Anda di halaman 1dari 5

1

VISKOSITAS DAN RHEOLOGI


O Salah satu hal yang mempengaruhi suatu sediaan Iarmasi baik atau tidak, adalah siIat
alir sediaan maka dari itu kita perlu mempelajari viskositas dan rheologi.
Cairan yang sifat alirannya tidak dipengaruhi oleh waktu (Time In
Dependent)
a Aliran Plastis : urva aliran plastis tidak melalui titik (0,0) tapi memotong
sumbu shearing stres
b Aliran Pseudoplastis : urva untuk aliran pseudoplastis dimulai dari (0,0) ,
tidak ada yield value, dan bukan suatu harga tunggal.
c Aliran Dilatan
2 Cairan yang sifat alirnya dipengaruhi oleh waktu (Time Dependent)
a Aliran Thiksotropi: !ada aliran tiksotropik kurva menurun berada
disebelah kiri kurva menaik. Gejala ini umumnya dijumpai pada zat yang
mempunyai aliran plastis dan pseudoplastis. Hal ini disebabkan karena
terjadi perubahan struktur yang dapat kembali ke keadaan semula dengan
segera apabila tekanan dikurangi
b. Aliran Rheopeksi: !ada aliran rheopeksi kurva menurun berada disebelah
kanan kurva menaik. Hal ini terjadi karena pengocokan yang perlahan-lahan
dan teratur akan mempercepat pemadatan suatu sistem dilatan
c Aliran Viskoelastis: !ada aliran viskoelastik ini, jika cairan diberikan
tekanan di atas yield value static, maka akan mengalir sebagai cairan tetapi
bila tekanan dihilangkan sistem tidak kembali dengan sempurna ke keadaan
semula
1. ir p 1.0010
3

kg
/m
3
1gr/cm
3

2. Darah p 1,0610
3kg
/m
3
1,6gr/cm
3

3. Bensin p 0,6810
3kg
/m
3
0,68gr/cm
3


2

q

4
.t.p.P
8.L.v

r 1 cm
p 1,6 g/cm
3
! 10 dyne/cm
3

L 10 cm
t 7,3 s
V 15 ml
Pengukuran Viskositas
O Suspensi
Dik : Faktor oreksi (F) 12,5
Nilai yang Terbaca 13
Dit : q .?
!eny:
q Nilai yang Terbaca Faktor oreksi
13 12,5
162,5 cps
1,625 poise
Viskometer kapiler digunakan untuk mengukur viskositas dari air, darah dan bensin.
Dimana prinsip kerja dari viskometer kapiler adalah dengan mengukur waktu yang
dibutuhkan bagi cairan tersebut untuk lewat antara dua tanda ketika ia mengalir karena
gravitasi melalui suatu tabung kapiler vertikal.
Tiap zat memiliki viskositas yang berbeda beda, Hal ini disebabkan kerana viskositas
suatu cairan dipengaruhi oleh suhu dan konsentrasi dari cairan tersebut
Suspensi dan emulsi diukur dengan menggunakan viskometer brookIield yang
prinsip kerjanya adalah mengukur zat cair dengan viskositas tinggi.
Dik: !anjang (L) 10 cm
Diameter (r) 10 mm 1 cm
Tekanan Udara ! 10 dyne/cm
2

Vol. cairan 15 ml
3

EMULSI
Seorang ahli Iarmasi dapat menggunakan pengetahuan mereka mengenai
ketidakstabilan sistem emulsi sebagai reIerensi dalam merancang, memIormulasi,
meracik hingga membuat sediaan emulsi yang stabil dan layak digunakan oleh
masyarakat.
Secara Iarmasetik, proses emulsiIikasi memungkinkan ahli Iarmasi dapat membuat
suatu preparat yang stabil dan rata dari campuran dua cairan yang tidak bisa bercampur
O mulgator, adalah bagian dari emulsi yang berIungsi untuk menstabilkan
emulsi.
O akin rendah nilai HLB suatu surIaktan maka akan makin lipoIil surIaktan
tersebut, sedang makin tinggi nilai HLB surIaktan akan makin hidroIil

a. Untuk HLB butuh 11
Diketahui : B
campuran
untuk HLB butuh 11 3 g
HLB Tween 80 dalam tabel 15
HLB Span 60 dalam tabel 4,7
Ditanya : - Bobot tween 80 ....?
-Bobot Span 60 ....?
!enyelesaian :
O #umus enurut !##T
(B
1
x HLB
1
) (B
2
x HLB
2
) (B
campuran
x HLB
campuran
)
(a x 15) ((5-a) x 4,7) 11 x 3
15a (21,5 4,7a) 3 3
15a 4,7a 33 21,5
10,3a 11,5
4

a


a 1,2 g
-Tween 80 1,2 g
-Span 60 3 g 1,2 g 1,8 g
O #umus enurut D
a
LBb
LBuLBb
%

x 100

x 100
61,16
b 100 - 61,1 38,84
Bobot a (Tween 80) 61,16 x 3 g 20,3 g
Bobot b (Span 60) 38,84 x 3 g 1,16 g
!araIin 20

x 100 g 20 g
!araIin yang akan di pakai/ di timbang adalah

x 20 g 10 g
ir 100 g (Tween 80 Span 60 !araIin )
100 g (1,54 g 1,46 g 20 g)
77 g
ir yang akan di pakai/di timbang adalah

x 77 g 38,5 g.
O Dan pengocokan dihentikan setiap 20 detik. !engocokkan dilakukan sebanyak 3
kali. !engocokan dilakukan untuk memberikan kesempatan pada minyak untuk
terdispersi ke dalam air dengan baik serta emulgator dapat membentuk lapisan
Iilm pada permukaan Iase terdispersi. Jika pengocokan dihentikkan, tetesan
5

tetesan akan bergabung menjadi satu dengan cepat dan kedua cairan tersebut
akan memisah
O suatu emulsi dianggap tidak stabil secara Iisika jika Iase dalam atau Iase
terdispersi pada pendiaman cenderung untuk membentuk agregat dari bulatan
bulatan, bulatan bulatan atau agregat naik ke permukaan atau turun ke dasar
emulsi tersebut akan membentuk lapisan pekat dari emulsi, dan semua atau
sebagian dari cairan Iase dalam tidak teremulsikan dan membentuk suatu
lapisan yang berbeda pada permukaan atau pada dasar emulsi yang merupakan
hasil dari penggabungan bulatan bulatan Iase dalam.
O