Anda di halaman 1dari 2

:9.

4208
Dalam pembahasan outcomes disini seringkali orang hanya melihat dan terIokus kepada
mobilisasi gerakan sosial, tanpa melihat hasil dari mobilisasi gerakan tersbut. Dalam pembahasn
outcomes akan teIokus kepada bagaimana aspek aspek konteks politik yang berbeda,
kemudian akan menjelaskan bagaimana hasil dari suatu gerakan politik. Untuk menjelaskan
hasil suatu gerakan terdapat 4 ilmuwan yang menjelaskan aspek aspek dari komteks politik
yang menentukan hasil dari suatu gerakan. Ke empat ilmuwan ini mencoba menjelaskan dengan
melihat gerakan penolakan kebijakan nuklir yang terjadi di Amerika, dan Swedia.
Pertama Kitschelt yang mencoba menjalaskan melalui aspek struktural, yang
mengahsilkan suatu titik dimana jika terjadi mobilisasi yangn tinggi tidak selalu mengarah pada
hal berdampak lebih mendalam, karena terjadi struktur kesempatan politik yang tidak kondusiI
untuk berubah. Kemudian sebaliknya, mobilisasi yang rendah memiliki dampak yang tidak
proposional karena siIat struktur kesempatan politik yang lebih khusus.
Selanjutnya Joppke yang kemudian melihat pendapat dari Kitschelt menilai adanya
unsur yang kaku, dan statis dari kesempatan struktur politik yang hanya melihat pada perubahan
jangka pendek.
Rucht, seorang ilmuwan politik yang lain yang menyatakan setuju dengan pendapat
Kitshelt dalam melihat dampak dari suatu gerakan yang mempengaruhi kebijakan, yang
selanjutnya menambahkan unsur unsur lain yang lebih kompleks yaitu dengan melihat struktur
peluang yang tidak selalu menguntukngkan akan tetapi ada hal lain yang ikut berkontribusi yaitu
kehadiran sekutu yang tidak melihat resonasi dari peristiwa yang besar yang di akibakan dari
struktur peluang politik yang tertutp. Kemudian Iaktor lain yang ditambahkan oleh Rucht untuk
hasli dari sebuah gerakan dengan melihat dari presIektiI ekonomi politik yang berorientasi
pada pasar. Faktor politik yang lain yang ikut berkontribusi yang dikatakan oleh Rucht seperti
perubahan opini public, administrasi public, yang menghasilkan perlawanan yang lebih yang
diselenggarakan oleh suatu gerakan.
Pendapat yang terakhir yang keluar melalui Jasper yang melihat dampak atau hasil dari
gerakan yang palin utama dipengaruhi oleh perjuangan politik, dan organisasi yang berada
didalam negara. Disisi lain ia menempatkan peranan yang besar kepada kebijakan individu,
keterampilan pribadi individu maupun kolektiI, dan melihat dari model buadaya politisi besrta
birokrat pada struktur yang memiliki Ilesksibelitas dan stabil. Kemudian Jasper menyimpulkan
dalam sistem atau struktur politik yang menekankan pada kompromi untu melawan akan
memiliki jalan buntu. Hal ini disebabkan oleh kelembagaan struktur, model budaya, dan sistem
konIigurasi dari kekuasaan, yang di gambarkan Jasper melalui kasus Amerika dan Swedia.
Sedangkan dilain pihak ia melihat kontribusi dari suatu gerakan yang memiliki eIek kuat
terhadap konteks politik yang mempengaruhu kebijakan yang bersiIat substantive, dan
mempengaruhi terhadap cara cara mengartikulasikan didalam sistem politik.