Anda di halaman 1dari 32

P 2 jenIs organ sensorIs dalam labIrIn yang terenda

dalam caIran endolImfe alIran/gelombang


rangsangan bunyI/gerakan (keseImbangan)
S !endengaran organo cortI
S eseImbangan ;estIbulum
CrIsta E makula
P %ahap transduksI
S J "F" ; reseptor ;estIbuler (55), reseptor ;Isus ,
reseptor propIoseptIk
S Cerakan gelombang endolImfe (kalIum) fleksI
stereocIlIa kInocIlIa Influks Ion + Ca potensIal
aksI NeurotransmIter aferen ;estIbularIs CNS
P %ahap transmIsI
S NeurotransmIter glutamat
P %ahap modulasI
S ntI ;estIbularIs, ;estIbulo -cerebelum, IntI okulo
motorIus, hIpotalamus, formasIo retIkularIs, korteks
prefrontal dan lImbIk (mengolah InformasI; bahaya dI
dIsensItasI; bIasa saja dI habItuasI)
P %ahap persepsI
P%eorI konfIk sensorIs
%Idak seImbang / harmonIs SIstem
;estIbular, ;Isus, propIoseptIk
Sentral
StImulus yang
abnormal, kesalahan
InformasI
Cortex ;ertIgo
Dkulomotor nIstagmus
Dtot de;IasI jalan, sempoyongan
P%eorI neural mIsmatch
S etIdak sesuaIan antara pengalaman gerakan
yang sudah dIsImpan dI otak dengan gerakan
yang sedang berlangsung, tetapI bIla gerakan
berlangsung terus menerus, pola gerakan akan dI
koreksI (sensory recrrcnyement) adaptasI
P%eorI neurohumoral/sInap
S nflluks Ca pelepasan CFF AdrenalIn korteks
lImbIk/ hIpokampus (ansIetas/depresI); locus
coeruleus Imbalance otonom
825,9
!,7,825,9
'ertIgo,pucat,kul
It dIngIn
|ual,muntah,hIp
ersalI;asI
!erIfer
- !hysIologIcal (motIon sIckness)
- 8enIgn paroxysmal posItIonal ;ertIgo
- 'estIbular neuronItIs
- LabyrInthItIs
- |enIre dIsease
- PerIIymph fIstuIa
2 Sentral
- 8raInstem %A/Infarct
- !osterIor fossa tumors
- |ultIple sclerosIs
- SyrIngobulbIa
- Arnold ChIarI deformIty
- %emporal lobe epIlepsy
- 8asIlar mIgraIne
J aInlaIn
- CardIac, C, psycogen, toxIns, medIcatIons, anemIa,
hypotensIon
'ertIgo dapat dIklasIfIkasIkan menjadI (Sura et
Newell, 200) :
PSentral
S dIakIbatkan oleh kelaInan pada batang batang
otak atau cerebellum
P!erIfer
S dIsebabkan oleh kelaInan pada telInga dalam
atau ner;us cranIalIs ;estIbulocochlear (N ')
P|edIcal ;ertIgo
S dIakIbatkan oleh penurunan tekanan darah , gula
darah yang rendah, atau gangguan metabolIc
karena pengobatan atau InfeksI sIstemIk
VEPTICD SENTPAL:
SakIt kepaIa (AKUT)
CejaIa neuroIogIs
Tanda neuroIogIs
(CD:trgemInaI sensorIs Ioss)
VEPTICD SENTPAL:
SakIt kepaIa (AKUT)
CejaIa neuroIogIs
Tanda neuroIogIs
(CD:trgemInaI sensorIs Ioss)
P AnamnesIs
S anamnesIs dapat dIgunakan untuk membedakan
perIfer atau sentral melIputI (Sura et Newell 200):
KarekterIstk dzzness
O sensasI berputar, atau sensasI non spesIfIk sepertI
yddness ctcu lht hecdness, atau hanya suatu
perasaan yang berbeda (kebIngungan)
Keparahan
O ccute vestbulcr neurts, gejala awal bIasanya
parah namun berkurang dalam beberapa harI
kedepan !ada Fnre's dsecse, pada awalnya
keparahan bIasanya menIngkat dan kemudIan
berkurang setelahnya Sedangakan pasIen mengeluh
;ertIgo yang menetap dan konstan mungkIn memIlkI
penyebab psIkologIs
S Dnset dan durasI ;ertIgo
Sentral durasI semakIn lama, bertahap, E tanda
neurologIs, ketIdakseImbangan yang parah, nystagmus
murnI ;ertIcal, horIzontal atau torsIonal , tIdak dapat
dIhambat oleh fIksasI mata pada objek
!erIfer onset akut
S Faktor pencetus
perubahan posIsI8!!'
S!A acute vestbulcr neutrts atau ccute lcbyrhnt.
%rauma, barotraumas, mengejan fIstula perIlImfatIk
fenomena %ullo's (nIstagmus dan ;ertIgo yang
dIsebabkan suara bIsIng pada frekuensI tertentu)
mengarah kepada penyebab perIfer
S Cejala penyerta
S FIwayat keluarga
S FIwayat pengobatan
PPemerIksaan NeuroIogIk
S pemerIksaan ner;us cranIalIs
S NIstagmus ;ertIcal 80 sensItI;e untuk lesI
nucleus ;estIbular atau ;ermIs cerebellar
NIstagmus horIzontal yang spontan dengan
atau tanpa nIstagmus rotator konsIsten
dengan ccute vestbulcr neuronts.
S 6ct test
#ombery's syn
eelto toe walkIng test
Unterberger's steppIng test
S IxallpIke manoeu;re

Ika maneu;er mempro;okasI nIstagmus murnI
;ertIcal atau torsIonal tanpa perIode latent dan tIdak
berkurang dengan ulangan maneu;er ;ertIgo sentral
S %es hIper;entIlasI
!x bernafas kuat dan dalam
O 'ertIgo, () nIstagmus sIndrom hIper;entIlasI
O 'ertIgo + nIstagmus tumor pd ner;us '
P PemerIksaan KepaIa dan Leher
S pemerIksaan membrane tImpanI untuk menemukan
;esIkel (mIsalnya herpes zoster cutcus (#cmscy Hunt
Syndrome)) atau kolesteaatoma
S ennebert syn (;ertIgo atau nIstagmus yangterjadI
ketIka mendorong tragus dan meatus akustIkus
eksternus pada sIsI yang bermasalah)
mengIndIkasIkan fIstula perIkImfatIk
S ',s,;, 2,neu;er dapat menyebabkan ;ertIgo pada
pasIen dengan fIstula perIlImfatIk atau dehIscence
kanalIs semIsIrkularIs anterIor Namun nIlaI dIagnostIc
berdasarkan klInIs InI masIh terbatas
S Hecd mpulses test
S Cerebellum functIon
!ast poIntIng test
%es jarI hIdung
S StImulatIons of labyrInth
CalorIc test (cold, warm water)
S !emerIksaan kardIo;askular
P!emerIksaaan penunjang
lectronystagmography
'Ideooculography
AudIometry
8A! (braIn audItory e;oked potentIal)
Hecd C% scan/ |F
TIpe vertIgo perIfer sentraI
onset akut urasI semakIn lama
E bertahap
PemerIksaan fIsIk
a. Cangguan berjaIan
b. Cg otonom
c. glk IaIn
PemerIksaan nIstagmus
a. TIpe
b. FIksasI mata
c. PosIsI nIstagmus
d. Tes kaIorI
PemerIksaan vestIbuIar-
spInaI
+l-
+
TInItus, tuII
Pergerakan mata
unIIateraI, horIzontaI
erkurang
SuIIt untuk dIuIang
unIIateraI
+
-
Cg kesadaran
Pergerakan mata bIIateraI,
vertIkaIlrotasI
TIdak berkurang
hudah untuk dIuIang
bIIateraI
a. Tes romberg
- mata terbuka
- mata tertutuo
b.Tes menuIIs
c. AtaxIa
d. Past poIntIng test
e. SteppIng
f. wakIng
NormaI
AbnormaI
0evIasI abnormaI
-
0evIasI abnormaI
+
hata tertutup (+) devIasI
AbnormaI
AbnormaI
AtaxIc
+
-
+l-
NormaI
TabIe 1 Penyebab vertigo
Vertigo dengan tuIi Vertigo tanpa tuIi Vertigo dengan tanda
intracraniaI
Mnire's disease Vestibular neuritis Tumor Cerebellopontine angle
Labyrinthitis Benign positionaI vertigo Vertebrobasilar insufficiency dan
thromboembolism
Labyrinthine trauma Acute vestibIar dysfunction Tumor otak
isalnya, epyndimoma atau
metastasis pada ventrikel
keempat
Acoustic neuroma edication induced vertigo e.g
aminoglycosides
igraine
Acute cochleo-vestibular dysfunction Cervical spondylosis ultiple sklerosis
Syphilis (rare) Following flexion-extension injury Aura epileptic attack-terutama
temporal lobe epilepsy
Obat-obatan- misalnya, phenytoin,
barbiturate
Syringobulosa
P|edIkamentosa
S %erapI suportIf; antIkolInergIk, antIhIstamIn,
benzodIazepIn
PNon medIkamentosa
S LatIhan PehabIIItasI VestIbuIar
atIhan InI melatIh otak untuk menggunakan
;Isual dan propIoseptIf alternatI;e untuk
menjaga keseImbangan dan jalan al InI pentIng
pada pasIen yang serIng mengalamI ;ertIgo
berulang oleh sebab Itu, otak dapat beradaptasI
ke fungsI dasar ;estIbular yang baru
S %erapI spesIfIk
PefInIsI
S !erasaan gerak abnormal yg dIpIcu oleh posIsI
pro;okatIf
PtIologI
S 5060 IdIopatIk
S %rauma, InfeksI, menIere dIsease,dll
P!atofIsIologI
S CupulolIthIasIs
Cejala klInIk:
W gejala 8!!' lebIh berat pada pagI harI
W |ual, muntah jarang
W epIsode pusIng hIlang setelah beberapa detIk sampaI menIt
W pusIng tImbul pada gerakangerakan tertentu
IagnosIs:
W Ix -alllIke test
W masa Iaten, Iamanya dr 30 detIk, vertIgo, 1,ty,bty
P%erapI latIhan
S |anu;er epley
DtolIth keluar dr kss posterIor CanalIth FeposItIonIng
!rosedure
!remedIkasI dIazepam 5mg/ ScopolamIne patch
S |odIfIkasI epley
J x seharI sd terbebas ;ertIgo selaa 24 jam
S |anue;er semont
S |anu;er brandt daroff
P|edIcatIons not necessary
P!osItIon traInIng
Semont
randt-0aroff
|anue;er semont
8randt daroff
P%erapI bedah
S 8Ila manue;er tIdak efektIf selama tahun
!osterIor canal pluggIng efektIf 90
'estIbuler ner;e sectIon, labyrInthectomy,
sacculotomy gg pendengaran
P efInIsI
S Idrops lImfatIk bertambahnya caIran endolImfe
dIlatasI labIrIn membranous
S !emerIksaan mIkroskopIs tulang temporal dIlatasI
sIstem endolImfe + degenerasI elemelemn sensorIk
kokhlea dan ;estIbula
P tIologI
S dIopatIk
S elaInan anatomI
S CenetIk
|arrIson 7,7 autosomal domInan pada mutasI gen CDC
munologIs
'Irus; C|',8'
'askuler
%rauma
Cg duktus/sakus endoImfatIk
|etabolIk, psIkologIs
PIdrops endolImfatIk penIngkatan caIran
endolImfe dI skala medIa peregangan
membran reIssner rasa penuh telInga,
tInItus, dan gangguan pendengaran
PCejala klInIk khas
S 2050 th
S Serangan pertama sangat berat ;ertIgo epIsodIk
S Cg pendengaran, tInItus,rasa penuh dItelInga
PFIwayat gejala klInIs
P!emerIksaan fIsIk
S %ulI sensorIneural
S %es glIserol menunjukkan hIdrops
S %es kalorI penurunan fungsI ;estIbuler pada
telInga yang bersangkutan
P!emerIksaan penunjang
S AudIogram
S NC
S lectrocochleography (CoC)
S 8raInstem e;oked respon audIometry (8FA)
S C% SCAN, |F
P |engubah gaya hIdup
P %erapI farmakologIs
S IuretIk: C%
S 'asodIlator
S CC8
S AntIemetIk
S AntIaxIetas
S ortIkosteroId (prednIson 80 mg selama 7 harI,
taperIng off)
P %erapI bedah
S ChemIcal labyrInthectomy
S %he endolImphatIc shunt/decompressIon
S SelectI;e ;estIbular neurectomy
S labyrInthectomy
!usIng berputar
SensasI gerakan
berputar, muntah,
sulIt menjaga
keseImbangan
VEPTICD
epala terasa
rIngan,gangguan
;Isual, penurunan
kesadaran, mau
pIngsan
SINKDP
%Imbul aura,
kejang, kehIlangan
kesadaran
EPILEPSI
'F%CD
Dnset mendadak,
tInItus, ggg
pendengaran, mual
E muntah
'ertIgo perIfer
Cejala muncul
dengan gerakan,
nIstagmus
horIzontal
8!!'
Serangan
mendadak, onset
menItjam, gg
keseImbangan
menetap
'ertIgo rekuren
benIgn
NIstagmus,
dIplopIa, gg
serebral, gg
pendengaran
%A
;ertebrobasIlarIs
!emeIksaan
lanjutan
urasi episode Kmeungkinan iagnosis
Beberapa detik
etik sampai menit
Beberapa menit
sampai satu jam
Beberapa jam
Beberapa hari
Beberapa minggu
Peripheral cause: unilateral loss of vestibular
function; late stages of acute vestibuIar neuronitis
Benign paroxysmaI positionaI vertigo; periIymphatic fistuIa
Posterior transient ischemic attack; periIymphatic fistuIa
Mnire's disease; perilymphatic fistula from trauma or surgery;
migraine; acoustic neuroma
Early acute vestibular neuronitis*; stroke; migraine; multiple
sclerosis
Psychogenic