Anda di halaman 1dari 30

Mycobacterium tuberculosis

Gambaran Gambaran umum umum


MYCOBACTERIUM MYCOBACTERIUM
O BENTUK BATANG
O TIDAK BERSPORA
O BERSIFAT AEROB
O TIDAK MUDAH DIWARNAI
O GRAM POSITIF
O JIKA SUDAH DIWARNAI SUKAR
DILUNTURKAN DENGAN ASAM DAN
ALKOHOL BTA
O SAPROFIT DAN PATOGEN
$$ $$
O MYCOBACTERIUM
TIPIKAL
NM.tuberculosis
NM.bovis
ATIPIKAL (Runyon,1957, dibagi
4 group)
$$ $$
ATIPIKAL
(Runyon,1957, dibagi 4 group)
N Fotokromogen
Warna koloni menjadi lebih tua jika
terkena cahaya.
Contoh : M.kansasi
N Skotokromogen
Koloni selalu berwarna, tidak terpengaruh
cahaya
Contoh : M.scrofulaceum
N Non-fotokromogen
Koloni selalu tidak berwarna, tidak
terpengaruh cahaya
Contoh M.intracellulare
N Rapid grower's
Koloni ada yang tidak berwarna, tumbuh
3-7 hari
Contoh : M.fortuitum
MORFOLOGI MORFOLOGI
Mycobacteriumtuberculosis Mycobacteriumtuberculosis
O Batang lurus atau agak bengkok
0,2 - 0,4 x 1 - 4 3
O Berpasangan, berkelompok, filamen
[tergantung lingkungan]
O Pewarnaan Ziehl Neelsen
O Zat warna fluoresensi auramin-
rhodamin
O %&B& LABA%
O AK%& GENERASI INVI%RO 14-15 JA
O KOLONI ] 2 INGG& / 6-8 INGG&
O S&& OP%I& 37 0C
O EDI& PADA% LONENS%EIN-JENSEN
PLN4N4H4N
O M.tuberculosis
KOLONI KERING, KASAR,
ENONJOL,%IDAK %ERA%&R,
PER&KAAN KERIP&%
ARNA KOLONI KRE
KEK&NING-K&NINGAN S&RA
KOLONI LEKA%, S&KAR DIB&A%
E&LSI
O M.bovis
KOLONI DA%AR, LICIN, LEBAB
P&%I
&DA ANC&R BILA DISEN%&
Fl81Ih6I0N k0II
O %IDAK %AAN PANAS
O A%I PADA S&& 60
0
C, 15-20 mnt
O A%I SELAA 2 JA PADA SINAR A%AARI LANGS&NG
O PADA SP&%& %AAN 20-30 JA
O PADA PERCIKAN BAAN %AAN 8-10 hr
O PADA %EPERA%&R KAAR 6-8 bln
O -20
0
C, 2 thn
O %AAN DESINFEK%AN PENOL 5%, As.S&LFA% 15%,
As.NI%RA% 3%, NaO 4%
O JODI& %INC%&R ANC&R DALA 5 nt
O ALKOOL 80% ANC&R DALA 2-10 mnt
O %IDAK %AAN PANAS
O A%I PADA S&& 60
0
C, 15-20 mnt
O A%I SELAA 2 JA PADA SINAR A%AARI LANGS&NG
O PADA SP&%& %AAN 20-30 JA
O PADA PERCIKAN BAAN %AAN 8-10 hr
O PADA %EPERA%&R KAAR 6-8 bln
O -20
0
C, 2 thn
O %AAN DESINFEK%AN PENOL 5%, As.S&LFA% 15%,
As.NI%RA% 3%, NaO 4%
O JODI& %INC%&R ANC&R DALA 5 nt
O ALKOOL 80% ANC&R DALA 2-10 mnt
L14B4N4N BlBLP
RFAKSl l0KlHlA
UJI NIASIN
ENGASILKAN NIASIN
RFAKSl l0KlHlA
uJl ARYl SulFATASF
ARYL 8ULFATA8E
DHA8LKAN MYC.
ATPKAL
RFAKSl l0KlHlA
uRJl HFRAH
tFTRAl
8train basil TBC virulen mampu mengikat
merah netral dalam lar. Buffer alkali
8train bacil TBC avirulen tidak mampu
mengikat merah netral dalam lar. Buffer alkali
STRuKTuR AtTl6Ft
W Ditunjukkan dengan
reaksi ertrosit
(tersensitized)
Antigen
polisakhari
d
W Ditunjukkan dengan
reaksi eritrosit yang
dilapisi protein &
difiksasi
Antigen
Protein
W Ditunjukkan dengan
uji aglutinasi
fosfatida kaolin
Antigen
Fosfatid
!AT06FtlTAS
TERBENTUK TUBERKEL
(GRANULOMA
AVASKULER)
DAERAH
CENTRAL
SI! !AKSASA
(DENGAN ATAU
TANPA NEKROSIS
YANG MENGALAMI
KASEASI)
IKI!I!ICI
SI! IIITI!OI
DAERAH
PERIFER
!IMIOSIT
III!OI!AST
PATOLOGI
TIPE EKSUDATIF
WREAKSI RADANG AK&%
W%ERJADI &DEA SEL
LE&KOSI% POLI
ORFON&KLEAAR
WONOSI% %ERK&P&L
DISEKELILING BASIL
%BC
SEB&
SEP&RNA
NEKROSI
S
JARINGA
N
%IPE
PROD&K%IF
PATOLOGI
TIPE PRODUKTIF
IAYAK T!II!KI!
MEMBESAR
MENGELOMPOK
MENCAIR
KASEASI
GEJALA KLINIS GEJALA KLINIS
O BADAN LEA
O &DA CAPAI
O BERA% BADAN EN&R&N
O DEA
O %BC PAR& BA%&K KRONIS
O BASIL %B DALA SIRK&LASI DARA
%ERJADI %&BERL&K&LOSIS ILIER
(BANYAK LESI PADA BERBAGAI ORGAN)
DIAGNOSA LABORATORIK DIAGNOSA LABORATORIK
SPUTUM
S,P,S
MIKROSKOPIS
ZIEHL-NEELSEN
KULTUR
MIKROSKOPIS MIKROSKOPIS
O SKALA IUAT (INTERNATIONAL UNION
AGAINST TUERCULOSIS)
DISEBUTKAN JUMLAH KUMANNYA:
DIKETEMUKAN 1-9 BTA/100 LP
POSITIF 1 (+):
DIKETEMUKAN 10-99 BTA/100 LP
POSITIF 2 (++):
DIKETEMUKAN 1-10BTA/1LP
POSITIF 3 (+++):
DIKETEMUKAN LEBIH DARI 10 BTA/ 1 LP
INTERPRESTASI HASIL
HOMOGENISASI : MENGHANCURKAN BAGIAN YANG PADAT DARI HOMOGENISASI : MENGHANCURKAN BAGIAN YANG PADAT DARI
SAMPEL SAMPEL N N BAKTERI DAPAT KELUAR BAKTERI DAPAT KELUAR
KONSENTRASI : MENGUMPULKAN BAKTERI KONSENTRASI : MENGUMPULKAN BAKTERI N N VOL. KECIL VOL. KECIL
DEKONTAMINASI : MEMATIKAN BAKTERI LAIN (TDK TAHAN ASAM) DEKONTAMINASI : MEMATIKAN BAKTERI LAIN (TDK TAHAN ASAM)
W SPUTUM
SAMPLE
W HOMOGENISASI
W KONSENTRASI
W DEKONTAMINASI
PENGOLAHAN
W LOENS%EIN
YENSEN
INOKULASI
KULTUR/ BIAKAN
IMUNITAS & IMUNITAS &
HIPERSENSITIVITAS HIPERSENSITIVITAS
W INFEKSI BASIL TBC
W REAKSI IMUNITAS
W REAKSI HIPERSENSITIVITAS TIPE LAMBAT
(ALERGI)
W UJI TUBERKULIN
UJI UJI
TUBERKULIN TUBERKULIN
O Pada anak, uji tuberkulin merupakan
pemeriksaan paling bermanfaat untuk
menunjukkan sedang/pernah terinfeksi
Mikobakterium tuberkulosa dan sering
digunakan dalam "Screening TBC".
O Efektifitas dalam menemukan infeksi TBC
dengan uji tuberkulin adalah lebih dari 90%.
O Penderita anak umur kurang dari 1 tahun yang
menderita TBC aktif uji tuberkulin positif 100%,
O umur 1-2 tahun 92%, 2-4 tahun 78%, 4-6
tahun 75%, dan umur 6-12 tahun 51%.
O Dari persentase tersebut dapat dilihat bahwa
semakin besar usia anak maka hasil uji
tuberkulin semakin kurang spesifik.
O Ada beberapa cara melakukan uji tuberkulin,
namun sampai sekarang cara mantoux lebih
sering digunakan.
O Lokasi penyuntikan uji mantoux umumnya
pada bagian atas lengan bawah kiri bagian
depan,
O Disuntikkan intrakutan (ke dalam kulit).
Penilaian uji tuberkulin dilakukan 48-72 jam
setelah penyuntikan dan diukur diameter dari
pembengkakan (indurasi) yang terjadi.
HASIL UJI HASIL UJI
MANTOUX MANTOUX
O Pembengkakan (Indurasi) 0-4mm uji
mantoux negatif.
Arti klinis : tidak ada infeksi Mikobakterium
tuberkulosa.
O Pembengkakan (Indurasi) 3-9mm uji
mantoux meragukan.
Hal ini bisa karena kesalahan teknik, reaksi
silang dengan Mikobakterium atipik atau
setelah vaksinasi BCG.
O Pembengkakan (Indurasi) 2 10mm uji
mantoux positif.
Arti klinis : sedang atau pernah terinfeksi
Mikobakterium tuberkulosa.
TB Skin Test TB Skin Test
PPD (Purified Protein Derivative) PPD (Purified Protein Derivative) hasil hasil fraksionasi fraksionasi Old Old Tuberkulin Tuberkulin
( (filtrat filtrat basil TBC 6 mg, basil TBC 6 mg, dalam dalam medium medium cair cair yang yang dipekat dipekat kan kan) )
OT OT mengandung mengandung tuberkuloprotein tuberkuloprotein & & bahan bahan lain lain dari dari medium medium
INTERPRESTASI HASIL UJI INTERPRESTASI HASIL UJI
TUBERKULIN TUBERKULIN
O UJI TUBERKULIN POSITIF :
SESEORANG TELAH PERNAH TERINFEKSI
MYCOBACTERIUM DAN BASIL MASIH ADA
PADA JARINGAN TUBUH
TIDAK BERARTI DIA MENDERITA TBC
AKTIF
TIDAK BERARTI TELAH MEMPUNYAI
IMUNITAS TERHADAP TBC
INFEKSI PRIMER YANG TELAH
DIPEROLEHNYA SEWAKTU-WAKTU
MENJADI AKTIF
INTERPRESTASI HASIL UJI INTERPRESTASI HASIL UJI
TUBERKULIN TUBERKULIN
O UJI TUBERKULIN NEGATIF :
BELUM PERNAH TERINFEKSI TBC
MASIH MUNGKIN TERINFEKSI
MYCOBACTERIUM DARI LUAR
PENGOBATAN PENGOBATAN
O IN (ISONIAZID)
O E%AB&%OL
O RIFAPICIN
O S%REP%OISIN
KESEMBUHAN KLINIS LAMA (6-12 Bln), KARENA :
1. BASIL TBC UMUMNYA INTRASELULER
2. BAHAN PENGKEJUAN DALAM LESI, MENGHAMBAT
EFEKTIVITAS OBAT, WALAU MENGHAMBAT
PERBIAKAN BASIL TBC
EPIDEMIOLOG EPIDEMIOLOG
II
O SUMBER INFEKSI
MANUSIA YANG MENGELUARKAN SEKRET
PALING SERING
KONTAK ERAT DENGAN PENDERITA
SUSU SAPI INFEKSIUS
PENCEGAHAN DAN PENCEGAHAN DAN
PENGAWASAN PENGAWASAN
O DE%EKSI DINI &JI %&BERK&LIN, FO%O
R9, PENGOBA%AN EFEK%IF
O PEBERAN%ASAN %BC PADA %ERNAK,
PAS%E&RISASI S&S&
O I&NISASI VAKSIN BCG (BACILE
CALE%%E G&ERIN) BASIL %BC %IPE
BOVINE YANG %ELA DILEAKAN.
O RESEIS%ENSI SESEORANG
KEK&RANGAN GIZI, GAS%REK%OI, OBA%
KOR%IKOS%EROID / I&NOS&PRESIF