SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DAN KUNCI JAWABAN

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

25

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.1. Menganalisis Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pembentukan Pemerintah Indonesia Indikator : - Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI - Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI • Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia B. Materi Pembelajaran • Upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia • Peristiwa seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 C. Metode Pembelajaran Diskusi jigsaw dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai posisi Jepang dalam Perang Dunia II yang berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah kolonial Jepang di Indonesia. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam dua kelompok dan materi dibagi dalam dua bagian, yaitu BPUPKI dan PPKI. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu dua puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. • Guru menjelaskan peristiwa Rengasdengklok, penyusunan naskah Proklamasi, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diselingi tanya jawab dengan peserta didik. • Peserta didik membuat sebuah kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS - ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

26

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA F. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai BPUPKI dan PPKI. Lembar Penilaian Diskusi
Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Nilai Nilai Kelompok/ Kualit Kuant Nama atif itatif peserta didik Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). Format Penilaian Portofolio Indikator Nilai Nilai Deskripsi Kualitatif Kuantitatif
Pengantar Isi Menunjukkan dengan tepat isi kronologi Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil kronologi sesuai dengan tema yang diajukan Memberikan kesimpulan Kronologi merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif

Penutup Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

27

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Kunci Jawaban Proker Drs. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang kamu ketahui tentang ORI?”. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai konflik antara Indonesia dan Belanda.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Materi Pembelajaran • Kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan C. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 28 – 30 no. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 28 – 30 no. •Menarik kesimpulan materi. 1 – 20) dan soal uraian (hal 30 no. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D.Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. 1 – 10). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.2. 3. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 30 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Mulyanto Sarifudin 28 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan B. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. E.

1. 2. Hj. Program Benteng dilaksanakan mulai bulan April 1950 hingga 1953. Ahmad Subardjo. Mulyanto Sarifudin Proker Drs. M. a 8.l. diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkatsingkatnja. Strategi Ketahanan Ekonomi merupakan strategi yang diterapkan Indonesia untuk membendung blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda. Moh. Guru Mata Pelajaran Drs. Maramis. Wachid Hasjim. mengeluarkan Oeang Repoeblik Indonesia.A. c 3. c 17. M. Juli 2009. Soekarno. Sedangkan para pemuda menganggap PPKI merupakan badan bentukan Jepang. Menetapkan pembentukan partaipartai politik di Indonesia. e 14. b 7.A. Para pemuda kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menjauhkan dari pengaruh Jepang dan membujuk agar segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Yamin. Salim. c 16. Soekarno-Hatta dan para pemuda kemudian kembali ke Jakarta dan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. 4. 7. H. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 29 . c 6. b 2. Membentuk Bank Negara Indonesia. nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. Hatta. a 9. Memberikan bantuan kepada India yang sedang dilanda kelaparan. 9. Nurahayati. 8. b 13. Sukarni dan Chairul Saleh. a 4. b 15. 5. Para pengusaha nasional harus diberi prioritas untuk lebih berkembang dengan pemberian bantuan modal dan pelatihan. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d. a 5. Soekarno dan Hatta beranggapan bahwa Proklamasi harus direncanakan dan diputuskan oleh PPKI. c 18. b 20. e 19. 10. 6. Mengetahui. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Gerakan Benteng yang dicetuskan oleh Dr. 3.Pd Jakarta. c B.l. Abdulkadir Muzakir. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. Kepala Sekolah Dra. c 12. A. a 10. dan Abikusno Tjokrosujoso. a 1. Mengajukan gagasan dasar negara. Sumitro Djojohadikusumo merupakan penataan kondisi ekonomi Indonesia dengan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional. dan menerapkan program Gerakan Benteng. Program ini dimaksudkan untuk menghidupkan industri-industri kecil sebagai kekuatan utama perekonomian nasional.

2.Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. •Menarik kesimpulan materi. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Mulyanto Sarifudin 30 . diskusi D. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri 3-4 orang. 2. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan B. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Setelah itu. pemberian tugas. Peserta didik melakukan analisis hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Hatta untuk mengakomodasi suara rakyat yang majemuk?”. Materi Pembelajaran • Perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan C. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang dilakukan oleh Wakil Presiden Moh. peserta didik menyusun hasil analisis dan mempresentasikan di depan kelas (Analitika hal 27). Peserta didik mencari informasi dari internet maupun kepustakaan lain. Proker Drs.NIP: 131273017 SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Juli 2009. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Berani mengemukakan pendapat 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Kepala Sekolah Dra. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi dan presentasi mengenai hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Guru Mata Pelajaran Drs.. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : Topik diskusi/debat No : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. M. Mulyanto Sarifudin 31 . Inisiatif 4. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Hj. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. Berani menjawab pertanyaan 3.

Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3. dan Agresi Militer II. Agresi Militer I. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan B. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Ambarawa. 2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kedatangan AFNEI yang dibonceng oleh NICA. Proker Drs. yaitu pertempuran Surabaya. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Palembang. Bandung. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Medan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Materi Pembelajaran • Konflik Indonesia-Belanda 1945 – 1949 C. Mulyanto Sarifudin 32 .2. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu lima belas menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain.

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Kepala Sekolah Dra. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No : : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. E. Berani menjawab pertanyaan 3. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Inisiatif 4. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi jigsaw mengenai konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 33 . Juli 2009. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . M. Berani mengemukakan pendapat 2. Hj. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. • Peserta didik dan guru membahas informasi yang ditemukan dari internet dan kepustakaan lain.Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. 3. Amir Syarifuddin. dan pemberian tugas D. dan Hatta dalam menghadapi Belanda B. dan Hatta dalam menghadapi Belanda C. Amir Syarifuddin. Amir Syarifuddin. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan mencari berbagai informasi mengenai kabinet Syahrir. 2. dan Hatta dari internet maupun kepustakaan lain.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. tanya jawab. Amir Syarifuddin. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. dan Hatta dalam menghadapi Belanda Alokasi Waktu : 3x45 menit A.2. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Mulyanto Sarifudin 34 . • Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa. Kegiatan Penutup Proker Drs. Materi Pembelajaran • Perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Pemerintahan kabinet menunjukkan bahwa di Indonesia pernah menganut sistem?”. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik Pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir.

Agresi tersebut mendapat kecaman dari pihak luar sehingga dibentuk Komisi Tiga Negara. d 15. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 56 – 58 no. hasil perundingan tersebut banyak mendapat kecaman dari Proker Drs. b 20. b 7. b 11. b 17. d 6. c B. c 18. Perjanjian tersebut kembali dilanggar oleh Belanda dengan melakukan Agresi Militer II. Setelah Kolonel Isdiman gugur. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 2. 3. c 8. Penyerangan pertama terjadi pada 20 November 1945. e 12. Penyerangan yang dipimpin Kolonel Sudirman berhasil mengusir Sekutu dari Ambarawa. a 14.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 1 – 20) dan soal uraian (hal 58 no. Tindakan tersebut menyebabkan PBB membentuk UNCI yang mengusahakan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. Namun. E. e 16. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). c 19. b 5. Komisi Tiga Negara terdiri dari Australia. c 2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . pimpinan digantikan oleh Kolonel Sudirman dan dimulai penyerangan pada 12 Desember 1945. 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 56 – 58 no. Kabinet Syahrir memberikan prioritas terhadap penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan melakukan Perjanjian Linggarjati. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 58 no. Mulyanto Sarifudin 35 . 1 – 10). Belgia. c 4. e 10. e 13. a 3. 1. Agresi Militer I merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Belanda terhadap Perjanjian Linggarjati. Kunci Jawaban A. dan Amerika Serikat yang mengusulkan dilaksanakannya Perjanjian Renville. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. e 9.

Pd NIP: 131273017 Jakarta. Madura. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional dan presiden RIS adalah panglima tertinggi Angkatan Perang RIS. Guru Mata Pelajaran Drs. Mayoritas rakyat menghendaki pembentukan negara kesatuan sehingga diadakan perundingan antara pemerintah RI dengan pemerintah RIS. karena wilayah Indonesia hanya meliputi Jawa Tengah. 6. 4. Jakarta Pusat. dan tiga perempat Sumatera. 10. Akhirnya RIS resmi dibubarkan pada 17 Agustus 1950 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terwujud kembali. Hatta adalah pelaksanaan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Sikap tersebut mendapat tentangan dan menyebabkan Amir menyerahkan mandat kembali kepada Presiden Soekarno. Hj. 5. 7. Nurahayati. Tidak. Strategi politik yang paling menonjol pada masa kabinet Amir Syarifuddin adalah dilaksanakannya Perundingan Renville pada 17 Januari 1948. Jawa Timur. 9. Perundinganperundingan tersebut berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Negara federasi disetujui bernama Republik Indonesia Serikat berdasarkan asas demokrasi dan federalisme. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 25 Maret 1947 di Istana Rijswijk. dan Sumatra. Hal tersebut diperparah lagi dengan blokade ekonomi terhadap RI. Hatta telah berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kelompok politik lainnya.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Pada 15 November 1946. Strategi politik Moh. Mulyanto Sarifudin 36 . 8. Kabinet Hatta berhasil melaksanakan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Strategi yang diterapkan oleh Moh. Dewan Keamanan PBB berusaha menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda dengan membentuk KTN dan UNCI. Mengetahui. Membantu penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan mengusahakan dilaksanakannya Perundingan Renville di atas kapal USS Renville milik Amerika Serikat. M. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Kepala Sekolah Dra. RI dan Belanda membentuk Republik Indonesia Serikat di bawah pimpinan Ratu Belanda. naskah persetujuan ditandatangani oleh kedua belah pihak yang berisi pengakuan de facto Belanda terhadap Republik Indonesia atas Jawa. Amir Syarifuddin bermaksud memperkuat posisi kabinetnya terhadap Belanda sehingga ia menyepakati hasil perundingan Renville. Perundingan Linggarjati dilaksanakan di Cirebon dan dipimpin oleh Lord Killearn.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 37 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.

Mulyanto Sarifudin 38 . Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang. Kegiatan Penutup Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan B.Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 2x45 menit A. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Materi Pembelajaran • Perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan C. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Perundingan apa yang pertama kali dilakukan Indonesia-Belanda?”. 2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 3.2. Setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.

ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Mulyanto Sarifudin 39 . Juli 2009. E. Inisiatif 4. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No Lembar Penilaian Diskusi : ………………………………… : ………………………………… Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Kepala Sekolah Dra. Guru Mata Pelajaran Drs. Berani menjawab pertanyaan 3. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi mengenai faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55). Berani mengemukakan pendapat 2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Hj.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. M. •Menarik kesimpulan materi.

Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. An di Aziz B. Materi Pembelajaran • Gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. DI/ d. DI/TII d. Mulyanto Sarifudin 40 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. PKI e. PKI Madiun 1948 e.Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. PKI e. And i Aziz Proker Drs. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. RM TII S b. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. DI/ d. PRRI/Permesta c.3. RM TII S b. Andi Aziz Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. RMS b.

Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Mulyanto Sarifudin 41 . 2. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. 3.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. E. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. • Peserta didik membuat portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Penilaian • Portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kehidupan sosial masyarakat pada awal kemerdekaan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Dewan Garuda. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Dewan Gajah. Dewan Garuda. Dewan Gajah. Menguraikan hasil esai dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam esai Esai merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101).

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kepala Sekolah Dra. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : .3.Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI .Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin 42 . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Metode Pembelajaran Proker Drs. Hj. Juli 2009. Materi Pembelajaran • Peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. M. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI B.

c 5. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . c 7.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. a B. Kunci Jawaban A. d 15. a 9. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. b 3. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 113 – 114 no. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 11. c 17. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 111 – 114 no. e 18. a 20. • Guru dan peserta didik membahas berbagai informasi yang berhasil didapatkan disertai dengan tanya jawab. 1. 1 – 20) dan soal uraian (hal 113 – 114 no. a 8. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari informasi dari internet. 2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan situasi Indonesia dan posisi PKI pada masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin. Mulyanto Sarifudin 43 . d 13. b 19. 1 – 10). Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. E. a 6. d 14. 3. a 16. kepustakaan. maupun wawancara dengan narasumber mengenai G 30 S/PKI dan dampak dari peristiwa tersebut. a 10. e 12. •Menarik kesimpulan materi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). d 2. d Proker Drs. d 4. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 111 – 114 no.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1.M. 6. Letjen. Selain itu. Brigjen. S. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. Persetujuan Renville mengharuskan pemerintah RI menarik pasukan gerilya RI ke luar batas garis demarkasi Van Mook dan mengosongkan wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda. Kolonel Katamso dan Letkol. Menolak usaha-usaha pembelaan dari unsur apa pun terhadap G30S/PKI. 5. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. Sugiyono. yang memimpin pasukan Hizbullah dan Sabilillah. Mayjen. pembersihan kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI. Ia tidak lagi mengakui kedaulatan RI dan memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso dan Letkol. Soetojo. Pada 30 September 1965. Pertama. Pandjaitan. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. dan penurunan harga serta perbaikan ekonomi. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. 7. Harold Crouch mempunyai tiga penafsiran sebab G30S/PKI. Parman. 4. mengingat tidak sedikit bantuan yang diberikan rakyat Aceh selama perang kemerdekaan. Mayjen. Mayjen. kebijaksanaan kabinet Hatta lebih menjual bangsa Indonesia kepada pihak Belanda. Tokoh gerilya RI. menolak membawa pasukannya dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. Pierre Tendean. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. Sugiyono. Mendukung dan mendorong penggalangan persatuan dwitunggal antara elemen masyarakat dan ABRI dalam melaksanakan dan mengamalkan Pancasila secara murni. 3. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Letjen. Rasa kesukuan yang ditanamkan DI/TII telah berakar di hati rakyat Kahar Muzakar dan gerombolannya mengenal sifat rakyat. Sedangkan. Musso kemudian menggerakkan kekuatan PKI untuk melakukan pemberontakan di Madiun pada tahun 1948. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Pada bulan Agustus 1965. Mulyanto Sarifudin 44 . Bersamaan dengan waktu penculikan. Kahar Muzakar dan pasukannya juga memanfaatkan lingkungan alam yang sangat dikenalnya sehingga sulit ditumpas. Musso sebagai tokoh kawakan PKI mengeluarkan propaganda yang menentang kebijakan kabinet Hatta. Menurutnya. Soeprapto. Di Jawa Tengah. Mengoptimalkan potensi dan kekayaan daerah. putri Jenderal Nasution. 9. S. 10. ia melihat bahwa penyebab dari munculnya tragedi tersebut berasal dari adanya fraksi di dalam tubuh militer yang tidak puas akan Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Gerakan Aceh Merdeka menuntut Aceh lepas dari RI akibat kesejahteraan rakyat Aceh kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat karena pembangunan hanya terfokus di Pulau Jawa. 2. 8. Kartosuwiryo. Gerakan DI/TII Aceh menuntut status wilayah propinsi kepada pemerintah pusat. Achmad Yani. dan mengusahakan pembangunan daerah agar setara dengan pembangunan di ibu kota Jakarta. Haryono. Gerakan separatis GAM dan gerakan DI/TII Aceh memiliki keterkaitan yaitu kedua gerakan tersebut menuntut keadilan dari pemerintah pusat terhadap Aceh. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Brigjen. Pembubaran PKI. menuntut otonomi daerah yang seluas-luasnya. diantaranya daerah Jawa Barat.

Kedua.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. tragedi tersebut muncul akibat adanya argumen bahwa pergerakan ABRI seluruhnya didalangi PKI. Menguraikan hasil analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitat if Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Proker Drs. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Mulyanto Sarifudin 45 . Ketiga. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kepemimpinan petinggi militer pada kala itu. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). penyebab peristiwa tersebut adalah adanya kemitraan antara beberapa pejabat pemerintah dengan pimpinan PKI.

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. M. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Proker Drs.Mengetahui.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer . Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer B. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin 46 . Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Hj.4. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jakarta.

3. Mulyanto Sarifudin 47 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kehidupan politik masingmasing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer (Aktivitas hal 66).ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. 2. Hasil diskusi dibuat dalam format yang tersusun rapi (Aktivitas hal 66). Metode Pembelajaran Diskusi dan pemberian tugas D. • Guru menjelaskan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ………………………………… Topik diskusi/debat : ………………………………… No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer C. • Guru mengadakan tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri dari 3-4 orang untuk menganalisis kehidupan politik masing-masing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer. E. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara ringkas latar belakang diterapkan Demokrasi Parlementer di Indonesia.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Ketelitian Jumlah Nilai Individu • Portofolio berbentuk analisis hasil diskusi (Aktivitas hal 66). Mulyanto Sarifudin 48 . Jakarta. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Mengetahui.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin . Berani menjawab pertanyaan 3. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Hj. M. Nurahayati. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Kepala Sekolah Dra. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Proker Drs. Guru Mata Pelajaran Drs. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2.4. Inisiatif 4. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Alokasi Waktu : 3x45 menit A.

Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. •Menarik kesimpulan materi. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai Dewan Konstituante dan Dekrit Presiden 1959. baik dari internet maupun kepustakaan lain. 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang kehidupan ekonomi dan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin C. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Proker Drs. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. E. • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Mulyanto Sarifudin 49 . • Peserta didik membuat analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA B.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.

Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai letak tempat dan bukti penyebaran Islam pada peta Indonesia.Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Juli 2009. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Nurahayati.4. Guru Mata Pelajaran Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kepala Sekolah Dra. Hj. M. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia B. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Materi Pembelajaran • Perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 50 .Pd NIP: 131273017 Jakarta.

a 8. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai keadaan sosial pada awal kemerdekaan. c 6. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 83 – 85 no. c 14. a B. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. d 3. d 10. 2. b 9. 1. b 18. a 15. 11. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kunci Jawaban A. 1 – 10). d 19. • Guru dan peserta didik menganalisis informasi yang didapatkan. 3. d 16.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. •Menarik kesimpulan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . c Proker Drs.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. E. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. c 13. baik dari internet maupun kepustakaan lain. c 7. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 83 – 85 no. e 12. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 85 – 86 no. c 17. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Mulyanto Sarifudin 51 . 1 – 20) dan soal uraian (hal 85 – 86 no. d 4. d 2. d 5. a 20. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia.

Kabinet Sukiman memiliki program kerja berupa tindakan tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. menyelesaikan Irian Barat. Mulyanto Sarifudin 52 . memperbaiki hubungan dengan Belanda. mengatasi pemberontakan di berbagai daerah. Kabinet Natsir berusaha meningkatkan keamanan dan ketertiban. Sistem perekonomian yang menegaskan bahwa orang-orang yang dapat melaksanakan kegiatan perekonomian hanyalah orang yang mendapat izin khusus dari pemerintah. Kabinet Wilopo mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. menyehatkan anggaran belanja dan keuangan negara. 10. mengangkat Nasution sebagai KSAD. Menerapkan Gerakan Assaat dan melaksanakan MUNAP. 2. Proyek mercusuar Ganefo menghambat pembangunan ekonomi dan moneter Indonesia. 7. mempersiapkan pemilu. meningkatkan kemakmuran. memperjuangkan pembatalan hasil KMB. 8. PKI berusaha menempatkan seluruh kehidupan masyarakat agar berada di bawah kekuasaannya. masyarakat Indonesia mulai meningkat kesadarannya untuk selalu memperbarui informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang dunia luar. Kabinet Ali I mempersiapkan pemilu. 3. 4. Kabinet Djuanda melakukan pembentukan dewan nasional. memperjuangkan Irian Barat. Hal tersebut membuat Presiden Soekarno membubarkan dewan tersebut dan memberlakukan kembali UUD 1945. mengganti sistem ekonomi kolonial dengan sistem ekonomi nasional. dan menangkap Mr. memperjuangkan Irian Barat. Keputusan tersebut tertuang dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Proker Drs. memperjuangkan kesejahteraan rakyat dengan memperbarui hukum agrarian. memperjuangkan Irian Barat. mempercepat pembentukan daerah otonomi di Indonesia. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. 5. dan keamanan rakyat. dan memusatkan perhatian pada ekonomi rakyat. 9. Banyak perseteruan antara pemenang Pemilu I yang menyebabkan sidang parlemen menjadi deadlock. Kabinet Ali II memperjuangkan Irian Barat. Melakukan nasionalisasi ekonomi yang dilakukan oleh Kabinet Ali I. proyek-proyek ini menghabiskan banyak dana nasional sehingga pembangunan sektor moneter tidak diprioritaskan. Zaken kabinet merupakan kabinet dengan formasi orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya. kehidupan ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan karena Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan inflasi yang tinggi sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun tajam. khususnya teknologi. penyempurnaan angkatan perang. Pada periode 1950an. menguatkan penyempurnaan susunan pemerintahan. pendidikan. normalisasi keadaan Republik.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Djody atas kasus korupsi. politik. dan melaksanakan politik luar negeri bebas aktif. meningkatkan kesejahteraan pegawai dan buruh. dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif. PKI cukup mendominasi di masyarakat. Kampus harus terdistorsi oleh praktik dari PKI. Anggota-anggota Dewan Konstituante hanya mementingkan kepentingan kelompoknya masing-masing dalam menyusun UUD yang baru sehingga sulit untuk mencapai kata sepakat. Kabinet Burhanuddin Harahap melaksanakan pemilu. Pada masa Demokrasi Terpimpin. dan budaya. dan mempercepat pembangunan. 6.

Juli 2009. Nurahayati. Hj.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin 53 .Pd NIP: 131273017 Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. M. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.

Mendeskripsikan kondisi politik. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.4. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an Alokasi Waktu : 1x45 menit Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 54 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. sosial.

politik. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kondisi politik. • • • • • • • • F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. sosial. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi cerita pendek Proker Drs. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an • Peserta didik membuat cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. 2. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. sosial. 3. Materi Pembelajaran • Kondisi politik. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana posisi Presiden Soekarno pada awal 1960-an?”. E. sosial. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an B. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet Penilaian Cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. politik. Mulyanto Sarifudin 55 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi politik. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. •Menarik kesimpulan materi. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82).

Guru Mata Pelajaran Drs. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Mulyanto Sarifudin 56 .Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Nurahayati. Hj.Pd NIP: 131273017 Jakarta.1. ekonomi pemerintah Orde Baru Alokasi Waktu : 3x45 menit Proker Drs.Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru . Kepala Sekolah Dra. Menguraikan cerita pendek dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam cerita pendek Cerita pendek merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M. politik. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan cerita pendek.

3. ekonomi pemerintah Orde Baru. politik. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Peserta didik membuat esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan kondisi politik Indonesia pascapemberontakan G30S/PKI. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Proker Drs. inquiri. 2. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kebijakan sosial. ekonomi pemerintah Orde Baru. Penilaian • Esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). politik. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru. politik.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. dan pemberian tugas D. politik. Materi Pembelajaran • Kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Ciri-ciri pokok kebijakan sosial. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Guru menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Mulyanto Sarifudin 57 . ekonomi pemerintah Orde Baru B. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. ekonomi pemerintah Orde Baru C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. E.

M. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . politik. Juli 2009. Hj. Kepala Sekolah Dra.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menguraikan esai dengan tepat Memberikan kesimpulan esai Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam penulisan esai Esai atau kliping merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Mengetahui. ekonomi pemerintah Orde Baru. Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati.1. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Mulyanto Sarifudin 58 . bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai atau kliping Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 ]RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2.Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian.Pd NIP: 131273017 Jakarta.

Alokasi Waktu SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 132 – 134 no. Materi Pembelajaran • Menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat C. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru. • Tanya jawab mengenai menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA . Metode Pembelajaran Ceramah. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin 59 . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 134 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan partai politik pada masa Orde Baru?”. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat B. 1 – 10).Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat : 2x45 menit A. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . dan pemberian tugas D. Kunci Jawaban Proker Drs. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 132 – 134 no. E. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 2. tanya jawab. 1 – 20) dan soal uraian (hal 134 no.

Chairoel Saleh. a 2. b 18. c 12. Peristiwa Malari didahului oleh adanya arus investasi Jepang yang membanjiri Indonesia dan mengalahkan ruang gerak sektor ekonomi lokal. Brigjen M. Program Kerja Kabinet Ampera tercermin dalam Catur Karya. d 14. 2. urusan kenegaraan dimandatkan kepada Soeharto. e 6. Salah satunya adalah demonstrasi pada 15 Februari hingga 16 Februari 1974. c B. dr. b 60 . 1. Presiden Soekarno mengadakan pertemuan dengan berbagai partai politik untuk menekankan partai politik agar menolak dan mengecam demonstrasi mahasiswa.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. memperbaiki kualitas kehidupan rakyat Indonesia. Pada 11 Maret 1966. Kerusuhan pun mulai tersulut. a 10. a 9. Massa mulai melakukan penghancuran dan pembakaran terhadap produk-produk Jepang. Pada 10 Maret 1966. Setelah tragedi G30S/PKI. Leimena. d/e 4. Surat itu kemudian dikenal dengan sebutan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Pertemuan tersebut ditutup karena ada pasukan tak dikenal di luar istana. Situasi pun mulai memanas pada 17 Februari 1974. tiga orang mahasiswa ditangkap oleh aparat dan diadili pada 7 Agustus 1974. Brigjen M. Pertama. digelar sidang paripurna untuk menyelesaikan masalah Indonesia. Mayjen Basoeki Rachmat. Pertemuan tersebut tidak ditanggapi oleh partai politik. c 15. situasi Indonesia sangat tegang. Presiden Soekarno secara resmi telah menyerahkan jabatan kekuasaan kepada Soeharto. dan dr. Mayjen Basoeki Rachmat. Kakuei Tanaka. Pada peristiwa Malari. dan dr. dr. 4. J. dan Brigjen Amir Machmoed kemudian mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. dan Muhammad Aini Chalid. Subandrio. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto yang berisi perintah untuk mengatasi masalah keamanan dan krisis politik yang terjadi pada saat itu. Sjahrir. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. dan Brigjen Amir Machmoed mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. b 16. 3. seiring dengan kedatangan perdana menteri Jepang. Mereka adalah Hariman Siregar. menggelar Pemilihan Umum secepatnya hingga 5 Juli 1968. a 20. Subandrio. Pada tanggal 11 Maret 1967. Leimena. terutama dalam hal sandang dan pangan. a 13. Presiden Soekarno kemudian pergi ke Istana Bogor. b 8. Mulyanto Sarifudin 11. J. 1. b 19. saat pemerintah mulai menerapkan pola represif untuk membubarkan demonstrasi tersebut. Yusuf. Kemudian pada 23 Februari 1967. Dengan demikian. Yusuf. Kedua. d 3. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto. d 5. a 17. Demonstrasi mulai bermunculan menentang investasi tersebut. seperti yang telah ditetapkan dalam TAP MPRS Proker Drs. Chairoel Saleh di Istana Bogor. c 7. Mereka secara sepihak dituduh melakukan kegiatan subvesif yang mengancam stabilitas bangsa.

meneruskan perjuangan untuk menolak imperialisme dan kolonialisme dalam berbagai bentuk. Munculnya berbagai organisasi profesi. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. kembali meluruskan dan melaksanakan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif sesuai dengan TAP MPRS No. Partai Muslimin Indonesia. Berbagai pergerakan yang disinyalir berbeda haluan dengan asas tunggal Pancasila langsung dihukum dengan dakwaan subversif. Parkindo. organisasi seniman. Masyarakat harus mengikuti ketetapan yang digariskan oleh pemerintah Orde Baru. menerapkan kebijakan untuk mengekang proses ekspansi kredit. Di kampus. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. IPKI. memberikan stimulasi kepada para pengusaha untuk menyerahkan sebagian hasil usahanya untuk sektor pajak dan ekspor Indonesia. 5. 8. organisasi tani dan nelayan. Selain itu. Nasution pada 11 November 1958. Kelompok PDI berdiri pada 11 Januari 1973 terdiri atas PNI. XI/MPRS/1966. menerapkan kebijakan penundaan pembayaran utang. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. dan organisasi masyarakat. Guru Mata Pelajaran Drs. Fusi partai politik menjadi PDI. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. 9. Menerapkan anggaran belanja seimbang.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. kebebasan pers dan media juga dikekang dengan jalan melakukan pembredelan pada media yang bertentangan dengan pemerintah Orde Baru. Segala jenis pergerakan nasional tidak boleh melenceng dari Pancasila.H. dan Partai Murba. PPP. dan Perti. Juli 2009. 7. Partai Katolik. Hj. organisasi buruh. 6. sistem tersebut membatasi hak-hak warga negara untuk berserikat dan berkumpul dalam rangka mengeluarkan dan menyatakan pendapat.Pd NIP: 131273017 Jakarta. XI/MPRS/1966. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA No. Ketiga. Sejak tahun 1978. Kepala Sekolah Dra. Nurahayati. 10. Mengetahui. Kelompok PPP berdiri pada 5 Januari 1973 terdiri atas NU. Soeharto juga menerapkan sistem reward and punishment terhadap orang-orang yang mendukung atau menentang kekuatan Orde Baru. Kelompok Golongan Karya terdiri dari berbagai organisasi profesi. M. PSII. dan Golongan Karya. dilaksanakan Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). menerapkan kebijakan penanaman modal asing. Mulyanto Sarifudin 61 . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Keempat.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 62 .

dan pemberian tugas D. 1 – 10). Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 161 – 162 no. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141). 1 – 20) dan soal uraian (hal 163 no.2. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Mulyanto Sarifudin 63 . Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Materi Pembelajaran • Krisis multidimensi dan munculnya reformasi • Kronologi jatuhnya pemerintah Orde Baru C. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan mengenai faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Sumber Belajar Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis B. •Menarik kesimpulan materi. 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai kehidupan sosial politik menjelang kejatuhan Orde Baru.Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru . Menganalisis Proses Berakhirnya Pemerintah Orde Baru dan Terjadinya Reformasi Indikator : . • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kronologi jatuhnya pemerintahan Orde Baru. E. inquiri. 2.Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis Alokasi Waktu : 3x45 menit A.

Mulyanto Sarifudin 64 . Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 • Evaluasi pilihan ganda hal 112 – 114 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 114 no.• • • • • • • • SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Proker Drs. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141).

00 mahasiswa memutuskan untuk mendatangi gedung MPR/DPR. tetapi aparat tidak mengizinkan. 5. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan MPR atau DPR”. c 9. Pada pukul 13. Faktanya. Presiden Soeharto kemudian lengser keprabon yang menandai jatuhnya Orde Baru. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. Ditambah lagi kesenjangan sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat KKN yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. penyelenggaraan pemerintah bebas KKN. Mulyanto Sarifudin 11. Setelah itu.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. tiba-tiba terdengar suara letusan yang diduga dilepaskan oleh aparat. 1. a 65 . demokrasi ekonomi. a 5. e 15. politik. Aksi damai mahasiswa Trisakti digelar tanggal 12 Mei 1998 pada pukul 11. keempat mahasiswa Trisakti tertembak dan meninggal setelah berada di dalam kampus. Negosiasi dilakukan hingga akhirnya mahasiswa hanya sampai di kantor walikota Jakarta Barat dan diminta untuk kembali ke kampus.J. c 17. 1. pelaksanaan Pemilu. 4. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kunci Jawaban A. “Sebelum memangku jabatannya. Hal ini didasari oleh pasal 9 UUD 1945 yang berbunyi. Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. melainkan hanya di depan ketua Mahkamah Agung. Sebagian kalangan ahli hukum dan mahasiswa melihat bahwa pengangkatan B. c 10.20 mahasiswa berjalan mundur memasuki kampus Trisakti. Penetapan kebijakan reformasi pembangunan. Krisis ekonomi merembet pada krisis politik dan sosial yang mengakibatkan masyarakat tidak percaya pada pemerintah Orde Baru dan menuntut turunnya Soeharto sebagai presiden. b B. d 14. c 8. dan hanya bertempat di Istana Negara. Habibie pada 21 Mei 1998 tidak dilakukan di depan MPR/DPR. Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia menyebabkan roda perekonomian tidak berjalan karena banyak perusahaan yang bangkrut sehingga menyebabkan banyak pengangguran. 5 Mei 1999 19. e 7. penyelenggaraan otonomi daerah.00. dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. Dimulai dari krisis ekonomi yang memunculkan krisis sosial. a 4. peralihan kepemimpinan dari Soeharto ke B. penegakan HAM. a 12. d 20. c 6. 3. a 16. c 18. c 13. a 3. Krisis multidimensi yang melanda Indonesia. dan krisis legitimasi atas pemerintahan Orde Baru. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. Habibie sebagai presiden RI tidak konstitusional.J. 2. Investasi Proker Drs. a 2. 6. Pada pukul 17.

Nurahayati. Sri Bintang Pamungkas dan Mochtar Pakpahan dibebaskan karena Presiden Habibie mengangkat kembali kebebasan berkumpul dan menyatakan pendapat. yaitu PDI-P. Nasution pada 11 November 1958. Pemilu 1999 diatur dalam UU No. 3 Tahun 1999. melaksanakan likuidasi bank-bank yang bermasalah. Guru Mata Pelajaran Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 9. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. Pemilu tingkat nasional digelar pada 7 Juni 1999. Di dalam peraturan ini ditetapkan bahwa pemilihan umum bersifat campuran antara sistem proporsional dan sistem distrik. Golkar. membangun konstruksi baru perekonomian Indonesia.000. 7. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. memperbaiki angka nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga mencapai di bawah Rp10. melaksanakan syarat-syarat reformasi ekonomi yang diberikan IMF kepada Indonesia. PKB. Mengetahui. Juli 2009. dan PAN. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”.Pd NIP: 131273017 Jakarta. 8. 10. Mulyanto Sarifudin 66 . terdapat 5 partai besar yang menempati urutan tertinggi. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dari 48 partai politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 1999. Kepala Sekolah Dra. M. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A.00. Hj. Melakukan proses rekapitulasi perbankan Indonesia.H. PPP.

Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. • Guru dan peserta didik membahas informasi yang didapatkan dari internet dan sumber lain disertai dengan tanya jawab.Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 B. 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Materi Pembelajaran • Perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 C. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi beberapa kelompok untuk mencari artikel dari internet dan sumber lainnya mengenai perkembangan politik setelah 21 Mei 1998. •Menarik kesimpulan materi.3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. 2. Proker Drs. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menerangkan secara garis besar mengenai materi yang telah dipelajari seminggu sebelumnya. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Mulyanto Sarifudin 67 .

2. E. d 4. a 16. 1 . c 10. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Ada hubungannya. c 36. b 21. c 29. a 8. 1. pemerintah juga melakukan nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. c 37.40 (skor 1 s/d 40). d 38. Untuk memajukan pengusaha pribumi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. e 14. Untuk itu. e 17. pemerintah Indonesia mengeluarkan Oeang Republik Indonesia dan mendirikan Bank Negara Indonesia. a 18. Keragaman ideologi mengandung implikasi yang signifikan Proker Drs. b 12. b 2. d 15. d 7. diterapkan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha. a 23. Uraian hal 168 no. Penilaian • Evaluasi Semester 1 pilihan ganda hal 164 – 168 no. b 30. d 13. baik dalam permodalan maupun pengetahuan tentang pengembangan usaha. e 22. a B. Selain itu. c 5.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 1 – 40) dan soal uraian (hal 168 no 1 – 15). d 24. e 3. 1. d 25. a 19. 35. c 26. Mulyanto Sarifudin 68 . 20. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi Akhir Semester 1 pilihan ganda (hal 164 – 168 no. c 9. c 27. b 32. d 34. a 11. d 40. d 6.15 (skor setiap soal benar 4 tetapi bila mendekati 2) Evaluasi Semester 1 A. e 28. 1 . e 39. Perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan masih perlu pembenahan karena sebagian besar aset negara masih atas nama kolonial Belanda dan Jepang. d 31. a 33.

melainkan demokrasi yang berangkat dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri. 6. Selain itu. Sosialisme Indonesia. Kabinet Natsir masa jabatan 6 September 1950 – 18 April 1951. putri Jenderal Nasution. Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir Desember 1949. Pada masa Demokrasi Terpimpin. Mulyanto Sarifudin 69 . Perubahan otoritas KNIP dan munculnya berbagai partai politik di Indonesia menjadi dua katalisator utama terhadap perubahan struktur kekuasaan pemerintahan. Maklumat 3 November 1945 juga berperan dalam susunan lembaga kepresidenan negara. Deklarasi Ekonomi dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 23 Maret 1963. Kabinet Djuanda masa jabatan 9 April 1957 – Juli 1959. Meningkatkan taraf kemakmuran. Dunia Internasional dan PBB mengecam Agresi Militer Belanda II dan memberi dukungan kepada Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan dengan Belanda. 5. Demokrasi ini menempatkan toleransi dan musyawarah untuk mufakat dengan berlandaskan hati nurani yang luhur atas dasar ketuhanan. Kabinet Burhanuddin Harahap masa jabatan Agustus 1955 – 3 Maret 1956. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA terhadap struktur kepemimpinan negara. digunakanlah strategi politik. Kabinet Sukiman masa jabatan 26 April 1951 – 1952. Manifesto Politik Republik Indonesia (MANIPOL) yang disampaikan oleh Presiden Soekarno berisi pernyataan bahwa demokrasi yang tepat bagi bangsa Indonesia bukanlah Demokrasi Liberal. Pemberlakuan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan momen pergantian sistem demokrasi Indonesia dari Demokrasi Liberal/Parlementer ke sistem Demokrasi Presidensial. 11. Demokrasi Terpimpin. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Untuk melaksanakan MANIPOL. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun berikutnya. 7. dan Kepribadian Indonesia (USDEK).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Pada 30 September 1965. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. 10. Berusaha menyelesaikan masalah Irian Barat. Bersamaan dengan waktu penculikan. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. 8. Pada bulan Agustus 1965. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. Deklarasi ini berisi tentang peraturan ekspor impor dan masalah penetapan harga. 9. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. Untuk keamanan akan dibentuk APRIS dengan TNI sebagai intinya. yaitu UUD 1945. dan konsisten menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif. memperbaiki hubungan dengan Belanda. 4. membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menegakkan NASAKOM yang menguntungkan PKI. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Dekrit ini juga menandai berakhirnya tugas Konstituante setelah 3 tahun gagal membuat rancangan UUD pengganti UUDS 1950. Kabinet Ali Sastroamidjojo II masa jabatan 24 Maret 1956 – 14 Maret 1957. 3. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso Proker Drs. Kabinet Wilopo masa jabatan 19 Maret 1952 – 2 Juni 1953. dan keamanan rakyat. Dewan Keamanan PBB mendirikan UNCI yang bertugas untuk menyelesaikan masalah Indonesia-Belanda salah satunya dengan mengusahakan terwujudnya Perundingan Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar. kehidupan politik Indonesia dikendalikan oleh Presiden Soekarno dengan mendirikan Front Nasional. Susunan kabinet yang dibentuk pada 2 September 1945 mencerminkan komposisi yang mewakili keragaman ideologi di Indonesia. Ali Sastroamidjojo I masa jabatan 31 Juli 1953 – 24 Juli 1955. Di Jawa Tengah. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. pendidikan.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA dan Letkol. Juli 2009. Pasukan TNI juga didaratkan melalui laut. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. Munculnya berbagai organisasi profesi. membersihkan pemerintahan dari unsur PKI. 12. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. Sugiyono. KABI. Operasi militer gabungan untuk daerah Sulawesi Utara dinamakan Operasi Sapta Marga. Selain itu muncul Naskah Deklarasi Mendukung Pancasila yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Kesatuan Aksi dan Front Pancasila. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. 14. Nurahayati. 13. KASI. KAPPI. Mengetahui. Mulyanto Sarifudin 70 . pesawat-pesawat AURI melakukan pengeboman pada sejumlah kota tempat konsentrasi pasukan PRRI lainnya.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. walaupun sisanya masih ada hingga tahun 1961. dan memperbaiki perekonomian Indonesia. dan KAWI. Guru Mata Pelajaran Drs. Fusi partai politik menjadi PDI. PPP. Pada Februari 1958. M.Pd NIP: 131273017 Jakarta. KAPI. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. Pemerintah memberikan wewenang kepada Jendral Ahmad Yani sebagai pemimpin operasi penumpasan. Kepala Sekolah Dra. Muncul tuntutan dari berbagai pihak agar pemerintah segera menumpas PKI. Pemberontakan PRRI/Permesta akhirnya dapat dilumpuhkan sekitar Agustus 1958. Hj. Tuntutan tersebut berasal dari KAMI. Investasi asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. Pemerintah pusat juga memecat Somba dan Runturambi. dan Golongan Karya. 15.

Mulyanto Sarifudin 71 . Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Materi Pembelajaran • Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi C. 2. Kegiatan Inti • Peserta didik melakukan wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. wawancara D.3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana kondisi ekonomi Indonesia pascareformasi?”. Proker Drs. 3.Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi Alokasi Waktu : 1x45 menit A.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. M. Format Penilaian Portofolio Indikator Pemahaman tentang peristiwa masa-masa reformasi 1998 Pengetahuan tentang teknik wawancara Keberanian melakukan wawancara Ketepatan menggunakan teknik wawancara Kemampuan mengumpulkan data Penyajian. Hj. bahasan dan bahasa Jumlah Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan Baik Cukup Kurang cukup 4 3 2 1 Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Penilaian • Wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin 72 . Kepala Sekolah Dra. E. Guru Mata Pelajaran Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Juli 2009.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika Alokasi Waktu : 6x45 menit A. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 73 . Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai situasi di Asia dan Afrika pada masa kolonisasi bangsa Barat. Materi Pembelajaran • Nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika C.1. Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika B.

India. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Lybia.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan Afrika Selatan. yaitu nasionalisasi Turki.. Filipina. Setiap kelompok diberi waktu tiga puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Cina. •Menarik kesimpulan materi.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Lybia. Mesir. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai nasionalisasi Turki. Berani mengemukakan pendapat 2. E. Berani menjawab pertanyaan 3. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Filipina. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Proker Drs. Inisiatif 4. dan Afrika Selatan. Mesir. Mulyanto Sarifudin 74 . Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. India. Cina. 3.

Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II B. 2. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Materi Pembelajaran • Ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II C.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti Proker Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta.1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru Mata Pelajaran Drs. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai keadaan dunia internasional pasca-Perang Dunia II. M. Mulyanto Sarifudin 75 . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kepala Sekolah Dra. Hj. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Nurahayati.

e 6. Mendayung diantara dua karang 15. d 5. E. b 7. c 10. Kemudian. 1 – 10). b 13. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Peserta didik mencari informasi dari internet dan sumber pustaka lainnya mengenai ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II dan bantuanbantuan ekonomi yang diterima Indonesia pasca-Perang Dunia II. d 8. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 182 – 183 no. • Guru dan peserta didik membahas hasil informasi yang didapatkan disertai dengan tanya jawab. ia memproklamasikan berdirinya Filipina merdeka pada 12 Juni 1898. a 20. 2. a 18. b 19. 1. Liga Filipina dibentuk untuk melawan dominasi penjajahan Spanyol di Filipina. Gerakan nasionalisme dilanjutkan oleh Emilio Aguinaldo pada 1898. c B. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 183 – 184 no. c 17.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kunci Jawaban A. Nasionalisme Cina muncul pada tahun 1911 dan dipimpin oleh dr. Jose Rizal ditangkap dan di hukum mati oleh Spanyol. a 4. Mulyanto Sarifudin 11. e 12. Latar belakang munculnya nasionalisme Cina adalah pemerintahan Manchuria yang diktator dan munculnya golongan terpelajar Cina Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). e 9. c 14. 1. Pada tanggal 30 Desember 1896. 1 – 20) dan soal uraian (hal 183 – 184 no. c 3. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 182 – 183 no. Sun Yat Sen.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. d 76 . a 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 3. Aguinaldo membangun aliansi dengan Amerika Serikat untuk menggempur Spanyol. Pergerakan nasional di Filipina berawal dari munculnya Liga Filipina yang dipimpin oleh Jose Rizal pada tahun 1892. d 16.

Pergerakan nasionali Cina kemudian dilanjutkan Chiang Kai Shek. Hj. Banerji. 9. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. 5. 10. 4.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menarik simpati dunia internasional melalui diplomasi dengan menjadi mitra dagang. Pandit Jawaharlal Nehru. Muhammad Ali Jinnah. Mulyanto Sarifudin 77 . Guru Mata Pelajaran Drs. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Nasionalisme di Asia dan Afrika memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. 6. Juli 2009.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Pergerakan Islam Al-Ikhwanu AlMuslimin (Ikhwanul Muslimin). 8. 3. Memfasilitasi perundingan antara Indonesia dengan Belanda. 7. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Program ini dimulai pada Juli 1951. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. M. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Ahimsa mengutamakan antikekerasan. Chiang Kai Shek berseteru dengan komunisme yang dipimpin Mao Zedong sehingga menyebabkan Chiang Kai Shek pindah ke Taiwan dan dimulailah pemerintahan komunis Cina. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. dan Tikal. Mahatma Gandhi. Kepala Sekolah Dra. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. Menerapkan politik luar negeri “bebas aktif” yang tidak memihak pada blok manapun dan memperjuangkan perdamaian dunia. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA yang menginginkan format negara Cina modern. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. Mengetahui. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. Nurahayati.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 78 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. : ………………………………………………. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin B. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Mulyanto Sarifudin 79 .. Materi Pembelajaran • Faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin C. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan tes lisan D.

3. Mengetahui.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. E. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Hj. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Guru Mata Pelajaran Proker Drs. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Guru mengadakan tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Guru Mata Pelajaran Drs. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar akhir dari Perang Dunia II dan Perjanjian Postdam. M. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Mulyanto Sarifudin 80 . Penilaian • Tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Nurahayati. •Menarik kesimpulan materi.Pd NIP: 131273017 Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta. Kepala Sekolah Dra.

: ………………………………………………. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. dan Revolusi Kuba B. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Mulyanto Sarifudin 81 . Materi Pembelajaran • Komunisme Cina. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. Perang Korea. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. dan Revolusi Kuba C. dan Revolusi Kuba Alokasi Waktu : 6x45 menit A.1. Perang Korea. Perang Korea.Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1..SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

• Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.. 2. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai Komunisme Cina. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Setiap kelompok diberi waktu empat puluh lima menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. 3. Berani menjawab pertanyaan 3. E. Inisiatif 4. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Mao Zedong dan Komunisme di Cina?”. Komunisme Cina.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok membahas satu materi yang berbeda dari tiga pokok bahasan yaitu. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Ketelitian Proker Drs. Berani mengemukakan pendapat 2. •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin 82 . Perang Korea. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. dan Revolusi Kuba. Perang Korea. dan Revolusi Kuba. Setiap kelompok mencari artikel di perpustakaan dan internet untuk memudahkan pada saat diskusi.

NIP/NRK.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.. diskusi.... Mulyanto Sarifudin 83 ........ : ………………………………………………......Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.. Materi Pembelajaran • Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara C........ Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3............ Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jumlah Nilai Individu Mengetahui....... Guru Mata Pelajaran ……………………........... . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill... Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta.1... Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara B............ dan bermain Proker Drs.................... NIP/NRK........ Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : ......... ……….....

ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 84 . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai masuknya pengaruh blok barat dan blok timur ke Vietnam?”. • Peserta didik melakukan permainan “Lempar Salju”. E. • Peserta didik mendiskusikan hasil temuan dari perpustakaan dan internet. Penilaian • Diskusi mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. 2. Begitu seterusnya pada peserta didik yang lain. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA D. 3. Kertas pertanyaan dilemparkan kepada peserta didik yang lain dan peserta didik yang terkena lemparan harus menjawab pertanyaan pada kertas tersebut. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Setiap peserta didik membuat satu pertanyaan pada selembar kertas kemudian kertas tersebut dibentuk seperti bola salju..

Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Nurahayati.1. Hj. Juli 2009. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A.Pd NIP: 131273017 Jakarta.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. : ………………………………………………. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Guru Mata Pelajaran Drs. Berani menjawab pertanyaan 3.. Inisiatif 4. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Siapakah orang pertama yang mendarat di bulan?”. Kepala Sekolah Dra. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Materi Pembelajaran • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin C. Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Mulyanto Sarifudin 85 . M.

Juli 2009. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). Jakarta. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Berani menjawab pertanyaan 3. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Penilaian • Diskusi mengenai pertanyaan. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai pertanyaan. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206).. E. 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Berani mengemukakan pendapat 2. Mulyanto Sarifudin 86 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Proker Drs. Inisiatif 4. •Menarik kesimpulan materi. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang.

M. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Guru Mata Pelajaran Drs. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Hj.Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru Alokasi Waktu : 4x45 menit A. dan pemberian tugas D. Metode Pembelajaran Ceramah. Mulyanto Sarifudin 87 . Nurahayati.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. : ……………………………………………….Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia • Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru B. tanya jawab..1. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. Materi Pembelajaran • Politik luar negeri Indonesia C.

•Peserta didik mengerjakan portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). 1 –20) dan soal uraian (hal 220 no. d 9. d 6. d 5. Letkol Hartoyo 15. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 220 no. •Menarik kesimpulan materi. E. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 11. d 3. Kunci Jawaban A. c 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. a B. a Proker Drs. a 12. c 14. c 16. c 20. d 7. c 13. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. d 8. Mulyanto Sarifudin 88 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai kebijakan pemerintah Indonesia mengenai hubungan internasional. • Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 217 – 220 no. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 217 – 220 no. 1 – 10). Kegiatan Inti • Guru menjelaskan ciri-ciri pokok politik luar negeri Indonesia. a 19. e 4. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. d 18. c 10.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. d 17. 1. 2.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Fidel Castro dan Che Guevara menjadi sekutu dalam perlawanan terhadap pemerintahan Batista. Mereka bersama anggota pasukannya melakukan penyerangan terhadap kekuatan militer Batista. Pada Maret 1958, pasukan Castro memasuki Havana dan mengalahkan kekuatan Batista. Pasukan tersebut dipimpin oleh Che Guevara dan Camilo Cienfuegos dan menamakan dirinya The 26thMovement. 2. Masuknya paham komunis ke Korea dan Vietnam menimbulkan ketidakstabilan politik di kawasan Asia Tenggara. Negaranegara Asia Tenggara mau tidak mau menjadi terlibat dalam perebutan pengaruh antara liberalisme Amerika Serikat dan komunisme Uni Sovyet. 3. Penyebaran paham komunisme di Asia Tenggara didalangi oleh lembaga di Uni Sovyet yang bernama Communist International (Comintern). Pola kaderisasi badan ini adalah menjaring para tokoh negara atau pemuda-pemuda yang pintar untuk dididik menjadi agen-agen penyebar paham komunisme. Comintern juga menjaring pemuda-pemuda di Asia Tenggara untuk menjadi agen penyebar paham komunis di Asia Tenggara. 4. Dunia dibagi dalam dua pengaruh, yaitu New Emerging Forces (Nefos) dan Old Emerging Forces (Oldefos). Negaranegara di Asia, Amerika Latin dan Afrika termasuk dalam Nefos, sedangkan negaranegara Eropa dan Amerika termasuk Oldefos. 5. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. 6. Perairan Indonesia adalah laut wilayah beserta perairan pedalaman Indonesia atau perairan nusantara. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut selebar 12 mil laut dari pulau-pulau terluar. Bila ada selat yang lebarnya tidak melebihi 24 mil, garis batas laut ditarik di tengah-tengah selat. Perairan pedalaman Indonesia adalah perairan yang terletak pada sisi dalam garis dasar. Hak lintas laut damai kendaraan air asing diakui dan dijamin sepanjang tidak mengganggu atau bertentangan dengan keselamatan dan keamanan wilayah bangsa dan negara. 7. Pertama, bebas-aktif, bebas berhubungan dengan negara manapun dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Kedua, anti-kolonialisme, politik luar negeri Indonesia dilandasi oleh keinginan menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi. Ketiga, orientasi pada kepentingan nasional, politik luar negeri Indonesia semata-mata untuk kepentingan nasional. Keempat, demokratis, segala keputusan harus mendapat persetujuan dari wakil rakyat melalui DPR. 8. Indonesia mengusahakan pertemuan Jakarta Informal Meeting pada 15 – 17 Mei 1970 di Jakarta untuk membahas penyelesaian pertikaian Kamboja. Indonesia juga mengirimkan Pasukan Garuda IV, V, VII ke Kamboja pada kurun waktu Januari hingga 27 April 1975. 9. Afghanistan, Ethiopia, Filipina, India, Indonesia, Irak, Iran, Jepang, Kamboja, Laos. 10. Bentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan, keutuhan teritorial dan kekayaan negara Indonesia harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat. • Portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada
Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

89

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Format Penilaian Portofolio
Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian, bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

90

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

91

Materi Pembelajaran • Peran aktif Indonesia di dunia internasional C. 3.1. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai politik luar negeri Indonesia • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. 2.Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional Alokasi Waktu : 4x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.. Mulyanto Sarifudin 92 . Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. Kegiatan Penutup Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. : ……………………………………………….

E. Berani mengemukakan pendapat 2. Penilaian • Diskusi dan presentasi mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional.. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Inisiatif 4.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. •Menarik kesimpulan materi. Berani menjawab pertanyaan 3.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Mulyanto Sarifudin 93 . Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Juli 2009. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Guru Mata Pelajaran Proker Drs. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Kepala Sekolah Jakarta.

Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan proses runtuhnya Uni Sovyet dan unifikasi Jerman yang menyebabkan berakhirnya Perang Dingin. M. •Menarik kesimpulan materi.Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Nurahayati. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin B. Materi Pembelajaran • Berakhirnya Perang Dingin C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Dra. dan pemberian tugas D. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : .2. 3. 2. • Tanya jawab mengenai proses berakhirnya Perang Dingin. tanya jawab. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai situasi dalam negeri Uni Soviet selama Perang Dingin. : ………………………………………………. Mulyanto Sarifudin 94 . Metode Pembelajaran Ceramah..SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Pd NIP: 131273017 Drs. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Hj. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Proker Drs. • Peserta didik ditugaskan mengerjakan portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229).

Penilaian • Portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 95 .

Kepala Sekolah Dra. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Mulyanto Sarifudin 96 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin B. Nurahayati. Juli 2009. : ………………………………………………. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. diskusi. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. M.. dan pemberian tugas Proker Drs. Materi Pembelajaran • Perubahan konstelasi global C. Hj.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Guru Mata Pelajaran Drs.2.

•Menarik kesimpulan materi. c 6. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi dan Evaluasi Semester 2 pilihan ganda (hal 248 – 250 no.D. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Peserta didik mendiskusikan artikel yang telah didapatkan. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 1 – 10 hal 255 hal no. e 2. 2. e 7. a 8. 1 – 20) dan soal uraian (hal 250 no. e 15. d 20.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. e 16. a 17. a 14. Kunci Jawaban A. Penilaian • Evaluasi (hal 248 – 250 no. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang untuk mencari artikel dari internet dan perpustakaan mengenai perubahan di dunia pasca-Perang Dingin. 1 – 15). Nelson Mandela adalah pemimpin perjuangan penghapusan apartheid yang mendirikan African National Congres. 1 – 40) dan soal uraian (hal 250 no. a 10. b 5. c 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. b 12. 3. E. b 19. Mulyanto Sarifudin 97 . a 4. 1. a B. 1 – 10). Tindakan Mandela tersebut membuatnya dijebloskan ke Proker Drs. c 9. b 18. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Bagaimana kondisi dunia internasional pasca perang dingin?”. 1 – 20 hal 251 – 255 no. 1. c 11. a 13. 1.

10. Pada Januari 1989. Pada Juni 1989. Pemimpin Komunis Cekoslovakia turun jabatan. Pada Oktober 1989. Pemilu di Polandi dimenangkan oleh Solidarity. Masing-masing republik saling berebut kekuasaan dan ketegangan etnik serta kekerasan mewarnai kehidupan politik Yugoslavia. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. 2. Turkmenistan. Georgia. Proker Drs. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Perestroika yang diterapkan Gorbachev di bidang ekonomi tidak berjalan baik karena kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela menghambat pertumbuhan ekonomi. Uzbekistan. pemerintahan Ceausescu digulingkan dan ia dieksekusi pada 25 Desember 1989. yaitu Amerika Serikat. Cekoslovakia membuka perbatasan agar rakyat Jerman Timur dapat menyebrang ke Jerman Barat. Belarusia. pemerintahan Jerman Timur turun dari jabatannya. Sekjen komunis Bulgaria. secara resmi dinyatakan Jerman bersatu ke seluruh dunia. Uni Sovyet. Tembok Berlin runtuh dan Zhivkov. Pada Juni 1989. ekonomi. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Warga Jerman Barat dan Jerman Timur menginginkan persatuan kembali dan menghancurkan Tembok Berlin. Hongaria menjamin berlakunya sistem multipartai. 8. Solidarity berkoalisi dengan Jend. termasuk Glasnot. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 9. Kegagalan kebijakan ekonomi Gorbachev juga mempengaruhi kegagalan pada kebijakan politiknya. Pada 22 Desember 1989. Mulyanto Sarifudin 98 . Pada April 1989. de Klerk adalah presiden kulit putih di Afrika Selatan yang melakukan pembaharuan dan berusaha untuk menghapus apartheid. Janos Kadar menjadi Sekjen Cekoslovakia. Ia juga membebaskan Mandela dan menyusun RUU baru yang bertujuan mengakhiri kekuasaan mutlak kaum kulit putih. Tajikistan. Kazakhstan. dan Prancis pada Mei hingga September 1990. Yugoslavia menghadapi masalah ekonomi yang serius sehingga melemahkan pemerintah pusat. 6. Ukraina. Hongaria mengizinkan pengungsi Jerman Timur untuk menyebrang ke Austria. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Pada 10 November 1989. 7. turun jabatan. Klerk mengadakan Pemilu pada 26 – 29 April 1994 yang dimenangkan oleh Mandela sehingga sebulan kemudian Mandela menjadi presiden Afrika Selatan. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Azerbaijan. dan empat negara Sekutu yang menguasai Jerman. Armenia. Inggris. Pada September 1989. Pada Mei 1988. Kirgiztan. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA penjara oleh pemerintah kolonial Inggris. Frederick W. Jaruselski. 5. Pada 3 Oktober 1990. Pada 3 November 1989. Rusia. Kebijakan Breznev yang menyatakan bahwa Uni Sovyet mempunyai hak untuk mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara komunis lainnya dengan tujuan untuk menguatkan akar persaudaraan komunisme di negara tersebut. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaruan Glasnot dan Perestroika. Namun. Jerman Timur. 4. Pada 24 November 1989. 3. Parlemen Hongaria mengizinkan berdirinya partai independen. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. Kejadian tersebut menyebabkan diadakannya pertemuan “dua plus empat” antara Jerman Barat. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Pada 6 Desember 1989. Moldova. pelarangan terhadap gerakan Solidarity di Polandia dicabut.

Nurahayati. Kepala Sekolah Dra. : ………………………………………………. M. Guru Mata Pelajaran Drs.Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Tujuan Pembelajaran Proker Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. ASEAN.Pd NIP: 131273017 Jakarta.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin 99 . Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Hj. dan OKI Alokasi Waktu : 1x45 menit A.2. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3..

dan OKI. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Gerakan NonBlok?”. •Menarik kesimpulan materi. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. dan OKI B. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. E. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). dan OKI C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Peserta didik mengerjakan portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Proker Drs. ASEAN. ASEAN.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Materi Pembelajaran • Organisasi Gerakan Non-Blok. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. Mulyanto Sarifudin 100 . 3. ASEAN. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai Organisasi Gerakan Non-Blok.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. d 21. a 29. b 9. 1. a 6. a 25. d 24. d 26. b 4. a 17. c Proker Drs. d/e 20. b 13. c 28. a 22. b 12. b 2. c 11. b 30. b 3. b 5. b 16. Mulyanto Sarifudin 101 . bahasan dan bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Politik Containtment 15. e 8. a 18. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. e 10. c 14. b 27. a 23. c 19. a 31. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. b 32. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kunci Jawaban Evaluasi Semester 2 A. e 7.

Namun. Amerika Serikat dengan liberalismenya berusaha menanamkan pengaruh pada negara-negara di dunia. Nasionalisme di India dan Mesir memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Pada saat pergantian kepemimpinan dari Soekarno ke Soeharto. a/b 35. 4. politik luar negeri Indonesia kembali pada politik luar negeri bebas aktif. Pertemuan tersebut akhirnya menetapkan Jerman bersatu pada 3 Oktober 1990. Perestroika adalah restrukturisasi di segala bidang untuk memperbaiki kondisi sosial. 8. Amerika Serikat pada saat itu juga sedang berupaya menanamkan pengaruh liberalisme di Vietnam. Amerika Serikat ikut berperang membendung masuknya pengaruh komunis di Vietnam. Presiden Soekarno sempat terbujuk oleh komunisme sehingga membentuk poros Indonesia-Phnomphen-Peking-Hanoi-Pyongyang. Kedua blok tersebut bersaing dalam segala bidang tanpa melakukan peperangan fisik. 6. 7. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 37. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Glasnot berarti keterbukaan yang memperkenankan dan mendorong diskusi lebih terbuka serta kritik terhadap kehidupan politik dan kultural agar dapat menjadi lebih baik. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. 10. 3. sedangkan Uni Sovyet merangkul negara-negara Eropa Timur dan membentuk blok timur. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Mulyanto Sarifudin 102 . begitu juga dengan Uni Sovyet yang menganut komunisme. Kebijakan PBB untuk mencegah penggunaan nuklir tidak dihiraukan oleh kedua negara tersebut. Ahimsa mengutamakan anti-kekerasan. a 34. ekonomi. 9. 1. b 38. Glasnot dan Perestroika merupakan pembaharuan yang dikeluarkan Presiden Uni Sovyet. Amerika Serikat kemudian menarik simpati negara-negara Eropa Barat dan membentuk blok barat. 2. Amerika Serikat mengembangkan penelitian bom hidrogen dan Uni Sovyet kemudian menyusul dengan membuat bom hidrogen sendiri. dan politik Uni Sovyet. Gorbachev. Untuk itu. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaharuan Glasnot dan Perestroika. 5. Indonesia pada masa Perang Dingin berupaya menjalankan politik luar negeri bebas aktif. ekonomi. Namun. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. a SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Amerika Serikat dan Uni Sovyet adalah pemenang Perang Dunia II yang memiliki ideologi berbeda. untuk memperbaiki kondisi negara. a B. a 39. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. Proker Drs. Gerakan nasionalisme di India dipimpin oleh Mahatma Gandhi yang memiliki beberapa prinsip perjuangan. c 36.33. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. e 40. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Helmut Khol berperan mengusahakan unifikasi Jerman dengan mengkoordinasi pertemuan “dua plus empat”.

Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin 103 . 14. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. 15. Mengetahui. dan tidak boleh berada di kursi pemerintahan. Program ini dimulai pada Juli 1951. M.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 13. 12. sedangkan penduduk berkulit hitam dilarang memiliki tanah. dibatasi keinginan berusahanya. Juli 2009. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Kepala Sekolah Dra. Hj. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Politik Apartheid merupakan politik pemisahan antara pemerintah yang berkulit putih (minoritas) dan penduduk yang berkulit hitam (mayoritas) di Afrika Selatan. Pemerintah yang berkulit putih mendapatkan keistimewaan dalam segala hal. Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful