Anda di halaman 1dari 6

KEMAUAN, KEBUTUHAN, KEINGINAN,

DAN KEMAUAN


1. KEMAUAN

Kemauan adalah salah satu Iungsi hidup kejiwaan manusia, dapat diartikan sebagai
aktiIitas psikis yang mengandung usaha aktiI dan berhubungan dengan pelaksanaan suatu tujuan.
Tujuan adalah titik akhir dari gerakan yang menuju suatu arah. Adapun tujuan kemauan adalah
pelaksanaan suatu tujuan-tujuan mana, harus diartikan dalam suatu hubungan.
Kemauan adalah dorongan dari dalam yang lebih tinggi tingkatan-tingkatan daripada
instink, reIleks, automatisme, kebiasaan, naIsu, keinginan, kecendrungan, dan hawa naIsu, sekali
lagi ditandasan bahwa kemauan hanya terdapat pada manusia saja.
Kemauan adalah doronagan dari dalam yang sadar, berdasarkan pertimbangan pikir dan
perasan, serta seluruh pribadi seseorang yang menimbulkan kegiatan yang terarah pada
tercapainya tujuan tertentu yang berhubungan dengan kebutuhan hidupnya.
Gejala kemauan sebagai pendorong timbulnya perbuatan kemauan berdasarkan atas
berbagai pertimbangan, naika pertimbangan akal/pikir, yang mementukan benar salahnya
perbuatan kemauan maupun pertimbangan perasaan yang menentukan baik buruknya halus
tidaknya perbuatan kemauan, maka dalam gejala kemauan terdapatkesenjanganantara dorongan
kemauan-pikiran-perasaan-tujuan dan tindakan
Gejala kemauan akan diikutu aktiIitas yang disebut perbuatan kemauan. Perbuatan
kemauan buaknlah tindaka yang bersiIat kebetulan, tetapi merupakan tindakan yang disengaja
dan terarah pada trcapainya suatu tujua . dorongan lkemauan merupakan dan memyebabkan
timbul,nya perbuatan hati, jiwa tenaga bergerak mencapai suatu tujuan.
!74808 k02,:,3
a. Proses kemauan menurut Meuman
1. Adanya motive
2. Saat mempertimbangkan motive-motive
3. Saat memilih
. Memutuskan
5. Melaksanakan keputusan kemauan
b. Muman membedakan unsur motiI-motiI : motiI dan perjuanagan
1) MotiI (motivasi) merupakan sebab atu gambaran penyebab yang akan menimbulkan
tingkah laku, menuju pada suatu ingatan, gambaran Iantasi dan perasaan-perasaan
tertentu.
2) Perjuangan motiI merupakan usaha mempertimbangkan dengan hati nurani dan akal
budi kemungkinan dilaksanakannya suatu pilihan yaitu diambil dari beberapa
alternative/kemungkinan motiI-motiI tadi.
3) Pada proses penentuaan ada penentuan dari seleksi dan pelaksanaan pilihan itu. Yaitu
memilih motiI yag paling baik dan paling kuat untuk dilaksanakan dengan segera.
Dorongan hidup, yang bekerja tanpa disadari dan berlangsung dengan sendirinya,
disebut: otomatisme. Misalnya :
a. peredaran darah
b. pencemaran makanan
c. pernapasan pada paru-paru. Dan sebagainya.

Semua dorongan ini berpangkal pada tiga macam dorongan asli, yaitu :
a. dorongan mempertahankan diri
b. dorongan mempertahankan jenis, dan
c. dorongan mengebangkan diri.

. KEBUTUHAN
Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai
kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia
akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah
suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya
kurang sejahtera.
Ada cara yang bisa kita dilakukan sebagai manusia untuk memperoleh segala sesuatu yang kita
inginkan (baik produk atau jasa):
Yang PERTAMA adalah dengan cara "Membuatnya" (produksi) sendiri atau mencarinya sendiri.
Misalnya, pada saat kita lapar, kita bisa memperoleh makanan dengan cara berburu hewan,
hewan hasil buruan ini bisa kita makan untuk hidup atau bisa juga dengan cara menanam
sayur/buah-buahan. Bumi ini adalah lahan yang sangat subur dan potensial untuk menanam apa
saja yang bisa kita makan.Kekurangannya adalah saat ini kita kekurangan waktu dan tenaga
yang cukup untuk "membuatnya" atau "mencarinya" nya sendiri. Dibutuhkan cara lain yang
lebih mudah dan eIektiI untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kita.

Yang KEDUA adalah dengan cara "Memaksa" atau "merebut". Kita juga bisa memperoleh apa
yang kita inginkan dengan cara memaksa atau merebutnya dari orang lain. Hal ini tidak
dianjurkan karena akan berakibat Iatal. Tidak ada manIaat yg akan diperoleh kecuali kerugian
yang akan didapatkan. Kita mungkin akan memperoleh apa yang kita inginkan tapi hal itu akan
merugikan bagi orang lain dan tentu saja akan merugikan bagi diri kita sendiri pada akhirnya
kelak.Ada banyak contoh yang menggambarkan akibat dari pemaksaan terhadap hak orang
lain. Misalnya para pencuri/perampok atau para koruptor yang semakin hari semakin banyak
yang mendekam di penjara. Mereka mungkin mendapatkan keinginan mereka akan uang atau
harta tapi mereka malah tidak mendapatkan KEBUTUHAN hakiki mereka akan "tidur yang
cukup", kehidupan yang harmonis, hubungan yang baik dengan teman atau keluarga dan nama
baik yang rusak akibat dari cara-cara pemaksaan kehendak.

Yang KETIGA adalah dengan cara "Meminta". Kita juga bisa memperoleh apa yang kita
butuhkan dengan cara memintanya kepada orang lain. Dengan adanya bantuan orang lain kita
memperoleh apa-apa yang kita inginkan. Adapun timbal balik yang kita berikan kepada orang
yang telah 'memberi tersebut adalah ucapan 'terima kasih ataupun doa yang memberi berkah.
Atau bisa juga kita membalasnya dengan memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan
hidupnya.

Yang KEEMPAT adalah yang paling eIisien dan eIektiI adalah dengan cara "Menukarkan"
(exchange). Dalam hal ini konsep Pemasaran telah dijalankan dalam memenuhi kebutuhan dan
keinginan kita. Jika kita ingin memiliki sesuatu maka kita juga akan memberikan sesuatu yang
dianggap bernilai bagi orang lain.

. KEINGINAN
Keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi
sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka
sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.
Sebagai contoh minum adalah kebutuhan yang tidak terelakan. Minuman memiliki Iungsi utama
sebagai sumber energi untuk tubuh. Sedangkan memberikan rasa enak adalah Iungsi tambahan
dari minuman. Maka minuman enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti
tidak boleh minum minuman yang enak-enak.
Contoh lain yaitu mempunyai kendaraan adalah kebutuhan kita agar bisa sampai ketujuan.
Kendaraan juga berIungsi untuk alat transportasi dari satu tempat ketempat lain. Tapi apakah
perlu memakai kendaraan yang bermerk dan mahal? Saya rasa kendaraan bermerk dan mahal
bukan lagi kebutuhan, tapi keinginan saja.

. KEMAM!UAN
Kemampuan adalah kapasitas seorang individu untuk melakukan beragam tugas dalam
suatu pekerjaan. Potensi diri atau kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun
yangtelah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau
dipergunakansecara maksimal.
Menurut Chaplin ability (kemampuan, kecakapan, ketangkasan, bakat, kesanggupan)
merupakan tenaga (daya kekuatan) untuk melakukan suatu perbuatan . Sedangkan menurut
Robbins kemampuan bisa merupakan kesanggupan bawaan sejak lahir, atau merupakan
hasil latihan atau praktek.
Ada pula pendapat lain menurut Akhmat Sudrajat menghubungkan kemampuan dengan
kata kecakapan. Setiap individu memiliki kecakapan yang berbeda-beda dalam melakukan
suatu tindakan. Kecakapan ini mempengaruhi potensi yang ada dalam diri individu
tersebut. Proses pembelajaran mengharuskan siswa mengoptimalkan segala kecakapan yang
dimiliki.
















ASAS MENGA1AR

Macam asas mengajar adalah sebagai berikut :
1. Asas motivasi belajar (berdasarkan kebutuhan siswa, guru membangun motivasi belajar
siswa);
2. Asas aktivitas (siswa dibimbing aktiI belajar untuk dirinya);
3. Asas peragaan (selaras dengan tingkat berpikir siswa dan usaha untuk memberantas
vernalisme);
. Asas individualitas (menyesuaikan beban pelajaran dengan kemampuan perorangan siswa
dan minat-minatnya);
5. Asas belajar dari lingkuang (lingkungan sebagai sumber belajar dan kancah penerapan
hasil belajar siswa perlu didayagunakan secara eIektiI dan eIisien);
6. Asas kerjasama (kooperasi), yang dimaksud adalah kecakapan siswa dalam kerja
kelompok, diskusi dan terbinanya hubungan sosial kelas yang kompak dan sehat;
7. Asas persepsi (pengetahuan atau kekayaan kognitiI, aIektiI dan psiko-motoris yang telah
dikuasai siswa hendaknya dijadikan titik tolak pengembangan lebih lanjut);
8. Asas menilai semua siswa (penilaian adalah balikan untuk pembenahan serta
pengembangan belajar siswa lebih lanjut dan sebagai dasar untuk membimbing siswa
agar bersikap realistis, mampu mendayagubakan potensinya sebaik mungkin, dan
berkembang menjadi pribadi yang utuh-sehat-adaptiI-mandiri).