Anda di halaman 1dari 21

PASAR MODAL

A.

Definisi / Pengertian Menurut Myers dan Brealy : Pasar modal adalah suatu tempat dimana efek-efek suatu perusahaan diperdagangkan.
Surat berharga yg dapat diperjualbelikan, yg memberikan claim (hak tuntutan) thd suatu pendapatan atau harta (assets) perush penerbit surat berharga tsb.

Menurut Kosasih : Pasar modal atau bursa adalah tempat bertemunya calon pemberi modal jangka panjang dan calon penerima modal yang akan dipakai unt mengembangkan usaha dg cara memperjualbelikan surat-surat berharga. Pasar Modal adalah : Tempat pertemuan (konkrit ataupun abstrak) antara pemilik dana yg akan menanamkan uangnya dg pihak lain yg memerlukan dana melalui proses perdagangan efek-efek. Pasar Konkrit : Adl suatu tempat termasuk peralatan dan system komputerisasi yg dibangun unt mempertemukan pemilik dana dg pencari dana (bursa).

Pasar Abstrak : Adl pasar di luar bursa yg sering disebut Over The Counter (OTC)
Di pasar OTC : hubungan antara pemilik dana dg pencari dana dilakukan melalui system elektronik/sarana komunikasi (telp, telex dan peralatan komunikasi lainnya)

B. Tujuan Pasar Modal


Operasi Perusahaan
2

Manajer Keuangan

Pasar Modal 4
5

Keterangan : 1. Menghimpun dana melalui pasar modal. 2. Penggunaan dana unt operasi perush. 3. Keuntungan yg diperoleh dr operasi perusahaan. 4. Penanaman kembali keuntungan ked lm operasi perush. 5. Pembagian keuntungan kpd pemilik saham perush. Tujuan Pasar Modal :

a. Unt membantu mempertemukan pihak2 yg akan menginvestasikan dana dg pihak lain yg memerlukan modal unt menjalankan perush. b. Sarana2 yg menyediakan alternatif dlm penganekaragaman jenis investasi.

C. Subyek Pelaku Pasar Modal Subyek Pasar Perdana Emiten Investor (pemodal) Lembaga penunjang emisi efek Emisi Saham : Penjamin emisi (underwriter) dibantu para agen penjual Penilai (appraiser company) Akuntan publik Konsultan hukum Notaris Emisi Obligasi : Sama dengan emisi saham

Wali amanat (trustee) Penanggung (guarantor) Subyek Pasar Sekunder 1. Investor penjual efek yg diwakili oleh perantara jual 2. Investor pembeli efek yg diwakili oleh perantara beli.

Perbedaan pokok antara Pasar Perdana dg Pasar Sekunder Variabel Pasar Pasar Perdana Sekunder
Penjual 2. Pembeli Perush Emiten Masyarakat Investor Ditentukan oleh emiten bersama penjamin emisi & disetujui Bapepam Terbatas selama masa penawaran Investor pembeli bebas dari jasa perantara Agen penjual Investor pemilik efek Masyarakat Investor Ditentukan oleh kekuatan pasar (ter-gantung permintaan & penawaran) Tak terbatas, selama pasar modal masih aktif Investor pembeli atau penjual dibebani jasa perantara Para perantara pedagang efek anggota bursa

3. Pembentuk an harga

4. Waktu perdagangan Fee yg dibebankan pd investor

5.

6. Lembaga perantara 7. Cara penawaran

Public offering dan/ atau private Public offering placement (penaseca-ra umum waran oleh emiten)

EMITEN : adl badan usaha/lembaga yg melakukan emisi, baik berupa saham ataupun obligasi

Penerbitan dan penawaran efek unt dijual atau diperdagangkan dg tujuan unt memperoleh dana

INVESTOR : Perorangan dan atau badan yg menanamkan dananya dlm efek. PENJAMIN EMISI (UNDERWRITER)/WRITER : Org atau badan yg mengikat diri menjamin unt menjualkan sutau penerbitan (emisi) surat efek kpd umum, termasuk akan membeli sisa emisi yg tdk dibeli oleh umum pd pasar perdana. PENILAI (APPRAISER) : Perush yg bidang usahanya melakukan penilai-an/penaksiran nilai wajar/nilai riil atas kekayaan/ harta perush, baik barang2 berwujud (tangible assets) atas penugasan/permintaan perush langganannya. AKUNTAN PUBLIK : Seorg yg ahli dlm bidang akuntansi, adapun tugas akuntan publik adl melayani masy dunia usaha atas kebutuhan jasa dibidang akuntansi. KONSULTAN/PENASIHAT HUKUM :

Bertugas unt memberikan pernyataan pen-dapat dr segi hukum antara lain menyang-kut : a. Anggaran dasar dr perush emiten, beserta perubahan2nya. b. Ijin ush dan ijin lainnya yg wajib dimiliki olh perush emiten. c. Bukti pemilikan/penguasaan atas harta kekayaan perush. d. Perikatan2 yg dilakukan olh perush emiten dg pihak ke 3. e. Gugatan/tuntutan dlm perkara perdata atau perkara pidana, yg menyangkut perush emiten atau pribadi anggota pengurus dll. NOTARIS : Penyelesaian perubahan Anggaran Dasar perush emiten dilaksanakan olh notaries, unt selanjutnya mendapat persetujuan dr menteri kehakiman stlh terlebih dahulu memperoleh rekomendasi Bapepam. WALI AMANAT (TRUSTEE) : Badan usaha/lembaga yg bertindak selaku badan yg diberi kepercayaan unt mewakili kepentingan para pemegang obligasi (investor). PENANGGUNG (GUARANTOR) : Badan usaha/lembaga yg menanggung pelunasan kembali peminjam pokok obligasi beserta bunganya.

LEMBAGA PEMBANTU PERDAGANGAN EFEK

MAKELAR Ps 62 s/d 73 KUHD Pekerjaannya : melakukan penjualan dan pembelian bagi majikannya, barang2 dagangan dll, kapal-kapal, andil-andil dlm dana-dana umum & efek-efek lainnya. MAKELAR secara umum : Adl seseorg yg usahanya mengadakan penutupan perjanjian/transaksi dalam perdagangan efek atas amanat (order) dan unt kepentingan/atas nama org lain dlm hal mana dia tdk ada hub kerja dg org lain tsb, atas pekerjaannya itu dia memper-oleh imbalan jasa berupa provisi atau komisi. KOMISIONER ps 78 s/d 85 KUHD Badan hukum/orang yg usahanya mengadakan penutupan perjanjian/transaksi dalam perdagangan efek atas nama sendiri dan atau melaksanakan amanat (order) dan atas beban (rekening) orang lain dg memperoleh imbalan. Efek dpt dibedakan mnrt sifatnya, yi : a. Surat pengakuan hutang (obligasi) b. Bukti penyertaan modal atau keikut sertaan dlm kepemilikan suatu perush (saham)

Perbedaan antara saham dan obligasi


VARIABEL
Arti

SAHAM

OBLIGASI

Penyertaan Modal Pengakuan hutang/ pinjaman Imbalan Deviden Bunga tetap Jangka waktu Tidak terbatas Terbatas : pendek, 4.Hak suara dlm Mempunyai hak menengah, RUPS panjang 5.Resiko 6.Klaim Besar Terakhir pada saat likuidasi Tidak Kecil Punya hak terdahulu

OBLIGASI Obligate (bhs. Belanda) artinya : hutang/kewajiban surat hutang Obligasi Lening : Secarik bukti pinjaman uang yg dikeluarkan oleh suatu Perseroan atau badan hukum lain yg dpt diperdagangkan dg cara menyerahkan surat tsb. Menurut UU pasar Modal : Efek adl surat berharga, yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti hutang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif dari efek.

Perbedaan inti dr saham dg obligasi adl : Saham : mrpk bagian dr modal Perseroan Terbatas yg diambil bagian oleh para pemegang saham/para pesero. Obligasi : pemegang obligasi mrpk kreditur dr perseroan. Biro Administrasi Efek Badan hukum Indonesia berbentuk Perseroan Terbatas yg melakukan usaha dlm bidang pengelolaan administrasi efek seperti registrasi dan pencatatan efek, pemindahan hak dan tugas2 administrasi lain yg oleh emiten anggota bursa ataupun pemodal dipercayakan kpdnya sesuai dg ketentuan yg berlaku. Badan yg dpt melakukan kegiatan sebagai Biro Administrasi Efek adl : Badan hukum Indonesia berbentuk Perseroan Terbatas yg didirikan khusus unt itu dan telah memperoleh ijin usaha dr menteri keuangan. Tugas pokok kewajiban Biro Administrasi 1. Melaksanakan pekerjaan yg dipercayakannya olh emiten dan penjamin emisi efek dlm pelaksanaan dan penyelesaian emisi efek. 2. Menatausahakan pemindahan hak atas efek unt kepentingan para emiten dan para pedagang efek. 3. Melaksanakan kegiatan lain seperti : kliring di bursa efek, dan pembayaran deviden.

4. Wajib menjaga kerahasiaan nasabahnya. 5. Tdk dibenarkan melakukan kegiatan usaha sebagai perantara perdagangan efek atau pedagang efek. CATATAN : Pialang/Broker Melakukan kegiatan atas efek hanya unt kepentingan pihak lain, artinya ; pialang melakukantransaksi jual-beli efek atas dasar permintaan/order dr pihak lain. Dlm penawaran/penjualan efek : Pialang maupun Agen penjualan, tdk mengadakan perjanjian tertulis.

Penjamin emisi & Penjamin utama emisi Efek mengadakan perjanjian tertulis dg emiten Pd Pasar Perdana Agen penjualan sbg penjamin emisi &penjamin utama emisi. Pialang pd Pasar Perdana & Sekunder = agen penjualan. Pedagang Efek : Perorangan atau Badan Hukum Indonesia yg telah mendpt ijin dr menteri keuangan unt melakukan usaha di bidang pembelian dan penjualan efek atas tanggungan sendiri. Persyaratan perijinan usaha Pedagang Efek :

a. Mengajukan permohonan kpd menteri keuangan. b. Berkedudukan di Indonesia. c. Mempunyai usaha di bidang Pasar Modal (bagi Bank, Lembaga keuangan bukan bank, dan Badan Hukum Indonesia. d. Memp keahlian dan atau pengalaman dlm bidang analisa dan piata laksanaan efek yg diakui oleh Bapepam. e. Bank dan Lembaga keuangan bukan bank wajib menyisihkan dana sekurang2nya Rp250.000.000,Badan Hukum Indonesia/perorangan WNI hrs mempunyai modal disetor atau modal usaha se-kurang2nya Rp100.000.000,f. Menyetor ke kas negara biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000,KATAGORI PENUNJANG Tempat penitipan Harta (Custodian) : Berfungsi sbg perush yg menyelenggarakan penyimpanan harta dlm penitipan unt kepentingan pihak lain berdasarkan suatu perjanjian tertulis (kontrak) Surat2 berharga spt : saham, obligasi dan sertipikat deposito. Yg dpt menyelenggarakan Custodian Berdsrkan SK MKU RI No. 1548/KMK. 013/1990 tgl 4 Desember 1990 yaitu : Bank ijin tertulis/persetujuan Ketua Bapepam.

Lembaga Kliring Penyelesaian dan Penyimpanan memperoleh ijin menteri keuangan RI (mis : PT. Kliring Deposit Efek Ind / KDEI).

LEMBAGA YANG TERLIBAT DLM PASAR MODAL (UU No. 8 Tahun 1995)
1.

Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) Lembaga pemerintah. Tugasnya : a. Mengikuti perkembangan dan mengatur pasar modal shg saham (efek) dpt ditawarkan dan diperdagangkan secara teratur, wajar, efisien serta melindungi kepentingan pemodal dan masy umum. b. Melakukan pembinaan dan pengawasan thd lembaga2 dan profesi2 penunjang yg terkait dlm pasar modal. c. Memberi pendapat kpd menteri keuangan mengenai pasar modal beserta kebijakan operasionalnya.

2.

Pelaksana Bursa Pasar Modal adl pihak yg menyelenggara-kan & menyediakan system dan atau sarana unt mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak2 lain dg tujuan memperdag -gangkan efek diantara mereka. Catatan :

Indonesia mempunyai : Bursa Efek Jakarta Bursa Efek Surabaya Bursa Paralel di Jakarta 3. Perusahaan yg Go Public (emiten) Pihak yg membutuhkan dana guna membelan-jai operasi maupun rencana investasi. Perusahaan Efek Perusahaan yg telah memperoleh ijin usaha unt beberapa kegiatan sbg penjamin emisi efek, perantara pedagang efek, manajer investasi atau penasihat investasi.
5.

4.

Lembaga Kliring dan Penyelasaian Penyimpa-nan Lembaga yg menyelenggarakan kliring dan penyelasaian transaksi yg terjadi di bursa efek, serta penyimpanan efek serta penitipan harta unt pihak lain.

6.

Reksadana (Invesment fund) Wadah yg dipergunakan unt menghimpun dana dr masy pemodal selanjutnya diinves-tasikan dlm portofolio efek oleh manajer in-vestasi (jadi mrpk pihak yg kegiatan usaha nya atau utamanya melakukan investasi / investasi kembali/reinvestment/ perdagang-an efek). Ada 2 macam Reksadana : a. Reksadana terbuka (reksadana wajib beli kembali)

b. Reksadana tertutup 7. Lembaga Penunjang Pasar Modal Meliputi : - Tempat penitipan harta - Biro Administrasi efek - Wali Amanat/penanggung yg menyediakan jasanya - Wali Amanat/penanggung yg menyediakan jasanya - Penanggung (guarantor) Profesi Penunjang Pasar Modal Terdiri : - Akuntan - Notaris - Perusahaan penilai (appraisal) - Konsultan hokum Pemodal (investor)

8.

9.

BADAN PENGAWAS PASAR MODAL (Bapepam)


Palang pintunya hukum pasar modal Sbg benteng, ujung tombak dalam me-lakukan law enforcement dan kaidah-kaidah hukum
A.

a. b. c.

Rincian Tugas Bapepam mnrt UU Pasar Modal (UU No.8 th 1995) 1. Pengaturan Umum / Kewenangan dan Tugas Bapepam Lembaga Pembina agar pasar modal : Lembaga pengatur - teratur Lembaga pengawas - wajar

- efisien melindungi Pemodal & masy.

2.

Dapat dilakukan secara : a) Preventif dlm bentuk aturan, pedo-man, bimbingan & pengarahan b) Represif dlm bentuk pemeriksaan, penyidikan & penerapan sanksi-sanksi Pengaturan terperinci ps 5 UU Pasar Modal 3. Pengaturan secara sporadis penegasan atau pengejawantahan dr kewenangan Bapepam
B.

Kewenangan Bapepam sbg Lembaga Pemeriksa (sbg konkretisasi dr kewenangan sbg pengawas) Ps 100 UU Pasar Modal : Pemeriksaan thd setiap pihak yg diduga melakukan atau terlibat dlm pelanggaran thd UU di bidang Pasar Modal. PP No.46 th 1995 Tata cara pemeriksaan di bidang pasar modal jadi pemeriksaan adl kegiatan : - mencari - mengumpulkan - mengolah data dan - atau keterangan lain yg dilakukan oleh pemeriksa untuk membuktikan ada atau tidaknya pelanggaran atas UU dibidang pasar modal.

a. b. c.

Tetapi hrs memenuhi norma2 : a. norma pemeriksaan yg memeriksa b. norma pemeriksaan yg diperiksa Dan pedoman2 : Pedoman umum pemeriksaan Pedoman pelaksanaan pemiriksaan Pedoman laporan pemeriksaan Bila ada bukti-bukti telah terjadi tindak pidana : Maka pemeriksaan dpt terus dilanjutkan dg membuat laporan kpd ketua Bapepem me-ngenai telah ditemukannya bukti permulaan tersebut. Selanjutnya ketua Bapepam dpt menetapkan dimulainya proses penyidikan. C. Kewenangan Bapepam sbg Lembaga Penyidik Sesuai ketentuan KUHP : UUPM diberikanlah wewenang khusus sbg penyidik thd Pejabat Pegawai Negeri ttt di lingkungan Bapepem ini yg disebut Polsus (Polisi khusus) Ps 6 ayat (1) huruf b dr KUHP : Menentukan bhw Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu dpt diberi wewenang khusus oleh UU unt menjadi Penyidik, dan bukan lanjutan dr pemeriksa.

Penjelasan Reksadana (ps 23 s/d 30)


Reksadana : wadah yg dipergunakan untuk menghimpun dana dr masyarakat pemodal yg mempu-nyai tujuan investasi yg bersamaan. Portofolio efek : Kumpulan surat berharga termasuk saham, obligasi, unit penyertaan reksadana yg telah dijual dlm penawaran umum serta surat pe-ngakuan hutang, surat berharga komersial, tanda bukti hutang yg mempunyai jatuh tempo kurang dr satu tahun. Manajer Investasi : Pihak yg mendapat ijin dr Bapepam untuk mengendalikan kegiatan usaha mengelola Porto-folio efek bagi para nasabah atau mengelola porto-folio investasi kolektif unt sekelompok nasabah. Memperoleh imbalan jasa pengelolaan reksadana (Management Fee)
Besarnya disesuaikan dg Nilai Aktiva Bersih Reksadana adl nilai pasar wajar dr portofolio efek & kekayaan lain dari reksadana dikurangi seluruh kewajibannya.

Bentuk reksadana : Reksadana berbentuk Perseroan Bentuk hukum adl perseroan terbatas Sponsor wajib menyetor se-kurang2nya 1% dr modal dasar Manajer investasi bertindak sebagai pengelola kekayaan reksadana Bank Kustodian bertindak sebagai tempat penyimpanan & pengadministrasian keka-yaan reksadana. 2. Reksadana berbentuk KIK Bentuk hukum adl Kontrak Investasi Kolektif (KIK), artinya : pemodal mrpk pemilik atas harta bersama dlm portofolio efek dan kepemilikan dinyatakan dalam unit penyertaan sesuai dg nilai dana yg diinvestasikan oleh tiap2 pemodal. Sponsor wajib menyetor se-kurang2nya 1% dr jumlah unit penyertaan yg ditetap-kan dlm kontrak. Manajer investasi bertindak sbg pengelola kekayaan reksadana. Bank Kustodian bertindak sbg tempat penyimpanan & pengadministrasian kekayaan reksadana. PENERAPAN SANKSI PIDANA DI PASAR MODAL UU No. 15 th 1952 UUPM Ancaman/sanksi yg diterapkan lebih sederhana dr UU No. 8 th 1995.

UU No. 8 Th 1995 vide pasal 103 s/d 110 mengkatagorikan tindak pidana ke dalam 2 bagian : Tindak pidana kejahatan Tindak pidana pelanggaran Hukumannya ada 4 katagori : 1. Kejahatan dg ancaman hukuman maks 10 th penjara dan denda maks 15 miliar rupiah. 2. Kejahatan yg diancam dg maks 5 tahun penjara atau denda maksimum 5 miliar rupiah. 3. Kejahatan yg diancam dengan hukuman penjara maks 3 tahun dan denda maks 5 miliar rupiah. 4. Pelanggaran yg diancam dg hukuman kurungan maks 1 tahun dan denda maks 1 (satu)juta rupiah. PENERAPAN SANKSI PERDATA DI PASAR MODAL Gugatan perdata timbul berdasarkan pada bebe-rapa alasan yuridis sbb : 1. Klaim berdsrkan adanya pelanggaran per-undang2an di pasar modal an sich. 2. Klaim berdsrkan atas perbuatan melawan hukum vide pasal 1365 KUH Perdata. 3. Klaim berdsrkan atas tindakan wan prestasi atau suatu perjanjian. 4. Beban tanggung jawab masing2 pihak. PENERAPAN SANKSI ADMINISTRASI DI PASAR MODAL

Pihak yg dpt menjatuhkan Bapepam UU No. 8 th 1995 vide pasal 102. Pihak yg dpt dijatuhkan sanksi administratif disebut : 1. Pihak yg memperoleh ijin dari Bapepam. 2. Pihak yg memperoleh persetujuan dari Bapepam. 3. Pihak yg melakukan pendaftaran kepada Bapepam. Sanksi Administratif yg dapat dijatuhkan ps 102 (2) UUPM : a. Peringatan tertulis. b. Denda pembayaran sejumlah uang tertentu (bukan denda pidana). c. Pembatasan kegiatan usaha. d. Pembekuan kegiatan usaha. e. Pencabutan ijin usaha. f. Pembatalan persetujuan. g. Pembatalan pendaftaran. PP N0. 45 th 1995 Ps 36 juncto ps 64 : Mempunyai/memperinci hukuman denda administrasi dikatagorikan 4.