Anda di halaman 1dari 19

1

Misalkan variabel acak X mempunyai distribusi probabilitas:
X
P(X)

-3
1
6

6
1
2

9
1
3

Tentukanlah:
a. E(X) dan E(X2);
b. E{(2X + 1)2};
c. E[{X – E(X)}2 ]!

2

Jawab :
E(X) =
=
=
=

Σ x P( X = x )
( -3 ) 1/6 + ( 6 ) 1/2 + ( 9 ) 1/3
11 / 2
5,5

E(X2) =
=
=
=

Σ x2 P( X = x )
( -3 )2 1/6 + ( 6 )2 1/2 + ( 9 )2 1/3
93 / 2
46,5

E{(2X + 1)2} =
=
=
=

E(4X2 + 4X + 1)
4 E(X2) + 4 E(X) + E(1)
4 . 46,5 + 4 . 5,5 + 1
209

E[{X – E(X)}2 ]

=
=
=
=

E[X2 – 2XE(X) + {E(X)}2]
E(X2) – 11 E(X) + 30,25
46,5 – 11 . 5,5 + 30,25
16,25

Misalkan variabel acak X mempunyai distribusi probabilitas seperti berikut:
X
P(X)

-2
0,3

3
0,2

Tentukanlah:
a. Mean X;
b. Simpangan Baku X;
c. E(2X2 – 3X + 5);
d. E(e-2x)!
Jawab :
Mean X

E(X2)

= E(X)

= Σ x P( X = x )
= ( -2 ) 0,3 + ( 3 ) 0,2 + ( 5 ) 0,5
= 2,5

= Σ x2 P( X = x )
= ( -2 )2 0,3 + ( 3 )2 0,2 + ( 5 )2 0,5

5
0,5

Tentu saja bila ia menempuh dalam 6 detik atau lebih lama lagi. 0.04 σ = 1. 0. maka ia tidak akan mendapatkan apa-apa. 15. 0.6)2 = 2. Tentukanlah rata-rata dan simpangan baku distribusi tersebut! b.1 + 42 .2 + 62 . 0. Misalnya. 2.3 5 0.1 . 0.2 7 0.2 + e-10 .2 6 0. 0. Misalkan tikus itu akan diberi hadiah sepotong biskuit untuk setiap detik yang lebih cepat dari 6 detik. 0.5)2 9.1 = 23.2 + 2 .1 3 0.6 Mean = 4.3 + e-6 .38 Waktu T (dalam detik) yang diperlukan oleh seekor tikus untuk lari sepanjang jalan yang berkelok-kelok adalah suatu variabel acak dengan distribusi probabilitas berikut: T P(T) 2 0.04 E(2X2 – 3X + 5) = 2 E(X2) – 3 E(X) + E(5) = 2 . X P(X) E(X) 1 0.2 σ 2 = E(X2) – E(X)2 = 23.2 + 72 .3 + 5 .1 + 3 . E(X) = 2 .5 + 5 = 28. 0.1 a. 0.1 + 4 . 0.2 2 0.1 3 0. 0.1 4 0. 0.2 + 6 . Berapakah rata-rata hadiah yang diterima tikus itu? Jawab : a.5 E(e-2x) 3 = Σ e-2x P(X) = e4 . bila berhasil menempuh hanya dalam 4 detik. 0. 0.2 + 7 .5 = 16. 0.1 = 4. 0.1 + 4 . 0.1 4 0.5 – (2.3 + 3 .25 σ = 3.3 + 52 . maka ia memperoleh 2 potong biskuit. 0.43 b.6 E(X2) = 22 .2 – (4.5 – 3 .1 + 32 .= 15. 0.5 σ 2= = = = E{(X – µ )2} E(X2) – {E(X)}2 15.3 = 1 .

(T1.1 + 12 . 2 / 10 0. (C1. (T1.6 + 22 .6 2 0. Buatlah ruang sampel S yang menyatakan semua kombinasi mobil yang diterima oleh agen tersebut! b.3 E(X) = 0 . 1 / 10 0.T2. Tentukanlah distribusi probabilitas T! b. Misalkan sebuah agen menerima 3 mobil secara acak. (T2. 0.3 = 1. tentukanlah distribusi probabilitas X! c.1 + 1 .1 1 0.C2). 2C1 / 5C3 3 . 2C2 / 5C3 3 .6 + 2 .C1. (T2.T3).C1.T3). Tentukan mean dan simpangan baku X! Jawab : S = { (T1.T3). 1 / 10 0.5 4 Dari 5 mobil yang diimpor.T1.8 σ 2 = E(X2) – E(X)2 = 1. Misalkan T menyatakan total ketiga uang logam tersebut.8 – (1.3 3 X P(X) 0 0. 0.3 = 1.5 Mean = 1. a. (C1.T1.2 E(X2) = 02 . (T1.C2.C2).2 Mean = 1.T2. Tentukanlah rata-rata dan simpangan baku T! Jawab : .T2.T3). (C2.2)2 = 0.6 3C1 .6 5 Dari kotak yang berisi 4 uang logam ratusan dan 2 uang logam lima puluhan.1 3C2 .T3) } P(X = 0) = = = P(X = 1) = = = P(X = 2) = = = C3 . 0. 0. Mobil cacat diberi tanda C dan mobil tidak cacat diberi tanda T.C2.C1). a.C2). ada 2 mobil yang catnya sedikit cacat. diambil 3 uang logam secara acak tanpa pengembalian.= 1. 2C0 / 5C3 1 . Jika X menyatakan banyaknya mobil yang cacat.T3).T2.36 σ = 0. 0. 0. (C1.

2C0 / 6C3 4 .067 P(W = 1) = 4/120 .6 + 300 .2 4C2 .99 6 Dari sebuah kantong yang berisi 4 kelereng kuning dan 2 kelereng biru. b. 0. Misalkan W menyatakan banyaknya kelereng kuning yang terambil.2 + 2502 . 2/120 = 8/120 = 0. 2/120 = 16/120 = 0.6 300 0. distribusi probabilitas W. ruang sampel S. c.133 P(W = 2) = 4/120 .6 + 3002 . 4/120 .000 – 2402 = 2400 σ = 48. rata-rata dan simpangan baku W! Jawab : Ruang sampel S terdiri dari : n(S) = 6P3 = 120 P(W = 0) = 2/120 . 0. 1 / 20 0. diambil 3 kelereng secara acak satu demi satu dengan cara pengembalian.2 4 T P(T) 150 0. 0. tentukanlah: a.‘100’an ‘50’an Total P(X = 150) P(X = 250) P(X = 300) = = = = = = = = = 1 2 150 2 1 250 3 0 300 250 0. 2C2 / 6C3 4 .6 4C3 .2 + 250 . 2C1 / 6C3 6 . 2 / 20 0. 2/120 . 0.2 = 60. 2/120 .2 = 240 Mean = 240 E(X2) = 1502 . 0.2 E(X) = 150 . 1 / 20 0. 2/120 . 0.2 C1 .000 σ 2 = E(X2) – E(X)2 = 60.

5 → 3 = 0.5 1/3 dx = 1/3 [x]1 → 2.0)! Jawab : Luas 1/3 = = (4 – 1) x 1/3 1 Luasan ini menunjukkan nilai distribusi kumulatif dari variabel acak tersebut 1 4 P(1.998 σ 2 = E(X2) – E(X)2 = 5.133 2 0.5 .2662 = 0.267 + 3 . 0. 4/120 .5)! d.5 1/3 dx = 1∫2.533 = 5.5 < X < 3) = 1.5 = 0. 0.267 P(W = 3) = 4/120 . Hitunglah P(X ≥ 3.266 E(X2) = 02 .533 = 2.133 + 22 .133 + 2 .533 E(X) = 0 .266 Mean = 2. 0.929 7 Suatu variabel acak X mempunyai fungsi probabilitas f(x) = 1/3 pada interval 1≤ X≤ 4.863244 σ = 0. Tunjukkanlah bahwa luas daerah di bawah kurva f sama dengan 1.998 – 2. 0.067 + 1 . 0. Hitunglah P(1. 0.5 P(X < 2.5 < X < 3)! c. 0.533 W P(W) 0 0. 0.067 1 0.067 + 12 .5∫3 1/3 dx = 1/3 [x]1.267 3 0.= 32/120 = 0.267 + 32 . a. 4/120 = 64/120 = 0. Hitunglah P(X < 2. Apa yang ditunjukkan oleh luas daerah tersebut? b.5) = -∞∫2.

Hitunglah P(X < 3)! c. Hitunglah P(X > 4)! b.6 P(X=x) =  7  x 7− x  (0. a.41 P(X < 3) = = = = 2/27 2∫3 1 + x dx 2/27 [x + ½x2]2 → 3 2/27 [7.4.6)  x . Paling banyak empat anak terkena cacar b. Hitunglah P(3 ≤ X < 4)! Jawab : P(X > 4) = = = = 2/27 4∫5 1 + x dx 2/27 [x + ½x2]4 → 5 2/27 [17. berapakah probabilitas: a. Antara 3 sampai 5 yang terkena cacar Jawab: n=7 p = 0.5 – 12] 0.33 Probabilitas seseorang anak di suatu desa terkena cacar adalah 0.26 P(3 ≤ X < 4) = = = = 9 2/27 3∫4 1 + x dx 2/27 [x + ½x2]3 → 4 2/27 [12 – 7.5 – 4] 0.5] 0.4 q =0.P(X ≥ 3) = 3∫+∞ 1/3 dx = 3∫4 1/3 dx = 1/3 [x]3 → 4 = 1/3 8 Suatu variabel acak X mengambil nilai antara x = 2 dan x = 5 dengan fungsi probabilitas f(x) = 2(1 + x)/27.4) (0. Apabila diambil 7 orang anak.

13064 = 0.4) (0.6)  2  7  3 7− 3  (0.6)  3 = 0.4) (0.6)  0  7  1 7− 1   (0.02799 = 0.4) (0.6)  1  7  2 7− 2  (0.4) (0.26127 = 0.2903 .P(X=0) = P(X=1) = P(X=2) = P(X=3) =  7 0 7−0  (0.

1935 = 0. P(X ≤ 4) = P(X=0)+P(X=1)+P(X=2)+ P(X=3)+ P(X=4) = 0.4) (0.02799+0. P(3 ≤ X ≤ 5) = P(X=3)+ P(X=4)+ P(X=5) = 0.1935+0.6)  5 = 0.2903+0.7 1000 q =0.6)  4  7  5 7− 5  (0.9037 b.4) (0. Apabila diambil 10 suara secara acak.1935 = 0.0774 a.2903+0.P(X=4) = P(X=5) =  7  4 7− 4  (0.0774 = 0.3 4 suara .5612 1 0 Berdasarkan data. berapakah probabilitas sebanyak-banyaknya memilih Partai Demokrat? Jawab: n=5 p= 700 = 0.13064+0.26127+0. jumlah suara yang memilih partai Demokrat dalam Pemilu 2009 di suatu daerah adalah sebanyak 700 dari total 1000 suara.

3)  0  5  1 5− 1   (0.00243 = 0.1323 .3)  1  5 2 5−2  (0.02835 = 0.7) (0.7) (0.7) (0.3)  2 = 0.P(X=x) = P(X=0) = P(X=1) = P(X=2) =  5  x 5− x  (0.3)  x  5 0 5−0  (0.7) (0.

3087 = 0.00243 + 0. jika pemain tersebut ingin mendapatkan Flush berapa besar kemungkinan tiga kartu sisa dapat membentuk Flush.Heart Telah dibagikan 10 kartu berarti sisa kartu yang masuk dalam himpunan semesta distribusi hipergeometrik adalah 42 (52 total kartu bridge dikurangi 10). . Flush atau daun kartu sama (sebanyak lima kartu) hanya bisa diperoleh oleh kartu berdaun heart.1323 + 0.7) (0. Sewajarnya tiap pemain diberikan 13 dari 52 set kartu bridge.02835 + 0. clover atau diamond karena sisa kartu tinggal 3.3)  3  5 4 5−4  (0.36015 P (X ≤ 4) = P(X=0)+P(X=1)+P(X=2)+ P(X=3)+ P(X=4) = 0. Untuk memperoleh FLUSH kita butuh minimal 2 kartu heart lagi bisa 2 atau 3 kartu dalam 3 kartu (n) yang belum dibagikan .3087 + 0.3)  4 = 0. Kita harus menacri kemungkinan dari 3 daun/lambang tersebut.P(X=3) = P(X=4) =  5 3 5−3   ()0. Jawab a. kartu heart yang kita miliki 3 berarti sisa kartu heart yang ada pada hipunan semesta .7 (0.36015 1 1 = 0. Total kartu heart ada 13. kita dapatkan N = 42.83193 Suatu ketika seorang mahasiswa elektro UI sedang bermain POKER bersama teman-temannya dan beberapasaat kemudaian kartu mulai dibagikan. Ketika pembagian kartu telah mencapai 10 untuk masing masing pemain tiba-tiba salah seorang pemain mengusulkan penerapan mata kuliah “Statistika dan Probabilitas” dalam permainan kartunya. 10 kartu yang ada di tangannya adalah 2♠ As♥ K♣ J♦ 10♣ 8♣ 6♦ 6♥ 4♥ 3♦.

sama seperti probabilits FLUSH pada heart (karena sama-sama dimiliki 3 kartu berdaun sama).  N1  N − N1     k  n − k   P( X = k ) = N n   10  42 − 10     k  3 − k   P( X = k ) =  42  n   Probabilitas untuk memperoleh 2 kartu merah adalah  10  42 − 10     2 3−2  P( X = 2) =    42  3   10  32     2 1 P( X = 2) =     42  3   2880 36 P ( X = 2) = = 22960 287 Probabilitas untuk mendapatkan 3 kartu merah adalah 10  42 − 10   3  3 − 3   P( X = 3) =    42  3    10   32   3  0  P ( X = 3) =      42  3   72 6 P ( X = 3) = = 68880 574 Probabilitas untuk mendapatkan FLUSH merah adalah 36 3 39 P ( X = 2) + P ( X = 3) = + = 287 287 287 Untuk probabilitas FLUSH clover dan diamond. Probabilita orang tersebut memiliki FLUSH pada sisa 3 kartu terakhir adalah total dari probabilitas FLUSH tiap daun yakni sebesar .dsitribusi hipergeometrik adalah 10 atau N1 = 10.

0. lebih dari 3 kesalahan? Jawab: µ =5 a.1 2  39  117 3 x P( M ) = 3x  =  287  287 Rata-rata seorang sekretaris baru melakukan 5 kesalahan ketik per halaman.0067 + 0. satu merah.7350 1 3 Sebuah kotak berisi 10 kelereng yang terdiri atas 5 merah.0067 P( X=0 ) = e -5 100 0! = 0. tidak lebih dari 3 kesalahan? c.1404] = 1 . (x = 0) di bawah x:0 dengan µ = 5.0) = 0. Bila kejadian A menyatakan salah satu bola yang terambil berwarna putih. Bila X menyatakan banyaknya kelereng merah yang terambil. a.poisson(x≤ 3) P( X ≤3) = P(X=0)+P(X=2)+P(X=3 = 1 .0067 b. x ≤ 3 → dengan Tabel Distribusi Poisson P( X ≤3) = P(X=0)+P(X=2)+P(X=3) = e -5 50 + e -5 51 + e -5 52 + e -5 53 0! 1! 2! 3! = 0. poisson(x >3) = 1 . tuliskan anggota kejadian terambil 2 putih dan 2 merah. Berapa peluang bahwa pa da halaman berikut ia membuat: a. 5. dan semua merah! b. tidak ada kesalahan? b.0067 + 0.1404 = 0.0842 + 0.0337 + 0.2650 c.[0.0842 + 0.2650 = 0. 3 putih. dan 2 kuning.0337 + 0. Dari kotak tersebut diambil kelereng sebanyak 4 buah secara acak. serta 2 putih .[ e -5 50 + e -5 51 + e -5 52 + e -5 53 ] 0! 1! 2! 3! = 1 .0 → (0. buatlah distribusi probabilitas terambil bukan merah.

dan 2 kuning! Penyelesaian : a. X = merah P(0) =  5 3 2  5 3 2     0 2 031 + 1  1  0 0     4  4 = 1 (tidak ada merah) 42 .

P(1) =  5 3 2  5  3 2  5 3 2    130 12 1 2 ++ 1  1  1  0 0 0       4  4 4 = 5 ( satu buah merah) 21 .

Salah satu putih .P(2) =  5  3  2     4  0  1  0   4  = 1 ( semua merah) 42 b.

Putih & merah =  5  3   2     2  2 0 1  0   4  = 1 7 .

P(X>45) e.5 − 0.2514 Z= . P ( Z > 0.25 b.1587 Z= x − µ 45 − 35 = = 0.67 σ 15 b.5 − P (−1 < Z < 0) = 0.67) = 0. P(25<X<45.5 − 0. P ( Z ≤ −1) = 0. nilai X0 agar P(X< X0 ) = 0.5) Penyelesaian: x − µ 20 − 35 = = −1 σ 15 a. Tentukanlah: a.2486 = 0. nilai X0 agar P(X> X0 ) = 0.5 − P (0 < Z < 0.Putih & kuning = 1 4  5  3   2     0  2 2 1  0   4  = 1 70 Suatu variabel random X mempunyai distribusi normal dengan rata-rata (μ ) = 35 dan simpangan baku (σ ) = 15.3413 = 0.15 e. P(X≤ 20) d.67) = 0.

a. Denman memakai criteria tertentu.04) ≈ P (−1.04.15 P ( Z > Z 0 ) = 0.25 P ( Z ≤ Z 0 ) = 0.67 < Z ≤ 0.68 ≤ Z ≤ 0) Z 0 = −0.7 σ 15 Z1 = P(− 0.8 1 5 e.2580 = 0. tidak boleh mengikuti tes lanjutan.67 σ 15 c. Berdasarkan pengalaman tes tahun–tahun yang lalu diketahui bahwa skor TPA mempunyai rata-rata (μ) = 330 dan simpangan baku (σ) =35. P ( X > X 0 ) = 0.2486 + 0. Skor TPA dari 5000 orang peserta tes masuk universitas tersebut ternyata mempunyai distribusi normal.25 ≈ P(0 ≤ Z ≤ 0.25 P ( Z ≤ Z 0 ) = 0. peserta tes pendahuluan dapat diterima langsung sebagai mahasiswa. artinya mereka dibebaskan dari tes lanjutan.68) ≈ P (−0. sehingga X 0 = Z 0σ + µ = −0. x − µ 45.5066 d. Tes masuk meliputi tes pendahuluan.5. P ( X ≤ X 0 ) = 0.x − µ 25 − 35 = = −0.15 + 35 = 50.5.04 karena nilai yang dicari lebih kecil dari 0.68 karena nilai yang dicari lebih kecil dari 0. Bila yang akan diterima langsung hanya 10% dari jumlah peserta tes. berapa skor minimum dari kelompok skor TPA tertinggi agar peserta dapat diterima langsung? b.5 − 35 Z2 = = = 0.15 P (0 < Z < Z 0 ) = 0. Berapakah banyak peserta yang langsung dinyatakan gugur pada seleksi tersebut? Penyelesaian: Rata-rata skor = 330 simpangan baku = 35 N = 5000 . Denman demikian TPA memiliki bobot paling besar dalam menentukan bisa tidaknya seorang peserta diterima di universitas itu.35 ≈ P (0 < Z < 1. Sebaliknya mereka yang memiliki skor TPA 260 atau kurang akan langsung dinyatakan gugur.25 P (0 ≤ Z ≤ Z 0 ) = 0.7) = P(− 0.67 < Z < 0) + P(0 < Z < 0. sehingga X 0 = Z 0σ + µ = 1.7) = 0.68.5 − P (0 < Z < Z 0 ) = 0. berdasarkan hasil tes TPA yang skornya tinggi.5 − P (0 < Z < Z 0 ) = 0.04 < Z < 0) Z 0 = 1.6 Suatu universitas mulai mengadakan penerimaan mahasiswa untuk tahun akademis tertentu.15 P ( Z > Z 0 ) = 0. yaitu tes potensi akademik (TPA) dan tes lanjutan dengan materi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.15 + 35 = 24.

P(X<260) Z = 260 – 330 = -2 35 P(Z<-2) = 0.29 = 0.15.0228) 5000 = 114 orang Berarti yang gugur adalah sebanyak 114 orang . P(Zh<Z) 0.29 = X – 330 = 375.0228 n = (0.5 – 0.1 P(0<Z<Zh) Zh 1.l = 0.a.5 – P(0<Z<Zh) = 0.15 35 maka skor minimal untuk lulus adalah 375.5 – P(0<Z<2) = 0.4 = 1.4772 = 0. b.