SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DAN KUNCI JAWABAN

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

25

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.1. Menganalisis Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pembentukan Pemerintah Indonesia Indikator : - Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI - Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI • Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia B. Materi Pembelajaran • Upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia • Peristiwa seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 C. Metode Pembelajaran Diskusi jigsaw dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai posisi Jepang dalam Perang Dunia II yang berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah kolonial Jepang di Indonesia. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam dua kelompok dan materi dibagi dalam dua bagian, yaitu BPUPKI dan PPKI. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu dua puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. • Guru menjelaskan peristiwa Rengasdengklok, penyusunan naskah Proklamasi, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diselingi tanya jawab dengan peserta didik. • Peserta didik membuat sebuah kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS - ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

26

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA F. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai BPUPKI dan PPKI. Lembar Penilaian Diskusi
Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Nilai Nilai Kelompok/ Kualit Kuant Nama atif itatif peserta didik Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). Format Penilaian Portofolio Indikator Nilai Nilai Deskripsi Kualitatif Kuantitatif
Pengantar Isi Menunjukkan dengan tepat isi kronologi Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil kronologi sesuai dengan tema yang diajukan Memberikan kesimpulan Kronologi merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif

Penutup Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

27

: SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. •Menarik kesimpulan materi. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Mulyanto Sarifudin 28 . 3. 1 – 20) dan soal uraian (hal 30 no. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 28 – 30 no. 1 – 10).2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 30 no. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai konflik antara Indonesia dan Belanda.Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Kunci Jawaban Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan B. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. E. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang kamu ketahui tentang ORI?”. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Materi Pembelajaran • Kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan C. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 28 – 30 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.

4. 3. Kepala Sekolah Dra. Soekarno dan Hatta beranggapan bahwa Proklamasi harus direncanakan dan diputuskan oleh PPKI. H.l. Strategi Ketahanan Ekonomi merupakan strategi yang diterapkan Indonesia untuk membendung blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda.Pd Jakarta. Membentuk Bank Negara Indonesia. Soekarno. Guru Mata Pelajaran Drs. 7. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Ahmad Subardjo. Mulyanto Sarifudin 29 . dan menerapkan program Gerakan Benteng. b 20. Sumitro Djojohadikusumo merupakan penataan kondisi ekonomi Indonesia dengan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional. diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkatsingkatnja. 6.l.A. a 9. b 2. Mulyanto Sarifudin Proker Drs. e 14. c 6. a 4. e 19. Nurahayati. mengeluarkan Oeang Repoeblik Indonesia. c 16. Sukarni dan Chairul Saleh. M. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. 8. Wachid Hasjim. c 17. a 1. Salim. Maramis. c 12. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. c 3. Juli 2009. M.A. Hatta. a 5. Sedangkan para pemuda menganggap PPKI merupakan badan bentukan Jepang. dan Abikusno Tjokrosujoso. Program ini dimaksudkan untuk menghidupkan industri-industri kecil sebagai kekuatan utama perekonomian nasional. nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. a 8. 5. c B. Mengajukan gagasan dasar negara. 2. Program Benteng dilaksanakan mulai bulan April 1950 hingga 1953. A. Para pengusaha nasional harus diberi prioritas untuk lebih berkembang dengan pemberian bantuan modal dan pelatihan. c 18. Hj. b 15. Moh. Memberikan bantuan kepada India yang sedang dilanda kelaparan. Soekarno-Hatta dan para pemuda kemudian kembali ke Jakarta dan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Gerakan Benteng yang dicetuskan oleh Dr. Para pemuda kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menjauhkan dari pengaruh Jepang dan membujuk agar segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. a 10. Mengetahui. 10. Menetapkan pembentukan partaipartai politik di Indonesia.1. b 7. b 13. 9. Yamin. Abdulkadir Muzakir.

2.Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. •Menarik kesimpulan materi.NIP: 131273017 SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Peserta didik melakukan analisis hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan B. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Setelah itu. diskusi D. Proker Drs. Hatta untuk mengakomodasi suara rakyat yang majemuk?”. Peserta didik mencari informasi dari internet maupun kepustakaan lain. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 3. Materi Pembelajaran • Perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan C. Mulyanto Sarifudin 30 . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. pemberian tugas. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang dilakukan oleh Wakil Presiden Moh. 2. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri 3-4 orang. peserta didik menyusun hasil analisis dan mempresentasikan di depan kelas (Analitika hal 27).

Guru Mata Pelajaran Drs. Inisiatif 4. Hj. M.. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : Topik diskusi/debat No : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 31 . Juli 2009. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Berani mengemukakan pendapat 2. Nurahayati. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi dan presentasi mengenai hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Kepala Sekolah Dra. Berani menjawab pertanyaan 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E.

Ambarawa. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.2. Mulyanto Sarifudin 32 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. 2. Medan. Proker Drs.Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Bandung. Setiap kelompok diberi waktu lima belas menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Materi Pembelajaran • Konflik Indonesia-Belanda 1945 – 1949 C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan B.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Palembang. Agresi Militer I. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kedatangan AFNEI yang dibonceng oleh NICA. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. yaitu pertempuran Surabaya. dan Agresi Militer II. 3.

Berani menjawab pertanyaan 3. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Inisiatif 4. Kepala Sekolah Dra. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No : : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. M. Hj. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Berani mengemukakan pendapat 2. Guru Mata Pelajaran Drs. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi jigsaw mengenai konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Mulyanto Sarifudin 33 .Pd NIP: 131273017 Jakarta.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.

dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.2. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. dan Hatta dalam menghadapi Belanda C. Amir Syarifuddin. Amir Syarifuddin.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan Hatta dalam menghadapi Belanda B. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan mencari berbagai informasi mengenai kabinet Syahrir. • Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik Pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Kegiatan Penutup Proker Drs. Amir Syarifuddin. 3. Amir Syarifuddin. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. • Peserta didik dan guru membahas informasi yang ditemukan dari internet dan kepustakaan lain. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. tanya jawab. Materi Pembelajaran • Perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. dan Hatta dari internet maupun kepustakaan lain. Mulyanto Sarifudin 34 . 2. dan Hatta dalam menghadapi Belanda Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill.Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Pemerintahan kabinet menunjukkan bahwa di Indonesia pernah menganut sistem?”.

e 16. b 7. a 14. Tindakan tersebut menyebabkan PBB membentuk UNCI yang mengusahakan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. c 2. Kunci Jawaban A. Perjanjian tersebut kembali dilanggar oleh Belanda dengan melakukan Agresi Militer II. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 56 – 58 no. E. 2. 1. pimpinan digantikan oleh Kolonel Sudirman dan dimulai penyerangan pada 12 Desember 1945. c 4. dan Amerika Serikat yang mengusulkan dilaksanakannya Perjanjian Renville. Namun. a 3. Agresi Militer I merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Belanda terhadap Perjanjian Linggarjati. Komisi Tiga Negara terdiri dari Australia. b 17. Penyerangan pertama terjadi pada 20 November 1945. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 1 – 10).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Setelah Kolonel Isdiman gugur. c 18. b 5. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 58 no. d 15. e 9. e 13. hasil perundingan tersebut banyak mendapat kecaman dari Proker Drs. c 19. 3. c 8. Mulyanto Sarifudin 35 . Belgia. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . b 11. 1 – 20) dan soal uraian (hal 58 no.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Agresi tersebut mendapat kecaman dari pihak luar sehingga dibentuk Komisi Tiga Negara. e 10. 1. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). b 20. •Menarik kesimpulan materi. e 12. Penyerangan yang dipimpin Kolonel Sudirman berhasil mengusir Sekutu dari Ambarawa. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 56 – 58 no. c B. d 6. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Kabinet Syahrir memberikan prioritas terhadap penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan melakukan Perjanjian Linggarjati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

Hj. Hal tersebut diperparah lagi dengan blokade ekonomi terhadap RI. Strategi politik yang paling menonjol pada masa kabinet Amir Syarifuddin adalah dilaksanakannya Perundingan Renville pada 17 Januari 1948. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Perundinganperundingan tersebut berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Strategi yang diterapkan oleh Moh. Mulyanto Sarifudin 36 . 7. Kepala Sekolah Dra. Tidak. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 25 Maret 1947 di Istana Rijswijk. karena wilayah Indonesia hanya meliputi Jawa Tengah. 4. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional dan presiden RIS adalah panglima tertinggi Angkatan Perang RIS. Jawa Timur. Mengetahui. Membantu penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan mengusahakan dilaksanakannya Perundingan Renville di atas kapal USS Renville milik Amerika Serikat.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hatta adalah pelaksanaan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Juli 2009. Mayoritas rakyat menghendaki pembentukan negara kesatuan sehingga diadakan perundingan antara pemerintah RI dengan pemerintah RIS. Perundingan Linggarjati dilaksanakan di Cirebon dan dipimpin oleh Lord Killearn. Nurahayati. Amir Syarifuddin bermaksud memperkuat posisi kabinetnya terhadap Belanda sehingga ia menyepakati hasil perundingan Renville. M. 5. Kabinet Hatta berhasil melaksanakan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Akhirnya RIS resmi dibubarkan pada 17 Agustus 1950 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terwujud kembali. Madura. naskah persetujuan ditandatangani oleh kedua belah pihak yang berisi pengakuan de facto Belanda terhadap Republik Indonesia atas Jawa. Pada 15 November 1946. Guru Mata Pelajaran Drs. RI dan Belanda membentuk Republik Indonesia Serikat di bawah pimpinan Ratu Belanda. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kelompok politik lainnya. 6. 9. 10. Jakarta Pusat. Negara federasi disetujui bernama Republik Indonesia Serikat berdasarkan asas demokrasi dan federalisme. Sikap tersebut mendapat tentangan dan menyebabkan Amir menyerahkan mandat kembali kepada Presiden Soekarno. dan tiga perempat Sumatera. Hatta telah berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. dan Sumatra. Strategi politik Moh.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Dewan Keamanan PBB berusaha menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda dengan membentuk KTN dan UNCI. 8.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 37 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Perundingan apa yang pertama kali dilakukan Indonesia-Belanda?”. Setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55).2. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . 2. Kegiatan Penutup Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan B. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Mulyanto Sarifudin 38 . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Materi Pembelajaran • Perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan C.Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 2x45 menit A. 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.

Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No Lembar Penilaian Diskusi : ………………………………… : ………………………………… Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Hj. M. Juli 2009. Nurahayati. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Berani menjawab pertanyaan 3. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi mengenai faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55). Mulyanto Sarifudin 39 . Inisiatif 4. •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Berani mengemukakan pendapat 2.Pd NIP: 131273017 Jakarta. E. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Guru Mata Pelajaran Drs. Kepala Sekolah Dra.

RMS b. RM TII S b. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. An di Aziz B.3. PKI Madiun 1948 e. Materi Pembelajaran • Gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. Andi Aziz Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . PRRI/Permesta c. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. RM TII S b. PKI e. DI/TII d. DI/ d.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. And i Aziz Proker Drs. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. PKI e. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Mulyanto Sarifudin 40 . DI/ d. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a.Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a.

Menguraikan hasil esai dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam esai Esai merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. Dewan Gajah. •Menarik kesimpulan materi. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Dewan Garuda. Dewan Garuda.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 41 . • Peserta didik membuat portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. E. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kehidupan sosial masyarakat pada awal kemerdekaan. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. 3. 2. Dewan Gajah. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Penilaian • Portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng.

Juli 2009. Hj.Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI B.Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI . Kepala Sekolah Dra. Nurahayati. Materi Pembelajaran • Peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI C. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui.3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Metode Pembelajaran Proker Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. M. Mulyanto Sarifudin 42 . Guru Mata Pelajaran Drs.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. a B. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 11. •Menarik kesimpulan materi. • Guru dan peserta didik membahas berbagai informasi yang berhasil didapatkan disertai dengan tanya jawab. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari informasi dari internet. e 18. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan situasi Indonesia dan posisi PKI pada masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin. c 17. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. d 14. a 10. d 15. a 20. maupun wawancara dengan narasumber mengenai G 30 S/PKI dan dampak dari peristiwa tersebut. 1 – 20) dan soal uraian (hal 113 – 114 no. kepustakaan. 1 – 10). c 7. d 4. d Proker Drs. b 3. a 8. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. E.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. c 5. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). Kunci Jawaban A. a 6. d 13. d 2. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 113 – 114 no. e 12. 1. a 9. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 111 – 114 no. 3. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 111 – 114 no. Mulyanto Sarifudin 43 . 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). b 19. a 16.

Letjen. Mayjen. Sedangkan. dan penurunan harga serta perbaikan ekonomi. Mayjen. putri Jenderal Nasution. Gerakan Aceh Merdeka menuntut Aceh lepas dari RI akibat kesejahteraan rakyat Aceh kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat karena pembangunan hanya terfokus di Pulau Jawa. Pandjaitan. Parman. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. 3. S. Persetujuan Renville mengharuskan pemerintah RI menarik pasukan gerilya RI ke luar batas garis demarkasi Van Mook dan mengosongkan wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda. dan mengusahakan pembangunan daerah agar setara dengan pembangunan di ibu kota Jakarta. Tokoh gerilya RI. Di Jawa Tengah. kebijaksanaan kabinet Hatta lebih menjual bangsa Indonesia kepada pihak Belanda. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. pembersihan kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI. Pierre Tendean. Kahar Muzakar dan pasukannya juga memanfaatkan lingkungan alam yang sangat dikenalnya sehingga sulit ditumpas. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. ia melihat bahwa penyebab dari munculnya tragedi tersebut berasal dari adanya fraksi di dalam tubuh militer yang tidak puas akan Proker Drs. diantaranya daerah Jawa Barat. 9. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Musso kemudian menggerakkan kekuatan PKI untuk melakukan pemberontakan di Madiun pada tahun 1948. 6. Sugiyono. Achmad Yani. Mendukung dan mendorong penggalangan persatuan dwitunggal antara elemen masyarakat dan ABRI dalam melaksanakan dan mengamalkan Pancasila secara murni. Mulyanto Sarifudin 44 . 2. Pada bulan Agustus 1965. Soeprapto. Menolak usaha-usaha pembelaan dari unsur apa pun terhadap G30S/PKI. Brigjen. Kolonel Katamso dan Letkol. Haryono. 5. Rasa kesukuan yang ditanamkan DI/TII telah berakar di hati rakyat Kahar Muzakar dan gerombolannya mengenal sifat rakyat. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. Kartosuwiryo.M. S. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. Pertama. Ia tidak lagi mengakui kedaulatan RI dan memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949. 10. Menurutnya. Musso sebagai tokoh kawakan PKI mengeluarkan propaganda yang menentang kebijakan kabinet Hatta. Pembubaran PKI. Sugiyono. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. menuntut otonomi daerah yang seluas-luasnya. yang memimpin pasukan Hizbullah dan Sabilillah. Letjen. Brigjen. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso dan Letkol. Soetojo. 7.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Bersamaan dengan waktu penculikan. 4. Mayjen. Selain itu. Gerakan DI/TII Aceh menuntut status wilayah propinsi kepada pemerintah pusat. 8. Gerakan separatis GAM dan gerakan DI/TII Aceh memiliki keterkaitan yaitu kedua gerakan tersebut menuntut keadilan dari pemerintah pusat terhadap Aceh. Harold Crouch mempunyai tiga penafsiran sebab G30S/PKI. Pada 30 September 1965. mengingat tidak sedikit bantuan yang diberikan rakyat Aceh selama perang kemerdekaan. menolak membawa pasukannya dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. Mengoptimalkan potensi dan kekayaan daerah.

Kedua. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kepemimpinan petinggi militer pada kala itu. Ketiga. tragedi tersebut muncul akibat adanya argumen bahwa pergerakan ABRI seluruhnya didalangi PKI. Mulyanto Sarifudin 45 . penyebab peristiwa tersebut adalah adanya kemitraan antara beberapa pejabat pemerintah dengan pimpinan PKI.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menguraikan hasil analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitat if Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Proker Drs. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110).

Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. M. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer B.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.4. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jakarta. Hj.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 46 .Mengetahui. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Nurahayati. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer .

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 47 . •Menarik kesimpulan materi. • Guru mengadakan tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. E. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara ringkas latar belakang diterapkan Demokrasi Parlementer di Indonesia. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ………………………………… Topik diskusi/debat : ………………………………… No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri dari 3-4 orang untuk menganalisis kehidupan politik masing-masing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer. Hasil diskusi dibuat dalam format yang tersusun rapi (Aktivitas hal 66). 3. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. Metode Pembelajaran Diskusi dan pemberian tugas D. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kehidupan politik masingmasing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer (Aktivitas hal 66). • Guru menjelaskan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.

Hj. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : .Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Mulyanto Sarifudin 48 . Ketelitian Jumlah Nilai Individu • Portofolio berbentuk analisis hasil diskusi (Aktivitas hal 66). Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Mengetahui. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Proker Drs. Berani menjawab pertanyaan 3. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Inisiatif 4.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Juli 2009.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin . M. Kepala Sekolah Dra.4. Nurahayati. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer.

Penilaian • Portofolio berbentuk analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Mulyanto Sarifudin 49 .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang kehidupan ekonomi dan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA B. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai Dewan Konstituante dan Dekrit Presiden 1959.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. 3. baik dari internet maupun kepustakaan lain. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin C. E. • Peserta didik membuat analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). •Menarik kesimpulan materi.

Mulyanto Sarifudin 50 . Juli 2009. M. Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Materi Pembelajaran • Perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Proker Drs.4. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Guru Mata Pelajaran Drs.Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Nurahayati. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Hj. Kepala Sekolah Dra. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai letak tempat dan bukti penyebaran Islam pada peta Indonesia. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia B.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Pd NIP: 131273017 Jakarta.

d 4. d 2. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Kunci Jawaban A. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai keadaan sosial pada awal kemerdekaan. • Guru dan peserta didik menganalisis informasi yang didapatkan. Mulyanto Sarifudin 51 . a B. d 10. 1. b 9. d 19. e 12. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . c Proker Drs. a 8. d 3. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. c 7. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia. 1 – 20) dan soal uraian (hal 85 – 86 no. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 83 – 85 no.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. d 5. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. b 18. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. a 15. d 16.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. a 20. 1 – 10). c 17. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 83 – 85 no. baik dari internet maupun kepustakaan lain. 2. c 14. c 6. 11. c 13. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 85 – 86 no. 3. E. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3).

dan keamanan rakyat. Proyek mercusuar Ganefo menghambat pembangunan ekonomi dan moneter Indonesia. Kabinet Djuanda melakukan pembentukan dewan nasional. normalisasi keadaan Republik. Pada periode 1950an. PKI cukup mendominasi di masyarakat. Proker Drs. Kampus harus terdistorsi oleh praktik dari PKI. dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif. 5. dan melaksanakan politik luar negeri bebas aktif. Kabinet Sukiman memiliki program kerja berupa tindakan tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. memperbaiki hubungan dengan Belanda. Hal tersebut membuat Presiden Soekarno membubarkan dewan tersebut dan memberlakukan kembali UUD 1945. memperjuangkan Irian Barat. mempercepat pembentukan daerah otonomi di Indonesia. dan budaya. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Kabinet Ali I mempersiapkan pemilu. pendidikan. Menerapkan Gerakan Assaat dan melaksanakan MUNAP. mengganti sistem ekonomi kolonial dengan sistem ekonomi nasional. Kabinet Natsir berusaha meningkatkan keamanan dan ketertiban. 9. memperjuangkan Irian Barat. Pada masa Demokrasi Terpimpin. Kabinet Ali II memperjuangkan Irian Barat. Mulyanto Sarifudin 52 . menguatkan penyempurnaan susunan pemerintahan. 4. Kabinet Wilopo mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. mengangkat Nasution sebagai KSAD. 8. kehidupan ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan karena Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan inflasi yang tinggi sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun tajam. masyarakat Indonesia mulai meningkat kesadarannya untuk selalu memperbarui informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang dunia luar. memperjuangkan Irian Barat. 2. menyelesaikan Irian Barat. Zaken kabinet merupakan kabinet dengan formasi orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya. memperjuangkan kesejahteraan rakyat dengan memperbarui hukum agrarian. meningkatkan kemakmuran. penyempurnaan angkatan perang. dan memusatkan perhatian pada ekonomi rakyat. Djody atas kasus korupsi. Melakukan nasionalisasi ekonomi yang dilakukan oleh Kabinet Ali I. 6. proyek-proyek ini menghabiskan banyak dana nasional sehingga pembangunan sektor moneter tidak diprioritaskan. dan menangkap Mr. PKI berusaha menempatkan seluruh kehidupan masyarakat agar berada di bawah kekuasaannya. menyehatkan anggaran belanja dan keuangan negara. 10. 3. 7. memperjuangkan pembatalan hasil KMB. Banyak perseteruan antara pemenang Pemilu I yang menyebabkan sidang parlemen menjadi deadlock. mempersiapkan pemilu. Anggota-anggota Dewan Konstituante hanya mementingkan kepentingan kelompoknya masing-masing dalam menyusun UUD yang baru sehingga sulit untuk mencapai kata sepakat. khususnya teknologi. mengatasi pemberontakan di berbagai daerah. Sistem perekonomian yang menegaskan bahwa orang-orang yang dapat melaksanakan kegiatan perekonomian hanyalah orang yang mendapat izin khusus dari pemerintah. politik. meningkatkan kesejahteraan pegawai dan buruh. Kabinet Burhanuddin Harahap melaksanakan pemilu. Keputusan tersebut tertuang dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan mempercepat pembangunan.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Nurahayati. M.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Kepala Sekolah Dra. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Guru Mata Pelajaran Drs. Hj. Mulyanto Sarifudin 53 .

Mendeskripsikan kondisi politik. Mulyanto Sarifudin 54 . dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an Alokasi Waktu : 1x45 menit Proker Drs. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. sosial.4.

Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana posisi Presiden Soekarno pada awal 1960-an?”. Materi Pembelajaran • Kondisi politik. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi cerita pendek Proker Drs.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet Penilaian Cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 2. politik. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an • Peserta didik membuat cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi politik. 3. sosial.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. sosial. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. sosial. politik. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). Mulyanto Sarifudin 55 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. •Menarik kesimpulan materi. • • • • • • • • F. E. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an B. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kondisi politik. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an C.

Pd NIP: 131273017 Jakarta. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan cerita pendek.Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru . Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Guru Mata Pelajaran Drs. M. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.1. Juli 2009.Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . ekonomi pemerintah Orde Baru Alokasi Waktu : 3x45 menit Proker Drs. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin 56 . Hj. Menguraikan cerita pendek dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam cerita pendek Cerita pendek merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. politik.

Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. ekonomi pemerintah Orde Baru C.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. ekonomi pemerintah Orde Baru. politik.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 57 . dan pemberian tugas D. 2. ekonomi pemerintah Orde Baru B. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Materi Pembelajaran • Kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Ciri-ciri pokok kebijakan sosial. • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. politik. ekonomi pemerintah Orde Baru. Penilaian • Esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). Guru menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. politik. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kebijakan sosial. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru. Proker Drs. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. •Menarik kesimpulan materi. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. • Peserta didik membuat esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . politik. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan kondisi politik Indonesia pascapemberontakan G30S/PKI. inquiri. E. 3.

Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Kepala Sekolah Dra. politik. Guru Mata Pelajaran Drs. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai atau kliping Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Hj. Nurahayati. ekonomi pemerintah Orde Baru. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. M.1. Mulyanto Sarifudin 58 . Menguraikan esai dengan tepat Memberikan kesimpulan esai Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam penulisan esai Esai atau kliping merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 • Tes lisan mengenai kebijakan sosial.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru Proker Drs. Mengetahui. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 ]RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Juli 2009.

3. Materi Pembelajaran • Menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat C. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru. tanya jawab.Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat : 2x45 menit A. Metode Pembelajaran Ceramah. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan partai politik pada masa Orde Baru?”. Kunci Jawaban Proker Drs. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 132 – 134 no. E. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. dan pemberian tugas D. 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 134 no. 1 – 20) dan soal uraian (hal 134 no. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 132 – 134 no. Mulyanto Sarifudin 59 . 1 – 10). Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat B.Alokasi Waktu SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Tanya jawab mengenai menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3).

seiring dengan kedatangan perdana menteri Jepang. dan Muhammad Aini Chalid. seperti yang telah ditetapkan dalam TAP MPRS Proker Drs. Program Kerja Kabinet Ampera tercermin dalam Catur Karya. 1. dan dr. c 15. Kedua. dan Brigjen Amir Machmoed mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. a 10. b 16. urusan kenegaraan dimandatkan kepada Soeharto. Leimena. Subandrio. menggelar Pemilihan Umum secepatnya hingga 5 Juli 1968. Kakuei Tanaka. b 60 . Pertemuan tersebut ditutup karena ada pasukan tak dikenal di luar istana. Chairoel Saleh di Istana Bogor. d 5. Presiden Soekarno mengadakan pertemuan dengan berbagai partai politik untuk menekankan partai politik agar menolak dan mengecam demonstrasi mahasiswa. Peristiwa Malari didahului oleh adanya arus investasi Jepang yang membanjiri Indonesia dan mengalahkan ruang gerak sektor ekonomi lokal. Presiden Soekarno kemudian pergi ke Istana Bogor. dan Brigjen Amir Machmoed kemudian mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Mereka secara sepihak dituduh melakukan kegiatan subvesif yang mengancam stabilitas bangsa. Salah satunya adalah demonstrasi pada 15 Februari hingga 16 Februari 1974. Mayjen Basoeki Rachmat. 4. Chairoel Saleh. memperbaiki kualitas kehidupan rakyat Indonesia. Demonstrasi mulai bermunculan menentang investasi tersebut. Yusuf. digelar sidang paripurna untuk menyelesaikan masalah Indonesia. situasi Indonesia sangat tegang. a 2. a 13. Brigjen M. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto yang berisi perintah untuk mengatasi masalah keamanan dan krisis politik yang terjadi pada saat itu. c B. Kemudian pada 23 Februari 1967. d 14. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. e 6. Setelah tragedi G30S/PKI. Pada 11 Maret 1966. Pertemuan tersebut tidak ditanggapi oleh partai politik. a 20. Sjahrir. Pada peristiwa Malari. Mulyanto Sarifudin 11. J. Massa mulai melakukan penghancuran dan pembakaran terhadap produk-produk Jepang. 2. dr. Yusuf. d 3. b 18. Dengan demikian. Leimena. Surat itu kemudian dikenal dengan sebutan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). 3. saat pemerintah mulai menerapkan pola represif untuk membubarkan demonstrasi tersebut.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mereka adalah Hariman Siregar. b 19. Presiden Soekarno secara resmi telah menyerahkan jabatan kekuasaan kepada Soeharto. 1. Pada tanggal 11 Maret 1967. tiga orang mahasiswa ditangkap oleh aparat dan diadili pada 7 Agustus 1974. dan dr. Kerusuhan pun mulai tersulut. b 8. c 7. J. dr. d/e 4. c 12. a 17. Subandrio. Pada 10 Maret 1966. Situasi pun mulai memanas pada 17 Februari 1974. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto. Mayjen Basoeki Rachmat. terutama dalam hal sandang dan pangan. Brigjen M. Pertama. a 9.

Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. dan Partai Murba. menerapkan kebijakan untuk mengekang proses ekspansi kredit. Selain itu. 5.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Kelompok Golongan Karya terdiri dari berbagai organisasi profesi. Nasution pada 11 November 1958. Nurahayati. 7. memberikan stimulasi kepada para pengusaha untuk menyerahkan sebagian hasil usahanya untuk sektor pajak dan ekspor Indonesia. Kepala Sekolah Dra. 10. sistem tersebut membatasi hak-hak warga negara untuk berserikat dan berkumpul dalam rangka mengeluarkan dan menyatakan pendapat. kebebasan pers dan media juga dikekang dengan jalan melakukan pembredelan pada media yang bertentangan dengan pemerintah Orde Baru. Mulyanto Sarifudin 61 . Partai Katolik. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Hj. IPKI. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. organisasi seniman. organisasi buruh. Di kampus. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. PPP. Munculnya berbagai organisasi profesi. Mengetahui. dan organisasi masyarakat. M.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. XI/MPRS/1966. Menerapkan anggaran belanja seimbang. Ketiga. Juli 2009. 9. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA No. Partai Muslimin Indonesia. Soeharto juga menerapkan sistem reward and punishment terhadap orang-orang yang mendukung atau menentang kekuatan Orde Baru. Sejak tahun 1978. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. PSII. menerapkan kebijakan penundaan pembayaran utang. Kelompok PDI berdiri pada 11 Januari 1973 terdiri atas PNI. 6. Fusi partai politik menjadi PDI. kembali meluruskan dan melaksanakan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif sesuai dengan TAP MPRS No. organisasi tani dan nelayan.H. Kelompok PPP berdiri pada 5 Januari 1973 terdiri atas NU. Guru Mata Pelajaran Drs. meneruskan perjuangan untuk menolak imperialisme dan kolonialisme dalam berbagai bentuk. dan Golongan Karya. Keempat. Masyarakat harus mengikuti ketetapan yang digariskan oleh pemerintah Orde Baru. Segala jenis pergerakan nasional tidak boleh melenceng dari Pancasila. 8. dilaksanakan Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). XI/MPRS/1966. menerapkan kebijakan penanaman modal asing. Berbagai pergerakan yang disinyalir berbeda haluan dengan asas tunggal Pancasila langsung dihukum dengan dakwaan subversif. dan Perti. Parkindo.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 62 .

Mulyanto Sarifudin 63 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. E. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan mengenai faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru. Materi Pembelajaran • Krisis multidimensi dan munculnya reformasi • Kronologi jatuhnya pemerintah Orde Baru C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.2. 1 – 10). •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 161 – 162 no. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis B.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai kehidupan sosial politik menjelang kejatuhan Orde Baru.Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141). Sumber Belajar Proker Drs. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kronologi jatuhnya pemerintahan Orde Baru. inquiri. 1 – 20) dan soal uraian (hal 163 no. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Menganalisis Proses Berakhirnya Pemerintah Orde Baru dan Terjadinya Reformasi Indikator : . •Menarik kesimpulan materi.Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru . dan pemberian tugas D. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. 3. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 114 no. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 • Evaluasi pilihan ganda hal 112 – 114 no. Menguraikan hasil analisis dengan tepat.• • • • • • • • SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141). Proker Drs.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Mulyanto Sarifudin 64 .

politik. Ditambah lagi kesenjangan sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat KKN yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. c 13. tetapi aparat tidak mengizinkan. Mulyanto Sarifudin 11. Setelah itu. 2. melainkan hanya di depan ketua Mahkamah Agung. 6. c 6. Sebagian kalangan ahli hukum dan mahasiswa melihat bahwa pengangkatan B. Penetapan kebijakan reformasi pembangunan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 1. 5 Mei 1999 19. Habibie pada 21 Mei 1998 tidak dilakukan di depan MPR/DPR. e 15. b B. penegakan HAM. dan hanya bertempat di Istana Negara. a 65 . Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. pelaksanaan Pemilu.J. Krisis ekonomi merembet pada krisis politik dan sosial yang mengakibatkan masyarakat tidak percaya pada pemerintah Orde Baru dan menuntut turunnya Soeharto sebagai presiden. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan MPR atau DPR”.00 mahasiswa memutuskan untuk mendatangi gedung MPR/DPR. c 17. 4. tiba-tiba terdengar suara letusan yang diduga dilepaskan oleh aparat. d 14. keempat mahasiswa Trisakti tertembak dan meninggal setelah berada di dalam kampus. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. c 8. 3. a 3. c 10. a 2. Pada pukul 13. Faktanya. penyelenggaraan pemerintah bebas KKN. a 12. 1. c 18. dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara.00. dan krisis legitimasi atas pemerintahan Orde Baru. a 5. Pada pukul 17. Aksi damai mahasiswa Trisakti digelar tanggal 12 Mei 1998 pada pukul 11. a 16. peralihan kepemimpinan dari Soeharto ke B. e 7.20 mahasiswa berjalan mundur memasuki kampus Trisakti. Hal ini didasari oleh pasal 9 UUD 1945 yang berbunyi. Dimulai dari krisis ekonomi yang memunculkan krisis sosial. c 9. Krisis multidimensi yang melanda Indonesia. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kunci Jawaban A. Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia menyebabkan roda perekonomian tidak berjalan karena banyak perusahaan yang bangkrut sehingga menyebabkan banyak pengangguran. “Sebelum memangku jabatannya. 5. Habibie sebagai presiden RI tidak konstitusional. Negosiasi dilakukan hingga akhirnya mahasiswa hanya sampai di kantor walikota Jakarta Barat dan diminta untuk kembali ke kampus. demokrasi ekonomi. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat.J. Investasi Proker Drs. Presiden Soeharto kemudian lengser keprabon yang menandai jatuhnya Orde Baru. d 20. penyelenggaraan otonomi daerah. a 4.

H. melaksanakan syarat-syarat reformasi ekonomi yang diberikan IMF kepada Indonesia. Guru Mata Pelajaran Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Di dalam peraturan ini ditetapkan bahwa pemilihan umum bersifat campuran antara sistem proporsional dan sistem distrik. Golkar. 8. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Mulyanto Sarifudin 66 . 3 Tahun 1999. M. Dari 48 partai politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 1999. Melakukan proses rekapitulasi perbankan Indonesia. Pemilu 1999 diatur dalam UU No.00. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. Kepala Sekolah Dra. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. membangun konstruksi baru perekonomian Indonesia. PPP. 9. 7. Nasution pada 11 November 1958. yaitu PDI-P.Pd NIP: 131273017 Jakarta. memperbaiki angka nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga mencapai di bawah Rp10.000. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. melaksanakan likuidasi bank-bank yang bermasalah. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Mengetahui. PKB. 10. Sri Bintang Pamungkas dan Mochtar Pakpahan dibebaskan karena Presiden Habibie mengangkat kembali kebebasan berkumpul dan menyatakan pendapat. Nurahayati. terdapat 5 partai besar yang menempati urutan tertinggi. dan PAN. Hj. Juli 2009. Pemilu tingkat nasional digelar pada 7 Juni 1999.

• Guru dan peserta didik membahas informasi yang didapatkan dari internet dan sumber lain disertai dengan tanya jawab. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menerangkan secara garis besar mengenai materi yang telah dipelajari seminggu sebelumnya. •Menarik kesimpulan materi. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 B. 3. Mulyanto Sarifudin 67 . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi beberapa kelompok untuk mencari artikel dari internet dan sumber lainnya mengenai perkembangan politik setelah 21 Mei 1998.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. 2. Proker Drs. Materi Pembelajaran • Perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 C. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.

20. 1 .15 (skor setiap soal benar 4 tetapi bila mendekati 2) Evaluasi Semester 1 A. 1 . Untuk itu. 1. E. d 7. Perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan masih perlu pembenahan karena sebagian besar aset negara masih atas nama kolonial Belanda dan Jepang. a 19. pemerintah Indonesia mengeluarkan Oeang Republik Indonesia dan mendirikan Bank Negara Indonesia. 35. c 29. a 23. d 13. a 33. d 24. b 12. c 9. Mulyanto Sarifudin 68 . a B. a 18. d 6. d 31. e 28. diterapkan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha. d 4. 1. Selain itu.40 (skor 1 s/d 40). d 25. c 37. 2. e 22. a 8. c 5. a 11. Untuk memajukan pengusaha pribumi. d 40. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi Akhir Semester 1 pilihan ganda (hal 164 – 168 no. c 36. Uraian hal 168 no.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. a 16. b 2. c 27. d 15. baik dalam permodalan maupun pengetahuan tentang pengembangan usaha. pemerintah juga melakukan nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. d 34. 1 – 40) dan soal uraian (hal 168 no 1 – 15). c 26. d 38. Keragaman ideologi mengandung implikasi yang signifikan Proker Drs. Ada hubungannya. c 10. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . b 32. b 21. e 3. Penilaian • Evaluasi Semester 1 pilihan ganda hal 164 – 168 no. b 30. e 39.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. e 14. e 17.

Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. 4. dan konsisten menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif. Pada masa Demokrasi Terpimpin. 7. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. Dekrit ini juga menandai berakhirnya tugas Konstituante setelah 3 tahun gagal membuat rancangan UUD pengganti UUDS 1950. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. memperbaiki hubungan dengan Belanda. Ali Sastroamidjojo I masa jabatan 31 Juli 1953 – 24 Juli 1955. Pemberlakuan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan momen pergantian sistem demokrasi Indonesia dari Demokrasi Liberal/Parlementer ke sistem Demokrasi Presidensial. 6. Kabinet Wilopo masa jabatan 19 Maret 1952 – 2 Juni 1953. Dewan Keamanan PBB mendirikan UNCI yang bertugas untuk menyelesaikan masalah Indonesia-Belanda salah satunya dengan mengusahakan terwujudnya Perundingan Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar. 10. Selain itu. Kabinet Burhanuddin Harahap masa jabatan Agustus 1955 – 3 Maret 1956. kehidupan politik Indonesia dikendalikan oleh Presiden Soekarno dengan mendirikan Front Nasional. Bersamaan dengan waktu penculikan. Kabinet Djuanda masa jabatan 9 April 1957 – Juli 1959. Untuk melaksanakan MANIPOL. Deklarasi ini berisi tentang peraturan ekspor impor dan masalah penetapan harga. 9. dan Kepribadian Indonesia (USDEK). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA terhadap struktur kepemimpinan negara. Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir Desember 1949. Kabinet Natsir masa jabatan 6 September 1950 – 18 April 1951. Meningkatkan taraf kemakmuran. Dunia Internasional dan PBB mengecam Agresi Militer Belanda II dan memberi dukungan kepada Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan dengan Belanda. Deklarasi Ekonomi dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 23 Maret 1963. 3. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. dan keamanan rakyat. membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menegakkan NASAKOM yang menguntungkan PKI. yaitu UUD 1945. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. Di Jawa Tengah. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso Proker Drs. Kabinet Ali Sastroamidjojo II masa jabatan 24 Maret 1956 – 14 Maret 1957. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Untuk keamanan akan dibentuk APRIS dengan TNI sebagai intinya. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Berusaha menyelesaikan masalah Irian Barat. Mulyanto Sarifudin 69 . Perubahan otoritas KNIP dan munculnya berbagai partai politik di Indonesia menjadi dua katalisator utama terhadap perubahan struktur kekuasaan pemerintahan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. melainkan demokrasi yang berangkat dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri. Maklumat 3 November 1945 juga berperan dalam susunan lembaga kepresidenan negara. 5. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun berikutnya. Kabinet Sukiman masa jabatan 26 April 1951 – 1952. pendidikan. Pada 30 September 1965. 8. digunakanlah strategi politik. Susunan kabinet yang dibentuk pada 2 September 1945 mencerminkan komposisi yang mewakili keragaman ideologi di Indonesia. Demokrasi Terpimpin. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. Sosialisme Indonesia. 11. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. Demokrasi ini menempatkan toleransi dan musyawarah untuk mufakat dengan berlandaskan hati nurani yang luhur atas dasar ketuhanan. putri Jenderal Nasution. Pada bulan Agustus 1965. Manifesto Politik Republik Indonesia (MANIPOL) yang disampaikan oleh Presiden Soekarno berisi pernyataan bahwa demokrasi yang tepat bagi bangsa Indonesia bukanlah Demokrasi Liberal.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. KASI. dan Golongan Karya. Muncul tuntutan dari berbagai pihak agar pemerintah segera menumpas PKI. M. 14. Pasukan TNI juga didaratkan melalui laut. membersihkan pemerintahan dari unsur PKI. Selain itu muncul Naskah Deklarasi Mendukung Pancasila yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Kesatuan Aksi dan Front Pancasila. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. Munculnya berbagai organisasi profesi. Pemerintah pusat juga memecat Somba dan Runturambi. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. Mengetahui. Juli 2009. Tuntutan tersebut berasal dari KAMI. KAPPI. 15. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. KAPI. dan KAWI. Mulyanto Sarifudin 70 . Sugiyono. Pada Februari 1958. Kepala Sekolah Dra. Hj. KABI. dan memperbaiki perekonomian Indonesia. pesawat-pesawat AURI melakukan pengeboman pada sejumlah kota tempat konsentrasi pasukan PRRI lainnya. Guru Mata Pelajaran Drs. Pemberontakan PRRI/Permesta akhirnya dapat dilumpuhkan sekitar Agustus 1958. Investasi asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. walaupun sisanya masih ada hingga tahun 1961. PPP. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. 13.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Operasi militer gabungan untuk daerah Sulawesi Utara dinamakan Operasi Sapta Marga. Pemerintah memberikan wewenang kepada Jendral Ahmad Yani sebagai pemimpin operasi penumpasan. Fusi partai politik menjadi PDI. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA dan Letkol. Nurahayati. 12.

2. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 71 .3. Kegiatan Inti • Peserta didik melakukan wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). Materi Pembelajaran • Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi C. 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi B. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi Alokasi Waktu : 1x45 menit A. wawancara D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana kondisi ekonomi Indonesia pascareformasi?”. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

E. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Hj.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Format Penilaian Portofolio Indikator Pemahaman tentang peristiwa masa-masa reformasi 1998 Pengetahuan tentang teknik wawancara Keberanian melakukan wawancara Ketepatan menggunakan teknik wawancara Kemampuan mengumpulkan data Penyajian.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Nurahayati. M. bahasan dan bahasa Jumlah Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan Baik Cukup Kurang cukup 4 3 2 1 Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. Kepala Sekolah Dra. Juli 2009. Penilaian • Wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159).Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin 72 . Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .

Mulyanto Sarifudin 73 . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai situasi di Asia dan Afrika pada masa kolonisasi bangsa Barat. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. 2.1. Materi Pembelajaran • Nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika B. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D.

Mesir. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Lybia. Mulyanto Sarifudin 74 . Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Proker Drs. dan Afrika Selatan. Cina.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.. India. Setiap kelompok diberi waktu tiga puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. yaitu nasionalisasi Turki. E. Inisiatif 4. Filipina. India. Filipina. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. dan Afrika Selatan. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Lybia. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai nasionalisasi Turki. Cina. Berani menjawab pertanyaan 3. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Berani mengemukakan pendapat 2. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. 3. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Mesir.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Guru Mata Pelajaran Drs. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Inti Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II B. Materi Pembelajaran • Ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II C. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. M.Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Mulyanto Sarifudin 75 .1. Nurahayati. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai keadaan dunia internasional pasca-Perang Dunia II. Kepala Sekolah Dra. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . 2. Hj. Juli 2009.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Jose Rizal ditangkap dan di hukum mati oleh Spanyol. 1 – 20) dan soal uraian (hal 183 – 184 no. Aguinaldo membangun aliansi dengan Amerika Serikat untuk menggempur Spanyol. • Guru dan peserta didik membahas hasil informasi yang didapatkan disertai dengan tanya jawab. a 2. e 12. e 9. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 182 – 183 no. c 10. 1. Mendayung diantara dua karang 15. 1 – 10). b 13. Pergerakan nasional di Filipina berawal dari munculnya Liga Filipina yang dipimpin oleh Jose Rizal pada tahun 1892. c 3. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 182 – 183 no. Kunci Jawaban A. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. c 17. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 183 – 184 no. d 5. a 4. Nasionalisme Cina muncul pada tahun 1911 dan dipimpin oleh dr. Gerakan nasionalisme dilanjutkan oleh Emilio Aguinaldo pada 1898. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Liga Filipina dibentuk untuk melawan dominasi penjajahan Spanyol di Filipina. Pada tanggal 30 Desember 1896. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Peserta didik mencari informasi dari internet dan sumber pustaka lainnya mengenai ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II dan bantuanbantuan ekonomi yang diterima Indonesia pasca-Perang Dunia II. b 19. Kemudian. 1. Sun Yat Sen.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. a 18. d 76 . c 14. •Menarik kesimpulan materi. b 7. Latar belakang munculnya nasionalisme Cina adalah pemerintahan Manchuria yang diktator dan munculnya golongan terpelajar Cina Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. d 16. E. a 20. Mulyanto Sarifudin 11. c B. e 6. d 8. ia memproklamasikan berdirinya Filipina merdeka pada 12 Juni 1898. 3. 2.

9. M. Chiang Kai Shek berseteru dengan komunisme yang dipimpin Mao Zedong sehingga menyebabkan Chiang Kai Shek pindah ke Taiwan dan dimulailah pemerintahan komunis Cina. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 77 . Ahimsa mengutamakan antikekerasan. 7. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA yang menginginkan format negara Cina modern. Menarik simpati dunia internasional melalui diplomasi dengan menjadi mitra dagang. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Menerapkan politik luar negeri “bebas aktif” yang tidak memihak pada blok manapun dan memperjuangkan perdamaian dunia. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. Banerji. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Juli 2009. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. 3. 4. 8. 10. Muhammad Ali Jinnah. 6. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Program ini dimulai pada Juli 1951. Pandit Jawaharlal Nehru. Nurahayati. Hj. dan Tikal. Pergerakan Islam Al-Ikhwanu AlMuslimin (Ikhwanul Muslimin). Memfasilitasi perundingan antara Indonesia dengan Belanda. Nasionalisme di Asia dan Afrika memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. 5. Pergerakan nasionali Cina kemudian dilanjutkan Chiang Kai Shek. Mahatma Gandhi. Mengetahui.

Mulyanto Sarifudin 78 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

: ………………………………………………. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin B. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Materi Pembelajaran • Faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A.1. Mulyanto Sarifudin 79 .. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan tes lisan D. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.

ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Penilaian • Tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Hj. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Guru Mata Pelajaran Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. E. 3.Pd NIP: 131273017 Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta. • Guru mengadakan tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. Juli 2009. Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs. Nurahayati. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . •Menarik kesimpulan materi. M. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin 80 . 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar akhir dari Perang Dunia II dan Perjanjian Postdam. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Perang Korea. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. dan Revolusi Kuba Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. : ………………………………………………. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Perang Korea.1. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .. dan Revolusi Kuba C.Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Perang Korea. Materi Pembelajaran • Komunisme Cina. Mulyanto Sarifudin 81 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan Revolusi Kuba B. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.

Mulyanto Sarifudin 82 . Setiap kelompok diberi waktu empat puluh lima menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. •Menarik kesimpulan materi. dan Revolusi Kuba.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Perang Korea. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. 3. Perang Korea. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Berani mengemukakan pendapat 2. Setiap kelompok mencari artikel di perpustakaan dan internet untuk memudahkan pada saat diskusi. Inisiatif 4. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Komunisme Cina. Berani menjawab pertanyaan 3.. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Ketelitian Proker Drs. dan Revolusi Kuba. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai Komunisme Cina. • Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Mao Zedong dan Komunisme di Cina?”. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok membahas satu materi yang berbeda dari tiga pokok bahasan yaitu.

..... : ……………………………………………….. NIP/NRK. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3...... ..... Guru Mata Pelajaran ……………………...................... NIP/NRK..... Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta..... Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill.......Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara Alokasi Waktu : 6x45 menit A.................. Materi Pembelajaran • Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara C......1.. diskusi. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara B.. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jumlah Nilai Individu Mengetahui........ ………...... Mulyanto Sarifudin 83 ....SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA..... dan bermain Proker Drs.. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : ....... Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3...

Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. Begitu seterusnya pada peserta didik yang lain. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Peserta didik melakukan permainan “Lempar Salju”. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Mulyanto Sarifudin 84 . Topik diskusi/debat : …………………………………………………….SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 2. 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA D.. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kertas pertanyaan dilemparkan kepada peserta didik yang lain dan peserta didik yang terkena lemparan harus menjawab pertanyaan pada kertas tersebut. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Setiap peserta didik membuat satu pertanyaan pada selembar kertas kemudian kertas tersebut dibentuk seperti bola salju. •Menarik kesimpulan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . E. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai masuknya pengaruh blok barat dan blok timur ke Vietnam?”. Penilaian • Diskusi mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. • Peserta didik mendiskusikan hasil temuan dari perpustakaan dan internet. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs.

Guru Mata Pelajaran Drs. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Hj. Proker Drs. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Berani menjawab pertanyaan 3. : ………………………………………………. Materi Pembelajaran • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin C. Nurahayati. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Siapakah orang pertama yang mendarat di bulan?”.Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin B.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 85 .1. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Kepala Sekolah Dra.. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Juli 2009. Inisiatif 4. M.

Berani menjawab pertanyaan 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 3. Berani mengemukakan pendapat 2. E. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). Penilaian • Diskusi mengenai pertanyaan. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206).ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 86 . Proker Drs. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Inisiatif 4. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2.. Juli 2009. Jakarta. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai pertanyaan. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. M. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Guru Mata Pelajaran Drs. : ……………………………………………….Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia .Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan pemberian tugas D.1. Mulyanto Sarifudin 87 . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia • Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru B. tanya jawab. Nurahayati. Materi Pembelajaran • Politik luar negeri Indonesia C. Hj.Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru Alokasi Waktu : 4x45 menit A. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Metode Pembelajaran Ceramah. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs..

1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). a 12. Mulyanto Sarifudin 88 . Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Letkol Hartoyo 15. c 14. c 13. 2. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai kebijakan pemerintah Indonesia mengenai hubungan internasional.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 217 – 220 no.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. d 3. c 10. Kunci Jawaban A. c 2. a Proker Drs. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 217 – 220 no. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan ciri-ciri pokok politik luar negeri Indonesia. a B. d 8. • Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru. d 9. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. •Peserta didik mengerjakan portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). d 17. 11. •Menarik kesimpulan materi. d 18. 3. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 220 no. 1 – 10). a 19. E. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. d 7. d 5. e 4. c 20. 1. 1 –20) dan soal uraian (hal 220 no. d 6. c 16.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Fidel Castro dan Che Guevara menjadi sekutu dalam perlawanan terhadap pemerintahan Batista. Mereka bersama anggota pasukannya melakukan penyerangan terhadap kekuatan militer Batista. Pada Maret 1958, pasukan Castro memasuki Havana dan mengalahkan kekuatan Batista. Pasukan tersebut dipimpin oleh Che Guevara dan Camilo Cienfuegos dan menamakan dirinya The 26thMovement. 2. Masuknya paham komunis ke Korea dan Vietnam menimbulkan ketidakstabilan politik di kawasan Asia Tenggara. Negaranegara Asia Tenggara mau tidak mau menjadi terlibat dalam perebutan pengaruh antara liberalisme Amerika Serikat dan komunisme Uni Sovyet. 3. Penyebaran paham komunisme di Asia Tenggara didalangi oleh lembaga di Uni Sovyet yang bernama Communist International (Comintern). Pola kaderisasi badan ini adalah menjaring para tokoh negara atau pemuda-pemuda yang pintar untuk dididik menjadi agen-agen penyebar paham komunisme. Comintern juga menjaring pemuda-pemuda di Asia Tenggara untuk menjadi agen penyebar paham komunis di Asia Tenggara. 4. Dunia dibagi dalam dua pengaruh, yaitu New Emerging Forces (Nefos) dan Old Emerging Forces (Oldefos). Negaranegara di Asia, Amerika Latin dan Afrika termasuk dalam Nefos, sedangkan negaranegara Eropa dan Amerika termasuk Oldefos. 5. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. 6. Perairan Indonesia adalah laut wilayah beserta perairan pedalaman Indonesia atau perairan nusantara. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut selebar 12 mil laut dari pulau-pulau terluar. Bila ada selat yang lebarnya tidak melebihi 24 mil, garis batas laut ditarik di tengah-tengah selat. Perairan pedalaman Indonesia adalah perairan yang terletak pada sisi dalam garis dasar. Hak lintas laut damai kendaraan air asing diakui dan dijamin sepanjang tidak mengganggu atau bertentangan dengan keselamatan dan keamanan wilayah bangsa dan negara. 7. Pertama, bebas-aktif, bebas berhubungan dengan negara manapun dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Kedua, anti-kolonialisme, politik luar negeri Indonesia dilandasi oleh keinginan menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi. Ketiga, orientasi pada kepentingan nasional, politik luar negeri Indonesia semata-mata untuk kepentingan nasional. Keempat, demokratis, segala keputusan harus mendapat persetujuan dari wakil rakyat melalui DPR. 8. Indonesia mengusahakan pertemuan Jakarta Informal Meeting pada 15 – 17 Mei 1970 di Jakarta untuk membahas penyelesaian pertikaian Kamboja. Indonesia juga mengirimkan Pasukan Garuda IV, V, VII ke Kamboja pada kurun waktu Januari hingga 27 April 1975. 9. Afghanistan, Ethiopia, Filipina, India, Indonesia, Irak, Iran, Jepang, Kamboja, Laos. 10. Bentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan, keutuhan teritorial dan kekayaan negara Indonesia harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat. • Portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada
Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

89

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Format Penilaian Portofolio
Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian, bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

90

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

91

Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional B. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional..SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai politik luar negeri Indonesia • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. : ………………………………………………. Mulyanto Sarifudin 92 .1. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Penutup Proker Drs. 3.Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional Alokasi Waktu : 4x45 menit A. Materi Pembelajaran • Peran aktif Indonesia di dunia internasional C.

Penilaian • Diskusi dan presentasi mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. Mulyanto Sarifudin 93 . Kepala Sekolah Jakarta.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Berani menjawab pertanyaan 3. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Guru Mata Pelajaran Proker Drs. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Inisiatif 4. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Berani mengemukakan pendapat 2. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Juli 2009. E.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. •Menarik kesimpulan materi.

2. M. • Tanya jawab mengenai proses berakhirnya Perang Dingin. tanya jawab. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.Pd NIP: 131273017 Drs. dan pemberian tugas D.Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin B. Materi Pembelajaran • Berakhirnya Perang Dingin C. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Hj. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. : ……………………………………………….2. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai situasi dalam negeri Uni Soviet selama Perang Dingin. •Menarik kesimpulan materi. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan proses runtuhnya Uni Sovyet dan unifikasi Jerman yang menyebabkan berakhirnya Perang Dingin. Metode Pembelajaran Ceramah.. • Peserta didik ditugaskan mengerjakan portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). Proker Drs. 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Dra. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Nurahayati. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 94 .

Penilaian • Portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Mulyanto Sarifudin 95 . Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

dan pemberian tugas Proker Drs.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. diskusi. Mulyanto Sarifudin 96 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009. Materi Pembelajaran • Perubahan konstelasi global C. : ………………………………………………. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . Hj. Kepala Sekolah Dra.Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Nurahayati. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. M.2. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin B. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi dan Evaluasi Semester 2 pilihan ganda (hal 248 – 250 no. b 18. b 19. E. e 2. 1 – 15). 1. 2. 1 – 40) dan soal uraian (hal 250 no. Mulyanto Sarifudin 97 . Nelson Mandela adalah pemimpin perjuangan penghapusan apartheid yang mendirikan African National Congres. a 17. 3. a B. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang untuk mencari artikel dari internet dan perpustakaan mengenai perubahan di dunia pasca-Perang Dingin. 1. Tindakan Mandela tersebut membuatnya dijebloskan ke Proker Drs. Kunci Jawaban A. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Bagaimana kondisi dunia internasional pasca perang dingin?”. c 11. 1 – 20 hal 251 – 255 no. c 6. 1 – 10). d 20. b 5. • Peserta didik mendiskusikan artikel yang telah didapatkan. a 8. c 9. Penilaian • Evaluasi (hal 248 – 250 no. c 3. 1 – 20) dan soal uraian (hal 250 no. •Menarik kesimpulan materi. b 12. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. a 10. a 14. a 4. a 13. e 16.D. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 1 – 10 hal 255 hal no. e 7. e 15.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 1.

Pada 24 November 1989. de Klerk adalah presiden kulit putih di Afrika Selatan yang melakukan pembaharuan dan berusaha untuk menghapus apartheid. Yugoslavia menghadapi masalah ekonomi yang serius sehingga melemahkan pemerintah pusat. Kebijakan Breznev yang menyatakan bahwa Uni Sovyet mempunyai hak untuk mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara komunis lainnya dengan tujuan untuk menguatkan akar persaudaraan komunisme di negara tersebut. yaitu Amerika Serikat. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Belarusia. pemerintahan Ceausescu digulingkan dan ia dieksekusi pada 25 Desember 1989. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Cekoslovakia membuka perbatasan agar rakyat Jerman Timur dapat menyebrang ke Jerman Barat. Kirgiztan. Pada 22 Desember 1989.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kejadian tersebut menyebabkan diadakannya pertemuan “dua plus empat” antara Jerman Barat. Pemilu di Polandi dimenangkan oleh Solidarity. 10. Jaruselski. Pada 3 November 1989. Kegagalan kebijakan ekonomi Gorbachev juga mempengaruhi kegagalan pada kebijakan politiknya. secara resmi dinyatakan Jerman bersatu ke seluruh dunia. pemerintahan Jerman Timur turun dari jabatannya. pelarangan terhadap gerakan Solidarity di Polandia dicabut. Uzbekistan. Ia juga membebaskan Mandela dan menyusun RUU baru yang bertujuan mengakhiri kekuasaan mutlak kaum kulit putih. Pada Juni 1989. Warga Jerman Barat dan Jerman Timur menginginkan persatuan kembali dan menghancurkan Tembok Berlin. Uni Sovyet. Solidarity berkoalisi dengan Jend. Frederick W. Mulyanto Sarifudin 98 . Perestroika yang diterapkan Gorbachev di bidang ekonomi tidak berjalan baik karena kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela menghambat pertumbuhan ekonomi. 8. Tembok Berlin runtuh dan Zhivkov. Rusia. Pada Juni 1989. 9. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Inggris. Pemimpin Komunis Cekoslovakia turun jabatan. Jerman Timur. Armenia. 2. Pada 6 Desember 1989. Pada April 1989. Parlemen Hongaria mengizinkan berdirinya partai independen. Georgia. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. Azerbaijan. Namun. Sekjen komunis Bulgaria. 7. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. termasuk Glasnot. Ukraina. Pada Januari 1989. Janos Kadar menjadi Sekjen Cekoslovakia. Masing-masing republik saling berebut kekuasaan dan ketegangan etnik serta kekerasan mewarnai kehidupan politik Yugoslavia. Pada Oktober 1989. 3. Kazakhstan. 6. Klerk mengadakan Pemilu pada 26 – 29 April 1994 yang dimenangkan oleh Mandela sehingga sebulan kemudian Mandela menjadi presiden Afrika Selatan. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Pada Mei 1988. turun jabatan. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. ekonomi. Pada 10 November 1989. Turkmenistan. Pada 3 Oktober 1990. Hongaria menjamin berlakunya sistem multipartai. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. Hongaria mengizinkan pengungsi Jerman Timur untuk menyebrang ke Austria. 4. Pada September 1989. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaruan Glasnot dan Perestroika. dan Prancis pada Mei hingga September 1990. Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA penjara oleh pemerintah kolonial Inggris. dan empat negara Sekutu yang menguasai Jerman. Tajikistan. 5. Moldova.

2. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 99 . Tujuan Pembelajaran Proker Drs. Hj. : ………………………………………………. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. M. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Nurahayati. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. dan OKI Alokasi Waktu : 1x45 menit A. Kepala Sekolah Dra.. ASEAN. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : .Pd NIP: 131273017 Jakarta. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009.Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok.

dan OKI. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Penilaian • Portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. E.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. • Peserta didik mengerjakan portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. ASEAN. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. •Menarik kesimpulan materi. 3. dan OKI C. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 2.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. ASEAN. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Proker Drs. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Gerakan NonBlok?”. dan OKI B. Mulyanto Sarifudin 100 . Materi Pembelajaran • Organisasi Gerakan Non-Blok. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai Organisasi Gerakan Non-Blok. ASEAN.

a 6. b 13. b 3. e 10. c 14. b 30. b 5. a 25. e 7. b 2. bahasan dan bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. c 19. b 9. d 26. b 12. a 22. c Proker Drs. a 31. b 4. a 17. b 16. a 18. 1. a 29. e 8. Politik Containtment 15. b 27. Mulyanto Sarifudin 101 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. a 23. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kunci Jawaban Evaluasi Semester 2 A. d/e 20. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. d 24. d 21. c 28. b 32. c 11.

Perestroika adalah restrukturisasi di segala bidang untuk memperbaiki kondisi sosial. Namun. a/b 35. sedangkan Uni Sovyet merangkul negara-negara Eropa Timur dan membentuk blok timur. Gorbachev. a 39. Mulyanto Sarifudin 102 . Helmut Khol berperan mengusahakan unifikasi Jerman dengan mengkoordinasi pertemuan “dua plus empat”. Amerika Serikat dengan liberalismenya berusaha menanamkan pengaruh pada negara-negara di dunia. Pada saat pergantian kepemimpinan dari Soekarno ke Soeharto. 6. Namun. Amerika Serikat pada saat itu juga sedang berupaya menanamkan pengaruh liberalisme di Vietnam. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. b 38. 5. ekonomi. untuk memperbaiki kondisi negara. a B.33. 7. Ahimsa mengutamakan anti-kekerasan. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 37. Glasnot dan Perestroika merupakan pembaharuan yang dikeluarkan Presiden Uni Sovyet. 2. 9. Glasnot berarti keterbukaan yang memperkenankan dan mendorong diskusi lebih terbuka serta kritik terhadap kehidupan politik dan kultural agar dapat menjadi lebih baik. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. 1. c 36. 4. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaharuan Glasnot dan Perestroika. politik luar negeri Indonesia kembali pada politik luar negeri bebas aktif. 8. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. 10. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Gerakan nasionalisme di India dipimpin oleh Mahatma Gandhi yang memiliki beberapa prinsip perjuangan. ekonomi. Indonesia pada masa Perang Dingin berupaya menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Kedua blok tersebut bersaing dalam segala bidang tanpa melakukan peperangan fisik. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. e 40. Untuk itu. 3. Nasionalisme di India dan Mesir memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. begitu juga dengan Uni Sovyet yang menganut komunisme. Pertemuan tersebut akhirnya menetapkan Jerman bersatu pada 3 Oktober 1990. Presiden Soekarno sempat terbujuk oleh komunisme sehingga membentuk poros Indonesia-Phnomphen-Peking-Hanoi-Pyongyang. Proker Drs. Amerika Serikat mengembangkan penelitian bom hidrogen dan Uni Sovyet kemudian menyusul dengan membuat bom hidrogen sendiri. a SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Kebijakan PBB untuk mencegah penggunaan nuklir tidak dihiraukan oleh kedua negara tersebut. Amerika Serikat dan Uni Sovyet adalah pemenang Perang Dunia II yang memiliki ideologi berbeda. Amerika Serikat kemudian menarik simpati negara-negara Eropa Barat dan membentuk blok barat. Amerika Serikat ikut berperang membendung masuknya pengaruh komunis di Vietnam. dan politik Uni Sovyet. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. a 34. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991.

Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. Guru Mata Pelajaran Drs. 15. 14. M. 12. dan tidak boleh berada di kursi pemerintahan. Kepala Sekolah Dra.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mengetahui. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Nurahayati. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. sedangkan penduduk berkulit hitam dilarang memiliki tanah.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Program ini dimulai pada Juli 1951. Mulyanto Sarifudin 103 . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Hj. dibatasi keinginan berusahanya. 13. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Pemerintah yang berkulit putih mendapatkan keistimewaan dalam segala hal. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. Politik Apartheid merupakan politik pemisahan antara pemerintah yang berkulit putih (minoritas) dan penduduk yang berkulit hitam (mayoritas) di Afrika Selatan. Juli 2009.