Anda di halaman 1dari 21

Rumah Sehat Tipe 54

I Made Wahyu Saputra (1004505060) Fakultas Teknik Universitas Udayana Teknik Elektro P.S. Teknologi Informasi dekwahrrf@yahoo.co.id Abstrak Rumah merupakan kebutuhan utama bagi setiap manusia disamping sandang dan pangan. Masalah perumahan merupakan masalah yang mempunyai pengaruh didalam kehidupan manusia sehari-hari. Akhir akhir ini dengan bertambahnya populasi manusia, dan kurangnya lahan untuk membangun rumah, sehingga sering muncul masalah kesehatan pada rumah dan lingkungannya. Rumah harus indah, sehat, dan bersahabat dengan lingkungan. Itulah kata kunci membangun rumah ukuran apa pun dan sangat penting bagi kehidupan setiap orang. Rumah tidak sekedar sebagai tempat untuk melepas lelah setelah seharian beraktifitas namun rumah juga mencerminkan kehidupan tiap orang sehat atau tidaknya, dan terkandung didalamnya arti yang penting sebagai tempat untuk membangun kehidupan keluarga sehat dan sejahtera. Rumah yang sehat dan layak huni tidak harus berwujud rumah mewah dan besar karena rumah yang mungil juga harus sehat. Rumah merupakan tempat terapi kesehatan fisik dan mental penghuni, baik di kala sehat, dalam penyembuhan, atau tengah sakit. Rumah tempat relaksasi memulihkan kesegaran tubuh. Rumah sehat adalah kondisi fisik, kimia, biologi didalam rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni untuk hidup sehat jasmani dan rohani. Kata kunci : Rumah sehat, desain rumah,tata letak dan fasilitas Rumah.

1. Pendahuluan

Rumah pada dasarnya merupakan tempat hunian yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang. Rumah tidak sekedar sebagai tempat untuk melepas lelah setelah bekerja seharian, namun didalamnya terkandung arti yang penting sebagai tempat untuk membangun kehidupan keluarga sehat dan sejahtera. Rumah yang sehat dan layak huni Rumah harus difungsikan sebagai tempat terapi fisik dan mental seluruh penghuni rumah. Rumah harus sehat sehingga penghuni rumah jadi ikut sehat. Dengan segala keterbatasan anggaran uang dan lahan, berbagai desain rumah hemat yang sehat, produktif, dan ramah lingkungan mulai ditawarkan, dan itu tidak selalu harus mahal, asalkan tahu kiat-kiatnya. Keluarga yang hendak membeli rumah akan lebih bijaksana jika memilih rumah tumbuh atau rumah tingkat siap pakai. Sebab, setelah dihitung-hitung, peningkatan rumah standar menjadi rumah tingkat biayanya tetap lebih 1.1 Latar Belakang Pemakaian berbagai macam fasilitas dalam sebuah rumah pada jaman sekarang ini tidak. sedikit. Banyak keluarga yang menempati rumah sudah memiliki fasilitas rumah tangga yang lengkap. Pengertian rumah sehat adalah rumah yang dapat memenuhi kebutuhan rohani dan jasmani secara layak sebagai suatu tempat tinggal atau perlindungan dari pengaruh alam luar. Kebutuhan jasmani misalnya terpenuhi kebutuhan jasmani sperti membaca, menulis, istirahat dan lain-lain. Kebutuhan rohani misalnya , perlindungan terhadap penyakit, cuaca, angin dan sebaginnya. Hal hal yang perlu diperhatikan dalam lingkungan rumah apabila menghendaki suatu lingkungan yang baik adalah : a. Sampah sampah di tempat tinggal dapat ditanggulangi dengan cara

tidak harus berwujud rumah mewah dan besar namun rumah yang sederhana dapat juga menjadi rumah yang sehat dan layak dihuni Rumah sehat adalah kondisi fisik, kimia, biologi didalam rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh derajat kesehatan yang optimal. besar ketimbang membeli rumah tumbuh atau rumah tingkat sejak awal. Perhatikan pula kualitas dan struktur bangunan rumah. Luas lahan dan anggaran biaya yang terbatas mendorong penghuni rumah untuk mengoptimalkan fungsi rumah. Penggabungan fungsi-fungsi ruang mulai dari carport, teras, dan taman depan menjadi ruang tamu umum sekaligus tempat nongkrong anak-anak. Ruang tamu keluarga dan ruang makan sekaligus ruang bermain anak-anak. Penyatuan ruang makan, dapur, teras, dan taman belakang yang membatasi ruang cuci dan menjemur pakaian. dibuang di lokasi pembuangan sampah, atau dengan pembuatan lubang sampah, dengan menimbun atau untuk dibuat pupuk kandang. b. Genangan air, air tudak boleh tergenang lebih dari seminggu, karena dapat dijadikan tempat berkembang biaknya nyamuk, masalah ini dapat diatasi dengan pembuatan parit parit atau selokan agar air dapat mengalir. c. Sumber Air (sumur), kontruksinya baik dan memenuhi syarat. d. Tanaman disekitar rumah, pepohonan yang rindang akan biasanya mengakibatkan lingkungan yang gelap dan lembab, diusahakan agar sinar matahari pagi dapat menyinari rumah.

1.3

e. Kandang hewan, usahakan letaknya tidak terlalu dekat dengan rumah terutama pembuangan kotoran. 1.2 Tujuan Pembuatan artikel ini tentunya memiliki suatu tujuan. Adapun tujuan saya dalam membuat artikel ini yaitu: a) Menunjukan tata letak rumah yang nyaman dengan fasilitas yang lengkap. Ruang lingkup Untuk memperjelas dan membatasi ruang lingkup pembahasan, maka masalah yang dibahas dibatasi pada ruang lingkup sebagai berikut: a) Desain dan tata letak rumah yang nyaman. b) Nilai Ambang Batas fasilitasfasilitas rumah. c) Dampak-dampak yang ditimbulkan oleh desain, tata letak, dan fasilitasfasilitas rumah. 2. Tinjauan Pustaka Setiap manusia, di manapun berada, membutuhkan tempat untuk tinggal yang disebut rumah. Rumah berfungsi sebagai tempat untuk melepas lelah, tempat bergaul dan membina rasa kekeluargaan di antara anggota keluarga, serta sebagai tempat berlindung dan menyimpan barang berharga. Selain itu, rumah juga merupakan status lambang social, jadi sangat perlu rumah yang kita huni adalah rumah yang sehat untuk kita, untuk menunjang kehidupan Hasil dan Pembahasan Dalam pembangunan rumah perlu diperhatikan banyak unsur yang diperlukan dan bagaimana hasilnya, berikut diantaranya: 3.1 Bahan Bangunan
Tabel 1. Bahan Bangunan dan Batasan pemakaiannya

b) Menunjukan batas-batas penggunaan fasilitas-fasilitas yang ada. c) Menunjukan dampak-dampak desain, tata letak dan fasilitasfasilitas rumah. yang lebih baik. Pengertian rumah sehat adalah rumah yang dapat memenuhi kebutuhan rohani dan jasmani secara layak sebagai suatu tempat tinggal atau perlindungan dari pengaruh alam luar. Kebutuhan jasmani misalnya terpenuhi kebutuhan jasmani sperti membaca, menulis, istirahat dan lainnya. Kebutuhan rohani misalnya , perlindungan terhadap penyakit, cuaca, angin dan sebaginnya. Untuk menciptakan rumah sehat maka diperlukan perhatian terhadap beberapa aspek yang sangat berpengaruh, antara lain: 1. Sirkulasi udara yang baik. 2. Penerangan yang cukup. 3. Air bersih terpenuhi. 4. Pembuangan air limbah diatur dengan baik agar tidak menimbulkan pencemaran. 5. Bagian-bagian ruang seperti lantai dan dinding tidak lembab serta tidak terpengaruh pencemaran seperti bau, rembesan air kotor maupun udara kotor. Bahan bangunan sebaiknya tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan, antara lain sebagai berikut, dengan begitu tidak akan terjadi gangguan kesehatan yang dapat disebabkan dikarenakan oleh bahan bangunan tersebut.

3.

Bahan 1.

Jumlah tidak

Di tetapkan oleh Keputusan

Debu

lebih Menteri dari 150 Kesehatan RI g m3 Nomor : 829/Menkes/SK /VII/1999

2. Asbes

tidak melebihi 0,5 fiber/m3 /4jam

Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 829/Menkes/SK /VII/1999

3. Timah

tidak melebihi 300

Keputusan Menteri Kesehatan

hitam RI

mg/kg

Nomor : 829/Menkes/SK /VII/1999

3.2 Komponen dan Penataan Ruangan Komponen dan penataan ruang sangat mempengaruhi kesehatan rumah dan lingkungan berikut adalah diantaranya: 1. Lantai kedap air dan mudah dibersihkan; 2. Dinding rumah memiliki ventilasi, di kamar mandi dan kamar cuci kedap air dan mudah dibersihkan; 3. Langit-langit rumah mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan; 4. Bumbungan rumah 10 m dan ada penangkal petir; 5. Ruang ditata sesuai dengan fungsi dan peruntukannya; 6. Dapur harus memiliki sarana pembuangan asap. 3.3 Pencahayaan Bahasan Kadar Suhu udara Antara nyaman l8C sampai 30C Ditetapkan Keputusan mentri lingkungan hidup tentang indeks standar pencemaran udara Keputusan mentri lingkungan hidup Keputusan mentri lingkungan hidup tentang indeks standar

Pencahayaan alam atau buatan langsung atau tidak langsung dapat menerangi seluruh bagian ruangan minimal intensitasnya 60 lux dan tidak menyilaukan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Perburuhan Nomor 7 Tahun 1964 tentang Syarat-Syarat Kesehatan, Kebersihan serta Penerangan. Untung pengukuran cahaya biasanya menggunakan satuan lux, lux adalah satuan intensitas penerangan per meter persegi yang dijatuhi arus cahaya 1 lumen. Ini sangat penting untuk diperhatikan karena pencahayaan dapat mempengaruhi kesehatan mata agar tidak min atau plus. 3.4 Kualitas Udara Kualitas udara di dalam rumah tidak melebihi ketentuan sebagai berikut :

Tabel 2. Tentang Kadar Udara Pada Rumah

Kelembaban udara Konsentrasi gas SO2

antara 40% sampai 70% tidak melebihi 0,10 ppm/24 jam

Konsentrasi gas CO

tidak melebihi 100 ppm/8jam

Konsentrasi gas formaldehide

tidak melebihi 120 mg/m3

pencemaran udara Keputusan mentri lingkungan hidup tentang indeks standar pencemaran udara Keputusan mentri lingkungan hidup tentang indeks standar pencemaran udara

Jika tetapan ini tidak di penuhi maka dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti sesak nafas dan keracunan. 3.5 Ventilasi Vertilasi juga sangat berpengaruh bagi kesehatan, dan berikut adalah bahasannya: 1. Luas lubang ventilasi tetap, minimum 5% dari luas lantai ruangan. Sedangkan luas lubang ventilasi insidentil (dapat dibuka dan ditutup) minimum 5%. Jumlah keduanya menjadi 10% dikali luas lantai ruangan. Ukuran luas ini diatur sedemikian rupa sehingga udara yang masuk tidak terlalu deras dan tidak terlalu sedikit yang telah ditetapkan berdasarkan standar gedung dan perabotan internasional. 2. Udara yang masuk harus udara bersih, tidak dicemari oleh asap dari sampah atau dari pabrik, dari knalpot kendaraan, debu dan lain-lain. 3. Aliran udara diusahakan ventilasi silang dengan menempatkan lubang

hawa berhadapan antara 2 dinding ruangan. Aliran udara ini jangan sampai terhalang oleh barang-barang besar misalnya almari, dinding sekat dan lain-lain. Jika vertilasi tersebut tidak memenuhi standar akan mengakibatkan sirkulasi udara menjadi terhambat dan udara yang masuk tidak bersih dan layak untuk di hirup. 3.6 . Kepadatan hunian ruang tidur Luas ruang tidur minimal 8m2 dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari dua orang tidur dalam satu ruang tidur, kecuali anak dibawah umur 5 tahun. Masalah perumahan telah diatur dalam Undang-Undang pemerintahan tentang perumahan dan pemukiman No.4/l992 bab III pasal 5 ayat l yang berbunyi Setiap warga negara mempunyai hak untuk menempati dan atau menikmati dan atau memiliki rumah yang layak dan lingkungan yang sehat, aman , serasi, dan teratur

Bila dikaji lebih lanjut maka sudah sewajarnya seluruh lapisan masyarakat menempati rumah yang sehat dan layak huni. Rumah tidak cukup hanya sebagai tempat tinggal dan berlindung dari panas cuaca dan hujan, Rumah harus mempunyai fungsi sebagai : 1. Mencegah terjadinya penyakit 2. Mencegah terjadinya kecelakaan 3. Aman dan nyaman bagi penghuninya 4. Penurunan ketegangan jiwa dan sosial Selain standar-standar diatas dalam ruangan rumah juga ada beberapa radiasi dari gelombang elektromagnetik, hal tersebut dapat membantu kita dalam penataan ruang agar bisa mengurangi dampak dari radiasi tersebut. Berikut adalah standar-standar dari radiasi dan kebisingan: 1. Batas kebisingan dalam suatu ruangan adalah 40-50 dB (decibel). 2. Radiasi dari alat elektronik tidak melebihi 10 mW/cm2 3.7 Penghematan Penghematan adalah salah satu tindakan yang dapat dilakukan agar dapat melestarikkan bahkan menyelamatkan lingkungan hidup. Penghematan berikutnya dapat berlaku juga pada air, dimana penghematan pompa air yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut: 1. Gunakan bak penampungan air (menyimpan air di posisi atas). 2. Gunakan pelampung air di penampungan. 3. Gunakan air secara hemat dan cegah kebocoran air pada kran dan pipa. 4. Sering terjadi pompa bekerja terus menerus, padahal tidak ada pemakaian. Penyebabnya adalah sebagai berikut : Rele tekan ( pressure switch ) tidak bekerja. Instalasi pipa air di dalam bangunan ada yang bocor.

Kran air tidak ditutup sempurna atau rusak. Bagi setiap orang yang menggunakan mesin cuci, penggunaan mesin cuci juga ada batasannya. Penggunaan mesin cuci yang baik adalah sebagai beriktu: 1. Menggunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas. 2. Kapasitas berlebih mengakibatkan perlambatan perputaran mesin dan menambah beban pemakaian listrik. 3. Kapasitas yang kurang menyebabkan tidak efisien, karena mesin cuci tersebut menggunakan energi yang sama. 4. Gunakan pengering hanya pada cuaca mendung/hujan. Bila cuaca cerah, sebaiknya memanfaatkan sinar matahari. Kenyamanan menonton tayangan televisi sudah barang tentu tergantung pada banyak hal seperti kualitas TV itu sendiri, ukurannya, dan cara meletakkannya di dalam rumah. Cara meletakkan TV di dalam rumah juga dipengaruhi beberapa faktor seperti ukuran kamar/ruang, susunan lampu penerangan, fasilitas anterna. Di bawah ini ada beberapa pedoman : 1. Hindari layar televisi dari cahaya langsung seperti cahaya matahari dari jendela 2. Hindari menonton televisi dalam ruang temaram. 3. Hindari menonton televisi pada jarak yang terlalu dekat. Jarak aman sekitar 7 x ukuran layar. 4. Untuk ukuran kamar 3 x 3 M televisi 14 inc sudah cukup Lemari pendingin pada saat ini sudah umum dimiliki oleh setiap keluarga. Unutk menghemat penggunaan lemari pendingin, perhatikan hal-hal berikut: 1. Memilih lemari es dengan ukuran / kapasitas yang sesuai. 2. Pintu lemari es ketika menutup harus selalu tertutup rapat.

3. Isi lemari es harus sesuai dengan kapasitas (Jangan terlalu sesak). 4. Tempatkan lemari es jauh dari sumber panas (kompor, sinar matahari langsung). 5. Tempatkan lemari es min. 15 cm dari tembok, agar sirkulasi udara ke kondensor baik. 6. Hindari penempatan bahan makanan / minuman yang masih terlalu panas. 7. Mengatur suhu lemari es sesuai kebutuhan. Karena semakin rendah temperatur ,semakin banyak energi listrik yang digunakan. 8. Ganti karet isolasi pada pintu / kabinet secepatnya apabila rusak. 9. Membersihkan kondensor ( terletak dibelakang lemari es ) secara teratur dari debu dan kotoran, agar proses pelepasan panas berjalan dengan baik. 10. Mematikan lemari es bila tidak digunakan dalam waktu lama. Selain alat-alat yang besar seperti AC, lemari pendingin dan sebagainya, kita juga dapat menghemat energy dari pemakaian setika. 1. Atur penggunaan tingkat panas yang disesuaikan dengan bahan yang diseterika (sutera, wol, polyster, katun dan sebagainya). 2. Bersihkan sisi besi bagian bawah seterika secara teratur agar penghantaran panas berlangsung baik 3. Menyeterika sekaligus banyak jangan hanya satu atau dua potong pakaian. 4. Mematikan seterika bila akan ditinggal cukup lama. Masih banyak lagi penghematan energy yang dapat dilakukan dimana penghematan energy sangat diperlukan oleh orang-orang

penghuni rumah (untuk mengurangi pengeluaran), penghematan energy lainnya ya itu seperti : a. Kurangi pemakaian listrik pada waktu beban puncak pada jam 18.00 - 22.00 b. Gunakan Peralatan Listrik Hemat Energi c. Matikan magic-jar atau magic-com bila nasi sudah tersisa sedikit karena listrik untuk menghangatkan nasi menjadi sia-sia. d. Mematikan televisi, radio, tape recorder, serta perlatan audio visual lainnya, bila tidak ditonton atau didengarkan. e. Lepaskan kabel peralatan listrik bila peralatan sedang tidak digunakan. f. Bila peralatan listrik yang menggunakan sistem remote sedang tidak digunakan, jangan mematikan dengan remote control (stand by). Tetapi matikan dari tombol on-off atau lepaskan tusuk kontak. g. Nyalakan water heater 20 menit sebelum air panas digunakan h. Bersihkan secara periodik kaca jendela. Kaca jendela yang bersih akan meneruskan cahaya lebih banyak. i. Bersihkan secara periodik bola lampu / tabung lampu beserta reflektornya agar supaya bersih agar tidak mengurangi cahaya. 4. Ruang Lingkup Masalah

Untuk medapat kamar rumah yang nyaman perlu diperhatikan desain, tata letak segala macam fasilitas, batas-batas penggunaan fasilitas rumah tangga, dan dampak yang disebabkan oleh semua hal tersebut. Selanjutnya akan dibahas secara lebih lengkap.

4.1 Desain dan Tata Letak Rumah Desain dan tata letak ruangan sangat diperlukan dalam menciptakan rumah yang nyaman, karena space yang terbatas, maka pilihlah fasilitas/barang-barang yang layak

untuk digunakan. Jangan sekiranya memenuhi kamar dengan barang-barang yang sekiranya tidak terlalu berguna.

Gambar 1. Desain rumah

Penjelasan Tabel dan Gambar : 1.Jarak antara sofa dan meja pada ruang tamu diberikan space yang cukup agar dapat bergerak leluasa dan nyaman pada saat digunakan. Karena jika diberikan space yang terlalu jauh tamu yang datang akan sulit untuk mengambil makanan atau minuman. Jarak yang di berikan sekitar 30 cm. 2. pintu utama dan jendela diletakan sesuai panjang tembok, agar pencahayaan dalam ruangan merata. Meletakan pintu di sudut bertujuan untuk mendapatkan penerangan oleh cahaya luar dan letak jendela mendukung dimana keberadaan jendela tersebut dapat memberi penerangan ke sudut ruangan lainnya. 3. pintu dalam diletakan di sudut, jarak antara pintu dan benda-benda yang ada minimal 1 meter, agar saat membuka pintu tidak mengenai benda-benda yang ada di kamar. 4. Tempat tidur dan meja diletakan di samping atau bersebelahan, agar saat kita hendak mengambil barang seperti hp,kacamata atau benda yang lainnya mudah diambil. Tetapi harus diberikan jarak minimal 30cm, supaya pada waktu tidur mencegah terjadinya benturan diri kita dengan meja. 5. AC luar di letakan di sudut kiri pintu. AC diletakan di sudut agar semua ruangan yang ada di ruang tamu full terkena AC, yang memberikan kita kenyamanan. Tapi ingat diberikan jarak sekitar 1 meter, agar jauh dari sinar matahari. 6. AC dalam diletakan 2 meter dari atas lantai. Ac di pasang di sebelah atau lebih bagusnya lagi berhadapan dengan tempat tidur. Agar semua ruangan terkena AC. Penempatan AC 2 m di atas lantai itu sudah umum, juga menyesuaikan dengan kamar. Penempatan yang terlalu rendah sangat berbahaya karena keluarga yang mempunyai seorang anak kecil, anak

tersebut bias saja menjangkau AC dan itu sangat berbahaya. Penempatan AC searah dengan tempat tidur tujuannya agar pada saat tidur kita tidak terlalu dingin. Karena jika AC diletakan berhadapan, dimana AC mengeluarkan suhu dingin dan angin, itu menyebabkan kita mudah sakit atau flu. 7. Komputer usahakan jauh dari sinar matahari dan letakan di sebelah tv agar keliatan lebih rapi dan nyaman. 8.Televisi dalam usahakan agar berhadapan dengan tempat tidur, dan berikan jarak minimal 1 meter. Meletakan televisi terlalu dekat sangat tidak baik untuk kesehatan. Begitu pula peletakan yang terlalu jauh juga dapat menyebabkan kerusakan mata. 9. Televisi luar sahakan berhadapan atau di depan sofa, agar tamu yang datang ke rumah kita bisa sambil nonton saat bertamu dan berikan jarak minimal 1,5 meter dengan sofa. 10.Tempat baju atau arlmari pakaian usahakan jauh dari kelembapan dan berikan jarak10 cm dengan tembok, agar tembok tidak rusak dan jauhkan dari sinar matahari. 11.Toilet usahakan jauh dengan dapur, agar bau dari toilet tidak mengganggu pada saat kita hendak akan masak atau makan. Toilet dibuat dengan seperempat bagiannya ditinggikan untuk tempat closet dan mesin cuci, dimana tujuannya agar mesin cuci tidak diguyur ileh air pada saat mandi. Peletakan mesin cuci didalam toilet untuk mempermudah dalam membuang air bekas cucian. Jangan lupa juga membuka fentilasi udara dalam toilet. Sehingg toilet mendapat sinar yang cukup untuk mengurangi kelembapan. 12.Dapur usahakan jauh dari kamar untuk berjaga jaga misalnya terjadi kebakaran. Fasilitas dapur yang

mengeluarkan panas, air, dan listrik diletakan jangan terlalu dekat dengan kamar mandi, untuk menghindari terjadinya kelembaban dan kerusakan Gambar tersebut merupakan desain dan tata letak yang dapat dikategorikan sebagai tata letak yang baik. Tetapi pada kenyataannya, jarang sekelompok orang memperhatikan

fasilitas tersebut. Dalam dapur jangan lupa untuk memasang kipas yang berfungsi untuk menghilangkan panas dan bau-bauan saat memasak. hal tersebut. Sebagian besar dari mereka meletakkan barang-barang atau fasilitas tanpa memperhitungkan jaraknya.

Tabel 3. Ketentuan dan realitas perabotan .

4.2. Batas-batas fasilitas rumah

Penggunaan

Fasilitas-

Penggunaan fasilitas kos tentu ada batasnya. Setiap penghuni kos perlu mengetahui hal sebagai berikut:

Tabel 4. Fasilitas dan Batas Penggunaannya

Fasilitas(Ambang Batas) Suhu udara

Batas Aman Penggunaan 18 38 C

Tingkat kebisingan ideal Daya listrik dari PLN Televisi

40 50 dB

450 VA atau 900 VA. Max 4 jam dalam sekali nyala. 40 mW/cm2

Kelembaban udara

40 - 70 %

Konsentrasi gas SO2 Konsentrasi gas CO Lampu Ruangan

<0,10 ppm/24 jam < 100 ppm/8jam

Daya Radiasi 4 HP

komputer 60 - 100 lux

Max 2-3 jam dalam sekali nyala

Konsentrasi gas formaldehide Lampu tidur

< 120 mg/m3

5 lux

Medan magnet

max 0.5 mT/hari

Medan listrik

max 10 kv/m per hari

Karena diketahui luas rumah pada denah tersebut adalah 54 m dan skarang mencari total daya dengan cara dihitung 1 lux=0,001496, dan standar maximal untung suatu ruanganyaitu 500lux menurut standar internasional pengawas radiasi maka 500 dikalikan 0,001496 sama dengan 0,8 watt maka dapat dicari, rata-rata=54:0,8=67,5. Jadi 67,5 lux adalah jumlah yang ideal untuk rumah pada denah yang telah dibuat diatas. Dan berikut adalah sedikit info tentang batas radiasi medan magnet barang-barang elektronik rumah tangga yang ditampilkan berupa tabel: Tabel 5. Radiasi pada alat elektronik Nama Radiasi Ditetapkan barang medan oleh magnet Handphone 5.0 - 40.0 Elsevier inc, mT 2005 Televisi 25 - 50 mT Departemen pertambangan dan energi Mesin Cuci 450 mT TDK Coorporation Jika kita terlalu sering terkena radiasi ini dan melebihi dari pada batasan tubuh kita maka dapat merusak tubuh kita dan penyakit yang umumnya muncul yaitu kanker. 1. Matikan lampu dan AC bila ruangan tidak dipakai. 2. Jangan menghidupkan lampu pada saat siang hari. 3. Jika bisa jangan menghidupkan komputer pada saat malam hari. Tetapi sebagian besar biasanya kita melupakan hal tersebut. Kadang-kadang saat siang hari lampu kamar mandi masih menyala. Lampu kamar masih menyala pada saat ditinggalkan keluar. Hal tersebut

Dalam kenyataannya penggunaan fasilitas biasanya untuk menghemat, pemakaian fasilitas seperti misalnya lampu, dipakai lampu yang pencahayaannya rendah atau tidak sesuai dengan standar pengguanaannya. Hal tersebut juga bertujuan untuk mengurangi pengeluaran bulanan menyangkut biaya listrik, air, dan sebagainya. Mendengar tidak sama dengan melihat dan melihat tidak sama dengan melakukan. Ajaran seindah apapun tidak akan ada gunanya jika tidak dilakukan. Sayangilah listrik anda, mulailah dengan menggunakannya dengan hemat dengan menjalankan tips-tips berikut. Memilih peralatan rumah tangga yang tepat dan sesuai kebutuhan. Membentuk perilaku anggota rumah tangga yang hemat listrik, seperti: Menyalakan alat-alat listrik hanya saat diperlukan. Menggunakan alat-alat listrik secara bergantian. Menggunakan tenaga listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga (produktif). Peralatan listrik rumah tangga pada umumnya sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang hemat, namun pada prakteknya masih ditemukan pemborosan energi listrik. Hal ini dapat terjadi antara lain karena penggunaan peralatan dengan cara yang kurang tepat. Penghematan energy pada pencahayaan dapat dilakukan dengan cara berikut : 4. Atur tata letek barang yang ada agar tidak menghalangi cahaya lampu dalam ruangan. 5. Kurangi penerangan listrik yang berlebihan. tentunya berdampak sangat merugikan dari segi ekonomis. Selain penghematan pada listrik, tentunya ada penghematan terhadap udara ruangan, yaitu sebagai berikut:

1. Memilih AC hemat energi. 2. Gunakan kapasitas AC yang efisien. 3. Gunakan pengatur waktu agar AC beroperasi hanya pada saat dibutuhkan. 4. Gunakan penutup pada bagian ruangan yang terkena sinar matahari langsung. 5. Usahakan pintu, jendela dan ventilasi udara selalu tertutup agar kelembaban cukup rendah. Penggunaan AC memberikan efek negatif kepada lingkungan, khususnya yang diakibatkan oleh komponen utama yang digunakan oleh AC, C F C , d a p a t mengakibatkan penipisan lapisan ozon dan p e m a n a s a n g l o b a l y a n g s a a t i n i s e m a k i n dapat dirasakan dampaknya. Sebenarnya dampak negative yang dihasilkan dari penggunaan freon dari AC tidak dapat diukur secara kuatitatif dan standar mengenai emisi yang dihasilkan oleh AC t e t a p i k a n d u n g a n Freon yang digunakan sebagai pendingin AC terbukti memberikan dampak negative bagi 5. Gunakan bak penampungan air (menyimpan air di posisi atas). 6. Gunakan pelampung air di penampungan. 7. Gunakan air secara hemat dan cegah kebocoran air pada kran dan pipa. 8. Sering terjadi pompa bekerja terus menerus, padahal tidak ada Kenyamanan menonton tayangan televisi sudah barang tentu tergantung pada banyak hal seperti kualitas TV itu sendiri, ukurannya, dan cara meletakkannya di Di bawah ini ada beberapa pedoman :
5.

6. Hindari menempatkan sesuatu yang menghalangi sirkulasi udara. 7. Bersihkan filter AC, coil kondensor dan sirip AC secara teratur. 8. Mengatur suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin. 9. Menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari langsung, agar efek pendingin tidak berkurang. 10. Matikan AC bila ruangan kosong dalam jangka waktu relatif lama. penipisan lapisan ozon dan pemanasan global yang terjadi di bumi. Oleh k a r e n a itu, sebaiknya AC digunakan dalam batas p e n g g u n a a n y a n g w a j a r dan tidak berlebihan, apabila r u a n g a n t i d a k d igunakan maka AC dapat dimatikan sehingga meminimalisasi penggunaan CFC yang dapat merusak lingkungan. Sering kali dijumpai ruangan yang AC-nya tidak dimatikan setelah digunakan. Hal ini disebabkan oleh seseorang yang lalai dalam mematikannya. Penghematan berikutnya dapat berlaku juga pada air, dimana penghematan pompa air yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut: pemakaian. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. Rele tekan ( pressure switch ) tidak bekerja. b. Instalasi pipa air di dalam bangunan ada yang bocor. c. Kran air tidak ditutup sempurna atau rusak. dalam rumah. Cara meletakkan TV di dalam rumah juga dipengaruhi beberapa faktor seperti ukuran kamar/ruang, susunan lampu penerangan, fasilitas anterna. Hindari menonton televisi dalam ruang temaram. 7. Hindari menonton televisi pada jarak yang terlalu dekat. Jarak aman sekitar 7 x ukuran layar.
6.

Hindari layar televisi dari cahaya langsung seperti cahaya matahari dari jendela

Untuk ukuran kamar 3 x 3 M televisi 14 inc sudah cukup. Masih banyak lagi penghematan energy yang dapat dilakukan dimana penghematan energy sangat diperlukan, penghematan energy lainnya ya itu seperti :
8. j.

r.

Bersihkan secara periodik bola lampu / tabung lampu beserta reflektornya agar supaya bersih agar tidak mengurangi cahaya.

k. l.

m.

n. o.

p. q.

Kurangi pemakaian listrik pada waktu beban puncak pada jam 18.00 - 22.00 Gunakan Peralatan Listrik Hemat Energi Matikan magic-jar atau magic-com bila nasi sudah tersisa sedikit karena listrik untuk menghangatkan nasi menjadi sia-sia. Mematikan televisi, radio, tape recorder, serta perlatan audio visual lainnya, bila tidak ditonton atau didengarkan. Lepaskan kabel peralatan listrik bila peralatan sedang tidak digunakan. Bila peralatan listrik yang menggunakan sistem remote sedang tidak digunakan, jangan mematikan dengan remote control (stand by). Tetapi matikan dari tombol on-off atau lepaskan tusuk kontak. Nyalakan water heater 20 menit sebelum air panas digunakan Bersihkan secara periodik kaca jendela. Kaca jendela yang bersih akan meneruskan cahaya lebih banyak.

Selain penghematan energi di atas. Komponen dan penataan ruang rumah juga harus perlu di perhatikan. Komponen rumah harus memenuhi persyaratan fisik dan biologis sebagai berikut : 1. Lantai kedap air dan mudah dibersihkan 2. Dinding a. Di ruang tidur, ruang keluarga dilengkapi dengan sarana ventilasi untuk pengaturan sirkulasi udara b. Di kamar mandi dan tempat cuci harus kedap air dan mudah dibersihkan 3. Langit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan 4. Bumbung rumah yang memiliki tinggi 10 meter atau lebih harus dilengkapi dengan penangkal petir 5. Ruang di dalam rumah harus ditata agar berfungsi sebagai ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, ruang dapur, ruang mandi dan ruang bermain anak. 6. Ruang dapur harus dilengkapi dengan sarana pembuangan asap.

4.3. Dampak-dampak yang Ditimbulkan oleh Desain, Tata Letak dan Fasilitasfasilitas Jangan meletakkan HP dekat dengan Anda ketika tidur. Jauhkan juga barangbarang elektronik lainnya (radio, televisi, laptop) dari tempat tidur karena radiasi dari barang-barang elektronik tersebut bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Radiasi yang ada mengganggu proses produksi hormone oleh tubuh kita

pada saat kita tidur. Jarak televisi dan tempat tidur dan tempat menonton yang terlalu jauh dapat menyebabkan mata berakomodasi maksimum sehingga mata cepat lelah. Bagitu pula dengan jarak yang terlalu dekat. Berikut dampak negative dari radiasi ponsel(HP) : 1. Radiasi Sejumlah penelitian yang dilakuan menunjukkan radiasi telepon genggam berakibat buruk terhadap tubuh

2.

3.

manusia. Misalnya meningkatkan risiko terkena tumor telinga dan kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak, merusak dan mengurangi jumlah sperma hingga 30 persen, mengakibatkan meningioma, neurinoma akustik, acoustic melanoma, dan kanker kelenjar ludah. Sayangnya, tak satu pun 6 vendor telepon seluler terbesar dunia merespon hasil-hasil penelitian tersebut. Boleh saja para ahli mengingatkan bahayanya gelombang elektromagnetik, namun hampir selalu ditanggapi produsen dengan statement, Amanaman saja. Meski belum ada kepastian terhadap hasil penelitian ini, pimpinan proyek penelitian Franz Adlkofer menyarankan tindakan pencegahan dengan menganjurkan penggunaan telepon genggam hanya dalam keadaan darurat saja. Artinya, kalau di sekitar Anda tersedia telepon biasa sebaiknya Anda menghindari memakai telepon seluler. Atau, menggunakan peralatan handsfree kapan saja memungkinkan. Gangguan Reproduksi Seperti sebuah mitos, tetapi ada sedikit data yang menyebutkan bahwa handphone dapat memberikan efek pada kesuburan pria. Faktanya, sebuah penelitian yang dipublikasikan jurnal medis, Fertility & Serility, menguji penggunaan handphone oleh 361 pria pada sebuah klinik kesuburan. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin sering seorang pria menggunakan handphone-nya, semakin rendah jumlah, kualitas dan ketahanan sperma mereka. Tumor Mulut Penggunaan ponsel dalam waktu lama dan rutin akan meningkatkan resiko tumor sekitar 50 persen dibanding mereka yang sama sekali tak menggunakan ponsel.

Selain Handphone, komputer yang sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat saat ini pun mempunyai dampak negatif seperti kerap kali mengalami gangguan seperti badan terasa pegal, kurang fresh, gangguan penglihatan dan pergerakan otot yang kaku menyebabkan efek negatif bagi kesehatan tubuh kita. Ini adalah dampak negatif akibat terlalu lama di depan komputer. Apalagi bagi para praktisi bisnis yang dalam kesehariannya dituntut untuk senantiasa berhadapan dengan teknologi, khusunya mereka yang berkecimpung dalam bisnis online. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh teknologi komputer juga ada dampak negatif terhadap psikologi maupun kesehatan. Dampak negatif psikologi yang ditimbulkan dari komputer antara lain : 1. Anti Sosial Sikap dan perilaku anti sosial terbentuk dari terpaan isi program dari fitur yang diciptakan dari media inikomputer. Salah satu fitur yang banyak menghiasi isi software komputer adalah permainan. Baik anak-anak, remaja sampai orang dewasa menggunakan komputer untuk memainkan permainan kesukaan mereka masing-masing. Contohnya saja mahasiswa-mahasiswa bermain permainan olahraga atau perangperangan seperti counter strike (CS) yang merupakan permainan dalam komputer. Biasanya mereka memainkan permainan kesukaan mereka ini disela-sela kegiatan mereka ketika jenuh atau sedang beristirahat. Permainan komputer banyak memberikan bumbu-bumbu kekerasan di dalamnya.

2.

Computer Anxiety (kecemasan, ketakutan terhadap komputer) Ketakutan terhadap komputer ini menerpa hampir sepertiga populasi pengguna dewasa komputer. Beberapa akibat dari kasus yang paling menakutkant yang dirasakan terhadap komputer adalah mual-mual, vertigo, dan keringat yang bercucuran. 3. Adiksi terhadap internet Komputer juga dapat membuat kecenderungan adiksi pada semua orang yang menggunakan komputer. Perasaan ini mendorong orang untuk terusmenerus menggunakan komputer layaknya orang yang mengidap ketagihan narkotika. Komputer beserta fitur yang ditawarkannya secara tidak sengaja membentuk komputermenjadi sperti obat yang harus diminum dan jika tidak diminum akan menimbulkan rasa sakit tersendiri yang dialami para penggunanya. Sedangkan Efek Negatif terhadap kesehatan manusia yang ditimbulkan oleh teknologi komputer adalah antara lain : 1. Radiasi Monitor Mata adalah organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor. Tampilan layar monitor yang terlalu terang dengan warna yang panas seperti warna merah, kuning, ungu, oranye akan lebih mempercepat kelelahan pada mata. Selain dari itu, pantulan cahaya (silau) pada layar monitor yang berasal dari sumber lain seperti jendela, lampu penerangan dan lain sebagainya, akan menambah beban 5. Simpulan dan Saran

2.

3.

mata. Pencahayaan ruangan kerja juga berpengaruh pada beban mata. (1,3)Pemakaian layar monitor yang tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan pada mata. Berdasarkan hasil penelitian, 77 % para pemakai layar monitor akan mengalami keluhan pada mata, mulai dari rasa pegal dan nyeri pada mata, mata merah, mata berair, sampai pada iritasi mata bahkan kemungkinan katarak mata. Terganggunya Syaraf Printer yang menggunakan sistim buble jet kebisingannya relatif lebihrendah bila dibandingkan dengan printer sistim dot matrix. Saat ini printer yang paling rendah kebisingannya adalah sistim laser printer. Kebisingan yang tinggi dapat mempengaruhi syaraf manusia dan hal ini dapat berakibat pada kelelahan maupun rasa nyeri. Adapun batas kebisingan yang diizinkan untuk bekerja selama kurang dari 8 jam per hari adalah 80 dB. Sedangkan ruang kerja yang ideal adalah dengan kebisingan sekitar 40 - 50 dB. Apabila di dalam ruang kerja terdapat mesin pendingin (AC), maka kebisingan akan bertambah selain dari suara printer. Repetitive Strain Injury (RSI) RSI merupakan sebuah terminologi yang mengacu pada beberapa variasi keluhan kerangka otot (musculoskeletal). Ini menyangkut keluhan yang dikenal dengan sakit urat otot. RSI meliputi gangguan lengan atas berkaitan dengan kerja (Work-Related Upper Limb Disorders) dan luka penggunaan berlebihan yang berhubungan dengan kerja (Occupational Overuse Injuries).

Dari realita yang terdapat ilingkungan rumah dan harapan saya, maka dapat saya simpulkan bahwa :

1. Yang terpenting dalam kenyamanan rumah adalah tata letak barang di dalam ruangan. 2. Penempatan barang atau fasilitas jangan sampai berpengaruh dengan fasilitas yang lainnya. 3. Gunakan energi atau loistrik yang cukup dalam rumah, karena penghematannya sangatlah penting. 4. Desain adan tata letak serta pemakaiaan fasilitas yang tidak baik dan melewati ambang batas akan menyebabkan kurang nyaman bahkan akan menyebabkan gangguan pada kesehatan., 5. Perhatikan batas - batas pemakaian fasilitas agar tidak menimbulkan kerugian. Jadi, untuk mendapatkan suatu kenyamanan dalam rumah, buatlah desain yang nyaman, atur tata letaknya dengan baik, serta perhatikan batas-batas pemakaian barang-barang. Beberapa perabot yang dapat menjadi pilihan untuk menyiasati ruangan yaitu : 1. Rak Seringkali kita tidak sadar, dinding dalam suatu ruangan merupakan tempat paling luas yang dapat kita manfaatkan. Rak adalah pilihan terbaik yang dapat diletakkan pada dinding untuk meletakkan buku, CD, foto, koleksi-koleksi pribadi. 2. Gantungan Seperti halnya rak, gantungan juga dapat diletakkan dimana saja. Gantungan bisa difungsikan sebagai gantungan jaket, payung,scarf pada pintu masuk. Dengan menambahkan sebuah container pada gantungan, dapat digunakan sebagai tempat handphone, kartu, kunci dan lainnya. 3. Kabinet TV tambahan dengan perangkat

Meja komputer pada umumnya tidak hanya sebatas tempat untuk meletakkan komputer, tapi juga printer, kertas, CD, scanner, dan lainnya. Lalukan hal yang sama pada TV, fungsikan kabinet TV bukan hanya untuk meletakkan TV dan CD player, tapi lengkapi juga dengan tempat CD, DVD, majalah, buku dan aksesoris lainnya.
4. Tempat penyimpanan

Tempat pemyimpanan berukuran besar dengan corak dekoratif dapat berfungsi ganda. Selain dapat digunakan untuk menyimpan benda yang jarang digunakan, bisa juga digunakan untuk meletakkan perabot diatasnya, seperti hiasan atau lainnya. Berikut adalah beberapa cara sederhana untuk menyiasati luas ruangan : 1. Warna yang tepat Warna yang bagus digunakan adalah warna yang terang karena akan membuat ruangan terlihat besar. Lapisi dinding dengan warna terang dan gunakan material lantai berwarna muda. 2. Pencahayaan Selain warna yang cerah, pencahayaan juga merupakan faktor penentu. Pilihlah pencahayaan terang yang akan membawa suasana luas dan bebas. 3. Minimalisir penghalang Semakin luas dan jauh kita dapat melihat, semakin besar dan luas pula ruangan tersebut terlihat. Sebisa mungkin, susun perabot yang membuat lantai terlihat kosong 4. Pilih perabot dengan corak sederhana Secara visual, perabot dan akesoris dengan corak sederhana akan

membawa pengaruh perasaan nyaman dan terbuka pada ruangan 5. Cerdik dalam memilih perabot Untuk menghemat ruangan, pilih perabot dengan fungsi ganda. Seiring

berkembangnya kebutuhan apartemen, industri furnitur juga banyak menyediakan perabot yang berfungsi ganda, seperti sofa yang dapat dirubah menjadi tempat tidu

Daftar Pustaka Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 829/Menkes/SK/VII/1999 Tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan. KLH. 1997. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jakarta. Ditjen P2MPLM, Petunjuk Tentang Perumahan dan Lingkungan Serta Penggunaan Kartu Rumah, 1995. http://id.wikipedia.org/wiki/Lampu_pijar, anonym, 16:17, 8 Januari 2011. http://www.tamanair.com/page_artikel/artikel_lampu.html Peter Hiscock 2009 http://www.scribd.com/doc/52041781/21/Teknik-Analisa-Data