Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN WORKSHOP

Tujuan

: Melakukan pengamatan tentang cara kerja berbagai macam karya ilmiah fisika dalam workshop.

Pengamatan

:

1. Bel Listrik Pada dasarnya bel listrik terdiri atas dua elektromagnet yang disebut solenoida, di mana setiap solenoida dililitkan pada arah yang berlawanan. Solenoida adalah penghantar melingkar yang berbentuk kumparan panjang. Medan magnet yang ditimbulkan oleh solenoida akan lebih besar daripada yang ditimbulkan oleh sebuah penghantar melingkar, apalagi oleh sebuah penghantar lurus. Jika solenoida dialiri arus listrik maka akan menghasilkan medan magnet. Medan magnet yang dihasilkan solenoida berarus listrik bergantung pada kuat arus listrik dan banyaknya kumparan. Garis-garis gaya magnet pada solenoida merupakan gabungan dari garis-garis gaya magnet dari kawat melingkar. Gabungan itu akan menghasilkan medan magnet yang sama dengan medan magnet sebuah magnet batang yang panjang. Kumparan seolaholah mempunyai dua kutub, yaitu ujung yang satu merupakan kutub utara dan ujung kumparan yang lain merupakan kutub selatan.

Cara kerja sebuah bel listrik dapat dijelaskan sebagai berikut:

Termometer Digital 3D (infra merah) Prinsip dasar termometer infra merah adalah bahwa semua obyek memancarkan energi infra merah. maka elektromagnetik akan hilang sifat kemagnetannya. 3. Korupmeter pada Beton Bertulang Gelombang ultrasonik ditembakkan oleh transmitter(tranduser AT 200) dan diterima oleh receiver(tranduser AT 200) informasi gelombang akan ditampilkan oleh sebuah osiloskop. proses tersebut terjadi berulang kali dengan cepat sehingga bel terdengar tidak terputus-putus. secara bersamaan pemukul juga memukul piringan (2). hal ini mengakibatkan pemukul kembali ke posisinya semula. 2. Memanfaatkan data waktu tempuh gelombang atau penyerapan bahan uji terhadap gelombang yang dilewatkan serta mengolah menggunakan transformasi radon maka citra penmpang melintang dari beton bertulang akan terlihat. Semakin panas suatu benda.Ketika saklar (7) di sambung. inti besi akan berubah menjadi magnet sementara sehingga menarik pemukul (5) menuju magnet.Termometer infra merah terdiri dari sebuah lensa yang focus mengumpulkan energi infra merah dari obyek ke alat pendeteks/detektor. Detektor akan mengkonversi energi menjadi sebuah sinyal listrik. yang menguatkan dan melemahkan dan ditampilkan dalam unit suhu setelah dikoreksi terhadap variasi suhu ambien. akibatnya aliran listrik terputus karena pemukul tidak lagi bersentuhan dengan penyambung no (6).Citra dari beton bertulang tersebut dapat digunakan untuk menganalisis kualitas dari beton tersebut. ketika pemukul tertarik kearah magnet. berdasarkan prinsip elektromagnetik maka ketika solenoida yang berisi inti besi dialiri arus listik. maka arus listrik mengalir dari sumber (3) menuju solenoida yang berisi inti besi (1). maka molekulnya semakin aktif dan semakin banyak energi infra merah yang dipancarkan. Karena aliran arus listrik terputus. .Dan akan ditampikan ke monitor komputer.

Kotak Hantu Sebuah kotak yang dibagian dalamnya diisi dengan sebuah boneka. 5.Tabung yang dipakai berbeda-beda sesuai dengan lapisan tanah yang akan diteliti. . Oleh karena itu.Cara kerjanya adalah cermin memantulkan cahaya dari senter dan juga menampilkan bayangan dari boneka di dalam kotak tersebut.Setelah alat dioperasikan maka akan didapatkan grafik.secara tiba-tiba boneka berpindah ke bagian depan kotak.Dari situ akan diketahui berapa kadar air dari tiap lapisan. panas dari nyala api dapat disalurkan dengan cepat ke bagian dalam cairan melalui panci kertas.kemudian dalam tabung tersebut dipasang sensor ultrasonik. Oleh karena itu. 6.sisi depan dan samping kotak diberi sedikit lubang. Memasak Air di Panci Kertas Cara kerjanya sama seperti saat kita merebus air.maka boneka terlihat di bagian belakang kotak. sebelum panci dapat mencapai suhu yang cukup tinggi untuk terbakar. Metode Uji Lapisan Tanah Rawan Longsor Mnggunakan Ultrasonik Tanah yang akan diteliti dimasukkan kedalam tabung. Kita melihat melalui lubang bagian depan dan pada lubang samping disorot dengan senter. panas telah dipindahkan ke bagian dalam cairan.Lalu kita ganti melihat dari lubang samping dan senter disorotkan dari lubang depan.tetapi panci yang digunakan terbuat dari kertas.Serta diberi sebuah cermin di bagian dalam pojok kotak .panci kertas tidak terbakar.4.dari grafik tersebut kita akan mendapatkan berapa besarnya kecepatan gelombang ultrasonik untuk masing-masing lapisan.

LAPORAN FISIKA “Pengamatan Workshop Fisika” Kelompok : -KRISHARDIONUARI IBP (192011003) -SATRIA ARY HAPSARA (642011005/192011018) UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA 2011/2012 .