Anda di halaman 1dari 46

Ku entot istri polisi itu sampai lemas – Aku sangat menyukai pergi dengan menggunakan mobil, terutama untuk

daerah daerah yang belum pernah aku kunjungi dengan demikian aku dapat melihat banyak pemandangan alam serta juga untuk menjaga stamina tubuh. Karena dengan berkendaraan jarak jauh, pastilah dibutuhkan stamina yang tinggi dan ini aku sukai. Ada lagi hal hal kecil yang aku sukai karena dengan berkendaraan seorang diri, kadang kadang aku bisa mendapat rejeki berupa perempuan cantik yang kerap kali kutemui diperjalanan. Hal ini aku alami ketika suatu hari aku pergi ke Semarang dengan mengendarai Mercedesku, semuanya berjalan dengan lancar, aku sempat mampir dibanyak tempat untuk sekedar bersantai dan menikmati pemandangan alam. Tetapi tanpa diduga disatu jalan pintas ditengah hutan yang aku sendiri kurang mengenal, aku terjebak pohon roboh. Aku jadi kuatir, karena kota terakhir yang aku lewati sekitar 50 km dibelakangku, padahal saat itu hari sudah agak sore, dengan kesal aku keluar dari mobil dan menunggu sebentar, aku sudah hampir memutuskan untuk kembali kekota Pekalongan ketika kulihat ada sepeda motor datang menghampiriku. Aku segera melambai lambaikan tangan memintanya berhenti. Ternyata penumpangnya adalah seorang pria dan wanita, si pria seorang laki laki dengan tubuh tinggi besar berkumis melintang dan wajah yang kasar sekali, rupanya adalah seorang polisi hutan, hal ini kulihat dari seragamnya, yang membuat aku berdebar adalah perempuannya. Si perempuan benar benar menarik, badannya montok, tinggi besar, berkulit putih bersih dan wajah yang menarik sekali. Hidung mancung, mata yang bulat dan bibir penuh menampilkan sensualitas seorang wanita. Si pria dengan tersenyum senyum yang aku lihat memuakkan sekali menanyakan apa keperluanku, kukatakan apa dia bisa membantu menyingkirkan pohon yang roboh itu, kukatakan kalau aku mau bayar berapa saja asal pohon dapat disingkirkan dan aku dapat meneruskan perjalanan. Dengan wajah yang dibuat sesopan mungkin dia menyatakan bahwa dia sanggup untuk mencari orang untuk meminggirkan pohon tersebut. Mendengar itu aku langsung mengeluarkan uang 200 ribu untuk kuberikan padanya.Kukatakan bahwa itu untuk uang muka, nanti kalau pohonnya sudah minggir akan aku beri lagi. Menerima uang itu dia segera bertindak, disuruhnya perempuan cantik yang rupanya isterinya itu untuk menunggu dan dia segera pergi dengan sepeda motornya. Aku bersorak girang karena ditinggal berdua dengan perempuan secantik ini ditengah hutan sepi, tetapi aku tak berani semberono karena aku belum mengerti bagaimana perempuan ini. Ternyata Wiwid nama isteri polisi hutan itu gampang diajak bicara bahkan sedikit genit, apalagi ketika kutanya hal yang agak agak berbau porno, berkali kali dia tertawa terkikik mendengar perkataanku. Aku benar benar suka dengan perempuan ini, giginya putih dan

rata sekali, susunya besar sekali, karena kuperhatikan dari tempat dudukku, susunya yang putih itu kelihatan menonjol sekali. Suasana yang sepi membuat nafsuku jadi naik keotak, kontolku juga ngaceng tapi aku masih kuatir kalau Wiwid menolak. Akhirnya tanpa pikir panjang aku pura pura kencing dipohon dekat mobilku, aku yakin kalau dia memperhatikan aku, karena cara kencingku sengaja sedikit kuarahkan padanya. Benar saja Wiwid tertawa melihat kontolku dan dia melengos, melihat reaksinya itu aku makin berani, secara sengaja aku mendekati dia sementara kontolku yang ngaceng masih kukeluarkan dari celana. “Apa punya suamimu sebesar ini Wid ?” tanyaku penuh nafsu. Wiwid mendorong badanku sambil berkata “Lebih besar lagi, sana Pak, nanti ada yang lihat lho !” Aku tertawa sambil memasukkan kontolku, aku menganggap kata katanya tadi itu hanya omong kosong, aku yakin dia juga suka denganku, hanya mungkin dia masih takut kalau ketahuan suaminya yang memang wajahnya galak dan licik itu. Dalam hati aku sudah memutuskan untuk malam ini bermalam dirumahnya saja, karena aku benar benar ingin menikmati tubuh Wiwid yang montok itu. Rupanya keberuntungan masih berpihak kepadaku, karena ternyata ketika Edy suami Wiwid kembali, dia belum menemukan cukup orang untuk memindahkan pohon itu, mungkin agak malam baru ada cukup banyak orang. Dengan nekad aku bertanya apakah aku bisa bermalam saja dirumahnya agar besok pagi bisa melanjutkan perjalanan Seperti yang kuduga, dengan senang hati Edy mengajak aku kerumahnya, aku menarik nafas lega, ketika aku menoleh ke Wiwid, Wiwid yang berdiri dibelakang suaminya tersenyum mendengar aku akan bermalam dirumahnya. Kukeluarkan lagi uang 200 ribu dan kuberikan pada Wiwid dengan pesan untuk belanjanya. Wiwid ragu ragu menerima, tetapi aku paksa saja. Edy sangat senang, dia terus tersenyum dan berbicara panjang lebar, tetapi tak bisa menghilangkan kesan kejam dan licik dari wajahnya. Aku sendiri sempat heran, kenapa orang secantik Wiwid bisa dikawin pria seperti Edy ini. Kuiikuti sepeda motor Edy yang bergoncengan dengan Wiwid untuk menuju rumahnya, ternyata rumah mereka agak jauh ditengah hutan jati yang menjadi tanggung jawab Edy sebagai polisi hutan. Rumahnya cukup besar tetapi masih terbuat dari bambu, dikelilingi oleh pohon jati yang besar. Meskipun terpencil, ternyata rumah itu memiliki tenaga listrik yang berasal dari diesel kecil. Menurut Edy tenaga listrik diperlukan untuk komunikasinya dengan pusat pengawasan hutan di Semarang. Aku mendapat kamar yang kecil dengan dinding dari bambu, tetapi keadaan kamar itu cukup rapi dan bersih. Ketika aku dan Edy sedang berbincang, kulihat Wiwid lewat dengan hanya memakai sarung yang menutupibuah dadanya, aku menelan ludah melihat kemulusan pundaknya serta susunya yang menyembul keluar dari balik sarung itu, aku pura pura tak memperhatikannya, karena aku kuatir kalau Edy jadi curiga kepadaku. Aku terus mengharap agar Edy mau keluar sebentar agar aku bisa mencari alasan untuk mengintai Wiwid yang sedang mandi tetapi Edy terus saja berbicara tanpa henti. Akhirnya

aku jadi bosan dan putus asa, aku memperkirakan bahwa tak mungkin aku dapat menikmati tubuh Wiwid karena suasananya yang tak memungkinkan ini. Sampai Wiwid masuk kembali setelah dari kamar mandi, aku masih terus bercakap dengan Edy. Wiwid kuperhatikan sedang mempersiapkan makan malam untuk kami. Makan malam sederhana sekali tetapi Wiwid rupanya pandai memasak dan lagi pula dia ingin menjamuku sehingga segala persediaan makanan dikeluarkan. Selesai makan aku segera minta permisi untuk tidur. Rupanya kamarku bersebelahan dengan kamar Wiwid dan Edy, karena tadi kulihat Wiwid keluar masuk kekamar sebelah begitu juga dengan Edy. Setelah kurapatkan pintu aku duduk diatas tempat tidur sambil melamun, saat itulah pandanganku tertambat pada sebuah lubang kecil didinding bambu pembatas kamarku dan kamar Edy, letaknya agak tinggi sehingga aku harus mencari kursi untuk memanjat. Setelah aku yakin bahwa pintu kamarku telah terkunci rapat, barulah aku berani mengintai kekamar sebelah, aku jadi berdebar debar, karena aku bisa melihat pemandangan dikamar sebelah dengan sangat leluasa sekali, aku dapat melihat tempat tidur mereka dan semua bagian kamar itu tanpa ada yang tersisa. Kubayangkan seandainya nanti Wiwid berganti pakaian atau apa dikamar itu, pasti aku dapat melihatnya dengan jelas. Kuperhatikan Wiwid dan Edy masih bercakap cakap diluar, kadang kadang kudengar tertawa Wiwid yang merangsang, mungkin mereka sedang bercumbu, agar mereka tak curiga kalau aku tak tidur, maka aku sengaja mematikan lampu kamarku. Tak lama kemudian kudengar pintu kamar Edy dibuka dan langkah kaki memasukinya, aku segera berjingkat menaiki kursiku dan mengintai, kulihat Wiwid didalam kamar sendirian, entah dimana Edy, tetapi tak lama kemudian Edy masuk kekamar dan menyusul Wiwid yang sudah berbaring diatas tempat tidur itu. Edy kulihat merangkul Wiwid dan berbisik bisik. Setelah itu keduanya bangkit dari berbaringnya dan sama sama membuka pakaiannya, hatiku berdebar keras. Seperti yang kuduga, mereka akan bersetubuh ! Tubuh Wiwid yang telanjang bulat betul betul membuat liurku bertetesan, mulus dan montok sekali, susunya seperti semangka dengan pentil yang kecil sekali sementara perutnya langsing dengan selangkangan yang penuh olehjembut hitam keriting. Tetapi yang paling membuat aku takjub adalah Edy ! kontol Edy benar benar hebat, panjangnya melebihi panjang kontolku ditambah lagi dengan ujungnya yang membengkak seperti jamur besar sekali. Aku membayangkan betapa leganya Wiwid merasakan tusukan kontol sebesar itu. Dasar orang desa, setelah sama sama telanjang, Wiwid langsung tidur mengangkang sambil tangannya merentangkan liang nonoknya sendiri, Edypun langsung menindih Wiwid dan menuntun kontolnya keliang nonok Wiwid. Aku melotot melihatnonok Wiwid yang merah tua menganga menanti kontol Edy, begitu kontol Edy

masuk kedalam liangnya, Wiwid langsung mengangkat kedua kakinya tinggi tinggi sambil direntangkan lebar lebar, rupanya dia juga merasa kalau kontol suaminya terlalu gede. Dengan sangat cepat Edy menggerak gerakkan pantatnya maju mundur sementara Wiwid dengan cepat pula memutar mutar pantatnya mengimbangi gerakan Edy ! Suara Wiwid yang merintih rintih membuat aku jadi makin bernafsu, kontolku rasanya tak tahan inginmencari nonok untuk kusetubuhi, tetapi sungguh sial nasibku, ditengah hutan tanpa nonok atau tempek, aku justru harus menyaksikan adegan persetubuhan yang seperti ini. Edy dengan kasar terus merojok nonok Wiwid sambil mulutnya menciumi susu Wiwid, tiba tiba saja Edy melenguh seperti kerbau yang digorok dan gerakan pantatnya mengejang ngejang. Cerita sex asoi dengan pilisi lainya bisa anda baca di ceritasexngentot.com Aku yakin kalau Edy sudah memuntahkan air maninya. Setelah berdiam diri beberapa saat, Edy langsung menggulingkan dirinya kesamping sehingga kontolnya yang sekarang sudah mengkerut itu tampak menjijikkan karena penuh dengan lendir air maninya. Kuperhatikan wajah Wiwid ternyata tak sedikitpun terlihat kepuasan diwajah itu, justru yang terlihat adalah rasa kecewa, rupanya Wiwid belum berhasil mencapai kepuasannya sementara Edy sudah loyo. Wiwid berbaring terlentang dengan kakinya terkuak lebar menampakkan nonoknya yang berkilau karena lendir dari kontol Edy, tangannya diam diam menggosok gosok susunya. Edy sendiri, tampaknya tak perduli dengan isterinya, ia menarik selimut dan langsung tidur dengan membelakangi Wiwid. Dengan keberanian yang sedikit takut, aku beranikan mengkode Wiwid lewat atas kamar, akhirnya wiwid tahu kalo aku juga menginginkan bersetubuh dengannya. Tanpa pikir panjang Wiwid keluar dan berpindah ke kamarku. Entah karena apa Suaminay udah terdur pulas. Akhirnya dengan leluasa wiwid bisa bercumbu dengan kontolku yang sudah kangen sentuhan nonok desa ini. Keberuntunagn ketiga kalinay buat ku, Aku langsung saja melakukan foreplay ala kota yang tak pernah Wiwid dapatkan dari suaminya, mulai kuusap rambutnya, dan sampai akhiranya kujit memknya yang udah basah karena lendir suaminya. Sampai akhirnya Wiwid memaksaku memasukkan kontolku yang sudah ngaceng ini ke vagina nya, entah mungkin sudah gak tahan ingin merasakan kejantanan kontol kota. Sampai akhirnya kami klimaks dan wiwid sangat puas. Diam diam wiwid ingin mengulang percintaan ini suatu saat nanti, dia minta pin bbku dan telponya agar mudah suatu saat nanti kita janjian untuk ngentot lagi.

Jam 8 pagi seminar telah dimulai. Pesertanya cukup banyak, saya taksir ada sekitar 80 orang. Untuk hari ini akan ada 4 session. Saya melihat makalah seminar cukup banyak dan

saya Arthur” “Saya Henry” kata si pria. Sambil mendengarkan seminar. Dulu saya kuliah bareng dengannya” kata Rudi sambil menunjuk ke pria itu. Session kedua pun kembali dimulai dan berakhir jam 12 siang. Rupanya Dewi bekerja di perusahaan sekuritas saingan perusahaan tempat saya bekerja “Kamu sendiri saja ke seminar ini?” tanya saya. tadinya teman saya mau datang tapi last minute ada pekerjaan yang tidak bisa ditunda” Tak lama Rudi menghampiri saya diikuti oleh 1 pria dan 1 wanita.menarik. Sedangkan Dewi. tak lupa saya mencari-cari yang cantik. “Iya. saya Dewi” katanya sambil mengeluarkan kartu namanya. Henry. Saya memakai kesempatan ini untuk kenalan dengan wanita itu. Dua-duanya Chinese. kamu kan orang Indonesia. “Arthur. “Bagus ya topiknya tadi” kata saya membuka pembicaraan. Kami memakai kesempatan ini juga untuk berkenalan dengan peserta lainnya. Rudi. Sekali-sekali ia menguap lalu minum kopi. ada istirahat 15 menit. Seminar hari ini berakhir jam 5 sore. kemana kamu bisa membawa kami makan enak? Saya sudah bosan dengan makanan hotel” tanya Henry. Selesai session pertama. Saya. Carol dan Dewi makan siang bersama di coffee shop hotel. Lumayan untuk memperluas net work. Carol manis sekali. Ia mengenakan blazer dan rok selutut berwarna biru tua. tingginya sekitar 170 cm. “Iya. Tatapan mata Dewi agak-agak nakal sehingga saya sempat berpikir ia akan mudah saya ajak tidur. menarik kok. Rambutnya yang pendek membuat penampilannya bertambah menarik. “Halo. Tingginya sekitar 165 cm dan dadanya yang membusung terlihat jelas dibalik kemeja tanpa lengan yang ia kenakan. Kami lalu saling berkenalan dan bertukar kartu bisnis. Henry dan Carol bekerja di perusahaan sekuritas di Singapore. kenalin nih teman saya dari Singapore. Mata saya tertuju pada seorang wanita Chinese yang cantik berambut panjang yang duduk 1 meter dari saya. “Arthur. . “Saya Carol” kata si wanita. Session ketiga dan keempat berjalan dengan menarik dan banyak menambah ilmu. Pembicaranya juga bagus cara membawakannya” “Nama saya Arthur” kata saya sambil memberikan kartu namaku “Oh iya. Rambutnya di beri high light warna merah tua.

Jam 23:00. Enak lah pokoknya untuk bersantai. Tak terasa seharian penuh telah terlewatkan di ruang seminar. Suasana cukup ramai tetapi tidak terlalu padat. Jum’at Hari terakhir seminar banyak diisi oleh tanya jawab dari peserta. saya terpaksa harus mengajak teman-teman pulang karena si Rudi kelihatannya sudah mabuk berat. Carol ikut membeli sandal di Kuta karena ia lupa membawa sandal dari Singapore. Restaurant Maccaroni menjadi pilihan kami. kita bersantai di Hard Rock CafA? lalu makan malam ke Warung Made. Kami berlima ikut ke Kuta tetapi lebih memilih naik mobil sendiri daripada naik bis. Jika sedang jalan ramai-ramai. Henry. disana banyak restaurant” sahut saya. ia mengenakan rok mini ketat berwarna biru muda dan kemeja tanpa lengan berwarna putih. Selesai melihat matahari terbenam. teman-teman pun setuju. kami berlima melanjutkan ke M-Bar-Go yang terletak satu jalan dengan Maccaroni. Beberapa peserta seminar ikut bergabung makan bersama kami. . Carol. Dewi dan Rudi sibuk berbelanja. Seminar berakhir jam 4 sore karena panitia memberi kesempatan bagi peserta rapat untuk menikmati sunset di Kuta. Carol terlihat kecil mungil karena saya dan Rudi tingginya 185 cm. Peserta rapat yang bergabung dengan kami lebih memilih untuk kembali jalan-jalan di sepanjang Legian. Dewi dan Carol mukanya merah dan mereka tertawa-tawa melihat Rudi yang mabuk. We had a good time. kami berlima menyelusuri toko-toko di sepanjang Kuta. Hari ini Dewi terlihat cukup seksi. Tak henti-hentinya kami bercanda dan tertawa-tawa. Kami memesan minuman beralkohol dan melanjutkan obrolan sambil menonton film yang diputar di jumbo screen. Sebuah bis telah disiapkan untuk membawa peserta kesana. Selesai melihat sunset. kami memutuskan untuk makan malam di daerah Legian. Di Kuta ia menyempatkan untuk beli sandal karena dari hotel ia mengenakan sepatu hak. Selesai seminar. Selesai makan. Bali semakin malam. Ia mengenakan celana panjang ketat warna coklat muda dan kemeja tanpa lengan warna putih. saya menawarkan untuk ke Kuta untuk melihat matahari terbenam. Topiknya yang menarik membuat waktu berjalan dengan cepat. Kita berlima pun berangkat ke Jimbaran untuk makan malam. Dewi rupanya belum pernah ke Bali sehingga ia senang sekali jalan-jalan ke Kuta. Kamis Seminar pun kembali dimulai jam 8 pagi. Henry sekitar 180 cm dan Dewi sekitar 170 cm.“Kita ke Jimbaran saja atau ke Legian. Musik berdentum-dentum dimainkan oleh DJ. Carol pun terlihat tambah manis.

harus minta dibukain nih sama resepsionis” ujar Dewi. . “Telepon dari kamar saya saja” saya menawarkan. Dewi. Setiba di hotel. Carol berjalan sambil setengah memeluk Henri sambil mengeluh kepalanya yang sakit. saya membopong Rudi keluar. Begitu masuk kamar. “Ummhh Arthur. kembali saya membopong Rudi yang sudah tak sadarkan diri. Lift berhenti di lantai 3. Dewi lalu merapatkan punggungnya ke dada saya dan saya merangkul Dewi dari belakang. Carol bersandar pada Dewi dan Henri mengikuti dari belakang. tangan saya menggapai ke pinggir pintu balkon dan mematikan lampu balkon supaya tidak ada yang memperhatikan kami. “Argh. “Enak ya mendengar suara ombak” kata Dewi. kunci kartu gue mana ya?” “Wah jangan-jangan tadi jatuh waktu tas kamu ditaro di kursi di club” kata saya. you are so sexy” kata Dewi. Saya berdiri di belakang Dewi lalu memegang kedua bahunya sedangkan Dewi tetap melihat kearah laut.Saya memang sengaja tidak minum terlalu banyak karena tidak ada niat mabuk malam itu. Kembali saya bopong Rudi. Tangan saya mulai menjelajahi seluruh pantat Dewi yang padat kemudian meraba-raba dadanya yang sekal. saya langsung menjatuhkan Rudi di tempat tidur. Dewi berseru sambil membuka-buka tasnya “Shit. Di mobil. Sambil tetap merangkul Dewi. Dewi kelihatannya biasa saja padahal saya tau ia juga mabuk. Kemudian Dewi menoleh ke saya lalu mencium bibirku. saya menghentikan mobil depan lobby dan menyerahkan mobil ke petugas valet parking. Untung mobil diparkir tidak jauh dari club. Dewi membantu saya membuka pintu kamar. kecil-kecilan” kata saya sekenanya. Saat pintu lift tertutup. Dewi mendongakkan kepalanya sehingga saya bisa bebas mencium lehernya yang putih. Dengan perlahan. Carol dan Henri ikut tertawa melihat kelakukan Rudi. saya mencium kepala Dewi lalu turun ke kuping kiri. Pintu lift terbuka di lantai 4. Henri dan Carol keluar karena kamar mereka di lantai 3. Setelah membayar minuman. Dewi membuka pintu balkon dan melihat keluar “Wah enak sekali kalian dapat kamar menghadap laut” “Lumayanlah. Kami berlima naik lift dan saya menarik nafas lega karena tidak ada anggota peserta di lobby hotel. Rudi tak henti-hentinya nyanyi dan tertawa.

Kami berciuman beberapa menit dan saya baru menyadari ternyata Rudi sudah berdiri disamping kami . rupanya ia mengalami orgasme. Tak berapa lama kemudian. Kembali kita berciuman ditempat tidur. Saya pun membalas dengan menjilat anus dan vaginanya. Dewi bagaikan kuda liar saat klitorisnya saya jilat. Tak henti-hentinya payudara Dewi saya remas dan pencet putingnya.Tak henti-hentinya Dewi melenguh. BH. saya merasakan akan ejakulasi. Kaki Dewi saya rentangkan dan kembali tongkolku mengisi vaginanya yang sudah becek. rok mini dan celana dalamnya. Tubuh Dewi yang putih dan telanjang bulat membuat nafsuku membara. Tiba-tiba Dewi melepaskan genggaman tangannya dari tongkol saya dan melenguh dengan keras. Dalam posisi 69. Kemudian Dewi nungging dan bersandar dipinggir tempat tidur Rudi. Goyangan pantat Dewi terasa semakin keras saat dijilat vaginanya sehingga harus saya tahan pantatnya dengan kedua tangan saya. Saya memperhatikan Dewi yang mulai mengulum tongkol Rudi yang masih lemas sedangkan Rudi tertidur tanpa menyadari ada wanita cantik yang sedang menghisap tongkolnya. Saya mengganti gaya seks ke gaya missionary. dengan rakus Dewi menggenggam tongkolku dan mulai menghisapnya. saya merenggangkan kakinya dan mengarahkan tongkolku ke vaginanya. Saya mengikuti kemauannya. Lalu saya menarik Dewi kembali ke kamar dan mendorongnya ke tempat tidur. Dewi kembali mengalami orgasme. Nafas Dewi memburu dengan cepat apalagi saat saya mulai beralih ke vaginanya. saya tersenyum melihatnya. Dengan penuh gairah saya setubuhi Dewi yang seksi. Tujuh menit menggenjot Dewi. Dengan terengah-engah saya mengeluarkan tongkolku lalu menindih Dewi dan mencium bibirnya. Tangan Dewi dengan cepat membuka kemeja dan celana panjangku sedangkan saya langsung membuka baju. Dewi mengeluarkan tongkol Rudi dari balik celana dalamnya lalu mulai meremas tongkol Rudi. Saya membalikkan tubuh Dewi untuk bergaya 69. Tangan Dewi pun ikut meremas tongkolku dari balik celana. Dengan gemas saya meremas payudaranya yang berukuran 32B sambil menghisap putingnya. Tak henti-hentinya saya menjilat seluruh vagina dan selangkangannya. Suara clipak-clipuk terdengar dengan keras tiap kali tongkol saya keluar masuk vagina Dewi. Saya percepat gerakanku dan tak lama tongkolku memuntahkan peju didalam vagina Dewi. Vaginanya yang sudah basah menjadi tambah basah dari cairan orgasmenya. Di pantat kiri Dewi ada tattoo kupu-kupu kecil berwarna pink. Tangannya menggapai ke celana Rudi dan membuka risletingnya kemudian menurunkan celana Rudi. Dewi rupanya tidak diam saja saat disetubuhi.

Tapi beberapa kali kuluman Dewi terlepas karena Rudi suka menarik rambutnya. tak henti-hentinya Rudi menampar pantat Dewi sambil berkata “Satisfy me. Beberapa kali Dewi melenguh pertanda ia mengalami orgasme tapi Rudi tidak berhenti sedikit pun. Sambil berlutut di tempat tidur. Akhirnya saya mengambil bir di mini bar lalu duduk dikursi menikmati adegan seksual yang liar itu. Dewi kelihatannya justru semakin liar mendapat perlakukan kasar dari Rudi. Dewi berdiri ditempat tidur kemudian mencium Rudi. Dewi duduk dipangkuan Rudi dan mulai menggoyang pinggulnya. Rudi kemudian menarik punggung Dewi sehingga punggung Dewi tegak. Dewi kemudian melepaskan dirinya dan mendorong Rudi untuk duduk ditempat tidur. kita lagi bersenang-senang. sudah tidur kalian?” tanya Henri. “Tenang Rudi. Setelah puas menghisap tongkol. Pinggul dan pantat Dewi terlihat merah karena ditampar Rudi. habis seks ya?” tanya Henri dengan semangat. begitulah. suck my dick” Sekali-sekali rambutnya yang panjang dijambak sehingga kepala Dewi sampai menoleh kebelakang lalu Rudi mencium bibirnya.. kamu dapat giliran kok” kata Dewi sambil tertawa lalu menghampiri Rudi. tongkol saya otomatis ikut tersodok ke mulut Dewi. Setiap kali Rudi menyodokkan tongkolnya dalam vagina Dewi dengan keras. Tapi itu tidak bertahan lama karena tangan Rudi menjalar keseluruh tubuh Dewi. Akhirnya tidak lama kemudian Rudi ejakulasi. Dewi pun kembali orgasme lalu mereka berdua berebahan ditempat tidur dengan lemas. Saya menjilat dan menghisap seluruh payudara Dewi. bitch. mulai duluan” kata Rudi dengan tergagap dan sedikit sempoyongan. “Hehehe. Sambil menggenjot vagina Dewi.. “Belum. Saya kemudian berlutut didepan Dewi lalu menyodorkan tongkolku. Rudi memegang pinggul Dewi dan meremasnya dengan keras. ka. Dengan kasar Rudi menggendong Dewi sambil menciumnya.“Wah... Kemudian Dewi dibaringkan ditempat tidur dalam posisi doggy style dan Rudi langsung menyetubuhi Dewi. ter.. kalian sudah mm. Ada Dewi disini” jawab saya. ta. ternya. Tapi karena Dewi tidak protes. Rudi memejamkan matanya menikmati Dewi yang mulai menghisap tongkolnya. Dewi menyambut tongkolku lalu mulai mengulumnya. ini Henri. Kamu tidur ya? Atau jangan-jangan habis seks dengan Carol” tanya . “Wah. maka saya biarkan saja.. Kelihatannya pengaruh alkohol membuat Rudi menjadi sedikit kasar. Tak henti-hentinya Dewi berceracau disetubuhiRudi. “Halo. Dewi meremas tongkol Rudi yang perlahan mulai berdiri. Tiba-tiba telepon berbunyi.

Tak hentihentinya saya mencium bibirnya yang merah dan mungil.saya menduga-duga. Dengan gemas. Benar-benar gemas aku dibuatnya. Dalam posisi menggendong. Payudaranya besar sekali. Mata Carol terus tertuju pada tongkolku yang sudah berdiri. . “Saya ditempat Carol. “Kelihatannya mereka sudah mulai” kata saya kepada Carol. “Mana Dewi?” tanya Henri. Saya ketempat kalian deh” kata Henri. Kemudian saya melihat tubuh Carol yang telanjang bulat. Kaki Carol melingkar dipinggangku dan saya memasukkan tongkolku ke vaginanya. Saya membuka bibir vagina Carol dan menyedot vaginanya. Tampak Henri mengenakan celana pendek dan kaos sedangkan Carol mengenakan kaos tidur yang panjang hingga ke dengkul. Payudara Carol yang besar meliuk ke kiri dan kanan mengikuti irama goyangan. Lalu ciumanku turun ke perut Carol dan ke vaginanya. Saya langsung membalasnya dan kita saling berpagutan. Carol mengangkat satu kakinya sehingga dengan mudah saya menjilat vaginanya. “Di kamar mandi” jawabku. pintu bel kamar berbunyi dan saya bukakan. Tercium bau sabun di daerah vagina Carol. Terdengar suara Dewi dan Henri tertawa-tawa kemudian hening. Tanganku mulai mengangkat kaos yang dipakai Carol dan membukanya. Syukurlah Carol masih sempat membersihkan dirinya setelah bersetubuh dengan Henri. Puas melahap vaginanya. Carol pun ikut tertawa. saya menyandarkan punggung Carol ke dinding lalu saya mulai menggenjot Carol. Tak lama kemudian. Dari balik bajunya terlihat ia tidak memakai BH. ternyata Henri baru selesai menyetubuhi Carol. Dewi tertawa lalu pergi ke kamar mandi. saya mengangkat tubuh Carol. “Kamu juga nih abis pesta dengan Carol” kata saya. Saya menceritakan ke Dewi percakapan tadi. Waduh. Tubuhnya yang ramping terlihat indah dan bulu kemaluannya hanya disisakan sedikit didaerah vaginanya. ukuran 36C. Carol menghampiri diriku lalu mencium bibirku. “Wah. Carol mengerang dengan penuh nikmat. saya menghisap payudaranya sambil jongkok didepan Carol. Carol meremas kepalaku menahan gairah. Henri mengetuk pintu kamar mandi lalu masuk kedalam. kalian abis pesta pora nih” kata Henri sambil tertawa melihat saya yang telanjang dan Rudi yang juga telanjang tapi tidak sadarkan diri.

. Semua peserta terlihat senang dan puas. Carol menggoyang pinggulnya naik turun sambil merangkul kepalaku. Kenalan sama cewek bule. Jam 18:00. Mereka pun masih telanjang bulat. Saya memang meminta ke operator untuk dibangunkan jam 6:30 karena hari ini akan ada tur. Saya memfoto banyak obyek yang menarik. Berhubung Dewi. Kintamani lalu menonton pertujukkan Kecak. Tur menggunakan 2 buah bis. Posisi ini hanya bertahan beberapa menit karena cukup berat menggendong Carol sambil menyetubuhinya.Dari dalam kamar mandi. Saya membangunkan mereka semua untuk siap-siap pergi tur. Carol duduk terkulai lemas dipangkuanku. Saya duduk di kursi dan Carol duduk dipangkuanku menghadap saya. Dia menawarkan ke kita untuk ikut tapi kita semua capek. Dewi dan Henri tidur dikarpet beralaskan comforter tempat tidur. Jam 8:00. Tampaknya ini membuat Carol semakin liar. Carol pun ikut melenguh tiap kali tongkol saya menghunjam ke vaginanya. Saya menghisap payudaranya yang besar sambil menggigit putingnya. Saya menggendong Carol ketempat tidur lalu kita berdua tertidur sambil berpelukan. kami berempat sudah di restaurant untuk sarapan. terdengar suara Dewi yang melenguh. Saya melihat Carol masih tidur telanjang bulat dalam pelukan saya. Dengan enerjik. Carol terus menerus menghujamkan tongkolku sampai ia mencapai orgasme. Tangan kananku meraih ke anusnya dan saya memasukkan jari telunjukku ke anusnya. Carol dan Henri belum pernah ke Bali. Tur berjalan dengan menyenangkan. Vagina Carol terasa mendenyutdenyut di ujung kepala tongkolku. Have fun ya di tur karena gue juga sedang having fun” Saya tertawa melihatnya. Tak lupa saya memfoto Dewi dan Carol sebagai modelku. Di lobby hotel. maka mereka dengan semangat langsung kembali ke kamar masing-masing untuk bersiap. Rudi tidak ikut karena kepalanya masih sakit. lalu ke Ubud. Sabtu Telepon berbunyi jam 6:30. Saat sedang menonton tari Kecak. saya menerima SMS dari Rudi “Gue lagi di Kuta nih. Rudi masih tidur dalam posisi sama. tur akhirnya tiba kembali di hotel. Akhirnya Henri pergi sendiri naik taksi ke Legian. Cuantik banget. Henri buru-buru naik taksi karena ia mau ke Legian untuk beli beberapa cinderamata yang tidak sempat dia beli. Sekarang lagi di kamar hotel si cewek di Kuta. Tujuan pertama adalah ke Tanah Lot. Di saat yang sama saya pun ejakulasi.

Payudara Carol pun terlihat setengah menyembul dari balik air. Kita bertiga lalu membuka baju dan berendam ke bath tub. Saya membalikkan tubuhku sehingga saya kembali berselonjoran di bath tub. saya terus menjilat vagina dan anus Carol. gairahku terasa meningkat dengan pesat dan saya serasa seperti terbang di awang-awang. Saya membuka kakinya dan mulai menjilat vaginanya. Carol duduk dipangkuan saya sementara saya berselonjor di bath tub sedangkan Dewi duduk diujung bath tub. Wah nikmat sekali rasanya merasakan tangan Dewi yang mengocok tongkolku sambil menjilat vagina Carol. Kamar Carol walaupun single bed tetapi kamarnya sedikit lebih besar karena terletak di ujung gang. Dewi dan Carol tertawa lalu kita menuju ke kamar Carol.“Mau ngapain nih malam ini? Malam terakhir” tanya saya. Carol mulai memejamkan matanya menikmati remasan tanganku sementara tangan kanannya dengan perlahan mengocok tongkolku. Dewi kegelian lalu meremas biji saya. “Saya capek banget. Kaki kanan saya menyelip ketengah kaki Dewi dan sekali-sekali saya menggelitik selangkangan Dewi dengan jempol kaki. tongkol saya yang berdiri sekali-sekali terlihat menyembul dari balik air. Dewi terlihat sedang menikmati air hangat. Carol menikmati itu semua sambil meremas payudaranya. “Balik dong badannya” kata Dewi. pengen bubble bath” kata Carol. Dewi kemudian mengangkang dipinggulku lalu memasukkan tongkolku ke vaginanya. Gairah saya kembali bangkit. Dewi kemudian menyelinapkan tangannya dari antara kakiku dan meremas tongkolku. Tiba-tiba kenikmatan saya semakin bertambah saat Dewi membuka lipatan pantatku danmenjilat anusku. Tangan kiri saya pun mulai meremas payudara Carol dengan gemas. Ia mengikat rambutnya keatas. enak nih kalau berendam air hangat” kata Dewi. Posisi ini berlangsung sekitar 5 menit. Ukuran bath tubnya terlalu pas untuk kita bertiga apalagi tubuh saya yang tinggi. saya menarik Carol keatas dan medudukkannya diujung bath tub. Dewi membungkukkan tubuhnya dan mulai menghisap tongkolku. Bath tub diisi air hangat oleh Carol dan dituang sabun bubble. Langsung kembali saya jilat vaginanya. Carol mengangkang didepan mukaku dan menyodorkan vaginanya ke mulutku. “Kita bertiga berendam aja yuk” saya menawarkan dengan semangat. Masih dalam posisi menungging. . Saya dalam posisi nungging didepan Dewi. Carol tertawa-tawa melihat tingkah kita berdua. “Saya juga.

Carol tersenyum saat dipijit Dewi. ia berbaring di sebelah Carol dan perlahan mulai mencium bibir Carol. Carol belum mendapat giliran.Air dan buih meluap keluar bath tub saat Dewi mulai mengocok tongkolku dalam vaginanya. Carol meremas pantat Dewi dan mulai menjilat vagina Dewi. tapi saya belum pernah bercinta dengan wanita” kata Carol. Kakinya saya buka lebar dan kembali tongkolku menghunjam ke vaginanya. Carol rebahan di sampingku lalu memeluk tubuhku sambil menyaksikan Dewi yang bagaikan kuda liar beraksi diatas tongkolku. Keduanya saling berpagutan dan french kiss. Ia meraih payudara Carol dam mulai meremasnya. Dewi tak kalah asyik. Saya mendudukkan kembali Carol di perutku lalu kembali mencium payudaranya. Ia membalas dengan membelai-belai kepala Dewi. Payudara Carol yang besar terlihat menggelantung dengan indah. “Just go with the flow. Nafas Dewi terdengar memburu menahan nafsu. Mulut Carol terbuka lebar menikmati kocokan dari tongkol dan remasan dari Dewi. Dewi keluar dari bath tub lalu membersihkan vaginanya kemudian kembali masuk ke bath tub. Carol pun memerosotkan tubuhnya sehingga ia duduk diatas perutku dan saya bisa mencium payudaranya. Tangan Dewi meraih ke punggung Carol lalu memijit punggung Carol. Carol saya dudukkan ditepi tempat tidur. Mata Carol terpejam dengan erat saat tangan Dewi mulai masuk ke selangkangannya dan memainkan klitorisnya. Carol buru-buru mengangkat pantatnya dan berkata “Aduh maaf Dewi. Dewi lalu berlutut diatas muka Carol dan menyodorkan vaginanya ke Carol. Carol mendesahdesah dengan penuh nikmat saat kontoku keluar masuk vaginanya. Beberapa menit kemudian saya ejakulasi bersamaan dengan Dewi. Kemudian dengan nakalnya tangan Dewi menyusuri punggung dan pantat Carol lalu menyelinapkan tangannya ke vagina Carol. Setelah seluruh peju saya keluar dalam vagina Dewi. Karena pegal dengan posisi ini. Beberapa menit berlalu dan Carol mulai membalas ciuman Dewi. Tak lama tangan Dewi tidak lagi berada di vagina Carol karena Dewi sendiri sudah semakin liar menggoyang pinggulnya. saya minta mengubah posisi. Saya menarik Carol dan Dewi keluar dari kamar mandi. Dewi ikut keluar dari bath tub lalu jongkok dibawah Carol. Saya meminta Carol keluar dari bath tub lalu nungging dengan bersandar pada wastafel. Dewi melahap kedua buah dada Carol dan kelihatannya Carol sudah mulai terbuka dengan Dewi. Tubuh kami bertiga yang basah dan penuh sabun membuat suasana menjadi tambah erotis. Pemandangan indah ini membuat saya semakin . Carol menggigit bibirnya tiap kali jari Dewi menyentuh vaginanya. Dengan rakus. jangan dilawan” kata Dewi. Saya berdiri dibelakang Carol lalu mulai menyetubuhinya. Carol tidak beraksi dan membiarkan Dewi mencium bibir sambil meremas payudaranya.

Tukang pijat langganannya selama ini adalah pemijat tunanetra.” “Boleh juga asalkan ongkosnya mahal. Selain ia guru olah raga.” katanya sambil bercanda. Tubuhnya tinggi. Malam itu. Aku sering nungguin anakku yang kedua di sekolahnya. kurang lebih 175 cm dan berbadan besar dan kekar.” kata suamiku. Begitu aku memperhatikan diantara selangkangannya aku lihat tonjolan yang memanjang dan besar. Ketika olah raga seperti biasanya ia memakai celana training. Sambil menunggu anakku aku memperhatikan ia yang sedang olah raga bersama murid-murid kelas dua.. Kami sempat beristirahat sebentar dan kembali bersetubuh ketika Henri dan Rudi sudah kembali. Guru olah raga anakku bernama Pak Jono. Ia suka sekali bercanda dan berhumor. kami semuanya terpaksa berpisah dan kembali ke tempat masing-masing. Setelah suamiku pulang kantor sambil makan malam aku ceritakan padanya bahwa Pak Jono mau. ngerti urat lagi katanya. “Boleh juga kita panggil ke sini malam minggu depan. Servise sex duru olahragaku – Aku adalah seorang isteri dari seorang karyawan swasta. “Boleh panggil ke sini tapi malam sekitar jam 22. wuh panjang dan besar sekali barangnya. Ia baru saja bercerai dengan isteri 4 bulan yang lalu. Aku berkata dalam hatiku. Yang kedua kelas satu. Warna kulit agak hitam. Banyak guru lain minta dipijet olehnya. Malam di Bali yang sungguh indah. Suamiku hobi dipijat.00. Jadi ia seorang duda. saya. Aku punya anak dua. Carol rupanya telah orgasme berkali-kali saat disetubuhi di kamar mandi dan ketika sedang menjilat vagina Dewi. “Guru olah di sekolah anak kita pintar memijat. “Pak. Carol dan Dewi kembali bersetubuh. “Tapi kalo bisa malam hari.bergairah sehingga saya ejakulasi. Mau enggak dia ngurut malammalam?” “Enggak tahu ya . Coba saja mas!” kubilangi suamiku. Coba aku tanyakan besok ya. ia pun pintar memijat.” Keesokan harinya aku pergi ke sekolahan dan bertemu dengan Pak Jono. terutama waktu olah raga. mau enggak mijetin suami saya?” tanyaku. . Pak. Hari Minggu.

” “Wah. Kalau dulu sebelum cerai saya kebalikan bapak. Panjangnya 19 cm dan besarnya 4. Kalau Pak Jono bagaimana dengan isteri Anda?” “Saya sekarang duda sudah 4 bulan. Ia ngobrol dengan suamiku sambil bercanda sehingga baru saja kenal suamiku merasa akrab dengannya. Kenapa. atau mungkin punya Bapak terlalu kecil dan pendek. “Kalau punya bapak berapa?” “Punya saya panjangnya 12 cm besarnya 2.” jawab Pak Jono sambil tertawa. Suamiku mulai bercerita agak serius dengan suara pelan-pelan. hebat kamu ini. “Wah. . Kalau memanjangkan dan membesarkan aku tidak bisa.” Mendengar obrolan suamiku dan Pak Jono aku berkata dalam hatiku. “Ada yang bener. tukang urut yang memanjangkan dan membesarkan itu banyak yang bohong.5 inch. Kemudian suamiku menyuruhku merapikan kamar depan dekat ruang tamu.Sampai waktu yang ditentukan Pak Jono datang ke rumahku. Aku nonton TV sambil tiduran di sofa ruang tamu ngedengerin obrolan Pak Jono dan suamiku.” kata suamiku. Aku duduk di dekat suamiku menemaninya. Bapak urut yang membesarkan dan memanjangkan saja. “Pak Jono pernah nyoba enggak?” tanya suamiku selanjutnya.” katanya pada suamiku. Mulailah suamiku dipijet oleh Pak Jono sambil ngobrol ngalor-ngidul. ya? Jadinya isteriku suka marah-marah kalau hubungan intim.5 inch. “Mungkin Bapak terlalu lelah. Pak.” kata Pak Jono berusaha meyakinkan. Ia kewalahan dengan kemampuan saya sampai ia minta cerai. “Saya tidak perlu karena punya saya sudah sangat panjang dan besar. “Aku ini tidak kuat dalam dalam hubungan seksual. Pak. Ada teman saya berhasil dari 13 menjadi 17 cm dan menjadi besar lagi. Saya hanya bisa mengeraskan saja. Pak Jono banyak ngebanyol karena memang ia hobi bercanda.” Pak Jono yang biasanya suka bercanda mulai berbicara serius.

Bapak sudah bilang sama saya. kalau seandainya…. dan tinggiku hanya 155 cm.“Wuh… besar dan panjang sekali punya Pak Jono. Hampir-hampir setiap malam aku membayangkan penis punya Pak Jono. nanti ia cerita di sekolahan.” Keesokan harinya saya ketemu Pak Jono. Karena memang aku jarang menemukan kepuasan dengan suami. boleh coba malam minggu depan. Saya sudah bilang kalau saya mau pijet tiap malam minggu. Pokoknya sangat jantan.. pantesan tonjolannya panjang dan besar dan itu belum bangun. Wah. sementara badanku langsing seperti ini.” Setelah suamiku menawarkan untuk diurut oleh Pak Jono. Apa kuat aku ditindih badan raksasa itu. hatiku tidak karuan.” “Kalau kamu mau juga. membayangkan bermacam-macam. besar dan kekar. Aku berkata dalam hati. nikmat sekali… Setelah mereka selesai aku pura-pura tidur. Apa bisa masuk barang sebesar itu ke lobangku yang kecil ini. besar dan panjang. barang kecil dan pendek dan tidak tahan lama. barang Pak Jono pasti kehitam-hitaman. Sambil tersenyum. tapi malu mas. Kemudian suamiku membangunkan aku. Pijetannya bagus kok. Bahkan suamiku mau langganan. mana badannya tinggi.” “Ya enggak sih. “Wah bagus sekali. lebih bagus daripada langganan saya. Selain punya suamiku lemes. Biasanya orang yang agak hitam itu kuat. Kayak apa kalau badan yang besar itu menindiku dan memelukku keras-keras. Mas? Cocok enggak pijetan Pak Jono?” tanyaku setelah Pak Jono pulang. ia langsung bertanya padaku. Badanku rasanya enteng dan enak sekali. “Cocok sekali… Malam minggu depan bapak disuruh suamiku pijet lagi. Apalagi kalau barangnya sudah bangun.” kata suamiku “Aku mau. bercampur takut dan ingin merasakan sesuatu. nanti kita bilangin jangan cerita-cerita pada orang lain.” “Ya. Apa tidak .” Aku jadi berkhayal. “Bagaimana Bu? Cocok enggak Bapak dengan pijetan saya?” tanya Pak Jono padaku. “Bagaimana. Sekarang saya mau langganan sama Pak Jono saja.

aku merinding merasakan urutan Pak Jono. Kini Pak Jono membisu seribu bahasa tidak seperti biasanya suka bercanda dan berhumor. aku merintih dengan suara pelan-pelan takut kedengaran suamiku. dan suamiku minta tidak bercerita macam-macam ke orang lain. Pokoknya aku membayangkan antara takut dan ingin merasakan. Semakin merinding dan berdebar-debar hatiku ketika Pak Jono meletakkan kakiku ke pahanya. Suamiku tiduran di sofa di ruang tamu sambil nonton TV. Jam menunjukkan 21. Pak.” aku pun menjawab dengan suara pelan. Pak Jono pun terasa meningkat rangsangannya terasa dari sentuhan tangannya yang kadang-kadang mengurut sambil mengelus dan meremas pahaku apalagi ketika sampai di selangkanganku. dan bilang padanya bahwa aku mau juga dipijet malam ini. Ketika Pak Jono mengurut pahaku sampai ke selangkanganku. Hatiku berdebar-debar.00 suamiku selesai diurut. Aku mulai tengkurep.” Suamiku mulai diurut. Saking nikmatnya. Maklum ia menduda 4 bulan. Dengan suara pelan dan terpatah-patah Pak Jono bertanya.mentok kesakitan bila barang yang keras dan panjang ditekan ke lobangku dengan tenaga yang raksasa. Malam ini malam minggu. katanya sampai ngeyut ke ubun-ubun. “Paha ibu mau diurut?” “Ya pak. Kata teman-temanku barang gede dan panjang itu sangat nikmat sekali. Pak Jono mulai menyingkap kain sarungku di bagian betis dan memegang betisku sambil mengurut pelan-pelan. hatiku dag-dig-dug. Sambil mengurut ia maju sedikit-sedikit sehingga kakiku menyentuh ke bagian selangkangannya sehingga terasa kakiku menyentuh benjolan yang mulai mengeras. Sekarang giliran aku yang akan diurut. mungkin menikmati pandangan terhadap betisku yang mulus. Aku pakai kain sarung. Pelan ya. Pak Jono menjawab. Tak lama kemudian Pak Jono datang. Pak Jono mulai menyingkap pelan-pelan sarungku sampai di bawah sedikit pinggulku. Suami mempersilahkan masuk. “Ya. tidak dong. memang di bagian itu agak terasa nyilu-nyilu. . Kurang lebih jam 23. Pak.30. karena sebelumnya aku membayangkan sesuatu yang nikmat. Pak Jono akan datang.

Sambil aku melirik ke selangkangannya. dan kepala rudal jauh lebih besar lagi dari batangnya. Kini Pak Jono tidak memijat lagi tetapi ia mengelus-elus dan meremas-rema pahaku dengan gemesnya. Kalau nanti sarungku disingkap sampai ke selangkanganku dalam posisi terlentang. Pak Jono mengeluarkan rudalnya. Aku menginginkannya meraba vaginaku dan memasukkan jarinya ke lobang vaginaku. Kini aku terlentang di hadapan Pak Jono. Dan Pak Jono tidak was-was lagi ia membuka sarungku sampai ke selangkanganku. aku bilang bahwa suamiku tertidur lelap. Warnanya kehitam-hitaman. Setelah masuk ke kamar. dan semakin tidak tahan rasanya aku ingin memegang barangnya Pak Jono sambil penasaran tapi malu. aku merintih dengan suara pelan. Di kamar mandi aku berkata dalam hati. aku berkata kepadanya: “Aku mau ke kamar mandi dulu untuk buang air kecil. nampak urat-uratnya mengeras. Ketika mendengar kataku Pak Jono semakin bersemangat. aku akan pamit sama Pak Jono untuk buang air kecil sambil aku ingin melihat apakah suami sudak tertidur atau belum. Kini ia mulai mengurut sambil meremas-remas pinggulku.Semakin timbul sensasi yang luar biasa ketika Pak Jono membuka kain sarungku di bagian atas pinggulku dan memelorotin cdku sedikit ke bawah.” Ketika keluar kamar aku lihat suamiku tertidur pulas mungkin karena lelah seharian dan habis diurut. Aku terkejut astaga besar dan panjang sekali. Ia akan semakin merangsang. Aku memenjamkan mata sambil menggigit bibirku. Aku menggenggamnya tapi genggamanku tidak muat saking besar. dan rangsanganku semakin tinggi. aku juga tahu kalau Pak jono juga merangsang. Aku mulai memberanikan diri meraba selangkangan Pak Jono. Dan Pak Jono membuka resleting celananya. . Dan Pak Jono tahu kalau merangsang. pasti Pak Jono akan melihat bulu jembutku. Aku berkata dalam hatiku: sebelum aku diurut dalam posisi terlentang. Ketika Pak Jono menyuruhku terlentang. Pak Jono semakin berani menusukkan jarinya ke lobang vaginaku yang sudah membasah dengan ledir. Kini ia melihat bulu jembutku dan mengelus-elus bibir vaginaku.

aku pun terangsang berat. Pak Jono pun pamit pulang karena memang sudah larut malam. Aku membayangkan barang Pak Jono yang besar dimasukkan sambil melelukku. Pak Jono kini semakin ganas mengocok lobang vaginaku dengan jarinya. Sambil mengocok Pak Jono menciumi pipiku. Kita minggu depan urut lagi ya. Barang suami juga mengeras tidak seperti biasanya. Dan aku mengakhiri pijetan. Kini aku menyalurkan rangsanganku dengan suami sambil membayangkan disetubuhi Pak Jono. aku akan menyiapkan minyak pelumas agar dioleskan ke lobang vaginaku. Sambil rasa khawatir kalau lobangku nanti robek dan lobang rahimku jebol. menyepokiku dan menggenjotku. Membayangkannya saja sangat nikmat apalagi benar-benar dimasukkan. Tekanan kedua kalinya ini tidak berhasil memasukkan rudalnya ke lobang vaginaku. “Aduh…” jeritku sambil menggigit bibirku tidak tahan. Kemudian aku membangunkan suamiku. aku sudah tidak tahan. “Ma… Malam ini tidak seperti biasanya. dan lobang rahim diterobos barang besar. Urutan Pak Jono memang luar biasa membuat kita benar-benar mencapai puncak kenikmatan yang luar biasa. Apakah tidak robek lobang vaginaku dan jebol lobang rahimku. membayangkan lobang vaginaku membengkak lebar. Kemudian ia menekan lagi dengan tenaga yang super keras dan hampir masuk. semakin lama ia semakin ganas mencipoki. Perasaanku bercampur ingin menikmati dan takut robek dan jebol. Kemudian aku mengajak suami masuk kamar. Malam itu aku benar-benar merasakan puncak orgasme yang luar biasa tidak seperti biasanya. dan aku sangat ingin ditindihi dan disetubuhi tapi takut kalau suami bangun kalau mendengar jeritanku. Ma…” kata suamiku. Kemudian ia memelukku dan menindihku sambil berusaha menyingkap sela-sela samping CD-ku untuk memasukkan rudalnya. Hari-hari aku hidup dalam bayangan: Kalau malam minggu depan suamiku tidak ada di rumah. tapi tidak berhasil masuk. juga suamiku. Kemudian ia menekan lagi. Pak Jono datang memakan pakaian yang serasi nampak sangat .Sambil mengelus-elusnya. Sensasiku semakin meningkat. Kini malam minggu datang. Pelan-pelan ia lalu mengecup bibirku. hatiku berdebar-debar membayangkan sesuatu yang besar dan panjang. Pak Jono dan aku pun kaget terbangun dan menutupkan sarungku ke seluruh tubuh. tapi terdengar suara suamiku mengegok. aku bayangkan kalau rudal yang kepalanya sangat besar ini dimasukkan ke lobangku.

Aku masuk ke ruang tamu dan bilang sama Pak Jono. dan bunyi lobang vaginaku yang digenjot oleh kepala rudal besar dan tenaga yang super keras. “Tunggu dulu ya pak. minum-minum dulu kopinya. Ternyata teman suamiku mengajak ke luar kota untuk mengurus bisnisnya. dan hujan turun cukup deras sehingga cuaca dingin mengantarkan impianku. ia pamit ke Pak Jono. .” kata suamiku padaku. “Ya nanti setelah dipijet. Setelah suamiku selesai diurut ia mandi.” jawab suamiku. Aku mau menyiapkan pakaian bapak untuk ke luar kota. “Ma… saya nanti setelah diurut akan pergi ke luar kota. Dan Aku bilang pada Pak Jono. bunyi cipokan yang mengganas. Aku mengajak Pak Jono ke kamar belakang.” “Tidak apa-apa pijet saja. dan tidak akan terdengar suara apa pun kecuali jeritanku. “Tunggu dulu ya pak. berarti ia tidak berhubungan selama 4 bulan. aku sudah percaya kok. Pak Jono orangnya baik. sorotan mata Pak Jono menatap payudaraku. Begitu aku keluar. Aku yakin ia tidak jajan sembarangan. habis tidak ada Mas. Malam ini aku semakin yakin bahwa aku akan disetubuhi dengan Pak Jono. Aku duduk di kursi sebentar.gagah dan manis. Begitu Bapak berangkat hujan turun rintik-ritik.” Mendengar pernyataan suamiku. Memang aku ingin sekali berhubungan badan sepuas-puasnya. Aku bayangkan bahwa Pak jono duda selama 4 bulan.” Setelah suamiku menyiapkan semua yang akan dibawa ke luar kota. Aku begitu yakin malam ini aku akan digenjot berkali-kali dan berjam-jam. Sekarang aku memilih kamar untuk urut di bagian belakang.” Aku memakai sarung dan kaos… dan sengaja aku tidak memakai BH dan celana dalam. agar jeritanku yang keras nanti tidak terdengar oleh siapapun. saya tidak usah dipijat. “Jadi. aku tersenyum. Ketika suami ngobrol dengan Pak Jono telpon berdering. Aku mengantarkan sampai pintu gerbang. hatiku girang karena sebentar lagi pasti aku disetubuhi oleh Pak Jono yang berhari-hari aku membayangkannya. aku pakaian dulu.

Kini kami berdua telanjang bulat. dan aku pun menjerit kesakitan. Tapi. Aku sudah tidak tahan karena mulai tadi sudah merangsang karena membayangkan kenikmatan yang sebentar lagi akan aku rasakan. Aku mengelinjang-gelinjang. aku menjerit kesakitan. Kedua kalinya ia menekan lagi dan tidak juga berhasil masuk. “Pertama rasanya agak sakit. Ia meremas-remas pahaku. Kemudian Pak Jono membuka celananya. “Pak. masukkan… aku sudah tidak tahan. . kemudian ia menekan rudal besar. akhir masuklah kepala rudal besar itu.Kini aku beduaan yang sama mengharapkan kepuasan seksual dengan sepuas-puasnya.” timpal Pak Jono. Ia mengolesi juga rudalnya dicampur dengan ludahnya. jam menunjukkan 23. oleskan minyak pelumas yang kusiapkan ini ke lobang vaginaku dan ke rudal Bapak agar aku tidak merasakan sakit. membesar dan memanjang. Hujan turun makin lebat. Ia menciumi pahaku terus ke bibir vaginaku. Uratnya mengeras dan kepala rudalnya membesar sekali. aku sudah 4 bulan tidak pernah berhubungan badan. mungkin aku main sampai pagi. aku ingin malam ini benar-benar puas.” Aku siapkan parfum dan minyak pelumas yang harum. Rudalnya tegang. jauh tidak ngimbang.” “Aku juga tidak tahan. karena lobang ibu kecil sekali. “Bu… lobang Ibu kecil sekali. Ia menekannya dengan tenaga yang super keras. tapi tak berhasil masuk. Pak Jono membuka kain sarungku dan tinggal kaos yang menutupi payudaraku. hitam dan keras sekali. panjang.” katanya merayuku. Kini Pak Jono mengangkangkan pahaku lebar-lebar. Pelan-pelan ia menindihiku. ia campur air ludahnya. dan barang saya besar sekali. Ia membuka bajunya dan kaosku.” katanya begitu ia mengoleskan minyak pelumas dicampur dengan ludahnya. Ketiga kalinya ia mengolesi lobangku dengan minyak pelumas banyak sekali sampai meleleh ke lobang anusku. “Aku juga pak… Aku serahkan semua tubuhku pada Pak Jono.00. Ia arahkan rudal besar dan panjang itu lobang vaginaku. Ia menekan. Aduh rasanya berat sekali. Ia meremas-remas tetekku sambil mengocokkan jarinya ke lobang vaginaku.

Pak Jono menyuruhku nungging.” Semakin ganaslah Pak Jono menggenjotnya. Kini beralih dari rasa sakit ke rasa nikmat yang luar biasa.Ia terdiam. Ia kocok lobang anusku pelan-pelang dengan jarinya. ceprok… sambil ia mengelus-ngelus lobang anusku. “Enak... Pak…” Pak Jono menekan keras-keras.” bisiknya lagi. aku menggigil.” Jeritku tertahan sambil menggigit bibir. “Pak . aku mulai merangsang lagi. “Tahan ya.” . Pak… Nikmat… Pak.” Aku mengangguk. “Aah… uuuh… uuh… aku… aku… mau mencapai puncak. menahan sejenak. Tapi ia pintar sekali menciptakan rangsangan baru. Nikmatnya luar biasa terasa sampai ke ubun-ubun. lama-lama aku merasakan nikmat.. Rasanya rudal itu masuk menembus ke lobang rahimku. Ia menekannya dengan tenaga yang keras. aku akan tekan lagi agar masuk semua. sakit. Pak. “Ditahan sakit dahulu ya. Pak Jono sangat kuat dan bertahan lama. jarinya ditusukkan ke lobang anusku. Aku sudah lemas. tapi karena Pak Jono meremas-remas kembali tetekku dan menjelati vaginaku. “Aduh. bunyinya semakin keras. Bu. rasanya nikmat sekali.. ceprok… ceprok. aku tidak tahan. Akhirnya barang itu trot… bleees… masuk semua. Ia ngambil minyak pelumas dan dioleskan ke lobang anusku. Nyaring sekali bunyi lobang vaginaku akibat genjotan yang luar biasa. sambil menindihiku dan menciumiku. Aku pun mencapai puncak kenikmatan yang luar biasa yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. meraung-raung kenikmatan. Ia menusukkan kembali rudalnya dan mengocoknya dan menggenjot dari belakang. merayu dan berbisik ke telingaku. “Aduh… Pak!” jeritku. nanti Ibu akan merasakan kenikmatan yang luar biasa. ia belum mencapai orgasme.

kecuali banyak teman-teman. aku merasakan nikmat sambil menahan genjotan.Akhirnya Pak Jono menambahi minyak pelumas ke lobang anusku. Pernah suatu malam aku diajak nonton film BF oleh suami. Semakin ganas ia menggenjot sampai aku terkentut-kentut dibuatnya. Pak Jono guru olah raga yang humoris. aku pura-pura menolaknya.” jawabku sambil tersenyum malu. Prot… prot… druuuuut.” “Enggak kok udah enggak… Memang sehabis berhubungan badan dengan Pak Jono itu terasa lobang vaginaku terganjal oleh sesuatu sampai dua hari. Kebetulan film itu antara orang hitam dan wanita Jepang.. Akhirnya Pak Jono mencapai puncaknya dan muncratlah pejunya memenuhi lobang anusku. Sampai terasa ada cairan muncrat dari dalam lobang anusku. nikmat Pak. Aku disetubuhi oleh Pak Jono sampai 4 kali hingga pagi. dan waktu itu kebetulan sepi tidak ada ibu-ibu yang lain. Maafin aku ya. “Bagaimana. “Hangat rasanya.” Kemudian menusukkan tepat ke lobang anusku dan menekannya. Akhirnya barang besar itu masuk juga. nikmat Pak. kemudian ia duduk di sebelahku dan bertanya. . “Bagus kok filmnya dan agar kita nanti lebih hangat lagi. Ia mendorongku agar aku tengkurep. menekankan lagi sisa separuhnya. dan mencabut rudalnya dari vaginaku. ia oles-oleskan kepala rudalnya ke pintu anusku. Bu… Masih terasa sakit dan nyelunya.. Ia terus mengocok dan menggejot semakin cepat. tapi suamiku memaksa dengan merayuku. Malam itu aku benar-benar merasakan kenikmatan yang luar biasa. Begitu tengkurep ia menindihku. tapi aku melihat Pak Jono memperhatikan aku dari kejauhan. Aduh nikmat sekali rasanya di anus. Bu. Pak Jono memandangi aku. Setelah kejadian yang pertama itu aku masih sering ke sekolahan tapi aku sering menghindar untuk ketemu Pak Jono karena malu dengan kejadian yang kualami itu.” Ketika melihat kemaluan orang hitam aku terbayang barang Pak Jono. aduh . Cepret… prot… ia tekan pelan-pelan hingga separuh penis itu. aku rasanya malu. Pada suatu ketika aku duduk berjauhan dari tempat olah raga.

sedangkan dia tinggi besar.” bisikku pada suamiku. Pikiranku membayangkan apa yang akan terjadi pada malam minggu nanti setelah aku dipijet oleh Pak Jono.?” “Dia kalau berhubungan badan dengan isterinya. Ma.. lihat tu Ma.” “Papa…” aku jadi merangsang suamiku.. panjang dan keras itu mulai memasuki pintu kemaluanku. sebelum ia cerai.. “Orang hitam itu kuat dan ganas mainnya.” sambil kuremas barangnya dengan gemes.” “Enggak tahu ya. “Tidak justeru itu ia merasakan puncak kenikmatan. Aku terbayang terus... Kok Papa bilang begitu?” jawabku dengan perasaan terangsang. Malam minggu kurang tiga hari. Pa .. mana mungkin. “Ah. Kemudian filmnya dihentikan kami main dengan sangat hot sekali. bagaimana kalau isterinya kecil seperti kamu?” “Papa… kok isterinya Pak Jono dibandingin ke Mama.” Suamiku berbisik lagi sambil meraba barangku: “Mungkin punya Pak Jono seperti itu ya. dan ngerinti-rintih.” “Kalau punya Papa… seperti itu asyik ya. menggigit bibir. Aku masih terbayang ketika barang Pak Jono yang besar. Pa. Aku masih terbayang waktu ia mengecup bibirku dengan . setelah nonton adegan orang hitam dengan perempuan Jepang di film itu. Besok harinya aku semakin ingin dipijet lagi oleh Pak jono. Padahal isterinya juga tinggi besar. Ma . Pa .” bisik suamiku. sakit kali ya. besar dan panjang sekali anunya… sampai perempuannya menggeliat-geliat.. Papa kan orangnya kecil dan pendek..” “Apa ceritanya. isterinya sampai sambat-sambat. Aku rasanya mau menjerit karena bercampur antara sangat nyilu dan nikmat dan hangat. “Ya soalnya dia pernah cerita pada saya.“Pa. tapi tidak se-hot waktu main dengan Pak Jono.

Sementara itu aku membuatkan kopi untuk mereka berdua. Aku pun membalas senyumannya dengan memberi isyarat yang ia pahami maksudnya.” kataku pada Pak Jono.. “Sebentar ya Pak.. tanpa memakai CD dan BH. sebagaimana biasanya. Pak Jono tersenyum. karena aku membayangkan sebentar lagi aku akan melakukan hubungan badan yang luar biasa. tiba-tiba ada telpon dari Bosnya. Aku pun memanggil suamiku. Sebelum memulai memijet.gemes sambil mengayunkan barangnya ke lobang kenikmatanku dengan diiringi bunyi ceplak. srook… Belum hilang dari bayanganku barang yang kepala lebih dari batang bagian tengah dan pangkalnya itu ketika dicabut dari lobang vaginaku berbunyi trooot. Pak Jono ngobrol dulu dengan suamiku. ceplok. Pikiranku membayangkan bahwa aku dan Pak Jono sebentar lagi akan melakukan sesuatu yang kenikmatannya sulit aku bayangkan. Setelah itu aku menutup dan mengunci pintu. Tak lama kemudian suamiku mulai diurut. Aku memakai sarung dan kaos yang tipis. ia berkata padaku bahwa ia diajak ke luar kota untuk urusan bisnis. Aku keluar dari kamar utamaku kemudian duduk dulu di ruang tamu bersama Pak Jono. teruskan dulu minum kopinya. Dalam hati sebetulnya aku merasa sangat terangsang. Sedang enak-enaknya diurut. suamiku mandi. Lalu ia memberiku uang agar diberikan ke Pak Jono nanti setelah aku selesai diurut. ceplok… Apalagi waktu barangnya dimasukkan lobang anusku yang awalnya terasa sakit lalu dengan pandainya permainan Pak Jono rasa sakit itu rasa nikmat yang sulit kubayangkan.. Kusemprotkan parfum yang istimewa ke tubuhku. Aku mengantarkan suamiku sampai di pintu melepas keberangkatannya. mempersilakan Pak Jono masuk. Setelah selesai diurut. Kini tibalah malam minggu. malam yang kunanti-nantikan. Setelah berbicara di telepon beberapa lama dengan bosnya. Suamiku. . sementara aku mempersiapkan pakaian untuknya. “Gaya apa saja malam ini yang akan dilakukan oleh Pak Jono terhadapku?” tanyaku dalam hati sambil berganti pakaian. aku mau ganti baju.

Barang Pak Jono luar biasa tegak dan keras. Terasa hangat di pangkal kedua pahaku sambil barangnya bergerak-gerak.” rintihku. Memang aku sebelumnya tidak memakai CD. seperti puasnya perempuan Jepang yang digauli oleh orang hitam di dalam film BF.” kataku terengah-engah di bawah himpitan tubuhnya. dan Pak Jono dengan mudah membuka sarung. Pak Jono tidak mengurutku seperti biasanya karena nafsunya yang sudah sangat menggelora. “Ibu nonton film BF? Bagaimana ceritanya?” “Laki-lakinya seperti Pak Jono. Kini kami berdua telanjang bulat dengan sinar yang cukup terang. sementara penisnya dijepitkan ke antara kedua pahaku. rasanya ingin meledak. Ia dengan ganasnya mengocok perempuan Jepang sampai berkali-kali. Aku kini sudah tak berdaya karena lama aku menyimpan nafsu birahi. Aku mulai tengkurep. Ia ciumi pahaku dan pinggulku. Aku juga malam ini ingin seperti perempuan Jepang itu. Ia mengangkangkan kedua kakikuku. Kini aku tak kuasa lagi menahan nafsuku. besar dan panjang. Sehingga nampak jelas urat-urat kemaluan Pak Jono yang siap menerjang lobang kemaluanku.Kemudian Pak Jono mengajakku ke kamar tempat urut biasanya. Kini aku terlentang. .” Kemudian Pak Jono membalikkan tubuhku. akupun juga. “Aduh… Pak… berat sekali badan Bapak. Pak Jono dengan nafsu yang menyala-nyala dan ganas bertanya kepadaku. barangnya sangat besar dan panjang. Ia merintih-rintih. Pak Jono merebahkan tubuhnya kemudian memelukku dengan gemes dan mengecup bibirku sambil menggigit-gigitnya. Pak Jono.. Kini Pak Jono sudah tidak sabar lagi. malam ini aku ingin benar-benar puas. Pak Jono menindihku.. “Pak . lalu ia menciumi kemaluanku sambil meludahi lobangnya dan meremas-remas payudaraku. Pak Jono membuka baju kaosnya dan celana dan CD-nya. Ia menyingkap sarungku sampai ke panggulku. Ia mengelus-elus pahaku dan meremasremas pinggulku. Kemudian ia membuka kaosku. Sepertinya Pak Jono sudah tidak sabar lagi. lalu ia tergeletak lemas dengan memperoleh kepuasan yang luar biasa.

“Udah dulu. akhirnya penisnya berhasil menerobos lobang kenikmatanku. Ia menggenjot dengan ganasnya. “Ibu tengkurep. Aduh… nikmat lagi walaupun baru saja aku mencapai orgasme. dan Pak Jono mulai menindihku. Begitu banyak Pak Jono meludahi lobangku sampai meleleh ke pintu lobang anusku. Pak. Ia menekannya tapi pertama dan kedua kali tidak berhasil Masuk. sambil menekan. panjang dan keras itu ke lobang vaginaku yang kecil tapi montok. Ia terus menggenjotku dengan tenaga yang kuat dan kerasa sampai aku terkentut karena menahan genjotannya. Sroot… Aku memcapai puncak kenikmatan. Ketika ia dengan ganasnya menekan penisnya sampai rasanya nyelu dan ngenyut. nikmat yang luar biasa. Aku mulai tengkurep. Mula-mula ia mengayunkan pinggulnya pelan-pelan.” Ketika ia menekan kembali. Ia meludahi lobangku dan barangnya agar licin dimasukkannya.” jeritku. kalau sudah masuk semua. Pak…” kataku dengan suaraku terengah-engah. Setelah empat kali tekan baru bisa masuk. Pak!” aku berteriak kecil.. Kemudian aku menggelinjang sambil merintih dan menjerit. Pak. Croook… Trooot… Bleees… Kemudian ia menindihiku. sambil memelukku dengan gemes dan ganas. besar dan kekar itu menindihi diriku yang kecil mungil. lalu muncratlah air hangat ke dalam lobang anusku. Dan Pak Jono kuat sekali. “Aduh. “Nanti. “Katanya ingin puas ngerasain keganasan barangku?” Pak Jono berbisik dengan suara terengah-engah. Sekarang pelan-pelan dulu. Kini tubuh tinggi.” bisiknya padaku. Makin lama makin keras kocokan dan genjotannya. Pak.. ia belum juga orgasme.Pak Jono mengangkangkan pahaku seperti V. Pelan-pelan. Makin lama makin keras dan ganas... Memang nikmat sekali. Aduh rasanya… Kemudian ia menusukkan rudalnya ke lobang anusku. “Aduh. Aku ingin masuk ke lobang belakang. Ia mulai menggenjotku. Ia meludahi lobang anusku sambil menusukkan jarinya. Pak Jono mengarahkan barangnya yang sangat besar. Aku akan keluarkan spermaku di lobang belakangmu. .

Aku jadi gelisah menunggu kedatangan ayahku. antara aku dan suamiku tidak ada permasalahan yang pelik dan tidak mengancam pernikahan kami. Ketika itu kami mendapat khabar bahwa ayahku yang berada di lain kota bermaksud datang ke tempat kami. Setelah mendapat khabar itu. Kami sama-sama sibuk dengan kegiatan masingmasing sehingga waktu untuk bermesraan semakin jarang. Celakanya. Keadaan ini berlangsung cukup lama hingga suatu saat terjadi hal baru yang mewarnai kehidupan kami.Namaku Maya. aku jadi sering melamun. Dan saat ini kami melakukannya hanya sekedar kewajiban saja. katanya kepada suamiku mengatakan bahwa ia pun sangat rindu terutama kepadaku. anaknya yang tersayang. Aku pun demikian dengan mencari kegiatan lain yang bisa menhgilangkan kejenuhanku. Sebenarnya ia bukan ayah kandungku. Di sinilah awal dari segalanya. Kondisi ini mungkin akibat belum adanya tanda-tanda kami akan dikaruniai seorang anak. Akhirnya kami jadi sibuk mencari kegiatan masing-masing untuk menghilangkan kejenuhan ini. Ayahku yang masih muda dan penuh vitalitas merasa kurang terpenuhi kebutuhannya dan mulai mencari-cari jalan keluarnya. Saat itu aku masih sangat muda dan tidak mengerti apa-apa. Dia bilang sudah sangat rindu sekali karena bisa bertemu kembali setelah pertemuan terakhir ketika kami menikah dahulu. tidak seperti dulu. Usiaku hampir mendekati kepala tiga. yang menjadi sasaran adalah diriku sendiri. bisa juga dibilang tidak. Takut malah akan membuatnya semakin parah. Suamiku semakin giat bekerja dan usahanya semakin maju. Ia aalah ayah tiri. Kehidupan kami bisa dibilang bahagia. Dalam kehidupan sehari-hari. Aku hanya bisa memandang suamiku yang tengah menerima telepon dengan perasaan gundah. Tetapi aku pun tak bisa menjamin bahwa ia tidak . Hanya saja dalam masalah kehidupan seksual ada sedikit permasalahan yang menurut kami berdua bukan merupakan ancaman. Tahun demi tahun berjalan dan akupun mulai tumbuh semakin dewasa. Permasalahan mulai muncul ketika ibuku mulai sakit-sakitan. Aku tidak berani mengadukan hal ini kepada ibu. Ketika itu ayahku masih bujangan dan usianya berbeda cukup jauh dengan ibuku. Mungkin juga karena usia. Suamiku berusia lebih tua dariku dengan jarak yang cukup jauh. penuh dengan cinta yang membara. Suamiku langsung menyatakan kegembiraannya dan tanpa menunggu persetujuanku ia mengharapkan ayahku cepat-cepat datang. Kami rasakan hubungan intim antara aku dan suami jadi hambar. Ayahku ini sangat pandai mengelabuiku sehingga akhirnya aku terperangkap oleh semua akal bulusnya. Demikian pula dengan ayahku. Nampaknya kami pun tidak mempermasalahkan ini. Sudah menikah sejak lima tahun yang lalu namun belum dikarunia anak. khususnya kehidupan pribadiku sendiri. Kehidupan kami saat itu berlangsung normal. Namun kelihatannya kami bisa menikmati kehidupan seperti ini dan tidak mengakibatkan permasalahan yang berarti. Ia menikahi ibuku ketika aku sudah remaja. tidak seperti tahuntahun pertama pernikahan kami yang penuh dengan gelora.

Aku lalu menghampiri ayahku. sapa ayah kemudian ketika selesai berpelukan dengan suamiku. anak semata wayangnya. kasihan nanti ayahmu terlalu lama menunggu di stasiun kereta”. untuk dititipkan pada ayah. ayah semakin menjadi-jadi. Orang itu langsung berdiri dan menghampiri kami. Ayahku mengembangkan kedua tangannya sambil menghampiriku. Saling melepas rindu. apa khabar? Sehat-sehat saja khan?” balasku setengah terpaksa untuk berbasa-basi. bercampur menjadi satu. Aku sempat bingung menghadapinya dan dengan spontan melirik pada suamiku yang kelihatannya seperti tahu apa yang kupikirkan. khawatir serta ada sedikit rasa rindu karena sudah lama tak bertemu. Tubuhnya masih tegap dan berotot. Ia menganggukan kepalanya seolah menyuruhku untuk menyambut rentangan tangan ayah. Apa khabar. Sepeninggal ibu. Aku memperhatikan mereka.mengetahui apa yang terjadi antara ayah dengan diriku. Ia nampak masih muda. “Hei. sayangku”. sayang!” tiba-tiba suamiku membuyarkan lamunanku. meski kulihat ada beberapa helai uban di rambutnya. Sampai akhirnya ibuku wafat meninggalkanku sendiri. Gelisah. Aku jadi tak tega dan dengan refleks. Itulah pengalaman yang sangat kusesalkan hingga hari ini. “Hei Maya. Beruntunglah beberapa tahun kemudian aku mendapatkan jodoh dan menikah dengan suamiku yang sekarang. . Ia langsung menyambutnya dengan memelukku. Ketika sampai di stasiun. Aku diboyong meninggalkan rumahku ke kota yang sangat jauh jaraknya. Aku terpana dengan pelukannya yang erat dan kurasakan ayahku sesenggukan. Kelihatannya ia tidak pernah meninggalkan kebiasaannya berolah raga sejak dulu. Suamiku langsung berteriak gembira ketika menemukan sosok seorang pria yang tengah duduk sendiri di ruang tunggu. Ia lalu berpelukan dengan suamiku. Aku tak bisa berbuat banyak karena hidupku sangat tergantung kepadanya. Aku agak terkesima karena ternyata ayahku tak berubah banyak dari ketika kutinggalkan dahulu. suamiku langsung mencari-cari ayahku sementara aku mengikutinya dari belakang dengan perasaan serba tak karuan. Menangis sambil berbisik betapa rindunya ia padaku. balas memeluknya sambil berkata bahwa aku baik-baik saja dan merasa rindu juga kepadanya. lanjutnya seraya mengambil kunci mobil untuk segera berangkat menjemput ayah. “Kok malah ngelamun? Ayo kita berangkat sekarang. “Ayah.

Aku juga tak tahu apakah aku ingin membuatnya cemburu atau apa? Sejak adanya ayah di rumah. suamiku jadi lebih mesra kepadaku. pandai mengambil hati orang. Aku tak mau suamiku tahu akan hal ini.. Ia jadi sering mengajakku berhubungan intim. Aku hanya ingin memperlihatkan semua ini kepadanya. Aku lalu dengan sengaja memamerkan kemesraan dihadapan ayahku dengan memeluk pinggang suamiku sambil menyandarkan kepala di dadanya. Aku bersyukur bisa terlepas dari pelukannya dan buru-buru menjauh. Ia begitu senang dengan kehadirannya. Aku tak tahu apa arti senyum itu. penuh canda dan gelak tawa. Termasuk suamiku. Justru sebaliknya! Namun dibalik itu aku agak was-was juga karena kemesraan suamiku ternyata atas saran ayahku. “Ayo kita ke rumah”. aku tak mau berpikir sejauh itu. Jangan-jangan.? Akh. Ayahku memang pandai membawa diri. runtukku dalam hati. katanya kemudian. jalanjalan bersama. Pelukannya jadi lain dan bahkan aku merasa tubuhnya sengaja didesakan padaku.Ia bersyukur bahwa masih ada orang yang merindukannya sambil terus memelukku dengan erat. Sekarang suasana di rumah lebih hangat. Aku terkejut dan berupaya mencegahnya agar jangan pergi. Tadinya aku sempat khawatir akan kehadiran ayah yang akan membuat masalah baru. Kekhawatiran berkembang menjadi rasa takut. memang ada perubahan yang cukup berarti dalam kehidupan kami. Suamiku balas memeluk sambil berjalan menuju tempat parkir sementara ayahku hanya tersenyum melihat semua ini. Katanya ia banyak memberi nasihat bagaimana cara membahagiakan seorang istri. Malam itu suamiku memberitahu bahwa ia akan pergi ke luar kota untuk mengurus bisnisnya selama beberapa hari. Aku tak pernah melayaninya. “Bukan itu. “Memangnya kenapa? Toh biasanya juga aku suka keluar kota untuk bisnis.. . Ngobrol bersama. Aku turut gembira dengan perubahan ini. Ia jadi lebih betah di rumah. bukan untuk main-main”.. ayah menatapku. Aku jadi serba salah. kata suamiku kemudian. Dari tatapannya aku sudah bisa menduga. Karena seringkali secara diamdiam. Aku masih kangen sama kamu”. Ayahku masih juga genit! Ia sengaja menggesek-gesekan tubuhnya padaku! Dasar lelaki celamitan. Ia sudah mulai berani menggodaku meski hanya berupa senyuman ataupun kerlingan nakal. jawabku mencari alasan. Hah? Aku terperanjat mendengar ini. Aku berusaha untuk mendorongnya secara halus dan jangan sampai hal ini diketahui suamiku. Tetapi ternyata tidak. Rasa kekhawatiranku ternyata beralasan juga. Dan yang lebih menggembirakan lagi.

” Justru itu yang kutakutkan. aku jadi mengantuk dan langsung tertidur. Kamu jangan marah seperti itu dong. Namun begitu ingat bahwa ia masih di luar kota. “Ayah! Ngapain ke sini?” bentakku dengan suara tertahan karena takut terdengar oleh Si Inah pembantuku. Tetapi masih saja aku kecolongan sampai suatu ketika terulang kembali perisitiwa masa lalu yang sering kusesalkan. Dalam tidurku.“Aku cuma tiga hari. aku merasakan tubuhku begitu nyaman. Ia mencoba menggoda dengan memegang tanganku pada saat memberikan Koran padanya. aku mengira ini perbuatan suamiku yang memang akhir-akhir ini suka mencumbuku di kala tidur. . Bikinkan kopi lah. sementara dasterku sudah terangkat tinggi-tinggi hingga memperlihatkan seluruh pahaku yang putih mulus. Rasa penat dan pegal-pegal tadi berangsur hilang. kata suamiku lagi. Celakanya. Pintu kamar selalu kukunci dari dalam. Setelah mandi aku langsung makan untuk kemudian istirahat di kamar. kataku tetapi hanya dalam hati. Setengah bermimpi. Aku jadi semakin hati-hati terhadapnya. Mungkin kalau bisa cepet selesai. Aku seperti dibuai oleh hembusan angin semilir yang menerpa bagian-bagian peka di tubuhku. sayang”. juga Si Inah. ia malah berkata seperti itu bukannya malu didamprat olehku. Mungkin karena badan terasa penat dan pegal sehabis senam. Ada saja alasannya agar aku bisa berdekatan dengannya. Hari pertama kepergian suamiku ke luar kota tak ada peristiwa yang mengkhawatirkan meski ayahku lebih berani menggoda. Keluar. Buru-buru kutarik tanganku dan pergi ke kamar meninggalkannya. Rasa nyaman sedikit demi sedikit berubah menjadi sesuatu yang membuatku melayang-layang. Bahkan aku merasakan tubuhku bereaksi aneh. Tanpa sadar aku menggeliat merasakan semua ini sambil melenguh perlahan. pintaku menghiba karena kulihat tatapan mata ayah demikian liar menggerayang ke sekujur tubuhku. aku lupa mengunci pintu kamar. Jadi tak perlu takut ditinggal sendiri. Hampir saja aku menjerit sekuat tenaga begitu melihat ayah sambil tersenyum tengah menciumi betisku. bisa dua hari aku sudah kembali”. Akhirnya aku hanya bisa mengiyakan dan berpesan agar dia cepat-cepat pulang. Aku tak bisa mencari alasn lain lagi karena khawatir justru dia malah curiga dan semuanya jadi ketahuan. ambilkan Koran lah dan entah apa lagi alasannya. “Kamu di sini kan ada ayah. saya mohon”. maafkan ayah. Sore itu aku habis senam seperti biasanya sekali dalam seminggu. “Ayah nggak boleh. “Maya. aku segera terbangun dan membuka mataku lebar-lebar.

Sudah bertahun-tahun tidak pernah merasakannya lagi”. Ayah nggak akan cerita itu lagi. Aku terlalu yakin bahwa jalan keluar ini akan meredam keganasannya. Ayah kembali menghampiriku dan duduk persis di sampingku. jawabku dengan marah karena diingatkan perisitiwa yang paling kusesali. “Jangan bicarakan masa lalu. Kudengar ayah melenguh seraya menyebut namaku. Ugh! Sialan. Aku beringsut menjauhinya dan mepet ke ujung ranjang. “OK. lanjutnya kemudian. Sekali-sekali ujung telunjukku mengusap moncongnya yang sudah licin oleh cairan yang meleleh dari liangnya. “Kamu tidak kasihan melihat ayah seperti ini? Ayolah. Dan entah kenapa akupun merasakan hal seperti itu. desaknya.. Aku lalu menarik celana pendeknya. ternyata dia sudah tidak memakai celana dalam lagi. Akhirnya aku mengalah dan mau mengocok batangnya agar ia bisa tenang kembali. Aku mulai bergerak turun naik menyusuri batangnya yang sudah teramat keras.Aku buru-buru menurunkan daster menutupi pahaku. Nampak wajah ayah meringis menahan remasan lembut tangannku pada batangnya. Bagaimananpun juga baru kali ini aku memegang kontol orang selain milik suamiku meski dulu pernah merasakannya juga. Tanganku bergerak canggung. “Baiklah. Kudengar ayah .”. Aku tahu persis ayah akan berbuat apapun bila sudah dalam keadaan seperti ini. Aku semakin ketakutan. Tapi itu dulu sekali. Aku mendongak melirik kepadanya. Ia memang pandai sekali membuat wanita tersanjung. Aku agak terkesima juga melihat batang ayah yang masih gagah perkasa. Mungkin inilah kesalahanku. batangnya langsung melonjak berdiri seperti ada pernya. Ketika kutatap wajahnya. kita khan pernah melakukannya”. kata ayahku seakan tidak punya pilihan lain karena aku ngotot tak akan memberikan apa yang dimintanya. Aku setengah tak percaya mendengar omongannya. Dia tak pernah merasa tertarik selain dengan kami. padahal usianya sudah tidak muda lagi. Tubuhnya mepet kepadaku. Perlahan-lahan tanganku menggenggam batangnya. aku jadi trenyuh dan berpikir bagaimana caranya untuk menurunkan hasrat ayah yang kelihatan sudah menggebu-gebu. Tapi kasihanilah ayahmu ini. Ayah lalu bercerita bahw ia tak pernah berhubungan dengan wanita lain selain ibu dan diriku. Begitu celananya kutarik. Kupikir biasanya lelaki kalau sudah tersalurkan pasti akan surut nafsunya untuk kemudian tertidur. Aku sudah melupakannya dan tak akan pernah mengulanginya”.

Situasi sudah mulai mengarah pada hal yang tidak kuinginkan. pinta ayah kemudian. tiga sampai lima menit berikutnya ayah masih bertahan meski kocokanku sudah semakin cepat. langsung kumasukan batang ayah ke dalam mulutku dan mengulumnya sebisa mungkin agar ia cepat-cepat selesai dan tidak berlanjut lebih jauh lagi. Aku tidak mengiyakan dan juga tidak menepisnya karena kupikir ada benarnya juga. Karena tentunya setelah ini selesai ayah tidak akan berbuat lebih jauh lagi seperti dulu. Ayah tersenyum melihatku tidak melarangnya lagi. Selesai sudah. “Biar cepet keluar. Sebagai wanita normal. Ya?” desaknya lagi seraya menggeser tali daster dari pundakku sehingga bagian atas tubuhku terbuka. Meski dalam hati aku sudah bertekad untuk menahan diri dan melakukan semua ini demi kebaikan diriku juga. buka ya? Sedikit aja. Apalagi tanganku menggenggam batangnya dengan erat.. Tanpa pikir panjang.”. Aku harus bertindak cepat. Aku memang tidak mengenakan kutang setiap akan tidur. Aku kembali mengingatkan agar jangan berbuat macam-macam. aku merasakan kenikmatan atas remasan ini. Ia dengan lembut mulai meremas-remas payudara di balik dasterku. pujinya sambil memilin-milin puting susuku. ujarku mengingatkan.. Tadi khan sudah janji nggak akan macam-macam. pikirku mulai tenang.”. “Sedikit aja. Aku tahu ayah sudah sangat bernafsu sekali dan mungkin dalam beberapa kali kocokan ia akan menyemburkan air maninya. Sementara bagian dada hingga ke pinggang sudah telanjang. kata ayah memberi alasan. kataku dalam hati. “Maya sayang.. Aku terperangah. Jilatan dan . setidaknya aku mulai terpengaruh oleh keadaan ini.. Aku jadi gamang dan serba salah. “Jangan Yah. Aku lebih berkonsentrasi untuk menyelesaikan semua ini secepatnya. Aku biarkan tangannya dengan leluasa menggerayang ke sekujur tubuhku. Kurasakan tangan ayah menggerayang ke arah dadaku. Aku sudah tidak memperdulikan perbuatan ayah pada tubuhku.. Biar cepat selesai. Dua menit.. jadi remasan tangan ayah langsung terasa karena kain daster itu sangat tipis. “Oh. bahkan ketika kurasakan bibirnya mulai menciumi buah dadaku pun aku tak berusaha mencegahnya. Maya kamu benar-benar cantik sekali”.”. Nafas ayahku semakin memburu kencang melihatku setengah telanjang..kembali melenguh merasakan ngilu akibat usapanku.

Tubuhku langsung bereaksi dan tanpa sadar aku menjerit lirih. Aku sudah telanjang bulat! Ya ampun. Suka tidak suka. Aku baru sadar ketika ayah berusaha menarik celana dalamku dan itu pun terlambat! Begitu menengok ke bawah. Aku menyesal kenapa memulainya. Ayah dengan lihainya dan tanpa kusadari sudah membalikkan tubuhku hingga berlawanan dengan posisi tubuhnya. Tapi kenapa dengan ayahku? Apa ia memakai obat kuat? Saking penasarannya. Entah sejak kapan daster tidurku sudah terlepas dari tubuhku. Tanpa kusadari kami saling mencumbu bagian vital masing-masing selama lima belas menit. Situasi semakin tak terkendali. aku belum melihat tanda-tanda apapun dari ayahku. Tubuhku meliuk-liuk mengikuti irama permainan lidah ayah. Aku marah pada diriku sendiri. kurasakan kenikmatan cumbuan ayahku di sekitar itu. Aku malah ingin mengimbangi permainannya. mulutku tak pernah lepas mengulumnya. Aku tambah bersemangat dan semakin yakin dengan kemampuanku untuk membuatnya segera selesai. Kepalaku berada di bawahnya sementara kepalanya berada di bawahku. Aku jadi penasaran. Sementara kontol itu bergerak di antara buah dadaku. Kini semuanya sudah terlambat. Sudah hampir setengah jam. bila sudah kukeluarkan kemampuan seperti ini pasti takkan bertahan lama. Ia sama sekali belum memperlihatkan tanda-tanda akan keluar. Berantakan semuanya! Pekikku dalam hati penuh penyesalan. celana itu baru saja terlepas dari ujung kakiku. Jilatan dan hisapan mulut ayah . Aku terlalu sombong dengan keyakinanku. Mulutku bermain dengan lincah. Aku semakin yakin kalau ayah memakai obat kuat. Aku sudah terbawa arus. Kuakui ia memang pandai membuat birahiku memuncak. Kini aku sudah lupa dengan siasat semula. Akh luar biasa! Aku menjerit dalam hati sambil menyesali diri. Kedua pahaku mengempit kepalanya seolah ingin membenamkan wajah itu ke dalam selangkanganku. Kami sudah berada dalam posisi enam sembilan! Tak lama kemudian kurasakan sentuhan lembut di seputar selangkangan dan memekku. Batangnya kukempit dengan buah dadaku yang membusung penuh dan masih kenyal. aku jadi kurang memperhatikan perbuatan ayah padaku. kenapa kubiarkan semua ini terjadi. terutama pada tubuhku sendiri yang sudah tidak mau mengikuti perintah pikiran sehatku.kulumanku pada batang kontolnya semakin mengganas sampai-sampai ayahku terengahengah merasakan kelihaian permainan mulutku. mau tidak mau. Keyakinanku ini ternyata berakibat fatal bagiku. sementara aku sudah mulai merasakan desirandesiran kuat bergerak cepat ke arah pusat kewanitaanku. Ternyata kejadiannya tidak seperti yang kurencanakan. Suamiku pun yang sudah terbiasa denganku. Lagi-lagi aku kecolongan. sekaligus merasa tertantang.

Pinggulku meliuk-liuk liar. Sebut saja namaku Rahul. ketika acara syukuran bayi iparku. sehingga lekuk tubuh dan bentuk payudaranya terbayang ditutupi kemben (pakaian kain Jawa) hitam yang membuatku ingin sekali melirik kemana perginya Tante Ayu Ting Ting dan membayangkannya di saat Tante Ayu Ting Ting telanjang. aku melihat seorang wanita berumur kira-kira 40 tahunan yang kutahu dia adalah istri dari pamannya calon pengantin wanita. saat kakak istriku mau menikah. Keesokan harinya. kami mengunjungi rumah calon mempelai wanita untuk melamar. karena kami sama-sama panitia perkawinan iparku. Karena cintaku pada istriku. tetapi ketika iparku memiliki anak. aku bertemu lagi dengan Tante Ayu Ting Ting pada waktu menengok bayi. Setelah acara pernikahan itu selesai. karena Tante Ayu Ting Ting harus menemani suaminya yang tugas di Surabaya. sudah empat tahun perkawinanku tapi seorang anak belum kami dapatkan. Setelah dapat nomor telpon Tante Ayu Ting Ting dari iparku. aku tergoda untuk selingkuh. kuketahui Tante Ayu Ting Ting sekarang satu bulan di Jakarta untuk menjaga ibunya dan satu minggu menemani suaminya di Surabaya. usiaku 32 tahun. tidak ada niat untukku berselingkuh. Langsung pikiranku tertuju kepada ibunya Tante Ayu Ting Ting. Hampir satu tahun lamanya aku ingin melupakan dirinya. otomatis kami jarang sekali bertemu. Saat itu Tante Ayu Ting Ting mengenakan baju dan jeans ketat. aku terpana melihat kecantikan Tante Ayu Ting Ting yang memakai baju kebaya bordiran.!” aku menjerit lirih begitu aliran itu mendobrak pertahananku. Sebulan kemudian. tapi sejak perkenalanku dengan wanita itu. Tante Ayu Ting Ting setuju untuk mencobanya terlebih dahulu. Seminggu setelah itu. temanku datang ke rumah untuk menawarkan bisnis “MLM” berbasis food suplement yang dapat membuat beberapa penyakit sembuh. Setelah obrolan kami. sehingga lekuk tubuhnya membayangi lagi pikiranku yang terbawa hingga kutidur. tetapi pada waktu hari perkawinan iparku. dan kutahu kemudian namanya Tante Ayu Ting Ting.benar-benar membuatku tak berdaya. “Auugghh. seluruh aliran darah serasa terhenti dan aku tak kuasa untuk menahan desakan kuat gelombang lahar panas yang mengalir begitu cepat. ketika aku . aku langsung menghubunginya.. Tubuhku mengejang. Perkenalanku dengan wanita itu berawal 2 tahun yang lalu. Aku semakin tak terkendali. Dan dari iparku. Awalnya kuanggap biasa perkenalan ini. tante Ayu Ting Ting datang dengan suaminya dan ibunya Tante Ayu Ting Ting yang duduk di kursi roda akibat sakit stroke yang katanya sudah 4 tahun diderita.

sehingga betisnya yang bunting padi dan putih bersih terlihat olehku. Tante Ayu Ting Ting menanyakan hal tentang perkawinanku yang sudah 4 tahun tetapi belum dikaruniai keturunan. sudah Tante.” “Eh. ya berapa nih harga obatnya. Tidak lama kemudian Tante Ayu Ting Ting muncul dari pintu yang lain dari tempat kumasuk ruangan itu. tapi dengan agak malas kuterima juga telpon itu yang rupanya dari Tante Ayu Ting Ting.. dan mempersilakan aku duduk di sofa yang dia pun ikut duduk.. “Dik.. otomatis aku hanya bertemu pembantunya. Tante Ayu Ting Ting mengatakan padaku bahwa ia senang kalau ibunya sudah agak membaik.. eng. membuat pikiran kotorku kepada Tante Ayu Ting Ting muncul lagi. tiba-tiba HP-ku berdering.? Disini Tante Ayu Ting Ting.” Tante Ayu Ting Ting berdiri dan masuk ke pintu tempat tadi dia datang. sampai besok yach... “Dik.. sedangkan dia menceritakan bahwa sebenarnya Tante Ayu Ting Ting menikah disaat suaminya telah mempunyai anak yang sekarang sudah kuliah. tapi karena ibunya sedang anval. sehingga kami berhadapan.. ibu sekarang sudah nggak pakai kursi roda lagi.. Ketika sampai.!” Dengan agak ragu karena perasaanku tidak enak masuk kamar orang lain. kuhampiri juga Tante Ayu Ting Ting.. sebenarnya aku malas menerimanya karena nomor yang tertera tidak kukenal.mengantar obat itu. nggak usah. sehingga kulihat kalau kamar di sebelah ruang kududuk adalah kamar tidur Tante Ayu Ting Ting. Ketika dia duduk.. Tante ambil dulu yach uangnya di kamar...!” “Ya. tapi pintu itu dibiarkannya terbuka. kalau begitu tante pesan lagi yach. apa khabar. Satu minggu kemudian. Rahul. berapa sih harganya. tante senang loh kayaknya obat yang adik kirim buat ibu bagus sekali. Dik.” “Ah. Kami mengobrol panjang lebar. satu kakinya disilangkan ke kaki yang lain. sudah.. Saat itu Tante Ayu Ting Ting mengenakan baju model jubah mandi yang panjang dengan tali di pinggangnya. gratis kok. aku berharap bisa ketemu Tante Ayu Ting Ting. iya Tante. “Oh.... Tante. . kalau begitu besok siang deh. pukul 11:00 aku ke rumah Tante Ayu Ting Ting...? Kapan bisa kirim. Rahul. Setelah hampir satu jam kami mengobrol.?” “Wah. tujuan saya khan yang penting Ibu bisa baik..?” “Ah. aku disuruh menunggu oleh pembantunya di ruangan yang sepertinya ruang perpustakaan.. nggak lah Dik.!” Keesokannya...?” “Selamet deh Tante.? Kamu sini deh. Dari dalam dia teriak ke arahku menanyakan harganya sambil memanggilku.... saya kirim ke rumah. ya.

kalau kamu nggak mau dibayar sama uang. Tante Ayu Ting Ting berdiri di samping tempat tidurnya dengan jubah yang dipakainya telah tergeletak di bawah kakinya. Bentuk tubuh Tante Ayu Ting Ting sungguh indah di mataku. eng. payudara yang berukuran 36B berdiri dengan tegaknya seakan menantangku. e. ta. sama nafsu Tante Ayu Ting Ting aja yach. sehingga batangku mulai mengeras mendesak celana dalamku.?” “E. Aku melihat tanpa berkedip tubuh Tante Ayu Ting Ting yang sedang berdiri telanjang dada dan pangkal pahanya tertutup celana dalam berwarna pink memperlihatkan sekumpulan bulu hitam di tengah-tengahnya.. Rahul. Tangan lembutnya mulai melepaskan dasi dan bajuku hingga kami sudah telanjang bagian atasnya.. kugigit dan kusedot. Celana panjangku mulai dibuka dengan tangan kirinya. tapi.? Kamu mau khan. persis bentuk tubuhnya penyanyi Jennifer Lopez... deh Tante. lekukan paha dan kaki jenjangnya yang indah dan betisnya yang bunting padi.. apa lagi sekarang. “Dik.” “Iya. kalau diameternya 4 cm. kalau hal ini sudah saya impikan sejak pernikahan Desi... Aku seakan tidak bisa menelan ludahku karena Tante Ayu Ting Ting sekarang tepat berdiri di depanku. sudah nggak seksi dong... Tante tau nggak..” . lalu celana dalamku ditarik turun sehingga batangku sudah dipegang tangan halusnya dan mulai mengocok batangku.. layani Tante yach. sehingga Tante Ayu Ting Ting mengelinjang dan makin keras tangannya mencengkram batangku.. sementara lehernya dan pundaknya kuciumi. Tante.” “Ok. Wangi tubuhnya membuat nafsuku juga meningkat. sedangkan aku mulai memainkan mulutku di payudaranya yang terbungkus kulit putih bersih.. boleh deh Tante..” “Sekarang.” Bibir tipisnya mencium bibirku dengan hangat. “Dik...!” Tiba-tiba kali ini aku bisa melihat Tante Ayu Ting Ting yang setengah bugil dan memohon kepadaku untuk melayani nafsunya.?” “Anak-anak kalau pulang jam 5:00 sore. sesekali lidahnya dimainkan di mulutku.. putingnya yang putih kemerahan sudah jadi bulan-bulanan lidah dan gigiku. lagi itu kan anak-anaknya Om.? Kalau punya Om paling setengahnya aja. dan tiba-tiba perasaanku terhadap Tante Ayu Ting Ting yang pernah ada dalam pikiranku muncul. soalnya Tante seksi banget sih waktu itu. kuhampiri dia sambil menutup pintu.... masih.?” “Kalau panjangnya 20 cm. Dada bidangku mulai diciumi dengan nafsunya. berapa sih besarnya.?” “Oh. Tante kelihatan lebih seksi. batangmu besar sekali yach.Begitu sampai di pintu. kalau anak-anak Tante datang gimana.. aku seperti melihat suatu mukjizat. kulitnya putih bersih.. Tangannya mengelus celanaku di bagian batangku yang sudah mengeras.! Soalnya sudah dua bulan Tante tidak dijamah Om. bb. aku pun membalasnya dengan lidahku. “Dik.

. buangget. agh..?” “Ah. sama Om. enak. ntar-ntar deh. kental dan rasanya lebih manis dari biji klitoris. Kulihat Tante Ayu Ting Ting melirik ke arahku sambil berkata. payah si Om.. yach. sementara kulirik Tante Ayu Ting Ting sedang merasakan geli-geli keenakan. Hampir 30 menit klitoris manis itu kujilati ketika tiba-tiba tubuh Tante Ayu Ting Ting mengejang-ngejang. enak... wah kalau gini.. jangan Dik. eegh. tangan kananku melepaskan celana dalam pinknya. eegh.. lalu dia merebahkan dirinya di sisi tempat tidur. “Argh.” Paha putihnya sudah kuusap lembut dengan tangan kiriku.. abis.... jilatnya yang enak yah. iya. kalau kamu nggak jijik..!” Aku hanya mengangguk sambil mulai kutempelkan lidahku pada liang vaginanya yang rupanya selain wangi rasanya pun agak manis. boleh Tante isap nggak. tetapi tidak bisa. ssh. enak deh rasanya. sehingga dengan cepat kutangkap dengan lidahku. sementara tangannya menekan kepalaku yang seakan dia tidak mau kalau kulepaskan lidahku dari biji klitorisnya. dia berdiri setelah kelelahan mengulum batangku. yang belum pernah Tante. Rasa manisnya seakan-akan tidak pernah hilang. banget. enak.? Ah. boleh saya jilatin.... batangku dipegangnya lalu dimainkan lidahnya pada kepala batangku... ah. soalnya si Om nggak pernah menjilatinya.. mau yach. kok.. Tante Ayu Ting Ting pun mendesah dan langsung tubuhnya lemas. Tante....!” Aku tidak menjawab karena lidahku sudah menemukan biji klitoris yang rasanya lebih manis lagi dari liangnya. argh. Dik Rahul mau khan. pasti Tante puas deh... Tante... saat itu juga aroma wangi langsung bertebaran di ruangan yang rupanya aroma itu adalah aroma dari vagina Tante Ayu Ting Ting yang bentuknya sangat indah ditutupi bulu-bulu halus di sekitar liang vaginanya. vagina itu paling enak kalau dijilatin...... akhirnya kepala batangku digigit mulut mungilnya... sementara jari tengah tangan kananku mulai menjamah liang vaginanya. “Ah. membuatku semakin bernafsu untuk menjilatinya..“Wah. sshh.. Tante Ayu Ting Ting semakin menggelinjang tidak karuan. kamu... Kali ini aku yang jongkok tepat di sisi kedua kakinya.. Dik. Kira-kira 15 menit. gede banget yach. keluarin dengan cara . membuat..... membuatku agak gelisah keenakan. argh.. Tante Ayu Ting Ting langsung jongkok di hadapanku.. lalu kutelan cairan itu sampai habis. argh. keluar.. “Dik.. dan dari klitoris itu mengalir deras cairan putih bersih. “Ah.” “Wah.” Aku hanya mengangguk. ssh.... Tante Mon. Batangku yang besar berusaha dimasukkan ke dalam mulut mungilnya. kamu nggak jijik... Dik. besok-besok mainnya sama Dik Rahul aja deh... pintar. vagina Tante harum sekali. Rahul. sih..!” “Iya deh.. deh.. sehingga makin cepat kujilati.

.. hebat.. Kucoba lagi hingga 5 kali tapi belum bisa masuk. Vagina Tante.. agh. batang kejantananku kudorong masuk. masuk.. aja terus.... Kulihat tubuh Tante langsung tergolek loyo... argh... arghh. kakinya disepak-sepak seperti pemain bola dan keluarlah cairan dari vaginanya yang membasahi batangku yang masih terjepit di liang senggamanya.. saja. “Ooowww. argh. tapi. besok. hebat deh... Hampir satu jam Tante Ayu Ting Ting melawan permainanku. tetapi aku belum merasakan apa-apa. argh. Kulihat Tante Ayu Ting Ting berceracau sambil dengan perutnya berusaha menahan batangku yang masuk lubang kenikmatannya.” Kucoba lagi batangku kutekan ke dalam vagina Tante Ayu Ting Ting. mau. hegk.. membuat nafsuku bertambah besar. Kuangkat sedikit pantatnya supaya agak menungging dan terlihatlah vagina yang tersembunyi di balik badannya. Aku agak menunduk sedikit. Yang kukagetkan adalah ketika kulirik cairan yang mambasahi paha kami ada tetesan darahnya. Dik Rahul. sich. sehingga meluber keluar membuat pahaku dan pahanya basah. Akhirnya setelah 15 kali.. Tante Ayu Ting Ting menjerit keenakan. Kutekan keluar masuk batangku pada vaginanya berkali-kali. Dengan jariku. trus. yach.. Cairan itu terus mengalir. e...begini.. memekku... aku berpikir bahwa selama ini Tante Ayu Ting Ting pasti masih perawan walau sudah berkali-kali main dengan suaminya... hegk. biar batang adik.! Batangmu. masuklah batang kejantananku yang super besar itu merobek liang kewanitaannya....... gila.. Besok.. kamu.. aku hanya. ah. pantatnya yang dibungkus kulitnya yang putih bersih dengan bentuk yang padat dan sexy. argh.” “Iya.. banget dech... punyamu. kupelintir putingnya dengan jariku. dik. .!” Badan Tante Ayu Ting Ting langsung kuputar hingga kali ini dia tengkurap.. yahud. tapi agaknya vagina itu masih agak sempit. kamu. kali ini kakinya terjuntai ke bawah... Dik batangmu rasanya nembus ke perut Tante nich..!” desahnya tidak menentu. enak. padahal saya sudah tekan berkali-kali.. nggak apa-apa kok. Tanganku mulai meremas-remas payudaranya.. mungkin karena belum pernah melahirkan. dihujam. “Tante. Tiba-tiba tubuh Tante Ayu Ting Ting menggelinjang dengan hebatnya.. sudah. trus. aawww.... emang.!” Kuubah posisi Tante Ayu Ting Ting. agh. sempit.. ssh. Aku benar-benar puas. lalu dengan sedikit hentakan. ah. yach... tapi tekan. Ah.. tangannya memegang perutku berusaha menahan tekanan batangku pada vaginanya. keluar..... mungkin karena batangku yang besar... kurenggangkan liang vaginanya.... kalau sampai vagina saya robek. banget. lalu kuposisikan batangku tepat di liang kemaluannya yang masih agak basah. oohh. arghh. gede. tekannya.. ah. Dik... ah... aku. “Argh.

sehingga memudahkan lidahku memainkan liang kemaluannya untuk menjilati sisa-sisa cairan yang baru saja dikeluarkan oleh Tante Ayu Ting Ting.!” “Ah.. Rahul.. memek Tante memang.. jadi liang kemaluannya sedikit lebih lebar dan memudahkanku dalam menekan batang kejantananku untuk masuk ke lubangnya Tante Ayu Ting Ting.” .. ahh.. Tante Ayu Ting Ting.. Sementara kulihat Tante Ayu Ting Ting tidak bersuara apa-apa.. “Jleb.. jam pun sudah menunjukkan waktu 4:30.. Tiba-tiba Tante Ayu Ting Ting terbangun dan dia mengatakan bahwa dia mau mencapai orgasme yang kedua kalinya.. ah. Karena tadi Tante Ayu Ting Ting sudah orgasme. Aku berpikir bahwa hampir 3 jam aku dan Tante Ayu Ting Ting berburu nafsu birahi.. hebat.. rasanya.. kamu.. karena liang senggama Tante Ayu Ting Ting sangat sedap sekali rasanya.. mani. hamil. Tante bisa. Akhirnya kulepas cairan maniku ke liang senggamanya dengan sedikit pengharapan. tapi. Cairan itu sangat manis rasanya sehingga langsung kuhisap habis.... Tante. crot..... bless... Dik.. jleb.!” Cairanku dengan derasnya membasahi lubang kemaluan Tante Ayu Ting Ting. mau keluar.. argh. Akhirnya kami pun ambruk dan langsung tertidur berpelukan. keluarin. memek... coba. ahh.. serr.. argh.. sehingga aku pun menikmatinya.! Tante sampai dua... Kamu lebih hebat dari suami saya. Tante........... Se.. tetapi setelah kupikir. jadi segar. memek. aawww. yach. dan meneteslah cairan kental lagi dari liang kewanitaan Tante Ayu Ting Ting yang membasahi batang kemaluanku. sekali. Dik... kali. deh.. agh. “Agh.. saya.!” “Jangan.. argh.. “Crot. Tante... mau..! Tante Ayu Ting Ting puass deh sama permainan seks kamu. bless. Keluar di dalam.. Dik. sshh. hangat. masih tegar. Kapan kita bisa main lagi. Dik.......... sehingga agak meluber dan rupanya Tante Ayu Ting Ting menyukai air maniku yang hangat. Tante.!” Aku memasukkan batang kejantananku ke liang Tante Ayu Ting Ting dengan berceracau.. di luar. di dalam.. karena dia sudah tertidur lemas.!” “Ahh. he.. Tante. agh. Tante.. sedapnya. saya juga sudah... Setelah cairan itu habis. ah. agh. mau. air mani. Siapa tahu nanti.. aku dan Tante menginginkan seorang keturunan. Hal itu berlangsung satu jam lamanya. arghh.. kamu. “Dik Rahul. Dik Rahul. agh.. keluar.. Batang kejantananku keluar masuk liangnya dengan lembut.. serr....? Tante udah pingin main lagi deh.. kamu memang. keluarin.... luar biasa. Rahul ka. ah. air. terima kasih yach.. kutempelkan lagi batang keperkasaanku pada liang senggamanya... Aku terbangun dari tidurku ketika batangku sedang dihisap dan dijilat Tante Ayu Ting Ting untuk mengeringkan sisa air maniku... aja... sshh. aghr. Tante.!” Tante Ayu Ting Ting merengek meminta untuk air maniku harus dikeluarkan di dalam vaginanya. sebenarnya aku agak bingung atas permintaannya.

hanggatt. Rista meraba-raba kancing BH-nya. tidak terlalu besar tapi cukup menantang membuat setiap lakilaki yang dekat dengannya ingin selalu menjamahnya. hampir setiap hari aku bertemu Tante Ayu Ting Ting untuk memburu nafsu birahi lagi.?” “Iya. Pantat Rista mengiurkan juga. Terlebih air mani kamu. Tante Ayu Ting Ting sekali lagi kusodok liang senggamanya sewaktu bershower ria. buah dadanya pun membulat. Rista memang cantik. lalu mengulurkannya kepadaku. Disini ayu tingting bukan nama sebenarnya. Aku tak sungkan-sungkan lagi. Aku menggosok rata. Hatiku jadi cair.. Cerita sex ini sungguh indah apalagi sambil lihat goyangan Ayu ting ting di kamar mandi. maka terurailah tali BH-nya . Dik Rahul. Fer” Rista menyuruhku. Aku mulai menggosok.. Rista memberRistahuku akan masalahnya. Setelah itu. Kemudian Rista mengunci pintu gudang itu. terus saja menaburkan bedak itu di atas telapak tanganku. Di tempat kerjaku ada seorang cewek bernama Rista. Sesekali Rista kegelian. lalu dilepaskannya.. Segala masalahnya akan dia berRistahukan padaku. Fer belakang badan Rista gatal-gatal nih”. “Tolong gosokkan ya. sekali. Aku menepuk bedak yang ada di tanganku ke atas badan Rista. “Disini saja.. besok pun juga boleh. yang selama ini tak pernah aku lihat tanpa busana.!” Kukecup bibir Tante Ayu Ting Ting yang setelah itu kami membersihkan badan kami bersamaan.“Iya Tante. kamu pun hebat. ketika aku mengurutkan jariku pada alur di tengah belakang badan Rista. Sekarang kita bersih-bersih. Tante Ayu Ting Ting dinyatakan hamil.. Habis saya juga puas. Rambutnyapun panjang sebahu. “Kalau begitu kemarilah”. Hangat badannya.. Hingga sekarang sudah berlangsung 3 bulan lebih lamanya. Di kamar mandi. serta mengambil bedak antiseptik di rak yang berdekatan.” “Iya. Tante bisa mewujudkan mimpi saya selama ini. Siapapun yang melihat tubuh Rista pasti naik nafsu syahwatnya. di dalam gudang lebih nikmat” Rista memberitahuku dengan suara yang amat lembut dan begitu manja. Rista menarik baju yang dipakainya ke atas hingga sebatas tengkuk. yaitu menikmati tubuh Tante Ayu Ting Ting dan Tante luar biasa melayani saya hampir tiga jam. Aku menelan ludah melihat ke belakang badan Rista. Saya suka sekali ketika batangmu menghujam memek saya. kulitnya putih. balasku dengan sedikit terkejut. Suatu hari Rista datang padaku”. sayangku.. Tante memang luar biasaa. Rista adalah cewek yang paling akrab denganku. Cerita merangsang gara gara gatal di pinggang – Aku bekerja sebagai sales assistant di sebuah supermarket Y di Bandung. Wahh. “Fer” Rista menarik tanganku menuju ke dalam gudang yang tak jauh dari tempat kami berdiri tadi. matanya bulat. nanti anak dan suamimu datang. dan yang agak menyejukkan hati kami berdua bahwa sejak sebulan lalu. Besok kita bisa main lagi khan.

Aku merasa tak tahan. Rista menguak rambutnya ke belakang dan meng-”karaoke” batang kejantananku. perutku. “Jangan!”. lalu membuka retsleting celanaku. sambil mengulum-ngulum lidahku. Aku terus menggosok. kini aku telah dapat memegang buah dada Rista yang lembut itu. Rista tidak lagi menepuk tanganku tetapi dia memegang tanganku yang aku takupkan pada payudaranya itu. Tanyaku pada Rista. Rista mencium sekRistar batang penisku. Jariku kini memainkan peranan memilin-milin puting susu Rista pula! Aku sadari tadi memeluk Rista dari belakang. Aku merasa semakin terangsang. aku meminta maaf. “Belum!” jawab Rista pendek. “Sudah hilang belum gatal itu?”. Rista mengarahkan batang penis ke matanya. Rista merasa kagum melihat batang penisku yang menegang secara maksimal itu. Aku merasa kepala penisku terkena anak tekak Rista. kali ini turun sampai ke batas pinggang. Aku merasa batang penisku sudah mulai mengeras. Batang penisku semakin menegang. aku menelan air liur. merangsang sekali! Rista membuka kancing bajunya dan terus menanggalkannya berserta BH-nya dan mencampakkannya di atas lantai. Aku terus menggosok. melihat aksi Rista yang berani itu tadi. Rista menciumku rakus sekali. Rista ketawa kecil. Rista mencium dadaku. Rista nampak sudah mula merasa terangsang.itu di belakang badannya itu. Rista menggeliat geli sambil tangannya memegang pergelangan tanganku. Tanganku kembali ke bekakang. yang tertutup dengan BH berwarna putih. Aku merasa nikmat sekali. “Hei! Apa-apaan nih”. hidungnya. Aku mencium tengkuk Rista. Kini payudara Rista tak tertutup apa-apa lagi. menutupi buah dadanya yang mungil itu. Akupun begitu juga membalas dengan rakus serangan Rista. Dia masih menggeliat-geliat akibat remasan serta ciumanku. Dia menggengam dengan rapi. Tengah menggosok belakang badan Rista. Aku memberanikan diri mengurut ke dalam rok Rista. Aku tetap mengecupngecup buah dada nya yang sudah mengeras tegang. Tanganku menekan-nekan pantatnya. Aku menanggalkan bajuku. tanganku secara perlahan-lahan merayap ke dada Rista. dengan hati yang berdebar-debar. BH yang Rista pakai masih melekat di dadanya. Tiba-tiba Rista berlutut. batang penisku semakin mengeras dan mula tegang! Aku coba lagi untuk meraba ke dada Rista. “Ohh! sorry”. Buah dadanya aku rasa sudah semakin menegang. Aku terus meremas-remas dan membalikkan badan Rista supaya berhadapan denganku. ke pipinya. Sambil mengulum secepat-cepatnya. berdesir darahku. tetapi Rista menepuk lagi tanganku. Batang penisku yang keras menonjol itu aku gesek-gesekkan pada alur pantat Rista. Aku mulai meremas buah dada Rista. Dia menarik keluar batang penisku yang tegak keras. Ngilu rasanya! Aku juga membantu Rista dengan mendorong dan menarik . Rista terus mengulum penisku hingga ke pangkal makin lama semakin cepat. larang Rista lagi. Rista melarang sambil menepuk tanganku.

Rista duduk di atas meja. Dia mengayun ke atas dan ke bawah. Aku merasa kehangatan lubang vagina Rista. Vaginanya terlihat basah sekali. Dia turun dari atas meja dan mendorongku telentang lalu duduk di atas badanku dan memasukkan lagi penisku ke dalam lubang vaginanya itu. Penisku jadi lembek kembali! “Aik! belum apa-apa sudah lembek”. Aku duduk dan Rista masih telentang. Rista mengulum lagi penisku. Bibir vaginanya sedikit terbuka. Aku menyodok lagi dalam sedikit dan terus ke pangkal. Aku pegang kiri dan kanan pantat Rista dan mengayun lagi. argh. Laku aku tekan lagi. Aku mengangkangkan paha Rista.atau mungkin lebih tepat disebut warung. Dia lantas mencabut keluar penisku lalu menjilat-jilat air maniku. Aku tidak sungkan-sungkan lagi terus melakukannya tapi sebentar saja. “Argh.Tidak banyak barang yang dijual. sudah hampir keluar! Sudah hampir keluar! Rista sengaja berlagak tak tahu saja. Rista merapatkan payudaranya dengan kedua belah tangannya.kepalanya. pahaku di bawah paha Rista.!” Rista menyuruhku. Aku mendorong dan menarik berulang kali. Rista kini agresif. Aku meletakkan kepala penisku ke pintu vaginanya. ketika aku katakan maniku sudah hendak keluar. Aku menjilatinya. Rista sudah bugil di depanku. Rista mencabut penisku keluar.itu tampak sepi. kakinya lurus ke lantai menungging! Akupun berdiri lalu membuat ‘dog style’. Tak lama dia tarik keluar lagi penisku. ” Yes!” suara Rista perlahan.”Cuma buat . Oh Rista kapan kita mengukir cerita sex indah kayak gini lagi. Rista meletakkan kedua belah kakinya di atas bahuku. Aku buka sedikit dengan jari lalu mengoreknya sedikit demi sedikit jariku menyodok vagina Rista. Rista masih mengulum. Aku membuka celana. Rista makin terlihat lemas dan nikmat. “Rista. Aku mencium sekRistarnya. Aku sodok lagi tarik dan keluar dorong dan masuk ke dalam vaginanya. Aku mendorongnya telentang lagi. argh!” Rista mengerang perlahan. Bulu yang tipis warna pirang menutupi vaginanya. Aku sodok sedikit. Aku berlutut menarik rok dan celana dalamnya. Aku mengayun dengan perlahan. Licin dan sedap rasanya Rista bangun dan bertiarap di atas meja. Penisku jadi tegang lagi. Air maniku tersemprot memenuhi rongga mulut Rista. Rista tersenyum memandangnya. “Masukin di celah susuku dong! Masukin di celah susu ah.. apakah pantatmu kini gatal ? Sex kilat ternyata asik – Rumah yang garasinya difungsikan sebagai toko. “Argh!” Rista mengerang lagi. aku sodok lagi penisku ke dalam vaginanya. pokoknya malam itu kami merasakan kepuasan bersama dengan mencoba segala posisi. Dia nampaknya menikmati sekali. Aku kemudian menyangkutkan sebelah kaki Rista di atas bahuku dalam posisi telentang.

karena letaknya tinggi tentu tangannya terangkat. Kalau matanya melotot ya sdh.hidungnya kembang kempis.memang kenapa?”jawabnya sambil menatap kearahku “Ah yang bener!saya kira baru dua lima-an” “masa seh?” Dia tersenyum bangga lagi.kecuali berat badan.Sering berbaju terusan yang longgar dibagian lengan.Setiap hari kusempatkan beli rokok diwarungnya.Bermata sayu berwajah sendu.Bagaimana kalau kedalam rumah.Kalau yang botaknya belakang dia pemikir.Lalu sentuh tangannya dan lihat reaksinya.tanpa berusaha menarik saat kugenggam.beri pujian pada sekecil apapun kelebihan yang ada padanya.nanti dilihat orang” Aha!Dia hanya takut dilihat orang. Gaya seperti ini kuterapkan juga pada Sutiyah.Lha ini botaknya mulai depan sampai belakang.Tentu ia akan membiarkanku .berarti dia fikir dia pintar dong! Ah.dari pada bengong”jawab pemiliknya waktu aku tanyakan kenapa jualannya tidak di lengkapi sekalian.Dan Rumput ketiak Sutiyah lebih hijau eh maksudku lebih lebat dari istriku dirumah.Kesehariannya wanita berpayudara besar itu berdandan ala kadarnya.Pergi pagi pulang petang.Ini yang aku suka.Dan kemaluanku mengacung keras didalam sangkarnya.Menyentuh tangannya tanpa harus berpura-pura tak sengaja.Saat dia mengambil rokok dietalase.kalau botak didepan berarti dia pintar.Sepertinya bangga nih.Aku meremas tangan halusnya sampai akhirnya dia berkata “Jangan ah. “Mbak Sutiyah ini asli mana sih?”tanyaku sambil menunggu kembalian uang darinya. Aku laki-laki berpengalaman dalam urusan merayu wanita-wanita bersuami untuk membawanya keatas ranjang.Usia suaminya kutaksir empat puluhan.Suaminya bekerja pada satu instansi pemerintahan.Nah aku jadi tahu kalau bulu ketiaknya lebat. ”Malang.Dia ibu beranak satu.Sederhana saja.Kata orang sih. Uang kembalian kuterima dengan menyentuh tangannya seperti tak sengaja.memang kenapa?” “Ooo Malang.Tak ada reaksi.Tutup rapat pintu juga tirai jendela.Benarlah kata pepatah rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumput dirumah sendiri.Ia hanya tersenyum.Dan matanya yang sayu itu bagai mengundang. Besoknya: “Usianya berapa sih mbak?”Pancingku ”Tiga enam.ngapain jadi menceritakan suaminya?! Dia bernama Sutiyah.Berkulit kuning langsat dengan wajah biasa-biasa saja meskipun tidak dapat dikatakan jelek.makanya kulitnya putih banget!” ”masa sih?biasa aja kok”katanya dengan senyum sambil melihat kearah kulit lengannya.sambilan saja dik Pras.tapi kepalanya sudah botak.cari yang lain.Tentu tak akan ada orang yang melihat. pikirku kena lu! Sejak itu aku makin berani.

sungguh. Ia masih membelakangiku.cukuplah.Kulumat dengan rakus dan Sutiyah mendesah “ohhh.. Rambutnya yang tidak terlalu panjang diikat memperlihatkan tengkuknya yang putih dan berbulu halus. berdiri dibelakangnya.aku ingin netek” “Punya istrimu lebih kenyal.’waduh bos. “kok tutup?” tanyaku.Lalu kulepas untuk kemudian beralih pada lehernya. “Jangan Dik ah sshh” “Jangan dari belakang maksudnya. ini bukan waktunya berdebat.pada selangkangannya.” Aku terus mengelitik dan melumat.Kesempatan yang datang dua hari kemudian. Ia makin bergelinjang.Kujilati rumput lebat berbau khas itu.Langsung kusingkap tempurung kain itu.ada penutupnya.kan masih muda..dan dia yang menciptakan. Pindah kini pada payudara montoknya. bibir sensual tanpa gincu itu merekah.Kulihat toko Sutiyah tutup tapi pintu rumahnya terbuka. dan aku mengecupnya.Aku masuk kerja siang.sekeliling tak ada orang. Pagi itu istriku sudah berangkat kerja seperti biasa.menatap pinggul dan bongkahan pantat yang besar dibalik baju terusan longgarnya.kuangkat lengannya. Ia tahu aku begitu dekat tapi ia membiarkannya. Matanya terpejam.tampaklah puting susu yang kecoklatan dan tegak.makin giat aku meremasnya.tapi waktunya membalikkan tubuh Sutiyah.tebal lagi!’lapor tanganku pada otak.Aduh…geli dik” “Lebih kenyal yang ini.berusaha membuka etalasenya.. ”Lagi malas.puting satunya .sementara sebelah tanganku merayap kebawah.Ini hanya soal kesempatan. Kami berhadapan kini.tanganku bisa merayap masuk langsung kebalik bh.lalu lidahku menempel pada ketiaknya yang selama ini hanya dapat kucuri pandang.sebentar lagi anakku pulang.mengait lidahnya.Dia tampak duduk diteras. Sekali lagi menoleh kiri kanan memastikan keadaan aman. Diamenggelinjang.”dengusku ditelinganya.Sutiyah kegeliaan.Lidahku protes’aku belum puas bos. Lidahku menjelajah rongga mulutnya.sshh.Aku rasakan ini sebuah isyarat. hee.Tapi kalau perlu rokok bisa aku ambilkan kok!”tawarnya sambil langsung berdiri dan berjalan kearah pintu samping yang memang tembus ketokonya.Ayo kekamarmu!” “Jangan.Mata lirik kiri lirik kanan. salahnya kenapa nggak dari tadi!” ”lha tukang sayur…”tak kulanjutkan ucapanku.Dua kancing kubuka.Kini dua tanganku menyelinap dari bawah ketiak untuk bekerja pada dua bukit kembarnya. “Payudaramu kenyal mbak.Ia bagai kesulitan bernafas. Segera aku menyusul. Aku makin tidak tahan untuk memeluk tubuhnya hingga tersentuhlah bagian pantatnya oleh penisku yang sudah membengkak.berbuat lebih dari sekedar menggenggam tangan.Otakku merespon:cepat diplorot!!. Segera kulumat dan ia membalasnya dengan panas dan bergairah.

mengangkang.Aku menaikkaan kolorku dengan malas-malasan.jleb…jleb aku langsung menggempur celah yang sempit itu.Memakai kembali celana dalamnya yang tadi berserakan dilantai.lalu mengarahkan otot kejantanku pada belahan yang mengintip dari bawah pantat besarnya.karena akupun hampir ejakulasi.berisyarat agar aku segera memasukinya dari belakang. menarik kepalaku dari pangkala pahanya.hutan belantara! Sutiyah tetap berdiri.cepat keluar nanti anakku keburu pulang!”.”.jleb.nghhh….Aku menjelang pintu ketika dia bersuara lagi”Eh dik.bodoh!”nafsuku menyela dan otak mendukung”Ya ya ya. pantatnya tertampar tampar hempasan pinggulku yang kian menggila.makin dalam penisku masuk. Sutiyah cepat-cepat menarik diri.glek!aku menelan liur.Penutupnya telah kutarik.Sutiyah merintih dan mengerang tertahan.Kemudian dia lebih menunggingkan lagi pantatnya.ohh.memiawmu legit sekali Sutiyah.Aku hanya menurunkan celanaku sebatas lutut.plak.aku ga tahan. “Sudahh dik.Kedua kaki masih terasa lemas sedikit gemetar ketika Sutiyah berkata”Nih rokoknya.waktu kita tidak banyak!” Segera aku berlutut diantara kaki Sutiyah...Kedua tangannya bertumpu pada pinggiran etalase.Kusibak setinggi mungkin bagian bawah gaun terusannya sampai aku dapat melihat selangkanganya.oh Sutiyah! .”jilat vaginanya. ”memiawmu oh.Aku terus dan terus menjilat bahkan menelan lendir vaginanya..” “ouhh cepetan dik…aku mau keluarr” Aku makin mempercepat gerakanku.Vaginannya begitu tembam sedang rambutnya seperti dugaanku.Kucengkram pinggulnya. “Duh enaknya…terus dik.. alangkah menggairahkan pemandangan didepanku kini.”Ia menggigil. “nghhh…. Sutiyah berdiri dengan setengah menungging.belum.duitnya belum!” Sutiyah…....sshh” lamat kudengar Sutiyah merintih.lalu dengan satu sentakan panjang dan dalam menyemburlah lahar kejantananku dalam lubang surganya..memberi kemudahan lidahku bermain sirkus diarena yang sempit namun basah itu.plak.begitu juga aku.Lalu dia berbalik.ohhhh…lebih keraas!” plak.sedang kakinya menjinjit oh.