SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DAN KUNCI JAWABAN

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

25

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.1. Menganalisis Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pembentukan Pemerintah Indonesia Indikator : - Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI - Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI • Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia B. Materi Pembelajaran • Upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia • Peristiwa seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 C. Metode Pembelajaran Diskusi jigsaw dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai posisi Jepang dalam Perang Dunia II yang berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah kolonial Jepang di Indonesia. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam dua kelompok dan materi dibagi dalam dua bagian, yaitu BPUPKI dan PPKI. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu dua puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. • Guru menjelaskan peristiwa Rengasdengklok, penyusunan naskah Proklamasi, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diselingi tanya jawab dengan peserta didik. • Peserta didik membuat sebuah kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS - ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

26

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA F. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai BPUPKI dan PPKI. Lembar Penilaian Diskusi
Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Nilai Nilai Kelompok/ Kualit Kuant Nama atif itatif peserta didik Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). Format Penilaian Portofolio Indikator Nilai Nilai Deskripsi Kualitatif Kuantitatif
Pengantar Isi Menunjukkan dengan tepat isi kronologi Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil kronologi sesuai dengan tema yang diajukan Memberikan kesimpulan Kronologi merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif

Penutup Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

27

Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai konflik antara Indonesia dan Belanda. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 1 – 10). •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 28 – 30 no. 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Materi Pembelajaran • Kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan C. 3. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang kamu ketahui tentang ORI?”. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Kunci Jawaban Proker Drs.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 28 – 30 no. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 30 no. •Menarik kesimpulan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan B. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Mulyanto Sarifudin 28 .2. 1 – 20) dan soal uraian (hal 30 no. E. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

2. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d. c 6.Pd Jakarta. Program ini dimaksudkan untuk menghidupkan industri-industri kecil sebagai kekuatan utama perekonomian nasional. Hatta. nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. a 9. Salim. Soekarno. b 13. Gerakan Benteng yang dicetuskan oleh Dr. M. 8. mengeluarkan Oeang Repoeblik Indonesia. b 20. Sedangkan para pemuda menganggap PPKI merupakan badan bentukan Jepang. 6. Strategi Ketahanan Ekonomi merupakan strategi yang diterapkan Indonesia untuk membendung blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda. Mengetahui. a 10. Memberikan bantuan kepada India yang sedang dilanda kelaparan. Wachid Hasjim. Sumitro Djojohadikusumo merupakan penataan kondisi ekonomi Indonesia dengan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional. diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkatsingkatnja. Mulyanto Sarifudin Proker Drs. c 3. e 19. Para pengusaha nasional harus diberi prioritas untuk lebih berkembang dengan pemberian bantuan modal dan pelatihan. M. b 2. A. Para pemuda kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menjauhkan dari pengaruh Jepang dan membujuk agar segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. c 18. Abdulkadir Muzakir.l. a 8. Moh. a 4. Juli 2009. Ahmad Subardjo. c B. c 12. 3. Maramis. Membentuk Bank Negara Indonesia. Guru Mata Pelajaran Drs.A. a 1. 5. Soekarno dan Hatta beranggapan bahwa Proklamasi harus direncanakan dan diputuskan oleh PPKI. Soekarno-Hatta dan para pemuda kemudian kembali ke Jakarta dan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kepala Sekolah Dra. Sukarni dan Chairul Saleh.A. dan Abikusno Tjokrosujoso. 4. Mulyanto Sarifudin 29 . SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. c 17. Program Benteng dilaksanakan mulai bulan April 1950 hingga 1953.l. Yamin. 9. a 5. 7. Menetapkan pembentukan partaipartai politik di Indonesia. b 15. c 16. Mengajukan gagasan dasar negara. dan menerapkan program Gerakan Benteng. 10. Nurahayati. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.1. H. e 14. b 7. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. Hj.

Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. 2. pemberian tugas. Materi Pembelajaran • Perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan B. Hatta untuk mengakomodasi suara rakyat yang majemuk?”. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. •Menarik kesimpulan materi.NIP: 131273017 SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 3. Peserta didik melakukan analisis hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. diskusi D. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Proker Drs. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang dilakukan oleh Wakil Presiden Moh. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Peserta didik mencari informasi dari internet maupun kepustakaan lain.2. Mulyanto Sarifudin 30 . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. peserta didik menyusun hasil analisis dan mempresentasikan di depan kelas (Analitika hal 27). Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri 3-4 orang. Setelah itu.

M. Juli 2009. Inisiatif 4. Guru Mata Pelajaran Drs.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : Topik diskusi/debat No : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi dan presentasi mengenai hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.Pd NIP: 131273017 Jakarta.. Kepala Sekolah Dra. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Hj. Nurahayati. Berani menjawab pertanyaan 3. Mulyanto Sarifudin 31 . Berani mengemukakan pendapat 2. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.

Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Agresi Militer I. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Setiap kelompok diberi waktu lima belas menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan B. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . dan Agresi Militer II. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kedatangan AFNEI yang dibonceng oleh NICA. Materi Pembelajaran • Konflik Indonesia-Belanda 1945 – 1949 C. Mulyanto Sarifudin 32 . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. yaitu pertempuran Surabaya.2. Palembang. Bandung. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Proker Drs. Ambarawa. Medan. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2.Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A.

ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No : : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi jigsaw mengenai konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan. M. Berani menjawab pertanyaan 3. Juli 2009.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Inisiatif 4. Guru Mata Pelajaran Drs. Kepala Sekolah Dra. E. Mulyanto Sarifudin 33 . Nurahayati. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Hj. Berani mengemukakan pendapat 2. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi.

2. dan Hatta dari internet maupun kepustakaan lain. 3. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik Pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Pemerintahan kabinet menunjukkan bahwa di Indonesia pernah menganut sistem?”.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan pemberian tugas D. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Amir Syarifuddin.Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Amir Syarifuddin. dan Hatta dalam menghadapi Belanda B. Mulyanto Sarifudin 34 . tanya jawab. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. dan Hatta dalam menghadapi Belanda Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. dan Hatta dalam menghadapi Belanda C. Materi Pembelajaran • Perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. 2. Amir Syarifuddin. Kegiatan Penutup Proker Drs. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan mencari berbagai informasi mengenai kabinet Syahrir. Amir Syarifuddin. • Peserta didik dan guru membahas informasi yang ditemukan dari internet dan kepustakaan lain. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa.

Mulyanto Sarifudin 35 . 1 – 10). c 4. Agresi tersebut mendapat kecaman dari pihak luar sehingga dibentuk Komisi Tiga Negara. 2. e 13. 3. c 2. c 19. e 9. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. b 7. pimpinan digantikan oleh Kolonel Sudirman dan dimulai penyerangan pada 12 Desember 1945. Komisi Tiga Negara terdiri dari Australia.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. e 16. E. b 17. Kabinet Syahrir memberikan prioritas terhadap penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan melakukan Perjanjian Linggarjati. e 10. a 3. Kunci Jawaban A. Penyerangan yang dipimpin Kolonel Sudirman berhasil mengusir Sekutu dari Ambarawa. Tindakan tersebut menyebabkan PBB membentuk UNCI yang mengusahakan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. 1. c 18. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 58 no. •Menarik kesimpulan materi. hasil perundingan tersebut banyak mendapat kecaman dari Proker Drs. c 8. d 6. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 56 – 58 no. Setelah Kolonel Isdiman gugur. c B. e 12. b 20. Penyerangan pertama terjadi pada 20 November 1945. Belgia. Agresi Militer I merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Belanda terhadap Perjanjian Linggarjati. b 11. dan Amerika Serikat yang mengusulkan dilaksanakannya Perjanjian Renville. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. d 15. Perjanjian tersebut kembali dilanggar oleh Belanda dengan melakukan Agresi Militer II. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 56 – 58 no. 1 – 20) dan soal uraian (hal 58 no. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Namun. a 14. 1. b 5.

8. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional dan presiden RIS adalah panglima tertinggi Angkatan Perang RIS. Kepala Sekolah Dra. Akhirnya RIS resmi dibubarkan pada 17 Agustus 1950 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terwujud kembali. dan tiga perempat Sumatera. Tidak. Mengetahui. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 25 Maret 1947 di Istana Rijswijk. karena wilayah Indonesia hanya meliputi Jawa Tengah. Hatta adalah pelaksanaan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Hj. Sikap tersebut mendapat tentangan dan menyebabkan Amir menyerahkan mandat kembali kepada Presiden Soekarno. Kabinet Hatta berhasil melaksanakan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Strategi yang diterapkan oleh Moh. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Jakarta. 5. Perundingan Linggarjati dilaksanakan di Cirebon dan dipimpin oleh Lord Killearn.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 4. 7. Hatta telah berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. 10. Juli 2009. Jawa Timur. Hal tersebut diperparah lagi dengan blokade ekonomi terhadap RI. 9. Dewan Keamanan PBB berusaha menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda dengan membentuk KTN dan UNCI. 6. Strategi politik Moh. Strategi politik yang paling menonjol pada masa kabinet Amir Syarifuddin adalah dilaksanakannya Perundingan Renville pada 17 Januari 1948. Madura. naskah persetujuan ditandatangani oleh kedua belah pihak yang berisi pengakuan de facto Belanda terhadap Republik Indonesia atas Jawa. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kelompok politik lainnya. Mayoritas rakyat menghendaki pembentukan negara kesatuan sehingga diadakan perundingan antara pemerintah RI dengan pemerintah RIS. Guru Mata Pelajaran Drs. Jakarta Pusat. Mulyanto Sarifudin 36 . Perundinganperundingan tersebut berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. RI dan Belanda membentuk Republik Indonesia Serikat di bawah pimpinan Ratu Belanda. Negara federasi disetujui bernama Republik Indonesia Serikat berdasarkan asas demokrasi dan federalisme. Pada 15 November 1946. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Membantu penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan mengusahakan dilaksanakannya Perundingan Renville di atas kapal USS Renville milik Amerika Serikat. M. dan Sumatra. Amir Syarifuddin bermaksud memperkuat posisi kabinetnya terhadap Belanda sehingga ia menyepakati hasil perundingan Renville.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 37 .

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.2. Materi Pembelajaran • Perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan C. 2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Perundingan apa yang pertama kali dilakukan Indonesia-Belanda?”.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Penutup Proker Drs. 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 2x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Mulyanto Sarifudin 38 . Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan B. Setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55).

Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Hj. Inisiatif 4.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Nurahayati. Berani menjawab pertanyaan 3. Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No Lembar Penilaian Diskusi : ………………………………… : ………………………………… Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Guru Mata Pelajaran Drs. Kepala Sekolah Dra. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi mengenai faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. •Menarik kesimpulan materi. Berani mengemukakan pendapat 2. E. M. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 39 .

RM TII S b. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. PKI e. DI/ d. DI/ d. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . Materi Pembelajaran • Gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. PKI e. RMS b. An di Aziz B. Mulyanto Sarifudin 40 . Andi Aziz Alokasi Waktu : 3x45 menit A. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. RM TII S b. PRRI/Permesta c.Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a.3. PKI Madiun 1948 e. And i Aziz Proker Drs. DI/TII d. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.

Menguraikan hasil esai dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam esai Esai merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. 2. Penilaian • Portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. Dewan Garuda. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). • Peserta didik membuat portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. E. Dewan Garuda. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Dewan Gajah.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. Dewan Gajah. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kehidupan sosial masyarakat pada awal kemerdekaan. 3. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Mulyanto Sarifudin 41 .

Metode Pembelajaran Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 42 . Materi Pembelajaran • Peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI B. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Kepala Sekolah Dra. Hj. Juli 2009.Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI . Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . M.Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Guru Mata Pelajaran Drs.3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Pd NIP: 131273017 Jakarta.

E. 1 – 10). •Menarik kesimpulan materi. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). d 14. maupun wawancara dengan narasumber mengenai G 30 S/PKI dan dampak dari peristiwa tersebut. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 111 – 114 no. d 4. c 7. d 13. Mulyanto Sarifudin 43 . e 12. b 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan situasi Indonesia dan posisi PKI pada masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin. 1 – 20) dan soal uraian (hal 113 – 114 no. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. a 16. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari informasi dari internet. 3. d 15. Kunci Jawaban A. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 113 – 114 no. 11. b 19. 2. a B. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). • Guru dan peserta didik membahas berbagai informasi yang berhasil didapatkan disertai dengan tanya jawab. e 18. a 6.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. d 2. a 20. a 9. 1. d Proker Drs. a 8. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . c 5. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 111 – 114 no.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. a 10. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. kepustakaan. c 17.

4. Kartosuwiryo. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Brigjen. Sedangkan. Musso kemudian menggerakkan kekuatan PKI untuk melakukan pemberontakan di Madiun pada tahun 1948. 2. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. 8. dan mengusahakan pembangunan daerah agar setara dengan pembangunan di ibu kota Jakarta. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. yang memimpin pasukan Hizbullah dan Sabilillah. Parman. mengingat tidak sedikit bantuan yang diberikan rakyat Aceh selama perang kemerdekaan. Haryono. 10. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. 3. Di Jawa Tengah. S. kebijaksanaan kabinet Hatta lebih menjual bangsa Indonesia kepada pihak Belanda. Rasa kesukuan yang ditanamkan DI/TII telah berakar di hati rakyat Kahar Muzakar dan gerombolannya mengenal sifat rakyat. Selain itu. Harold Crouch mempunyai tiga penafsiran sebab G30S/PKI. Sugiyono. 7. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. Pada 30 September 1965. Menurutnya. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Ia tidak lagi mengakui kedaulatan RI dan memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949. Bersamaan dengan waktu penculikan. Mayjen. Achmad Yani. Menolak usaha-usaha pembelaan dari unsur apa pun terhadap G30S/PKI. Mayjen. menolak membawa pasukannya dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. S. pembersihan kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI. Musso sebagai tokoh kawakan PKI mengeluarkan propaganda yang menentang kebijakan kabinet Hatta. Kahar Muzakar dan pasukannya juga memanfaatkan lingkungan alam yang sangat dikenalnya sehingga sulit ditumpas. Brigjen. Kolonel Katamso dan Letkol. Sugiyono. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. Pierre Tendean. dan penurunan harga serta perbaikan ekonomi. Mayjen. Letjen.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. diantaranya daerah Jawa Barat. 9. Tokoh gerilya RI. Gerakan DI/TII Aceh menuntut status wilayah propinsi kepada pemerintah pusat. Gerakan separatis GAM dan gerakan DI/TII Aceh memiliki keterkaitan yaitu kedua gerakan tersebut menuntut keadilan dari pemerintah pusat terhadap Aceh.M. Pertama. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. 6. putri Jenderal Nasution. 5. Pada bulan Agustus 1965. Soeprapto. Gerakan Aceh Merdeka menuntut Aceh lepas dari RI akibat kesejahteraan rakyat Aceh kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat karena pembangunan hanya terfokus di Pulau Jawa. Pandjaitan. Mulyanto Sarifudin 44 . ia melihat bahwa penyebab dari munculnya tragedi tersebut berasal dari adanya fraksi di dalam tubuh militer yang tidak puas akan Proker Drs. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso dan Letkol. Pembubaran PKI. Mendukung dan mendorong penggalangan persatuan dwitunggal antara elemen masyarakat dan ABRI dalam melaksanakan dan mengamalkan Pancasila secara murni. Mengoptimalkan potensi dan kekayaan daerah. Soetojo. menuntut otonomi daerah yang seluas-luasnya. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Persetujuan Renville mengharuskan pemerintah RI menarik pasukan gerilya RI ke luar batas garis demarkasi Van Mook dan mengosongkan wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda. Letjen.

• Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). Ketiga. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Mulyanto Sarifudin 45 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menguraikan hasil analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitat if Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Proker Drs. penyebab peristiwa tersebut adalah adanya kemitraan antara beberapa pejabat pemerintah dengan pimpinan PKI. Kedua. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kepemimpinan petinggi militer pada kala itu. tragedi tersebut muncul akibat adanya argumen bahwa pergerakan ABRI seluruhnya didalangi PKI.

Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Proker Drs.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer . Juli 2009. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati. Hj. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer B.Mengetahui. M.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 46 .4.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.

Hasil diskusi dibuat dalam format yang tersusun rapi (Aktivitas hal 66). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ………………………………… Topik diskusi/debat : ………………………………… No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. • Guru menjelaskan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Metode Pembelajaran Diskusi dan pemberian tugas D. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara ringkas latar belakang diterapkan Demokrasi Parlementer di Indonesia. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri dari 3-4 orang untuk menganalisis kehidupan politik masing-masing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru mengadakan tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kehidupan politik masingmasing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer (Aktivitas hal 66). Mulyanto Sarifudin 47 . 3. 2. •Menarik kesimpulan materi. E.

Hj. Nurahayati.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Alokasi Waktu : 3x45 menit A.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin .Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Juli 2009. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Kepala Sekolah Dra. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Proker Drs. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Jakarta. Ketelitian Jumlah Nilai Individu • Portofolio berbentuk analisis hasil diskusi (Aktivitas hal 66).4. M. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Mengetahui. Inisiatif 4. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Guru Mata Pelajaran Drs. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Mulyanto Sarifudin 48 .

Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. • Peserta didik membuat analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). E. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Proker Drs. 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Mulyanto Sarifudin 49 . Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 2. baik dari internet maupun kepustakaan lain. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai Dewan Konstituante dan Dekrit Presiden 1959. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang kehidupan ekonomi dan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA B.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai letak tempat dan bukti penyebaran Islam pada peta Indonesia. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kepala Sekolah Dra.4. Materi Pembelajaran • Perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hj. M. Mulyanto Sarifudin 50 . Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Juli 2009. Nurahayati. Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Guru Mata Pelajaran Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia B.

c 6. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. c Proker Drs. b 18. e 12. a 8. 1 – 20) dan soal uraian (hal 85 – 86 no. d 19. c 13. Mulyanto Sarifudin 51 . 1 – 10). d 10. d 2. •Menarik kesimpulan materi. 1. E. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). b 9. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. a 20.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. d 3. d 16. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 83 – 85 no. 11. baik dari internet maupun kepustakaan lain. a 15. 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. • Guru dan peserta didik menganalisis informasi yang didapatkan. Kunci Jawaban A. d 4. c 14. a B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai keadaan sosial pada awal kemerdekaan. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 83 – 85 no. 2. c 7. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 85 – 86 no. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia. d 5. c 17.

memperjuangkan Irian Barat. menyehatkan anggaran belanja dan keuangan negara. PKI cukup mendominasi di masyarakat. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. 4. khususnya teknologi. mengatasi pemberontakan di berbagai daerah. dan melaksanakan politik luar negeri bebas aktif. Kabinet Natsir berusaha meningkatkan keamanan dan ketertiban. menguatkan penyempurnaan susunan pemerintahan. Melakukan nasionalisasi ekonomi yang dilakukan oleh Kabinet Ali I. mengganti sistem ekonomi kolonial dengan sistem ekonomi nasional. Pada masa Demokrasi Terpimpin. 9. Kabinet Ali II memperjuangkan Irian Barat. Sistem perekonomian yang menegaskan bahwa orang-orang yang dapat melaksanakan kegiatan perekonomian hanyalah orang yang mendapat izin khusus dari pemerintah. Menerapkan Gerakan Assaat dan melaksanakan MUNAP. memperjuangkan kesejahteraan rakyat dengan memperbarui hukum agrarian. dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif. mempercepat pembentukan daerah otonomi di Indonesia. dan mempercepat pembangunan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. PKI berusaha menempatkan seluruh kehidupan masyarakat agar berada di bawah kekuasaannya. Proker Drs. dan menangkap Mr. politik. Kabinet Sukiman memiliki program kerja berupa tindakan tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. memperbaiki hubungan dengan Belanda. Kabinet Djuanda melakukan pembentukan dewan nasional. 7. penyempurnaan angkatan perang. Keputusan tersebut tertuang dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Kabinet Wilopo mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. pendidikan. mengangkat Nasution sebagai KSAD. Hal tersebut membuat Presiden Soekarno membubarkan dewan tersebut dan memberlakukan kembali UUD 1945. Kampus harus terdistorsi oleh praktik dari PKI. memperjuangkan Irian Barat. mempersiapkan pemilu. 3. masyarakat Indonesia mulai meningkat kesadarannya untuk selalu memperbarui informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang dunia luar. Mulyanto Sarifudin 52 . memperjuangkan Irian Barat. meningkatkan kemakmuran. Kabinet Ali I mempersiapkan pemilu. Djody atas kasus korupsi. Zaken kabinet merupakan kabinet dengan formasi orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya. Banyak perseteruan antara pemenang Pemilu I yang menyebabkan sidang parlemen menjadi deadlock. dan keamanan rakyat. memperjuangkan pembatalan hasil KMB. normalisasi keadaan Republik. proyek-proyek ini menghabiskan banyak dana nasional sehingga pembangunan sektor moneter tidak diprioritaskan. dan budaya. dan memusatkan perhatian pada ekonomi rakyat. 2. 5. kehidupan ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan karena Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan inflasi yang tinggi sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun tajam. 6. meningkatkan kesejahteraan pegawai dan buruh. 8. 10. Pada periode 1950an. menyelesaikan Irian Barat. Anggota-anggota Dewan Konstituante hanya mementingkan kepentingan kelompoknya masing-masing dalam menyusun UUD yang baru sehingga sulit untuk mencapai kata sepakat. Proyek mercusuar Ganefo menghambat pembangunan ekonomi dan moneter Indonesia. Kabinet Burhanuddin Harahap melaksanakan pemilu.

Mulyanto Sarifudin 53 . Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. M. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Hj. Kepala Sekolah Dra.

Mulyanto Sarifudin 54 .4. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.Mendeskripsikan kondisi politik. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an Alokasi Waktu : 1x45 menit Proker Drs. sosial. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.

Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an C. politik. politik. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. sosial. 2. • • • • • • • • F. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi cerita pendek Proker Drs. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana posisi Presiden Soekarno pada awal 1960-an?”. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kondisi politik. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. E. sosial. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi politik. Materi Pembelajaran • Kondisi politik. sosial. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an • Peserta didik membuat cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. Mulyanto Sarifudin 55 .ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet Penilaian Cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .

Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru . Kepala Sekolah Dra. ekonomi pemerintah Orde Baru Alokasi Waktu : 3x45 menit Proker Drs.Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Hj. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. M. Guru Mata Pelajaran Drs.1. Mulyanto Sarifudin 56 . Juli 2009. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. politik. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan cerita pendek. Menguraikan cerita pendek dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam cerita pendek Cerita pendek merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui.

dan pemberian tugas D. 2. Penilaian • Esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). •Menarik kesimpulan materi.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. ekonomi pemerintah Orde Baru B. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Guru menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. ekonomi pemerintah Orde Baru. E. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan kondisi politik Indonesia pascapemberontakan G30S/PKI. politik. inquiri.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. ekonomi pemerintah Orde Baru C. politik. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. politik. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. 3. Mulyanto Sarifudin 57 . • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Materi Pembelajaran • Kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Ciri-ciri pokok kebijakan sosial. • Peserta didik membuat esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kebijakan sosial. politik. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. ekonomi pemerintah Orde Baru. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Proker Drs.

Mulyanto Sarifudin 58 . Hj.Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Nurahayati. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 ]RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Guru Mata Pelajaran Drs.1. ekonomi pemerintah Orde Baru. Menguraikan esai dengan tepat Memberikan kesimpulan esai Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam penulisan esai Esai atau kliping merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. M. Kepala Sekolah Dra.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Juli 2009. politik. Mengetahui. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai atau kliping Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA .ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan partai politik pada masa Orde Baru?”. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 132 – 134 no. dan pemberian tugas D. tanya jawab. • Tanya jawab mengenai menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat.Alokasi Waktu SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat : 2x45 menit A. 1 – 10). E. Kunci Jawaban Proker Drs. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Mulyanto Sarifudin 59 . 2. Materi Pembelajaran • Menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat C. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat B. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 134 no. •Menarik kesimpulan materi. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 132 – 134 no. Metode Pembelajaran Ceramah. 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 1 – 20) dan soal uraian (hal 134 no.

Mereka adalah Hariman Siregar. Brigjen M. d/e 4. Pada 11 Maret 1966. Pada peristiwa Malari. Salah satunya adalah demonstrasi pada 15 Februari hingga 16 Februari 1974. tiga orang mahasiswa ditangkap oleh aparat dan diadili pada 7 Agustus 1974. Kedua. Presiden Soekarno secara resmi telah menyerahkan jabatan kekuasaan kepada Soeharto. Pertemuan tersebut tidak ditanggapi oleh partai politik.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Sjahrir. memperbaiki kualitas kehidupan rakyat Indonesia. Presiden Soekarno kemudian pergi ke Istana Bogor. d 14. J. terutama dalam hal sandang dan pangan. a 9. b 18. Pada 10 Maret 1966. situasi Indonesia sangat tegang. Setelah tragedi G30S/PKI. Demonstrasi mulai bermunculan menentang investasi tersebut. b 16. seiring dengan kedatangan perdana menteri Jepang. 4. b 60 . c 12. Mereka secara sepihak dituduh melakukan kegiatan subvesif yang mengancam stabilitas bangsa. Mayjen Basoeki Rachmat. a 10. 1. c B. Peristiwa Malari didahului oleh adanya arus investasi Jepang yang membanjiri Indonesia dan mengalahkan ruang gerak sektor ekonomi lokal. Massa mulai melakukan penghancuran dan pembakaran terhadap produk-produk Jepang. 3. Mulyanto Sarifudin 11. dan Brigjen Amir Machmoed kemudian mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. a 20. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto yang berisi perintah untuk mengatasi masalah keamanan dan krisis politik yang terjadi pada saat itu. Pertama. menggelar Pemilihan Umum secepatnya hingga 5 Juli 1968. dr. seperti yang telah ditetapkan dalam TAP MPRS Proker Drs. digelar sidang paripurna untuk menyelesaikan masalah Indonesia. Presiden Soekarno mengadakan pertemuan dengan berbagai partai politik untuk menekankan partai politik agar menolak dan mengecam demonstrasi mahasiswa. a 17. dan dr. dan Muhammad Aini Chalid. c 7. Subandrio. Mayjen Basoeki Rachmat. Yusuf. Pada tanggal 11 Maret 1967. a 13. Brigjen M. Kakuei Tanaka. d 5. Leimena. Subandrio. urusan kenegaraan dimandatkan kepada Soeharto. Surat itu kemudian dikenal dengan sebutan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Kemudian pada 23 Februari 1967. b 8. Program Kerja Kabinet Ampera tercermin dalam Catur Karya. Leimena. a 2. saat pemerintah mulai menerapkan pola represif untuk membubarkan demonstrasi tersebut. J. dan Brigjen Amir Machmoed mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Yusuf. dr. c 15. Pertemuan tersebut ditutup karena ada pasukan tak dikenal di luar istana. 1. e 6. d 3. Situasi pun mulai memanas pada 17 Februari 1974. Dengan demikian. Chairoel Saleh. b 19. Chairoel Saleh di Istana Bogor. Kerusuhan pun mulai tersulut. dan dr.

Menerapkan anggaran belanja seimbang. Sejak tahun 1978. organisasi seniman. IPKI. Mengetahui. 10. organisasi buruh. Hj.H. XI/MPRS/1966. Kelompok PPP berdiri pada 5 Januari 1973 terdiri atas NU. Nasution pada 11 November 1958. dan organisasi masyarakat. Partai Katolik. Nurahayati. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. Selain itu. memberikan stimulasi kepada para pengusaha untuk menyerahkan sebagian hasil usahanya untuk sektor pajak dan ekspor Indonesia. Berbagai pergerakan yang disinyalir berbeda haluan dengan asas tunggal Pancasila langsung dihukum dengan dakwaan subversif. Ketiga. menerapkan kebijakan penanaman modal asing. Di kampus.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kepala Sekolah Dra.Pd NIP: 131273017 Jakarta. kebebasan pers dan media juga dikekang dengan jalan melakukan pembredelan pada media yang bertentangan dengan pemerintah Orde Baru. 5. 8. Parkindo. organisasi tani dan nelayan. Kelompok Golongan Karya terdiri dari berbagai organisasi profesi. PPP. Partai Muslimin Indonesia. 6. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. Masyarakat harus mengikuti ketetapan yang digariskan oleh pemerintah Orde Baru. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Keempat. Guru Mata Pelajaran Drs. meneruskan perjuangan untuk menolak imperialisme dan kolonialisme dalam berbagai bentuk. Kelompok PDI berdiri pada 11 Januari 1973 terdiri atas PNI. Mulyanto Sarifudin 61 . Fusi partai politik menjadi PDI. Segala jenis pergerakan nasional tidak boleh melenceng dari Pancasila. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. 7. M. menerapkan kebijakan untuk mengekang proses ekspansi kredit. XI/MPRS/1966. dan Golongan Karya. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. menerapkan kebijakan penundaan pembayaran utang. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA No. kembali meluruskan dan melaksanakan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif sesuai dengan TAP MPRS No. dilaksanakan Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). sistem tersebut membatasi hak-hak warga negara untuk berserikat dan berkumpul dalam rangka mengeluarkan dan menyatakan pendapat. Juli 2009. PSII. Munculnya berbagai organisasi profesi. Soeharto juga menerapkan sistem reward and punishment terhadap orang-orang yang mendukung atau menentang kekuatan Orde Baru. dan Perti. dan Partai Murba. 9.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 62 .

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. E. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan mengenai faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru. •Menarik kesimpulan materi. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 161 – 162 no. Mulyanto Sarifudin 63 . dan pemberian tugas D. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2.Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis Alokasi Waktu : 3x45 menit A. 3. 2. inquiri. 1 – 20) dan soal uraian (hal 163 no. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141).2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai kehidupan sosial politik menjelang kejatuhan Orde Baru. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Sumber Belajar Proker Drs. Menganalisis Proses Berakhirnya Pemerintah Orde Baru dan Terjadinya Reformasi Indikator : . Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. 1 – 10). • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kronologi jatuhnya pemerintahan Orde Baru.Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru . Materi Pembelajaran • Krisis multidimensi dan munculnya reformasi • Kronologi jatuhnya pemerintah Orde Baru C. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Penilaian • Portofolio berbentuk analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141).• • • • • • • • SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Mulyanto Sarifudin 64 . Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 • Evaluasi pilihan ganda hal 112 – 114 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 114 no. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Proker Drs.

Penetapan kebijakan reformasi pembangunan. e 15. tiba-tiba terdengar suara letusan yang diduga dilepaskan oleh aparat. Ditambah lagi kesenjangan sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat KKN yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. d 20. a 65 .00 mahasiswa memutuskan untuk mendatangi gedung MPR/DPR. a 4. a 5. Habibie pada 21 Mei 1998 tidak dilakukan di depan MPR/DPR. Presiden Soeharto kemudian lengser keprabon yang menandai jatuhnya Orde Baru. c 10. Habibie sebagai presiden RI tidak konstitusional. a 12.J.00. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kunci Jawaban A. melainkan hanya di depan ketua Mahkamah Agung. Setelah itu. 5. penegakan HAM. penyelenggaraan pemerintah bebas KKN. b B. “Sebelum memangku jabatannya. Mulyanto Sarifudin 11. 2. e 7. Dimulai dari krisis ekonomi yang memunculkan krisis sosial. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. Pada pukul 17. Investasi Proker Drs. Faktanya. tetapi aparat tidak mengizinkan. Sebagian kalangan ahli hukum dan mahasiswa melihat bahwa pengangkatan B. a 3. Hal ini didasari oleh pasal 9 UUD 1945 yang berbunyi. dan krisis legitimasi atas pemerintahan Orde Baru. 4. pelaksanaan Pemilu. Krisis ekonomi merembet pada krisis politik dan sosial yang mengakibatkan masyarakat tidak percaya pada pemerintah Orde Baru dan menuntut turunnya Soeharto sebagai presiden. dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. c 6. Negosiasi dilakukan hingga akhirnya mahasiswa hanya sampai di kantor walikota Jakarta Barat dan diminta untuk kembali ke kampus. c 13.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Aksi damai mahasiswa Trisakti digelar tanggal 12 Mei 1998 pada pukul 11. demokrasi ekonomi.20 mahasiswa berjalan mundur memasuki kampus Trisakti. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan MPR atau DPR”. peralihan kepemimpinan dari Soeharto ke B. dan hanya bertempat di Istana Negara. Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. penyelenggaraan otonomi daerah. Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia menyebabkan roda perekonomian tidak berjalan karena banyak perusahaan yang bangkrut sehingga menyebabkan banyak pengangguran. d 14. a 16. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. c 9. 5 Mei 1999 19. 6.J. politik. 1. a 2. Pada pukul 13. c 18. 3. 1. c 17. keempat mahasiswa Trisakti tertembak dan meninggal setelah berada di dalam kampus. c 8. Krisis multidimensi yang melanda Indonesia.

Hj. Golkar. 3 Tahun 1999. Pemilu 1999 diatur dalam UU No. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. 9. yaitu PDI-P. Melakukan proses rekapitulasi perbankan Indonesia.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Di dalam peraturan ini ditetapkan bahwa pemilihan umum bersifat campuran antara sistem proporsional dan sistem distrik. 7.000. Dari 48 partai politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 1999. Mulyanto Sarifudin 66 . Nurahayati. memperbaiki angka nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga mencapai di bawah Rp10. PPP. Guru Mata Pelajaran Drs. PKB.H. melaksanakan likuidasi bank-bank yang bermasalah.00. Sri Bintang Pamungkas dan Mochtar Pakpahan dibebaskan karena Presiden Habibie mengangkat kembali kebebasan berkumpul dan menyatakan pendapat. Nasution pada 11 November 1958. Mengetahui. Kepala Sekolah Dra. 8.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. melaksanakan syarat-syarat reformasi ekonomi yang diberikan IMF kepada Indonesia. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. dan PAN. Pemilu tingkat nasional digelar pada 7 Juni 1999. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. 10. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. membangun konstruksi baru perekonomian Indonesia. M. Juli 2009. terdapat 5 partai besar yang menempati urutan tertinggi.

Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 Alokasi Waktu : 3x45 menit A. 2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Proker Drs. • Guru dan peserta didik membahas informasi yang didapatkan dari internet dan sumber lain disertai dengan tanya jawab. Materi Pembelajaran • Perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 C. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Mulyanto Sarifudin 67 .3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menerangkan secara garis besar mengenai materi yang telah dipelajari seminggu sebelumnya. 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 B. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi beberapa kelompok untuk mencari artikel dari internet dan sumber lainnya mengenai perkembangan politik setelah 21 Mei 1998.

Selain itu. c 10. E. d 31. a 11. e 28. c 29. a 19. pemerintah Indonesia mengeluarkan Oeang Republik Indonesia dan mendirikan Bank Negara Indonesia. 35. c 9. d 25. d 38.40 (skor 1 s/d 40). d 13. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi Akhir Semester 1 pilihan ganda (hal 164 – 168 no. c 26. c 37. pemerintah juga melakukan nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. 1. 2. 1 . d 6. c 27. e 22. b 30. Untuk itu. c 5. Keragaman ideologi mengandung implikasi yang signifikan Proker Drs. a 8. b 21. e 14. d 7. a 33. d 4. e 3. e 39. d 24. baik dalam permodalan maupun pengetahuan tentang pengembangan usaha. d 15. b 32. 1 – 40) dan soal uraian (hal 168 no 1 – 15). Ada hubungannya. b 2. d 34. Penilaian • Evaluasi Semester 1 pilihan ganda hal 164 – 168 no.15 (skor setiap soal benar 4 tetapi bila mendekati 2) Evaluasi Semester 1 A. a B. diterapkan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha. 1. Uraian hal 168 no. a 18.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan masih perlu pembenahan karena sebagian besar aset negara masih atas nama kolonial Belanda dan Jepang. c 36. 1 . e 17. Untuk memajukan pengusaha pribumi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. a 23. d 40. a 16. b 12. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 20. Mulyanto Sarifudin 68 .

Berusaha menyelesaikan masalah Irian Barat. kehidupan politik Indonesia dikendalikan oleh Presiden Soekarno dengan mendirikan Front Nasional. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. 3. Deklarasi ini berisi tentang peraturan ekspor impor dan masalah penetapan harga. Meningkatkan taraf kemakmuran. Pada bulan Agustus 1965. membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menegakkan NASAKOM yang menguntungkan PKI. digunakanlah strategi politik. melainkan demokrasi yang berangkat dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri. dan konsisten menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif. Mulyanto Sarifudin 69 . yaitu UUD 1945. Maklumat 3 November 1945 juga berperan dalam susunan lembaga kepresidenan negara. Kabinet Natsir masa jabatan 6 September 1950 – 18 April 1951. Di Jawa Tengah. memperbaiki hubungan dengan Belanda. Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir Desember 1949.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Manifesto Politik Republik Indonesia (MANIPOL) yang disampaikan oleh Presiden Soekarno berisi pernyataan bahwa demokrasi yang tepat bagi bangsa Indonesia bukanlah Demokrasi Liberal. Perubahan otoritas KNIP dan munculnya berbagai partai politik di Indonesia menjadi dua katalisator utama terhadap perubahan struktur kekuasaan pemerintahan. putri Jenderal Nasution. dan Kepribadian Indonesia (USDEK). Kabinet Djuanda masa jabatan 9 April 1957 – Juli 1959. Dunia Internasional dan PBB mengecam Agresi Militer Belanda II dan memberi dukungan kepada Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan dengan Belanda. dan keamanan rakyat. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. 7. Dekrit ini juga menandai berakhirnya tugas Konstituante setelah 3 tahun gagal membuat rancangan UUD pengganti UUDS 1950. Sosialisme Indonesia. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. Pada masa Demokrasi Terpimpin. Pemberlakuan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan momen pergantian sistem demokrasi Indonesia dari Demokrasi Liberal/Parlementer ke sistem Demokrasi Presidensial. 10. 5. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Kabinet Burhanuddin Harahap masa jabatan Agustus 1955 – 3 Maret 1956. pendidikan. Kabinet Sukiman masa jabatan 26 April 1951 – 1952. 8. Kabinet Ali Sastroamidjojo II masa jabatan 24 Maret 1956 – 14 Maret 1957. Untuk melaksanakan MANIPOL. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA terhadap struktur kepemimpinan negara. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Dewan Keamanan PBB mendirikan UNCI yang bertugas untuk menyelesaikan masalah Indonesia-Belanda salah satunya dengan mengusahakan terwujudnya Perundingan Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. 4. Demokrasi Terpimpin. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso Proker Drs. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. Demokrasi ini menempatkan toleransi dan musyawarah untuk mufakat dengan berlandaskan hati nurani yang luhur atas dasar ketuhanan. Deklarasi Ekonomi dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 23 Maret 1963. 11. Selain itu. Ali Sastroamidjojo I masa jabatan 31 Juli 1953 – 24 Juli 1955. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. 6. Pada 30 September 1965. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. Bersamaan dengan waktu penculikan. Kabinet Wilopo masa jabatan 19 Maret 1952 – 2 Juni 1953. 9. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun berikutnya. Susunan kabinet yang dibentuk pada 2 September 1945 mencerminkan komposisi yang mewakili keragaman ideologi di Indonesia. Untuk keamanan akan dibentuk APRIS dengan TNI sebagai intinya.

ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. KASI. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA dan Letkol. Kepala Sekolah Dra. Munculnya berbagai organisasi profesi. KABI. Juli 2009. Operasi militer gabungan untuk daerah Sulawesi Utara dinamakan Operasi Sapta Marga. Tuntutan tersebut berasal dari KAMI. 12. dan KAWI. KAPI. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. Pada Februari 1958. Investasi asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. membersihkan pemerintahan dari unsur PKI. walaupun sisanya masih ada hingga tahun 1961. Mengetahui. Mulyanto Sarifudin 70 . Fusi partai politik menjadi PDI. 13. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. PPP. KAPPI. Pemberontakan PRRI/Permesta akhirnya dapat dilumpuhkan sekitar Agustus 1958. Selain itu muncul Naskah Deklarasi Mendukung Pancasila yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Kesatuan Aksi dan Front Pancasila. 15. Hj. pesawat-pesawat AURI melakukan pengeboman pada sejumlah kota tempat konsentrasi pasukan PRRI lainnya. 14. dan memperbaiki perekonomian Indonesia. Muncul tuntutan dari berbagai pihak agar pemerintah segera menumpas PKI. dan Golongan Karya. Pemerintah pusat juga memecat Somba dan Runturambi. Pemerintah memberikan wewenang kepada Jendral Ahmad Yani sebagai pemimpin operasi penumpasan. Sugiyono. Pasukan TNI juga didaratkan melalui laut. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk.

Mulyanto Sarifudin 71 . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. wawancara D. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana kondisi ekonomi Indonesia pascareformasi?”. 3. Kegiatan Inti • Peserta didik melakukan wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). 2. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : .3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi B. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi Alokasi Waktu : 1x45 menit A. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Materi Pembelajaran • Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi C. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill.

Kepala Sekolah Dra. Hj. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Penilaian • Wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). Format Penilaian Portofolio Indikator Pemahaman tentang peristiwa masa-masa reformasi 1998 Pengetahuan tentang teknik wawancara Keberanian melakukan wawancara Ketepatan menggunakan teknik wawancara Kemampuan mengumpulkan data Penyajian.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. bahasan dan bahasa Jumlah Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan Baik Cukup Kurang cukup 4 3 2 1 Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. M.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Nurahayati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. Juli 2009.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. E. Mulyanto Sarifudin 72 .

1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Materi Pembelajaran • Nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika C.Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai situasi di Asia dan Afrika pada masa kolonisasi bangsa Barat. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika B. Mulyanto Sarifudin 73 . 2. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .

yaitu nasionalisasi Turki. India. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Cina. Setiap kelompok diberi waktu tiga puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain.. dan Afrika Selatan. E. Berani menjawab pertanyaan 3. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Mesir. 3. Filipina. dan Afrika Selatan. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. India. Mesir. Inisiatif 4. Lybia. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai nasionalisasi Turki. Cina. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Filipina. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Mulyanto Sarifudin 74 . Lybia.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. •Menarik kesimpulan materi.

Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin 75 . Materi Pembelajaran • Ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II C. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai keadaan dunia internasional pasca-Perang Dunia II. Kegiatan Inti Proker Drs. M. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs. Hj.1.Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Nurahayati. Juli 2009. Kepala Sekolah Dra. 2. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.

Sun Yat Sen. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . E. Mulyanto Sarifudin 11. c 14. a 4. 1. b 7. b 19. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 182 – 183 no. Pada tanggal 30 Desember 1896. 1 – 10). Kunci Jawaban A. c B. 3. a 2. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 182 – 183 no. d 76 . a 18. d 8.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. 2. a 20. Jose Rizal ditangkap dan di hukum mati oleh Spanyol. Nasionalisme Cina muncul pada tahun 1911 dan dipimpin oleh dr. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). 1 – 20) dan soal uraian (hal 183 – 184 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 183 – 184 no. ia memproklamasikan berdirinya Filipina merdeka pada 12 Juni 1898. Kemudian. d 16.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Latar belakang munculnya nasionalisme Cina adalah pemerintahan Manchuria yang diktator dan munculnya golongan terpelajar Cina Proker Drs. Aguinaldo membangun aliansi dengan Amerika Serikat untuk menggempur Spanyol. c 3. d 5. •Menarik kesimpulan materi. e 12. 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Peserta didik mencari informasi dari internet dan sumber pustaka lainnya mengenai ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II dan bantuanbantuan ekonomi yang diterima Indonesia pasca-Perang Dunia II. Pergerakan nasional di Filipina berawal dari munculnya Liga Filipina yang dipimpin oleh Jose Rizal pada tahun 1892. b 13. Gerakan nasionalisme dilanjutkan oleh Emilio Aguinaldo pada 1898. Liga Filipina dibentuk untuk melawan dominasi penjajahan Spanyol di Filipina. • Guru dan peserta didik membahas hasil informasi yang didapatkan disertai dengan tanya jawab. e 9. c 17. e 6. c 10. Mendayung diantara dua karang 15.

6. Pergerakan Islam Al-Ikhwanu AlMuslimin (Ikhwanul Muslimin). Mulyanto Sarifudin 77 . Mengetahui. Ahimsa mengutamakan antikekerasan. Hj. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Guru Mata Pelajaran Drs. 9. M. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. dan Tikal. Memfasilitasi perundingan antara Indonesia dengan Belanda. 7. Menarik simpati dunia internasional melalui diplomasi dengan menjadi mitra dagang. 10. Juli 2009. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. 8. Pergerakan nasionali Cina kemudian dilanjutkan Chiang Kai Shek. Mahatma Gandhi. 5. Kepala Sekolah Dra. Pandit Jawaharlal Nehru. 3. Banerji.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Nasionalisme di Asia dan Afrika memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Menerapkan politik luar negeri “bebas aktif” yang tidak memihak pada blok manapun dan memperjuangkan perdamaian dunia. 4. Program ini dimulai pada Juli 1951. Chiang Kai Shek berseteru dengan komunisme yang dipimpin Mao Zedong sehingga menyebabkan Chiang Kai Shek pindah ke Taiwan dan dimulailah pemerintahan komunis Cina. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. Muhammad Ali Jinnah. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA yang menginginkan format negara Cina modern.

Mulyanto Sarifudin 78 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Mulyanto Sarifudin 79 . Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan tes lisan D.1. : ………………………………………………. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin B. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Materi Pembelajaran • Faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin C.Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kepala Sekolah Dra. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. E. Guru Mata Pelajaran Drs. 2. •Menarik kesimpulan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Mengetahui. Penilaian • Tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Guru Mata Pelajaran Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar akhir dari Perang Dunia II dan Perjanjian Postdam. Hj. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. 3. • Guru mengadakan tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. M.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 80 . Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Juli 2009.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.

Materi Pembelajaran • Komunisme Cina. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.. Perang Korea. Perang Korea. dan Revolusi Kuba Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D.1. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. dan Revolusi Kuba C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. dan Revolusi Kuba B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin 81 . Perang Korea.Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. : ……………………………………………….SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Berani mengemukakan pendapat 2. Mulyanto Sarifudin 82 .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. E. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai Komunisme Cina. dan Revolusi Kuba. Perang Korea. Setiap kelompok diberi waktu empat puluh lima menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. dan Revolusi Kuba. • Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Mao Zedong dan Komunisme di Cina?”. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok membahas satu materi yang berbeda dari tiga pokok bahasan yaitu.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Setiap kelompok mencari artikel di perpustakaan dan internet untuk memudahkan pada saat diskusi. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.. Perang Korea. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Berani menjawab pertanyaan 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Ketelitian Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. Komunisme Cina. 3. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Inisiatif 4.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA....... NIP/NRK....... Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta...1....... : ………………………………………………............... Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill..... Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Mulyanto Sarifudin 83 ... Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jumlah Nilai Individu Mengetahui. .Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara Alokasi Waktu : 6x45 menit A.............. Guru Mata Pelajaran …………………….. dan bermain Proker Drs... NIP/NRK...............SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln................ Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara B............... diskusi.. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.. ………... Materi Pembelajaran • Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara C. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3..

Kertas pertanyaan dilemparkan kepada peserta didik yang lain dan peserta didik yang terkena lemparan harus menjawab pertanyaan pada kertas tersebut. Penilaian • Diskusi mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Peserta didik melakukan permainan “Lempar Salju”. E. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Mulyanto Sarifudin 84 . Begitu seterusnya pada peserta didik yang lain. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Peserta didik mendiskusikan hasil temuan dari perpustakaan dan internet. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA D. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 2. 3.. Setiap peserta didik membuat satu pertanyaan pada selembar kertas kemudian kertas tersebut dibentuk seperti bola salju. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai masuknya pengaruh blok barat dan blok timur ke Vietnam?”.

Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Proker Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Berani menjawab pertanyaan 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. M. : ………………………………………………. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Mulyanto Sarifudin 85 . Hj. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru Mata Pelajaran Drs. Juli 2009. Kepala Sekolah Dra. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Nurahayati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Siapakah orang pertama yang mendarat di bulan?”. Inisiatif 4.1..SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Materi Pembelajaran • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin B.

Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Berani menjawab pertanyaan 3. Juli 2009.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Berani mengemukakan pendapat 2. 3. Penilaian • Diskusi mengenai pertanyaan. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Inisiatif 4. Proker Drs. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai pertanyaan. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). E. •Menarik kesimpulan materi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). Mulyanto Sarifudin 86 .. Jakarta. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin.

Nurahayati. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia • Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru B.Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru Alokasi Waktu : 4x45 menit A. tanya jawab.Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia . Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Mulyanto Sarifudin 87 . : ………………………………………………. dan pemberian tugas D. Hj.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. M. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Metode Pembelajaran Ceramah.1.. Materi Pembelajaran • Politik luar negeri Indonesia C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Guru Mata Pelajaran Drs.

2. 1 –20) dan soal uraian (hal 220 no. a 19. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Kunci Jawaban A. •Menarik kesimpulan materi. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). d 6. E. c 10. 1. d 17. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai kebijakan pemerintah Indonesia mengenai hubungan internasional. c 20. c 13. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 11. d 5. 1 – 10). 3. a Proker Drs. d 3.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. a 12. c 16. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan ciri-ciri pokok politik luar negeri Indonesia. c 14. • Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru. d 9. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 217 – 220 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 220 no. d 8.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. •Peserta didik mengerjakan portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). a B. Mulyanto Sarifudin 88 . e 4. c 2. Letkol Hartoyo 15. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 217 – 220 no. d 18. d 7.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Fidel Castro dan Che Guevara menjadi sekutu dalam perlawanan terhadap pemerintahan Batista. Mereka bersama anggota pasukannya melakukan penyerangan terhadap kekuatan militer Batista. Pada Maret 1958, pasukan Castro memasuki Havana dan mengalahkan kekuatan Batista. Pasukan tersebut dipimpin oleh Che Guevara dan Camilo Cienfuegos dan menamakan dirinya The 26thMovement. 2. Masuknya paham komunis ke Korea dan Vietnam menimbulkan ketidakstabilan politik di kawasan Asia Tenggara. Negaranegara Asia Tenggara mau tidak mau menjadi terlibat dalam perebutan pengaruh antara liberalisme Amerika Serikat dan komunisme Uni Sovyet. 3. Penyebaran paham komunisme di Asia Tenggara didalangi oleh lembaga di Uni Sovyet yang bernama Communist International (Comintern). Pola kaderisasi badan ini adalah menjaring para tokoh negara atau pemuda-pemuda yang pintar untuk dididik menjadi agen-agen penyebar paham komunisme. Comintern juga menjaring pemuda-pemuda di Asia Tenggara untuk menjadi agen penyebar paham komunis di Asia Tenggara. 4. Dunia dibagi dalam dua pengaruh, yaitu New Emerging Forces (Nefos) dan Old Emerging Forces (Oldefos). Negaranegara di Asia, Amerika Latin dan Afrika termasuk dalam Nefos, sedangkan negaranegara Eropa dan Amerika termasuk Oldefos. 5. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. 6. Perairan Indonesia adalah laut wilayah beserta perairan pedalaman Indonesia atau perairan nusantara. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut selebar 12 mil laut dari pulau-pulau terluar. Bila ada selat yang lebarnya tidak melebihi 24 mil, garis batas laut ditarik di tengah-tengah selat. Perairan pedalaman Indonesia adalah perairan yang terletak pada sisi dalam garis dasar. Hak lintas laut damai kendaraan air asing diakui dan dijamin sepanjang tidak mengganggu atau bertentangan dengan keselamatan dan keamanan wilayah bangsa dan negara. 7. Pertama, bebas-aktif, bebas berhubungan dengan negara manapun dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Kedua, anti-kolonialisme, politik luar negeri Indonesia dilandasi oleh keinginan menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi. Ketiga, orientasi pada kepentingan nasional, politik luar negeri Indonesia semata-mata untuk kepentingan nasional. Keempat, demokratis, segala keputusan harus mendapat persetujuan dari wakil rakyat melalui DPR. 8. Indonesia mengusahakan pertemuan Jakarta Informal Meeting pada 15 – 17 Mei 1970 di Jakarta untuk membahas penyelesaian pertikaian Kamboja. Indonesia juga mengirimkan Pasukan Garuda IV, V, VII ke Kamboja pada kurun waktu Januari hingga 27 April 1975. 9. Afghanistan, Ethiopia, Filipina, India, Indonesia, Irak, Iran, Jepang, Kamboja, Laos. 10. Bentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan, keutuhan teritorial dan kekayaan negara Indonesia harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat. • Portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada
Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

89

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Format Penilaian Portofolio
Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian, bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

90

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

91

Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional Alokasi Waktu : 4x45 menit A.1. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin 92 . Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Kegiatan Penutup Proker Drs. : ………………………………………………. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Materi Pembelajaran • Peran aktif Indonesia di dunia internasional C. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai politik luar negeri Indonesia • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional B. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. 2. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. 3. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional.

Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Penilaian • Diskusi dan presentasi mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Guru Mata Pelajaran Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin 93 . Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Berani menjawab pertanyaan 3. Kepala Sekolah Jakarta. Juli 2009. Inisiatif 4..SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. : ………………………………………………. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Materi Pembelajaran • Berakhirnya Perang Dingin C. M.2. 2. Hj. 3. • Peserta didik ditugaskan mengerjakan portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Dra. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin B. dan pemberian tugas D. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin 94 . • Tanya jawab mengenai proses berakhirnya Perang Dingin.Pd NIP: 131273017 Drs.Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai situasi dalam negeri Uni Soviet selama Perang Dingin. Metode Pembelajaran Ceramah. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. tanya jawab. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan proses runtuhnya Uni Sovyet dan unifikasi Jerman yang menyebabkan berakhirnya Perang Dingin.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. Penilaian • Portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 95 . bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.

Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Guru Mata Pelajaran Drs.2. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. M. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Hj. : ………………………………………………. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin B. dan pemberian tugas Proker Drs. Juli 2009. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Materi Pembelajaran • Perubahan konstelasi global C.. Kepala Sekolah Dra.Pd NIP: 131273017 Jakarta. diskusi. Mulyanto Sarifudin 96 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : .

b 12. a 4. e 2. c 11. e 16. b 5. a 13. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Bagaimana kondisi dunia internasional pasca perang dingin?”. 1 – 20 hal 251 – 255 no. b 19. b 18. a 14. •Menarik kesimpulan materi. e 7. Penilaian • Evaluasi (hal 248 – 250 no. Mulyanto Sarifudin 97 . • Peserta didik mendiskusikan artikel yang telah didapatkan. Kunci Jawaban A. 1. 2. 1 – 15). d 20. e 15. E.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. a 8. Nelson Mandela adalah pemimpin perjuangan penghapusan apartheid yang mendirikan African National Congres.D. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi dan Evaluasi Semester 2 pilihan ganda (hal 248 – 250 no. c 9. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. a 10. 1. Tindakan Mandela tersebut membuatnya dijebloskan ke Proker Drs. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang untuk mencari artikel dari internet dan perpustakaan mengenai perubahan di dunia pasca-Perang Dingin. a 17. 1 – 40) dan soal uraian (hal 250 no. c 6. 1 – 10). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 3. 1 – 20) dan soal uraian (hal 250 no. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. c 3. a B. 1. 1 – 10 hal 255 hal no.

5. Hongaria menjamin berlakunya sistem multipartai. 7. dan Prancis pada Mei hingga September 1990. Jaruselski. 9. pemerintahan Jerman Timur turun dari jabatannya. secara resmi dinyatakan Jerman bersatu ke seluruh dunia. yaitu Amerika Serikat. Kazakhstan. Pada Juni 1989. 4. termasuk Glasnot. de Klerk adalah presiden kulit putih di Afrika Selatan yang melakukan pembaharuan dan berusaha untuk menghapus apartheid. pelarangan terhadap gerakan Solidarity di Polandia dicabut. Ia juga membebaskan Mandela dan menyusun RUU baru yang bertujuan mengakhiri kekuasaan mutlak kaum kulit putih. Uzbekistan. Azerbaijan. Proker Drs. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Frederick W. ekonomi. turun jabatan. Pada September 1989. Mulyanto Sarifudin 98 . Kirgiztan. Armenia. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Namun. Tajikistan. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA penjara oleh pemerintah kolonial Inggris. Inggris. Kejadian tersebut menyebabkan diadakannya pertemuan “dua plus empat” antara Jerman Barat. Masing-masing republik saling berebut kekuasaan dan ketegangan etnik serta kekerasan mewarnai kehidupan politik Yugoslavia. Turkmenistan. Janos Kadar menjadi Sekjen Cekoslovakia. Belarusia. Pada 3 Oktober 1990. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaruan Glasnot dan Perestroika. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Tembok Berlin runtuh dan Zhivkov. Pada 10 November 1989. 10. Parlemen Hongaria mengizinkan berdirinya partai independen. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Hongaria mengizinkan pengungsi Jerman Timur untuk menyebrang ke Austria. 3. Pada 24 November 1989. 6. Ukraina. Pada 22 Desember 1989. Pada April 1989. Pada Juni 1989. 8. Pemilu di Polandi dimenangkan oleh Solidarity. Perestroika yang diterapkan Gorbachev di bidang ekonomi tidak berjalan baik karena kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela menghambat pertumbuhan ekonomi. Pada Januari 1989. Pada 3 November 1989. Georgia. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. Sekjen komunis Bulgaria. Pada Oktober 1989. 2. pemerintahan Ceausescu digulingkan dan ia dieksekusi pada 25 Desember 1989. Moldova.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Klerk mengadakan Pemilu pada 26 – 29 April 1994 yang dimenangkan oleh Mandela sehingga sebulan kemudian Mandela menjadi presiden Afrika Selatan. Pada Mei 1988. dan empat negara Sekutu yang menguasai Jerman. Pada 6 Desember 1989. Pemimpin Komunis Cekoslovakia turun jabatan. Yugoslavia menghadapi masalah ekonomi yang serius sehingga melemahkan pemerintah pusat. Kebijakan Breznev yang menyatakan bahwa Uni Sovyet mempunyai hak untuk mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara komunis lainnya dengan tujuan untuk menguatkan akar persaudaraan komunisme di negara tersebut. Rusia. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Solidarity berkoalisi dengan Jend. Cekoslovakia membuka perbatasan agar rakyat Jerman Timur dapat menyebrang ke Jerman Barat. Warga Jerman Barat dan Jerman Timur menginginkan persatuan kembali dan menghancurkan Tembok Berlin. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. Uni Sovyet. Kegagalan kebijakan ekonomi Gorbachev juga mempengaruhi kegagalan pada kebijakan politiknya. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Jerman Timur.

Mulyanto Sarifudin 99 . Nurahayati. M. Guru Mata Pelajaran Drs.. Juli 2009. dan OKI Alokasi Waktu : 1x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . ASEAN. Hj. Kepala Sekolah Dra. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui.Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Tujuan Pembelajaran Proker Drs. : ………………………………………………. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.Pd NIP: 131273017 Jakarta.2.

Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. dan OKI. ASEAN. dan OKI B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Gerakan NonBlok?”. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. • Peserta didik mengerjakan portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. E. 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. ASEAN. dan OKI C.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai Organisasi Gerakan Non-Blok. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin 100 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Materi Pembelajaran • Organisasi Gerakan Non-Blok. 2. Penilaian • Portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . ASEAN. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

e 7. a 29. a 22. a 23. b 2. a 6. b 27. Mulyanto Sarifudin 101 . a 18. b 5.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. d 21. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. d 26. b 16. b 9. b 30. c 28. e 10. c 19. b 32. Politik Containtment 15. c Proker Drs. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. b 13. a 17. d 24. b 4. c 14. d/e 20. c 11. b 3. a 31. b 12. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kunci Jawaban Evaluasi Semester 2 A. bahasan dan bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. e 8. 1. a 25.

a/b 35. Glasnot berarti keterbukaan yang memperkenankan dan mendorong diskusi lebih terbuka serta kritik terhadap kehidupan politik dan kultural agar dapat menjadi lebih baik. 2. a SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Pertemuan tersebut akhirnya menetapkan Jerman bersatu pada 3 Oktober 1990. Kebijakan PBB untuk mencegah penggunaan nuklir tidak dihiraukan oleh kedua negara tersebut. politik luar negeri Indonesia kembali pada politik luar negeri bebas aktif. 5. Pada saat pergantian kepemimpinan dari Soekarno ke Soeharto. Amerika Serikat kemudian menarik simpati negara-negara Eropa Barat dan membentuk blok barat. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Namun. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. Amerika Serikat ikut berperang membendung masuknya pengaruh komunis di Vietnam. Amerika Serikat dan Uni Sovyet adalah pemenang Perang Dunia II yang memiliki ideologi berbeda. dan politik Uni Sovyet. 6. a B. Amerika Serikat dengan liberalismenya berusaha menanamkan pengaruh pada negara-negara di dunia. Kedua blok tersebut bersaing dalam segala bidang tanpa melakukan peperangan fisik. 7. Perestroika adalah restrukturisasi di segala bidang untuk memperbaiki kondisi sosial. 8. 10. untuk memperbaiki kondisi negara. Ahimsa mengutamakan anti-kekerasan. Proker Drs. 1. Indonesia pada masa Perang Dingin berupaya menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. 9. Untuk itu. c 36. ekonomi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 37. sedangkan Uni Sovyet merangkul negara-negara Eropa Timur dan membentuk blok timur. b 38. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. a 34. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaharuan Glasnot dan Perestroika. Nasionalisme di India dan Mesir memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. begitu juga dengan Uni Sovyet yang menganut komunisme.33. Helmut Khol berperan mengusahakan unifikasi Jerman dengan mengkoordinasi pertemuan “dua plus empat”. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. Namun. e 40. Gorbachev. Amerika Serikat mengembangkan penelitian bom hidrogen dan Uni Sovyet kemudian menyusul dengan membuat bom hidrogen sendiri. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Presiden Soekarno sempat terbujuk oleh komunisme sehingga membentuk poros Indonesia-Phnomphen-Peking-Hanoi-Pyongyang. 4. Amerika Serikat pada saat itu juga sedang berupaya menanamkan pengaruh liberalisme di Vietnam. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. a 39. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. 3. Glasnot dan Perestroika merupakan pembaharuan yang dikeluarkan Presiden Uni Sovyet. Gerakan nasionalisme di India dipimpin oleh Mahatma Gandhi yang memiliki beberapa prinsip perjuangan. Mulyanto Sarifudin 102 . ekonomi. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia.

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. 13. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. 12. 15. Nurahayati. sedangkan penduduk berkulit hitam dilarang memiliki tanah. Mulyanto Sarifudin 103 . dibatasi keinginan berusahanya.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. 14. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Politik Apartheid merupakan politik pemisahan antara pemerintah yang berkulit putih (minoritas) dan penduduk yang berkulit hitam (mayoritas) di Afrika Selatan. Program ini dimulai pada Juli 1951. Kepala Sekolah Dra. Hj. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs. Pemerintah yang berkulit putih mendapatkan keistimewaan dalam segala hal. M. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan tidak boleh berada di kursi pemerintahan.