Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM

~SELEKSI ALAM



Kelompok:
Anjar Adhisty Putri A (XII IPA 2)
Aulia Azh-Zahra (XII IPA 1)
Vina Andyani (XII IPA 1)



SMAN 25 Bandung 2011

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan 'Laporan Praktikum Seleksi Alam. Laporan ini kami
susun untuk melaporkan hasil percobaan yang kami lakukan mengenai seleksi alam.
Laporan ini disusun sesuai dengan percobaan yang kami lakukan. Dalam laporan ini kami
menyajikan cara kerja, pembahasan dan yang menyangkut percobaan yang kami lakukan
Akhirnya, kami ucapkan terima kasih kepada semua yang telah terlibat. Semoga laporan ini
dapat bermanIaat bagi kita semua khususnya bagi kami sendiri. Namun demikian, kami
menyadari dalam pembuatan laporan ini masih banyak kekurangan.oleh karena itu, kami
harapkan kritik dan saran agar kami dapat menyempurnakan laporan ini.








Bandung, 4 Februari 2011
Penulis,




AFTAR ISI
Kata pengantar ................................................. i
DaItar isi .................................................... ii
Laporan Praktikum Seleksi Alam
BAB I PENDAHULUAN
a.Tujuan.............................
b.Teori Singkat..........................
BAB II PEMBAHASAN
a.Alat dan Bahan.........................
b.Cara Kerja...........................
BAB III HASIL PENGAMATAN
a.Data Hasil Pengamatan ......................
b.Tabel dan Diagram........................
c.Diskusi dan Pembahasan..........................
BAB IV KESIMPULAN
a.Kesimpulan......................................................................................................
b. Saran..................................................
DaItar Pustaka....................................................iii

A I
PENAHULUAN

A.Tujuan
Siswa mampu memahami kemampuan adaptasi yang disebabkan peristiwa alam dan juga
memahami kemampuan adaptasi individu pada lingkungannya yang memungkinkan individu
dapat bertahan hidup

.Teori Singkat
Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang
tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Yang tertinggal
hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan 4able4 makhluk hidup
akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya.
Contoh seleksi alam misalnya yang terjadi pada ngengat biston betularia. Ngengat biston
betularia putih sebelum terjadinya revolusi industri jumlahnya lebih banyak daripada ngengat
biston betularia hitam. Namun setelah terjadinya revolusi industri, jumlah ngengat biston
betularia putih lebih sedikit daripada ngengat biston betularia hitam. Ini terjadi karena
ketidakmampuan ngengat biston betularia putih untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
Pada saat sebelum terjadinya revolusi di Inggris, udara di Inggris masih bebas dari asap
4able4c4, sehingga populasi ngengat biston betularia hitam menurun karena tidak dapat
beradaptsi dengan lingkungannya. Namun setelah revolusi 4able4c4, udara di Inggris menjadi
gelap oleh asap dan debu 4able4c4, sehingga populasi ngengat biston betularia putih menurun
karena tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan, akibatnya mudah ditangkap oleh
pemangsanya.

A II
PEMAHASAN
A. Alat dan ahan
1. Stopwatch.
2. Beras berwarna putih, hitam dan coklat (masing-masing 300 butir).
3. Kantong plastic sebanyak 3 buah.
4. Tali rapia 12m, gunting dan mistar.

. ara Kerja

1. Pisahkan beras sesuai warna masing-masing berjumlah seratus buah, kemudian masukkan
ke dalam kantong 5able5c yang terpisah.
2. Carilah lapangan rumput yang terbuka, tentukan suau bidang seluas 1 m
2
.
3. Taburkan beras tersebut merata diatas bidang tersebut.
4. Setelah itu pungutlah kembali selama 3 menit beras putih, hitam dan coklat yang terambil
kembali.
5. Kemudian hitunglah ketiga warna beras putih, hitam dan coklat yang terambil kembali.
6. Tulislah data pada 5able pengamatan.
7. Lakukan hal yang sama sebanyak 3 kali.
8. Kemudian isi diskusi dan pembahasan.


A III
HASIL PENGAMATAN

A.ata Hasil Pengamatan
NO. Perincian Data
BERAS
PUTIH COKLAT HITAM
A. Percobaan pertama (3` menit )
1. Jumlah sebelum ditaburkan 100 butir 100 butir 100 butir
2. Jumlah yang terambil kembali 50 butir 40 butir 29 butir
3. Selisih antara jumlah sebelum
ditaburkan dan sesudah di ambil
50 60 71
B. Percobaan kedua (3``menit)
1. Jumlah sebelum ditaburkan 100 butir 100 butir 100 butir
2. Jumlah yang terambil kembali 60 butir 22 butir 32 butir
3. Selisih antara jumlah sebelum
ditaburkan dan sesudah di ambil
40 78 68
C. Percobaan ketiga (3``` menit)

1. Jumlah sebelum ditaburkan 100 butir 100 butir 100 butir
2. Jumlah yang terambil kembali 77 butir 12 butir 35 butir
3. Selisih antara jumlah sebelum
ditaburkan dan sesudah di ambil
23 88 65











. iagram Hasil Pengamatan

1. Percobaan pertama (3` menit )

2 Percobaan kedua (3``menit%

0
20
40
60
80
100
120
!umlah sebelum
dlLaburkan
!umlah yang Lerambll
kemball
Sellslh anLara [umlah
sebelum dlLaburkan dan
sesudah dl ambll
u1lP
CCkLA1
Pl1AM
0
20
40
60
80
100
120
!umlah sebelum
dlLaburkan
!umlah yang Lerambll
kemball
Sellslh anLara [umlah
sebelum dlLaburkan dan
sesudah dl ambll
u1lP
CCkLA1
Pl1AM
3. Percobaan ketiga (3``` menit)















0
20
40
60
80
100
120
!umlah sebelum
dlLaburkan
!umlah yang Lerambll
kemball
Sellslh anLara [umlah
sebelum dlLaburkan dan
sesudah dl ambll
u1lP
CCkLA1
Pl1AM
. iskusi dan Pembahasan
Pertanyaan :
1. Apakah selisih antara jumlah sebelum ditaburkan dan sesudah diambil itu sama untuk
setiap warna daun ?
2. Dari hasil praktikum di atas, pola apa yang dapat kamu temukan ?
3. Jelaskan mengapa terjadi semacam itu ?
4. Jika percobaan itu diulangi lagi apakah hasilnya akan menunjukkan hasil yang sama ?
Mengapa!
5. Dari data di atas, apakah dapat kita simpulkan bahwa peristiwa itu menunjukkan salah
satu seleksi alam? Coba hubungkan hal ini dengan populasi Biston belularia (ngengat
malam) atau dengan jumlah cecak hitam dan putih di tempat yang berwarna putih!
Jawaban :
1. Selisih jumlah sebelum ditaburkan dan sesudah diambil tidak sama untuk setiap warna
butir beras.
2. Beras yang warna kontras dengan lingkungan akan mudah terambil beras yang berwarna
mirp dengan lingkungan tidak mudah diambil.
3. Terjadi proses seleksi terhadap warna butir beras, butir yang berwarna kontras akan
mudah terlihat sehingga mudah terambil, butir yang warnanya mirip/sama dengan
lingkungan tidak mudah terlihat, sehingga sulit terambil.
4. Jika percobaan diulangi akan menunjukkan hasil yang sama karena proses seleksi alam
akan berlangsung sama, individu yang mampu beradaptasi dengan lingkungan tidak
mudah dimangsa oleh predator. Sementara individu yang tidak mampu beradaptasi
dengan lingkungan akan mudah dimangsa oleh predator.
5. Ya, data di atas menunjukkan salah satu contoh seleksi alam karena butir beras yang
berwarna putih dan warnanya yang menonjol akan mudah untuk diambil (terseleksi).
Namun butir beras yang berwarna coklat dan hitam lebih sedikit diambil dibandingkan
warna putih karena sesuai dengan lingkungannya.






.okumentasi
























A IV
KESIMPULAN
A.Kesimpulan
. Saran


AFTAR PUSTAKA