P. 1
an Desa Mandiri Pangan

an Desa Mandiri Pangan

|Views: 326|Likes:
Dipublikasikan oleh Maisarah Rizky

More info:

Published by: Maisarah Rizky on Dec 03, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/10/2015

pdf

text

original

I.

PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Undang-undang No.7 tahun 1996 tentang Pangan mengartikan Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau. Upaya Pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan dilaksanakan melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan penyediaan Pangan, pangan yang menyatakan bahwa untuk

diselenggarakan

memenuhi kebutuhan konsumsi pangan rumah tangga yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Pada hakekatnya PP tersebut secara operasional

merupakan berperan

pemberdayaan aktif dalam

masyarakat, mewujudkan

untuk aspek

penyediaan, distribusi, dan konsumsi pangan dengan memanfaatkan kelembagaan sosial ekonomi yang telah ada dan dapat dikembangkan di tingkat perdesaan dengan fokus utamanya adalah rumah tangga perdesaan. Perwujudan ketahanan pangan nasional

dimulai dari pemenuhan pangan di wilayah terkecil yaitu perdesaan sebagai basis kegiatan pertanian. Basis pembangunan perdesaan bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam suatu wilayah yang mempunyai keterpaduan sarana dan prasarana dari aspek ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan untuk mencukupi dan mewujudkan

ketahanan pangan rumah tangga. Desa merupakan

sehingga tidak berusaha di sektor pertanian 2. dan nasional. Masih rendahnya kemampuan masyarakat dalam mengakses pangan yang disebabkan oleh keterbatasan penguasaan sumberdaya lahan. propinsi. Masih adanya kemiskinan struktural.salah satu entry point untuk masuknya berbagai program yang mendukung terwujudnya ketahanan pangan di tingkat rumah tangga yang secara kumulatif akan mendukung terwujudnya ketahanan pangan di tingkat kabupaten/kota. Sepuluh Alasan Penting Melakukan Pembangunan Pedesaan: 1. sehingga meskipun telah berusaha tetapi pendapatan .

3. Terbatasnya pengetahuan tentang png beragam. Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Terbatasnya akses informasi dan teknologi. akses terhadap lembaga . sarana usahatani. Terbatasnya akses masyarakat terhadap lembaga permodalan. air bersih. terbatasnya lapangan pekerjaan di perdesaan. 10. 8.yang diperoleh belum memenuhi kebutuhan keluarga. 7. Minimnya sarana dan prasarana (pengairan. jalan desa. 6. 9. listrik dan pasar). 4. Rendahnya pemasaran. bergizi berimbang dan aman. Belum optimalnya fungsi kelembagaan aparat dan masyarakat/kelompoktani. 5.

Mengembangkan sistem ketahanan pangan masyarakat desa. Meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan masyarakat desa. d.1. Tujuan Khusus: a. Meningkatkan pendapatan masyarakat. Meningkatkan kemandirian masyarakat. b. aksesibilitas pangan . c. e.2 Tujuan Tujuan Umum: Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Gizi (mengurangi kerawanan pangan dan gizi) masyarakat melalui pendayagunaan sumberdaya. Meningkatkan masyarakat. kelembagaan dan budaya lokal di perdesaan.

diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia termasuk bahan tambahan pangan. 32/2004) diartikan sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah. Desa atau yang disebut dalam (UU No. pengolahan atau pembuatan makanan dan minuman.3 Sasaran Terwujudnya ketahanan pangan dan bergizi tingkat desa dengan berkurangnnya tingkat kerawanan pangan dan gizi. b. . 1. baik yang diolah maupun tidak.4 Pengertian a.1. bahan baku pangan dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air.

dilihat dari bekerjanya subsistem ketersediaan. Desa Mandiri Pangan adalah desa yang masyarakatnya mempunyai kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui pengembangan subsistem ketersediaan. dan subsistem konsumsi . d. Mandiri Pangan diartikan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan yang dapat dicukupi oleh kemampuan sumberdaya yang dimiliki. distribusi dan konsumsi pangan. subsistem distribusi. berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. c.berwewenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat.

masalah dan peluang dalam .pangan dengan memanfaatkan sumberdaya setempat secara berkelanjutan. Pemberdayaan Masyarakat adalah suatu proses dimana masyarakat atau mereka yang kurang beruntung dalam sumberdaya pembangunan didorong untuk mandiri dan mengembangkan kehidupan sendiri. e. f. Kelompok afinitas (PIDRA) adalah keanggotaan kelompok yang diikat dengan rasa kesatuan dan kebersamaan dan oleh jaringan mereka persahabatan memungkinkan mampu untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu secara bersama. Dalam proses ini masyarakat dibantu untuk mengkaji kebutuhan.

secara berkelanjutan memaksimalkan kemandirian masyarakat dan keadilan sosial. dapat diterima secara kultural. aman.pembangunan sesuai dengan lingkungan sosial ekonomi kehidupan mereka sendiri. cukup. g. Ketahanan Pangan Masyarakat (Community food Security Coalition/CFSC) adalah kondisi dimana (rumah seluruh anggota masyarakat tangga/individu) mendapatkan pangan yang aman. . h. Ketahanan Pangan (UU NO. baik jumlah maupun mutunya.7/1996) adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup. merata dan terjangkau. dengan bergizi.

.i. Desa Rawan Pangan adalah kondisi suatu daerah yang tingkat ketersediaan. dan/atau keamanan pangan sebagian masyarakat dan rumah tangganya tidak cukup untuk memenuhi standar kebutuhan fisiologis bagi pertumbuhan dan kesehatan. akses.

.

BAB II. Upaya tersebut dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat antara lain dilakukan: pendampingan meningkatkan dan Melalui peningkatan partisipasi. dan infrastruktur pedesaan masih kurang model untuk dengan mengimplementasikan masyarakat dalam berbagai pemberdayaan mewujudkan ketahanan pangan yang telah ada ditingkat desa dilaksanakan dengan melibatkan seluruh partisipasi masyarakat. pengembangan kapasitas. pelatihan. terbatasnya sumber daya modal. pengembangan ekonomi . KERANGKA PIKIR Program Pengembangan Desa Mandiri Pangan difokuskan di desa rawan dengan kharakteristik kualitas sumberdaya masyarakat rendah. akses untuk demokratisasi. akses teknologi rendah.

Lembaga Keuangan Desa dengan didukung infrastruktur pedesaan diharapkan mampu mengembangkan sistem ketahanan pangan dengan melaksanakan subsistem ketersediaan.dan pengembangan individu. Dengan demikian akan tercapai ketahanan pangan dan gizi masyarakat desa secara berkelanjutan. kelembagaan masyarakat. Tim Pangan Desa. berkembangnya usaha produktif dan berkembangnya pola konsumsi pangan beragam bergizi seimbang dan aman. dan kelembagaan pelayanan di pedesaan. distribusi dan konsumsi. . Penumbuhan kelembagaan di pedesaan meliputi : kelompok afinitas. sehingga dapat meningkatkan ketersediaan dan akses pangan rumah tangga. Sasaran pemberdayaan ditujukan untuk mengembangkan kelembagaan aparat.

PKK.Penganekaragaman konsumsi pangan -konsumsi pangan3 B Output -Meningkatnya ketersediaan pangan .Jaringan informasi .Sarana ekonomi Integarasi dengan program pemberdayaan lain (PNPM.Meningkatnya akses pangan rumah tangga -Berkembangnya usaha produktif . penguatan lembaga-lembaga pelayanan dan penunjang (KUD. lumbung pangan.Sarana pendidikan .Jalan desa dan irigasi . PUAP. dll) .berkembangnya pola konsumsi pangan (3 B) dan aman Pengembangan sarana dan prasarana .Pasar .PROSES PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PELATIHAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN AKSES Pengembangan partisipasi Pengembangan demokratisasi Pengembangan kapasitas Pengembangan ekonomi Pengembangan individu PENGUATAN KELEMBAGAAN Penguatan kelembagaan Aparat Penguatan kelembagaan penyuluhan Penguatan kelembagaan ketahanan pangan Penguatan kelembagaan Masyarakat Kelompok tani Lembaga swadaya masyarakat Tim pangan desa c.sarana kesehatan .LKD) Penguatan Sistem Ketahanan Pangan Input SDM Dana Teknologi mekanisme Ketersediaan Produksi pangan Cadangan Pangan Distribusi Akses pangan secara fisik dan ekonomi Perdagangan Stabilisasi harga pangan Konsumsi .POSYANDU. desa siaga.Jaringan listrik .Sarana Transportasi .

1 Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Impact Terwujudnya ketahanan pangan & gizi masyarakat desa Tahap persiapan Desa Survey rumah tangga Seleksi Lokasi Sasaran Sosialisasi Program Pendampingan Penyusunan Data Dasar . penumbuhan. pengembangan dan kemandirian. 3. Tahapan masing-masing kegiatan tersebut adalah sebagai berikut: A. PELAKSANAAN KEGIATAN Outcome Berkurangnya kerawanan Pangan dan Gizi Kegiatan Pengembangan Desa Mandiri Pangan dilaksanakan selama 4 (empat) tahapan berturut-turut melalui 4 tahap pelaksanaan yaitu. tahap persiapan.BAB III.

afinitas - Pemberdayaan kelompok Penyusunan Rencana Pembangunan Desa Mandiri Pangan Partisipatif kelompok 3.2 Tahap penumbuhan Aparat afinitas Pemberdayaan Lembaga Pemberdayaan kelompok Penumbuhan Kelembagaan Penguatan modal usaha Usaha Ekonomi Pedesaan) Pemberdayaan Kelembagaan Pelayanan 3.3 Tahap pengembangan .

Peningkatan peran dan distribusi masyarakat dalam ketersediaan pangan mandiri pangan Berkembangnya usaha . pengembangan sistem pemantauan. bergizi berimbang dan aman. deteksi dan respon dini kerawanan pangan 3.4 Tahap kemandirian.- Pengembangan dan pemeliharaan sarana usahatani produksi usaha Pengembangan gerakan Pengembangan diversifikasi Penerapan teknologi konsumsi beragam.

000) 8 13 16 1. Program Pengembangan Desa Mandiri Pangan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam APBN TA 200 6 200 7 200 8 APBA Jumlah Jumlah Kab Kec Desa Dana Kab Kec Desa Dana (Rp.000 10 6 17 12 20 12 1.00 0 560.600.000 0 8 8 12 7 16 7 1.00 3 4 6 480.280.000 1.280. 000) (Rp.000 .146.yang ada usaha/kemitraan pendampingan Mantapnya kelembagaan Pembentukan jaringan Pengurangan peran B.

Sedangkan bantuan dana untuk APBA seluruhnya berjumlah Rp.Kegiatan Desa Mandiri Pangan telah dimulai sejak tahun 2006 baik anggaran yang bersumber dari APBN maupun APBD. 3.000.000.000. dengan rincian sebagai berikut: Sumber bidang distribusi dan ketersediaan pangan.untuk 39 desa.226.. 3.120.untuk 38 desa.000. Jumlah bantuan dana APBN yang disalur kepada kelompok desa mandiri pangan seluruhnya berjumlah Rp. ..

Mekanisme Koordinasi Program Pengembangan Desa Mandiri Pangan Fungsi Koordinator Mantan/ Ketua DKP Pusat Fungsi Penggerak Fungsi Pelaksana Kepala BKP Instansi Terkait tingkat Pusat Gubernur / DKP Kepala BKPP Aceh Instansi Terkait tingkat Propinsi Bupati/ Ketua DKP Kabupaten Badan /Dinas/ kantor/Unit Kerja KP Kabupaten Instansi Terkait tingkat Kabupaten Camat Kepala Desa Kelompok Masyarakat .C.

. tugas dan tanggung jawab pembangunan ketahanan pangan dilakukan oleh pendamping bersama Tim Pangan Desa (TPD) serta masyarakat pemanfaatan dana kegiatan usaha yang dapat dilakukan antara lain: • Kegiatan On Farm Usahatani pertanian. fungsi penggerak dan fungsi pelaksana sesuai wilayah kerjanya masing-masing.Keterangan: Integrasi Horisontal Integrasi Vertikal Kegiatan Desa Mandiri Pangan merupakan salah satu Program ketahanan pangan yang dikoordinasikan oleh institusi yang menjalankan fungsi Koordinator. Di tingkat desa.

perkebunan • Kegiatan Non Farm rumah tangga pengendalian Jasa saprodi dan pelaksanaan alsintan untuk Simpan pinjam. Pengembangan jasa peternakan. perikanan. .tanaman pangan dan hortikultura. Distribusi dan pemasaran peternakan perikanan. peternakan. perkebunan ansintan Pengolahan hasil pertanian. kerajinan mendukung kelembagaan dan usaha kelompok. perikanan dan perkebunan • Kegiatan Off Farm produk pertanian.

dengan mengimplentasikan berbagai modul pemberdayaan masyarakat ditingkat desa dengan .kelompok harus dapat menghimpun dana dari anggotanya melalui simpanan wajib. simpan sukarela maupun tabungan. PENUTUP Pengembangan Desa Mandiri Pangan merupakan program pengentasan kemiskinan ditingkat rumah tangga sehingga dapat mewujudkan ketahanan pangan dan gizi di desa mandiri pangan yang pada akhirnya dapat menjalankan hidup sehat dan produktif dari hari ke hari secara berkelanjutan.

melibatkan seluruh partisipasi masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam setempat. .

Badan ketahanan pangan ------------.. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ------------.DAFTAR PUSTAKA Keteranga 100 .2008. 2008.. Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian. Jakarta . Pusat ketersediaan dan kerawanan pangan . Jakarta ------------. Pedoman Umum Program Aksi Mandiri Pangan. 2004.500 Warna1000 500 >1000 Anonimous. Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VIII. Ketahanan Pangan dan Gizi di era ekonomi daerah dan globalisasi. 2009.. Laporan Pelaksanaan Pilot Pengembangan Desa Mandiri Pangan. Program aksi mandiri pangan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->