Anda di halaman 1dari 19

lARMAKOLOGI

MOLLKULLR
Sutanti Siti Namtini
Farmasi-UHAMKA
Reseptor Kolinergik
igan dari reseptor kolinergik adl neurotransmitter
asetiIkoIin (ACh)
Asetilkolin : molekul ester-kolin (choline ester) yg
pertama diidentifikasi sbg neurotansmitter.
Dibuat di dlm susunan saraf pusat o/ saraf yg bdn
selnya tdpt pd btng otak dan forebrain, disintesis jg
dlm saraf lain di otak.
eraksi pd sistem saraf otonom di perifer dan di
pusat.
Merupakan transmitter utama pd saraf motorik di
neuromuscular junction pd vertebrata.
,lur Biosintesis ACh
Kolin + Asetil Koenzim A
Asetilkolin Koenzim A
Kolin asetil transferase
Kolin Asetat
kolinesterase
Presinaptik
Celah sinaptik
$intesis d,n degr,d,si ACh
ACh yg dilepas dr ujung presinaptik mengalami:
1. eraksi pd reseptornya, pd pascasinaptik dan
presinaptik
2. ACh diambil kembali (re-uptake) ke ujung
presinaptik dlm bentuk hsl metabolismenya, yaitu
kolin, digunakan lg sbg prekursor sintesis ACh.
Proses ini dpt dihambat o/ hemikoIinium yg
menghambat transporter kolin shg menghalangi
masuknya kembali kolin ke presinaptik.
. ACh mengalami degradasi menjadi kolin dan
asetat o/ enzim kolinesterase
%r,nsmisi Kolinergik
nzim2 yg berperan dlm sintesis dan degradasi ACh.
ChoIine AcetyItransferase (koIin asetiItransferase)
Menkatalisa asetilasi kolin dengan asetil koenzim A
Merupakan protein konstituen dr saraf, disintesis
diantara perikarion kmdn ditransport sepanjang akson
sampai ujungnya.
Transport Kolin :Dari plasma ke saraf2 dipengaruhi o/
perbedaan tinggi dan rendahnya afinitas sistem transport
Sistem afinitas tinggi bersifat unique thd saraf kolinergik
dan tergantung pd Na+ ekstraseluler, dan bisa dihambat
o/ hemikolinium.
%r,nsmisi Kolinergik ,l,nj,
2. AcetyIchoIinesterase (AsetiIkoIin esterase)
Tdpt pd saraf kolinergik (dendrites, prikarya dan akson)
Ach sbg neurotransmitter dlm sistem motorik dan sistem
saraf ttt hrs dihilangkan dan diaktivasi dlm waktu ttt.
Hidrolisis ACh mjd kolin dan asetat memerlukan waktu
kurang dr satu milisecond pd neuromuscular junction.
bat2 gol inhibitor kolinesterase : neostigmin, fisostigmin,
takrin, donepezil, rivastigmin dan galantamin.
bat ini digunakan u/ meningkatkan kadar ACh di
tempat aksinya pd penyakit2 yg disebabkab kurangnya
aksi ACh spt glaucoma, myasthenia gravis dan
gangguan otot polos.
Donepezil beraksi sentral, digunakan u/
meningkatkan Ach pd otak/sentral pd peny
Alzheimer
Stlh asetilasi, ACh ke vesikel sinaptik,
tergantung dr gradien proton untuk pengambilan
gugus amino.
Transport ini dpt diblock o/ vesamikol yg bekerja
pd pembawa Ach (Ach carrier)
!enyimp,n,n d,n !elep,s,n ACh
ACh dilepaskan dr ujung saraf motor dlm jumlah yg
konstan, yg disebut quanta (atau vesikel)
Perkiraan jmlh Ach dlm vesikel sinaptik berkisar
antara 1000-50.000 molekul setiap vesikel. Dan
satu ujung saraf motor terdpt 00.000 atau lebih
vesikel.
Pelepasan ACh neurotransmitter lain scr eksositosis
melalui membran prejunctional dpt diinhibisi o/
toksin botulinum dan tetanus dari
lostridium.Toksin2 ini mengandung iktn disulfida yg
menghubungkan heavy dan light chains, berikatan
pd reseptor di membran dr ujung saraf kolinergik.
otulinum beraksi proteolise protein di membran
plasma dan vesikel sinaptik
%etanus beraksi pd saraf sentral.
K,r,kteristik tr,nsmisi kolinergik pd
beber,p, temp,t ,ksi
$keIetaI muscIe (Otot $keIet)
Kombinasi ACh dan reseptor ACh nikotinik di
permukaan eksternal dr membran postjunctional
memicu peningkatan permeability kation. Aktivasi
reseptor o/ ACh intrinsik kanal terbuka selama 1
milisecond dan kl 50.000 Na+ melewati kanal.
depolirasi potensial aksi otot kontraksi otot
ffektor Otonom
Stimulasi atau inhibisi dr sel efektor otonom timbul
krn aktivasi reseptor ACh muskarinik. Reseptor
terhubung pd protein G
K,r,kteristik tr,nsmisi kolinergik pd
beber,p, temp,t ,ksi
angIia otonom
Transmisi kolinergik pd ganglia otonom
serupa dg yg tjd pd otot skelet. Sel ganglion
mengalami discharge dg adanya sdkt Ach.
Depolarisasi awal tjd krn aktivasi reseptor
ACh nikorinik, yaitu ligand gated cation
channel yg fungsinya mirip dg yg tdpt pd
neuromuscular junction
RL$L!%OR KOLINLRGIK
Reseptor kolinergik terbagi 2 type :
Reseptor ACh Nikotinik
Reseptor ACh Muskarinik
anyak dijumpai sistem saraf otonom di perifer
maupun di pusat.
Keduanya berbeda dlm hal transduksi
sinyalnya.
Reseptor ACh Nikotinik
Reseptor terkait dengan kanal ion.
Dpt berikatan dg nikotin, tetapi jg memiliki beberapa iktn dg
senyawa lain.
Suatu protein pentamer yg tdr dr lima subunit yaitu: u2oyg
msng2 berkontribusi membentuk kanal ion, dengan dua tempat
iktn u/ molekul Ach. Ion K dan Na dpt keluar msk melintasi
membran.
Berlokasi di neuromuscular function, ganglia otonom, medula
adrenal, dan susunan saraI pusat. Paling banyak di
neuromuscular function
neuromuscular function adlh sinaps yg tjd antara saraI
moyorik dg serabut otot.
Memperantarai tjdnya kontraksi otot polos.
Akti,si reseptor nikotinik pd vevrovv.cvtar
;vvctiov
Potensial aksi pd ujung presinaptik saraf motorik
pembukaan kanal ion Ca
++
yg teraktivasi o/ voltase
Ca
++
masuk memicu pelepasan ACh pd ujung
saraf ACh berikatan dg reseptor nikotinik
menyebabkan pembukaan kanal ion Na
+
Na
+
masuk depolarisasi lokal membuka kanal ion
Na
+
yg teraktivasi voltase Na
+
berikutnya
mskpotensial aksi lbh lnjt sampai mencapai T
tubule dan membuka kanal Ca
++
teraktivasi voltase
pd membran retikulum sarkoplasma (RS).
Pelepasan Ca
++
dr RS ke sitosol menyebabkan
tjdnya kontraksi otot
Ob,t yg ber,ksi pd Reseptor Asetilkolin
Nikotinik
Gol Penyekat neuromuskular
anyak digunakan pd pelaksanaan operasi
/pembedahan atau pd kondisi dimana
kontraksi otot hrs dihindari.
Ada 2 Golongan :
Non depolarizing blocking agent
Depolarizing blocking agent
Non Depol,rizing blocking ,gent
Suatu antagonis yang bekerja dg cara berkompetisi
dg Ach utk berikatan dg reseptor yg berada di sel
otot aksi Ach mjd terhambat terjadi relaksasi otot.
Cth. Tubokurarin
Tubokurarin awalnya digunakan o/ orang
pedalaman Amerika selatan utk racun anak panah
utk berburu.
Kurang selektif krn jg mengikat reseptor Ach
nikotinik di ganglion shg menyebabkan efek
samping tidak terkontrolnya tekanan darah
bat baru : pankuronium, vekuronium, rokuronium,
atrakurium dan mivakurium
Depol,rizing blocking ,gent
Merupakan agonis partial reseptor Ach nikotinik
Suksametonium atau suksinilkolin
Jika obat berikatan pd reseptor Ach nikotinik, kanal
ion Na+ terbuka yg menyebabkan depolarisasi. Utk
menghasilkan potensi aksi, kanal ion harus
diaktivasi dan kmd diinaktivasi. Kanal ion yg
terinaktivasi hrs repolarisasi utk kembali ke kondisi
istirahat dan kemudian dpt diaktivasi lagi
kt suksinilkolin dg reseptor nikotinik menyebabkan
perpanjangan lama depolarisasi shg justru akan
menghambat penghantaran potensil aksi lebih
lanjut relaksasi otot
Reseptor ACh Musk,rinik
Mampu mengikat muskarin, suatu senyawa yg berasal
dr jamur manita muscaria
Terdistribusi luas di slrh tubuh dan mendukung berbagai
fungsi vital, di otak, sistim saraf otonom, terutama saraf
parasimpatis.
Aktivasi reseptor pd perifer : berkurangnya frekuensi
denyut jantung, relaksasi pembuluh darah, konstriksi sal
pernafasan, peningkatan sekresi dr kelenj keringat dan
lakrimasi, konstriksi pd otot spinkter bola mata dan otot
siliar mata.
Di otak : dijumpai pd cerebral kortex, striatum,
hippocampus, thalamus dan brainstem.
erpartisipasi dlm banyak fungsi penting, belajar,
ingatan dan kontrol postur tubuh.
Reseptor ACh Musk,rinik
Reseptor tergandeng protein G
Tdr dr 5 subtype : M
1
, M
2
, M

, M
4
, M
5
Reseptor M
1
, M

, dan M
5
tergandeng dg
protein Gq
Reseptor M
2
dan M
4
tergandeng dg protein Gi
dan dg suatu kanal ion.
Respons yg timbul dr aktivasi reseptor
muskarinik o/ ACh dpt berbeda, tgt pd
subtipe reseptor dan lokasinya.
Distribusi, %r,nsduksi $iny,l d,n Respon
$eluler Reseptor Musk,rinik
44444444 4444444444444
44 44 4
4
44 44