Anda di halaman 1dari 7

Salahnya dimana?

Saat ini banyak orang menilai tingkat kesuksesan seseorang dilihat dari Indeks Prestasi (IP) hampir mendekati empat, wajah menarik, keberuntungan ataupun orang tersebut mempunyai orang tua atau saudara seorang pengusaha terkenal. Tapi disamping itu semua ada hal penting lain yang perlu diperhatikan bahkan merupakan point yang sangat penting untuk menjadi orang yang sukses kelak. Menurut survei yang diterbitkan National Association of College and Employers (NACE) pada tahun 2002 di Amerika Serikat, dari hasil jajak pendapat pada 457 pengusaha, diperoleh kesimpulan bahwa IP hanyalah nomor 17 dari 20 kualitas yang dianggap penting dari seorang lulusan universitas. Pembelajar sukses adalah seseorang yang tidak hentihentinya mempelajari sesuatu yang belum dikuasai. Bila hal yang dipelajari akhirnya dikuasai, maka dapat dikatakan bahwa proses belajar itu berhasil atau sukses. Soft skills yang dimiliki seseorang merupakan modal yang paling dicari oleh perusahaanperusahaan ternama dibandingkan IP yang hampir mendekati empat. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pentingnya soft skills yang dimiliki seseorang untuk menjadi pembelajar dewasa yang sukses dibandingkan dengan hard skills. Berikut learning objectives yang telah disepakati oleh kelompok diskusi saya sekaligus penjelasan yang akan saya uraikan yang merupakan salah satu langkah dari 7 jumps, yaitu belajar mandiri yang akan membantu pembuatan topik pembelajaran minggu ini. 1. Jelaskan pengertian dari soft skill dan hard skill! Soft skill adalah kemampuan-kemampuan yang tidak terlihat wujudnya (intangible) yang diperlukan untuk sukses, misalnya kemampuan bekerja sama, integritas, dan lain-lain. Selain itu soft skill dapat diartikan sebagai kemampuan dan kualitas yang ada didalam diri sesorang. Walaupun tidak terwujud nyata (intangible), namun nampak dalam aktivitas nyata (visible) dari karakter sesesorang ( visible on the cluster of personality traits activities). Ada juga yang berpendapat soft skill merupakan kmampuan seorang individu yang cenderung ke sikap, attitude, perbuatan, pelayanan, dan lain-lain. Rupanya soft skill ini merupakan bagian yang superior dalam kompetensi tiap individu.

Hard skill adalah kemampuan seseorang yang secara nyata dapat diketahui dan berwujud nyata (tangible). Hard Skill dapat pula dianggap sebagai keahlian seseorang sebagai usaha mencapai kinerja yang diinginkan. Selain itu Hard skill juga memiliki pengertian sebagai kemampuan yang berdasarkan bidang yang betul-betul dia menjadi pakar di dalamnya. Contohnya jika dia adalah seorang ekonom, maka seharusnya dia menguasai konsepkonsep atau teori-teori tentang ilmu ekonomi serta dapat melakukan analisa terhadap persoalan-persoalan yang menjadi kepakaran dia. Hard skill ini mempunyai peran atau bagian yang cukup kecil dari kompetensi seseorang, bisa dikatakan hard skill adalah minimal requirement skill yang harus dimiliki seorang individu. 2. Bagaimana hubungan soft skill dan hard skill untuk mencapai pembelajar dewasa yang sukses? Baik hard skill maupun soft skill dua-duanya sangatlah penting, karena manusia pasti berinteraksi dengan manusia lain, baik di pekerjaan, di sekolah atau di kuliah, di toko maupun pasar. Pentingnya soft skill tidak perlu diragukan lagi karena bagaimanapun juga seseorang yang jenius sekalipun akan membutuhkan soft skill ini, misalkan ada seseorang yang memiliki kepakaran yang handal di bidang elektronika, maka untuk dia bisa bekerja di bidangnya maka dia terlebih dahulu akan diuji dan diwawancarai oleh pemimpin atau bagian HRD suatu perusahaan, di saat wawancara itu dia harus berhasil mengkomunikasikan dengan baik apa yang dia tawarkan kepada perusahaan tempat dia akan bekerja. Di situlah awal kita dapat mengetahui bahwa walaupun seseorang memiliki kejeniusan terhadap suatu bidang tanpa didukung oleh kemampuan bernegosiasi yang baik maka orang tersebut bisa menemui kesulitan ketika di suatu waktu dia harus berinteraksi dengan orang lain. Maka dapat disimpulkan bahwa seharusnya soft skill lebih dominan daripada hard skill untuk mencapai tujuan menjadi seorang pembelajar dewasa yang sukses. Berikut tabel hasil survei NACE USA mengenai kualitas lulusan perguruan tinggi yang diharapkan dunia kerja :

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10 . 11 . 12 . 13 . 14 . 15 . 16 . 17 . 18 . 19 . 20

Kualitas Kemampuan berkomunikasi Kejujuran/ integritas Kemampuan bekerja sama Kemampuan interpersonal Etos kerja yang baik Memiliki motivasi/ berinisiatif Mampu beradaptasi Kemampuan analitikal Kemampuan komputer Kemampuan berorganisasi Berorientasi pada detail Kemampuan memimpin Percaya diri Berkepribadian ramah Sopan/ beretika Bijaksana IP 3,0 Kreatif Humoris Kemampuan entrepreneurship

Skor* 4,69 4,59 4,54 4,5 4,46 4,42 4,41 4,36 4,21 4,05 4 3,97 3,95 3,85 3,82 3,75 3,68 3,59 3,25 3,23

. * skala 1-5 (5 tertinggi) Dari hasil tabel di atas, IP hanyalah 20% dari kunci utama seseorang menuju sukses. Walaupun tidak bisa dipungkiri juga bahwa hard skill (IP) mempunyai peranan juga dalam menuju kesuksesan, tapi dalam dunia kerja soft skill lebih berperan penting karena tidak akan ada orang yang bertanya mengenai rumus peluang seperti yang dipelajari pada pelajaran matematika kecuali kita akan menjadi staff pengajar.

3. Apa karakteristik seorang pembelajar dewasa yang sukses? Jujur Kita harus jujur pada diri sendiri agar terhindar dari perasaan tidak nyaman karena dikuasai pikiran negatif. Kejujuran pada diri ssendiri merupakan langkah awal untuk jujur pada orang lain. Cerdas Kemampuan untuk belajar memahami, memutuskan, dan beropini berdasarkan alasan tertentu. Orang yang cerdas adalah orang yang memiliki dan menggunakan secara seimbang kemampuan berpikir analitis, kreatif, dan praktis. Berwawasan kepemimpinan Kepemimpinan merupakan suatu seni atau cara mempengaruhi orang (baik diri sendiri maupun orang lain) dalam mencapai suatu tujuan. Berorientasi jangka panjang Orang yang berorientasi jangka pendek tidak berpikir mengenai dampak yang akan terjadi sebagai akibat tindakan yang dilakukannya, sedangkan orang yang berperilaku dengan berorientasi jangka panjang, tidak hanya sekedar memikirkan hasil (output) saja tetapi juga berpikir mengenai dampak (outcome). Berwawasan kewirausahaan Kewirausahaan berkaitan dengan suatu semangat, sikap, dan perilaku dalam menciptakan sesuatu yang baru sehingga hal ini dapat dilakukan didalam sebuah organisasi dan di luar organisasi atau membuka sebuah usaha. Memahami potensi orang lain Sikap ini harus kita kembangkan juga supaya kita tidak menghalangi suatu potensi yang dimiliki oleh orang lain yang akan dikembangkan. Fleksibel Kita harus mudah menyesuaikan segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Sikap terbuka Kita harus menjadi orang yang mau menerima saran, pendapat, dan kritik dari orang lain. Kreatif dan Inovatif 4

Kita harus menjadi pribadi yang kreatif dalam segala hal dan melakukan suatu hal yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat pada zaman sekarang ini. Sadar Team Oriented Kita harus menyadari kebersamaan di dalam sebuah tim supaya tidak anggota yang akan mendominasi kelompok. 4. Bagaimana cara mengembangkan soft skill sehingga menjadi pembelajar dewasa yang sukses? Untuk menjadi pembelajar yang sukses, tentu saja membutuhkan keterampilan sukses (Succes Skill). Keterampilan sukses tersebut adalah: 1. Living Skills Living skills adalah keterampilan yang di butuhkan untuk beradaptasi dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan ini sangat menentukan apakah seorang mahasiswa atau pembelajar dapat menjadi pembelajar dewasa yang sukses atau tidak. 2. Learning Skills Learning Skills adalah keterampilan yang digunakan agar selalu dapat mengembangkan diri melaluai proses belajar yang berkelanjutan. Keterampilan ini jika dikembangkan maka akan timbul suatu pembelajaran yang kondusif sehingga akan membantu seseorang menjadi pembelajar yang sukses.. 3. Thinking Skills Thinking Skills adalah keterampilan yang dibutuhkan pada saat berpikir untuk memecahkan masalah di kehidupan sehari-hari. Keterampilan ini jika di kembangkan akan menimbulkan suatu pemikiran-pemikiran yang kreatif dan inovatif. Selain itu, untuk mengasah soft skills kita harus menyeimbangkan aktivitas akademik dan non akademik. Dengan demikian, ketika lulus kuliah nanti kita tidak hanya memperoleh gelar saja melainkan peningkatan kualitas diri sehingga memiliki daya saing ketika terjun ke dunia nyata nanti. Jika kita menyadaribahwa aktivitas akademik dan non akademik dapat menjadi ajang pembentukan diri, maka kita juga akan termotivasi dan lebih memaknai hidup.

5. Apakah agama mempunyai peranan penting dalam mencapai seorang pembelajar dewasa yang sukses? Agama sangat mempunyai peranan yang penting dalam pencapaian seorang pembelajar dewasa yang sukses. Hal ini dikarenakan agama atau mental rohani yang kuat dalam diri seseorang, dalam mengerjakan dan menjalani hidupnya akan selalu berpedoman pada ajaran Tuhan. Jikalau kita mengerjakan segala sesuatunya atas dasar untuk memuliakan nama Tuhan juga, Ia pasti akan senantiasa membantu dan selalu menyertai setiap langkah kita. Dalam mencapai keberhasilan, seseorang tentu tidak bisa lepas dari Tuhan. Untuk mencapaian seorang pembelajar dewasa yang sukses agama menjadi suatu pedoman bagi seseorang. Selain itu, Tuhan selalu dapat melihat semua pekerjaan yang kita lakukan sehingga kita jangan pernah tergoda akan suatu hal yang menyimpang (missal : berbohong, korupsi). Kita harus mengerjakan semuanya secara sabar dan ikhlas. Dan satu hal yang penting ketika kita nantinya menjadi orang yang sukses, kita harus selalu mengucap syukur kepada Tuhan atas kasih dan anugerah yang telah kita terima hingga saat ini. 6. Bagaimana kiat-kiat menjadi pembelajar dewasa yang sukses? Keterampilan pengenalan diri (keterampilan yang diperlukan untuk penyesuaian lingkungan) 1. Pengembangan diri 2. Keterampilan sosial 3. Manajemen diri Cerdas, selalu mau belajar Ketrampilan mengenali gaya belajar Keterampilan kerjasama Keterampilan berinovasi Keterampilan memecahkan masalah - Tipe-tipe pembelajar

1. Identifikasi masalah 2. Mengumpulkan informasi 3. Alternatif pemecahan 4. Evaluasi konsekuensi kreatif dan inovatif Keterampilan meraih tujuan

DAFTAR PUSTAKA http://alfihariswanto.blogspot.com/2008/03/hard-skill-and-soft-skill.html tanggal akses : 9 September 2007 http://deemichi.multiply.com/journal/item/103/Hard-Soft-Skill tanggal akses : 9 September 2007 http://keyshani.wordpress.com/2007/05/08/karakter-pembelajar sukses/ tanggal akses : 9 September 2007 IATMI Articles.htm tanggal akses : 9 September 2007 Pratiwi, Ariyanti, 2005. Sukses dengan Soft Skills. Direktorat Pendidikan Institut Teknologi Bandung, Bandung Ramdhani, N., Helmi, A. F. , Dewajani, S., dan Hartjarjo, 2006. Menjadi Pembelajar Sukses. Program Peningkatan Pertumbuhan Kepemimpinan Berkualitas Universitas Gadjah Mada. Bulaksumur, Yogyakarta