Anda di halaman 1dari 23

http://ariesgoblog.wordpress.

com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi : Sejarah : XII IPS / 1 : : 6 x 45 menit :1. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru Kompetensi Dasar :1.1 Menganalisis peristiwa sekitar proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukan pemerintahan Indonesia Indikator : 1.Menjelaskan persiapan kemerdekaan Indonesia dibidang politik 2.Menghubungkan peristiwa Rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi 3. Menjelaskan makna proklamasi bagi bangsa Indonesia 4. Menjelaskan proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara

I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menggunakan tanya jawab dan stimulus secara klasikal, siswa dapat menjelaskan persiapan kemerdekaan Indonesia dibidang politik 2. Melalui penjelasan singkat , siswa dapat menghubungkan peristiwa Rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi 3. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan makna proklamasi bagi bangsa Indonesia 4. Melalui penjelasan singkat, siswa dapat menjelaskan proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara II. MATERI AJAR 1. Upaya persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik : a. Pembentukan BPUPKI yang berhasil menyusun rumusan Dasar Negara dan Rancangan Undang-Undang Dasar b. Pembentukan PPKI 2. Perumusan naskah proklamasi a. Perumusan teks proklamasi dilaksanakan di rumah Laksamada Maeda b. Dirumuskan oleh Soekarno, Moh. Hatta,dan Achmad Soebardjo c. Naskah tulisan tangan Soekarno diketik oleh Sayuti Melik 3. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia Indonesia menjadi negara merdeka yang berdaulat 4. Pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara a. Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan ketetapan : pengesahan UUD 1945, pengangkatan Soekarno Hatta sebagai presiden dan wakil presiden, dan pembentukan Komite Nasional b. Sidang PPKI tanggal 19 Agustus 1945 menghasilkan ketetapan : pembagian wilayah Indonesia menjadi 8 propinsi, pembentukan komite nasional di tingkat daerah, menetapkan 12 kementrian negara c. Sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945 menghasilkan ketetapan : pembentukan PNI dan pembentukan BKR III. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Model pembelajaran : pembelajaran kooperatif 2. Metode Pembelajaran :Ceramah bervariasi,Tanya Jawab, Diskusi kelompok IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN A. Pertemuan ke - 1 a. Pendahuluan http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator yang hendak dicapai 2. Memberikan apersepsi dan memotivasi siswa dengan pertanyaan mengenai proklamasi kemerdekaan Indonesia b. Kegiatan Inti 1. Dengan menggunakan peta konsep, guru menjelaskan persiapan kemerdekaan Indonesia dibidang poitik 2. Dengan bimbingan guru, siswa melakukan diskusi kelompok kecil ( terdiri dari 3 4 orang ) mengenai peristiwa Rengasdengklok dan perumusan teks proklamasi. 3. Dengan bimbingan guru, salah satu kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompoknya, kelompok lain menanggapi. c. Penutup 1. Guru memberikan apresiasi dan penghargaaan terutama kepada kelompok penyaji 2. Guru bersama siswa menyimpulkan materi ajar 3. Guru memberikan evaluasi B. Pertemuan ke 2 a. Pendahuluan - Guru memberikan apersepsi mengenai pentingnya proklamasi kemerdekaan bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia b. Kegiatan Inti 1. Bersama-sama siswa mengkaji makna proklamasi 17 Agustus 1945 bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia 2. Bersama-sama siswa mengkaji proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara c. Penutup 1. Bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi V. ALAT DAN SUMBER BELAJAR a. AlaT : Komputer, LCD b. Sumber : Buku Paket Sejarah Jilid 3 ( Yudhistira ), CD Pembelajaran, LKS VI. PENILAIAN Penilaian dilakukan secara individu dan kelompok yang meliputi penilaian proses, dan tes tertulis. Soal-soal Evaluasi tertulis: Pertemuan ke 1: 1. Sebutkan dua hasil kerja BPUPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia! 2. Jelaskan hubungan peristiwa Rengasdengklok dengan peristiwa perumusan naskah proklamasi ! Pertemuan ke 2 : 1. Jelaskan makna proklamasi 17 Agustus 1945 bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia 2. Jelaskan hasil ketetapan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 ! Kunci Jawab : Pertemuan ke 1: 1. Rumusan Dasar Negara Pancasila - Rancangan Undang Undang Dasar Negara 2. Terjadinya peristiwa Rengasdengklok mendorong tokoh-tokoh nasionalis segera mempercepat penyusunan naskah proklamasi untuk mempersiapkan kemerdekaaan Indonesia. Pertemuan ke 2 : http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 1. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 menjadi tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia untuk menata kehidupan sebagai bangsa yang merdeka. 2. Mengesahkan Undang Undang dasar 1945 - Mengangkat Soekarno Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden - Membentuk Komite Nasional Surabaya, 13 Juli 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya,

Guru Mata Pelajaran,

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143

Sunani, S.Pd NIP. 132114944

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Sejarah : XII IPS / 1 : : 9 x 45 Menit :1. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru :1.2 Menganalisis perkembangan ekonomi keuangan dan politik pada masa awal kemerdekaan sampai tahun 1950

Indikator : 1. Membuat peta wilayah pendudukan Belanda dan pusat pusat konflik Indonesia-Belanda di berbagai daerah secara kronologis 2. Menghubungkan perbedaan ideologi dan strategi dalam menghadapi Belanda dengan konflik diantara kelompok politik di Indonesia 3. Membandingkan peran masing-masing daerah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan 4. Menghubungkan hasil Konferensi Meja Bundar dengan berkelanjutannnya konflik Indonesia-Belanda 5. Menganalisis kebijakan pinjaman nasional oleh pemerintah pada awal kemerdekaan 6. Menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia melakukan nasionalisasai DE Javasche Bank menjadi Bank Indonesia

I.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melalui studi pustaka, siswa dapat membuat peta wilayah pendudukanBelanda dan pusat-pusat konflik Indonesia Belanda di berbagai daerah secara kronologis 2. Melalui penjelasan singkat , siswa dapat menghubungkan perbedaan ideologi dan strategi dalam menghadapi Belanda dengan konflik diantara kelompok politik di Indonesia 3. Melalui diskusi kelas, siswa dapat membandingkan peran masing masing daerah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan 4. Melalui penjelasan singkat, siswa dapat menghubungkan hasil Konferensi Meja Bundar dengan berkelanjutannya konflik Indonesia Belanda 5. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan alasan pemerintah melaksanakan kebijakan pinjaman nasional pada awal kemerdekaan 6. Melalui penjelasan singkat, siswa dapat menjelaskan alasan pemerintah melakukan kebijakan menasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia II. MATERI AJAR 1. Pusat pusat konflik Indonesia-Belanda ditunjukkkan adanya konflik fisik diberbagai daerah seperti: a. Pertempuran Surabaya b. Pertempuran Palagan Ambarawa c. Pertempuran Medan Area d. Peristiwa Bandung Lautan Api 2. Perbedaan ideologi dan strategi dalam menghadapi Belanda menjadi salah satu faktor pendorong timbulnya konflik diantara kelompok politik / partai politik di Indonesia 3. Peran masing-masing daerah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia: a. Terjadinya pertempuran fisik di berbagai daerah di Indonesia b. Yogyakarta pernah dijadikan sebagai ibukota negara c. Bukittinggi-Sumatera pernah dijadikan sebagai PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) 4. Konflik Indonesia-Belanda pasca perundingan KMB a. Pembentukan negara-negara bagian RIS yang meliputi Negara Republik Indonesia, Indonesia Timur, Pasundan, Jawa Timur, Madura, Sumatera Timurdan Sumatera Selatan. b. Irian Barat masih dikuasai oleh Belanda meskipun dalam KMB disepakati akan diselesaikan satu tahun kemudian. Masalah Irian Barat baru dapat diselesaiakn tahun 1969 5. Kondisi ekonomi pada awal kemerdekaan http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education a. b. c. 6. inflasi yang tinggi blokade ekonomi oleh Belanda kas negara kosong Upaya untuk meghadapi kesulitan ekonomi dilakukan melalui konferensi ekonomi tahun 1946, pinjaman nasional, mengadakan hubungan dagang langsungke luar negeri, melaksanakan rencana Kasimo, dan Program Ekonomi Gerakan Benteng 7. Upaya perbaikan dibidang moneter dan perbankan a. mengeluarkan mata uang sendiri ( Oeang Republik Indonesia / ORI) b. nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia III.MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Model pembelajaran : pembelajaran kooperatif 2. Metode Pembelajaran :Ceramah bervariasi,Tanya Jawab, Diskusi kelas IV.LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN A. Pertemuan ke - 1 a. Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator yang hendak dicapai 2. Memberikan apersepsi dan memotivasi siswa dengan pertanyaan mengenai sikap bangsa Indonesia yang menolak kedatangan tentara Sekutu yang membawa serta NICA b. Kegiatan Inti 1. Dengan menggunakan peta geografis Indonesia, guru menunjukkan daerah-daerah pusat konflik Indonesia-Belanda 2. Dengan bimbingan guru, siswa melakukan diskusi kelas mengenai adanya konflik antar kelompok politik di Indonesia akibat perbedaan ideologi dan strategi dalam menghadapi Belanda. c. Penutup 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi B. Pertemuan ke 2 a. Pendahuluan - Guru memberikan apersepsi mengenai peran masing-masing daerah di Indonesia dalam mempertahanlkan kemerdekaan Indonesia b. Kegiatan Inti 1. Bersama-sama siswa mengkaji peran masing-masing daerah di Indonesia dalam mempertahankan kemerdekan 2. Melalui diskusi kelas siswa mengkaji konflik Indonesia-Belanda pasca perundingan KMB. c. Penutup 1. Bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi C. Pertemuan ke 3 a. Pendahuluan - Guru memberikan apersepsi mengenai kondisi ekonomi Indonesia pada awal kemerdekaan b. Kegiatan Inti 1. Bersama-sama siswa mengkaji kondisi ekonomi Indonesia pada awal kemerdekaan dan upaya-upaya perbaikannya 2. Melalui diskusi kelas siswa mengkaji upaya perbaikan sektor moneter dan perbankan pada awal kmerdekaan. c. Penutup 1. Bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi V. ALAT DAN SUMBER BELAJAR a. Alat : Komputer, LCD b. Sumber :Buku Paket Sejarah Jilid 3 ( Yudhistira ), CD Pembelajaran, LKS, Peta http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education VI.PENILAIAN Penilaian dilakukan secara individu yang meliputi penilaian proses, dan tes tertulis. Soal-soal Evaluasi tertulis: Pertemuan ke 1: 1. Sebutkan lima contoh pertempuran fisik yang terjadi antara Indonesia Belanda pada awal kmerdekaan Indonesia ! 2. Selain pertempuran fisik, untuk menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda juga ditempuh melalui diplomasi. Sebutkan 4 contohnya ! Pertemuan ke 2 : 1. Apakah peran Yogyakarta dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia ? 2. Jelaskan isi perundingan KMB 1949 ! Pertemuan ke- 3 1. Jelaskan upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kesulitan ekonomi pada awal kemerdekaan ! 2. Apakah tujuan pemerintah menasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia? Kunci Jawab : Pertemuan ke 1: 1. a. Pertempuran Surabaya b. Peristiwa Bandung Lautan Api c. Pertempuran Medan Area d. Pertempuran Lima Hari di Semarang e. Pertempuran Palagan Ambarawa 2. a. Perundingan Linggarjati b. Perundingan Renville c. Perundingan Roem Royen d. Perundingan Konferensi Meja Bundar Pertemuan ke 2 : 1. Yogyakarta pernah menjadi ibukota negara. Serangan Umum 1 Maret 1949 sebagai salah satu contoh bentuk perlawanan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan 2. Isi perundingan KMB 1949 : a. Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat b. Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda berdasarkan kerjasama yang sederajat c. Masalah Irian Barat akan diselesaikan satu tahun kemudian Pertemuan ke 3 1. a. Konferensi ekonomi tahun 1946 yang membahas masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang dan status administrasi perkebunan-perkebunan b. mengadakan pinjaman nasional c. menerapkan Plan Kasimo d. menerapkan sistem ekonomi Gerakan Benteng 2. memperbaiki sektor perbankan Surabaya, 1 Agustus 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya,

Guru Mata Pelajaran

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143

Sunani, S.Pd NIP. 132114944

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Sejarah : XII IPS / 1 : : 12 x 45 Menit :1. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru :1.3. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan ( antara lain : PKI Madiun 1948, DI/TII, Andi Aziz,RMS, PRRI, Permesta, G-30-S/PKI/1965 )

Indikator : 1.Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan 2.Menjelaskan hubungan disintegrasi bangsa dengan terjadinya pergolakan dan pemberontakan ( antara lain : PKI Madiun, DI/TII, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30S/PKI/1965 ) 3. Mendeskripsikan dampak sosial politik dari peristiwa G-30-S/PKI/1965 4.Mendeskripsikan proses peralihan kekuasaan politik setelah peristiwa G-30-S/PKI/1965 I.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menggunakan tanya jawab dan stimulus secara klasikal, siswa dapat menjelaskan gejolak sosial diberbagai daerah pada awal kemerdekaan 2. Melalui penjelasan singkat , siswa dapat menjelaskan hubungan disintegrasi bangsa dengan terjadinya pergolakan dan pemberontakan 3. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan dampak sosial politik dari peristiwa G-30S/PKI/1965 4. Melalui penjelasan singkat, siswa dapat menjelaskan proses pealihan kekuasaan politik pasca peristiwa G-30-S/PKI/1965 II.MATERI AJAR 1. Pada awal kemerdekaan, diberbagai daerah timbul gejolak sosial karena adanya perbedaan kepentingan, ideologi, dan perbedaan pendapat 2. Terjadinaya konflik kepentingan diberbagai daerah di Indonesia menjadi faktor penyebab terjadinya pergolakan dan pemberontakan 3. Peristiwa G-30-S/PKI/1965 memiliki dampak sosial politik yaitu dibubarkannya PKI dan terjadinya peralihan kekuasaan 4. Pasca peristiwa G-30-S/PKI/1965 terjadi peralihan kekuasaan dari Orde Lama (Soekarno) ke Orde Baru ( Soeharto ) III. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Model pembelajaran : pembelajaran kooperatif 2. Metode Pembelajaran :Ceramah bervariasi,Tanya Jawab, Diskusi kelompok IV.LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN A. Pertemuan ke - 1 a. Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator yang hendak dicapai 2. Memberikan apersepsi dan memotivasi siswa dengan pertanyaan mengenai ancaman disintegrasi bangsa berupa pergolakan dan pemberontakan di berbagai daerah di Indonesia b. Kegiatan Inti 1. Dengan menggunakan peta konsep, guru menjelaskan terjadinya gejolak sosial diberbagai daerah di Indonesia pada awal kemerdekaan

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 2. Bersama siswa mengkaji terjadinya pergolakan dan pemberontakan diberbagai daerah di Indonesia pada awal kemerdekaan karena adanya perbedaan ideologi dan perbedaan kepentingan c. Penutup 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi B. Pertemuan ke 2 a. Pendahuluan - Guru memberikan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan sekitar peristiwa G-30S/PKI/1965 b. Kegiatan Inti 1. Siswa dikelompokkan ke dalam kelompok kecil ( 3-4 orang ) 2. Siswa melakukan diskusi kelompok untuk membahas berbagai pendapat mengenai peristiwa G-30-S/PKI/1965 dan proses peralihan kekuasaan pasca peristiwa G-30-S/PKI/1965 3. Salah satu kelompok menyajikan hasil kerja kelompoknya, sedangkan kelompok lain menanggapi c. Penutup 1.Guru memberikan apresiasi dan penghargaan terutama kepada kelompok penyaji 2. Bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi V. SUMBER BELAJAR DAN ALAT a. Alat : Komputer, LCD b. Sumber : Buku Paket Sejarah Jilid 3 ( Yudhistira ), CD Pembelajaran, LKS. VI. PENILAIAN Penilaian dilakukan secara individu dan kelompok yang meliputi penilaian proses, dan tes tertulis. Soal-soal Evaluasi tertulis: Pertemuan ke 1: 1. Apakah faktor penyebab timbulnya gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan ? 2. Sebutkan 4 contoh pergolakan dan pemberontakan daerah karena adanya perbedaan kepentingan politik pada awal kemerdekaan! Pertemuan ke 2 : 1. Jelaskan tujuan pemberontakan PKI di Indonesia ! 2. Jelaskan langkah-langkah yang ditempuh Soeharto sebagai pengemban Supersemar! Kunci Jawab : Pertemuan ke 1: 1. Karena adanya perbedaan ideologi dan perbedaan kepentingan di berbagai daerah 2. a. Pemberontakan PKI Madiun 1948 b. DI/TII di Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh dan Kalimantan Selatan c. Pemberontakan RMS d. Pemberontakan APRA e. Pemberontakan PRRI/Permesta Pertemuan ke 2 : 1. Mengganti dasar negara Pancasila menjadi komunis 2. a. Membubarkan organisasi PKI dan ormas-ormasnya b. Membentuk Kabinet Ampera

Surabaya, Agustus 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya, Guru Mata Pelajaran,

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143 http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

Sunani, S.Pd NIP. 132 114 944

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Sejarah : XII IPS / 1 : : 6 x 45 Menit :1. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru :1.4.Menganalisis perkembangan politik dan ekonomi serta perubahan masyarakat di Indonesia dalam upaya mengisi kemerdekaan

Indikator : 1.Menghubungkan perkembangan politik dengan perubahan masyarakat di Indonesia pada awal kemerdekaan 2.Mengidentikasi faktor-faktor penyebab kegagalan penyusunan undang-undang dasar baru 3.Menghubungkan kebijakan ekonomi pemerintah dengan kondisi ekonomi nasional dan daerah pada masa demokrasi terpimpin 4.Membandingkan secara analisis sistem dan struktur politik pada masa Demokrasi Liberal dengan Demokrasi Terpimpin serta pengaruh yang ditimbulkannya

I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Dengan menggunakan tanya jawab dan stimulus secara klasikal, siswa dapat menghubungkan perkembangan politik dengan perubahan masyarakat di Indonesia pada awal kemerdekaan 2. Melalui penjelasan singkat , siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan penyusunan Undang-undang Dasar baru 3. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan hubungan kebijakan ekonomi pemerintah dengan kondisi ekonomi nasional dan daerah pada masa Demokrasi Terpimpin 4. Melalui penjelasan singkat, siswa dapat membandingkan sistem dan struktur politik pada masa Demokrasi Liberal dengan Demokrasi Terpimpin serta pengaruh yang ditimbulkannya II.MATERI AJAR 1. Perkembangan politik pada awal kemerdekaan, sangat mempengaruhi perubahan masyarakat Indonesia 2. Terjadinaya konflik kepentingan antar partai politik yang ada menjadi penyebab Konstituante gagal menyusun Undang-undang Dasar yang baru 3. Sistem Ekonomi Terpimpin yang dijalankan pada masa Demokrasi Terpimpin semakin memperburuk kondisi perekonomian bangsa Indonesia 4. Perbandingan sistem Demokrasi Liberal dengan Demokrasi Terpimpin adalah, masa Demokrasi Liberal sering terjadi pergantian kabinet, sedangkan masa Demokrasi Terpimpin kekuasaan didominasi oleh Presiden. III.MODEL DAN METODE MENGAJAR 1. Model pembelajaran : pembelajaran kooperatif 2. Metode Pembelajaran :Ceramah bervariasi,Tanya Jawab, Diskusi kelas IV.LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN A. Pertemuan ke -1 a. Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator yang hendak dicapai 2. Memberikan apersepsi dan memotivasi siswa dengan pertanyaan mengenai perkembangan politik pada awal kemerdekaan b. Kegiatan Inti 1. Dengan menggunakan peta konsep, guru menjelaskan adanya hubungan antara perkembangan politik pada awal kemerdekaan dengan perubahan masyarakat Indonesia http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 2. Bersama siswa mengkaji terjadinya pertentangan antar partai politik menjadi penyebab utama Konstituante gagal menyusun Undang-undang Dasar baru c. Penutup 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi B. Pertemuan ke 2 a. Pendahuluan Guru memberikan apersepsi dengan pertanyaan-pertanyaan sekitar penerapan sistem ekonomi terpimpin pada masa Demokrasi Terpimpin b. Kegiatan Inti 1. Bersama siswa mengkaji kebijakan politik dan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin 2. Siswa melakukan diskusi kelas dengan bimbingan guru, membandingkan sistem politik masa Demokrasi Liberal dengan Demokrasi Terpimpin c. Penutup 1. Bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi V. SUMBER BELAJAR DAN ALAT a. Alat : Komputer, LCD b. Sumber Belajar : Buku Paket Sejarah Jilid 3 ( Yudhistira ), CD Pembelajaran, LKS,Bagan/ Peta Konsep VI.PENILAIAN Penilaian dilakukan secara individu dan kelompok yang meliputi penilaian proses, dan tes tertulis. Soal-soal Evaluasi tertulis: Pertemuan ke 1: 1.Jelaskan penyebab terpuruknya perekonomian Indonesia pada masa Demokrasi Liberal ! 2.Jelaskan faktor penyebab gagalnya Konstituante dalam menyusun Undang-undang dasar baru! Pertemuan ke 2 : 1.Jelaskan upaya pemerintah untuk memperbaiki keadan perekonomian pada masa Demokrasi Liberal ! 2.Jelaskan perbedaan kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Liberal dengan masa Demokrasi Terpimpin ! Kunci Jawab : Pertemuan ke 1: 1.a.Ketidakstabilan politik dalam negeri mengakibatkan banyaknya pengeluaran dana pemerintah untuk operasi-operasi keamanan b.Politik keuangan pemerintah Indonesia masih mewarisi sistem keuangan Belanda c.Angka pertumbuhan penduduk yang tinggi 2. Terjadinya konflik kepentingan antar partai politik Pertemuan ke 2 : 1. a.Kebijakan Sanering b.Melaksanakan program Benteng c. Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia 2. a. Masa Demokrasi Liberal menggunakan sistem ekonomi liberal b. Masa Demokrasi Terpimpin menggunakan sistem ekonomi terpimpin Surabaya, Agustus 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya,

Guru Mata Pelajaran

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143 http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

Sunani, S.Pd NIP. 132 114 944

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi : Sejarah : XII IPS / 1 : : 6 x 45 Menit : 2. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak Orde Baru sampai masa Reformasi :2.1.Menganalisis perkembangan pemerintahan Orde Baru

Kompetensi Dasar Indikator : 1.Mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru 2.Menghubungkan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan masyarakat pada masa Orde Baru 3.Menghubungkan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan politik pada masa Orde Baru 4.Menghubungkan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan media massa pada masa Orde Baru

I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Dengan menggunakan tanya jawab dan stimulus secara klasikal, siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru 2. Melalui penjelasan singkat , siswa dapat menghubungkan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan masyarakat pada masa Orde Baru 3. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan hubungan menguatnya peran negara terhadap kehidupan politik pada masa Orde Baru 4. Melalui penjelasan singkat, siswa dapat menghubungkan dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan media massa pada masa Orde Baru II. MATERI POKOK 1. Ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru: a. stabilisasi ekonomi melalui pembangunan nasional yang tertuang dalam Pelita b. stabilisasi politik melalui Penataran P-4, Dwifungsi ABRI, Fusi Parpol 2. Menguatnya peran negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa Orde Baru telah menciptakan kondisi masyarakat yang tidak demokratis 3. Dalam bidang politik terjadi fusi parpol menjadi tiga yaitu PPP, PDI dan Golkar. Kenyataannya salah satu parpol yaitu Golkar selalu mendominasi perolehan suara dalam setiap pemilu pada masa Orde Baru 4. Karena menguatnya peran negara, maka media massa juga tidak berani berbeda pendapat dengan pemerintah III.MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Model pembelajaran : pembelajaran kooperatif 2. Metode Pembelajaran :Ceramah bervariasi,Tanya Jawab, Diskusi kelas IV.LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN a. Pertemuan ke - 1 b. Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator yang hendak dicapai 2. Memberikan apersepsi dan memotivasi siswa dengan pertanyaan-pertanyaan sekitar Orde Baru c. Kegiatan Inti 1. Dengan menggunakan peta konsep, guru menjelaskan ciri-ciri kebijakan pemerintah Orde Baru yang mencerminkan adanya peran negara yang kuat 2. Bersama siswa mengkaji dampak menguatnya peran negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berpengaruh pada masyarakat http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education d. Penutup 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi A. Pertemuan ke 2 a. Pendahuluan Guru memberikan apersepsi dengan pertanyaan-pertanyaan sekitar kemenangan partai Golkar dalam setiap pemilu selama masa Orde Baru b. Kegiatan Inti 1. Bersama siswa mengkaji kebijakan politik Orde Baru berupa Fusi Parpol 2. Dengan bimbingan guru, siswa melakukan diskusi kelas mengenai tidak berperannya media massa sebagai alat kritik terhadap kebijakan pemerintah c. Penutup 1. Bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi V. SUMBER BELAJAR DAN ALAT a. Alat : Komputer, LCD b. Sumber : Buku Paket Sejarah Jilid 3 ( Yudhistira ), CD Pembelajaran, LKS,Bagan/ Peta Konsep VI.PENILAIAN Penilaian dilakukan secara individu dan kelompok yang meliputi penilaian proses, dan tes tertulis. Soal-soal Evaluasi tertulis: Pertemuan ke 1: 1.Jelaskan ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru ! 2.Mengapa demokrasi tidak berjalan sebagaimana mestinya pada masa pemerintahan Orde Baru ? Pertemuan ke 2 : 1. Langkah-langkah apa saja yang dilakukan Orde Baru untuk menciptakan stabilitas politik ? 2. Apa saja faktor yang menyebabkan jatuhnya pemerintah Orde Baru ? Kunci Jawab : Pertemuan ke 1 1.Ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru: a. stabilisasi ekonomi melalui pembangunan nasional yang tertuang dalam Pelita b. Stabilisasi politik melalui Penataran P-4, Dwifungsi ABRI, Fusi Parpol 2.Menguatnya peran negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa Orde Baru telah menciptakan kondisi masyarakat yang tidak demokratis Pertemuan ke 2 : 1. a.Kebijakan penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila b.Dwifungsi ABRI ( sebgai kekuatan sosial dan politik ) c.Melalui mesin politik Golkar, Orde Baru tampil sebagai pemenang pemilu pada setiap pemilu selama Orde Baru 2. a.Krisis ekonomi b.Krisis politik c.Krisis Sosial Surabaya, 1 September 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya, Guru Mata Pelajaran

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143

Sunani, S.Pd NIP. 132 114 94

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi : Sejarah : XII IPS / 1 : : 12 x 45 menit : 2. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak Orde Baru sampai masa Reformasi Kompetensi Dasar :2.2.Menganalisis proses berakhirnya Orde Baru dan terjadinya reformasi 2.3 Menganalisis perkembangan politik dan ekonomi serta perubahan masyarakat di Indonesia pada masa Reformasi Indikator : 1.Menganalisis faktor penyebab reformasi dan jatuhnya pemerintahan Orde Baru 2.Menghubungkan krisis politik,ekonomi dan sosial dengan jatuhnya Orde Baru 3.Menjelaskan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 4.Menjelaskan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia sejak reformasi

I.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Denganmenggunakan tanya jawab dan stimulus secara klasikal, siswa dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab munculnya tuntutan reformasi dan jatuhnya pemerintahan Orde Baru 2. Melalui penjelasan singkat , siswa dapat menjelaskan hubungan krisis politik, ekonomi dan sosial dengan jatuhnya pemerintah Orde Baru 3. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan perkembangan politik setelah 21 Mei 1998 4. Melalui penjelasan singkat, siswa dapat menjelaskan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai daerah sejak reformasi II. MATERI AJAR 1. Faktor-faktor penyebab munculnya tuntutan reformasi dan jatuhnya Orde Baru: a. Krisis Politik ,adanya krisis kepercayaan terhadap pemerintah yang sarat KKN b. Krisis Ekonomi ( diawali krisis moneter, harga membubung tinggi ) c. Krisis Sosial ( banyak pengangguran karena PHK ) d. Krisis bidang Hukum ( proses hukum tidak menjunjung tinggi keadilan ) 2. Terjadinya krisis politik, ekonomi, sosial dan hukum menjadi faktor yang saling berkaitan yang mendorong munculnya tuntutan reformasi. Dengan demikian sejak pengunduran diri Soeharto tanggal 21 Mei 1998, pemerintah Orde Baru berakhir dan digantikan dengan Orde Reformasi 3. Berikut adalah masa kepemimpinan pasca pengunduran diri Soeharto : a. masa pemerintahan B.J Habibie b. masa pemerintahan Abdulrahman Wahid c. masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri d. masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono 4. Kondisi sosial politik masyarakat diberbagai daerah sejak Reformasi: a. demokrasi diwujudkan dengan pelaksanaan pemilu yang diikuti banyak partai b. pemberian otonomi daerah ditafsirkan oleh beberapa daerah sebagai kebebasan untuk melepaskan diri dari pusat ( Contoh : GAM,OPM ) III. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Model pembelajaran : pembelajaran kooperatif 2. Metode Pembelajaran :Ceramah bervariasi,Tanya Jawab, Diskusi kelas IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN A. Pertemuan ke - 1 a. Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan penjelasan mengenai standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator yang hendak dicapai 2. Memberikan apersepsi dan memotivasi siswa dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai akhir pemerintahan Orde Baru http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education b. Kegiatan Inti 1.Dengan menggunakan peta konsep, guru menjelaskan faktor-faktor penyebab munculnya tuntutan reformasi dan jatuhnya pemerintahan Orde Baru 2.Bersama siswa mengkaji krisis multidimensi yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Orde baru c. Penutup 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi B. Pertemuan ke 2 a. Pendahuluan Guru memberikan apersepsi dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai krisis ekonomi yang sangat dirasakan masyarakat bawah b. Kegiatan Inti 1.Bersama siswa mengkaji perkembangan politik sejak 21 Mei 1998 2.Dengan bimbingan guru, siswa melakukan diskusi kelas mengenai kondisi sosial politik diberbagai daerah sejak Reformasi c. Penutup 1. Bersama siswa menyimpulkan materi ajar 2. Guru memberikan evaluasi V. SUMBER BELAJAR DAN ALAT a. Alat : Komputer, LCD b. Sumber : Buku Paket Sejarah Jilid 3 ( Yudhistira ), CD Pembelajaran, LKS,Bagan/ Peta Konsep VI. PENILAIAN Penilaian dilakukan secara individu dan kelompok yang meliputi penilaian proses, dan tes tertulis. Soal-soal Evaluasi tertulis: Pertemuan ke 1: 1.Jelaskan faktor-faktor penyebab menculnya tuntutan reformasi dan jatuhnya pemerintahan Orde Baru ! 2.Jelaskan hubungan krisis politik, ekonomi dan sosial dengan jatuhnya pemerintahan Orde Baru ! Pertemuan ke 2 : 1. Sebutkan masa pemerintahan sejak jatuhnya Orde Baru ! 2. Jelaskan kondisi sosial politik masyarakat di berbagai daerah sejak Reformasi ! Kunci Jawab : Pertemuan ke 1 1. Faktor-faktor penyebab munculnya tuntutan reformasi dan jatuhnya Orde Baru: a. Krisis Politik ,adanya krisis kepercayaan terhadap pemerintah yang sarat KKN b. Krisis Ekonomi ( diawali krisis moneter, harga membubung tinggi ) c. Krisis Sosial ( banyak pengangguran karena PHK ) d. Krisis bidang Hukum ( proses hukum tidak menjunjung tinggi keadilan ) 2. Terjadinya krisis politik, ekonomi, sosial dan hukum menjadi faktor yang saling berkaitan yang mendorong munculnya tuntutan reformasi. Dengan demikian sejak pengunduran diri Soeharto tanggal 21 Mei 1998, pemerintah Orde Baru berakhir dan digantikan dengan Orde Reformasi Pertemuan ke-2 1. Berikut adalah masa kepemimpinan pasca pengunduran diri Soeharto : a. masa pemerintahan B.J Habibie b.masa pemerintahan Abdulrahman Wahid c.masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri d.masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 2. Kondisi sosial politik masyarakat diberbagai daerah sejak Reformasi: a. demokrasi diwujudkan dengan pelaksanaan pemilu yang diikuti banyak partai b.pemberian otonomi daerah ditafsirkan oleh beberapa daerah sebagai kebebasan untuk melepaskan diri dari pusat ( Contoh : GAM,OPM Surabaya, 1 September 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya,

Guru Mata Pelajaran

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143

Sunani, S.Pd NIP. 132 114 944

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi : Sejarah : XII IPA / 1 : 1 s.d 8 : 8 x 45 menit : 1. Merekonstruksi perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi sampai masa Reformasi Kompetensi Dasar : 1.1 Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia masa Orde Baru Indikator : 1. Menjelaskan latar belakang lahirnya pemerintah Orde Baru 2. Menjelaskan ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru 3. Menjelaskan kebijakan pembangunan nasional Orde Baru 4. Menjelaskan perkembangan sosial masyarakat Orde Baru 5. Menjelaskan dampak revolusi hijau bagi perubahan sosial ekonomi masy. Orba 6. Menjelaskan efek industrialisasi bagi perubahan sosial ekonomi masy. Orde Baru 7. Menjelaskan dampak globalisasi terhadap kehidupan masyarakat 8. Menjelaskan bentuk respon masyarakat terhadap globalisasi

I.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melalui informasi dan tanya jawab, siswa dapat menjelaskan latarbelakang lahirnya pemerintah Orde Baru 2. Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru 3. Melalui informasi dan tanya jawab, siswa dapat menjelaskan kebijakan pembangunan nasional Orde Baru 4. Melalui informasi dan tanya jawab, siswa dapat menjelaskan perkembangan sosial masyarakat Orde Baru 5. Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan dampak revolusi hijau bagi perubahan sosial ekonomi masyarakat Orde Baru 6. Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan dampak industrialisasi bagi perubahan sosial ekonomi masyarakat Orde Baru 7. Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan dampak globalisasi terhadap kehidupan masyarakat 8. Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan bentuk respon masyarakat terhadap globalisasi II. MATERI AJAR 1. Latarbelakang lahirnya Orde Baru a. Pasca peristiwa G 30 S/PKI/1965 b. Surat Perintah Sebelas Maret 1966 2. Kebijakan polotik Orde Baru a. Pemilihan umum (fusi partai 1971) b. Penataran P-4 c. Dwifungsi ABRI 3. Kebijakan ekonomi pemerintah Orde Baru a. Pembangunan Lima Tahun ( Pelita ) b. Pembangunan nasional yang berkesinambungan 4. Perkembangan sosial masyarakat Orde Baru a. Pendidikan b. Pers 5. Revolusi Hijau di Indonesia a. Panca Usaha Tani b. Dampak Revolusi Hijau terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Indonesia 6. Industrialisasi di Indonesia a. Industri pertanian dan non pertanian b. Dampak industrialisasi terhadap kehidupan masyarakat Indonesia 7. Globalisasi http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education a. Faktor pendukung globalisasi b. Dampak globalisasi dalam kehidupan masyarakat 8. Respon masyarakat terhadap globalisasi III. METODE PEMBELAJARAN 1. Ceramah 2. Tanya Jawab 3. Diskusi IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN A. Pertemuan ke-1 Metode Pembelajaran : Ceramah dan Tanya jawab a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang peristiwa G 30 S / PKI /1965 b. Kegiatan inti :1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui informasi dan tanya jawab guru menjelaskan latarbelakang lahirnya Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Secara lisan guru mengajukan beberapa pertanyaan utk post tes B. Pertemuan ke-2 Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang awal lahirnya Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi kelompok, guru membimbing siswa untuk membahas tentang kebijakan politik Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan LKS sesuai materi C. Pertemuan ke-3 Metode Pembelajaran : Ceramah dan Tanya jawab a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang kebijakan ekonomi pemerintah Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui informasi dan tanya jawab, guru mengajak siswa untuk membahas tentang kebijakan pembangunan nasiaonal masa Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan LKS sesuai materi D. Pertemuan ke-4 Metode Pembelajaran : Ceramah dan Tanya jawab a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang kebijakan pembangunan pemerintah Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui informasi dan tanya jawab, guru mengajak siswa untuk membahas tentang perkembangan kehidupan sosial masyarakat masa Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan LKS sesuai materi E. Pertemuan ke-5 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang kebijakan pembangunan pemerintah Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang revolusi hijau dan dampaknya bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat masa Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes F. Pertemuan ke-6 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang pesatnya arus urbanisasi b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang industrialisasi dan dampaknya bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat masa Orde Baru : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes

c. Kegiatan akhir

G. Pertemuan ke-7 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang globalisasi dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat Indonesia c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes H. Pertemuan ke-8 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang respon masyarakat terhadap globalisasi c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes V. SUMBER BELAJAR DAN ALAT A. Sumber Belajar : 1. Buku Paket Sejarah yang relevan 2. CD Pembelajaran 3. Lembar Kerja Siswa 4. Bagan dan Peta Konsep B. Alat : 1. Komputer 2. LCD VI. PENILAIAN A. Prosedur : Tes Tertulis B. Bentuk tes : Tes Uraian Pertemuan ke-1 s.d 8 : Soal-soal : 1. Jelaskan secara singkat lahirnya Orde Baru ! 2. Sebutkan ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru ! 3. Sebutkan sasaran pokok pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Trilogi Pembangunan ! 4. Bagaimanakah kehidupan pers pada masa Orde Baru ? 5. Sebutkan dampak positif Revolusi Hijau yang dilaksanakan di Indonesia terutama pada masa Orde Baru ! 6. Salah satu dampak industrialisasi adalah adanya laju urbanisasi yang pesat. Apa sajakah dampak negatif yang bisa ditimbulkan sebagai akibat tingginya angka urbanisasi di kota-kota pusat industri ? 7. Sebutkan faktor-faktor yang mendukung pesatnya globalisasi ! 8. Hal-hal apa sajakah yang perlu dipersiapkan bangsa Indonesia untuk menyongsong globalisai dunia ? Kunci Jawab : 1. Orde Baru lahir pasca peristiwa G 30 S /PKI /1965. Dasar hukum pengangkatan Soeharto sebagai pengganti presiden Soekarno adalah Surat Perintah Sebelas Maret 1966. 2. Menguatnya peran negara dalam aspek kehidupan politik, ekonomi, sosial dan budaya.Contohnya kebijakan tentang Pemilu, Penataran P-4 dan Dwifungsi ABRI 3. a).pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya b).pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi c).stabilitas nasional yang sehat dan dinamis http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 4. 5. 6. 7. 8. Kebebasan pers sangat dibatasi Berhasil swasembada pangan pada tahun 1984. Pengangguran, kriminalitas, lingkungan yang kumuh Pesatnya teknologi komunikasi dan terintegrasinya perekonomian dunia Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat dunia Surabaya, 13 Juli 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya,

Guru Mata Pelajaran

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143

Sunani, S.Pd NIP. 132 114 944

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )


Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi : Sejarah : XII IPA / 1 : 10 s.d 18 : 9 x 45 menit : 1. Merekonstruksi perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi sampai masa Reformasi Kompetensi Dasar : 2.1 Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia masa Reformasi Indikator : 1. Menjelaskan faktor politik dan ekonomi penyebab jatuhnya pemerintah Orde Bar 2. Menjelaskan ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru 3. Menjelaskan kebijakan pembangunan nasional Orde Baru 4. Menjelaskan perkembangan sosial masyarakat Orde Baru 5. Menjelaskan dampak revolusi hijau bagi perubahan sosial ekonomi masy. Orba 6. Menjelaskan efek industrialisasi bagi perubahan sosial ekonomi masy. Orde Baru 7. Menjelaskan dampak globalisasi terhadap kehidupan masyarakat 8. Menjelaskan bentuk respon masyarakat terhadap globalisasi

I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1 Melalui informasi dan tanya jawab, siswa dapat menjelaskan latarbelakang lahirnya pemerintah Orde Baru 2 Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru 3 Melalui informasi dan tanya jawab, siswa dapat menjelaskan kebijakan pembangunan nasional Orde Baru 4 Melalui informasi dan tanya jawab, siswa dapat menjelaskan perkembangan sosial masyarakat Orde Baru 5 Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan dampak revolusi hijau bagi perubahan sosial ekonomi masyarakat Orde Baru 6 Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan dampak industrialisasi bagi perubahan sosial ekonomi masyarakat Orde Baru 7 Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan dampak globalisasi terhadap kehidupan masyarakat 8 Melalui diskusi kelas, siswa dapat menjelaskan bentuk respon masyarakat terhadap globalisasi II. MATERI AJAR 1. Latarbelakang lahirnya Orde Baru a. Pasca peristiwa G 30 S/PKI/1965 b. Surat Perintah Sebelas Maret 1966 2. Kebijakan polotik Orde Baru a. Pemilihan umum (fusi partai 1971) b. Penataran P-4 c. Dwifungsi ABRI 3. Kebijakan ekonomi pemerintah Orde Baru a. Pembangunan Lima Tahun ( Pelita ) b. Pembangunan nasional yang berkesinambungan 4. Perkembangan sosial masyarakat Orde Baru a. Pendidikan b. Pers 5. Revolusi Hijau di Indonesia a. Panca Usaha Tani b. Dampak Revolusi Hijau terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Indonesia 6. Industrialisasi di Indonesia a. Industri pertanian dan non pertanian b. Dampak industrialisasi terhadap kehidupan masyarakat Indonesia http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 7. Globalisasi a. Faktor pendukung globalisasi b. Dampak globalisasi dalam kehidupan masyarakat 8. Respon masyarakat terhadap globalisasi III. METODE PEMBELAJARAN 1. Ceramah 2. Tanya Jawab 3. Diskusi IV. Langkah-langkah Pembelajaran A. Pertemuan ke-1 Metode Pembelajaran : Ceramah dan Tanya jawab c. Kegiatan awal : Apersepsi tentang peristiwa G 30 S / PKI /1965 d. Kegiatan inti :1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui informasi dan tanya jawab guru menjelaskan latarbelakang lahirnya Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Secara lisan guru mengajukan beberapa pertanyaan utk post tes B. Pertemuan ke-2 Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang awal lahirnya Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi kelompok, guru membimbing siswa untuk membahas tentang kebijakan politik Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan LKS sesuai materi C. Pertemuan ke-3 Metode Pembelajaran : Ceramah dan Tanya jawab a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang kebijakan ekonomi pemerintah Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui informasi dan tanya jawab, guru mengajak siswa untuk membahas tentang kebijakan pembangunan nasiaonal masa Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan LKS sesuai materi D. Pertemuan ke-4 Metode Pembelajaran : Ceramah dan Tanya jawab a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang kebijakan pembangunan pemerintah Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui informasi dan tanya jawab, guru mengajak siswa untuk membahas tentang perkembangan kehidupan sosial masyarakat masa Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan LKS sesuai materi E. Pertemuan ke-5 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang kebijakan pembangunan pemerintah Orde Baru b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang revolusi hijau dan dampaknya bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat masa Orde Baru c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes F. Pertemuan ke-6 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang pesatnya arus urbanisasi b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang industrialisasi dan dampaknya bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat masa Orde Baru : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes

c. Kegiatan akhir

G. Pertemuan ke-7 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang globalisasi dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat Indonesia c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes H. Pertemuan ke-8 Metode Pembelajaran : Diskusi kelas a. Kegiatan awal : Apersepsi tentang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi b.Kegiatan inti : 1. Guru menyampaikan indikator yang hendak dicapai siswa 2. Melalui diskusi klasikal, guru membimbing siswa untuk membahas tentang respon masyarakat terhadap globalisasi c. Kegiatan akhir : 1. Guru bersama siswa menyimpulkan materi 2. Guru melakukan post tes V. SUMBER BELAJAR DAN ALAT A. Sumber Belajar : 1. Buku Paket Sejarah yang relevan 2. CD Pembelajaran 3. Lembar Kerja Siswa 4. Bagan dan Peta Konsep B. Alat : 1. Komputer 2. LCD VI. PENILAIAN A. Prosedur : Tes Tertulis B. Bentuk tes : Tes Uraian Pertemuan ke-1 s.d 8 : Soal-soal : 1. Jelaskan secara singkat lahirnya Orde Baru ! 2. Sebutkan ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru ! 3. Sebutkan sasaran pokok pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Trilogi Pembangunan ! 4. Bagaimanakah kehidupan pers pada masa Orde Baru ? 5. Sebutkan dampak positif Revolusi Hijau yang dilaksanakan di Indonesia terutama pada masa Orde Baru ! 6. Salah satu dampak industrialisasi adalah adanya laju urbanisasi yang pesat. Apa sajakah dampak negatif yang bisa ditimbulkan sebagai akibat tingginya angka urbanisasi di kota-kota pusat industri ? 7. Sebutkan faktor-faktor yang mendukung pesatnya globalisasi ! 8. Hal-hal apa sajakah yang perlu dipersiapkan bangsa Indonesia untuk menyongsong globalisai dunia ? Kunci Jawab : 1. Orde Baru lahir pasca peristiwa G 30 S /PKI /1965. Dasar hukum pengangkatan Soeharto sebagai pengganti presiden Soekarno adalah Surat Perintah Sebelas Maret 1966. 2. Menguatnya peran negara dalam aspek kehidupan politik, ekonomi, sosial dan budaya.Contohnya kebijakan tentang Pemilu, Penataran P-4 dan Dwifungsi ABRI 3. a).pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya b).pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi c).stabilitas nasional yang sehat dan dinamis http://ariesgoblog.wordpress.com History Education

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education 4. 5. 6. 7. 8. Kebebasan pers sangat dibatasi Berhasil swasembada pangan pada tahun 1984. Pengangguran, kriminalitas, lingkungan yang kumuh Pesatnya teknologi komunikasi dan terintegrasinya perekonomian dunia Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat dunia Surabaya, 13 Juli 2009 Mengetahui Kepala SMA Negeri 22 Surabaya,

Guru Mata Pelajaran

Drs. Yatno Yuwono NIP. 19581231 198103 1 143

Sunani, S.Pd NIP. 132 114 944

http://ariesgoblog.wordpress.com History Education