Anda di halaman 1dari 4

PROSES AKOMODASI BARU DAN KESINAMBUNGAN

MASYARAKAT DI TENGAH ARUS PERUBAHAN SOSIAL


Pengertian Akomodasi
Mevvrvt oer;ovo oe/avto - Istilah akomodasi digunakan dalam dua erti, iaitu sebagai
suatu keadaan dan suatu proses. Sebagai suatu keadaan, akomodasi bererti adanya
kenyataan suatu keseimbangan ,equilibrium, hubungan antara indiidu atau
kelompok dalam berinteraksi sehubungan dengan norma-norma sosial dan
kebudayaan yang berlaku. Sebagai suatu proses, akomodasi bererti sebagai usaha
manusia untuk meredakan atau menghindari konlik dalam rangka mencapai
kestabilan.
Mevvrvt Cittiv aav Cittiv - Akomodasi adalah suatu proses dalam hubungan-
hubungan sosial yang mengarah kepada adaptasi sehingga antara indiidu atau
kelompok terjadi hubungan saling menyesuaikan untuk mengatasi ketegangan-
ketegangan.
Akomodasi Sebagai Upaya Penyelesaian Konflik dan Menjaga
Kesinambungan Masyarakat
%v;vav ./ovoaa.i .ecara o.iotogi.
. Untuk mengurangi konlik antara indiidu atau kelompok sebagai akibat
perbedaan paham. Sehingga akomodasi disini bertujuan untuk mendapatkan suatu
sintesa antaraa kedua kedua pendapat tersebut agar memperoleh suatu pola baru.
2. Untuk mencegah meledaknya konlik
3. Kerjasama antara kelompok-kelompok sosial yang saling terpisah.
4. Mengusahakan peleburan antara kelompok-kelompok sosial yang terpisah.
Seperti dengan perkawinan campuran atau asimilasi. I
Mevvrvt Ravtav vrba/ti ;1) Pengaturan konlik akan boleh berlangsung secara
eekti apabila terdapat tiga persyaratan, iaitu :
a. Kedua belah pihak yang berkonlik harus menyadari akan adanya situasi konlik
di antaraa mereka, oleh kerananya mereka harus menyadari pula perlunya
melaksanakan prinsip-prinsip keadilan secara jujur bagi semua pihak.
b. Adanya organisasi bagi kelompok yang berkonlik. Lrtinya, pengaturan konlik
hanya akan mungkin apabila mereka yang berkonlik masing-masing telah
terorganisir secara jelas. Kalau kekuatan-kekuatan yang berkonlik itu berada dalam
situasi tidak terorganisir ,diuse,, maka pengaturan konlik tidak akan eekti.
c. Adanya aturan permainan ,rule o the game, yang disepakati dan ditaati bersama.
Apabila akomodasi dilakukan untuk menyelesaikan konlik di masyarakat dengan
memenuhi tiga hal seperti disebutkan Ramlan Surbakti diatas., maka proses
akomodasi akan berlangsung lancar dan lebih mudah.
evi. Kovfti/ ai Ma.,ara/at. Menurut Ramlan Surbakti ,2,, ada dua jenis konlik
di masyarakat, iaitu :
a. Kovfti/ oriovtat, adalah konlik anatar indiidu atau kelompok yang diakibatkan
adanya kemajemukan horizontal. Seperti konlik antara suku, agama, ras, daerah,
kelompok, proesi dan tempat tinggal.
b. Kovfti/ 1erti/at, adalah konlik antara indiidu atau kelompok miskin dan kaya
,kekayaan, dan antaraa rakyat dan penguasa ,kekuasaan,.
Bentuk-bentuk Akomodasi Dalam Menyelesaikan Masalah.
1indakan Penyelesaian Konlik Dan Pola Penyelesaian Konlik Konlik yang
dibiarkan akan semakin melebar baik dalam wilayah maupun ketajaman konlik.
Dalam erti, konlik kecil yang dibiarkan semakin lama akan semakin besar jumlah
orang atau kelompok yang terlibat. Serta intensitas konlik juga akan semakin sengit
dan tajam. 1indakan penyelesaian terhadap adanya konlik dibedakan menjadi dua
hal, iaitu :
a. Pev,ete.aiav Mevavg Katab ;rivto.e .otvtiov), pola penyelesaian ini adalah pola
penyelesaian yang hanya menguntungkan satu kelompok sedangkan kelompok
yang satunya lagi dirugikan. Pola penyelesaian ini terjadi apabila :
. Kedua kelompok yang berkonlik sama-sama tidak mau mengurangi
tuntutannya, sedangkan kondisi kekuatan masing-masing berbeda dimana yang satu
kelompok lebih kuat sehingga menang dan kelompok satunya lagi lemah
kekuatannya sehingga kalah.
2. Salah satu dari kedua kelompok tidak mau mengurangi tuntutan, sedangkan yang
satunya bersedia mengurangi tuntutannya.
b. Pev,ete.aiav Mevavgvevavg ;rivriv .otvtiov), pola penyelesaian ini adalah pola
penyelesaian yang menguntungkan semua pihak yang terlibat konlik. Pola
semacam ini terjadi bila semua kelompok yang berkonlik rela mengurangi
tuntutannya dengan duduk satu meja mencari pemecahan bersama secara adil.
Upaya Penyelesaian Konlik Menurut Soerjono Soekanto ,2,, akomodasi
sebagai upaya penyelesaian konlik memiliki lapan bentuk, antaraa lain :
oerciov, iaitu suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan kerana adanya
paksaan. lal ini terjadi disebabkan salah satu pihak berada dalam keadaan yang
lemah sekali bila dibandingkan dengan pihak lawan. Contohnya: perbudakan.
ovrovi.e, iaitu suatu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat masing-
masing mengurangi tuntutannya agar dicapai suatu penyelesaian terhadap suatu
konlik yang ada. Sikap untuk dapat melaksanakan compromise adalah sikap untuk
bersedia merasakan dan mengerti keadaan pihak lain. Contohnya: kompromi
antaraa sejumlah partai politik untuk berbagi kekuasaan sesuai dengan suara yang
diperoleh masing-masing.
.rbitratiov, iaitu cara mencapai compromise dengan cara meminta bantuan pihak
ketiga yang dipilih oleh kedua belah pihak atau oleh badan yang berkedudukannya
lebih dari pihak-pihak yang bertikai. Contohnya: konlik antaraa buruh dan
pengusaha dengan bantuan suatu badan penyelesaian perburuan Depnaker sebagai
pihak ketiga.
Meaiatiov, iaitu cara menyelesaikan konlik dengan jalan meminta bantuan pihak
ketiga yang netral. Pihak ketiga ini hanyalah mengusahakan suatu penyelesaian
secara damai yang siatnya hanya sebagai penasihat. Sehingga pihak ketiga ini tidak
mempunyai wewenang untuk memberikan keputusan-keputusan penyelesaian yang
mengikat secara ormal.
ovcitiatiov, iaitu suatu usaha mempertemukan keinginan-keinginan pihak-pihak
yang bertikai untuk mencapai persetujuan bersama. Contohnya: pertemuan
beberapa partai politik di dalam lembaga legislati ,DPR, untuk duduk bersama
menyelesaikan perbedaan-perbedaan sehingga dicapai kesepakatan bersama.
%oteratiov, sering juga dinamakan toteraverticiatiov iaitu suatu bentuk akomodasi
tanpa adanya persetujuan ormal. Contohnya: beberapa orng atau kelompok
menyadari akan pihak lain dalam rangka menghindari pertikaian. Dalam masyarakat
Jawa dikenal dengan istilah tepa selira` atau tenggang rasa agar hubungan
sesamanya boleh saling menyadari kekurangan diri sendiri masing-masing.
tattevate, adalah suatu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang bertikai atau
berkonlik kerana kekuatannya seimbang kemudian berhenti pada suatu titik
tertentu untuk tidak melakukan pertentangan. Dalam istilah lain dikenal dengan
Moratorium` iaitu kedua belah pihak berhenti untuk tidak saling melakukan
pertikaian. Namun, moratorium boleh dilakukan antaraa dua belah pihak yang
kurang seimbang kekuatannya.
.a;vaicatiov, adalah suatu bentuk penyelesaian konlik melalui pengadilan. Kelapan
bentuk akomodasi diatas boleh dipilih untuk dilakukan dalam menyelesaikan
konlik di masyarakat yang sangat beragam. lal ini diperlukan agar proses konlik
khususnya yang terjadi pada masyarakat dengan tingkat kemajemukan tinggi seperti
Indonesia, tidak boleh mengarah pada situasi disintegrasi bangsa.