SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DAN KUNCI JAWABAN

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

25

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.1. Menganalisis Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pembentukan Pemerintah Indonesia Indikator : - Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI - Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dari pembentukan BPUPKI hingga PPKI • Mendeskripsikan peristiwa seputar Proklamasi dari Rengasdengklok hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia B. Materi Pembelajaran • Upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia • Peristiwa seputar Proklamasi 17 Agustus 1945 C. Metode Pembelajaran Diskusi jigsaw dan pemberian tugas D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai posisi Jepang dalam Perang Dunia II yang berpengaruh terhadap kebijakan pemerintah kolonial Jepang di Indonesia. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam dua kelompok dan materi dibagi dalam dua bagian, yaitu BPUPKI dan PPKI. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Setiap kelompok diberi waktu dua puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. • Guru menjelaskan peristiwa Rengasdengklok, penyusunan naskah Proklamasi, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diselingi tanya jawab dengan peserta didik. • Peserta didik membuat sebuah kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). 3. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. E. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS - ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

26

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA F. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai BPUPKI dan PPKI. Lembar Penilaian Diskusi
Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Nilai Nilai Kelompok/ Kualit Kuant Nama atif itatif peserta didik Penilaian kelompok 1. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Kronologi singkat dari peristiwa-peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Aktivitas hal 14). Format Penilaian Portofolio Indikator Nilai Nilai Deskripsi Kualitatif Kuantitatif
Pengantar Isi Menunjukkan dengan tepat isi kronologi Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil kronologi sesuai dengan tema yang diajukan Memberikan kesimpulan Kronologi merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif

Penutup Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

27

Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. E. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kunci Jawaban Proker Drs. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 28 – 30 no. Materi Pembelajaran • Kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan C.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan B. 1 – 20) dan soal uraian (hal 30 no. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . 3. : SMA NEGERI 16 jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 28 – 30 no. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia pada masa awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A.2. 1 – 10). •Menarik kesimpulan materi. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang kamu ketahui tentang ORI?”. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai konflik antara Indonesia dan Belanda. 2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 30 no. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Mulyanto Sarifudin 28 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.

Hj. Menetapkan pembentukan partaipartai politik di Indonesia. Soekarno. Gerakan Benteng yang dicetuskan oleh Dr. Memberikan bantuan kepada India yang sedang dilanda kelaparan. Para pengusaha nasional harus diberi prioritas untuk lebih berkembang dengan pemberian bantuan modal dan pelatihan. 9. Hatta. Nurahayati. Yamin. Mengajukan gagasan dasar negara. Program ini dimaksudkan untuk menghidupkan industri-industri kecil sebagai kekuatan utama perekonomian nasional. Juli 2009. 10. Guru Mata Pelajaran Drs. 2. Para pemuda kemudian membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menjauhkan dari pengaruh Jepang dan membujuk agar segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. dan Abikusno Tjokrosujoso. e 19. H. c 18. Soekarno dan Hatta beranggapan bahwa Proklamasi harus direncanakan dan diputuskan oleh PPKI. a 8. Mulyanto Sarifudin 29 . 5. c 12. a 10. c B. a 4. M. Wachid Hasjim. diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkatsingkatnja. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Soekarno-Hatta dan para pemuda kemudian kembali ke Jakarta dan mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Abdulkadir Muzakir.A. c 16. 7. 6.l.Pd Jakarta. c 6. c 17. A. M.l. Program Benteng dilaksanakan mulai bulan April 1950 hingga 1953. a 9. e 14. Salim. nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. Mulyanto Sarifudin Proker Drs. Membentuk Bank Negara Indonesia. b 15. Strategi Ketahanan Ekonomi merupakan strategi yang diterapkan Indonesia untuk membendung blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda. b 13. c 3. a 1. b 7. Mengetahui. b 20. Ahmad Subardjo. 3. Sukarni dan Chairul Saleh. b 2. Sedangkan para pemuda menganggap PPKI merupakan badan bentukan Jepang. Kepala Sekolah Dra. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d. mengeluarkan Oeang Repoeblik Indonesia.1. Maramis. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. 4. Sumitro Djojohadikusumo merupakan penataan kondisi ekonomi Indonesia dengan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional. dan menerapkan program Gerakan Benteng. 8. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. a 5. Moh.A.

Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang dilakukan oleh Wakil Presiden Moh. 3. Hatta untuk mengakomodasi suara rakyat yang majemuk?”. Peserta didik melakukan analisis hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. diskusi D. Proker Drs. pemberian tugas. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri 3-4 orang. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Peserta didik mencari informasi dari internet maupun kepustakaan lain. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.NIP: 131273017 SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan B. 2. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Setelah itu.Menganalisis perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Materi Pembelajaran • Perkembangan situasi politik dan kenegaraan Indonesia di awal kemerdekaan C. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. •Menarik kesimpulan materi.2. Mulyanto Sarifudin 30 . peserta didik menyusun hasil analisis dan mempresentasikan di depan kelas (Analitika hal 27).

Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi dan presentasi mengenai hubungan antara berbagai peristiwa politik di seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Nurahayati.. Inisiatif 4. M. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : Topik diskusi/debat No : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 1 – 30) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Berani menjawab pertanyaan 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hj. Mulyanto Sarifudin 31 . Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Berani mengemukakan pendapat 2. Kepala Sekolah Dra.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Juli 2009.

Bandung. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Medan. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Ambarawa. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. yaitu pertempuran Surabaya. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Agresi Militer I. Proker Drs. Setiap kelompok diberi waktu lima belas menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Mulyanto Sarifudin 32 .Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Palembang. Materi Pembelajaran • Konflik Indonesia-Belanda 1945 – 1949 C. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. dan Agresi Militer II. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kedatangan AFNEI yang dibonceng oleh NICA.2. Kegiatan Inti • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan B. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.

Mulyanto Sarifudin 33 . Juli 2009. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Berani mengemukakan pendapat 2. Berani menjawab pertanyaan 3. Nurahayati. Kepala Sekolah Dra. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . M.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Hj.Pd NIP: 131273017 Jakarta. E.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi jigsaw mengenai konflik Indonesia-Belanda dalam upaya mempertahankan kemerdekaan. Inisiatif 4. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No : : Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1.

Amir Syarifuddin. dan Hatta dalam menghadapi Belanda B. dan Hatta dalam menghadapi Belanda Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Pemerintahan kabinet menunjukkan bahwa di Indonesia pernah menganut sistem?”. • Peserta didik dan guru membahas informasi yang ditemukan dari internet dan kepustakaan lain. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan mencari berbagai informasi mengenai kabinet Syahrir. dan Hatta dalam menghadapi Belanda C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik Pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Amir Syarifuddin.Menganalisis perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir. dan Hatta dari internet maupun kepustakaan lain.2. Kegiatan Penutup Proker Drs. • Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa. Mulyanto Sarifudin 34 . 2. Amir Syarifuddin. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. dan pemberian tugas D. 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Amir Syarifuddin. Materi Pembelajaran • Perbedaan strategi dan ideologi pada masa pemerintahan kabinet Syahrir.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. tanya jawab.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan Amerika Serikat yang mengusulkan dilaksanakannya Perjanjian Renville. 1 – 10). Setelah Kolonel Isdiman gugur. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 58 no. c 18. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. e 10. Komisi Tiga Negara terdiri dari Australia. 3. Tindakan tersebut menyebabkan PBB membentuk UNCI yang mengusahakan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 56 – 58 no. c 19.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kabinet Syahrir memberikan prioritas terhadap penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan melakukan Perjanjian Linggarjati. Belgia. hasil perundingan tersebut banyak mendapat kecaman dari Proker Drs. Namun. e 13. c 2. b 17. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi. e 12. pimpinan digantikan oleh Kolonel Sudirman dan dimulai penyerangan pada 12 Desember 1945. e 16. a 3. b 20. a 14. c 8. c 4. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). E. b 7. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 56 – 58 no. Agresi tersebut mendapat kecaman dari pihak luar sehingga dibentuk Komisi Tiga Negara. Penyerangan pertama terjadi pada 20 November 1945. Perjanjian tersebut kembali dilanggar oleh Belanda dengan melakukan Agresi Militer II. Mulyanto Sarifudin 35 . 1. d 15. 1 – 20) dan soal uraian (hal 58 no. 1. b 5. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Penyerangan yang dipimpin Kolonel Sudirman berhasil mengusir Sekutu dari Ambarawa. 2. c B. b 11. e 9. Kunci Jawaban A. Agresi Militer I merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Belanda terhadap Perjanjian Linggarjati. d 6.

8. Strategi yang diterapkan oleh Moh. RI dan Belanda membentuk Republik Indonesia Serikat di bawah pimpinan Ratu Belanda. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 25 Maret 1947 di Istana Rijswijk. Hal tersebut diperparah lagi dengan blokade ekonomi terhadap RI. 5. naskah persetujuan ditandatangani oleh kedua belah pihak yang berisi pengakuan de facto Belanda terhadap Republik Indonesia atas Jawa. 10. Madura. 7. M. 4. Negara federasi disetujui bernama Republik Indonesia Serikat berdasarkan asas demokrasi dan federalisme. 6. Dewan Keamanan PBB berusaha menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda dengan membentuk KTN dan UNCI. dan Sumatra. Mengetahui. Mayoritas rakyat menghendaki pembentukan negara kesatuan sehingga diadakan perundingan antara pemerintah RI dengan pemerintah RIS. Perundingan Linggarjati dilaksanakan di Cirebon dan dipimpin oleh Lord Killearn. Guru Mata Pelajaran Drs. Jawa Timur. Hatta telah berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Mulyanto Sarifudin 36 . Kepala Sekolah Dra. Perundinganperundingan tersebut berhasil menempatkan Indonesia dalam kondisi perdamaian tanpa ada gangguan dari pihak Belanda. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Jakarta Pusat. Hatta adalah pelaksanaan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional dan presiden RIS adalah panglima tertinggi Angkatan Perang RIS. Strategi politik Moh. Tidak. Pada 15 November 1946. Kabinet Hatta berhasil melaksanakan Konferensi Roem-Royen yang berlanjut pada Konferensi Meja Bundar. Nurahayati. 9. Sikap tersebut mendapat tentangan dan menyebabkan Amir menyerahkan mandat kembali kepada Presiden Soekarno. Membantu penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dengan mengusahakan dilaksanakannya Perundingan Renville di atas kapal USS Renville milik Amerika Serikat. Hj. dan tiga perempat Sumatera. Akhirnya RIS resmi dibubarkan pada 17 Agustus 1950 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terwujud kembali. Juli 2009.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Strategi politik yang paling menonjol pada masa kabinet Amir Syarifuddin adalah dilaksanakannya Perundingan Renville pada 17 Januari 1948. Amir Syarifuddin bermaksud memperkuat posisi kabinetnya terhadap Belanda sehingga ia menyepakati hasil perundingan Renville. karena wilayah Indonesia hanya meliputi Jawa Tengah. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kelompok politik lainnya.

Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 37 .

Menganalisis Perkembangan Ekonomi-Keuangan dan Politik pada Masa Awal Kemerdekaan sampai Tahun 1950 Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan B. Materi Pembelajaran • Perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan C. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Setiap kelompok mendiskusikan faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55).Mendeskripsikan perjuangan diplomasi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Alokasi Waktu : 2x45 menit A. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Mulyanto Sarifudin 38 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 3. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Kegiatan Penutup Proker Drs. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Perundingan apa yang pertama kali dilakukan Indonesia-Belanda?”.

Hari/Tanggal Topik diskusi/debat No Lembar Penilaian Diskusi : ………………………………… : ………………………………… Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Sikap/Aspek yang dinilai Penilaian kelompok 1. •Menarik kesimpulan materi. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . E. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Kepala Sekolah Dra. Nurahayati. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Guru Mata Pelajaran Drs. Berani menjawab pertanyaan 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Juli 2009. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi mengenai faktor-faktor penyebab keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional dalam memperjuangkan wilayah Indonesia (Aktivitas hal 55).ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 31 – 58) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 39 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Hj. Inisiatif 4. Berani mengemukakan pendapat 2. M.

Materi Pembelajaran • Gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. DI/ d. RMS b. An di Aziz B. PRRI/Permesta c.Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. DI/ d. Mulyanto Sarifudin 40 . Andi Aziz Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. RM TII S b. PKI e. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. DI/TII d. PKI e. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965 a. PR Madiun 1948 RI/Permesta c. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . PKI Madiun 1948 e. RM TII S b.3. And i Aziz Proker Drs.

E. • Peserta didik membuat portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Dewan Garuda. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Dewan Gajah. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. 2. •Menarik kesimpulan materi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Dewan Gajah.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kehidupan sosial masyarakat pada awal kemerdekaan. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Menguraikan hasil esai dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam esai Esai merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Penilaian • Portofolio dalam bentuk esai mengenai penyebab munculnya Dewan Banteng. Mulyanto Sarifudin 41 . Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan hingga tahun 1965. 3. dan Dewan Manguni di Indonesia (Aktivitas hal 101). Dewan Garuda.

Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.3. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI . Metode Pembelajaran Proker Drs. Kepala Sekolah Dra. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa Indikator : . M. Guru Mata Pelajaran Drs.Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Nurahayati. Hj. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI B. Juli 2009. Materi Pembelajaran • Peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI • Dampak sosial politik dari peristiwa Gerakan 30 September 1965/PKI C. Mulyanto Sarifudin 42 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

a B. c 5. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 111 – 114 no. 1 – 10). a 8. • Guru dan peserta didik membahas berbagai informasi yang berhasil didapatkan disertai dengan tanya jawab. 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. b 3. a 20. Kunci Jawaban A. 1. E. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). a 10. d 14. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 113 – 114 no. maupun wawancara dengan narasumber mengenai G 30 S/PKI dan dampak dari peristiwa tersebut. a 9.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 87 – 114) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. kepustakaan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. c 7. 2. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari informasi dari internet. d 4. 1 – 20) dan soal uraian (hal 113 – 114 no. Mulyanto Sarifudin 43 . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan situasi Indonesia dan posisi PKI pada masa pemerintahan Demokrasi Terpimpin. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. e 12. a 6. d 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. b 19. 11. d 13. e 18. a 16. d Proker Drs. c 17. •Menarik kesimpulan materi. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 111 – 114 no. d 15.

Di Jawa Tengah. Gerakan separatis GAM dan gerakan DI/TII Aceh memiliki keterkaitan yaitu kedua gerakan tersebut menuntut keadilan dari pemerintah pusat terhadap Aceh. Pertama. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. dan mengusahakan pembangunan daerah agar setara dengan pembangunan di ibu kota Jakarta. Mayjen. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. Soeprapto. Sugiyono. Pierre Tendean. Ia tidak lagi mengakui kedaulatan RI dan memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949. 8. diantaranya daerah Jawa Barat. Rasa kesukuan yang ditanamkan DI/TII telah berakar di hati rakyat Kahar Muzakar dan gerombolannya mengenal sifat rakyat. Mayjen. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. menuntut otonomi daerah yang seluas-luasnya. Tokoh gerilya RI. menolak membawa pasukannya dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. Pembubaran PKI. Letjen. 7. Pandjaitan. Soetojo. Menurutnya. Kolonel Katamso dan Letkol. Brigjen. Menolak usaha-usaha pembelaan dari unsur apa pun terhadap G30S/PKI. S. 10. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965. Mendukung dan mendorong penggalangan persatuan dwitunggal antara elemen masyarakat dan ABRI dalam melaksanakan dan mengamalkan Pancasila secara murni. 5. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. Gerakan Aceh Merdeka menuntut Aceh lepas dari RI akibat kesejahteraan rakyat Aceh kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat karena pembangunan hanya terfokus di Pulau Jawa. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras.M. Kahar Muzakar dan pasukannya juga memanfaatkan lingkungan alam yang sangat dikenalnya sehingga sulit ditumpas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso dan Letkol. kebijaksanaan kabinet Hatta lebih menjual bangsa Indonesia kepada pihak Belanda. dan penurunan harga serta perbaikan ekonomi. Kartosuwiryo. Pada 30 September 1965. putri Jenderal Nasution. Persetujuan Renville mengharuskan pemerintah RI menarik pasukan gerilya RI ke luar batas garis demarkasi Van Mook dan mengosongkan wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda. mengingat tidak sedikit bantuan yang diberikan rakyat Aceh selama perang kemerdekaan. Pada bulan Agustus 1965. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Mengoptimalkan potensi dan kekayaan daerah. Brigjen. ia melihat bahwa penyebab dari munculnya tragedi tersebut berasal dari adanya fraksi di dalam tubuh militer yang tidak puas akan Proker Drs. Musso sebagai tokoh kawakan PKI mengeluarkan propaganda yang menentang kebijakan kabinet Hatta. Parman. Achmad Yani. Haryono. Gerakan DI/TII Aceh menuntut status wilayah propinsi kepada pemerintah pusat. Musso kemudian menggerakkan kekuatan PKI untuk melakukan pemberontakan di Madiun pada tahun 1948. 2. yang memimpin pasukan Hizbullah dan Sabilillah. Sedangkan. Mayjen. 3. Harold Crouch mempunyai tiga penafsiran sebab G30S/PKI. Mulyanto Sarifudin 44 . Letjen. S. pembersihan kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI. Sugiyono. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. 9. Selain itu. 6. 4. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Bersamaan dengan waktu penculikan.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA kepemimpinan petinggi militer pada kala itu. Mulyanto Sarifudin 45 . Kedua. Ketiga. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai dampak sosial politik dari peristiwa G30S/PKI di masyarakat (Aktivitas hal 110). penyebab peristiwa tersebut adalah adanya kemitraan antara beberapa pejabat pemerintah dengan pimpinan PKI. tragedi tersebut muncul akibat adanya argumen bahwa pergerakan ABRI seluruhnya didalangi PKI. Menguraikan hasil analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitat if Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Proker Drs.

Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Mulyanto Sarifudin 46 .Mengetahui. Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer . Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. Nurahayati. M.4. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer B.Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer Proker Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jakarta. Hj.Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1.

E. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara ringkas latar belakang diterapkan Demokrasi Parlementer di Indonesia. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. 3. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran Diskusi dan pemberian tugas D. Penilaian • Unjuk Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kehidupan politik masingmasing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer (Aktivitas hal 66).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Guru mengadakan tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Hasil diskusi dibuat dalam format yang tersusun rapi (Aktivitas hal 66).ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. • Guru menjelaskan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. •Menarik kesimpulan materi. Mulyanto Sarifudin 47 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer C. Kegiatan Inti • Peserta didik membuat kelompok diskusi yang terdiri dari 3-4 orang untuk menganalisis kehidupan politik masing-masing kabinet pada masa Demokrasi Parlementer. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ………………………………… Topik diskusi/debat : ………………………………… No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1.

Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. Mulyanto Sarifudin 48 .Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Inisiatif 4. Ketelitian Jumlah Nilai Individu • Portofolio berbentuk analisis hasil diskusi (Aktivitas hal 66).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Mengetahui. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Proker Drs. Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. M. Guru Mata Pelajaran Drs. Jakarta. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : .Mendeskripsikan kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Berani menjawab pertanyaan 3. Nurahayati.4. Hj. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.Mendeskripsikan kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin .

ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Tes lisan mengenai kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. E. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). • Peserta didik membuat analisis mengenai kebijakan politik masa Terpimpin dan dampaknya terhadap kehidupan politik Indonesia (Aktivitas hal 73). Menguraikan analisis dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Proker Drs. Materi Pembelajaran • Kehidupan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin • Kehidupan ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin C. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA B. 3. •Menarik kesimpulan materi. 2. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang kehidupan ekonomi dan politik Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin. Mulyanto Sarifudin 49 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. baik dari internet maupun kepustakaan lain. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai Dewan Konstituante dan Dekrit Presiden 1959.

Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. Mulyanto Sarifudin 50 . Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1.Pd NIP: 131273017 Jakarta.Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Nurahayati.4. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif • Tes lisan mengenai letak tempat dan bukti penyebaran Islam pada peta Indonesia. Juli 2009. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Menganalisis perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia B. Kepala Sekolah Dra. Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Mengetahui. Materi Pembelajaran • Perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia Proker Drs. Guru Mata Pelajaran Drs. Hj.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. c 13. baik dari internet maupun kepustakaan lain. d 16. c Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 51 . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai keadaan sosial pada awal kemerdekaan. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 83 – 85 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 85 – 86 no. b 9. 1 – 20) dan soal uraian (hal 85 – 86 no. a 15. • Guru dan peserta didik menganalisis informasi yang didapatkan. c 6. a B.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. d 4. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. Kegiatan Inti • Guru menugaskan peserta didik untuk mencari informasi tentang perubahan sosial dan budaya bangsa Indonesia. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1. •Menarik kesimpulan materi. c 17. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. d 19. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA C. E. d 5. Kunci Jawaban A. d 3. b 18. 11. 2. c 7. a 20. 3. a 8. d 10. e 12. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). c 14.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 1 – 10). • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 83 – 85 no. d 2.

4. Kabinet Sukiman memiliki program kerja berupa tindakan tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. 2. memperjuangkan pembatalan hasil KMB. masyarakat Indonesia mulai meningkat kesadarannya untuk selalu memperbarui informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang dunia luar. Kabinet Natsir berusaha meningkatkan keamanan dan ketertiban. mempercepat pembentukan daerah otonomi di Indonesia. Pada periode 1950an. Keputusan tersebut tertuang dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Banyak perseteruan antara pemenang Pemilu I yang menyebabkan sidang parlemen menjadi deadlock. dan budaya. memperjuangkan kesejahteraan rakyat dengan memperbarui hukum agrarian. 10. menyehatkan anggaran belanja dan keuangan negara. Proyek mercusuar Ganefo menghambat pembangunan ekonomi dan moneter Indonesia. mempersiapkan pemilu. Djody atas kasus korupsi. memperjuangkan Irian Barat. 5. 9. Pada masa Demokrasi Terpimpin. normalisasi keadaan Republik. dan melaksanakan politik luar negeri bebas aktif. memperjuangkan Irian Barat. kehidupan ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan karena Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan inflasi yang tinggi sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun tajam. pendidikan. meningkatkan kemakmuran. memperjuangkan Irian Barat. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Proker Drs. Zaken kabinet merupakan kabinet dengan formasi orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya. dan mempercepat pembangunan. PKI cukup mendominasi di masyarakat. Kabinet Ali I mempersiapkan pemilu. menguatkan penyempurnaan susunan pemerintahan. PKI berusaha menempatkan seluruh kehidupan masyarakat agar berada di bawah kekuasaannya. mengatasi pemberontakan di berbagai daerah. Kampus harus terdistorsi oleh praktik dari PKI.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menerapkan Gerakan Assaat dan melaksanakan MUNAP. Mulyanto Sarifudin 52 . 3. Sistem perekonomian yang menegaskan bahwa orang-orang yang dapat melaksanakan kegiatan perekonomian hanyalah orang yang mendapat izin khusus dari pemerintah. dan keamanan rakyat. Hal tersebut membuat Presiden Soekarno membubarkan dewan tersebut dan memberlakukan kembali UUD 1945. Kabinet Djuanda melakukan pembentukan dewan nasional. khususnya teknologi. penyempurnaan angkatan perang. Melakukan nasionalisasi ekonomi yang dilakukan oleh Kabinet Ali I. politik. mengganti sistem ekonomi kolonial dengan sistem ekonomi nasional. menyelesaikan Irian Barat. dan memusatkan perhatian pada ekonomi rakyat. Anggota-anggota Dewan Konstituante hanya mementingkan kepentingan kelompoknya masing-masing dalam menyusun UUD yang baru sehingga sulit untuk mencapai kata sepakat. Kabinet Burhanuddin Harahap melaksanakan pemilu. meningkatkan kesejahteraan pegawai dan buruh. memperbaiki hubungan dengan Belanda. dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif. proyek-proyek ini menghabiskan banyak dana nasional sehingga pembangunan sektor moneter tidak diprioritaskan. 8. dan menangkap Mr. mengangkat Nasution sebagai KSAD. 7. Kabinet Wilopo mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. Kabinet Ali II memperjuangkan Irian Barat. 6.

Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Kepala Sekolah Dra.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui. Mulyanto Sarifudin 53 . M. Nurahayati. Guru Mata Pelajaran Drs. Hj.

4.Mendeskripsikan kondisi politik. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 1. sosial. Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga Lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar : 1. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an Alokasi Waktu : 1x45 menit Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 54 .

2. sosial. E. •Menarik kesimpulan materi. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D. 3. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an • Peserta didik membuat cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi cerita pendek Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. sosial. politik. Mulyanto Sarifudin 55 . • • • • • • • • F. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kondisi politik. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. sosial. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an C. Peserta didik membaca buku atau artikel dari internet untuk menambah wawasan tentang peristiwa pada masa itu (Aktivitas hal 82). politik. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi politik.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 59 – 86) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet Penilaian Cerita pendek mengenai keterkaitan kondisi ekonomi. • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Materi Pembelajaran • Kondisi politik. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana posisi Presiden Soekarno pada awal 1960-an?”. dan sosial masyarakat Indonesia di masa awal tahun 1960-an. dan ekonomi Indonesia di awal 1960-an B.

M.Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. Kepala Sekolah Dra. ekonomi pemerintah Orde Baru Alokasi Waktu : 3x45 menit Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Nurahayati. Menguraikan cerita pendek dengan tepat Memberikan kesimpulan Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam cerita pendek Cerita pendek merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan cerita pendek. Hj. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 56 . Juli 2009.Pd NIP: 131273017 Jakarta.Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru . Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. politik.1. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.

Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan sosial. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. politik. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kebijakan sosial. ekonomi pemerintah Orde Baru B. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. ekonomi pemerintah Orde Baru C.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. politik. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . • Peserta didik membuat esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). politik. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan kondisi politik Indonesia pascapemberontakan G30S/PKI. Guru menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. •Menarik kesimpulan materi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. inquiri. ekonomi pemerintah Orde Baru. politik. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Penilaian • Esai atau kliping yang menceritakan Supersemar 1966 dengan menggunakan berbagai media pendukung dan menyertakan gambar atau foto (Aktivitas hal 121). Materi Pembelajaran • Kronologis lahirnya pemerintahan Orde Baru • Ciri-ciri pokok kebijakan sosial. 2. Proker Drs. ekonomi pemerintah Orde Baru. Mulyanto Sarifudin 57 . dan pemberian tugas D. E.

1. Menguraikan esai dengan tepat Memberikan kesimpulan esai Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam penulisan esai Esai atau kliping merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 • Tes lisan mengenai kebijakan sosial. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 ]RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mengetahui. ekonomi pemerintah Orde Baru. Menganalisis Perkembangan Pemerintah Orde Baru Indikator : . Guru Mata Pelajaran Drs. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru Proker Drs. Nurahayati. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi esai atau kliping Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M. Mulyanto Sarifudin 58 . Hj. Kepala Sekolah Dra. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. politik.

•Menarik kesimpulan materi. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 132 – 134 no. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan partai politik pada masa Orde Baru?”. • Tanya jawab mengenai menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat. 2. E. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat B. Metode Pembelajaran Ceramah. Materi Pembelajaran • Menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat C. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 1 – 20) dan soal uraian (hal 134 no. Kunci Jawaban Proker Drs. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 134 no. dan pemberian tugas D. tanya jawab.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 115 – 134) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Mulyanto Sarifudin 59 . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 1 – 10).Mendeskripsikan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan sosial politik masyarakat : 2x45 menit A.Alokasi Waktu SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan menguatnya peran negara pada masa Orde Baru. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA . 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 132 – 134 no. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .

4. dan Brigjen Amir Machmoed mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Dengan demikian. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA A. Subandrio. d 14. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto yang berisi perintah untuk mengatasi masalah keamanan dan krisis politik yang terjadi pada saat itu. J. dan Brigjen Amir Machmoed kemudian mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno yang didampingi oleh dr. Kerusuhan pun mulai tersulut. menggelar Pemilihan Umum secepatnya hingga 5 Juli 1968. digelar sidang paripurna untuk menyelesaikan masalah Indonesia. c 12. a 20. Pada 10 Maret 1966. Yusuf. a 9. Brigjen M. saat pemerintah mulai menerapkan pola represif untuk membubarkan demonstrasi tersebut. b 60 . dr. 2. situasi Indonesia sangat tegang. Pertemuan tersebut ditutup karena ada pasukan tak dikenal di luar istana. c 15. Pada tanggal 11 Maret 1967. b 19. Chairoel Saleh. Mereka secara sepihak dituduh melakukan kegiatan subvesif yang mengancam stabilitas bangsa. 1. Demonstrasi mulai bermunculan menentang investasi tersebut. d 3. urusan kenegaraan dimandatkan kepada Soeharto. Surat itu kemudian dikenal dengan sebutan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). dan dr. Program Kerja Kabinet Ampera tercermin dalam Catur Karya. memperbaiki kualitas kehidupan rakyat Indonesia. Subandrio. Pada peristiwa Malari. c B. Presiden Soekarno kemudian pergi ke Istana Bogor. Peristiwa Malari didahului oleh adanya arus investasi Jepang yang membanjiri Indonesia dan mengalahkan ruang gerak sektor ekonomi lokal. 1. a 13. seiring dengan kedatangan perdana menteri Jepang. Chairoel Saleh di Istana Bogor. terutama dalam hal sandang dan pangan. Mulyanto Sarifudin 11. b 8. a 10. c 7. Mereka adalah Hariman Siregar. Sjahrir. e 6. 3. J. Leimena. a 2. Kedua. Presiden Soekarno mengadakan pertemuan dengan berbagai partai politik untuk menekankan partai politik agar menolak dan mengecam demonstrasi mahasiswa. Brigjen M. seperti yang telah ditetapkan dalam TAP MPRS Proker Drs. Pertama. Pertemuan tersebut tidak ditanggapi oleh partai politik. Mayjen Basoeki Rachmat. b 16. d/e 4. dan Muhammad Aini Chalid. Kemudian pada 23 Februari 1967. b 18. dan dr. Kakuei Tanaka. Mayjen Basoeki Rachmat. Salah satunya adalah demonstrasi pada 15 Februari hingga 16 Februari 1974. d 5. Yusuf. Massa mulai melakukan penghancuran dan pembakaran terhadap produk-produk Jepang. Situasi pun mulai memanas pada 17 Februari 1974. Presiden Soekarno secara resmi telah menyerahkan jabatan kekuasaan kepada Soeharto. Leimena. Setelah tragedi G30S/PKI. tiga orang mahasiswa ditangkap oleh aparat dan diadili pada 7 Agustus 1974. a 17.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Pada 11 Maret 1966. Presiden Soekarno kemudian memberikan Surat Perintah Sebelas Maret kepada Mayjen Soeharto. dr.

Menerapkan anggaran belanja seimbang. XI/MPRS/1966. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. IPKI. Keempat. Juli 2009. Kelompok PPP berdiri pada 5 Januari 1973 terdiri atas NU. dan Partai Murba. Partai Muslimin Indonesia. Partai Katolik. Mengetahui. dan Golongan Karya. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. Selain itu. 9. PSII. Soeharto juga menerapkan sistem reward and punishment terhadap orang-orang yang mendukung atau menentang kekuatan Orde Baru.H. Sejak tahun 1978. Kelompok PDI berdiri pada 11 Januari 1973 terdiri atas PNI. Fusi partai politik menjadi PDI. Segala jenis pergerakan nasional tidak boleh melenceng dari Pancasila. XI/MPRS/1966. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA No.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Ketiga. organisasi tani dan nelayan. Nasution pada 11 November 1958. organisasi buruh. 5. 8.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Kepala Sekolah Dra. Mulyanto Sarifudin 61 . menerapkan kebijakan penanaman modal asing. dan Perti. memberikan stimulasi kepada para pengusaha untuk menyerahkan sebagian hasil usahanya untuk sektor pajak dan ekspor Indonesia. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. dilaksanakan Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). meneruskan perjuangan untuk menolak imperialisme dan kolonialisme dalam berbagai bentuk. PPP. kebebasan pers dan media juga dikekang dengan jalan melakukan pembredelan pada media yang bertentangan dengan pemerintah Orde Baru. dan organisasi masyarakat. Nurahayati. 6. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. Kelompok Golongan Karya terdiri dari berbagai organisasi profesi. 7. organisasi seniman. sistem tersebut membatasi hak-hak warga negara untuk berserikat dan berkumpul dalam rangka mengeluarkan dan menyatakan pendapat. Hj. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. menerapkan kebijakan penundaan pembayaran utang. Munculnya berbagai organisasi profesi. M. Guru Mata Pelajaran Drs. kembali meluruskan dan melaksanakan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif sesuai dengan TAP MPRS No. Berbagai pergerakan yang disinyalir berbeda haluan dengan asas tunggal Pancasila langsung dihukum dengan dakwaan subversif. Parkindo. Di kampus. menerapkan kebijakan untuk mengekang proses ekspansi kredit. 10. Masyarakat harus mengikuti ketetapan yang digariskan oleh pemerintah Orde Baru.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Proker Drs. Mulyanto Sarifudin 62 .

E. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Sumber Belajar Proker Drs.2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai kehidupan sosial politik menjelang kejatuhan Orde Baru. Materi Pembelajaran • Krisis multidimensi dan munculnya reformasi • Kronologi jatuhnya pemerintah Orde Baru C. Menganalisis Proses Berakhirnya Pemerintah Orde Baru dan Terjadinya Reformasi Indikator : . inquiri. • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai kronologi jatuhnya pemerintahan Orde Baru. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 161 – 162 no. 3.Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru . Mulyanto Sarifudin 63 . Kegiatan Inti • Guru menjelaskan mengenai faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor penyebab jatuhnya pemerintah Orde Baru • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis B. 1 – 20) dan soal uraian (hal 163 no. • Peserta didik membuat analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. •Menarik kesimpulan materi. 1 – 10). Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2.Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis Alokasi Waktu : 3x45 menit A. dan pemberian tugas D.

Proker Drs. Penilaian • Portofolio berbentuk analisis singkat mengenai pelajaran yang dapat diambil dari sejarah terjadinya krisis multidimensi dan metode yang tepat untuk mencegah terjadinya krisis tersebut (Aktivitas hal 141).• • • • • • • • SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 114 no. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 • Evaluasi pilihan ganda hal 112 – 114 no. Mulyanto Sarifudin 64 . Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Menguraikan hasil analisis dengan tepat.

Dimulai dari krisis ekonomi yang memunculkan krisis sosial. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. a 4. Habibie sebagai presiden RI tidak konstitusional. e 15.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan hanya bertempat di Istana Negara. c 9. d 14. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan MPR atau DPR”.J. Sebagian kalangan ahli hukum dan mahasiswa melihat bahwa pengangkatan B. Krisis ekonomi merembet pada krisis politik dan sosial yang mengakibatkan masyarakat tidak percaya pada pemerintah Orde Baru dan menuntut turunnya Soeharto sebagai presiden. politik. Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia menyebabkan roda perekonomian tidak berjalan karena banyak perusahaan yang bangkrut sehingga menyebabkan banyak pengangguran. 1. 1. dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. c 17. penegakan HAM. c 10. tetapi aparat tidak mengizinkan.00. Pada pukul 13. 5 Mei 1999 19. a 5. a 3. dan krisis legitimasi atas pemerintahan Orde Baru. pelaksanaan Pemilu. tiba-tiba terdengar suara letusan yang diduga dilepaskan oleh aparat. Pada pukul 17. d 20. Krisis multidimensi yang melanda Indonesia. 2. melainkan hanya di depan ketua Mahkamah Agung. Ditambah lagi kesenjangan sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat KKN yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. c 18. Investasi Proker Drs. Setelah itu. a 2. 5. “Sebelum memangku jabatannya. demokrasi ekonomi. Hal ini didasari oleh pasal 9 UUD 1945 yang berbunyi. Habibie pada 21 Mei 1998 tidak dilakukan di depan MPR/DPR. 3. Negosiasi dilakukan hingga akhirnya mahasiswa hanya sampai di kantor walikota Jakarta Barat dan diminta untuk kembali ke kampus. Faktanya. a 65 . c 13. penyelenggaraan otonomi daerah. b B. peralihan kepemimpinan dari Soeharto ke B. a 12. 4. Penetapan kebijakan reformasi pembangunan. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. e 7. Mulyanto Sarifudin 11.00 mahasiswa memutuskan untuk mendatangi gedung MPR/DPR. keempat mahasiswa Trisakti tertembak dan meninggal setelah berada di dalam kampus.J. 6. Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. penyelenggaraan pemerintah bebas KKN. Presiden Soeharto kemudian lengser keprabon yang menandai jatuhnya Orde Baru. c 6. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kunci Jawaban A. c 8.20 mahasiswa berjalan mundur memasuki kampus Trisakti. Aksi damai mahasiswa Trisakti digelar tanggal 12 Mei 1998 pada pukul 11. a 16.

8. Jenderal Nasution menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. membangun konstruksi baru perekonomian Indonesia. PPP.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. dan PAN. Golkar.00. Mengetahui. Sri Bintang Pamungkas dan Mochtar Pakpahan dibebaskan karena Presiden Habibie mengangkat kembali kebebasan berkumpul dan menyatakan pendapat. M. Kemunculan dwifungsi ABRI pada awalnya merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A. 9. Dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Tengah”. 10. terdapat 5 partai besar yang menempati urutan tertinggi.Pd NIP: 131273017 Jakarta. melaksanakan syarat-syarat reformasi ekonomi yang diberikan IMF kepada Indonesia. 3 Tahun 1999. Pemilu tingkat nasional digelar pada 7 Juni 1999. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. Nurahayati.000. Hj.H. Di dalam peraturan ini ditetapkan bahwa pemilihan umum bersifat campuran antara sistem proporsional dan sistem distrik. Kepala Sekolah Dra. memperbaiki angka nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga mencapai di bawah Rp10. 7. Melakukan proses rekapitulasi perbankan Indonesia. Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Nasution pada 11 November 1958. melaksanakan likuidasi bank-bank yang bermasalah. yaitu PDI-P. Dari 48 partai politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 1999. PKB. Pemilu 1999 diatur dalam UU No. Mulyanto Sarifudin 66 .

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. • Guru dan peserta didik membahas informasi yang didapatkan dari internet dan sumber lain disertai dengan tanya jawab. 2. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menerangkan secara garis besar mengenai materi yang telah dipelajari seminggu sebelumnya. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 B. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Proker Drs.3. Materi Pembelajaran • Perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 C. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi beberapa kelompok untuk mencari artikel dari internet dan sumber lainnya mengenai perkembangan politik setelah 21 Mei 1998. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. Mulyanto Sarifudin 67 . •Menarik kesimpulan materi. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : .Mendeskripsikan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 Alokasi Waktu : 3x45 menit A. 3. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D.

35. d 34. a 18. a 23. d 38. Penilaian • Evaluasi Semester 1 pilihan ganda hal 164 – 168 no. Mulyanto Sarifudin 68 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi Akhir Semester 1 pilihan ganda (hal 164 – 168 no. e 14. b 21. E. c 27. d 13. Untuk itu. a 8. Untuk memajukan pengusaha pribumi. d 7. Perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan masih perlu pembenahan karena sebagian besar aset negara masih atas nama kolonial Belanda dan Jepang. c 9. c 5.15 (skor setiap soal benar 4 tetapi bila mendekati 2) Evaluasi Semester 1 A. 1. c 26. Uraian hal 168 no.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. c 29. d 25. Ada hubungannya. pemerintah juga melakukan nasionalisasi de Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. d 40. a B. a 33. baik dalam permodalan maupun pengetahuan tentang pengembangan usaha. d 31. e 17. diterapkan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha. b 2. e 3. b 32. d 24. c 10. d 4. a 11. 20. b 12. 2. Keragaman ideologi mengandung implikasi yang signifikan Proker Drs. 1 – 40) dan soal uraian (hal 168 no 1 – 15). 1 . d 15. e 28. d 6. e 22.40 (skor 1 s/d 40). c 36. pemerintah Indonesia mengeluarkan Oeang Republik Indonesia dan mendirikan Bank Negara Indonesia. 1 . b 30. 1. e 39. a 16. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Selain itu. c 37. a 19.

Pemberlakuan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan momen pergantian sistem demokrasi Indonesia dari Demokrasi Liberal/Parlementer ke sistem Demokrasi Presidensial. Pada 30 September 1965. Bersamaan dengan waktu penculikan. Mulyanto Sarifudin 69 . Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh PKI untuk merebut kekuasaan. Dewan Keamanan PBB mendirikan UNCI yang bertugas untuk menyelesaikan masalah Indonesia-Belanda salah satunya dengan mengusahakan terwujudnya Perundingan Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar. Kabinet Sukiman masa jabatan 26 April 1951 – 1952. Kabinet Wilopo masa jabatan 19 Maret 1952 – 2 Juni 1953. 4. Presiden Soekarno dikabarkan sakit keras. 10. Manifesto Politik Republik Indonesia (MANIPOL) yang disampaikan oleh Presiden Soekarno berisi pernyataan bahwa demokrasi yang tepat bagi bangsa Indonesia bukanlah Demokrasi Liberal. Pimpinan Biro Khusus PKI kemudian mengadakan rapat untuk mempersiapkan gerakan yang akan dilaksanakan pada 30 September. G30S/PKI berhasil merebut kekuasaan di Semarang dan Yogyakarta. pendidikan. Deklarasi ini berisi tentang peraturan ekspor impor dan masalah penetapan harga. putri Jenderal Nasution. memperbaiki hubungan dengan Belanda. Maklumat 3 November 1945 juga berperan dalam susunan lembaga kepresidenan negara. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu. Selain itu. Untuk melaksanakan MANIPOL. dan keamanan rakyat. Kabinet Djuanda masa jabatan 9 April 1957 – Juli 1959. Berusaha menyelesaikan masalah Irian Barat. Perubahan otoritas KNIP dan munculnya berbagai partai politik di Indonesia menjadi dua katalisator utama terhadap perubahan struktur kekuasaan pemerintahan. Pada bulan Agustus 1965. dan Kepribadian Indonesia (USDEK). Ali Sastroamidjojo I masa jabatan 31 Juli 1953 – 24 Juli 1955. Dekrit ini juga menandai berakhirnya tugas Konstituante setelah 3 tahun gagal membuat rancangan UUD pengganti UUDS 1950. Ketujuh perwira tersebut dibawa ke Lubang Buaya. Demokrasi Terpimpin. Kabinet Burhanuddin Harahap masa jabatan Agustus 1955 – 3 Maret 1956.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. PKI berhasil menculik dan membunuh Kolonel Katamso Proker Drs. Susunan kabinet yang dibentuk pada 2 September 1945 mencerminkan komposisi yang mewakili keragaman ideologi di Indonesia. 11. 5. Di Jawa Tengah. Sosialisme Indonesia. Demokrasi ini menempatkan toleransi dan musyawarah untuk mufakat dengan berlandaskan hati nurani yang luhur atas dasar ketuhanan. Kabinet Natsir masa jabatan 6 September 1950 – 18 April 1951. kehidupan politik Indonesia dikendalikan oleh Presiden Soekarno dengan mendirikan Front Nasional. Deklarasi Ekonomi dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 23 Maret 1963. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun berikutnya. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA terhadap struktur kepemimpinan negara. 7. PKI juga menduduki RRI dan Pos Telekomunikasi. Meningkatkan taraf kemakmuran. membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menegakkan NASAKOM yang menguntungkan PKI. 3. PKI menculik dan membunuh enam orang perwira tinggi dan seorang perwira pertama Angkatan Darat. PKI juga membunuh Ade Irma Suryani. 8. dan konsisten menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif. 6. Dunia Internasional dan PBB mengecam Agresi Militer Belanda II dan memberi dukungan kepada Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan dengan Belanda. digunakanlah strategi politik. Untuk keamanan akan dibentuk APRIS dengan TNI sebagai intinya. melainkan demokrasi yang berangkat dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri. Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir Desember 1949. Pada masa Demokrasi Terpimpin. yaitu UUD 1945. Kabinet Ali Sastroamidjojo II masa jabatan 24 Maret 1956 – 14 Maret 1957. 9.

dan Golongan Karya. seperti Korpri dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia. Pada Februari 1958. Tingginya angka pengangguran dan melambatnya pertumbuhan ekonomi mengakibatkan kriminalitas meningkat. 13. dan KAWI. Guru Mata Pelajaran Drs. Fusi partai politik menjadi PDI. M. PPP. KAPPI. KAPI. pesawat-pesawat AURI melakukan pengeboman pada sejumlah kota tempat konsentrasi pasukan PRRI lainnya. ABRI kemudian mengadakan Operasi Penumpasan yang mulai dilancarkan pada 1 Oktober 1965.Pd NIP: 131273017 Jakarta. KASI. Pemerintah memberikan wewenang kepada Jendral Ahmad Yani sebagai pemimpin operasi penumpasan. Muncul tuntutan dari berbagai pihak agar pemerintah segera menumpas PKI. Sugiyono. Munculnya berbagai organisasi profesi. walaupun sisanya masih ada hingga tahun 1961. Investasi asing di Indonesia juga menurun dan IMF menuntut pemerintah untuk menghapus subsidi. 14. Selain itu muncul Naskah Deklarasi Mendukung Pancasila yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Kesatuan Aksi dan Front Pancasila. Tuntutan tersebut berasal dari KAMI. Mengetahui. 12. Hj. Nurahayati. Kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia pasca reformasi semakin memburuk. membersihkan pemerintahan dari unsur PKI. 15. Operasi militer gabungan untuk daerah Sulawesi Utara dinamakan Operasi Sapta Marga. dan memperbaiki perekonomian Indonesia. KABI. Mulyanto Sarifudin 70 .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Pasukan TNI juga didaratkan melalui laut. Juli 2009. Pemerintah pusat juga memecat Somba dan Runturambi. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA dan Letkol. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Pemberontakan PRRI/Permesta akhirnya dapat dilumpuhkan sekitar Agustus 1958. Kepala Sekolah Dra.

3. 3. Proker Drs. Menganalisis Perjuangan sejak Orde Baru sampai dengan Masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana kondisi ekonomi Indonesia pascareformasi?”. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 71 . Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi B. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.Mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi Alokasi Waktu : 1x45 menit A. Kegiatan Inti • Peserta didik melakukan wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). 2. Materi Pembelajaran • Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascareformasi C. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Menganalisis Perkembangan Politik dan Ekonomi serta Perubahan Masyarakat di Indonesia pada Masa Reformasi Indikator : . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/1 Standar Kompetensi : 2. wawancara D.

Pd NIP: 131273017 Jakarta. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Hj.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. E. bahasan dan bahasa Jumlah Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan Baik Cukup Kurang cukup 4 3 2 1 Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Format Penilaian Portofolio Indikator Pemahaman tentang peristiwa masa-masa reformasi 1998 Pengetahuan tentang teknik wawancara Keberanian melakukan wawancara Ketepatan menggunakan teknik wawancara Kemampuan mengumpulkan data Penyajian.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 135 – 168) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Kepala Sekolah Dra. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Menarik kesimpulan materi. Juli 2009. M. Penilaian • Wawancara dengan narasumber yang mengalami peristiwa masa-masa reformasi 1998 sebagai tugas portofolio (Analitika hal 159). Nurahayati. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin 72 .

Mulyanto Sarifudin 73 . Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .1. 2. Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika B.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai situasi di Asia dan Afrika pada masa kolonisasi bangsa Barat.Mendeskripsikan nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika Alokasi Waktu : 6x45 menit A. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Materi Pembelajaran • Nasionalisasi dan dekolonisasi di Asia dan Afrika C.

Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Inisiatif 4. India. dan Afrika Selatan.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. dan Afrika Selatan. •Menarik kesimpulan materi. Cina. Mulyanto Sarifudin 74 . Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Filipina. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. E. Berani mengemukakan pendapat 2. Filipina. Berani menjawab pertanyaan 3. Lybia. Mesir.. 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Guru membagi peserta didik dalam tujuh kelompok dan materi dibagi dalam tujuh bagian. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Mesir. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Proker Drs. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai nasionalisasi Turki. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Lybia. Setiap kelompok diberi waktu tiga puluh menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. India. yaitu nasionalisasi Turki. Cina. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : …………………………………………………….

Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan penjelasan secara garis besar mengenai keadaan dunia internasional pasca-Perang Dunia II. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kepala Sekolah Dra. Nurahayati. Guru Mata Pelajaran Drs. M. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II B. Mulyanto Sarifudin 75 . Hj. Materi Pembelajaran • Ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II C. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : .1.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan pemberian tugas D.Mendeskripsikan ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 16 Jakarta Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Kegiatan Inti Proker Drs. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Juli 2009. 2.

c 3. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Peserta didik mencari informasi dari internet dan sumber pustaka lainnya mengenai ekonomi dan politik Indonesia pasca-Perang Dunia II dan bantuanbantuan ekonomi yang diterima Indonesia pasca-Perang Dunia II. b 7. c B. Sun Yat Sen. Aguinaldo membangun aliansi dengan Amerika Serikat untuk menggempur Spanyol. 1. 1 – 20) dan soal uraian (hal 183 – 184 no. Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 182 – 183 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 183 – 184 no.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. e 6. c 17.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 169 – 184) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. Jose Rizal ditangkap dan di hukum mati oleh Spanyol. c 10. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. ia memproklamasikan berdirinya Filipina merdeka pada 12 Juni 1898. Mulyanto Sarifudin 11. Pada tanggal 30 Desember 1896. Pergerakan nasional di Filipina berawal dari munculnya Liga Filipina yang dipimpin oleh Jose Rizal pada tahun 1892. e 12. c 14. a 4. a 18. Liga Filipina dibentuk untuk melawan dominasi penjajahan Spanyol di Filipina. b 19. d 5. d 76 . 1. d 16. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). E. d 8. b 13. 2. a 20. 3. Gerakan nasionalisme dilanjutkan oleh Emilio Aguinaldo pada 1898. Kemudian. Mendayung diantara dua karang 15. Kunci Jawaban A. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . •Menarik kesimpulan materi. 1 – 10). Nasionalisme Cina muncul pada tahun 1911 dan dipimpin oleh dr. Latar belakang munculnya nasionalisme Cina adalah pemerintahan Manchuria yang diktator dan munculnya golongan terpelajar Cina Proker Drs. •Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 182 – 183 no. • Guru dan peserta didik membahas hasil informasi yang didapatkan disertai dengan tanya jawab. a 2. e 9.

Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. Pergerakan Islam Al-Ikhwanu AlMuslimin (Ikhwanul Muslimin). Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. 5. Pergerakan nasionali Cina kemudian dilanjutkan Chiang Kai Shek. Mulyanto Sarifudin 77 . 10. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. 9. Guru Mata Pelajaran Drs. 4. Kepala Sekolah Dra. Nurahayati. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Menerapkan politik luar negeri “bebas aktif” yang tidak memihak pada blok manapun dan memperjuangkan perdamaian dunia. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Menarik simpati dunia internasional melalui diplomasi dengan menjadi mitra dagang. Mengetahui. Hj. M. Banerji. Chiang Kai Shek berseteru dengan komunisme yang dipimpin Mao Zedong sehingga menyebabkan Chiang Kai Shek pindah ke Taiwan dan dimulailah pemerintahan komunis Cina. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. 6. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. Muhammad Ali Jinnah. Program ini dimulai pada Juli 1951. 3. Nasionalisme di Asia dan Afrika memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. 7. 8. Mahatma Gandhi. Juli 2009. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA yang menginginkan format negara Cina modern. Memfasilitasi perundingan antara Indonesia dengan Belanda. dan Tikal.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Ahimsa mengutamakan antikekerasan. Pandit Jawaharlal Nehru.

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 78 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Proker Drs.

Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Mulyanto Sarifudin 79 .. : ………………………………………………. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan tes lisan D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Materi Pembelajaran • Faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin C. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin B.1. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A.

Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Nurahayati.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Guru Mata Pelajaran Drs. Hj. 3. 2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Guru Mata Pelajaran Proker Drs. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar akhir dari Perang Dunia II dan Perjanjian Postdam. Penilaian • Tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. •Menarik kesimpulan materi. E. Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin. M. Mengetahui. Kepala Sekolah Dra. Juli 2009. Mulyanto Sarifudin 80 . • Guru mengadakan tes lisan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin.Pd NIP: 131273017 Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta.

Perang Korea. Perang Korea.1. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Mulyanto Sarifudin 81 .Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. dan Revolusi Kuba C. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . dan Revolusi Kuba B.. Perang Korea. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan tentang Komunisme Cina. : ………………………………………………. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Materi Pembelajaran • Komunisme Cina. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi jigsaw D. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. dan Revolusi Kuba Alokasi Waktu : 6x45 menit A.

Mulyanto Sarifudin 82 . Berani mengemukakan pendapat 2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Perang Korea. Perang Korea. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Berani menjawab pertanyaan 3. Penilaian • Unjuk kerja dalam bentuk diskusi jigsaw mengenai Komunisme Cina. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Setiap kelompok diberi waktu empat puluh lima menit untuk presentasi dan tanya jawab serta memberikan hasil kesimpulan diskusi untuk dipelajari oleh kelompok lain. Inisiatif 4. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1.. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. • Setiap kelompok menganalisis satu materi yang berbeda dan mempresentasikannya di depan kelas. Ketelitian Proker Drs. Komunisme Cina. 2. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Mao Zedong dan Komunisme di Cina?”. E. •Menarik kesimpulan materi. dan Revolusi Kuba. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Setiap kelompok mencari artikel di perpustakaan dan internet untuk memudahkan pada saat diskusi. Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam tiga kelompok dan setiap kelompok membahas satu materi yang berbeda dari tiga pokok bahasan yaitu. dan Revolusi Kuba.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.

.. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Jumlah Nilai Individu Mengetahui... ………. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.. Mulyanto Sarifudin 83 ....... diskusi............ NIP/NRK.... Guru Mata Pelajaran ……………………............Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara Alokasi Waktu : 6x45 menit A..... Materi Pembelajaran • Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara C.... Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill...SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln...... dan bermain Proker Drs. : ………………………………………………....................... .1.... Kepala Sekolah/Yayasan Jakarta.......... NIP/NRK.. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA...... Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : ..... Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara B..........

• Peserta didik melakukan permainan “Lempar Salju”. E. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar mengenai masuknya pengaruh blok barat dan blok timur ke Vietnam?”. Penilaian • Diskusi mengenai Perang Vietnam dan perkembangan politik di kawasan Asia Tenggara. 3.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Begitu seterusnya pada peserta didik yang lain. Setiap peserta didik membuat satu pertanyaan pada selembar kertas kemudian kertas tersebut dibentuk seperti bola salju. Mulyanto Sarifudin 84 . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA D. Berani mengemukakan pendapat Proker Drs. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. •Menarik kesimpulan materi. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. 2. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Kertas pertanyaan dilemparkan kepada peserta didik yang lain dan peserta didik yang terkena lemparan harus menjawab pertanyaan pada kertas tersebut.. • Peserta didik mendiskusikan hasil temuan dari perpustakaan dan internet.

Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kepala Sekolah Dra. M. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Guru Mata Pelajaran Drs. : ………………………………………………. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Hj.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln.Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin B. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Siapakah orang pertama yang mendarat di bulan?”. Berani menjawab pertanyaan 3.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D. Inisiatif 4. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2.1. Mulyanto Sarifudin 85 .. Proker Drs. Juli 2009. Nurahayati. Materi Pembelajaran • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin C. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.

“Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Topik diskusi/debat : ……………………………………………………. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1. Mulyanto Sarifudin 86 . 3. Berani mengemukakan pendapat 2. Penilaian • Diskusi mengenai pertanyaan.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. •Menarik kesimpulan materi.. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa pada masa Perang Dingin. “Apakah meningkatkan kapasitas senjata nuklir akan menjamin terwujudnya keamanan dunia?” (Aktivitas 206). Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai pertanyaan. Berani menjawab pertanyaan 3. Inisiatif 4. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Proker Drs. Juli 2009. Jakarta. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 2. E.

Pd NIP: 131273017 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1.1. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Dra. dan pemberian tugas D. tanya jawab.Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia . Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Guru Mata Pelajaran Drs. Materi Pembelajaran • Politik luar negeri Indonesia C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mengidentifikasi ciri-ciri politik luar negeri Indonesia • Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru B. : ………………………………………………. Kegiatan Pendahuluan Proker Drs. Metode Pembelajaran Ceramah.Kepala Sekolah SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Mulyanto Sarifudin 87 .Membedakan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru Alokasi Waktu : 4x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Hj. Nurahayati.. M. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.

d 9. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. 1 –20) dan soal uraian (hal 220 no. Kunci Jawaban A. e 4. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi pilihan ganda (hal 217 – 220 no. d 5. 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai kebijakan pemerintah Indonesia mengenai hubungan internasional. a B. d 7. a 19. Mulyanto Sarifudin 88 . 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 220 no. E. •Menarik kesimpulan materi. a 12.ESIS Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) Peta konsep Power point OHP Buku-buku penunjang yang relevan Internet F. 3. 2. Letkol Hartoyo 15. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Penilaian • Evaluasi pilihan ganda hal 217 – 220 no. c 14. d 8. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. c 16. c 20. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. • Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru. c 10. d 3. c 2. a Proker Drs. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan ciri-ciri pokok politik luar negeri Indonesia. 1 – 10). d 18. d 6. • • • • • • • • Sumber Belajar Kurikulum KTSP dan perangkatnya Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . d 17. c 13. 11. •Peserta didik mengerjakan portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada masa Orde Baru (Aktivitas hal 210).

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 1. Fidel Castro dan Che Guevara menjadi sekutu dalam perlawanan terhadap pemerintahan Batista. Mereka bersama anggota pasukannya melakukan penyerangan terhadap kekuatan militer Batista. Pada Maret 1958, pasukan Castro memasuki Havana dan mengalahkan kekuatan Batista. Pasukan tersebut dipimpin oleh Che Guevara dan Camilo Cienfuegos dan menamakan dirinya The 26thMovement. 2. Masuknya paham komunis ke Korea dan Vietnam menimbulkan ketidakstabilan politik di kawasan Asia Tenggara. Negaranegara Asia Tenggara mau tidak mau menjadi terlibat dalam perebutan pengaruh antara liberalisme Amerika Serikat dan komunisme Uni Sovyet. 3. Penyebaran paham komunisme di Asia Tenggara didalangi oleh lembaga di Uni Sovyet yang bernama Communist International (Comintern). Pola kaderisasi badan ini adalah menjaring para tokoh negara atau pemuda-pemuda yang pintar untuk dididik menjadi agen-agen penyebar paham komunisme. Comintern juga menjaring pemuda-pemuda di Asia Tenggara untuk menjadi agen penyebar paham komunis di Asia Tenggara. 4. Dunia dibagi dalam dua pengaruh, yaitu New Emerging Forces (Nefos) dan Old Emerging Forces (Oldefos). Negaranegara di Asia, Amerika Latin dan Afrika termasuk dalam Nefos, sedangkan negaranegara Eropa dan Amerika termasuk Oldefos. 5. KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. 6. Perairan Indonesia adalah laut wilayah beserta perairan pedalaman Indonesia atau perairan nusantara. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut selebar 12 mil laut dari pulau-pulau terluar. Bila ada selat yang lebarnya tidak melebihi 24 mil, garis batas laut ditarik di tengah-tengah selat. Perairan pedalaman Indonesia adalah perairan yang terletak pada sisi dalam garis dasar. Hak lintas laut damai kendaraan air asing diakui dan dijamin sepanjang tidak mengganggu atau bertentangan dengan keselamatan dan keamanan wilayah bangsa dan negara. 7. Pertama, bebas-aktif, bebas berhubungan dengan negara manapun dan aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Kedua, anti-kolonialisme, politik luar negeri Indonesia dilandasi oleh keinginan menghapus segala bentuk penjajahan di muka bumi. Ketiga, orientasi pada kepentingan nasional, politik luar negeri Indonesia semata-mata untuk kepentingan nasional. Keempat, demokratis, segala keputusan harus mendapat persetujuan dari wakil rakyat melalui DPR. 8. Indonesia mengusahakan pertemuan Jakarta Informal Meeting pada 15 – 17 Mei 1970 di Jakarta untuk membahas penyelesaian pertikaian Kamboja. Indonesia juga mengirimkan Pasukan Garuda IV, V, VII ke Kamboja pada kurun waktu Januari hingga 27 April 1975. 9. Afghanistan, Ethiopia, Filipina, India, Indonesia, Irak, Iran, Jepang, Kamboja, Laos. 10. Bentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan, keutuhan teritorial dan kekayaan negara Indonesia harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat. • Portofolio berbentuk analisis mengenai perbedaan pelaksanaan politik luar negeri pada masa pemerintahan Orde Lama dengan pelaksanaan politik luar negeri pada
Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

89

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA masa Orde Baru (Aktivitas hal 210). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Format Penilaian Portofolio
Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian, bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

90

SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA
Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1

Mengetahui, Kepala Sekolah Dra. Hj. Nurahayati, M.Pd NIP: 131273017

Jakarta, Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572

Proker Drs. Mulyanto Sarifudin

91

Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional Alokasi Waktu : 4x45 menit A. : ………………………………………………. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan peran aktif Indonesia di dunia internasional B.. Peserta didik kemudian mempresentasikan di depan kelas mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional.1. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia dan Posisi Indonesia di Tengah Perubahan Politik dan Ekonomi Internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Indikator : . Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. 2. Mulyanto Sarifudin 92 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill dan diskusi D.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Kegiatan Inti • Peserta didik mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Kegiatan Penutup Proker Drs. 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai politik luar negeri Indonesia • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Materi Pembelajaran • Peran aktif Indonesia di dunia internasional C. • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang.

Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . Penilaian • Diskusi dan presentasi mengenai peran aktif Indonesia di dunia internasional. Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 2 Kerjasama kelompok 3 Hasil tugas Jumlah Nilai Kelompok Penilaian Individu Peserta didik 1.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Berani mengemukakan pendapat 2. Topik diskusi/debat : …………………………………………………….ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 185 – 220) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Mulyanto Sarifudin 93 .. Berani menjawab pertanyaan 3. Lembar Penilaian Diskusi Hari/Tanggal : ……………………………………………………. Ketelitian Jumlah Nilai Individu Mengetahui. Juli 2009. Guru Mata Pelajaran Proker Drs. No Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nama peserta Nilai Kuali tatif Nilai Kuan titatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Penilaian kelompok 1. Kepala Sekolah Jakarta. Inisiatif 4. E. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. •Menarik kesimpulan materi.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. dan pemberian tugas D. Hj. •Menarik kesimpulan materi. Nurahayati.Pd NIP: 131273017 Drs. Materi Pembelajaran • Berakhirnya Perang Dingin C. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin B. • Peserta didik ditugaskan mengerjakan portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229). Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. M.. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Mulyanto Sarifudin 94 . Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai situasi dalam negeri Uni Soviet selama Perang Dingin. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Dra. Kegiatan Inti • Guru menjelaskan proses runtuhnya Uni Sovyet dan unifikasi Jerman yang menyebabkan berakhirnya Perang Dingin. • Tanya jawab mengenai proses berakhirnya Perang Dingin.Mendeskripsikan proses berakhirnya Perang Dingin Alokasi Waktu : 3x45 menit A. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Proker Drs. tanya jawab. : ………………………………………………. 3.2. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . 2. Metode Pembelajaran Ceramah.

Mulyanto Sarifudin 95 . Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Proker Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA E. bahasan dan bahasa Jumlah Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Penilaian • Portofolio berbentuk uraian analitis mengenai faktor-faktor yang menyebabkan runtuhnya Uni Sovyet dari sudut pandang ekonomi dan politik disertai argumentasi logis dan terstruktur (Aktivitas hal 229).

Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin Alokasi Waktu : 6x45 menit A. Kepala Sekolah Dra. Materi Pembelajaran • Perubahan konstelasi global C.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Guru Mata Pelajaran Drs. M.2. Juli 2009. diskusi. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3. Mulyanto Sarifudin 96 . Metode Pembelajaran Pendekatan model ICT dan life skill. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. dan pemberian tugas Proker Drs.. Hj. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : . : ………………………………………………. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan perubahan di dunia pasca-Perang Dingin B.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Nurahayati. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitati f Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Mengetahui. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3.

2. 1 – 10). a 8. Penilaian • Evaluasi (hal 248 – 250 no. c 6. e 2. 1. SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. 1 – 10 hal 255 hal no. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Bagaimana kondisi dunia internasional pasca perang dingin?”. • Peserta didik mengerjakan soal Evaluasi dan Evaluasi Semester 2 pilihan ganda (hal 248 – 250 no. E. c 3. • Peserta didik mendiskusikan artikel yang telah didapatkan. b 12. e 7. a 13. 1 – 20) dan soal uraian (hal 250 no. a 4. 1.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Tindakan Mandela tersebut membuatnya dijebloskan ke Proker Drs. Nelson Mandela adalah pemimpin perjuangan penghapusan apartheid yang mendirikan African National Congres. d 20. 1 – 15). c 9. b 5. Kunci Jawaban A. b 18. b 19. 1 – 40) dan soal uraian (hal 250 no. a 14. 3. 1 – 20 hal 251 – 255 no. Mulyanto Sarifudin 97 . Kegiatan Inti • Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang untuk mencari artikel dari internet dan perpustakaan mengenai perubahan di dunia pasca-Perang Dingin.D. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. •Menarik kesimpulan materi. a B. 1. a 17. a 10. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . e 16. e 15. c 11.

Hongaria menjamin berlakunya sistem multipartai. Tembok Berlin runtuh dan Zhivkov. 9. Pada Januari 1989. Mulyanto Sarifudin 98 . Pemilu di Polandi dimenangkan oleh Solidarity. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaruan Glasnot dan Perestroika. Jerman Timur. Uzbekistan. Pada April 1989. de Klerk adalah presiden kulit putih di Afrika Selatan yang melakukan pembaharuan dan berusaha untuk menghapus apartheid. Pada 10 November 1989. 3. Jaruselski. Inggris. Moldova. Pemimpin Komunis Cekoslovakia turun jabatan. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. Pada Oktober 1989. Frederick W. pelarangan terhadap gerakan Solidarity di Polandia dicabut. Pada 3 November 1989. Kirgiztan.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Proker Drs. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Pada 22 Desember 1989. Rusia. Azerbaijan. Pada Juni 1989. 6. Yugoslavia menghadapi masalah ekonomi yang serius sehingga melemahkan pemerintah pusat. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA penjara oleh pemerintah kolonial Inggris. Ukraina. Namun. pemerintahan Jerman Timur turun dari jabatannya. Ia juga membebaskan Mandela dan menyusun RUU baru yang bertujuan mengakhiri kekuasaan mutlak kaum kulit putih. dan empat negara Sekutu yang menguasai Jerman. Uni Sovyet. Warga Jerman Barat dan Jerman Timur menginginkan persatuan kembali dan menghancurkan Tembok Berlin. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. 10. Solidarity berkoalisi dengan Jend. Georgia. 4. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. Turkmenistan. Pada Mei 1988. Masing-masing republik saling berebut kekuasaan dan ketegangan etnik serta kekerasan mewarnai kehidupan politik Yugoslavia. termasuk Glasnot. Hongaria mengizinkan pengungsi Jerman Timur untuk menyebrang ke Austria. Kebijakan Breznev yang menyatakan bahwa Uni Sovyet mempunyai hak untuk mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara komunis lainnya dengan tujuan untuk menguatkan akar persaudaraan komunisme di negara tersebut. Armenia. Perestroika yang diterapkan Gorbachev di bidang ekonomi tidak berjalan baik karena kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela menghambat pertumbuhan ekonomi. secara resmi dinyatakan Jerman bersatu ke seluruh dunia. Janos Kadar menjadi Sekjen Cekoslovakia. Pada 6 Desember 1989. pemerintahan Ceausescu digulingkan dan ia dieksekusi pada 25 Desember 1989. Pada September 1989. Pada 3 Oktober 1990. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. 5. 8. Kegagalan kebijakan ekonomi Gorbachev juga mempengaruhi kegagalan pada kebijakan politiknya. Tajikistan. yaitu Amerika Serikat. Pada Juni 1989. Cekoslovakia membuka perbatasan agar rakyat Jerman Timur dapat menyebrang ke Jerman Barat. Klerk mengadakan Pemilu pada 26 – 29 April 1994 yang dimenangkan oleh Mandela sehingga sebulan kemudian Mandela menjadi presiden Afrika Selatan. turun jabatan. 7. Pada 24 November 1989. Belarusia. Kejadian tersebut menyebabkan diadakannya pertemuan “dua plus empat” antara Jerman Barat. Kazakhstan. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. ekonomi. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. dan Prancis pada Mei hingga September 1990. 2. Sekjen komunis Bulgaria. Parlemen Hongaria mengizinkan berdirinya partai independen.

Mulyanto Sarifudin 99 . Hj. Nurahayati. Menganalisis Perkembangan Sejarah Dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan Perkembangan Nuklir Kompetensi Dasar : 3. Guru Mata Pelajaran Drs. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Mengetahui.Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. M.. Juli 2009. ASEAN. Tujuan Pembelajaran Proker Drs. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMA/MA. Menganalisis Perkembangan Mutakhir Sejarah Dunia Indikator : .SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. : ……………………………………………….2. dan OKI Alokasi Waktu : 1x45 menit A. Kepala Sekolah Dra.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Program : Ilmu Pengetahuan Sosial Mata Pelajaran : Sejarah Kelas/Semester : XII/2 Standar Kompetensi : 3.

Mulyanto Sarifudin 100 . Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Kegiatan Penutup •Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas. Metode Pembelajaran Pembelajaran inquiri dan pemberian tugas D. Kegiatan Inti • Peserta didik ditugaskan membuat daftar pertanyaan mengenai Organisasi Gerakan Non-Blok. • Peserta didik mengerjakan portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246). Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan melibatkan seluruh peserta didik. ASEAN. dan OKI C.ESIS • Buku sumber Sejarah SMA XII IPS – ESIS (hal 221 – 255) • Peta konsep • Power point • OHP • Buku-buku penunjang yang relevan • Internet F. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Peserta didik mampu untuk: • Mendeskripsikan proses munculnya Organisasi Gerakan Non-Blok. E. dan OKI. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. 2. dan OKI B. Sumber Belajar • Kurikulum KTSP dan perangkatnya • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS . ASEAN. Materi Pembelajaran • Organisasi Gerakan Non-Blok. • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. Penilaian • Portofolio berupa analisis mengenai persamaan motif negara-negara dunia untuk membentuk berbagai organisasi internasional yang muncul pada masa akhir dan setelah Perang Dingin (Aktivitas hal 246).SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. ASEAN. 3. Kegiatan Pendahuluan • Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Apa yang kalian ketahui tentang Gerakan NonBlok?”. •Menarik kesimpulan materi. Format Penilaian Portofolio Indikator Pengantar Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Deskripsi Menunjukkan dengan tepat isi analisis Proker Drs.

Menguraikan hasil analisis dengan tepat. Memberikan kesimpulan analisis Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai dalam analisis Analisis merupakan hasil sendiri Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif Kriteria Indikator 80-100 70-79 60-69 45-59 Kriteria Penilaian : Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Memuaskan 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang cukup 1 Kunci Jawaban Evaluasi Semester 2 A. e 8. d 26. b 13. Politik Containtment 15. bahasan dan bahasa Jumlah Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi. 1. a 18. a 23. b 16. b 3. c Proker Drs. b 5. b 9. a 29. b 27. c 14. b 2. a 31. c 28. e 10. e 7. a 6. b 30. b 32.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. b 12. d 21. a 25. Mulyanto Sarifudin 101 . d/e 20. a 22. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA Isi Penutup Struktur/logika penulisan Orisinalitas karangan Penyajian. b 4. a 17. d 24. c 19. c 11.

Pada saat pergantian kepemimpinan dari Soekarno ke Soeharto. 10. Gerakan nasionalisme di India dipimpin oleh Mahatma Gandhi yang memiliki beberapa prinsip perjuangan. 9. Hartal menekankan aksi pemogokan kerja oleh rakyat India. begitu juga dengan Uni Sovyet yang menganut komunisme. Amerika Serikat dengan liberalismenya berusaha menanamkan pengaruh pada negara-negara di dunia. Perestroika adalah restrukturisasi di segala bidang untuk memperbaiki kondisi sosial. c 36. 4. Kebijakan PBB untuk mencegah penggunaan nuklir tidak dihiraukan oleh kedua negara tersebut. Amerika Serikat pada saat itu juga sedang berupaya menanamkan pengaruh liberalisme di Vietnam. Ahimsa mengutamakan anti-kekerasan. Glasnot berarti keterbukaan yang memperkenankan dan mendorong diskusi lebih terbuka serta kritik terhadap kehidupan politik dan kultural agar dapat menjadi lebih baik. 5. 8. politik luar negeri Indonesia kembali pada politik luar negeri bebas aktif. Hubungan Utara-Selatan muncul dari konteks geopolitik. 3. Namun. Amerika Serikat kemudian menarik simpati negara-negara Eropa Barat dan membentuk blok barat. 7. Untuk itu. Runtuhnya Uni Sovyet dilatarbelakangi oleh kebobrokan politik. 1. a 34. dan kultural Uni Sovyet akibat akumulasi kebijakan pemerintahan dari Lenin hingga Chernenko. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 37.33. untuk memperbaiki kondisi negara. Amerika Serikat ikut berperang membendung masuknya pengaruh komunis di Vietnam. Mulyanto Sarifudin 102 . a 39. bahwa negara-negara maju mayoritas terletak di bagian utara dunia. Satyagraha mendidik rakyat untuk tidak bekerja sama dengan Inggris. Amerika Serikat dan Uni Sovyet adalah pemenang Perang Dunia II yang memiliki ideologi berbeda. ekonomi. dan negara-negara berkembang mayoritas terletak di bagian selatan dunia. Gorbachev. a B. ekonomi. dan politik Uni Sovyet. Nasionalisme di India dan Mesir memberikan semangat kepada rakyat untuk meneruskan perjuangan pergerakan nasional dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Pertemuan tersebut akhirnya menetapkan Jerman bersatu pada 3 Oktober 1990. sedangkan Uni Sovyet merangkul negara-negara Eropa Timur dan membentuk blok timur. Indonesia pada masa Perang Dingin berupaya menjalankan politik luar negeri bebas aktif. a SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. b 38. progam tersebut mengalami kegagalan akibat kesalahan manajemen dan korupsi yang merajalela. Namun. Helmut Khol berperan mengusahakan unifikasi Jerman dengan mengkoordinasi pertemuan “dua plus empat”. Glasnot dan Perestroika merupakan pembaharuan yang dikeluarkan Presiden Uni Sovyet. Swadesi mengutamakan aksi pemboikotan dan penolakan seluruh produk-produk buatan Inggris. e 40. 6. Kondisi Uni Sovyet semakin buruk menyebabkan negara-negara satelit melepaskan diri dan menjadi negara merdeka sehingga Uni Sovyet runtuh pada tahun 1991. Presiden Soekarno sempat terbujuk oleh komunisme sehingga membentuk poros Indonesia-Phnomphen-Peking-Hanoi-Pyongyang. Amerika Serikat mengembangkan penelitian bom hidrogen dan Uni Sovyet kemudian menyusul dengan membuat bom hidrogen sendiri. Proker Drs. a/b 35. 2. Kedua blok tersebut bersaing dalam segala bidang tanpa melakukan peperangan fisik. Kondisi tersebut berusaha diperbaiki oleh Gorbachev dengan menerapkan program pembaharuan Glasnot dan Perestroika.

14. Kerusakan infrastruktur dan sarana publik akibat perang membuat perekonomian rakyat tidak berjalan secara optimal.Pd NIP: 131273017 Jakarta. Guru Mata Pelajaran Drs. Hj. sedangkan penduduk berkulit hitam dilarang memiliki tanah. Mulyanto Sarifudin NIP: 131788572 Proker Drs. dan tidak boleh berada di kursi pemerintahan. Program ini dimulai pada Juli 1951. 12. Politik Apartheid merupakan politik pemisahan antara pemerintah yang berkulit putih (minoritas) dan penduduk yang berkulit hitam (mayoritas) di Afrika Selatan. Kondisi ekonomi Indonesia sangat hancur. Colombo Plan merupakan strategi Amerika Serikat dan negara-negara blok barat untuk menarik simpati negara-negara berkembang dan miskin agar bergabung dengan blok barat. M. Belibis Terusan 16 Palmerah Jakarta Barat JAKARTA 11. Mengetahui. Runtuhnya Uni Sovyet dan Unifikasi Jerman. Presiden Soekarno mengadakan penataan melalui diplomasi internasional berbentuk kesediaan untuk menjadi mitra dagang bagi negara lain. Kepala Sekolah Dra.SMA NEGERI 16 JAKARTA Jln. Juli 2009. dibatasi keinginan berusahanya. 15. 13. Mulyanto Sarifudin 103 . KAA menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi landasan semangat dan kebulatan tekad bangsa Asia Afrika untuk mewujudkan kehidupan yang baik dan perdamaian dunia. Pemerintah yang berkulit putih mendapatkan keistimewaan dalam segala hal. Program berbentuk bantuan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan dan derajat negara berkembang dan negara miskin. Nurahayati.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful