Anda di halaman 1dari 4

TABEL PERBANDINGAN UN CHARTER DAN ASEAN CHARTER N Perbandin o.

gan
1 2 tahun pembuatan jumlah pasal

UN Charter
1945 70

ASEAN Charter
2008 55

tujuan organisasi

Memelihara pedamaian dan keamanan internasional, Mengembangkan hubungan persahabatan antar bangsa-bangsa berdasarkan penghargaaan atas prinsip-prinsip persamaan hak dan hak untuk menentukan nasib sendiri, dan mengambil tindakan-tindakan lain yang wajar untuk memperteguh perdamaian universal; Mengadakan kerjasama internasional guna memecahkan persoalan-persoalan internasional dibidang ekonomi, sosial, kebudayaan, atau yang bersifat kemanusiaan, demikian pula usaha-usaha memajukan dan mendorong penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia dan kebebasan dasar seluruh manusia tanpa membedakan ras, jenis kelamin bahasa, atau agama Anggota-anggota pemula PBB adalah negara-negara yang telah turut serta dalam Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional di San Fransisco, atau yang telah terlebih dahulu menandatangani Deklarasi PBB pada tanggal 1 Januari 1942, menanda-tangani Piagam ini dan meratifiinya sesuai dengan pasal 110.

Memelihara dan meningkatkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas serta lebih memperkuat nilai-nilai yang berorientasi pada perdamaian di kawasan. Mempertahankan Asia Tenggara sebagai Kawasan Bebas Senjata Nuklir dan bebas dari semua jenis senjata pemusnah massal lainnya. Menjamin bahwa rakyat dan Negara-Negara Anggota ASEAN hidup damai dengan dunia secara keseluruhan di lingkungan yang adil, demokratis, dan harmonis.

keanggotaan

Negara-Negara Anggota ASEAN adalah Brunei Darussalam, Kerajaan Kamboja, Republik Indonesia, Republik Rakyat Demokratik Lao, Malaysia, Uni Myanmar, Republik Filipina, Republik Singapura, Kerajaan Thailand, dan Republik Sosialis Vietnam.

prinsip organiasai

Organisasi bersendikan pada prinsip-prinsip persamaan kedaulatan dari semua Anggota, Seluruh Anggota harus menyelesikan persengketaan internasional dengan jalan damai dan menggunakan cara-cara sedemikian rupa sehingga perdamaian dan keamanan internasional, serta keadilan tidak terancam, menjauhkan diri dari tindakan mengancam atau menggunakan kekerasan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik ssuatu negara lain atau dengan cara apapum yang bertentangan dengan Tujuan-tujuan PBB,

Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesetaraan, integritas wilayah, dan identitas nasional seluruh Negara-Negara Anggota ASEAN; komitmen bersama dan tanggung jawab kolektif dalam meningkatkan perdamaian, keamanan dan kemakmuran di kawasan; menolak agresi dan ancaman atau penggunaan kekuatan atau tindakan-tindakan lainnya dalam bentuk apa pun yang bertentangan dengan hukum internasional; mengedepankan penyelesaian sengketa secara damai; tidak campur tangan urusan dalam negeri Negara-Negara Anggota ASEAN Dewan Koordinasi Asean: Menteri Luar Negeri - Dewan-Dewan Komunitas Asean Terdiri Atas Dewan Komunitas PolitikKeamanan Asean, Dewan Komunitas Ekonomi Asean, Dan Dewan Komunitas Sosial Budaya Asean - Badan Kementerian Sektoral - Sekretaris Jenderal Asean Dan Sekretariat Asean Komite Wakil Tetap Asean Sekretariat Nasional Asean - Badan Hak Asasi Manusia Asean dan Yayasan Asean

organ organ

Majelis Umum, Dewan Keamanan. Dewan Ekonomi dan Sosial, Dewan Perwalian,, Mahkamah Peradilan Internasional dan Sekretariat. Jika dianggap perlu dapat didirikan organ-organ subside yang semacam itu sesuai dengan Piagam ini.

cara penyelesaian sengketa

bila terjadi pelanggaran terhadap peraturan atau adanya ancaman terhadap keamanan dan kedamaian dunia internasional

dewan keamanan

pasal 33-38 cara penyelesaian sengketa un adalah dengan melalui jalan damai yaitu melalui perundingan, penyelidikan , mediasi, konsiliasi, arbritasi, penyelesaian menurut hukum, pasal 22 - 28 negara negara penyelesaia oleh organisasi anggota wajib berusaha regional, atau upaya menyelesaikan pertikaian yang penyelesaian dengan cara terjadi secara damai melalui damai lain yang dipilih oleh dialog konsultasi dan negosiasi pihak yang bertikai. dewan dimana bila tidak ditemukan keamanan bertugas untuk pemecahanny maka hal ini menentukan apakah konflik ini dapat dilaporkan dan dibahas berbahaya bagi kelangsungan pada saat KTT ASEAN. Negara perdamaian dunia atau tidak, anggota ASEAN boleh bila ini berbahaya maka dewan melimpahkan sengketanya ke keamanan harus segera badan lain dimana negara menemukan langkah cepat anggota itu adalah anggota untuk menyelesaikan sengketa untuk menyelesaikan supaya tidak meluas. dalam permasalahannya memberikan rekomendasinya dewan keamanan harus mengingat bahwa sengketa sengketa hukum lebih baik dilimpahkan ke mahkamah internasional bila ini dianggap berbahaya dan penyelesaian secara damai tidak mempan maka tindakan militer bisa diambil dengan negara yang merasa dirugikan memanfaatkan negara negara karena pelanggaran ketentuan anggota lain untuk melakukan oleh negara anggota lainnya tekanan dibawah perintah dapat melapor ke KTT agar hal dewan keamanan atas nama ini dibereskan seluruh anggota pbb, negara non pbb boleh mengajukan kasusnya ke pbb asal berjanji untuk mengikuti peraturan, Pasal 24 - 32 dewan keamanan berfungsi untuk memastikan dan menjaga keamanan dan tidak ada dewan keamanan, perdamaian dunia internasional hanya ada ketua asean yaitu dimana dewan ini harus selalu negara yang menjadi bekerja dan tidak boleh ada pemimpin asean selama satu kekosongan di perwakilannya. tahun menjabat sesuai dengan tugasnya juga termasuk giliran sesuai urutan alfabetik memberikan rekomendasi dimana tugasnya adalah berkenaan dengan sengketa menjadi pemimpin dalam rapat internasional yang terjadi serta rapat dan juga memimpin KTT membuat pengaturan tentang ASEAN penggunaan angkatan bersenjata

10

kekebalan perwakilan diplomatik melalui voting oleh pihak terkait misalnya oleh anggota dewan keamanan dimana mereka masing masiong memiliki satu suara dan keputusan diambil ketika ada 7 suara setuju dan bila ini bukan maslahak prosedural maka salah satunya harus berasal dari anggota tetap Setiap anggota Dewan Ekonomi dan Sosial akan memiliki satu suara. Keputusan Dewan Ekonomi dan Sosial harus dibuat oleh mayoritas anggota yang hadir dan memberikan suara. Dewan Ekonomi dan Sosial akan mengundang Anggota Perserikatan Bangsa Bangsa untuk berpartisipasi, tanpa suara, dalam pembahasan pada setiap hal yang menjadi perhatian khusus untuk Anggota.

para perwakilan diplomatik yang sedang melakukan tugasnya di asean mendapatkan kekebalan diplomatik sesuai konvensi wina tahun 1961 tentang hubungan diplomatik

11

pengambilan keputusan

melalui konsultasi dan konsensus atau melalui ktt asean

12

perubahan (amandemen)

Setiap Negara Anggota dapat mengusulkan amandemen yang akan disampaikan oleh Dewan Koordinasi ASEAN secara konsensus kepada KTT ASEAN untuk keputusannya. Amendemen Piagam yang telah disepakati secara konsensus oleh KTT ASEAN akan diratifikasi oleh seluruh Negara Anggota dalam sesuai dengan Pasal 47.