Anda di halaman 1dari 7

A.

Pengertian OOP (Object Oriented Progremming)


1. Pengenalan atau pengertian OOP Object Oriented Programming adalah kepanjangan dari OOP yang disebut cara pandang pemrograman yang cukup dominan, karena mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa pemrograman prosedural sudah tidak layak lagi karena metode ini digunakan untuk mencari cara bagaimana membuat sebuah program yang lebih mudah dan mengurangi kesalahan dalam proses compiling -nya. Yang artinya akan menerjemahkan ke bahasa 'assembly' yang akan diterjemahkan lagi menjadi kode yang perintah-perintahnya dapat diterima oleh komputer. OOP diciptakan karena dirasakan masih adanya keterbatasan pada bahasa pemrograman tradisional. Konsep dari OOP sendiri adalah, semua pemecahan masalah dibagi ke dalam objek. Proses perancangan atau desain dalam suatu pemrograman merupakan proses yang tidak terpisah dari proses yang mendahului, yaitu analisis dan proses yang mengikutinya. Pemrograman berorientasi objek dapat diimplementasikan terhadap berbagai macam aplikasi bahasa pemrograman. Diantaranya pemrograman berbasis visual sekarang ini sudah "support" terhadap OOP, misalnya Visual Basi 6.0, Visual Foxpro 9.0 dan lain-lain.Pemrograman PHP, Java paling sering digunakan untuk mengaplikasikan pemrograman berbasis Objek. 2. Konsep pemrograman OOP a. Inheritance Bisa disebut "pewarisan" yang artinya konsep ini dapat membuat class baru yang bentuknya disamakan dengan class sebelumnya. Dalam Java,

terdapat kelas Object yang merupakan superkelas dari semua kelas dalam Java, baik yang builtin ataupun yang kita buat sendiri, langsung maupun tidak langsung. Karena itu sebuah variabel bertipe Object akan dapat menyimpan referensi ke objek apapun dalam bahasa Java. b. Encapsulation Yaitu sebuah istilah pembungkus informasi yang akan menghasilkan sebuah objek. Tujuanya agar informasi yang dihasilkan tidak menyebar keluar dari aturan yang ada. c. Polymorphism Yaitu konsep yang mengembangkan konsep pada pewarisan dimana kita dapat membuat dan menghasilkan sebuah class baru yang dapat diperluas kembali menjadi banyak bentuk.

3. Pewarisan, Polimorfisme, dan Interface 3.1 Pewarisan Inheritance (Pewarisan) merupakan salah satu dari tiga konsep dasar OOP. Inheritance artinya adalah pewarisan atribut atau method pada sebuah class yang diperoleh dari sebuah class yang terdefinisi sebelumnya. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari, class handphone mewarisi atribut dari class komunikasi sehingga class handphone juga memiliki atribut-atribut seperti merk, tipe,warna. Tetapi handphone, memiliki atribut-atribut baru seperti pulza, batey, cash, dan lain-lain. Kelas yang mewariskan disebut Kelas Super, kelas yang diwariskan disebut Subkelas. Konsep inheritance memberi kemudahan dalam mengelola kelas yang memiliki data dan method yang sama. Contoh kode :

class Induk { public void cetak() {System.out.println("Aku Induk ! ") ; } protected void cetak2() {System.out.println(" I am a mother ! ") ; } private void cetak3() {System.out.println( "P= "+P) ;} int P=8; } public class Anak extends Induk {public void cetak1 () {System.out.println("Aku ANAK....") ; } public static void main (String args[]) { Induk d=new Induk(); Anak a1=new Anak(); a1 .cetak1(); a1 .cetak2(); d .cetak1(); } }

3.2 Polimorfisme Polimorfisme merupakan suatu sifat yang memungkinkan nama method yang sama dapat melakukan tindakan yang berbeda. Contohnya ialah method roda yang terdapat pada bjai dan sepeda motor. Ingat bahwa bjai adalah kelas turunan dari kendaraan. Method roda pada kedua kelas sama-sama untuk menjalankan kendaraan. Namun roda pada bjai berbeda dengan roda pada sepeda motor. Roda pada bjai berjalan memakai tiga roda tanpa keseimbangan pengendaranya, sedangkan roda pada sepeda motor berjalan memakai dua roda dengan keseimbangan si pengendaranya. Keduanya menggunakan nama yang sama yaitu roda, namun ternyata merujuk pada pekerjaan spesifik yang berbeda.

Contoh kode : Simpan dengan nama BeautyfullMahasiswa.java public class BeautyfullMahasiswa extends Mahasiswa{ public void printNama(){ System.out.println(?Hallo, saya Mahasiswa yg cantik n baik?); Super.printNama(); } } Simpan dengan nama Main.java public class Main{ public static void main(String[] args]) { BeautyfullMahasiswa mhs = new BeautyfullMahasiswa(); mhs.setNim(?09530524?); mhs.setNama(?Afrida Asna?); mhs.printNim(); mhs.printNama(); } } Kemudian compile dan run. C:\>javac BeautyfullMahasiswa.java C:\>javac Main.java C:\>java Main Kontruksi objek mahasiswa

Nim:09530524 Hallo, saya Mahasiswa yg cantik n baik Nama: Afrida Asna C:\> 3.3 Interface Interface yaitu suatu alat untuk digunakan benda-benda yang tidak terhubung secara langsung untuk berinteraksi. Dalam bahasa pemrograman, interface digunakan oleh berbagai objek yang tidak terhubung untuk saling berinteraksi. Jadi dalam bahasa pemrograman, interface dapat didefinisikan sebagai koleksi definisi metode-metode dan variabel-variabel konstan, namun tanpa implementasi. Implementasi akan dilakukan oleh kelas-kelas yang mengimplements interface ini. Tanpa implementasi di sini tidak seperti pada kelas abstrak yang merupakan metode-metode yang tidak melakukan apa-apa, melainkan hanya sekedar nama metode saja. Contoh kode : /** * Class ini mendefinisikan segmen garis */ public class Line implements Relation { private double x1; private double x2;

private double y1; private double y2; public Line(double x1, double x2, double y1, double y2){ this.x1 = x1; this.x2 = x2; this.y1 = y1; this.y2 = y2; } public double getLength(){ double length = Math.sqrt((x2-x1)*(x2-x1) + (y2-y1)* (y2-y1)); return length; } public boolean isGreater( Object a, Object b){ double aLen = ((Line)a).getLength(); double bLen = ((Line)b).getLength(); return (aLen > bLen); } public boolean isLess( Object a, Object b){

double aLen = ((Line)a).getLength(); double bLen = ((Line)b).getLength(); return (aLen < bLen); } public boolean isEqual( Object a, Object b){ double aLen = ((Line)a).getLength(); double bLen = ((Line)b).getLength(); return (aLen == bLen); } } 4. Algoritma Sorting Di blogs ini akan menampakkan materi tentang Algoritma Sorting. 4.1 Pengenalan Dasar Sorting adalah proses menyusun elemen ? elemen dengan tata urut tertentu dan proses tersebut terimplementasi dalam bermacam aplikasi. Sebagai contoh pada aplikasi perbankan. Aplikasi tersebut mampu menampilkan daftar account yang aktif. Beberapa macam algoritma sorting telah dibuat karena proses tersebut sangat mendasar dan sering digunakan. Oleh karena itu, pemahaman atas algoritma ? algoritma yang ada sangatlah berguna.