Anda di halaman 1dari 1

7

2.2 2.2.1

Landasan Teori Data Mining Data mining adalah proses yang menggunakan statistik, matematika,

kecerdasan

buatan,

dan

machine

learning

untuk

mengekstraksi

dan

mengidentifikasi informasi yang bermanfaat dan pengetahuan yang terkait dari berbagai database besar [Turban,dkk.2005]. Menurur Gartner Group data mining adalah suatu proses menemukan hubungan yang berarti, pola dan kecendrungan dengan memeriksa dalam sekumpulan besar data yang tersimpan dalam penyimpanan dengan menggunakan teknik pengenalan pola seperti teknik statistik dan matematika [Larose, 2005]. Data mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang selama ini tidak diketahui secara manual [Pramudiono,2006]. Data mining, sering juga disebut knowledge discovery in database (KDD), adalah kegiatan meliputi pengumpulan, pemakaian data historis untuk menemukan keteraturan, pola atau hubungan dalam set data berukuran besar. Keluaran dari data mining ini bisa dipakai untuk memperbaiki pengambilan keputusan di masa depan. Sejarah Data mining bukanlah suatu bidang yang sama sekali baru. Gambar 2.1 menunjukkan bahwa data mining memiliki akar yang panjang dari bidang ilmu seperti kecerdasan buatan (artificial intelligent), machine learning, statistic, database dan juga information retrieval.