudin 82 . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Perang Korea.

Materi Pembelajaran • Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara C.1................. NIP/NRK..SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln........... diskusi. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3................. Guru Mata Pelajaran …………………….Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara Alokasi Waktu : 6x45 menit A... Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : ............. Mulyanto Sarifudin 83 .... : ………………………………………………...... dan bermain Proker Drs.. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.. NIP/NRK. Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta.... Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3... Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jumlah Nilai Individu Mengetahui.... ………........... Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara B......... ............

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. 2. • Peserta didik melakukan permainan “Lempar Salju”. • Peserta didik mendiskusikan hasil temuan dari perpustakaan dan internet. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai masuknya pengaruh blok barat dan blok timur ke Vietnam?”..ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 3. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Mulyanto Sarifudin 84 . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kertas pertanyaan dilemparkan kepada peserta didik yang lain dan peserta didik yang terkena lemparan harus menjawab pertanyaan pada kertas tersebut. E. Setiap peserta didik membuat satu pertanyaan pada selembar kertas kemudian kertas tersebut dibentuk seperti bola salju. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. •Menarik kesimpulan materi. Begitu seterusnya pada peserta didik yang lain. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA D. Penilaian • Diskusi mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

Pd NIP: 131273017 Jakarta. Materi Pembelajaran • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin C. Mulyanto Sarifudin 85 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin B.Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Berani menjawab pertanyaan 3. Guru Mata Pelajaran Drs. Inisiatif 4. : ………………………………………………. Nurahayati. Hj. Juli 2009. Proker Drs. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Siapakah orang pertama yang mendarat di bulan?”.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. M.. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Kepala Sekolah Dra. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.1. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.

Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). Penilaian • Diskusi mengenai pertanyaan. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Inisiatif 4. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Berani menjawab pertanyaan 3.. •Menarik kesimpulan materi. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 3. Juli 2009. Jakarta. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai pertanyaan. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Mulyanto Sarifudin 86 . E.

M. dan pemberian tugas D. Hj. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .1. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Materi Pembelajaran • Politik luar negeri Indonesia C. : ……………………………………………….Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia . Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 87 . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia • Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru B. Metode Pembelajaran Ceramah. tanya jawab.Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru Alokasi Waktu : 4x45 menit A.. Nurahayati. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.

E. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan ciri-ciri pokok politik luar negeri Indonesia. d 17. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. c 16. a 12. a B.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru. d 18. e 4. c 2. d 9. d 5. 1 –20) dan soal uraian (hal 220 no. c 13. a 19. Mulyanto Sarifudin 88 .ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. a Proker Drs. Kunci Jawaban A. c 10. 11. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 217 – 220 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 220 no. d 6. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 217 – 220 no. •Menarik kesimpulan materi. Letkol Hartoyo 15. 2. 3. 1 – 10). c 14. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). d 3. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. d 8. d 7. •Peserta didik mengerjakan portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai kebijakan pemerintah Indonesia mengenai hubungan internasional. c 20. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 1.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Fidel Castro dan Che Guevara menjadi sekutu dalam perlawanan terhadap pemerintahan Batista. Mereka bersama anggota pasukannya melakukan penyerangan terhadap kekuatan militer Batista. Pada Maret 1958, pasukan Castro memasuki Havana dan mengalahkan kekuatan Batista. Pasukan tersebut dipimpin oleh Che Guevara dan Camilo Cienfuegos dan menamakan dirinya The 26thMovement. 2. Masuknya paham komunis ke Korea dan Vietnam menimbulkan ketidakstabilan politik di kawasan Asia Tenggara. Negaranegara Asia Tenggara mau tidak mau menjadi terlibat dalam perebutan pengaruh antara liberalisme Amerika Serikat dan komunisme Uni Sovyet. 3. Penyebaran paham komunisme di Asia Tenggara didalangi oleh lembaga di Uni Sovyet yang bernama Communist International (Comintern). Pola kaderisasi badan ini adalah menjaring para tokoh negara atau pemuda-pemuda yang pintar untuk dididik menjadi agen-agen penyebar paham komunisme. Comintern juga menjaring pemuda-pemuda di Asia Tenggara untuk menjadi agen penyebar paham komunis di Asia Tenggara. 4. Dunia dibagi dalam dua pengaruh, yaitu New Emerging Forces (Nefos) dan Old Emerging Forces (Oldefos). Negaranegara di Asia, Amerika Latin dan Afrika termasuk dalam Nefos, sedangkan negaranegara Eropa dan Amerika termasuk Oldefos. 5. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. 6. Perairan Indonesia adalah laut wilayah beserta perairan pedalaman Indonesia atau perairan nusantara. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut selebar 12 mil laut dari pulau-pulau terluar. Bila ada selat yang lebarnya tidak melebihi 24 mil, garis batas laut ditarik di tengah-tengah selat. Perairan pedalaman Indonesia adalah perairan yang terletak pada sisi dalam garis dasar. Hak lintas laut damai kendaraan air asing diakui dan dijamin sepanjang tidak mengganggu atau bertentangan dengan keselamatan dan keamanan wilayah bangsa dan negara. 7. Pertama, bebas-aktif, bebas berhubungan dengan negara manapun dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Kedua, anti-kolonialisme, politik luar negeri Indonesia dilandasi oleh keinginan menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi. Ketiga, orientasi pada kepentingan nasional, politik luar negeri Indonesia semata-mata untuk kepentingan nasional. Keempat, demokratis, segala keputusan harus mendapat persetujuan dari wakil rakyat melalui DPR. 8. Indonesia mengusahakan pertemuan Jakarta Informal Meeting pada 15 – 17 Mei 1970 di Jakarta untuk membahas penyelesaian pertikaian Kamboja. Indonesia juga mengirimkan Pasukan Garuda IV, V, VII ke Kamboja pada kurun waktu Januari hingga 27 April 1975. 9. Afghanistan, Ethiopia, Filipina, India, Indonesia, Irak, Iran, Jepang, Kamboja, Laos. 10. Bentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan, keutuhan teritorial dan kekayaan negara Indonesia harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat. • Portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada
Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

89

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Format Penilaian Portofolio
Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian, bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

90

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

91

Kegiatan Penutup Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. 2. Mulyanto Sarifudin 92 . • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional.. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. 3. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional.1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Materi Pembelajaran • Peran aktif Indonesia di dunia internasional C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai politik luar negeri Indonesia • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional Alokasi Waktu : 4x45 menit A. : ……………………………………………….SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Berani menjawab pertanyaan 3.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Penilaian • Diskusi dan presentasi mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. Juli 2009. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….. E. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Inisiatif 4. •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin 93 . Guru Mata Pelajaran Proker Drs. Kepala Sekolah Jakarta. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Berani mengemukakan pendapat 2.

Pd NIP: 131273017 Drs. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 94 . 2. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai situasi dalam negeri Uni Soviet selama Perang Dingin. • Peserta didik ditugaskan mengerjakan portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). dan pemberian tugas D. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. tanya jawab. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan proses runtuhnya Uni Sovyet dan unifikasi Jerman yang menyebabkan berakhirnya Perang Dingin.. : ………………………………………………. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Dra. Materi Pembelajaran • Berakhirnya Perang Dingin C. Hj.Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin B. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.2. Proker Drs. 3. Metode Pembelajaran Ceramah. M. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . • Tanya jawab mengenai proses berakhirnya Perang Dingin.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Mulyanto Sarifudin 95 . Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Penilaian • Portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229).

Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Kepala Sekolah Dra. Nurahayati. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3..Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. : ………………………………………………. M. diskusi. Guru Mata Pelajaran Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Materi Pembelajaran • Perubahan konstelasi global C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Juli 2009. dan pemberian tugas Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 96 .2.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin B. Hj.

d 20. a 4.D. b 18. a 8. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi dan Evaluasi Semester 2 pilihan ganda (hal 248 – 250 no. b 19. b 12. e 16. 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. a 17. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. e 15. E. b 5. c 3. c 9. 1 – 40) dan soal uraian (hal 250 no. a B. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. a 13. c 11.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . a 14. 1 – 10). e 7. •Menarik kesimpulan materi. 1. 1 – 20) dan soal uraian (hal 250 no. 1 – 15). e 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Bagaimana kondisi dunia internasional pasca perang dingin?”. Mulyanto Sarifudin 97 . a 10. c 6. 1 – 20 hal 251 – 255 no. Penilaian • Evaluasi (hal 248 – 250 no. 1. Nelson Mandela adalah pemimpin perjuangan penghapusan apartheid yang mendirikan African National Congres. 1. Kunci Jawaban A. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang untuk mencari artikel dari internet dan perpustakaan mengenai perubahan di dunia pasca-Perang Dingin. • Peserta didik mendiskusikan artikel yang telah didapatkan. Tindakan Mandela tersebut membuatnya dijebloskan ke Proker Drs. 1 – 10 hal 255 hal no.

pemerintahan Jerman Timur turun dari jabatannya.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Armenia. de Klerk adalah presiden kulit putih di Afrika Selatan yang melakukan pembaharuan dan berusaha untuk menghapus apartheid. Klerk mengadakan Pemilu pada 26 – 29 April 1994 yang dimenangkan oleh Mandela sehingga sebulan kemudian Mandela menjadi presiden Afrika Selatan. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. yaitu Amerika Serikat. Inggris. termasuk Glasnot. Pada September 1989. Pada Januari 1989. Uzbekistan. Pada 3 Oktober 1990. Kirgiztan. Pemimpin Komunis Cekoslovakia turun jabatan. Pada Mei 1988. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA penjara oleh pemerintah kolonial Inggris. Kegagalan kebijakan ekonomi Gorbachev juga mempengaruhi kegagalan pada kebijakan politiknya. Solidarity berkoalisi dengan Jend. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. 8. Uni Sovyet. Tajikistan. 2. Pada 6 Desember 1989. Namun. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. dan Prancis pada Mei hingga September 1990. pemerintahan Ceausescu digulingkan dan ia dieksekusi pada 25 Desember 1989. Pada 24 November 1989. Kebijakan Breznev yang menyatakan bahwa Uni Sovyet mempunyai hak untuk mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara komunis lainnya dengan tujuan untuk menguatkan akar persaudaraan komunisme di negara tersebut. Hongaria menjamin berlakunya sistem multipartai. 6. dan empat negara Sekutu yang menguasai Jerman. Masing-masing republik saling berebut kekuasaan dan ketegangan etnik serta kekerasan mewarnai kehidupan politik Yugoslavia. Rusia. 7. Warga Jerman Barat dan Jerman Timur menginginkan persatuan kembali dan menghancurkan Tembok Berlin. turun jabatan. Parlemen Hongaria mengizinkan berdirinya partai independen. 10. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Pada 3 November 1989. Pada 22 Desember 1989. 3. Belarusia. Proker Drs. Turkmenistan. Cekoslovakia membuka perbatasan agar rakyat Jerman Timur dapat menyebrang ke Jerman Barat. Pada Juni 1989. Pada Oktober 1989. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. Ukraina. Georgia. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaruan Glasnot dan Perestroika. Pemilu di Polandi dimenangkan oleh Solidarity. Perestroika yang diterapkan Gorbachev di bidang ekonomi tidak berjalan baik karena kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela menghambat pertumbuhan ekonomi. Ia juga membebaskan Mandela dan menyusun RUU baru yang bertujuan mengakhiri kekuasaan mutlak kaum kulit putih. Pada April 1989. secara resmi dinyatakan Jerman bersatu ke seluruh dunia. Janos Kadar menjadi Sekjen Cekoslovakia. Azerbaijan. ekonomi. Moldova. 9. Jaruselski. Frederick W. 4. Pada Juni 1989. Kejadian tersebut menyebabkan diadakannya pertemuan “dua plus empat” antara Jerman Barat. Hongaria mengizinkan pengungsi Jerman Timur untuk menyebrang ke Austria. Jerman Timur. Yugoslavia menghadapi masalah ekonomi yang serius sehingga melemahkan pemerintah pusat. Tembok Berlin runtuh dan Zhivkov. Sekjen komunis Bulgaria. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. Pada 10 November 1989. 5. Kazakhstan. pelarangan terhadap gerakan Solidarity di Polandia dicabut. Mulyanto Sarifudin 98 .

ASEAN. dan OKI Alokasi Waktu : 1x45 menit A. Guru Mata Pelajaran Drs. Juli 2009.. M. Tujuan Pembelajaran Proker Drs. Hj. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . : ……………………………………………….2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Kepala Sekolah Dra. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Mulyanto Sarifudin 99 . Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok.

ASEAN. •Menarik kesimpulan materi. dan OKI B. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Penilaian • Portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). dan OKI. • Peserta didik mengerjakan portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai Organisasi Gerakan Non-Blok. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Mulyanto Sarifudin 100 . Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. Materi Pembelajaran • Organisasi Gerakan Non-Blok.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 3. ASEAN. E. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Proker Drs. ASEAN. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Gerakan NonBlok?”. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. dan OKI C.

e 7. Politik Containtment 15. c Proker Drs. b 13. c 19. b 5. b 27. b 32. d 26. a 18. a 6. d 21. e 10. a 31. Mulyanto Sarifudin 101 . b 3. 1. b 4. b 2. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. a 25. a 17. b 12.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. b 9. e 8. c 11. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. d/e 20. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kunci Jawaban Evaluasi Semester 2 A. a 29. b 30. bahasan dan bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. a 22. a 23. d 24. c 14. b 16. c 28.

politik luar negeri Indonesia kembali pada politik luar negeri bebas aktif. Kedua blok tersebut bersaing dalam segala bidang tanpa melakukan peperangan fisik. dan politik Uni Sovyet. 1. 4. Pertemuan tersebut akhirnya menetapkan Jerman bersatu pada 3 Oktober 1990. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaharuan Glasnot dan Perestroika. Glasnot dan Perestroika merupakan pembaharuan yang dikeluarkan Presiden Uni Sovyet. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Indonesia pada masa Perang Dingin berupaya menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Kebijakan PBB untuk mencegah penggunaan nuklir tidak dihiraukan oleh kedua negara tersebut. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. 7. Namun. Presiden Soekarno sempat terbujuk oleh komunisme sehingga membentuk poros Indonesia-Phnomphen-Peking-Hanoi-Pyongyang. b 38. a SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Amerika Serikat dan Uni Sovyet adalah pemenang Perang Dunia II yang memiliki ideologi berbeda. Namun. 3. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. Untuk itu. 2. sedangkan Uni Sovyet merangkul negara-negara Eropa Timur dan membentuk blok timur. Gerakan nasionalisme di India dipimpin oleh Mahatma Gandhi yang memiliki beberapa prinsip perjuangan. Helmut Khol berperan mengusahakan unifikasi Jerman dengan mengkoordinasi pertemuan “dua plus empat”. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. begitu juga dengan Uni Sovyet yang menganut komunisme. Pada saat pergantian kepemimpinan dari Soekarno ke Soeharto. Ahimsa mengutamakan anti-kekerasan. ekonomi. Gorbachev. 5. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. untuk memperbaiki kondisi negara. Perestroika adalah restrukturisasi di segala bidang untuk memperbaiki kondisi sosial. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Amerika Serikat pada saat itu juga sedang berupaya menanamkan pengaruh liberalisme di Vietnam. ekonomi. 10. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 37. a 39. Amerika Serikat mengembangkan penelitian bom hidrogen dan Uni Sovyet kemudian menyusul dengan membuat bom hidrogen sendiri. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. e 40. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik.33. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. a B. 8. Nasionalisme di India dan Mesir memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Proker Drs. 9. Glasnot berarti keterbukaan yang memperkenankan dan mendorong diskusi lebih terbuka serta kritik terhadap kehidupan politik dan kultural agar dapat menjadi lebih baik. Amerika Serikat ikut berperang membendung masuknya pengaruh komunis di Vietnam. a/b 35. a 34. 6. Amerika Serikat kemudian menarik simpati negara-negara Eropa Barat dan membentuk blok barat. Amerika Serikat dengan liberalismenya berusaha menanamkan pengaruh pada negara-negara di dunia. c 36. Mulyanto Sarifudin 102 .

15. sedangkan penduduk berkulit hitam dilarang memiliki tanah. Kepala Sekolah Dra. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Nurahayati. dibatasi keinginan berusahanya. 13. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. Hj.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. Mulyanto Sarifudin 103 . dan tidak boleh berada di kursi pemerintahan. 12. Politik Apartheid merupakan politik pemisahan antara pemerintah yang berkulit putih (minoritas) dan penduduk yang berkulit hitam (mayoritas) di Afrika Selatan. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Guru Mata Pelajaran Drs. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. 14. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. M. Pemerintah yang berkulit putih mendapatkan keistimewaan dalam segala hal. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Program ini dimulai pada Juli 1951. Mengetahui.Pd NIP: 131273017 Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful