Anda di halaman 1dari 17

Dampak Internet di Kalangan Pelajar

Oleh : Ramadhan M H (9f/1)


Ilham Rachmat S (9f/15)







Daftar Isi
Kata pengantar
Bab 1 : Pendahuluan :
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
1.4 ManIaat
Bab 2 : Pembahasan :
2.1 Metode Penelitian
2.2 Ruang Lingkup
2.3 Kajian Pustaka :
2.3.1 Sejarah Internet
2.3.2 Dampak Internet
2.4 Hasil Penelitian :
2.4.1 Situs yang dibuka pelajar saat browsing internet
2.4.2 Kepentingan penggunaan internet bagi pelajar
2.4.3 Durasi berinternet Pelajar
2.4.4 Penyitaan waktu ber-internet dalam kegiatan belajar
2.4.5 Pembukaan situs-situs yang dilarang
Bab 3 : Penutup :
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran

Kata Pengantar
Terimakasih pertama saya ucapkan ke hadirat gusti Allah Swt yang telah
memberi saya kesempatan untuk menyelesaikan karya tulis yang berjudul Internet di
Kalangan Pelajar ini. Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi
Muhammad SAW.
Dalam penulisan karya tulis ini , tidak sedikit hambatan yang saya hadapi.
Namun saya menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain
berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang
saya hadapi teratasi. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada :
1. Kedua orang tua yang telah membantu saya baik dalam segi material
maupun spiritual.
2. Ibu Endang Harikasih selaku guru Bahasa Indonesia yang telah
membimbing saya sehingga karya tulis ini dapat terselesaikan dengan
baik.
3. Rekan rekan 9I yang sudah membantu saya dengan mengisi angket angket
yang saya beri. Teman teman juga membantu saya dalam pembuatan
karya tulis ini.

Semoga karya tulis ini bermanIaat dan semoga tujuan yang diharapkan tercapai.



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Pada masa kini, seluruh manusia membutuhkan inIormasi yang banyak dan
mudah didapat dalam waktu singkat. Oleh karena itu, manusia terus
mengembangkan alat dan sistem komunikasi yang cepat dan mudah. Salah
satunya adalah internet. Akhir akhir ini, internet menjadi hal yang sangat penting
di semua kalangan. Mulai dari orang tua sampai anak-anak termasuk pelajar.
Internet mudah diakses oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Kita dapat
mencari berita, mengunduh buku pelajaran, mengunduh video dan musik dan
masih banyak hal lagi yang kita bisa dapat dari internet.
Kita sering kali melihat warnet yang selalu penuh oleh orang orang yang ingin
menjelajahi internet. Ini membuktikan bahwa internet tidak bisa lepas dari
kehidupan kita. Tidak hanya dari warnet, kita juga bisa mengakses internet dari
handphone (telepon genggam), laptop, ataupun dari rumah.
Saat kita menjelajah dunia internet, kita sudah terhubung dengan milyaran
inIormasi yang bisa kita dapat secara langsung dari berbagai belahan dunia. Hal
ini menimbulkan dampak positiI dan negative yang bisa mempengaruhi
kehidupan kita. Internet member dampak yang positiI kepada kita apabila kita
menggunakannya dengan baik. Yaitu dengan membuka hal hal yang baik atau
juga tidak mengandung unsur- unsur seperti kekerasan, pornograIi dan hal lain
yang memberi akibat negatiI bagi kehidupan kita.
Akhir akhir ini sering kali kita lihat banyak anak yang masih dibawah umur
sudah mengetahui tentang hal hal yang berbau pornograIi. Inilah salah satu
contoh dampak negatiI dari internet. Tidak hanya itu, banyak pelajar yang

prestasinya menurun karena mereka kecanduan game online. Mereka lebih


mementingkan game daripada belajar atau urusan sekolah lainnya.
Internet tidak hanya menimbulkan dampak negative tapi Internet juga sangat
dibutuhkan untuk hal hal yang positiI seperti mengunduh buku pelajaran,
berkomunikasi dengan teman, dan masih banyak hal lagi yang sangat bermanIaat
dari Internet.

1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang sering dibuka pelajar pada saat menjelajah dunia internet ?
2. Apakah pelajar merasa kesulitan jika tidak internet ?
3. Berapa lamakah pelajar membuka internet?
4. Apakah menjelajah internet menyita waktu pelajar untuk belajar ?
5. Pernahkah pelajar membuka hal-hal yang dilarang norma seperti pornograIi ?
6. Dampak apa yang pelajar banyak dapat dari internet
1.3 Tujuan
1. Mengetahui apa yang sering dibuka pelajar saat menjelajah internet.
2. Mengetahui apakah pelajar merasa kesulitan jika tidak ada internet.
3. Mengetahui berapa lama pelajar menjelajah internet.
4. Mengetahui apakah waktu kegiatan ber-internet menyita waktu belajar
mereka.
5. Mengetahui apakah pernah pelajar membuka hal-hal yang dilarang norma.
6. Dampak apa saja yang didapatkan dari internet.

1.4 Manfaat
Karya tulis ini berguna untuk orang-orang yang menyukai browsing
internet, khususnya kalangan siswa, serta para orang tua yang masih peduli terhadap

perkembangan anaknya dalam menggunakan internet. Karena secara Iakta dampak


yang ditimbulkan internet baik negative maupun positiI sangat berpengaruh terhadap
daya pikir, sikap dan perilaku kalangan pelajar.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Metode Penelitian
Kajian dalam karya tulis ini bersiIat aktual dan praktis, yaitu permasalahan
penggunaan internet di kalangan pelajar. Metode yang dilakukan dalam
membuat dan menyelesaikan karya tulis ini adalah sebagai berikut:
1. Pengkajian masalah.
Meliputi latar belakang penulisan karya tulis ini.
2. Studi literatur.
Meliputi pencarian beberapa sumber pendukung, baik dari internet, buku
dan sebagainya.
3. Penyebaran angket.
Penyebaran angket dilakukan dengan harapan mendapatkan data aktual
dari lingkungan sekitar.
4. Pembahasan masalah dan kesimpulan.
Meliputi hasil penelitian dengan mengkorelasikan data dari angket dan
data dari literatur sehingga menghasilkan kesimpulan.

2.2 Ruang Lingkup
Penyebaran angket sejumlah 25 dengan sasaran siswa kelas 9F SMPN 1 Malang,
disebarkan secara acak. Adapun materi angket meliputi situs yang sering dibuka
di internet, kepentingan penggunaan internet, durasi ber-internet, penyitaan
waktu ber-internet terhadap belajar, pembukaan situs-situs yang dilarang norma,
dan dampak positiI maupun negatiI dari internet


2.3 Kajian Pustaka

2.3.1 Sejarah Internet


Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekitar tahun
1960. Apa sebenarnya jaringan komputer itu ? Jaringan komputer adalah beberapa
komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi,
misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berIungsi agar
pengguna komputer bisa bertukar inIormasi dan data dengan pengguna komputer
lainnya.
Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanIaatkan oleh angkatan
bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika
negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba
komunikasi dan menukar inIormasi melalui jaringan komputer.
Setelah angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat
perlu mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah
Universitas oI CaliIornia at Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet
banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai
saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat saling
berhubungan, maka para ahli membuat sebuah protokol (semacam bahasa) yang sama
untuk dipakai di internet. Namanya TCP (Transmission Control Protocol, bahasa
Indonesianya Protokol Pengendali Transmisi) dan IP (Internet Protocol).
Internet saat ini
Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris
menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang memungkinkan
suara, gambar, Iilm, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah
internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat bervariasi. Dahulu internet
hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan dengan komponen tertentu saja.
Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun bisa terhubung ke internet dengan

menggunakan modem dan jaringan telepon. Selain itu, Internet banyak digunakan
oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, lembaga militer di
seluruh dunia untuk memberikan inIormasi kepada masyarakat.
Di samping manIaat-manIaat di atas, internet juga memiliki eIek negatiI dikarenakan
terlalu bebasnya inIormasi yang ada di internet. Sehingga memungkinkan anak-anak
melihat berbagai hal yang tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.
(sumber: http://diansidik.wordpress.com/2006/09/09/sejarah-perkembangan-internet/)


2.3.2 Dampak Internet
Di era globalisasi sekarang ini, kita sudah tidak asing lagi dengan yang
namanya internet. internet merupakan sarana untuk mendapatkan berbagai macam
inIormasi yang dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Internet pada awalnya
muncul pada tahun 1969 di AS, yaitu teknologi yang diawali oleh proyek yang
dilakukan oleh departemen AS. Proyek yang disebut ARPA ini bertugas untuk
melakukan penelitian yang bermanIaat bagi kelancaran dan kemajuan tugas-tugas
militer AS, karena berbasis komputer maka dinamakan dengan ARPANET.

Internet adalah sistem inIormasi global berbasis komputer. jadi, bergaul
dengan internet sama juga bergaul dengan komputer. internet tidak akan ada tanpa
komputer. Ibarat kapal tanpa nahkoda, kan tidak bisa jalan juga! Begitu juga dengan
internet, tanpa adanya komputer kita tidak bisa mengakses internet. Untuk mengakses
internet kita hanya membutuhkan seperangkat komputer, modem, dan saluran
telepon. Bahkan saat ini tidak perlu mempergunakan jaringan telepon, cukup dengan
menggunakan wireless internet. jadi, sangat gampang bukan untuk mengakses
internet?


Adapun Iasilitas dalam internet yaitu : E-mail (surat elektronik), Bulletin
Board System(BBS), File transIer Protocol(FTP), InIormation Browsing(gopher),
Remote Login(Telnet), Advanced Browsing(www), Automated Title search(archie,
veronica), Automated content search, dan komunikasi audio dan visual.

Keberadaan internet memberi dampak positiI bagi seluruh masyrakat
pengguna internet termasuk remaja. Disana mereka bisa dengan cepat mendapatkan
inIormasi, bisa mencarinya dengan menggunakan google atau dengan cara yang lain.
Tetapi kebanyakan remaja menggunakan internet untuk mencari teman, chatting,
kirim e-mail dan mencari tugas-tugas kuliah atau tugas sekolah. Dikalangan remaja
masa kini yang lagi marak-maraknya adalah Iriendster. Mereka mencari teman
melalui Irienster dan bisa juga kirim-kirim Ioto atau lain sebagainya.

Internet bukan hanya untuk mencari inIormasi saja, akan tetapi dapat digunakan
sebagai tempat penjualan barang dan jasa. Penjualan melalui internet ini disebut E-
Commerce (electronic commerce). Muncunya istilah ini seiring dengan semakin
berkembangnya disiplin ilmu komputer dan internet. E-com ini dapat diartikan
sebagai pertukaran barang, jasa, dan atau inIormasi melalui medium elektronik
dengan imbalan uang yang pembayarannya dilakukan dengan menggunakan credit
card (kartu kredit). Rentang bisnis melalui internet ini mulai dari pemesanan bunga
untuk orang tercinta, jual buku, langganan majalah, sampai pembayaran ribuan rupiah
untuk pembelian chip processor yang akan digunakan untuk komputer.

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh para pengusaha adalah membuat
"homepage" yang akan berIungsi sebagai toko di internet. Melalui homepage ini ia
dapat menyebarluaskan inIormasi mengenai perusahaan, pruduk, dan pelayanan yang
di tawarkan. ManIaat dari E-com itu sendiri adalah bisa menurunkan pengeluaran
tetap, karena perusahaan bisa menghemat jumlah pegawai, dengan demikian juga
pengeluaran untuk gaji dan inIrastruktur Iisik. Dan sebaliknya, untuk konsumen E-
com menawarkan kenyamanan lebih besar dan pilihan lebih banyak untuk barang dan
jasa yang akan dibeli dengaan harga lebih baik.

Selain dampak positiI, internet juga bisa memberi dampak negatiI bagi
kalangan masyarakat khususnya remaja. Misalnya para remaja membuka situs-situs
porno di internet. Itu merupakan salah satu perilaku menyimpang yang dilakukan
remaja. Disana mereka bisa melihat gambar-gambar porno, adegan-adegan yang bisa
menggoyahkan iman manusia, dan itu semua dapat merusak moral para remaja yang
merupaka generasi penerus bangsa.

Selain itu, dampak buruk dari internet itu adalah timbul berbagai macam
kejahatan. Diantaranya adalah pencurian uang di Bank melalui internet, dan biasanya
orang yang ahli di bidang itu disebut Hacker. Perbuatan kriminal tersebut sulit untuk
di deteksi karena mereka menggunakan taktik sendiri dan kode-kode tertentu dalam
pelaksanaan misi mereka. Dan itu semua tidak dapat diketahui pihak lain.
Pembobolan Bank ini dapt merugikan negara karena jumlah yang diraut bukan hanya
jutaan rupiah, melainkan trillyun rupiah. Contoh kejahatan lain adalah penipuan
undian berhadiah. Dan masih banyak lagi tindak kriminal yang dilakukan melalui
internet.

Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa internet banyak membantu manusia
dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Internet bisa berdampak positiI dan juga
negatiI tergantung cara kita menggunakannya.
(sumber :http://komunikasiunimal.multiply.com/journal/item/21)


2.4 Hasil Penelitian

Setelah peneliti melakukan penelaahan tentang permasalahan internet
yang sedang digandrungi para pelajar dari literature-literatur yang ada dan
setelah mendapatkan data dari kusioner yang telah diedarkan, maka
didapatkan beberapa hasil yang menyangkut :

2.4.1 Situs situs yang sering dibuka pelajar saat browsing internet
1. Hiburan : 20 dari 25
2. Sosial : 24 dari 25
3. Berita : 5 dari 25
4. $,ring : 13 dari 25
5. $oftw,re : 4 dari 25
6. ,2e : 9 dari 25
7. Pendidikan : 10 dari 25

Dari data dari angket yang disebarkan, didapatkan bahwa situs
situs yang paling sering dibuka adalah situs sosial. Sedangkan
yang paling jarang dibuka adalah situs yang berkaitan dengan
softw,re. Dapat disimpulkan bahwa para pelajar lebih Iokus
terhadap situs social daripada situs situs yang berkaitan dengan
game, pendidikan, softw,re, dll.


2.4.2 Kepentingan penggunaan internet bagi pelajar

Ya : 72
Tidak : 28

Karena internet merupakan jendela dunia yang cukup luas, maka
kebutuhan penggunaan internet ini memperoleh tanggapan tertinggi
yang bersiIat positiI dari responden angket, dengan prosentase 72
yang menjawab pentingnya penggunaan internet. Beberapa
koresponden yang menjawab tidak, beralasan bahwa mereka dapat
menggunakan media lainnya seperti televisi, koran, dan media lainnya
untuk mendapatkan inIormasi.
2.4.3 Durasi ber-internet pelajar
1-2 jam : 16
2-3 jam : 44
Lebih dari 3 jam : 40

Data diatas menunjukkan bahwa rata rata durasi ber-internet yang
dilakukan oleh para pelajar adalah 2-3 jam. Sedangkan para pelajar
yang ber-internet dengan durasi lebih dari 3 jam cukup banyak.


2.4.4 Penyitaan waktu ber-internet terhadap kegiatan belajar



Ya : 40
Tidak : 60

Data di atas menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar tidak tersita
waktu belajarnya oleh kegiatan ber-internet.
2.4.5 Pembukaan situs-situs yang dilarang norma
Pernah : 52
Tidak : 48

Data di atas menunjukkan bahwa separuh dari siswa 9I pernah
membuka hal hal yang dilarang norma seperti pornograIi, ,.ing, dll.
Ini termasuk salah satu dampak negatiI yang ditimbulkan internet.

2.4.6 Dampak banyak yang didapat pelajar dari internet
PositiI : 72
NegatiI : 28

Data di atas menunjukkan bahwa internet lebih menimbulkan dampak
positiI daripada dampak negatiI. Pelajar yang menjawab positiI
beralasan bahwa internet memudahkan berinteraksi, mendapat
inIormasi, dan memudahkan. Sedangkan yang menjawab negative
beralasan bahwa internet menyita waktu belajarnya, memudahkan
mengakses pornograIi, dan menghabiskan uang.

Bab III
Penutup
3.1 Kesimpulan
Dari data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa situs yang paling
sering dibuka adalah situs yang berkaitan dengan sosial. Jika dihubungkan
dengan literatur yang didapat, kondisi ini memang terjadi di seluruh dunia.
Dari data yang saya dapat, situs jejaring sosial adalah situs yang banyak
dibuka. Ini menunjukkan bahwa pelajar membutuhkan interaksi dengan
mudah dan tidak dibatasi jarak.
Masalah kedua yaitu tingkat kepentingan internet bagi pelajar. 72
koresponden menjawab bahwa internet sangat diperlukan. Dari data ini
dapat disimpulkan bahwa internet menyediakan berbagai hal yang dapat
kita unduh secara mudah, cepat, dan tidak dibatasi jarak. Mereka merasa
kesulitan jika tidak ada internet karena mereka tidak dapat mengerjakan
tugas dengan baik, tidak dapat berinteraksi, dll.
Ketiga, yaitu durasi ber-internet para pelajar. 44 koresponden ber-
internet dengan durasi antara 2 sampai 3 jam. sedangkan 40
koresponden ber-internet dengan durasi lebih dari 3 jam. Ini termasuk
waktu yang cukup lama. Hal ini akan berdampak positiI apabila mereka
berlama lama menjelajah internet untuk hal-hal yang bermanIaat. Tapi, hal
ini akan berdampak negative jika mereka tidak bisa memanIaatkan durasi
ber-internet untuk hal yang bermanIaat.
Keempat, yaitu penyitaan kegiatan belajar karena ber-internet. 15 dari
25 siswa merasa tidak tersita waktu belajarnya karena ber-internet. Dapat
disimpulkan bahwa mereka dapat membagi waktu dengan baik.

Kelima, yaitu pembukaan situs-situs yang dilarang norma oleh para


pelajar. 52 koresponden pernah membuka situs-situs yang dilarang
norma. Ini menunjukkan internet menimbulkan dampak negatiI yang
cukup besar bagi para pelajar.
Keenam, yaitu dampak yang banyak didapat dari internet. 72
koresponden menjawab bahwa mereka lebih banyak mendapat dampak
positiI daripada dampak negative internet. Ini berarti mereka dapat
menggunakan internet dengan baik. Para koresponden beralasan bahwa
internet memudahkan berinteraksi, mendapat inIormasi terbaru, dan
mengunduh buku pelajaran.
3.2 Saran
Internet menimbulkan dampak positiI maupun negatiI.
Sehingga kita harus bisa memanIaatkan internet dengan baik. Dibawah ini
adalah beberapa saran agar internet bisa bermanIaat bagi kehidupan kita.
1. Jangan membuka hal hal yang tidak bermanIaat seperti pornograIi,
dll.
2. Jangan terlalu percaya dengan orang-orang di dunia maya
3. unakan lah internet seperlunya saja
4. Jangan terlalu kecanduan game online, karena dapat mengganggu
konsentrasi belajar anda
5. berri2e H,.er r,.er