Anda di halaman 1dari 21

II!JA!AA HI!I II!JA!AA HI!

I
MA!SIA MA!SIA
KoIomok ?:
l. nnIk IurwnfI (0902l0l0304l)
2. SovI MoIIInn C (0902l0l03043)
3. ovI wI ! (0902l0l0304l)
IormnsnInhnn
A. HnkIknf MnnusIn
I. Tnhnnn HIdu MnnusIn
C. Imnn Kondn HnrI KInmnf
A. HnkIknf MnnusIn
Hakekat manusia adalah sebagai berikut :
Manusia menurut ahli antropologi tergolong primata dan diantara primata
tadi manusia dianggap makhluk paling sempurna badan dan akalnya.
Manusia adalah makhluk yang berakal budi yang terdiri dari jasad dan jiwa
yang memiliki siIat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku
intelektual dan social.
Pandangan Kebendaan ( materialis) yaitu manusia merupakan sekepal tanah
di bumi, tidak lebih dari kumpulan daging, darah, urat, tulang, urat urat
darah dan alat pencernaan.
Makhluk yang dalam prosesnya menjadi berkembang dan terus berkembang
tidak pernah selesai selama hidupnya.
Pengertian manusia menurut islam adalah makhluk Tuhan yang berarti ia
adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat. Pengertian
manusia dalam islam sangat erat kaitannya dengan tugas manusia di dunia,
yaitu sebagai khaliIah Allah SWT di bumi.
-,.
I. Tnhnnn HIdu MnnusIn
Manusia melalui beberapa tahapan kehidupan, yaitu:
Tahap pertama di alam roh
Tahap kedua di alam arhaam
Tahap ketiga di alam dunia
Tahap keempat di alam barzah
Tahap kelima di alam akhirat
-,.
n. AInm !oh
Pengetahuan manusia tentang roh sangat terbatas. Namun cukup bagi
pegangan kita bahwa roh tidak mati, hidup abadi sampai akhirat nanti. Alam
roh adalah suatu alam yang tidak diberitahukan tempat dan suasananya oleh
Allah SWT, sesuai Iirmannya:
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah.`Roh itu
termasuk urusan tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan
sedikit` (Al-isro`/XVII:85)
Dalam sebuah hadist riwayat imam bukhari dan imam muslim diterangkan
bahwa penciptaan manusia berlangsung melalui tahap-tahap, sebagai berikut:
Sebagai nutIah selama 40 hari
Sebagai alaqah selama 40 hari
Sebagai mudghah selama 40 hari
Baru ditiupkan roh ke dalamnya
-,.
-. AInm Arhnnm
ang dimaksud dengan alam arhaam ialah alam kandungan dalam
rahim ibu. Allah berIirman:
Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-
Nya. Tak ada tuhan melainkan Dia, Yang Maha Kuasa lagi Maha
Bifaksana`. (Ali Imran ayat:6)
Keadaan dalam alam arhaam, dilukiskan Allah sebagai berikut:
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia fadikan dari
padanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang
berpasangan dari binatang ternak. Dia menfadikan kamu dalam 3
kegelapan yang (berbuat) demikian itu adalah Allah. Pencipta kamu,
pencipta yang mempunyai kerafaan tidak ada tuhan selain Dia, maka
bagaimana kamu dapat dipalingkan` (Az Zumar, ayat:6).
Masa dalam kandungan atau masa konsepsi ini sangat penting artinya,
karena merupakan awal kehidupan. Pada saat yang sama sang jabang bayi
mengikat perjanjian atau bersumpah mengakui Kemaha Esaan Allah SWT
sebagai tuhannya.
-,.
.. AInm unIn
Alam dunia dapat ditaIsirkan sebagai suatu tempat terjadinya Iase
eksistensi manusia dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai hamba Allah
SWT. Di alam dunia inilah manusia melaksanakan segala tugas-tugas
kekhaliIahannya yang nantinya akan dipertanggungjawabkan dihadapan
Allah pada hari kiamat.
Kehidupan manusia sebagai makhluk Allah SWT di muka bumi terdiri
dari kehidupan material (jasmaniah) dan moral ( rohaniah) yang dapat
dibedakan namun tak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lain.
Tingkah laku yang ditampilkan secara jasmaniah, menggambarkan rohaniah
seorang manusia.
Selain itu, di alam dunia tersebut manusia akan mengalami tiga Iase
kehidupan yang kesemuanya itu merupakan bagian dari Iase eksisitensi
manusia di dunia. Fase tersebut adalah :
Iase kanak-kanak (tiflan)
Iase dewasa (asyuddakum)
Iase tua (syuyukhan)
309
Tugns MnnusIn dI unIn
Fungsi dan kedudukan manusia di dunia ini adalah sebagai khaliIah di
bumi. Tujuan penciptaan manusia di bumi adalah untuk beribadah.
Sedangkan tujuan hidup manusia di dunia ini adalah untuk mendapatkan
kesenangan dunia dan ketenangan akhirat. Jadi, manusia di atas bumi
adalah sebagai khalifah, yang diciptakan oleh Allah SWT.
Khalifah adalah seseorang yang diberi tugas sebagai pelaksana dari
tugas-tugas yang telah ditentukan. Jika manusia sebagai khalifatullah di
bumi, maka ia memiliki tugas-tugas tertentu sesuai dengan tugas-tugas
yang telah digariskan oleh Allah selama manusia itu berada di bumi
sebagai khalifatullah. Manusia mulai melakukan penyimpangan dan
pembangkangan terhadap Allah SWT. aitu pada saat ia berusia akil
baligh hinnga akhir hayatnya.
Makna sederhana dari khalifatullah adalah 'pengganti Allah di bumi.
Setiap detik dari kehidupan kita ini harus diarahkan intuk beribadah kepada
Allah SWT, seperti ditegaskan oleh Allah di dalam Iirman-Nya :
Tidak Aku ciptakan manusia dan fin kecuali untuk menyembah
kepada-Ku`. (Q.S. Az-Zariyat:56)
-,.
d. AInm Inrznkh
Setelah manusia mati maka manusia mengalami perpindahan alam yaitu
menempuh kehidupan di alam kubur atau alam barzakh.
Barzakh ialah dinding yang membatasi antara dua waktu sejak mati
sampai hari kebangkitan. Barzah adalah alam tempat pemberhentian arwah
orang- orang yang mati sebelum dibangkitkan oleh Allah. Alam ini ghaib
seperti alam roh. Oleh karena itu tidak mungkin orang menyelidinya. Satu-
satunya inIormasi yang boleh bahkan wajib dipegangi adalah wahyu ilahi
(Al-Quran atau hadist shahih).
Ada dua kelompok manusia di alam barzakh, yaitu :
1.Kelompok yang memperoleh kenikmatan dan rida Allah SWT.
Adalah kelompok orang yang mukmin dan saleh.
2. Kelompok yang memperoleh murka Allah swt.
Adalah kelompok orang yang kaIir.
-,.
o. AInm AkhIrnf
Setelah masa penantian di alam barzakh, masa yang selanjutnya akan terjadi
adalah hari kiamat. Alam akhirat disebut juga alam baka, artinya alam terakhir
yang abadi, tiada berkesudahan. Percaya kehidupan akhirat adalah sebagai ciri-
ciri orang yang sempurna imannya dan bertakwa kepada Allah. Allah SWT
telah berIirman :
$edang kehidupan di akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal`. (Qs. Al-
A`laa:17)
Mereka yang kekal di surga, kekal selama-lamanya. Dan mereka yang kekal
di neraka, kekal pula selama-lamanya. Apa yang diperoleh di akhirat adalah
balasan dari apa yang dilakukan orang didunianya. Amal baik berbalas baik,
amal buruk berbalas buruk.
Ada Iase-Iase kehidupan di akhirat, di antaranya:
1. aumul Ba`ats (Hari kebangkitan dari Alam kubur)
2. aumul Hasyr (Hari Berkumpul di Padang Mahsyar)
3. aumul Hisab (Hari Perhitungan/ Pemeriksaan)
4. aumul mizan (hari pertimbangan amal)
5. aumul jaza (hari pembalasan)
l. YnumuI In`nfs (HnrI Ko-nngkIfnn dnrI AInm Ku-ur)
Kehidupan hari akhir dimulai dengan yaumul baas, yaitu
bangkitnya seluruh makhluk dari kuburnya, sejak manusia yang pertama
hingga manusia yang terakhir dibangkitkan dari kubur baik yang tua,
muda, besar, kecil, akan bangkit kembali dengan jasad/tubuh ketika
masih muda dengan raut wajah yang berbeda-beda sesuai amal
perbuatannya.
Kebangkitan itu ditandai dengan tiupan terompet Malaikat IsraIil
untuk kedua kalinya. Firman Allah dalam surat Al-Mujadalah ayat 6
yang artinya:
Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu
diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerfakan. Allah
mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah
melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.` (Q.S.
Al-Mujadalah :6)
-,.
2. YnumuI Hnsyr (HnrI IorkumuI dI Indnng Mnhsynr)
Setelah Iase Yaumul-Baats, manusia digiring ke suatu tempat lapang
yang bernama Mahsyar. Di sinilah seluruh Bani Adam dikumpulkan, mulai
manusia yang pertama sampai manusia yang terakhir. Tidak ada satupun
yang ketinggalan di antara mereka, sebagaimana Iirman Allah :
Dan kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak kami
tinggalkan seorangpun dari mereka`. (Q.S. Al-KahIi: 47)
aumul mahsyar adalah tempat dikumpulkannya seluruh manusia dan
makhluk hidup lainnya dari awal zaman hingga akhir zaman untuk
dilakukan hisab atau peradilan tuhan yang sejati pada yaumul hisab.
Selanjutnya akan diberangkatkan ke jembatan shirotol mustaqim untuk
disortir mana yang masuk surga dan mana yang masuk neraka. ang
terjatuh di neraka akan menjadi penghuni neraka, baik yang kekal abadi
maupun yang hanya sementara hingga segala dosa-dosanya yang tidak
terlalu berat itu termaaIkan.
-,.
3. YnumuI HIsn- (HnrI IorhIfungnn/ IomorIksnnn)
aumul Hisab artinya hari perhitungan amal baik dan buruknya
manusia. Setelah berada di Mahsyar selanjutnya mereka satu persatu
dihisab. Hisab ialah perhitungan semua amalan manusia baik amal yang
baik maupun amal buruk yang telah dilakukan di dunia. Sebelum dihisab,
mereka diberitahu tentang amal perbuatan yang telah mereka kerjakan
meskipun mereka telah lupa apa yang mereka kerjakan.
Sebagaimana Iirman Allah :
'maka barang siapa mengerfakan kebaikan seberat :arah, niscaya dia
akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerfakan kefahatan
seberat :arah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
(Q.S. Az-Zalzalah: 7-8)
-,.
4. YnumuI MIznn (HnrI IorfIm-nngnn AmnI)
Mizan disebut juga neraca Amal manusia didunia telah dicatat oleh
malaekat raqib dan atid, tanpa ada kekliruan sedikitpun. Manusia akan
merenima buku catatan amal yang telah dilakukan ketika di dunia. Amal-
amal tersebut kemudian ditimbang di atas neraca. Timbangan amal inilah
yang disebut Mizan.
Barang siapa yang berat amal kebaikannya akan dimasukkan ke surga
dan yang ringan kebaikannya akan dimasukkan ke neraka. Apabila buku
catatan itu berat amal kebaikkannya akan diterima dari sebelah kanan .
sebaliknya bila buku itu berat amal kejahatannya akan diterima dari sebelah
kiri.
Sesuai dengan Firman Allah Al-Isra ayat 71.
ngatlah suatu hari yang saat itu Kami panggil tiap umat dengan
pemimpinnya, dan barang siapa yang diberikan kitab amalannya di tangan
kanannya maka mereka ini akan membaca kitab itu, dan mereka tidak
dianiaya sedikitpun.`
-,.
. YnumuI Jnzn (HnrI Iom-nInsnn)
Firman Allah dalam surat Al Mukmin:17
Pada hari ini tiap-tiap fiwa diberi balasan dengan apa yang
diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. $esungguhnya
Allah amat cepat hisabnya`. (Q.S. Al Mukmin:17)
Setelah manusia melalui tahapan tahapan di akhirat maka manusia
yang baik amalnya akan di letakkan oleh Allah di surga sedangkan
manusia yang buruk amalnya akan di tempatkan di neraka.
Berikut akan dibahas mengenai surga dan neraka.
-,.
n. surgn
Surga adalah tempat yang dipenuhi oleh berbagai macam kenikmatan.
Tempat tersebut disediakan Allah SWT. Untuk para hamba yang berbakti
dan taat kepada-Nya. Penghuni surga disebut ashabul-fannah atau ahlul-
fannah.
Surga biasanya disebut dengan Jannah, dan inilah nama yang umun
digunakan untuk menyebut tempat ini dan segala yang terdapat di dalamnya
berupa kenikmatan, kelezatan, kemewahan, dan kebahagiaan. Nama-nama
lain dari Surga di antaranya yaitu:
1. fannatul-mawa (surga tempat kediaman)
2. fannatu-adn (surga yang kekal)
3. fannatul-khuld (surga yang kekal)
4. fannatul-firdaus (surga Iirdaus)
5. fannatun-naim (surga yang berisi kenikmatan)
-,.
-. nornkn
Neraka adalah tempat siksaan dan menjadi balasan bagi orang-orang yang
berbuat dosa dan kesalahan. Neraka merupakan tempat yang disediakan Allah
SWT. Untuk menyiksa iblis, setan, jin, dan manusia yang membangkang
terhadap ketentuan-Nya sebagai balasan yang setimpal. Allah berIirman:
'kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi
mendustakan' Pasti akan memakan pohon :aqqum, maka akan penuh perutmu
dengannya. $etelah itu kamu akan meminum air yang sangat panas. (Q.S. Al-
Waqi`ah:51-54)
Penghuni neraka disebut ashabun-nar atau ahlun-nar. Adapun neraka yang
disebutkan Allah dengan beberapa nama:
1. neraka Wail (neraka yang paling ringan siksaannya)
2. neraka hawiyah (neraka yang sangat dalam)
3. neraka la:a (neraka yang bergejolak apinya)
4. neraka sair (neraka yang menyala-nyala)
5. neraka saqar (neraka yang membakar manusia)
6. neraka hutamah (neraka yang membakar manusia)
7. neraka fahim (api yang menghanguskan)
8. neraka fahannam (neraka yang paling dalam dan paling berat
siksaannya)
-,.
C. Imnn Kondn HnrI KInmnf C. Imnn Kondn HnrI KInmnf
Hari kiamat adalah hari akhir kehidupan seluruh manusia dan makhluk
hidup di dunia yang harus kita percayai kebenaran adanya yang menjadi
jembatan untuk menuju ke kehidupan selanjutnya di akhirat yang kekal dan
abadi. Iman kepada hari kiamat adalah rukum iman yang ke-lima. Hari kiamat
diawali dengan tiupan terompet sangkakala oleh malaikat isroIil untuk
menghancurkan bumi beserta seluruh isinya.
Hari kiamat tidak dapat diprediksi kapan akan datangnya karena
merupakan rahasia Allah SWT yang tidak diketahui siapa pun. Orang yang
beriman kepada Allah SWT dan banyak berbuat kebaikan akan menerima
imbalan surga yang penuh kenikmatan, sedangkan bagi orang-orang kaIir dan
penjahat akan masuk neraka yang sangat pedih untuk disiksa.
Dengan demikian terlihat bahwa keimanan kepada Allah berkaitan erat
dengan iman kepada hari akhir. Menurut ProI.Quraisy Syihab keimanan
kepada Allah tidak sempurna kecuali dengan keimanan kepada hari akhir.
Kiamat di bedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Kiamat Sughra atau Kiamat Kecil
2. Kiamat Kubra
l. KInmnf Sughrn nfnu KInmnf Ko.II
aitu berupa kejadian atau musibah yang terjadi di alam ini, seperti
kematian setiap saat, banjir bandang, angin beliung, gunung meletus,
gempa bumi, peperangan, kecelakaan kendaraan, kekeringan yang
kepanjangan, hama tanaman yang merajalela.
Keseluruhan rangkaian kejadian tersebut di atas ditinjau dari segi
aqidah merupakan peringatan dari Allah. Bagi umat yang beriman hal ini
merupakan peringatan dan ujian. Sedangkan bagi umat yang ingkar/kaIir
merupakan siksaan atau azab Allah swt.
Allah berIirman dalam surat al-Baqarah ayat 155-156.
Artinya:
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, fiwa dan buah-buahan. Dan
berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-
orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "nnaa
lillaahi wa innaa ilaihi raafi`uun". (Q.S. al Baqarah ayat 155-156).
-,.
2. KInmnf Ku-rn
aitu masa kehancuran seluruh alam semesta secara masal dan
berakhirnya kehidupan alam dunia serta hari mulai dibangkitkannya
semua manusia yang sudah mati sejak zaman Nabi Adam sampai
manusia terakhir. Kiamat Kubra ini tidak ada yang tahu tentang waktu
kejadiannya,
`Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah
hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang
bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-
hamburkan`. (Q.S. al Qari`ah ayat 1-5).
-,.
TI!IMA KASIH.. TI!IMA KASIH..
AY Q!ISTIO AY Q!ISTIO

Beri Nilai