Jenis musik tradisional: Gagaku: Musik tradisional Jepang yg paling tua.

Biwagaku: Musik yg dimainkan dengan Biwa (sejenis gitar 4 string) Nogaku:Musik yg dimainkan pada saat pertunjukan No (sejenis drama musikal). Sokyoku: Musik yg dimainkan dgn Koto. Kadang ditambah dgn Shamisen dan Shakuhachi Shakuhachi: Musik yg dimainkan dgn Shakuhachi (sejenis seruling) Shamisenongaku:Musik yg dimainan dgn Shamisen (sejenis gitar dgn 3 string). Dimainkan saat pertunjukan Kabuki (drama tarian) atau Bunraku (teater boneka). Minyo: Musik folk termasuk musik kerja, religius, perayaan, atau lagu anak-anak. Alat musik: biwa , fue ,hichiriki  , hocchiku , hyoshigi , kane , kakko , kokyū , koto, niko, okawa, ryūteki, sanshin, shakuhachi, shamisen , shime-Daiko, shinobue, shō, suikinkutsu, taiko, tsuzumi. Tangga nada (scale) yg biasa digunakan adalah yo scale dan minyō scale yo scale tidak mengandung semitone, menurut teori tradisional adalah skala pentatonik yang banyak digunakan dalam musik Jepang, termasuk gagaku dan nyanyian Buddha. Yo skala digunakan khusus di lagu-lagu rakyat dan lagu-lagu populer awal dan kontras dengan skala yang tidak mengandung semitone. Hal ini didefinisikan oleh interval naik dua, tiga, dua, dua dan tiga semitone. Ini adalah modus keempat dari skala pentatonik besar. Contoh yo skala, disajikan dalam nama pitch barat, adalah: D - E - G - A - B. ini digambarkan di bawah ini.

1. 2. 3. 4.

Liriknya terdiri dari berbagai tema yang berbagai macam, percintaan, kehidupan sehari2 bahkan filosofi Irama musiknya yang unik n bervariasi menggunakan banyak instrumental yang disusun rapiAda juga yang menggunakan menyisipkan alat musik tradisional Jepang walaupun lagu tersebut ngerock banyak menggunakkan Yo Scale atau Minyo Scale

biwa Shakuhachi shamisen .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful