P. 1
Bab II Sistem Pemerintahan - Nggo Bocah

Bab II Sistem Pemerintahan - Nggo Bocah

|Views: 44|Likes:
Dipublikasikan oleh Alvin Laurentius
slide catatan KWN ank kls XII
slide catatan KWN ank kls XII

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Alvin Laurentius on Dec 01, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

Pengertian Pemerintahan Pengertian Pemerintahan

SISTEM SISTEM
PEMERINTAHAN PEMERINTAHAN
Bentuk Pemerintahan Bentuk Pemerintahan
Sistem Pemerintahan Sistem Pemerintahan
Sistem Sistem Pemerinta Pemerinta- -
han han di di Beberapa Beberapa
Negara Negara
Amerika Amerika Serikat Serikat
Inggris Inggris
RepubIik RepubIik Rakyat Rakyat
Cina Cina
Sistem Pemerintahan Di Berbagai Negara Sistem Pemerintahan Di Berbagai Negara
u. u. Pengerllun Pengerllun Pemerlnluhun Pemerlnluhun
DaIam arti Iuas DaIam arti Iuas ,segaIa aktifitas penyeIenggaraan negara yg ,segaIa aktifitas penyeIenggaraan negara yg
diIakukan oIeh badan IegisIatif, eksekutif, dan yudikatif diIakukan oIeh badan IegisIatif, eksekutif, dan yudikatif
DaIam arti sempit DaIam arti sempit ,badan eksekutif beserta jajarannya ,badan eksekutif beserta jajarannya
3 3 Menurut Utrecht Menurut Utrecht, ada pengertian yang berbeda , ada pengertian yang berbeda- -beda: beda:
Pemerintahan sebagai gabungan dari semua badan Pemerintahan sebagai gabungan dari semua badan
kenegaraan yang berkuasa memerintah (badan IegisIatif, kenegaraan yang berkuasa memerintah (badan IegisIatif,
eksekutif dan yudikatif) eksekutif dan yudikatif)
Pemerintahan sebagai gabungan badan Pemerintahan sebagai gabungan badan- -badan kenega badan kenega- -
raan tertinggi yang berkuasa, misaInya raja, presiden, raan tertinggi yang berkuasa, misaInya raja, presiden,
atau Yang Dipertuan Agung (MaIaysia) atau Yang Dipertuan Agung (MaIaysia)
Pemerintahan daIam arti kepaIa negara (presiden) Pemerintahan daIam arti kepaIa negara (presiden)
bersama dengan kabinetnya bersama dengan kabinetnya
Pemerintahan Pemerintahan ( (governing governing) ) menurut menurut Kooiman Kooiman,,
merupakan merupakan proses proses interaksi interaksi antara antara berbagai berbagai
aktor aktor dalam dalam kegiatan kegiatan kenegaraan kenegaraan dengan dengan
kelompok kelompok sasaran sasaran atau atau berbagai berbagai individu individu
masyarakat masyarakat..
Polu penyelengguruun pemerlnluhun Polu penyelengguruun pemerlnluhun
dulum musyurukul devusu lnl : dulum musyurukul devusu lnl :
I. I. Proses koordlnusl ( Proses koordlnusl (coordlnullng coordlnullng). ).
2. 2. Pengendullun ( Pengendullun (sleerlng sleerlng). ).
3. 3. Pemenguruhun ( Pemenguruhun (lnfluenclng lnfluenclng). dun ). dun
4. 4. Penyelmbungun ( Penyelmbungun (bulunclng bulunclng). ).
%ugus: segulu keglulun yg dllukukun ulk mencupul
lu|uun lerlenlu. Kevenungun: huk yg dlmlllkl
seseorg/lembugu ulk meluksunukun lugus lerlenlu.
%ugus dun kevenungun neguru ÷ fungsl neguru
Pemerintahan Pemerintah
Aparat/Lembaga
Kewenangan Tugas
Pemerlnluh dun pemerlnluhun berbedu. Pemerlnluhun
menyungkul lugus dun kevenungun budun-budun
neguru. Pemerlnluh mrpkun upurul/budun yg
men|ulunkun lugus dun kevenungun neguru dlm rungku
mencupul lu|uun nuslonul.
%ugus: segulu keglulun yg dllukukun ulk
mencupul lu|uun lerlenlu. Kevenungun: huk
yg dlmlllkl seseorg/lembugu ulk meluksunukun
lugus lerlenlu. %ugus dun kevenungun neguru
÷ fungsl neguru
$lslem: kesuluun hub erul unlur unsur yg sullng
lergunlung sulu sumu luln yg men|ulunkun fungsl-
fungsl uluu perunun unluk mencupul lu|uun-
lu|uun lerlenlu.
$lslem Pemerlnluhun: kesuluun
hubungun yg sullng lergunlung unluru
unsur-unsur penyelengguru neguru yg
melukukun ukllfllus keneguruun
(mekunlsme ker|u) dulum rungku
mencupul lu|uun-lu|uun nuslonul.
b. b. 8enluk Pemerlnluhun 8enluk Pemerlnluhun
Bentuk Pemerintahan Bentuk Pemerintahan
KIasik KIasik
Ajaran PIato Ajaran PIato
(4 (4 - - 347SM) 347SM)
Aristokrasi, Aristokrasi,
Timokrasi, Timokrasi,
OIigarki, OIigarki,
Demokrasi, Demokrasi,
Tirani Tirani
Ajaran AristoteIes Ajaran AristoteIes
(384 (384 - - 3 SM) 3 SM)
Monarki, Monarki,
Tirani, Tirani,
Aristokrasi, Aristokrasi,
OIigarki, OIigarki,
PoIiteia, PoIiteia,
Demokrasi Demokrasi
Ajaran Ajaran PoIybios PoIybios ( (4 4- - SM) SM)
Lanjutan ....
MONARKI
TIRANI
ARISTOKRASI
OLIGARKI
DEMOKRASI
OKHLOKRASI
SKEMA TEORI SIKLUS POLYBIOS SKEMA TEORI SIKLUS POLYBIOS
Lanjutan ....
8ENIbK 8ENIbK
FEMEkINIAHAN FEMEkINIAHAN
MODEkN MODEkN
[Moch|ove|||} [Moch|ove|||}
REPUBLIK REPUBLIK MONARKI MONARKI
bsolul bsolul
Konsllluslonul Konsllluslonul
Purlemenler Purlemenler
bsolul bsolul
Konsllluslonul Konsllluslonul
Purlemenler Purlemenler
$lslem Pemerlnluhun $lslem Pemerlnluhun
Sistem Pemerintahan PresidensiaI Sistem Pemerintahan PresidensiaI
Kedudukan eksekutif tak tergantung pada badan perwakilan
rakyat. Dasar hukum kekuasaan eksekutif dikembalikan
kepada pemilihan rakyat.
ulum prukllknyu. slslem presldenslul ulum prukllknyu. slslem presldenslul
menerupkun leorl %rlus Pollllku Monlesqueu menerupkun leorl %rlus Pollllku Monlesqueu
securu murnl melulul pemlsuhun kekuusuuun securu murnl melulul pemlsuhun kekuusuuun
( (sepurullon of pover sepurullon of pover ). conlohnyu : merlku ). conlohnyu : merlku
dengun dengun chek und bulunces; chek und bulunces; Indoneslu Indoneslu
menerupkun pembuglun kekuusuun menerupkun pembuglun kekuusuun (dlslrlbullon (dlslrlbullon
of pover of pover). ).
enurut enurut Rod Hague Rod Hague, pada sistem pemerintahan , pada sistem pemerintahan
presidensial terdiri dari 3 (tiga) unsur : presidensial terdiri dari 3 (tiga) unsur :
1. 1. Presiden yang dipilih rakyat, menjalankan Presiden yang dipilih rakyat, menjalankan
pemerintahan dan mengangkat pejabat pemerintahan dan mengangkat pejabat· ·pejabat pejabat
pemerintahan yang terkait. pemerintahan yang terkait.
2. 2. asa jabatan yang tetap bagi presiden dan asa jabatan yang tetap bagi presiden dan
dewan perwakilan. Keduanya tidak bisa saling dewan perwakilan. Keduanya tidak bisa saling
menjatuhkan (menggunakan kekuasaan secara menjatuhkan (menggunakan kekuasaan secara
sewenang sewenang· ·wenang). wenang).
3. 3. Tidak ada keanggotaan yang tumpang tindih Tidak ada keanggotaan yang tumpang tindih
antara eksekutif dan legislatif. antara eksekutif dan legislatif.
Lanjutan ....
enurut enurut ]imly Asshiddiqie ]imly Asshiddiqie, pada sistem pemerintahan , pada sistem pemerintahan
presidensial terdiri dari 6 ciri: presidensial terdiri dari 6 ciri:
1. 1. Presiden dipilih rakyat scr lngsung Presiden dipilih rakyat scr lngsung
2. 2. asa jabatan presiden dan wapres bersifat tetap ( asa jabatan presiden dan wapres bersifat tetap (fixed fixed
term term) sehigga tidak dapat dihentikan di tengah jalan dg ) sehigga tidak dapat dihentikan di tengah jalan dg
alasan politis alasan politis
3. 3. Presiden dan wapres tdk bertanggung jawab kepada Presiden dan wapres tdk bertanggung jawab kepada
parlemen, tetapi kepada rakyat parlemen, tetapi kepada rakyat
4. 4. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen. Begitu pula Presiden tidak dapat membubarkan parlemen. Begitu pula
sebaliknya sebaliknya
S. S. Tidak dikenal pembedaan antara fungsi kepala negara dan Tidak dikenal pembedaan antara fungsi kepala negara dan
kepala pemerintahan kepala pemerintahan
6. 6. Tanggung jawab pemerintahan di tangan presiden Tanggung jawab pemerintahan di tangan presiden
Lanjutan ....
lrl-clrl $lslem Presldensll (ouglus Verney)
. Najelis tetap sebagai majelis
2. Eksekutif tidak terbagi. Hanya ada seorang presiden yg
dipilih oleh rakyat
3. Kepala pemerintah adalah kepala negara
4. Presiden mengangkat kepala departmen yg mrpkan
bawahannya
S. Presiden adalah eksekutif tunggal
6. Anggota majelis tidak boleh menduduki jabatan
pemerintahan dan sebaliknya
7. Eksekutif bertanggung jawab terhadap konstitusi
8. Presiden tidak dapat dibubarkan atau memaksa majelis
3. Najelis berkedudukan lebih tinggi dr bagian2 pemerintah lain
dan tidak ada peleburan kekuasaan
.Eksekutif bertanggung jawab langsung kepada rakyat
.Tidak ada fokus kekuasaan dlm sistem politik
Lanjutan ....
Ciri Ciri- -ciri Sistem Pemerintahan PresidensiaI ciri Sistem Pemerintahan PresidensiaI
1. 1. PenyeIenggara negara berada di tangan presiden. PenyeIenggara negara berada di tangan presiden.
Presiden adaIah kepaIa negara dan sekaIigus kepaIa Presiden adaIah kepaIa negara dan sekaIigus kepaIa
pemerintahan. pemerintahan.
2. 2. Kabinet dibentuk oIeh presiden. Kabinet bertanggung Kabinet dibentuk oIeh presiden. Kabinet bertanggung
jawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab jawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab
kepada parIemen/IegisIatif. kepada parIemen/IegisIatif.
3. 3. Presiden tidak bertanggung jawab kepada parIemen. Presiden tidak bertanggung jawab kepada parIemen.
4. 4. Presiden tak dapat membubarkan parIemen Presiden tak dapat membubarkan parIemen
5. 5. ParIemen memiIiki kekuasaan IegisIatif dan menjabat ParIemen memiIiki kekuasaan IegisIatif dan menjabat
sebagai Iembaga perwakiIan. sebagai Iembaga perwakiIan.
6. 6. Presiden tidak berada di bawah pengawasan Iangsung Presiden tidak berada di bawah pengawasan Iangsung
parIemen. parIemen.
HcIcbILun dun HcIcmuLun PvcsIdcnsII
X0 RELEBIHAX XB RELEHAHAX
. Kestabilan negara . Kemandegan eksekutif·
legislatif
2. Lebih demokratis 2. Kekakuan temporal
3. Pemisahan kekuasaan 3. Prinsip the winner takes it
all
4. Kecepatan dan ketepatan 4. Kecenderungan
otoritarianisme
S. Nasa jabatan eksekutif
lebih jelas
S. Sistem
pertanggungjawaban
kurang jelas
onloh Presldensll
Sistem Pemerintahan Amerika Serikat Sistem Pemerintahan Amerika Serikat
PARLEEN (LEC!SLAT!F) PARLEEN (LEC!SLAT!F)
ATAU KONCCRES ATAU KONCCRES
BADAN BADAN
PERWAK!LAN PERWAK!LAN
SENAT SENAT
AHKAAH AHKAAH
ACUNC ACUNC
(YUD!KAT!F) (YUD!KAT!F)
PRES!DEN PRES!DEN
(EKSEKUT!F) (EKSEKUT!F)
PE!L!HAN UU PE!L!HAN UU PE!L!HAN UU PE!L!HAN UU TETAP TETAP
R A K Y A T P E ! L ! H R A K Y A T P E ! L ! H
Keterangan Keterangan : :
: : Checking Checking Power Power With With Power Power
Lanjutan ....
Prinsip Prinsip Pemerintahan Pemerintahan USA USA
1. 1. Democracy Democracy
2. 2. Federalism Federalism
3. 3. Checks and Balances Checks and Balances
Im Im mengangkat mengangkat pejabat pejabat negara negara ((Jakgung Jakgung, MA, , MA, ubes ubes, ,
dsb dsb) ) presiden presiden harus harus mendapat mendapat ijin ijin senat senat, , termasuk termasuk dIm dIm
mengadakan mengadakan prjnjian prjnjian dan dan menyatakan menyatakan perang perang..
Presiden Presiden trpisah trpisah dr dr PR, PR, tp tp dpt dpt memberikan memberikan pengaruh pengaruh: :
buat buat pidato pidato kenegaraan kenegaraan, , ajukan ajukan RUU, RUU, memberi memberi amanat amanat, ,
dan dan hak hak veto. veto.
Hak Hak veto veto
1. 1. Pocket veto Pocket veto : : hak hak u u tdk tdk menandatangani menandatangani RUU ( RUU (mutIak mutIak))
2. 2. Qualified veto Qualified veto : : hak hak u u menunda menunda ((suspensif suspensif) ) RUU RUU dIm dIm
waktu waktu 10 10 hari hari
Legislative
Lower Chamber
(House of
Representative)
Democratic
Party
Republican
Party
Upper Chamber
(Senat)
Tugas
Supreme
of Court
Terdiri dari 9
hakim agung
1.Penengah perselisihan
pem neg bag dan pem
pusat
2.Penjaga konstitusi (the
guardian of constitution)
3.Judicial review
4.Beri saran presiden di
bid hukum
2. Sistem Pemerintahan Parlementer
Sebuah sistem permerintahan yang di dalamnya
parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan.
Pudu slslem purlemenler. hubungun unluru
eksekullf dun purlemen sungul erul. Hul lnl.
kurenu udunyu perlunggung |uvubun puru
menlerl lerhudup purlemen. muku sellup kublnel
yung dlbenluk hurus memperoleh dukungun
kepercuyuun dengun suuru yung lerbunyuk durl
purlemen.
enurut enurut ]imly Asshiddiqie ]imly Asshiddiqie, pada sistem pemerintahan , pada sistem pemerintahan
parlementer terdiri dari 6 ciri: parlementer terdiri dari 6 ciri:
1. 1. Kabinet dibentuk dan bertanggung jawab kpd parlemen Kabinet dibentuk dan bertanggung jawab kpd parlemen
2. 2. Parlemen mempunyai hak u membubarkan kabinet. Begitu Parlemen mempunyai hak u membubarkan kabinet. Begitu
pula sebaliknya pula sebaliknya
3. 3. Setiap anggota kabinet adalah anggota parlemen yg terpilih Setiap anggota kabinet adalah anggota parlemen yg terpilih
4. 4. Kabinet dibentuk sbg satu kesatuan dg tanggung jawab Kabinet dibentuk sbg satu kesatuan dg tanggung jawab
kolektif di bawah P kolektif di bawah P
S. S. P tidak dipilih langsung oleh rakyat P tidak dipilih langsung oleh rakyat
6. 6. Adanya pemisahan tegas antara kepala negara dan kepala Adanya pemisahan tegas antara kepala negara dan kepala
pemerintahan pemerintahan
Lanjutan ....
iri Parlementer
1. Majelis menjadi parlemen
2. Eksekutif dibagi menjadi 2 (kepala negara dan kepala pemerintah)
3. Kepala negara mengangkat kepala pemerintah (ciri asli)
4. Kepala pemerintah mengangkat menteri-menteri
5. Kementerian adalah badan kolektif (collegial)
6. Menteri biasanya juga menjadi anggota parlemen
7. Pemerintah bertanggung jawab scr politis thd majelis
8. Kepala pemerintah dpt memberikan saran kpd kepala negara untuk
membubarkan parlemen
9. Parlemen memiliki supremasi atas pemerintah
10. Pemerintah sbg satu kesatuan bertanggung jawab secara tidak
langsung kpd rakyat
11.Parlemen adalah fokus kekuasaan
Lanjutan ....
Ciri Ciri- -ciri Sistem Pemerintahan ParIementer ciri Sistem Pemerintahan ParIementer
Raja/ratu atau presiden adaIah sebagai kepaIa negara Raja/ratu atau presiden adaIah sebagai kepaIa negara
KepaIa pemerintahan adaIah perdana menteri KepaIa pemerintahan adaIah perdana menteri
3 3 Badan IegisIatif/parIemen anggotanya dipiIih meIaIui pemiIu Badan IegisIatif/parIemen anggotanya dipiIih meIaIui pemiIu
4 4 Eksekutif bertanggung jawab kepada IegisIatif Eksekutif bertanggung jawab kepada IegisIatif
5 5 DaIam sistem dua partai, pembentuk kabinet dan sekaIigus DaIam sistem dua partai, pembentuk kabinet dan sekaIigus
sebagai perdana menteri adaIah ketua partai poIitik yang sebagai perdana menteri adaIah ketua partai poIitik yang
memenangkan pemiIu, yg kaIah berIaku sebagai pihak oposisi memenangkan pemiIu, yg kaIah berIaku sebagai pihak oposisi
DaIam sistem banyak partai, kabinet harus membentuk koaIisi, DaIam sistem banyak partai, kabinet harus membentuk koaIisi,
karena harus mendapat dukungan kepercayaan dari parIemen karena harus mendapat dukungan kepercayaan dari parIemen
7 7 ApabiIa terjadi perseIisihan antara kabinet dan parIemen dan ApabiIa terjadi perseIisihan antara kabinet dan parIemen dan
kepaIa negara beranggapan kabinet berada daIam pihak yang kepaIa negara beranggapan kabinet berada daIam pihak yang
benar, maka kepaIa negara akan membubarkan parIemen benar, maka kepaIa negara akan membubarkan parIemen
HcIcbILun dun HcIcmuLun PuvIcmcntcv
X0 RELEBIHAX XB RELEHAHAX
. Adanya pengawasan kuat dari
parlemen terhadap kabinet
. Kedudukan eksekutif sangat
tergantung pada parlemen
2. Tanggung jawab pembuatan
dan pelaksanaan kebijakan
publik jelas
2. Tidak ada kejelasan masa
jabatan eksekutif
3. Pembuatan kebijakan publik
dapat ditangani secara cepat
3. Kabinet dapat
mengendalikan parlemen
4. Prinsip·prinsip demokrasi dapat
dijalankan
4. Sering terjadi krisis kabinet
S. Rakyat memiliki pengaruh yg
sangat kuat terhadap politik
negara
S. Perlunya dukungan dari
partai2 dlm menjaga
kestabilan negara
(multipartai)
Lanjutan ....
Mode| S|stem Femer|ntohon Lo|n : Mode| S|stem Femer|ntohon Lo|n :
Sistem Pemerintahan Referendum
i Negara Swiss, tugas pembuat Undang-undang
berada di bawah pengawasan rakyat yang mempunyai
hak pilih. Pengawasan itu dilakukan dalam bentuk :
Referandum ObIigatoir,
Referendum FakuItatif,
3 Referandum KonsuItatif.
Sistem ParIemen :
a Satu Kamar
b Dua Kamar
FederaIisme
Kebangsawanan
Sistem Pemerintahan Inggris (Westminster System)
Keterangan :
: Nosi tidak percaya dari pihak Legislatif (Parlemen) kepada Pemerintah (Eksekutif).
: Pertanggungjawaban dari pihak Eksekutif (PN dan Kabinetnya) kepada parlemen
(legislatif).
PERDANA ENTER!
DEWAN NENTER!·NENTER!
(KAB!NET)
PARLENEN
Pemilihan
Umum
Artikulasi
Kepentingan
P E ! L ! H
enurut aurice Duverger, Pemerintahan
!nggris dibagi 3
1. ahkota (onarch)
2. Kabinet
3. Parlemen ( House of Lord dan House of
Commons)
House of Lord : 1200 anggota
House of Commons : 6S0 anggota (S23
!nggris,72 Skotlandia, 38 Wales, 17
!rlandia Utara)
.
ahkota (Raja/Ratu)
Peranan sbg Head of State:
l. 5imboI negara
2. PangIima tertinggi di tubuh
tentara
3. MemiIiki hak veto atas se-
mua hukum
4. Mengangkat pejabat negara
5. Menerima pejabat negara Iain
6. Membuat kebijakan di bid pertahanan dan hubungan
Iuar negeri
7. Penasihat dari Perdana Menteri
katu L||zabeth II
Perdana enteri
Peranan sbg Head of Covernment:
l. Memimpin kabinet
2. Memimpin House of
Commons
3. Menjadi penghubung
dengan raja
4. Memimpin partai
mayoritas
5. MenjaIankan tanggung
awab pemerintahan sehari-hari
.
DavId Cameron
No Presiden SimboIik No Presiden berbagi
kekuasaan dg Perdana
Menteri
1.
2
3.
Australia
Ìrlandia
Ìslandia
1.
2.
3.
4.
5.
Finlandia
Portugal
Sri Lanka
Jerman
Perancis
Presiden dan Perdana Menteri sama-sama
aktif menjalankan pemerintahan. Para menteri
diangkat oleh presiden, tetapi bertanggung
jawab kepada parlemen
$8902
:,85708/038
Sistem Pemerintahan RepubIik Rakyat Cina
Ketua
Konferensi Negara
Tertinggi
Dewan Pertahanan
Nasional
Dewan Negara :
Perdana enteri
1S Wakil Perdana
enteri, Sekretaris
]enderal, enteri·
menteri, dan Kepala·
Kepala Komisi
43 Kementerian dan
Komisi
Komisi Tetap
Konggres Rakyat
Nasional
ahkamah
Rakyat
Tertinggi
Kejaksaan
Rakyat
Tertinggi
Tingkat Provinsi : 2 Provinsi, S wilayah otonom, dan 2 kota yang diperintah secara langsung
Dewan·Dewan Rakyat
Konggres·konggres
Rakyat
Pengadilan·
PengadilanRak
yat Tertinggi
Kejaksaan
Rakyat
Daerah·daerah !stimewa
dan chou otonom
Pengadilan·
Pengadilan
Rakyat enengah
Kejaksaan
Rakyat
Tingkat Kabupaten : 2,23 unit, ,378 hsien, 77 Kotamadya, S8 hsien otonom, dan 78 unit lain
Pemerintahan Negara RI menurut UUD 45 Pemerintahan Negara RI menurut UUD 45
SISTEM SISTEM
PEMERINTAHAN PEMERINTAHAN
DI INDONESIA DI INDONESIA
Struktur Ketatanegaraan Struktur Ketatanegaraan
KeIebihan dan KeIemahan KeIebihan dan KeIemahan
Pengaruh suatu sistem pemerintahan yang Pengaruh suatu sistem pemerintahan yang
berIaku di Indonesia dengan negara Iain berIaku di Indonesia dengan negara Iain
Perbandingan peIaksanaan sistem Perbandingan peIaksanaan sistem
pemerintahan negara RI dengan negara Iain pemerintahan negara RI dengan negara Iain
Menurut bbD 1º45, bohwo s|stem pemer|ntohon Negoro k.I. Menurut bbD 1º45, bohwo s|stem pemer|ntohon Negoro k.I.
mengonut s|stem mengonut s|stem /897-:943415407 /897-:943415407. .
Dengon orgumentos|, bohwo bbD 1º45 : Dengon orgumentos|, bohwo bbD 1º45 :
1. 1. I|dok membotos| secoro tojom, bohwo t|op kekuosoon I|dok membotos| secoro tojom, bohwo t|op kekuosoon
|tu horus d||okukon o|eh suotu orgon|sos|Jbodon tertentu |tu horus d||okukon o|eh suotu orgon|sos|Jbodon tertentu
yong t|dok bo|eh so||ng compur tongon. yong t|dok bo|eh so||ng compur tongon.
2. 2. I|dok membotos| kekuosoon |tu d|bog| otos 3 bog|on I|dok membotos| kekuosoon |tu d|bog| otos 3 bog|on
sojo don jugo t|dok membotos| kekuosoon d||okukon sojo don jugo t|dok membotos| kekuosoon d||okukon
o|eh 3 orgon sojo. o|eh 3 orgon sojo.
3. 3. I|dok membog| hob|s kekuosoon rokyot yong d||okukon I|dok membog| hob|s kekuosoon rokyot yong d||okukon
MFk, poso| 1 oyot 2, kepodo |embogo negoro |o|nnyo. MFk, poso| 1 oyot 2, kepodo |embogo negoro |o|nnyo.
Sistem Pemerintahan Negara RI Menurut UUD 45 Sistem Pemerintahan Negara RI Menurut UUD 45
I. I. 8enluk neguru kesuluun dgn prlnslp olonoml yung luus. 8enluk neguru kesuluun dgn prlnslp olonoml yung luus.
2. 2. 8enluk pemerlnluhun uduluh republlk. sedungkun slslem 8enluk pemerlnluhun uduluh republlk. sedungkun slslem
pemerlnluhun uduluh presldenslul. pemerlnluhun uduluh presldenslul.
3. 3. Pemegung kekuusuun Pemegung kekuusuun eksekullf eksekullf uduluh Preslden yung merungkup uduluh Preslden yung merungkup
sebugul kepulu neguru dun kepulu pemerlnluhun. sebugul kepulu neguru dun kepulu pemerlnluhun.
4. 4. Kublnel uluu menlerl dlungkul dun dlberhenllkun oleh preslden. Kublnel uluu menlerl dlungkul dun dlberhenllkun oleh preslden.
serlu berlunggung |uvub kepudu preslden. serlu berlunggung |uvub kepudu preslden.
5. 5. Purlemen Purlemen lerdlrl ulus 2 buglun ( lerdlrl ulus 2 buglun (blkumerul blkumerul). yullu evun ). yullu evun
Pervukllun Rukyul (PR) & evun Pervukllun ueruh (P). Pervukllun Rukyul (PR) & evun Pervukllun ueruh (P).
6. 6. Kekuusuun Kekuusuun yudlkullf yudlkullf dl|ulunkun oleh Muhkumuh gung dun dl|ulunkun oleh Muhkumuh gung dun
budun perudllun dl buvuhnyu. yullu pengudllun llnggl dun budun perudllun dl buvuhnyu. yullu pengudllun llnggl dun
pengudllun negerl serlu sebuuh Muhkumuh Konslllusl dun pengudllun negerl serlu sebuuh Muhkumuh Konslllusl dun
Komlsl Yudlslul. Komlsl Yudlslul.
Garis Garis- -garis Besar Sistem Pemerintahan RI garis Besar Sistem Pemerintahan RI
Sistem Pemerintahan Negara R.!. Sebelum dan Sistem Pemerintahan Negara R.!. Sebelum dan
Setelah Amandemen UUD 134S Setelah Amandemen UUD 134S
asa Orde Baru
(Sebelum amandemen UUD 134S)
asa Reformasi
(Setelah Amandemen UUD 134S)
!ndonesia adalah negara hukum
(rechtssaat)
Negara !ndonesia adalah negara
hukum.
Sistem Konstitusional Sistem Konstitusional
Kekuasaan negara tertinggi di tangan
Najelis Permusyawaratan Rakyat.
Kekuasaan negara tertinggi di tangan
Najelis Permusyawaratan Rakyat
Presiden ialah penyelenggara pemerintah
negara yang tertinggi di bawah majelis.
Presiden ialah penyelenggara pemerintah
negara yang tertinggi menurut UUD.
Presiden tidak bertanggungjawab kepada
Dewan Perwakilan Rakyat.
Presiden tidak bertanggung jawab kepada
Dewan Perwakilan Rakyat.
Nenteri negara ialah pembantu Presiden,
Nenteri negara tidak ber·tanggungjawab
kepada Dewan Perwakilan Rakyat.
Nenteri negara ialah pembantu
Presiden.Nenteri negara tidak ber·
tanggungjawab kepada Dewan
Perwakilan Rakyat.
Kekuasaan kepala negara tidak tak
terbatas.
Kekuasaan kepala negara tidak tak
terbatas.
Struktur Ketatanegaraan Negara RepubIik Indonesia Struktur Ketatanegaraan Negara RepubIik Indonesia
$ebelum mundemen UU I945
]!WA DAN PANDANCAN
H!DUP BANCSA PANCAS!LA
PEBUKAAN UUD 134S
UNDANC·UNDANC
DASAR 134S
PR
BPK DPR A
PRES!DEN
DPA
SeteIah Amandemen UUD 45 SeteIah Amandemen UUD 45
UNDANC·UNDANC
DASAR 134S
DPD DPR
PR KEHAK!AN
BPK
PRES!DEN
WAPRES
K A KY
Legislatif Eksekutif Yudikatif
!#

PR
(500)
Anggota
Terpilih
(400)
PPP (62)
Golkar
(282)
PÌ (56)
Anggota
iangkat
(100)
ABRÌ
NON
PR
(500)
Utusan
aerah
(400)
149
251
Utusan
Golongan
(100)
Buruh. Petani,
nelayan,
rohaniwan,
dsb
Contoh: Susunan MPR
RI 1992/1997
PR
Perihal PR diatur di dalam Ps. 19-22 UU 1945
Sistem Bikameral dlm legistatif: PR dan P (strong bicameralim)
PR mempunyai fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi
pengawasan (Ps 20 A ay 1)
PR = Legislative heavy:
Presiden dan/atau Wapres dpt diberhentikan di dlm masa
jabatannya oleh MPR atas usul PR (Ps 7 A)
Presiden menyatakan perang, memuat perdamaian, dan
perjanjian hrs seijin PR (Ps 11)
PR memegang kekuasaan membentuk UU (Ps 20 ay 1)
RUU yg sudah disepakati PR tetap menjadi undang-undang
walau presiden menolaknya (Ps 20 ay 5)
ak-hak PR
1. ak Petisi : hak mengajukan pertanyaan2 kpd
pemerintah
2. ak interpelasi : hak meminta keterangan kepada
pemerintah
3. ak budget : hak u menyetujui/menetapkan anggaran
pendapatan belanja negara/daerah
4. ak angket : hak mengadakan penyelidikan tentang
suatu hal
5. ak inisiatif : hak mengajukan RUU
Mahkamah Mahkamah Agung Agung
PasaI UU No 4/4, bahwa kekuasaan kehakiman diIakukan oIeh
MA dan badan peradiIan di bawahnya daIam Iingkungan : PeradiIan
Umum, PeradiIan Agama, PeradiIan MiIiter, PeradiIan Tata Usaha
Negara, dan oIeh sebuah Mahkamah Konstitusi
Muhkumuh
gung
Pengudllun %lnggl
gumu
Pengudllun
%lnggl
Pengudllun %lnggl
Mllller
Pengudllun %lnggl %ulu
Usuhu Neguru
Pengudllun gumu Pengudllun
Negerl
Pengudllun
Mllller
Pengudllun %ulu
Usuhu Neguru
Mahkamah Mahkamah Agung Agung (Tingkat (Tingkat Kasasi Kasasi) )
Dueruh hukum MA meIiputi Dueruh hukum MA meIiputi seIuruh Indonesiu seIuruh Indonesiu dun kewugibun dun kewugibun
utumunyu uduIuh meIukukun penguwusun tertinggi utus tindukun utumunyu uduIuh meIukukun penguwusun tertinggi utus tindukun- -
tindukun seguIu pengudiIun Iuinnyu d seIuruh Indonesiu¸ dun tindukun seguIu pengudiIun Iuinnyu d seIuruh Indonesiu¸ dun
mengugu/mengumin ugur hukum diIuksunukun dengun sepututnyu, mengugu/mengumin ugur hukum diIuksunukun dengun sepututnyu,
Tugas atau Fungsi Mahkamah Agung Tugas atau Fungsi Mahkamah Agung : :
W W Melakukan pengawasan tertinggi thd penyelenggaraan peradilan di Melakukan pengawasan tertinggi thd penyelenggaraan peradilan di
semua lingkungan peradilan dlm menjalankan kekuasaan kehakiman. semua lingkungan peradilan dlm menjalankan kekuasaan kehakiman.
W W Mengawasi tingkah laku dan perbuatan para hakim di semua lingku Mengawasi tingkah laku dan perbuatan para hakim di semua lingku- -
ngan peradilan dalam menjalankan tugasnya. ngan peradilan dalam menjalankan tugasnya.
W W Mengawasi dengan cermat semua perbuatan Mengawasi dengan cermat semua perbuatan- -perbuatan para hakim perbuatan para hakim
di semua lingkungan peradilan. di semua lingkungan peradilan.
W W Untuk kepentingan negara dan keadilan Mahkamah Agung memberi Untuk kepentingan negara dan keadilan Mahkamah Agung memberi
peringatan, teguran, dan petunjuk yang dipandang perlu baik dengan peringatan, teguran, dan petunjuk yang dipandang perlu baik dengan
surat tersendiri, maupun dengan surat edaran. surat tersendiri, maupun dengan surat edaran.
Lanjutan ...... Lanjutan ......
ewenang Mahkamah Agung :
· Memeriksa dan memutus permohonan kasasi (terhadap putusan
PengadiIan Tingkat Banding atau Tingkat Terakhir dari semua
Lingkungan PeradiIan),
· Memeriksa dan memutus sengketa tentang kewenangan
mengadiIi,
· Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembaIi
putusan PengadiIan yang teIah memperoIeh kekuatan hukum
tetap,
· Menguji secara materiiI hanya terhadap peraturan perundang-
undangan di bawah undang-undang,
· Meminta keterangan tentang haI-haI yang bersangkutan dengan
teknis peradiIan dari semua Lingkungan PeradiIan,
· Memberi teguran, atau peringatan yang dipandang perIu kepada
PengadiIan di semua Iingkungan peradiIan, dengan tidak
mengurangi kebebasan hakim daIam memeriksa dan memutus
perkara.
· Memeriksa dan memutus permohonan Peninjauan KembaIi pada
tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadiIan yang teIah
KeIebihan dan KeIemahan PeIaksanaan Sistem KeIebihan dan KeIemahan PeIaksanaan Sistem
Pemerintahan Negara RI Pemerintahan Negara RI
SIstem PemerIntahan PresIdensIaI Negara P.I.
No KeIebIhan KeIemahan
1. Adanya kepastIan dan suprema·
sI hukum dalam penyelenggara·
an pemerIntahan negara.
|asIh ada oknum aparat penegak
hukum (PolIsI, Jaksa dan HakIm) yang
belum bekerja secara profesIonal.
2. |PF yang terdIrI darI anggota
0PF dan Utusan 0aerah (0P0) ,
berwenang mengubah UU0 dan
memberhentIkan PresIden/WakIl
PresIden dalam masa jabatannya
menurut UU0.
|PF yang terdIrI darI anggota 0PF dan
Utusan 0aerah (0P0), merupakan
lembaga negara yang sarat dengan
muatan polItIs sehIngga keputusan
maupun ketetapan·ketetapannya
sangat bergantung kepada konstelasI
polItIk rezIm yang berkuasa pada saat
Itu.
Lanjutan ....
. Jabatan PresIden (eksekutIf)
tIdak dapat dIjatuhkan oleh
0ewan PerwakIlan Fakyat, dan
sebalIknya PresIden juga tIdak
dapat membubarkan 0PF.
PresIden dengan 0PF bekerja
sama dalam pembuatan
Undang·Undang.
Pengawasan rakyat terhadap
pemerIntah kurang berpengaruh,
sehIngga ada kecenderungan
eksekutIf lebIh domInan bahkan
dapat mengarah ke otorIter.
0emIkIan juga pada masa orde baru,
meskIpun ada lembaga·lembaga
negara laIn namun kurang berfungsI
sebagaImana mestInya.
4. Jalannya PemerIntahan
cenderung lebIh stabIl karena
program·program relatIf lancar
dan tIdak terjadI krIsIs kabInet.
|enterI·menterI adalah
pembantu PresIden.
JIka para menterI tIdak terdIrI darI
orang·orang yang jujur, bersIh dan
profesIonal, program·program
pemerIntah tIdak berjalan efektIf dan
populIs (berpIhak kepada rakyat).
Perbandingan PeIaksanaan Sistem Perbandingan PeIaksanaan Sistem
Pemerintahan Yang BerIaku di Indonesia Pemerintahan Yang BerIaku di Indonesia
dengan Negara Lain dengan Negara Lain
u. Penguruh $uulu $lslem Pemerlnluhun yung lunul
$uulu Neguru %erhudup Neguru Luln
Penerapan sistem pemerintahan negara Penerapan sistem pemerintahan negara- -negara di dunia, tidakIah negara di dunia, tidakIah
sama karena disesuaikan dengan kondisi sosiaI budaya dan poIitik sama karena disesuaikan dengan kondisi sosiaI budaya dan poIitik
yang berkembang di negara bersangkutan yang berkembang di negara bersangkutan
Sistem pemerintahan presidensiaI dan parIementer mrpkan dua Sistem pemerintahan presidensiaI dan parIementer mrpkan dua
modeI sistem pemerintahan yg banyak dijadikan acuan banyak modeI sistem pemerintahan yg banyak dijadikan acuan banyak
negara negara
DaIam perkembangannya sistem presidentiaI Amerika banyak DaIam perkembangannya sistem presidentiaI Amerika banyak
dijadikan acuan antara Iain oIeh ; FiIipina, BraziI, Indonesia dan dijadikan acuan antara Iain oIeh ; FiIipina, BraziI, Indonesia dan
Argentina; sedangkan sistem parIementer Inggris, antara Iain oIeh Argentina; sedangkan sistem parIementer Inggris, antara Iain oIeh
; India, Jepang, MaIaysia dan AustraIia ; India, Jepang, MaIaysia dan AustraIia
Faktor Sejarah Faktor Sejarah
No No
Negara Negara
!nduk !nduk
Negara Dalam Hubungan Negara Dalam Hubungan
Sejarah Sejarah
Sistem Sistem
Pemerintahan Pemerintahan
1. 1. Perancis Perancis Kamerun, Kamerun, Chad, Chad, Kaledonia Kaledonia
Baru, Baru, Kamboja, Kamboja, Republik Republik Afrika Afrika
Tengah, Tengah, Aljazair, Aljazair, Burundi Burundi dan dan
lain lain· ·lain lain..
Parlementer Parlementer
2. 2. !nggris !nggris Kanada, Kanada, Afrika Afrika Selatan, Selatan,
Selandia Selandia Baru, Baru, Australia, Australia, !ndia, !ndia,
dan dan lain lain· ·lain lain..
Parlementer Parlementer
3. 3. Rusia/ Uni Rusia/ Uni
Soviet Soviet
Kuba, Kuba, Korea Korea Utara, Utara, vietnam, vietnam,
RRC, RRC, Ukraina, Ukraina, Bulgaria Bulgaria dan dan
lain lain· ·lain lain..
Presidensial Presidensial
4. 4. Amerika Amerika
Serikat Serikat
Filipina, Filipina, !rak, !rak, Afghanistan, Afghanistan, dan dan
lain lain· ·lain lain..
Presidensial Presidensial
S. S. Spanyol Spanyol Argentina, Argentina, Bolivia, Bolivia, Chili, Chili,
Ecuador, Ecuador, Cuetamala, Cuetamala, dan dan lain lain· ·
lain lain..
Presidensial Presidensial
Faktor IdeoIogi Faktor IdeoIogi
Berdasarkan faktor ideoIogi ( Berdasarkan faktor ideoIogi (fasisme, individualisme dan fasisme, individualisme dan
sosialisme/ komunisme) sosialisme/ komunisme), dapat berpengaruh terhadap , dapat berpengaruh terhadap
pemerintahan suatu negara. pemerintahan suatu negara.
Pasca perang dunia kedua, fasisme hancur dan muncuI Pasca perang dunia kedua, fasisme hancur dan muncuI
perse perse--teruan ideoIogi besar untuk memperebutkan teruan ideoIogi besar untuk memperebutkan
pengaruhnya. pengaruhnya.
No Negara Induk aIam Hubungan IdeoIogi Sistem
Pemerintahan
1. Amerika Serikat
(Liberal)
Inggris, Perancis, Italia,
Kanada, Australia, Jerman,
Korea Selatan, dll.
Presidensial atau
Parlementer dengan
lebih satu partai
2. Uni Soviet
(Komunis)
Albania, Rumania, Cekoslo-
vakia, Bulgaria, Ukraina,
Rusia, RRC, Kuba, Korea
Utara, Vietnam, dll.
Presidential hanya
dengan satu partai
tunggal komunis
b. Perbundlngun Peluksunuun $lslem Pemerlnluhun
Neguru Indoneslu dengun Neguru Luln
Negara Negara· ·negara lain negara lain
Prancis Prancis
Kedudukan Kedudukan eksekutif eksekutif (Presiden) (Presiden) kuat, kuat, karena karena dipilih dipilih langsung langsung oleh oleh
rakyat rakyat..
Kepala Kepala negara negara dipegang dipegang Presiden Presiden dengan dengan masa masa jabatan jabatan selama selama 77 tahun tahun..
Presiden Presiden diberikan diberikan wewenang wewenang untuk untuk bertindak bertindak pada pada masa masa darurat darurat dalam dalam
menyelesaikan menyelesaikan krisis krisis..
]ika ]ika terjadi terjadi pertentangan pertentangan antara antara kabinet kabinet dengan dengan legislatif, legislatif, presiden presiden boleh boleh
membubarkan membubarkan legislatif legislatif..
]ika ]ika suatu suatu undang undang· ·undang undang yang yang telah telah disetujui disetujui legislatif legislatif namun namun tidak tidak
disetujui disetujui Presiden, Presiden, maka maka dapat dapat diajukan diajukan langsung langsung kepada kepada rakayat rakayat melalui melalui
referandum referandum atau atau diminta diminta pertimbangan pertimbangan dari dari ajelis ajelis Konstitusional Konstitusional..
Penerimaan Penerimaan mosi mosi dan dan interpelasi interpelasi dipersukar, dipersukar, misalnya misalnya sebelum sebelum sebuah sebuah
mosi mosi boleh boleh diajukan diajukan dalam dalam sidang sidang badan badan legislatif legislatif,, harus harus didukung didukung oleh oleh
10 10º º dari dari jumlah jumlah anggota anggota badan badan itu itu..
Lanjutan ....
Negara Negara· ·negara lain negara lain
!ndia !ndia
1. 1. Badan eksekutif terdiri dari seorang presiden sebagai Badan eksekutif terdiri dari seorang presiden sebagai
kepala negara dan menteri kepala negara dan menteri· ·menteri yang dipimpin oleh menteri yang dipimpin oleh
seorang perdana menteri. seorang perdana menteri.
2. 2. Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun oleh Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun oleh
anggota anggota· ·anggota badan legislatif baik di pusat maupun anggota badan legislatif baik di pusat maupun
di negara di negara· ·negara bagian. negara bagian.
3. 3. Dalam penyelenggaraan pemerintahan, sangat mirip Dalam penyelenggaraan pemerintahan, sangat mirip
dengan !nggris dengan model dengan !nggris dengan model Cabinet Covernment Cabinet Covernment..
4. 4. Pemerintah dapat menyatakan ¨keadaan darurat" dan Pemerintah dapat menyatakan ¨keadaan darurat" dan
pembatasan pembatasan· ·pembatasan kegiatan bagi para pelaku pembatasan kegiatan bagi para pelaku
politik dan kegiatan media masa agar tidak mengganggu politik dan kegiatan media masa agar tidak mengganggu
usaha pembangunannya. usaha pembangunannya.
3 3 Sikap Warga Negara Terhadap PeIaksa Sikap Warga Negara Terhadap PeIaksa- -
naan Sistem Pemerintahan RI naan Sistem Pemerintahan RI
Hul Hul- -hul yung hurus dllukukun vurgu neguru sebugul slkup pedull hul yung hurus dllukukun vurgu neguru sebugul slkup pedull
lerhudup penyelengguruun neguru : lerhudup penyelengguruun neguru :
I. I. Mendukung sellup kebl|ukun pemerlnluh yung berorlenlusl pudu Mendukung sellup kebl|ukun pemerlnluh yung berorlenlusl pudu
kese|uhleruun rukyul kese|uhleruun rukyul
2. 2. 8erpurllslpusl ukllf pudu proses demokrullsusl yung dl|ulunkun 8erpurllslpusl ukllf pudu proses demokrullsusl yung dl|ulunkun
pemerlnluh pemerlnluh
3. 3. Memberlkun krlllk. surun dun musukun yung berslful konslrukllf Memberlkun krlllk. surun dun musukun yung berslful konslrukllf
lerhudup kebl|ukun pemerlnluh yung kurung berorlenlusl pudu lerhudup kebl|ukun pemerlnluh yung kurung berorlenlusl pudu
rukyul bunyuk rukyul bunyuk
4. 4. Melukukun konlrol soslul pudu sellup kebl|ukun dun progrum Melukukun konlrol soslul pudu sellup kebl|ukun dun progrum
pemerlnluh yung berorlenlusl pudu pembungunun nuslonul pemerlnluh yung berorlenlusl pudu pembungunun nuslonul
5. 5. 8erupuyu sekuul lenugu unluk men|udl vurgu neguru yung bulk. 8erupuyu sekuul lenugu unluk men|udl vurgu neguru yung bulk.
dengun |ulun upuyu memperbulkl dlrl dun menlngkulkun kuulllus dengun |ulun upuyu memperbulkl dlrl dun menlngkulkun kuulllus
dlrl dun profeslonullsme sehlnggu mumpu men|udl ¨ dlrl dun profeslonullsme sehlnggu mumpu men|udl ¨ugenl of ugenl of
chunges chunges`. `.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->