Anda di halaman 1dari 2

Proses pembelajaran pada PSSK menggunakan pendekatan pembelajaran terintegrasi, berdasarkan pada masalah

dan pembelajaran berbasis kompetensi yang mendorong mahasiswa belajar aktif secara mandiri sebagai bekal untuk
belajar sepanjang hayat. Metode pembelajarannya meliputi:
TutoriaI
Tutorial menggunakan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) yang dilaksanakan pada kelompok kecil (8 - 12
orang) dilaksanakan secara terintegrasi mulai semester sampai dengan semester V. Belajar berlandaskan
masalah adalah suatu cara pembelajaran yang relatif baru yang memiliki keuntungan atau keunggulan maupun
keterbatasan. Dalam cara belajar ini, mahasiswa dihadapkan kepada suatu skenario masalah dan selanjutnya
membahasnya di antara mahasiswa sendiri untuk merumuskan masalah atau berbagai masalah yang ditampilkan
oleh skenario tersebut, selanjutnya menganalisis masalah umum itu menjadi komponen-komponennya dan akhirnya
merumuskan masalah tersebut menjadi sejumlah pertanyaan yang timbul dari masalah umum itu.
SkiIIs Lab
Metode skills lab menggunakan bentuk coaching untuk pembelajaran dan pelatihan ketrampilan-ketrampilan klinik
yang wajib dikuasai oleh mahasiswa sesuai dengan level of competency yang ada di dalam Standar Kompetensi
Dokter. Pelaksanaan skills lab mulai semester sampai dengan semester V.
Lab Activity
Praktikum di laboratorium bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teori yang diperoleh saat perkuliahan/tutorial
atau untuk meningkatkan keterampilan pada bidang tertentu. Penyelenggaraan praktikum dapat bersifat
terintegrasi / departemental.
Lecture/PerkuIiahan
Perkuliahan terutama berbentuk kuliah terintegrasi yang materinya disesuaikan dengan blok yang sedang
berlangsung. Merupakan integrasi dari beberapa mata ajar yaitu:
1. FBS: Biologi Medik, Kimia Medik, Fisika Medik, Biokimia, Histologi, Anatomi, Fisiologi, lmu Gizi, Mikrobiologi,
Parasitologi, Patologi Klinik, Patologi Anatomi, Farmakologi dan Farmasi.
2. BMP: Sistem Reproduksi; Sistem Metabolisme dan Endokrin; Sistem Saraf, Jiwa dan Panca ndera; Sistem
Dermato-Muskuloskletal; Sistem Hemato-imunologi; Sistem Kardiovaskular; Sistem Respirasi; Sistem Genito-
urinaria; Sistem Gastro-intestinal; Kedokteran Penyakit Tropis; Kedokteran Keluarga dan Kesehatan Matra.
3. BHP: Filsafat, Agama, Etika dan Hukum Kedokteran, Kewiraan dan termasuk didalamnya Falsafah Pancasila
dan kewarganegaraan.
4. CRP: Metodologi Penelitian, Epidemiologi dan Biostatistika, serta Komputer Kedokteran.
5. CHOP: lmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas.
6. Mata kuliah Bahasa ndonesia dan Bahasa nggris terintegrasi ke dalam semua program.
Mini Lecture
Merupakan bagian dari sistem atau metode pembelajaran yang identik dengan lecture, namun dalam bentuk dan
jumlah mahasiswa yang lebih kecil yang pelaksanaannya berdasarkan kebutuhan atau permintaan mahasiswa dalam
program BMP.
Tugas
Pada beberapa program mahasiswa diwajibkan untuk mengerjakan tugas, seperti tugas membaca buku teks atau
jurnal ilmiah, dan tugas menyusun laporan kegiatan, dan lain-lain.
erja Lapangan (FieId Visit)
Merupakan salah satu metode yang digunakan dalam CHOP yang sebelumnya dikenal sebagai mata kuliah
Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam pelaksanaannya diintegrasikan dengan
program CRP dan BHP mulai semester sampai dengan semester V.
PeneIitian Akhir (arya TuIis IImiah)
Merupakan program wajib dengan topik pilihan (elective project) sesuai visi dan misi Fakultas (lmu Kesehatan
Matra) serta minat mahasiswa yang dilakukan secara perorangan pada akhir program pendidikan sarjana (PSSK).
Pada program ini mahasiswa diharuskan menulis skripsi (minor thesis) sebagai hasil penelitiannya (dapat berupa
studi literatur ataupun penelitian laboratorik, klinik atau lapangan). Kegiatan ini merupakan salah satu metode yang
digunakan dalam CRP, yang sebelumnya dikenal sebagai skripsi.