P. 1
Proposal

Proposal

|Views: 503|Likes:
Dipublikasikan oleh Bang Suryadi

More info:

Published by: Bang Suryadi on Dec 02, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

Lembar pengesahan PROPOSAL USULAN KEGIATAN Tahun Anggaran 2011

Mutasi, poliploidisasi dan hibridisasi somatik kentang hitam (Solenostemon rotundifolius (Poir.) J.K. Morton) untuk perbaikan kualitas genetik

KETERANGAN UMUM

SEKTOR PEMBANGUNAN PROGRAM TEMATIK NAMA LEMBAGA NAMA PROYEK NOMOR KODE PROYEK ALAMAT & KODE POS NO. TELEPON NO. FACSIMILE & EMAIL

: Ketahanan Pangan : Prioritas Kedeputian IPH : Puslit Biologi–LIPI Bogor : : : Bidang Botani, Pusat Penelitian Biologi CSC - Jl. Raya Cibinong Km 46 : 021-6765066 : 021-8765063 E mail : herbogor @ indo.net.id

II. DATA KEGIATAN 1. SIFAT USULAN KEGIATAN 2. INTERAKSI DENGAN UNIT LAIN 3. LAMA KEGIATAN 2008 2009 : : : 8 orang : 5 orang : 3 orang : Rp 232.872.000,2009 207949 2010 182338 (dalam jutaan rupiah) 2011 2012 2013 232,872 : : : 4 tahun (b(( 2010 X Laboratorium x x X 2011 Lapangan x Lanjutan Baru

4. JENIS KEGIATAN PENELITIAN 5. NAMA PENELITI UTAMA 6. PERSONALIA ⇒Peneliti/Pelaksana ⇒Teknisi/Pembantu Pelaksana 7. BIAYA KEGIATAN SUMBER DANA Rp. Murni PHLN Rp. Pendamping Jumlah 2008 18212 0

18212 0

207949

182338

232,872

Cibinong, 8 Juni 2010 MENGETAHUI/MENYETUJUI : Kepala Pusat Penelitian Biologi PENELITI UTAMA/ PENANGGUNG JAWAB,

Dr. Siti Nuramaliati Prijono NIP. 195804091982022001

Aryani Leksonowati, S.Si NIP. 198002212005022002

2) Isi proposal: Mutasi, poliploidisasi dan hibridisasi somatik kentang hitam (Solenostemon rotundifolius) untuk perbaikan kualitas genetik A. Abstrak Kentang hitam merupakan tumbuhan penghasil umbi yang kurang populer di masyarakat Indonesia tetapi sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sumber karbohidrat yang dapat menunjang ketahanan pangan nasional. Keragaman genetik tanaman ini diperkirakan sempit karena selain tidak ditemukan meliar di daerah aslinya, juga diperbanyak secara vegetatif. Induksi mutasi, poliploidisasi dan hibridisasi somatic dirasakan perlu untuk memperluas keragaman genetik tanaman dan meningkatkan ukuran umbi. Pada tahun pertama, protokol perbanyakan tanaman dan regenerasi kentang hitam secara in vitro telah berhasil diperoleh. Pada tahun kedua dilakukan percobaan regenerasi tanaman hasil mutasi dan manipulasi ploidi serta aklimatisasi di rumah kaca. Pada tahun ketiga dilakukan uji lapang hasil manipulasi ploidi dan mutan dan telah diperoleh mutan dengan produksi umbi yang lebih baik dari kontrol. Pada tahun keempat, fusi protoplast diharapkan telah menghasilkan hibrid somatik. Mutan yang telah dihasilkan akan didaftarkan sebagai varietas setelah data agronomi terlengkapi. . Kata kunci: Kentang hitam, Solenostemon rotundifolius, protoplas. mutasi, poliploidi, fusi

B. Pendahuluan Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu negara dengan konsumsi beras tertinggi di dunia. Pilihan masyarakat Indonesia pada tanaman padi sebagai sumber karbohidrat utama mudah dipahami karena padi mudah diolah menjadi beras yang selanjutnya juga mudah diolah menjadi nasi yang cocok dikonsumsi dengan segala macam lauk. Ketergantungan pada padi sebagai sumber karbohidrat utama pada masyarakat Indonesia membahayakan ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan sumber karbohidrat alternatif untuk mencukupi kebutuhan pangan sangat mendesak untuk menunjang ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan berbagai sumber karbohidrat non-beras masih kurang optimal. Pemanfaatan yang kurang optimal tersebut sejalan dengan kurangnya penelitian dan pengembangan komoditas tersebut. Penelitian pemuliaan juga tidak banyak dilakukan. Potensi genetik komoditas tersebut mungkin juga masih dapat ditingkatkan dengan pemuliaan tanaman misalnya dengan pemuliaan mutasi atau teknik manipulasi yang lain seperti poliploidisasi. Kentang hitam ( Solanostemon rotundifolius Poir. JK Morton, 2n=2x= 64) merupakan salah satu sumber karbohidrat alternatif yang mempunyai potensi yang tinggi untuk dikembangkan. Kentang hitam, belum populer di masyarakat Indonesia, hanya dikenal oleh penduduk di pulau Jawa, Bali dan Madura (Heyne, 1987). Di Indonesia, khususnya di Bogor, hanya musim tertentu ditemukan di pertanaman penduduk setelah tanaman utama dipanen. Kentang hitam dijumpai di pasar tradisional pada musim panen yaitu Mei-Juni namun tidak dalam jumlah banyak. Kentang hitam dijual dengan harga Rp. 3.000 – Rp 5.000,- relatif sama dengan harga kentang, dan lebih mahal dari ubi jalar dan ketela pohon. Kentang hitam dikonsumsi sebagai sayuran, direbus atau sebagai campuran sajian sebagai pengganti kentang. Pati dari kentang hitam dapat dipakai sebagai bahan campuran farmasi. Penelitian biologi, genetik serta agronomi dari tanaman ini masih dirasa kurang. Usaha pemuliaan tanaman melalui peningkatan keragaman genetik untuk mendapatkan genotipa yang lebih baik sangat diperlukan sebelum potensi tanaman ini dapat direalisasikan. Pemuliaan mutasi berpotensi menimbulkan keragaman genetik yang selanjutnya dapat dilestarikan dalam bentuk klon (varietas) melalui perbanyakan vegetatif. Selain itu tanaman poliploid (triploid atau tetraploid) diketahui mempunyai sosok, ukuran buah, umbi atau bunga yang lebih besar. Kentang juga merupakan tanaman tetraploid, sedangkan akar turnip tetraploid diketahui mempunyai ukuran yang lebih besar dari yang diploid (Poehlman, 1986).

Karena itu peningkatan ploidi tanaman kentang hitam mungkin dapat meningkatkan ukuran umbi. Pemuliaan mutasi maupun poliploidisasi dapat dilakukan melalui teknik kultur jaringan. Dengan teknik kultur jaringan, induksi poliploidi maupun mutasi dapat dilakukan dengan efisien. Teknik regenerasi kentang hitam melalui kultur jaringan telah dilakukan (Hoesen, 1991; Prematilake, 2005; Witjaksono & Leksonowati, 2008a, b). Karena itu induksi mutasi dan poliploidisasi dapat dilakukan menggunakan protokol yang telah dikembangkan. Regenerasi tanamn dari percobaan mutasi dan poliploidisasi telah diperoleh (Leksonowati & Witjaksono, 2009a,b,c) dan tanaman telah berproduksi di lapang tetapi teknik produksi yang dipakai mungkin belum optimal. Fusi protoplas adalah teknik menggabungkan genom dua individu tanaman yang berbeda dengan secara fisik mencampurkan isi sel dari dua tanaman yang berbeda. Hasil fusi yang merupakan hybrid somatic pada umumnya mempunyai karakter morfologi intermediate antara dua tetua. Teknik ini telah banyak dipakai pada jeruk (Grosser and Gmitter, 1990). Selain sifat intermediate tersebut, hybrid somatik antara Solanum bulbocastanum dan S.tuberosum yang tahan penyakit late blight yang disebabkan oleh Phytophthora infestan membawa sifat ketahanan tersebut (Hegelson et al., 1998). Fusi protoplas dilakukan antar spesies yang berbeda dalam satu genus, antara genus yang berbeda pada famili yang sama. Fusi juga dapat dilakukan antara species dari famili yang berbeda dengan tujuan untuk memasukkan sifat tertentu dari salah satu induk seperti pada fusi antara wortel dengan barley (Hordeum vulgare L.) dengan tujuan untuk mendapatkan wortel yang beradaptasi pada suhu dingin 4oC (Kisaka et al, 1997) Kentang hitam tidak dapat disilangkan tetapi beberapa aksesi menunjukkan perbedaan sifat. Penggabungan sifat tersebut hanya dapat dilakukan dengan fusi protoplas. Perumusan Masalah Rendahnya produksi kentang hitam karena keterbatasan variasi genetic dapat diatasi dengan meningkatkan variasi genetic tanaman dengan mutasi. Mutasi telah dilakukan dan mutan menunjukkan produksi yang lebih dari tanaman asal. Kentang hitam yang kurang bervariasi Namun hasil ini perlu konfirmasi lebih lanjut sebelum mutan tersebut dapat didaftarkan sebagai varietas. mungkin dapat juga ditingkatkan Gambungan dari dua sifat ini keragamanannya dengan menggabungkan sifat dari beberapa aksesi yang berbeda. Selain akan diperoleh hybrid, hybrid tersebut juga tetraploid. diharapkan dapat menghasilkan varietas baru yang berproduksi tinggi.

Tujuan dan Sasaran Fusi protoplas antara beberapa aksesi kentang hitam bertujuan menggabungkan sifat aksesi-aksesi tersebut dan mendaptkan keuntungan dari sifat tanaman allotetraploid. Sasaran dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Mengembangkan teknik isolasi protoplast dan regenerasi dari kentang hitam. 2. Mengembangkan teknik fusi protoplast kentang hitam untuk mendapatkan hybrid. 3. Mengembangkan teknik analisa ploidi kentang hitam dengan flow cytometri. 4. Pendaftaran varietas. 5. Uji nutrisi umbi kentang hitam hasil budidaya dari bibit asal kultur jaringan dan bibit hasil manipulasi genetik. Daftar Pustaka Grosser JW, Gmitter FG Jr (1990) Protoplast fusion and citrus improvement. Plant Breed Rev 8:339-374. Hegelson et al. (1998). Somatic hybrids between Solanum bulbocastanum and potato: a new source of resistance to late blight. Theor Appl. Genet 96: 738-742. Hoesen DSH (1991) Biak jaringan kentang hitam (Coleus tuberosus Benth.) in: Witjaksono, Marwoto RM & Supardiyono EK (eds.) Prosiding Seminar hasil Penelitian dan pengembangan Sumberdaya hayati 1990/1991. Pusat Penelitian dan Pengembangan biologi, LIPI. Bogor. p: 99-104 Kisaka, H., M. Kisaka, A. Kanno and T. Kameya (1997) Production and analysis of plants that are somatic hybrids of barley (Hordeum vulgare L.) and carrot (Daucus carota L.). TAG 94:221-226 Leksonowati A & Witjaksono (2009a) Pengaruh dosis iradiasi sinar γ terhadap pertumbuhan kentang hitam (Coleus tuberosus Benth.) in vitro. Laporang Teknik, Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Leksonowati A & Witjaksono (2009b) Pengaruh perlakuan Oryzalin terhadap kentang hitam (Coleus tuberosus Benth.) in vitro. Laporang Teknik, Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Leksonowati A & Witjaksono (2009c) Aklimatisasi bibit kentang hitam (Coleus tuberosus Benth.) hasil induksi mutasi dengan iradiasi serta morfologinya di lapangan. Laporang Teknik, Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Poehlman JM (1986) Breeding field Crops. Van Nostrand Reinhold, New York. 742p Prematilake DP (2005) Inducing Genetic variation of innala (Solanostemon rotundifolius) via in vitro callus culture. J Natn Sci Foundation Sri Lanka 33:123-131 Witjaksono (1997) Development of Protocols for Avocado Tissue Culture: Somatic Embryogenesis, Protoplast Culture, Shoot Proliferation and Protoplasts Fusion. PhD Dissertation University of Florida, Gainesville. 228 p. Witjaksono, Litz RE & Grosser JW (1998) Protoplast isolation, culture and somatic embryo regeneration in avocado (Persea americana Mill.). Plant Cell Rep 18:235–242. Witjaksono, Litz RE & Pliego-Alfaro F. (1999) Somatic embryogenesis of avocado (Persea americana Mill.). In: Jain SM, Gupta PK & Newton RJ (eds.) Somatic Embryogenesis in Woody Plants, Vol 5, 197–214. Kluwer Academic Publishers, Dordrecht.

Witjaksono & Aryani Leksonowati. 2008a. Perbanyakan Kentang Hitam (Coleus tuberosus Benth.) secara In Vitro. Laporan Teknik Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Bogor. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2008. P. 1484-1489 (ISSN 1907-4905) Witjaksono & Aryani Leksonowati. 2008b. Regenerasi Organ Daun, Tangkai Daun dan Batang Kentang Hitam (Coleus tuberosus Benth.) secara In Vitro. Laporan Teknik Pusat penelitian Biologi-LIPI, Bogor. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2008.P. 1490-1499 ISSN 1907-4905 Hipotesis Fusi protoplas antara kentang hitam dari berbagai aksesi dapat menghasilkan hibrid somatik yang mempunyai sifat intermediate atau gabungan dari kedua induknya. C. Metodologi Pada tahun ke-1 telah dilakukan perbanyakan tanaman tunas secara in vitro dan poliploidisasi dengan oryzalin pada konsentrasi 0, 3, 4.5 dan 9 µ M dilakukan dengan menggunakan daun in vitro. Perbanyakan mikro dan regenerasi melalui pembentukan tunas dari daun dilakukan sesuai dengan teknik yang telah dikembangkan (Witjaksono & Leksonowati, 2008a,b). Tunas yang telah diperoleh dari biak tunas diaklimatisasi untuk pengadaan bibit untuk uji agronomi. Pada tahun ke-2, induksi mutasi dengan menggunakan radiasi sinar gamma dengan menggunakan tunas in vitro yang diperoleh dari percobaan sebelumnya. Dosis yang dicobakan yaitu 0, 6, 12.5, 25, 35 dan 50 Gray (Leksonowati & Witjaksono, 2009a). Sedangkan induksi poliploidi dilakukan dengan Oryzalin dengan konsentrasi 0 (sebagai kontrol); 3; 4.5; dan 9 µ M dikombinasikan dengan waktu perendaman 1, 3, 5 dan 7 hari (Leksonowati & Witjaksono, 2009a). Regenerant dari percobaan radiasi dan oryzalin telah diaklimatisasi dan ditanam di lapang (Leksonowati & Witjaksono, 2009c). Pada tahun ke-3, mutan yang diidentifikasi akan dianalisa secara molekuler dan diperbanyak untuk uji lapang. Penanaman bibit hasil kultur jaringan yang telah diaklimatisasi di polibag di lapang di antara tanaman pisang pada guludan yang tidak terlalu tinggi menghasilkan tanaman yang merambat rata dengan tanah dan menghasilkan umbi yang berukuran kecil. Karena itu sistim penanaman dengan guludan yang lebih tingi dan penggunaan mulsa juga dicoba. Selain itu pada tahun ke-3 juga dilakukan isolasi protoplas untu tujuan fusi protoplas kentang hitam dan kentang. Protoplas diisolasi dari daun biak tunas kentang hitam dan daun dari biak tunas kentang. Biak tunas kentang diinduksi dari umbi yang diperoleh dari pasar (Varietas Tess atau yang lain). Umbi kentang dibiarkan tumbuh tunas di suhu ruang seperti pada umbi

kentang hitam. Tunas yang tumbuh dipakai sebagai sumber eksplan untuk biak tunas. Daun dari biak tunas yang berumur 4-6 minggu diiris-iris miring sejajar dari sebelah tulang daun ke tepi daun sehingga seperti bulu burung. Irisan daun direndam dalam larutan enzyme yang terdiri dari Cellulase Onozuka RS, Macerozyme R10 dan pectolyase Y 23 (Witjaksono et al., 1998). Konsentrasi enzyme dan lama perendaman akan dipelajari untuk mendapatkan konsentrasi dan waktu perendaman yang optimal. Pada tahun ke-4, metoda isolasi protoplas akan dimantabkan dengan mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pelepasan protoplas. Selanjutnya teknik fusi akan dikembangkan. Protoplast yang telah dimurnikan di-fusikan secara kimia dengan PEG (Witjaksono, 1997), selanjutnya dibiakkan pada medium cair dengan MS-8P (Witjaksono et al., 1998) dengan penambahan zat pengatur tumbuh BA dan NAA untuk pembentukan mikrokalus. Mikrokalus dipindahkan pada medium yang sama tetapi dengan osmotikum yang lebih rendah dan tanpa NAA untuk menginduksi pembentukan tunas. Tunas hibrida somatik yang tumbuh selanjutnya diperbanyak sehingga mencapai jumlah minimal 10 tunas untuk diaklimatisasi dan selanjutnya di tanam di lapang. Selain itu, pada tahun ke-4 akan dilakukan pendaftaran varietas setelah data agronomi yang diperlukan terkumpul. D. Faktor Resiko/ Keberhasilan Fusi protoplast merupakan teknologi in vitro yang paling rumit untuk dilakukan karena tahapannya yang panjang dan melibatkan banyak senyawa kimia. kadang-kadang membutuhkan emzym pencerna dinding sel yang berbeda. Kontaminasi Sedangkan menjadi salah satu kendala utama dalam penelitian ini. Selain itu, variasi jaringan tanaman enzyme-enzym tersebut sukar di dapat di Indonesia. Namun tanggap kentang hitam terhadap manipulasi in vitro yang ditunjukkan, yaitu telah berhasilnya tanaman ini diregenerasi dan dibudidayakan di lapang merupakan modal untuk keberhasilan aplikasi teknik-teknik in vitro yang lain. Pendaftaran varietas kentang hitam memerlukan data-data produksi dan agronomi dari kegiatan kelompok penelitian lain. Cuaca yang tidak menentu, dengan curah hujan yang banyak dan intensitas penyinaran yang rendah akan berpengaruh terhadap keberhasilan uji agronomi yang dilakukan. Tenaga listrik yang tidak stabil dan sering terputus selain mengganggu irama kerja juga dapat menyebabkan kerusakan alat-alat.

E. Road Map Hasil Penelitian Pada tahun ke-1, protokol perbanyakan tanaman dan regenerasi kentang hitam secara in vitro telah berhasil diperoleh. Pada tahun ke-2 tanaman mutan dari perlakuan radiasi dan Oryzalin telah diaklimatisasi. Pada tahun ke-3, uji lapang dari mutant regenerant telah dilakukan (data belum dipublikasi) dan mutant yang diperoleh dengan iradiasi 35 Gy menunjukkan produksi yang tinggi mencapai hamper 1 kg umbi per tanaman. Pada tahun ketiga percobaan isolasi dan pembiakan protoplast kentang hitam dan kentang hitam telah dilakukan. Pada tahun ke-4, mutan hasil radiasi yang diperoleh akan dikarakterisasi dan diuji agronomi untuk didaftarkan sebagai varietas. Uji agronomi dan karakterisasi akan dilakukan oleh grup peneliti lain. Isolasi protoplast akan dimantabkan dan protokol fusi protoplast akan dikembangkan untuk menghasilkan hybrid somatik.

F. Aspek Strategis Tanaman kentang hitam adalah sumber karbohidrat yang dapat menjadi alternatif diversifikasi pangan sehingga dapat mengurangi konsumsi beras. Pempopuleran tanaman ini baik di pedesaan (sebagai palawija untuk kebutuhan sendiri ataupun dijual) dan diperkotaan sebagai tanaman sayuran memerlukan genotipa yang unggul dan berproduksi tinggi. Hasil penelitian yang dilakukan telah menunjukkan bahwa manipulasi teknik budidaya dapat meningkatkan ukuran umbi, sedngkan mutasi dapat meningkatkan produktifitas tanaman. Peningkatan keragaman dengan penggabungan sifat unggul dari berbagai aksesi dengan fusi protoplast diharapkan dapat menghasilkan varietas hybrid somatic yang berproduksi tinggi. Pendaftaran varietas menunjukkan bahwa varietas yang dihasilkan telah terukur kualitasnya dan karena itu dapat disebarkan ke masyarakat.

G. Pelaksana Penelitian dan Institusi Mitra Pada tahap awal penelitian, program ini akan dikerjakan oleh peneliti dari Pusat Penelitian Biologi tanpa melibatkan institusi lain secara formal. Pada tahap lanjutan, setelah

mutan atau bibit tanaman poliploid diperoleh, kerjasama dengan petani atau dinas pertanian atau swasta akan dijajaki sehingga hasil penelitian dapat diserap masyarakat secara cepat. Pada tahun ke-4, kerjasama dengan Bidang Mikrobiologi-Pusat Penelitian Biologi diperlukan untuk pengembangan teknik produksi kentang hitam secara organik. Setelah penelitian ini selesai dengan paket teknologi yang mapan, maka kerjasama dengan pihak lain dapat dimulai. Pemda Kota maupun kabupaten atau program IPTEKDALIPI dapat ditawari untuk menggunakan produk dan teknologi yang telah dikembangkan. H. Jadwal Kegiatan Nama Proyek KSK Nomor KSK Nama Koordinator T. U. DIPA Tahun : Program Nasional : Mutasi, poliploidisasi dan hibridisasi somatik kentang hitam (Solenostemon rotundifolium) untuk perbaikan kualitas genetik : : Aryani Leksonowati, S.Si : 2011 Bulan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 KEGIATAN 1 Perkembangbiakan secara kultur xx xxx xxx xxxxxxxxxxxx xxxx xxxxx xxxx xxxx xxxx xxxx jaringan : perbanyakan dan x x x x pemeliharaan biak kentang hitam. 2 Pengembangan teknik isolasi xxx xxxx xxx xxxx xxxx xxxx protoplast kentang hitam dari x x x x beberapa aksesi 3 Pengembangan protokol fusi xxx xxxx xxx xxxx protoplast secara kima x x x 4 Pengembangan teknik analisa xxx xxxx xxx dengan flow cytometry untuk x x x kentang hitam. 5 Analisis ploidi regenerasi tanaman dan aksesi dengan flow cytometri 6 Penulisan draft dan pendaftaran xxx xxxx xxx xxxx xxxx mutan kentang hitam sebagai x x x x varietas 7 Aklimatisasi dan pembibitan x 8 Uji nutrisi aksesi umbi kentang hitam 9 Pembuatan laporan triwulan xxx xxxx xxx xxx xxxx xxxx x x xxxx xxx x ---- ---- --xx ---- ----- --xx ---- ----- --xx ----- ---- --xx-

10 Pembuatan laporan teknis ---- ---- ---- ---- ----- ---- ---- ----- ---- ----- ---- xx--

3) Pembiayaan a) Biaya sesuai umur kegiatan (dalam ribuan rupiah) URAIAN Gaji Upah Bahan Perjalanan Peralatan dan mesin Barang non operasional lainnya Jasa lain-lain JUMLAH Tahun ke-1 34220 78500 22400 0 47000 0 182120 Tahun ke-2 52260 121689 0 0 20000 14000 207949 Tahun ke-3 54810 103528 0 0 10000 14000 182338 Tahun ke-4 88.872 125.000 0 0 5000 14.000 232.872,-

b) Rincian Biaya Tahun Anggaran yang Diusulkan GAJI UPAH Kualifikasi Peneliti utama Peneliti Teknisi Pembantu lapangan Pembantu pemeliharaan biak dan laboran JUMLAH JUMLA H (orang) 1 3 3 WAKTU (OJ)/B 12 12 12 328 3 12 (dalam ribuan rupiah) HARGA JUMLAH SATUAN (Rp) 900 900 650 24 14.400 400 88.872 10.800 32.400 23400 7.872

BAHAN (dalam ribuan rupiah) HARGA JUMLAH SATUAN (Rp.) (Rp) 5.000 5.000 48.000 96.000 9.000 9.000 5.000 2.500 10.000 5.000

No URAIAN BAHAN . 1 ATK 2 Bahan Kimia 3 Bahan Aus, glasswares 4 5 Bahan untuk fasilitas pembibitan: bak plastik, pipa besi, , paranet, polibag, irigasi, dll pupuk, kompos, kapur, pestisida, dll

VOLUME 1 paket 2 paket 1 paket 2 paket 2 paket

JUMLAH

125000

BARANG NON OPERASIONAL LAINNYA No . 1 URAIAN KEGIATAN VOLUME 2 paket HARGA SATUAN (Rp.) 2500 JUMLAH (Rp.) 50000

Penggandaan pelaporan, fotokopi literatur, buku, pembuatan poster,publikasi, seminar, dan lain-lain JUMLAH JASA LAIN-LAIN

50000

No . 1

URAIAN KEGIATAN

VOLUME 4 paket

Analisa hara tanah, analisa tanaman, proximat dan vitamin dan lain-lain JUMLAH

(dalam ribuan rupiah) HARGA SATUAN JUMLAH (Rp.) (Rp.) 3000 12000

12000

4) Personalia No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Lengkap Dan NIP Aryani Leksonowati 320001783 Witjaksono 320005254 Lazarus Agus Sukamto 320002874 Diyah Martanti Dodi Sutardi Januar Sudiono Katharina Utami N Gelar Kesarjanaan/ Bidang Keahlian S1Biologi/Kultur Jaringan S3/kultur jaringan, hortikultura S3/Hortikultura/ kultur jaringan S1/genetika tumbuhan SMA SMA S1 Pria/Wanit a, waktu Wanita, 12 bln Pria, 12 bln Pria, 12 bln Wanita, 12 bulan Pria Pria Wanita Unit Kerja Botani- Puslit Biologi Botani- Puslit Biologi Botani- Puslit Biologi Botani- Puslit Biologi Biologi Biologi Biologi

RIWAYAT HIDUP PENELITI Nama lengkap NIP Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Bidang Keahlian Kantor/unit Kerja Alamat Kantor Kota Telepon Faksimile Email Alamat Rumah Kota Telepon Faksimile Email No. Telepon Genggam Pendidikan No 1 Perguruan Tinggi Institut Pertanian Bogor Kota & Negara Bogor, Indonesia Tahun Lulus Bidang Studi 2003 Biologi : : : : : : : : : : : : : : : : : Aryani Leksonowati 198002212005022002 Bogor/21 Februari 1980 Wanita Kultur jaringan Tanaman Bidang Botani, Puslit Biologi-LIPI Jl. Raya Bogor-Jakarta, km 46 Cibinong Kode Pos : 16911 ( 021) 8765066/ 8765067 ( 021) 8765063 herbogor@indo.net.id Bharata Pura Blok V No.12 Cimanggu Bogor 16164 Bogor ( 0251 ) 8351709 ryani_like@yahoo.com 081315465162

Pengalaman Penelitian/Kegiatan dalam 5 tahun terakhir No 1 2 3 Judul Penelitian/kegiatan Embriogenesis somatik pada Amorphophallus titanum Pengaruh EMS terhadap kultur A.muelleri Perbanyakan Curcuma zedoaria secara in vitro Tahun 2006-2007 2007-2008 2006-2008

Publikasi dalam 5 tahun terakhir 1 2 3 4 Leksonowati A & Witjaksono (2009) Pengaruh dosis iradiasi sinar γ terhadap pertumbuhan kentang hitam (Coleus tuberosus Benth.) in vitro. Laporang Teknik, Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Leksonowati A & Witjaksono (2009) Pengaruh perlakuan Oryzalin terhadap kentang hitam (Coleus tuberosus Benth.) in vitro. Laporang Teknik, Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Leksonowati A & Witjaksono (2009) Aklimatisasi bibit kentang hitam (Coleus tuberosus Benth.) hasil induksi mutasi dengan iradiasi serta morfologinya di lapangan. Laporang Teknik, Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Witjaksono & Aryani Leksonowati. 2008. Perbanyakan Kentang Hitam (Coleus tuberosus Benth.) secara In Vitro. Laporan Teknik Pusat Penelitian Biologi-

5

6

7

8

LIPI, Bogor. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2008. P. 1484-1489 (ISSN 1907-4905) Witjaksono & Aryani Leksonowati. 2008. Regenerasi Organ Daun, Tangkai Daun dan Batang Kentang Hitam (Coleus tuberosus Benth.) secara In Vitro. Laporan Teknik Pusat penelitian Biologi-LIPI, Bogor. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2008.P. 1490-1499 ISSN 1907-4905 Leksonowati, YS Poerba & Witjaksono (2009) Karekaterisasi dan perkecambahan Polen Pisang Musa acuminata Komersial dan liar. Prosiding Seminar nasional Biologi XX dan Konggres PBI XIV UIN malang 24-25 Juli 2009. P.90-98 Witjaksono, Aryani Leksonowati & Niar Nur Azizah.2007. Eksperimen Curcuma zedoaria secara In vitro. Laporan Teknik Pusat penelitian BiologiLIPI. p.469-483. { Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2007. ISSN 1907-4905} Aryani Leksonowati, Niar Nur Azizah & Witjaksono. 2006. Perbanyakan Curcuma zedoaria dan Curcuma heyneana secara In Vitro. Laporan Teknik Pusat penelitian Biologi-LIPI. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2006. ISSN 1907-4905

RIWAYAT HIDUP PENELITI Nama lengkap NIP Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Bidang Keahlian Kantor/unit Kerja Alamat Kantor Kota Telepon Faksimile Email Alamat Rumah Kota Telepon Faksimile Email No. Telepon Genggam Pendidikan No 1 2 3 Perguruan Tinggi Institut Pertanian Bogor University of California University of Florida Kota & Negara Bogor, Indonesia Riverside, AS Gainesville, AS Tahun Lulus Bidang Studi 1985 Agronomi 1989 1997 Botany & Plant Science Hortikultura : : : : : : : : : : : : : : : : : Dr. Witjaksono 196110081985121001 Madiun/8 Oktober 1961 Pria Kultur jaringan dan Bioteknologi Tanaman Bidang Botani, Puslit Biologi-LIPI Jl. Raya Bogor-Jakarta, km 46 Cibinong Kode Pos : 16911 ( 021) 8765066/ 8765067 ( 021) 8765063 herbogor@indo.net.id Jl. Destarata XI/7 Bogor ( 0251 ) 8349355 tjak_witjaksono@yahoo.com 0812-856-6507

Pengalaman Penelitian/Kegiatan dalam 5 tahun terakhir No 1 2 3 4 Judul Penelitian/kegiatan Eksplorasi dan Pemanfaatan Musa acuminata liar sebagai tetua jantan dalam pemuliaan pisang triploid tahan Fusarium Induksi tetraploidi dan persilangannya dengan induk diploid untuk pemuliaan pisang triploid tahan Fusarium Pengembangan protocol embryogenesis somatic pisang untuk molecular farming faksin Mutasi dan poliploidisasi Curcuma zedoaria Mutasi dan poliploidisasi untuk perbaikan kualitas genetic kentang hitam (Coleus tuberosus BENTH.) dan perlambatan pertumbuhan biak dengan menggunakan teknik Cryopreservasi. Rekayasa in vitro kentang hitam (Coleus tuberosus BENTH.) untuk memperoleh genotip tahan salinitas dan kekeringan Embriogenesis somatik Amorphophallus titanum Tahun 2010-2012 2007-2009 2004-2006 2006-2008 2008-

5 6

20102009-2010

Publikasi dalam 5 tahun terakhir 1 2 3 4 5 6 7 Litz RE, Raharjo S, Matsumoto K & Witjaksono (2005) Biotechnology. In: Menzel C & Waite G (Ed.) Litchi and Longan - Botany, Production and Uses. CAB International. Wallingford Oxfordshire UK. p 49-58 Litz RE, Witjaksono, Raharjo S, Efendi D, Pliego-Alfaro F & Barceló-Muñoz A (2005) Persea americana Avocado In: Litz RE (Ed.) Biotechnology of Fruit and Nut Crops. CAB International. Wallingford Oxfordshire UK. p 49-58 Utami NW, DSH Hesen, Witjaksono & Danu (2005) Perbanyakan ulin (Eusiderozylon swageri T. et. B.) dengan biji dan setek. Berita Biologi 7 (4): 199-206. Qosim WA, R Purwanto, GA Wattimena & Witjaksono (2005) Pembentukan planlet manggis dari kalus nodular. Zuriat 16(2):145-152 Utami NW, Hoesen DSH & Witjaksono (2005) Perbanyakan ulin (Eusideroxylon zwageri T.et.B) dengan biji dan setek. Berita Biologi 7(4): 199-206. Utami NW, Witjaksono & Hoesen DSH (2006) Perkecambahan biji dan pertumbuhan semai Ramin (Gonystylus bancanus Miq) pada berbagai media tumbuh. Biodiversitas 7(3):264-268 Witjaksono (2006) Teknologi Pembiakan Vegetatif untuk menunjang industri hutan tanaman. Dalam: Rohadi D, Hendromono & Y Bramasto (eds.) Prosiding Seminar Hasil-hasil penelitian Balai Litbang Teknologi Perbenihan, Bogor 14 Febuari 2006. Departemen Kehutanan, Badang Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman Qosim WA, R Purwanto, GA Wattimena & Witjaksono (2007) Pengaruh iradiasi sinar gamma terhjadap kapasitas regenerasi kalus nodular tanaman manggis. Hayati 14(4):140-144 Citra Bakti, GA Wattimena & Witjaksono (2007) Pengaruh bermacam-macam zat pengatur tumbuh terhadap embriogenesis pada Jahe. Zuriat 18(1):40-45 Qosim WA, R Purwanto, GA Wattimena & Witjaksono (2007) Perubahan anatomi daun pada regeneran manggis akibat iradiasi sinar gamma in vitro. Zuriat 18(1):20-30 Qosim WA, R Purwanto, GA Wattimena & Witjaksono (2007) Deteksi molekular mutan manggis in vitro dengan marka RAPD. Zuriat 18(2):106-114 Hoesen DSH, Witjaksono & LA Sukamto (2008) Induksi kalus dan organogenesis kultur in vitro Dendrobium lineale Rolfe. Berita Biologi 9(3):333-341 Sukendah, Sudarsono, Witjaksono & N Khumaida (2008) Perbaikan teknik kultur embrio kelapa kopyor (Cocos nucifera L.) asal Sumenep jawa Timur melalui penambahan bahan aditif dan pengujian perioda subkultur. Buletin Agronomi 36(1):16-23 Estiati A & Witjaksono (2008) Transformasi gen HBsAg pada tanaman pisang cv Mas Lampung untuk molecular farming vaksin. In: Adi Santosa et al. (eds) Pasca Genomic dan Molecular Farming: Biologi Molekular untuk produksi obat-obatan dan mendukung ketahanan pangan. Pusat Penelitian Bioteknologi, LIPI. P:19-45 Simon HT Raharjo, Witjaksono, Miguel A. Gomez-Lim, Guillermo Padilla & Richard E Litz (2008) Recovery of avocado (Persea americana Mill.) plants transformed with the antifungal plant defensin gene PDF1.2 In Vitro Cell Dev.

8 9 10 11 12 13

14

15

16

17

18

Biol-Plant 44:254-262 Witjaksono, KU Nugraheni, DSH Hoesen & RE Litz (2009)Regeneration from irradiated avocado (Persea americana Mill.) embryogenic cultures. Induced Mutation in Tropical Fruit Trees. IAEA-Tec-Doc, International Atomic Energy Agency. P83-90 Leksonowati, YS Poerba & Witjaksono (2009) Karekaterisasi dan perkecambahan Polen Pisang Musa acuminata Komersial dan liar. Prosiding Seminar nasional Biologi XX dan Konggres PBI XIV UIN malang 24-25 Juli 2009. P.90-98 Ahmad F, IR Tambunan & Witjaksono (2009). Ukuran stomata senagai prescreening dalam identifikasi ploidi pisang dengan flow cytometer. Prosiding Seminar nasional Biologi XX dan Konggres PBI XIV UIN malang 24-25 Juli 2009. P. 238-243

RIWAYAT HIDUP PENELITI Nama Lengkap NIP Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Bidang Keahlian Kantor/Unit Kerja Alamat Kantor Kota Telepon Faksimile E-Mail Alamat Rumah Kota Telepon Faksimile E-Mail No. HP Pendidikan No. Perguruan Tinggi Kota & Negara Yogyakarta, Indonesia Honolulu, USA Honolulu, USA Tahun Lulus 1979 1991 1996 Bidang Studi Pertanian/ Hortikultura Horticulture/ Tissue Culture Horticulture/ Tissue Culture : Dr. Ir. Lazarus Agus Sukamto MSc. : 195111081980031001 : Gombong, 8 November 1951 : Pria : Kultur Jaringan Tanaman : Bidang Botani : Puslit Biologi-LIPI Jl. Raya Bogor-Jakarta, km 46 : Cibinong Kode Pos : 16911 : ( 021 ) 8765066/ 8765067 : ( 021 ) 8765063 : herbogor @ indo.net.id : Jl. Baru Salabenda No.7, RT 8/ RW 3, Parakan Jaya, Kemang : Bogor Kode Pos : 16310 : ( 0251 ) 7533663 : : lazagus@indo.net.id : 08129407237

1. Univ. Gadjah Mada 2. Univ. of Hawaii 3. Univ. of Hawaii

Pengalaman Penelitian/Kegiatan No Judul Penelitian/Kegiatan 1. Mikropropagasi dan induksi mutasi tanaman talas 2. Mikropropagasi tanaman pemakan serangga Drosera spp. & Nepenthes spp. 3. Mikropropagasi dan induksi mutasi tanaman anggrek 4. Mikropropagasi dan induksi perakaran tanaman cendana Tahun 1999-2003 1997-2006 1996-2007 1997-2007

Publikasi No. Karya Ilmiah 1. Sukamto, L.A. 2000. Pengaruh zat pengatur tumbuh Zeatin, NAA dan 2,4-D terhadap kultur ruas cendana secara in vitro. Prosiding Seminar Nasional III, Pengembangan Wilayah Lahan Kering, Universitas Lampung, Bandar Lampung,

2. 3.

4. 5. 6.

7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

p. 140-143 Sukamto, L.A. 2000. Kultur biji kupas dan tanpa kupas kawista secara in vitro. Proseding Seminar Nasional III, Pengembangan Wilayah Lahan Kering, Universitas Lampung, Bandar Lampung, p. 160-163 Sukamto, L.A. 2000. Pengaruh pemotongan kotiledon terhadap pembentukan bunga pada tanaman Pharbitis nil. Prosiding Seminar Ilmiah Nasional dalam rangka Lustrum ke IX Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, p. 38-42. Sukamto, L.A. 2000. Kultur daun Holoclamys ornata secara in vitro. Laporan Teknik, Bagian Proyek Pengembangan Potensi Flora dan Fauna di Irian Jaya. Puslitbang Biologi – LIPI, Wamena, p. 45-52. Sukamto, L.A. 2000. Kultur ruas Holoclamys ornata secara in vitro. Jurnal Ilmiah Pertanian Gakuryoku VII(2); 60-62. Sukamto, L.A. 2001. Kultur hipokotil Rollinia secara in vitro. Prosiding Seminar Sehari, Menggali Potensi dan Meningkatkan Prospek Tanaman Hortikultura Menuju Ketahanan Pangan. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Pusat Konservasi Tumbuhan – Kebun Raya Bogor, Bogor, p. 163-167. Sukamto, L.A. 2001. Kultur embrio palem puteri (Veitchia montgomeryana H.E. Moore). Prosiding Seminar Sehari Hasil-Hasil Penelitian Bidang Ilmu Hayat. Pusat Studi Ilmu Hayat, Institut Pertanian Bogor, Bogor, p. 121-126. Sukamto, L.A. 2001. Perbanyakan nenas merah variegata secara kultur daun. Prosiding Seminar Sehari Hasil-Hasil Penelitian Bidang Ilmu Hayat. Pusat Studi Ilmu Hayat, Institut Pertanian Bogor, Bogor, p. 127-133. Sukamto, L.A. 2001. Kultur talas “Bentul” secara in vitro. Seninar Nasional VIII Perhimpunan Alumni dari Jepang – Persada, Peran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Era Millenium III. Persada Bogor, 20 Januari Sukamto, L.A. 2002. Upaya perbanyakan cendana (Santalum album L.) dengan cara cangkok. Prosiding Simposium Nasional II Tumbuhan Obat dan Aromatik. Pusat Penelitian Biologi – LIPI, p. 381-385. Sukamto, L.A. 2003. Perbanyakan mikro tanaman cendana dewasa (Micropropagation of mature sandalwood plant). Gakuryoku IX(2):197-200. Sukamto, L.A. 2003. Perbanyakan tanaman wiep (Gravillea papuana) secara kultur jaringan (Tissue culture of wiep plant (Gravillea papuana)). Berita Biologi 6(5):685-689. Sukamto, L.A. 2003. Kultur daun Holoclamys ornata asal Papua secara in vitro (In vitro leaf culture of Holoclamys ornata). Berita Biologi 6(5):713-717. Sumarnie-H. Priyono, Nuril Hidayati, Fauzia Syarif, L. Agus Sukamto & Ning Wikan Utami. 2004. Pengumpulan Data Penelitian Fisiologi Tumbuhan. Dalam: Pedoman Pengumpulan Data Keanekaragaman Flora, Pusat Penelitian Biologi – LIPI, p. 93-104. Sukamto, L.A. 2004. The effect of physiological fruit age and tree on the growth rate of coconut endosperm in vitro. Gakuryoku X(3):4-6. Sukamto, L.A. 2004. Development of early maturing and leaf blight resistant taro (Colocasia esculenta (L.)Schott) with improved taste. Genetic improvement of under-utilized and neglected crops in low income food deficit countries through irradiation and related techniques. Proceedings of a Final Research Coordination Meeting. Joint FAO/IAEA Division of Nuclear Techniques in Food and Agriculture, Pretoria, South Africa. International Atomic Energy Agency, p. 175184.

RIWAYAT HIDUP PENELITI Nama lengkap NIP Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Bidang keahlian Kantor/Unit Kerja Alamat Kantor Kota Telepon Faksimile E-mail Alamat Rumah Kota Telepon Faksimile E-mail No.HP Pendidikan & Training No No. Perguruan Tinggi 1. Universitas Padjadjaran 2. University of The Philippines 3. Hiroshima University Kota & Negara Bandung, Indonesia Los Banos, Philippines Higashi Hiroshima, Japan Tahun 1980 1985 2002 Bidang Studi Pertanian, Agronomi Training on Banana Tissue Culture Training on In-vitro conservation, in situ and ex situ conventional conservation of rare and useful plant life : Ir. Djadja Siti Hazar Hoesen : 195608251982032004 : Bandung, 25 Agustus 1956 : Perempuan : Kultur jaringan tanaman : Bidang Botani Puslit Biologi-LIPI : Cibinong Science Center Jl. Raya Bogor Jakarta, km 46 : Bogor Kode Pos : 16911 : ( 021 ) 8765066 : ( 021 ) 8765063 : herbogor @ indo.net.id : Jl. Bakau Blok E No. 5 : Bogor Kode Pos : 16710 : (0251) 331601 : : hoesensitihazar@yahoo.com : 081316099395

Penelitian/kegiatan 5 tahun terakhir No Judul Penelitian/Kegiatan 1 Mikropropagasi jenis kayu endemik ulin (Eusideroxylon zwagery) dan ramin (Gonystylus bancanus). 2 Perbanyakan dan penyimpanan kultur, sejumlah jenis tumbuhan pisang endemik, pisang kultivar budidaya. 3 Kultur jaringan tumbuhan obat (Zingiberaceae, Compositae, Araceae) dan jenis lainnya 4 Embriogenesis sejumlah jenis pisang untuk molecular farming, kultur jaringan dan embriogenesis tumbuhan obat anti malaria Brucea javanica 5 Penelitian domestikasi anggrek Dendrobium section Spatulata dan Cuthbersonia Tahun 2002-2005 1999-2006 1998-2006 2004-2007 2006-2007

Publikasi No 1 Karya Ilmiah Witjaksono, KU Nugraheni, DSH Hoesen & RE Litz (2009) Regeneration from irradiated avocado (Persea americana Mill.) embryogenic cultures. Induced Mutation in Tropical Fruit Trees. IAEA-Tec-Doc, International Atomic Energy Agency. P83-90 Sukamto LA, DSH Hoesen & Witjaksono ( 2008) Teknik vitrifikasi dan droplet vitrifikasi untuk penyimpanan koleksi biak Jaringan. Laporan Teknik Pusat penelitian Biologi-LIPI, Bogor. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2008 P. 8872-875 DSH Hoesen, Witjaksono &Sukamto LA (2008)Teknik encapsulation vitrification untuk konservasi koleksi biak jaringan. Laporan Teknik Pusat penelitian Biologi-LIPI, Bogor. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2008 P. 877-883 Hoesen DSH, Witjaksono & LA Sukamto (2008) Induksi kalus dan organogenesis kultur in vitro Dendrobium lineale Rolfe. Berita Biologi 9(3):333-341 Sukamto LA, Witjaksono & DSH Hoesen ( 2008) Perlambatan pertumbuhan dan Cryopreservasi beberapa koleksi biak kultur jaringan. Laporan Teknik Pusat penelitian Biologi-LIPI, Bogor. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2008 P. 864-871 Hoesen DSH & Witjaksono, (2007). Budidaya In vitro Brucea javanica (Simaroebaceae) melalui eksplan kotiledon. Laporan Teknik Pusat penelitian Biologi-LIPI. P.10-19. {Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2007. ISSN 1907-4905} Utami, NW.; Witjaksono dan Hoesen, DSH. 2006. Perkecambahan biji dan pertumbuhan semai ramin (Gonystylus bancanus Miq.) pada berbagai media tumbuh. Biodiversitas 7(3): 264-268. Hoesen DSH & Witjaksono. 2006. Pembentukan tunas Brucea javanica L. Merr. (Simaroubaceae) secara in vitro. Laporan Teknik Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2006, Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Bogor. p 331-337. ISSN 1907-4905 Hoesen, DSH. 2005. Perbanyakan in vitro Gynura pseudo-china (L) DC. (Compositae) (Invitro proliferation of Gynura pseudo-china (L) DC. (Compositae). Berita Biologi vol. 7(4):181-190 Witjaksono & Hoesen DSH ( 2005) Pertumbuhan kultur jaringan tumbuhan ulin (Eusideroxylon swageri) dan ramin (Gonystylus bancanus Miq.). Laporan Teknik Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2005, Pusat Penelitian Biologi-LIPI.p 439-446. ISSN 1907-4905 Utami NW, Hoesen DSH & Witjaksono ( 2005) Perkecambahan dan pertumbuhan Ramin (Gonystylus bancanus Miq.) pada berbagai media semai. Laporan Teknik Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2005, Pusat Penelitian Biologi-LIPI.p 416-424. ISSN 1907-4905

2

3

4 5

6

7

8

9 10

11

RIWAYAT HIDUP PENELITI 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Nama lengkap NIP Tempat/Tanggal lahir Jenis Kelamin Bidang Keahlian Kantor/Unit Kerja Alamat Kantor : : : : : : : Diyah Martanti, S.Si 19810326200642003 Jakarta, 26 Maret 1981 Perempuan Genetika Bidang Botani, Puslit Biologi, LIPI Jl. Raya Bogor Km.46 Cibinong Tel. 021-8765066/67 Fax. 021-8765063 E-mail: herbogor@indo.net.id : Jl. P. Biak 3 No.130 Perumnas 3 Bekasi Timur Email : dyma_fbiugm@yahoo.com No. Hp : 0818487702 Kota & Negara Yogyakarta, Indonesia Tahun Lulus 2005 Bidang Studi Kultur Jaringan Tumbuhan

8. Alamat rumah 9. Pendidikan No Perguruan Tinggi 1 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (S1)

10. Pengalaman Penelitian/Kegiatan No Judul Penelitian/Kegiatan 1 Induksi mutasi Amorphophallus muelleri 2 Kultur jaringan pisang kapok ‘Amorang’ 3 Kajian genetik buah-buahan Indonesia berdasarkan marka molekuler 11. Paten No. Judul -

Tahun 2007-2008 2008- sekarang 2008 - sekarang

Keterangan

12. Publikasi No Karya Ilmiah 1 Martanti, D. 2005. Pengaruh Kombinasi NAA dan BAP Terhadap Mikropropagasi Tanaman Temu Hitam (Curcuma aeruginosa L) . (Skripsi)

Mengetahui, Kepala Pusat Penelitian Biologi,

Dr. Siti Nuramaliati Prijono NIP. 195804091982022001

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->