Anda di halaman 1dari 12

BEM KM MIC STMIK MIC CIKARANG

[AD/ART BEM KM STMIK MIC]


BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA MEDIA INFORMATIKA CENDEKIA

ANGGARAN DASAR (AD) BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA MEDIA INFORMATIKA CENDEKIA ( BEM MIC ) STMIK MIC CIKARANG

BAB I KETENTUAN UMUM

Pasal 1 Istilah dan Pengertian Di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, yang dimaksud dengan : 1. BEM MIC adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Media Informatika Cendekia. 2. SU MPM MIC adalah Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Media Informatika Cendekia.

BAB II NAMA, WAKTU DAN KEDUDUKAN Pasal 2 Nama Organisasi ini bernama Badan Eksekutif Mahasiswa Media Informatika Cendekia, yang selanjutnya disingkat dengan BEM MIC.

Pasal 3 Waktu Keberadaan BEM MIC sejak didirikan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Pasal 4 Kedudukan BEM MIC berkedudukan di Kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Media Informatika Cendekia Cikarang (STMIK MIC Cikarang).

BAB III KEDAULATAN, ASAS, DAN STATUS Pasal 5 Kedaulatan Pada haheketnya kedaulatan tertinngi BEM MIC berada di tangan seluruh mahasiswa STMIK MIC Cikarang yang di atur oleh peraturan yang berlaku.

Pasal 6 Asas BEM MIC berasaskan Pancasila dan UUD 1945 serta berpedoman Pada Tridarma Perguruan Tinggi.

Pasal 7 Status BEM MIC berstatus sebagai Lembaga Kemahasiswaan ditingkat kampus STMIK MIC Cikarang.

BAB IV PRINSIP, FUNGSI, DAN TUJUAN Pasal 8 BEM MIC berprinsip agamis, demokratis, kebebasan akademis serta kebenaran ilmiah.

Pasal 9 Fungsi BEM MIC berfungsi sebagai : 1. Wahana pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan mahasiswa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sosial dan politik. 2. Menampung, Mengarahkan, Menyalurkan serta memperjuangkan aspirasi mahasiswa yang berkualitas dalam penguasaan dan penerapan IPTEK yang berbasis komputer dan berwawasan teknologi global.

BAB V KELENGKAPAN ORGANISASI Pasal 11 Kelengkapan organisasi BEM MIC ini terdiri dari lembaga-lembaga / departemen-departemen yang telah ditetapkan oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa.

BAB VI LOGO DAN BENDERA ORGANISASI Pasal 12 Logo dan bendera organisasi ditetapkan melalui sidang yang diselenggarakan khusus.

BAB VII ATURAN TAMBAHAN Pasal 13 1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini dijabarkan dalam Anggaran Rumah Tangga dan ketentuan lain yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar. 2. Jika terjadi kekeliruan dan kesalahan dikemudian hari terhadapAnggaran Dasar ini, maka akan ditinjau kembali sesuai dengan aturan dan mekanisme yang telah ditentukan. 3. Anggaran Dasar ini berlaku sejak tanggal diterapkannya.

ANGGARAN DASAR (AD) BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA MEDIA INFORMATIKA CENDEKIA ( BEM MIC ) STMIK MIC CIKARANG

Ditetapkan dan disahkan di Cikarang HariTanggalBulanTahunPukul......WIB

Sidang Pleno Majelis Permusyawaratan Mahasiswa STMIK MIC Cikarang

Pimpinan Sidang

Tri Syahudi Faizal Ketua Pimpinan Sidang

Nurholis.MSP Wakil Pimpinan Sidang I

Eko Hariawan Wakil Pimpinan Sidang II

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA MEDIA INFORMATIKA CENDEKIA ( BEM MIC ) STMIK MIC CIKARANG

BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Anggota BEM MIC adalah mahasiswa STMIK MIC Cikarang yang masih aktif.

Pasal 2 Hak Anggota 1. 2. 3. 4. 5. Setiap anggota BEM MIC mempunyai hak memilih dan dipilih. Setiap anggota berhak mengajukan pendapat, saran yang sifatnya membangun. Setiap anggota mendapatkan perlakuan yang sama. Setiap anggota mempunyai hak mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM MIC. Setiap anggota memiliki hak membela diri.

Pasal 3 Kewajiban Anggota 1. Setiap anggota wajib menjaga nama baik organisasi BEM MIC pada khususnya, dan Perguruan Tinggi pada umumnya. 2. Setiap anggota wajib menjunjung tinggi AD / ART. 3. Setiap anggota wajib berpartisipasi dalam setiap program kerja yang telah ditetapkan oleh organisasi.

Pasal 4 Kepengurusan 1. Pengurus BEM MIC sekurang-kurangnya terdiri dari presiden, wakil presiden, sekretaris, dan bendahara.

2. Pengurus BEM MIC adalah mahasiswa yang dipilih dan diangkat oleh presidwn BEM MIC dengan criteria : 1. 2. 3. Mempunyai kemauan dan kemampuan. Loyal terhadap BEM MIC. Presiden dan Wakil Presiden BEM MIC dipilih melalui Pemilihan Umum Mahasiswa STMIK MIC Cikarang. 4. Kepengurusan BEM MIC terbuka bagi semua mahasiswa STMIK MIC Cikarang dengan persyaratan tertentu yang telah ditetapkan.

Pasal 5 Jabatan 1. Masa jabatan pengurus BEM MIC adalah 12 bulan terhitung sejak pelantikan sampai akhir masa jabatan. 2. Masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden adalah selama satu periode dan sesudahnya dapat dipilih lagi, dan maksimal selama 2 periode kepengurusan, dengan melaui mekanisme pemilihan umum. 3. Pengurus BEM MIC kehilangan jabatannya apabila : 1. Habis masa jabatan. 2. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri. 3. Meninggal dunia. 4. Diberhentikan oleh BEM atau dengan alasan lain. 5. Cuti kuliah.

Pasal 6 Sanksi Pengurus 1. Presiden berhak memberikan sanksi kepada pengurus yang melanggar kode etik dan AD / ART organisasi. 2. Sanksi diberikan sebagai upaya untuk menjaga dan mengembalikan agar fungsi organisasi berjalan sesuai dengan aturan serta tidak mengganggu kinerja organisasi. 3. Sanksi yang diberikan dapat berupa teguran, peringatan dan pemberhentian dengan tidak hormat.

BAB II TUGAS DAN WEWENANG Pasal 7 Tugas BEM MIC mempunyai tugas : 1. Melaksanakan AD / ART BEM MIC. 2. Menyusun dan melaksanakan Program Kerja BEM MIC. 3. Melaksanakan regenerasi kepengurusan melalui Pemilihan Umum Mahasiswa STMIK MIC Cikarang.

Pasal 8 Wewenang 1. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). 2. Mengeluarkan instruksi yang bersifat incidental, sesuai dengan ketentuan dan AD / ART yang berlaku.

BAB III PENDANAAN Pasal 9 Sumber dana BEM MIC berasal dari : 1. Dana kemahasiswaan yang telah ditetapkan oleh lembaga STMIK MIC Cikarang. 2. Sumbangan yang halal dan tidak mengikat. 3. Usaha yang halal dan tidak bertentangan dengan asas BEM MIC.

BAB IV ALAT KELENGKAPAN KEPENGURUSAN Pasal 10 Dalam menjalankan kepengurusan BEM MIC mempunyai alat kelengkapan kepengurusan : 1. 2. 3. Rapat Kerja (RAKER). Rapat Koordinasi. Rapat Evalusasi.

Pasal 11 1. Rapat Kerja (RAKER) yaitu rapat yang dilakukan sekali selama periode kepengurusan untuk membahas dan menyusun program kerja kedepan. 2. Rapat Koordinasi yaitu rapat yang dilakukan setiap satu bulan sekali antara Ketua dan pengurus harian organisasi untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan pengurus harian. 3. Rapat Evaluasi yaitu rapat yang dilakukan setiap tiga bulan sekali untuk mengevaluasi realisasi program kerja setiap tiga bulan kebelakang.

BAB V MUSYAWARAH UMUM MAHSISWA Pasal 12 Tugas dan wewenang musyawarah : 1. Membahas dan menetapkan tata tertib sidang. 2. Meminta Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bagdan Eksekutif Mahasiswa STMIK MIC CIKARANG (BEM STMIK MIC CIKARANG). 3. Membahas Dan menetapkan AD /ART Badan Eksekutif Mahasiswa STMIK MIC CIKARANG. 4. Membahas dan menetapkan system pemilihan umum mahasiswa STMIK MIC CIKARANG.

Pasal 13 Peserta Musyawarah Umum Mahasiswa Peserta Musyawarah Umum Mahasiswa STMIK MIC CIKARANG terdiri dari : 1. 2. 3. Peserta penuh adalah BEM STMIK MIC CIKARANG dan semua mahasiswa MIC. Peserta Purwa adalah alumni mahasiswa STMIK MIC yang diundang hadir. Peserta peninjau adalah utusan / perwakilan lembaga kemahasiswaan dilinkungan kampus STMIK MIC CIKARANG yang diundang.

Pasal 14 Hak Peserta Musyawarah Umum Mahasiswa 1. Peserta penuh mempunyai hak bicara dan hak suara (hak pilih dan dipilih). 2. Peserta purwa mempunyai hak bicara tapi tidak memiliki hak suara. 3. Peserta peninjau tidak mempunyai hak bicara dan tidak memiliki hak suara.

Pasal 15 Kewajiban Peserta Musyawarah Umum Mahasiswa Semua peserta MUMA wajob mentaati dan mematuhi tata tertib Musyawarah Mahasiswa STMIK MIC CIKARANG.

Pasal 16 Persidangan Bentuk persidangan MUMA adalah sidang Komisi dan sidang Pleno.

Pasal 17 Sanksi Pesrta Musyawarah Umum Mahasiswa 1. Setiap peserta Musyawarah Umum Mahasiswa (MUMA) dapat dikenakan sanksi apabila melanggar tata tertib dan mengganggu kelancaran proses MUMA. 2. Sanksi dapat diberikan oleh pemimpin sidang dengan persetujuan peserta MUMA dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah peserta MUMA yang hadir. 3. Sanksi yang diberikan dapat berupa teguran, peringatan dan pencabutan hak peserta.

BAB VI SIDANG ISTIMEWA Pasal 18 Definisi Sidang Istimewa Sidang Istimewa adalah sidang yang diadakan apabila dalam keadaan darurat yang pelaksanaannya disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah pengurus BEM yang aktif.

Pasal 19 Mekanisme Mekanisme Sidang Istimewa diatur dan ditetapkan dalam tata tertib Sidang Istimewa.

Pasal 20 Tugas dan Wewenang Sidang Istimewa 1. Membahas dan menetapkan AD / ART BEM. 2. Memberhentikan, memilih dan menetapkan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM.

BAB VII PERUBAHAN AD / ART Pasal 21 Perubahan AD / ART hanya dapat dilakukan pada Musyawarah Umum Mahasiwa (MUMA) dan atau musyawarah dengan kondisi tertentu.

BAB VIII ATURAN TAMBAHAN Pasal 22 1. Anggaran Rumah Tangga merupakan bagian yang tak terpisahakan dari Anggaran Dasar. 2. Segala sesuatu yang belum diatur dalam ketetapan ini akan diatur dalam ketentuan lain yang tidak bertentangan dengan nggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD / ART) BEM. 3. ART ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

4. Jika terdapat kekeliruan dan kesalahan dikemudian hari terhadap Anggaran Rumah Tngga ini, maka akan ditinjau kembali sesuai dengan aturan dan mekanisme yang telah ditentukan.

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA MEDIA INFORMATIKA CENDEKIA ( BEM MIC ) STMIK MIC CIKARANG

Ditetapkan dan disahkan di Cikarang HariTanggalBulanTahunPukul......WIB

Sidang Pleno Majelis Permusyawaratan Mahasiswa STMIK MIC Cikarang

Pimpinan Sidang

Tri Syahudi Faizal Ketua Pimpinan Sidang

Nurholis.MSP Wakil Pimpinan Sidang I

Eko Hariawan Wakil Pimpinan Sidang II