P. 1
52 dokumen Amdal bodong

52 dokumen Amdal bodong

|Views: 351|Likes:
Dipublikasikan oleh Gilbert Celianus

More info:

Published by: Gilbert Celianus on Dec 05, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2014

pdf

text

original

52 dokumen Amdal bodong Anggota Komisi III DPR-RI, Habib Aboe Bakar Al Habsyie, meminta kepolisian daerah Kalimantan

Selatan agar lebih tegas dalam mengusut kasus dugaan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bodong di provinsi tersebut. Permintaan anggota DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal daerah pemilihan (dapil) Kalsel tersebut dalam pertemuan dengan wartawan di Banjarmasin, Jumat, terkait tambahan temuan 39 dokumen Amdal bodong belum lama ini. Anggota DPR-RI dua periode asal Kalsel dari PKS itu, kaget, ketika mengetahui lewat pemberitaan, ternyata di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa, yang menjadi dapilnya, banyak temuan Amdal bodong. Menurut anggota Komisi III DPR-RI yang juga membidangi hukum itu, Amdal bodong tersebut sebagai bukti adanya perselingkuhan antara pejabat pemberi izin dengan perusahaan. "Perselingkuhan yang bukan saja berdampak pada kerusakan lingkungan, tapi juga pencitraan penegakkan hukum itu, jangan dibiarkan. Karena itu Polda Kalsel harus lebih tegas lagi dalam melakukan pengusutan dan penindakan," tandasnya. "Kita akan pantau terus, bagaimana perkembangan dan penyelesaian penanganan kasus Amdal bodong, yang bukan saja merugikan daerah, tapi juga merugikan negara itu," demikian Habib Aboe Bakar. Pada kesempatan terpisah, anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel Ibnu Sina berpendapat, temuan 13 Amdal bodong di provinsinya beberapa waktu lalu (sebelum termuan baru/39 Amdal bodong), merupakan "gunung es". "Mengapa saya katakan gunung es? Karena saya memperkirakan masih banyak Amdal bodong yang tertutup atau belum terungkap di provinsi ini," kata anggota Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan enegi serta lingkungkan hidup itu. Oleh karena itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalsel tersebut sependapat dengan anggota Komisi III DPR-RI Habib Aboe Bakar, agar Polda setempat lebih tegas lagi dalam melakukan pengusutan dan penindakan kasus Amdal Bodong. "Saya menduga, Amdal bodong tersebut bukan saja terdapat di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), tapi kemungkinan pula ada di kabupaten/kota lainnya di provinsi ini," lanjutnya dalam pertemuan dengan Jurnalist Parliament Cummunitu (JPC) Kalsel. Seperti di kabupaten yang marak usaha pertambangan batu bara dan perkebunan sawit, kemungkinan berpotensi pula adanya Amdal bodong, demikian Ibnu Sina. Dalam gebrakan pertama Kementerian Lingkungan Hidup di Tanbu beberapa bulan lalu, menemukan

Jumlah kasus dokumen Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) bodong di Kabupaten Tanahbumbu terus bertambah. Yang pasti. Rahmadi enggan menyebut ke-39 perusahaan yang memperoleh Amdal bodong tersebut dengan alasan tidak hafal. "Prosedur pemberian Amdal tanpa proses yang ada. Dia menyebut." ucapnya. perkebunan sawit dan perumahan yang ada di wilayah Kabupaten Tanahbumbu. Tim BLHD Kalsel dan Kemeneg LH menilai kasus itu tak jauh berbeda dengan 13 perusahaan sebelumnya. namun Rahmadi mengaku masih akan melakukan kajian lebih dalam. sebanyak 39 perusahaan tambang batu bara. perkebunan sawit dan perumahan di Tanbu terindikasi proses Amdal yang dimiliki menyalahi ketentuan. BANJARMASINPOST. Berdasar investigasi. sehingga berjumlah 52 dokumen Amdal bodong.13 dokumen Amdal bodong. Temuan tim kita ke lapangan ada 39 perusahaan lagi. Termasuk status tiga orang tersangka yang dianggap bertanggungjawab. Rakhmadi mengaku belum mendapatkan laporan kelanjutan kasus itu. Jika terbukti kuat. Sayangnya. dari pengecekan langsung ke lapangan untuk melakukan pengujian tanpa melalui sidang komisi Amdal. "Kita akan terus mengkajinya untuk mengetahui tingkat pelanggaran yang dilakukan." ungkap Kepala BLHD Kalsel. pihaknya sudah memegang data. Kamis (10/11/2011) pagi. "Dari 39 perusahaan itu dokumen Amdalnya mirip. menemukan 39 kasus Amdal bodong milik puluhan perusahaan di Tanahbumbu. Rakhmadi Kurdi usai peringatan Hari Pahlawan di halaman gubernuran. Meski sudah memastikan dokumen amdal 39 perusahaan tersebut bodong. Yang jelas. Makanya kami menduga ada kesalahan prosedur dalam pembuatan dokumen tersebut. dan bukti awal kasus amdal bodong 39 perusahaan tidak jauh berbeda dengan 13 kasus sebelumnya. Dijelaskan Rahmadi. Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kalsel dan Kementerian Lingkungan Hidup. Banjarmasin. "Pokoknya yang mirip Amdal bodong yang kemarin itu. Namun dia memastikan perusahaan itu bergerak dalam bidang pertambangan batu bara. ." cetusnya. 39 kasus amdal bodong tak jauh berbeda dengan 13 kasus sebelumnya yang kini masih ditangani Polda Kalsel. standar mekanisme pengelolaan lingkungan tidak dipenuhi oleh perusahaan-perusahan tersebut. kemudian terakhir sebanyak 39. Terkait 13 kasus amdal bodong yang kini ditangani jajaran reskrim Polda Kalsel. Hal itu karena cara perolehan dokumen Amdal dengan jalan mencurigakan. kasus akan kita serahkan kepada aparat penegak hukum. BANJARMASIN .CO.ID." imbuhnya. lanjut dia. BLHD belum mendapatkan keterangan langsung dari kepolisian.

Kalau prosesnya sudah menyalahi aturan. Ditambahkannya." ujarnya. siapapun yang terlibat harus diseret dan dijerat hukuman. Pihak-pihak terkait seperti perusahaan harus diseret. Usai agenda seminar. Hegar Wahyu Hidayat mendesak pengusutan kasus kejahatan lingkungan itu dilakukan secara total. "Sebenarnya pihak perusahaan memiliki peran terhadap masalah itu. secara otomatis kerusakan lingkungan yang diakibatkan operasinya perusahaan semakin tidak terkendali. Ketua Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) Sylva Badrul Arifin menambahkan.” ucapnya di sela Seminar Sehari Memperingati Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang bertajuk pembangunan lingkungan berbasis kepemudaan. Makanya. Apalagi perusahaan-perusahaan tambang yang tersangkut Amdal bodong tersebut. ”Kadang perusahaan tambang sendiri yang tidak melaksanakan progress yang sesuai dengan izin Amdal. ketika mendengar banyaknya ditemukan Amdal bodong di Kalsel. "Dokumen Amdal akan menentukan apakah menimbulkan kerusakan atau tidak. Instansi tersebut sifatnya hanya menunggu kapan dipanggil perusahaan tersebut untuk minta diperiksa.” ungkapnya. polisi dalam menangani kasus itu harus total. Menurut Hegar. ” Kalau seperti itu jelas perusahaannya bakal bersiap. dokumen Amdal merupakan landasan bagi perusahaan sebelum menjalankan operasional. ia mewakili ratusan Mapala sangat sedih melihat kondisi alam yang kian memprihatinkan. instansi yang terkait untuk melakukan pemeriksaan atau pengawasan biasanya tidak menganggarkan dana untuk pengecekan di lapangan." pungkasnya Amdal Bodong Perparah Kerusakan Lingkungan Senin. tidak hanya pejabat yang menerbitkan dokumen Amdal bodong. Mapala Sylva mempersembahkan teater yang bercerita tentang keangkuhan seorang pengusaha terhadap lingkungan. secara otomatis pelaksanaannya juga salah. “Secara universal.Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel. seharusnya persyaratan perusahaan tambang itu benar-benar diawasi. Akademisi yang sudah berpengalaman ikut dalam penyusunan dokumen Amdal sebelum tahun 2011 lalu itu. Dekan Fakultas Kehutanan Sunardi pun tak menampik kekecewaannya terhadap beberapa perusahaan yang memiliki Amdal bodong. 14 November 2011 07:25 BANJARBARU – Persoalan dokumen Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) bodong di Kalsel. Ketika kondisi alam Kalsel yang kian memprihatinkan.” imbuhnya. Sumber Berita : Radar Banjarmasin . Acara juga diisi pembagian bibit pohon ke peserta. kami merasa sedih. miris. Salah satunya Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Jika dokumen Amdal menyalahi aturan yang ada. yang kini tengah diproses Polda Kalsel juga turut memicu keprihatin bagi kalangan akademisi. mengaku memang ada sejumlah perusahaan yang bandel.

Padahal. "Hal itu diambil untuk penertiban dan penataan ulang sistem pemberian dokumen Amdal. beber Sina. Sebab. Ibnu menduga. dan DPRD Kalsel mendesak Bupati Tanbu Mardani H Maming berani mengambil sikap menghentikan proses perizinan Amdal di wilayahnya. dan bertentangan dengan aturan hukum. temuan Amdal bodong itu hanya bagian kecil dari sejumlah dokumen yang pernah dikeluarkan Pemkab setempat. 02:45 WIB INILAH. penghentian pemberian Amdal memudahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen yang dimiliki perusahaan yang ada di daerah itu. Sebab.COM. mencantumkan sistem pengelolaan agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. dokumen Amdal merupakan dasar dan syarat bagi perusahaan melakukan operasional.Adanya dugaan kasus Amdal bodong di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). cukup mengajukan perizinan ke kabupaten setempat melalui UKL/UPL. kepada wartawan. yang memiliki kewenangan penuh itu kabupaten setempat." katanya. begitu mudahnya pemberian izin Amdal oleh Pemkab Tanbu. Jum'at (11/11). tanpa pendataan ulang dan penertiban perusahaan yang mengantongi Amdal bodong akan tetap beroperasi dan beraktivitas merusak lingkungan. meskipun sebelumnya pernah ditolak komisi Amdal provinsi. Sehingga. Banjarmasin . tegas Ketua PKS Kalsel ini. Sekali lagi. Apalagi. . pengelolaan perusahaan serta analisis dampak kerusakan. 12 November 2011. keluarnya Amdal bodong sama hal dengan melegalkan sesuatu yang dilarang aturan. Melalui jalan pintas untuk mengantongi izin tersebut. menimbulkan dampak yang besar khususnya mengenai kerusakan lingkungan. Anggota DPR RI asal Kalsel Habib Aboe Bakar Al-Habsy menilai. Ibnu menyayangkan. Amdal bodong menjadi bukti adanya perselingkuhan antara pejabat pemberi izin dengan perusahaan. kata dia. Izin Amdal begitu mulus diberikan lantaran dengan memecah areal perusahaan. "Jadi.DPRD Kalsel Desak Bupati Tanbu Bertindak Oleh: Media Kalimantan Sabtu. sehingga mengabaikan prosedur yang ada. Ibnu menjelaskan. sedangkan DPRD Kalsel hanya sebagai pengawas. Namun pencemaran maupun kerusakan lingkungan telah terjadi." ucap anggota Komisi III DPRD Kalsel Ibnu Sina.

"Dari temuan Kementerian LH itu.Penegak hukum diminta mengusut tuntas dan menindak tegas parsoalan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkunungan (Amdal) "bodong" di Kalimantan Selatan. di antaranya batu bara. Kabupaten di Kalsel yang memiliki tambang batubara dan usaha pertambangan "emas hitam" potensial. atas rekomendasi KLH." ujar Puar Junaidi." ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel yang membidangi lingkungan hidup. Tanah Laut (Tala) dan Kabupaten Tabalong dalam penelisikan dokumen amdal.000 Km2 memiliki beragam kekayaan sumber daya alam (SDA). Amdal bodong alias 'asli tapi palsu' tersebut bukan saja merugikan keuangan daerah dan negara. anggota Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan energi tersebut mengapresiasi gerak dan sikap Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta terhadap permasalahan lingkungan di provinsi itu. tapi juga perusahaan-perusahaan lain. yang merupakan temuan Kementerian Lingkungan Hidup. Kalsel dengan luas wilayah sekitar 37. penelisikan amdal bodong di Kalsel secara menyeluruh. [mor] Penegak Hukum Diminta Tindak Tegas AMDAL Bodong Senin. Kemudian Bupati Tanbu mencabut dokumen amdal bodong perusahaan yang terdapat di kabupatennya. Dari hasil investigasi gabungan BLHD provinsi Kalsel dengan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup."Jajaran Kepolisian Polda Kalsel harus mengusut dugaan pelanggaran tersebut. "Kita berharapan. jangan cuma mencabut dokumen Amdal dan menghentikan sementara aktivitas perusahaan tersebut. Puar Junaidi. Karenanya. yang belakangan marak. Pada kesempatan lain. KLH "membidik" Kabupaten Kotabaru. bersama beberapa anggota komisinya. di Banjarmasin. perkebunan sawit dan perumahan di Tanahbumbu yang diduga kuat memakai Amdal bodong. menemukan 39 perusahaan batubara. Untuk selanjutnya." katanya. menyatakan bahwa kementeriannya akan terus melakukan penelisikan terhadap amdal bodong di Kalsel yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut namun secara bertahap. 26 September 2011 10:51 0 Komentar Banjarmasin . Kementerian LH menemukan sejumlah dokumen amdal bodong perusahaan pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalsel. Sebagai tahap awal. Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta. tak cuma pada perusahaan pertambangan. seperti perkebunan dan industri. antara lain Muhammad Husaini (Partai Demokrat) serta Riduansyah (PBR). tapi juga penegakan sanksi hukum lain. tapi juga membuat kerusakan lingkungan serta menambah penderitaan masyarakat sekitar perusahaan itu. Senin (26/9/2011). antara lain . yang kader Partai Golkar. Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DRPD Kalsel. Pasalnya.

Adanya dugaan kasus Amdal bodong di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Temuan dari Kementerian Lingkungan Hidup. dan DPRD Kalsel mendesak Bupati Tanbu Mardani H Maming berani mengambil sikap menghentikan proses perizinan Amdal di wilayahnya. Minggu (18/9). "Unlam akan menindak tegas. PT CitrA Nusa Jaya. beber Sina. baik secara pribadi maupun melalui kelembagaan di Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Unlam. PT Bintuni Steenkol Prima.Kabupaten Kotabaru. (HP. Tala. Tanbu." ucap anggota Komisi III DPRD Kalsel Ibnu Sina. Sebanyak 13 perusahaan yang kena sanksi pencabutan dokumen amdal tersebut. Apalagi. Banjar." katanya di Banjarmasin. "Hal itu diambil untuk penertiban dan penataan ulang sistem pemberian dokumen Amdal. Balangan dan Kabupaten Tabalong. PT Bumi Dharma Kencana dan PT Surya Kencana Asri. Jum'at (11/11). Banjarmasin . yakni PT Baramega Golbal Mineral. Bupati masih memberi kesempatan kepada perusahaan yang kena sanksi pencabutan dokumen amdal itu untuk mengurus kembali sesuai prosedur. PT Borneo Indo Bara.COM. baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. PT Berkat Sarana Buana. kepada wartawan." kata Ruslan. banyak dokumen amdal perusahaan di Kalsel diduga 'bodong' karena tidak melalui prosedur serta ketentuan. PT Seia Mintra Mandiri. (Ant/OL-10) INILAH. kata dia. PT Dharmatama Kencana. PT Kamikawa Gawi Sabumi. Sebab. Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming mencabut 13 dokumen amdal perusahaan di kabupaten yang kaya dengan berbagai sumber daya alam (SDA) itu. Ant) BANJARMASIN--MICOM: Rektor Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin HM Ruslan akan menindak dosen yang terbukti terlibat dalam kasus pembuatan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) fiktif atau 'bodong'. Sebagai tindak lanjut temuan itu. menanggapi dugaan banyak dosen Unlam terlibat dalam dokumen amdal sejumlah perusahaan di daerah itu. PT Tri Tunggal Mandiri. dan PT Total Orbit Prestasi. Tapin. Kemudian. Ia mengaku sedang melakukan inventarisasi dosen-dosennya yang terlibat pembuatan dokumen amdal. yang . PT Borneo Orbit Sukses Sejati. "Sebab cukup banyak dosen Unlam yang bertindak sebagai konsultan amdal pada perusahaan serta menjadi anggota komisi amdal. tanpa pendataan ulang dan penertiban perusahaan yang mengantongi Amdal bodong akan tetap beroperasi dan beraktivitas merusak lingkungan.

sehingga mengabaikan prosedur yang ada. Izin Amdal begitu mulus diberikan lantaran dengan memecah areal perusahaan. [mor] BANJARMASIN. penghentian pemberian Amdal memudahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen yang dimiliki perusahaan yang ada di daerah itu. Namun pencemaran maupun kerusakan lingkungan telah terjadi.memiliki kewenangan penuh itu kabupaten setempat. keluarnya Amdal bodong sama hal dengan melegalkan sesuatu yang dilarang aturan. PT BOSS. delapan perusahaan di antaranya memiliki Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan hidup namun tidak memiliki dokumen amdal (bodong) dan enam . dan bertentangan dengan aturan hukum." ujar Edy. begitu mudahnya pemberian izin Amdal oleh Pemkab Tanbu. menimbulkan dampak yang besar khususnya mengenai kerusakan lingkungan. dokumen Amdal merupakan dasar dan syarat bagi perusahaan melakukan operasional. Padahal. "Jadi." katanya. Dari hasil investigasi gabungan BLHD provinsi Kalsel dengan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup. Sehingga. pihaknya hari ini telah melayangkan surat ke tambang-tambang tersebut. Kepala Bagian Humas Polda Kalsel Ajun Komisaris Besar Edy Ciptianto. perkebunan sawit dan perumahan di Tanahbumbu yang diduga kuat memakai Amdal bodong. Perusahaan itu antara lain PT KGS. meskipun sebelumnya pernah ditolak komisi Amdal provinsi. PT BSP. PT FMM. dan PT SKA. tegas Ketua PKS Kalsel ini.Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan memanggil 14 perusahaan tambang diduga bermasalah yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu guna dimintai keterangan. PT BNK. Selasa (13/9/2011). pengelolaan perusahaan serta analisis dampak kerusakan. KOMPAS." katanya. sedangkan DPRD Kalsel hanya sebagai pengawas. PT BSB. Ibnu menyayangkan. Sekali lagi. Dari ke-14 perusahaan tersebut. mengatakan. PT DK. "Hari ini surat dikirim untuk panggilan hari Kamis. Amdal bodong menjadi bukti adanya perselingkuhan antara pejabat pemberi izin dengan perusahaan. PT BI (2).com. PT TOP. "Jajaran Kepolisian Polda Kalsel harus mengusut dugaan pelanggaran tersebut. Sebab. menemukan 39 perusahaan batubara. Melalui jalan pintas untuk mengantongi izin tersebut. Anggota DPR RI asal Kalsel Habib Aboe Bakar Al-Habsy menilai. mencantumkan sistem pengelolaan agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. cukup mengajukan perizinan ke kabupaten setempat melalui UKL/UPL. Ibnu menjelaskan. Ibnu menduga. PT BGM. dan PT TTM. temuan Amdal bodong itu hanya bagian kecil dari sejumlah dokumen yang pernah dikeluarkan Pemkab setempat. Selain itu ada PT CNJ.

Selain itu. Berry juga mendesak Menteri Lingkungan Hidup baru untuk melakukan pengarusutamaan terhadap kebijakan yang prolingkungan hidup dengan melakukan penegakkan terhadap Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) Nomor 32 Tahun 2009. selama ini lembaga tersebut hanya menjadi alat pemilik perusahaan pencemar lingkungan. di Banjarmasin mengatakan kerusakan lingkungan tidak lepas dari gencarnya eksploitasi sumber daya alam tanpa disertai kajian daya dukung lingkungan. Tim akan mengecek semua tambang yang ada. Kondisi ini diperparah maraknya penerbitan perizinan termasuk Amdal non prosedural. Namun tidak menutup kemungkinan ada tidaknya penyalahgunaan wewenang pada masalah ini. Pasalnya. (OL-11) Kambuaya Diminta Reformasi KLH Jakarta | Sabtu. Pengecekan antara lain meliputi perizinan dan pelaksanaanya. Sebelumnya. "Menteri yang baru (Kambuaya) harus mereformasi total institusi KLH karena selama ini dijadikan greenwashing perusahaan-perusahaan perusak lingkungan. kepada Jurnal Nasional. Bahkan banyak pula perusahaan yang beroperasi tanpa dilengkapi dokumen amdal (bodong)." ujarnya. Minggu (9/10). Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Ajun Komisaris Besar Agus Irianto mengatakan pihaknya memang telah menerjunkan tim ke Tanah Bumbu." ujar Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). 22 Oct 2011 Aliyudin Sofyan MENTERI Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya diminta melakukan reformasi total terhadap institusi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Polda sendiri. Berry Nahdian Furqan. Jumat (21/10). .lainnya memiliki SKKL plus dokumen amdal namun proses penerbitannya tidak sesuai prosedur. Manager Kampanye Walhi Kalsel. Dwitho Prasetyandi. BANJARMASIN--MICOM: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mendesak Kementerian Lingkungan Hidup mengusut tuntas kasus perusahaan tambang di Kalimantan Selatan yang beroperasi dengan amdal nonprosedural. menurut Agus tengah menangani dua kasus tambang batu bara namun belum bisa disampaikan ke publik dengan alasan kelancaran proses penyidikan. "(Menteri baru) juga mesti berani menabrak berbagai kebijakan yang merusak dan menghancurkan lingkungan.

meminta." ujarnya. "Newmont sedang digugat oleh Walhi." katanya di Banjarmasin. seiring pergantian Meneg LH dari Gusti HM Hatta kepada Berth Kambuaya. Gugatan tersebut terkait perpanjangan izin pembuangan tailing (limbah sisa pengolahan tambang) milik PT Newmont Nusa Tenggara yang dibuang ke Teluk Senunu. perhatian Gusti HM Hatta yang mantan Pembantu Rektor I bidang akademis Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin tersebut saat menjadi Meneg LH. di tempat kelahirannya sendiri yaitu Kalsel. perhatian mantan Pembantu Rektor I bidang akademis Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin . "Gebrakan penertiban lingkungan hidup oleh Menega LH terdahulu hendaknya terus berlanjut dan lebih ditingkatkan. Perhatian dimaksud berkaitan dengan upaya percepatan pembangunan daerah dan menghilangkan kesan penganaktirian. Menteri Negara Lingkungan Hidup agar meningkatkan penertiban masalah lingkungan. Jumat seperti dikutip Antara. Freeport. Seperti diketahui. meminta Meneg LH yang baru melanjutkan gebrakan penertiban masalah lingkungan.Kambuaya juga diminta menyelesaikan beberapa kasus lingkungan seperti Lapindo. "Gebrakan penertiban lingkungan hidup oleh Meneg LH terdahulu hendaknya terus berlanjut dan lebih ditingkatkan. di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bintang Reformasi Kalimantan Selatan. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bintang Reformasi (PBR) Kalimantan Selatan." katanya di Banjarmasin. Terpisah. Sebagai tindaklanjut temuan tersebut. Ia juga berharap. Gugatan dengan nomor perkara 145 ini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN). Riduansyah. melalui gebrakan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (Kemeneg LH) terbongkar belasan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bodong. Jumat. dan Newmont. Menurut Ketua Fraksi Partai Bintang Reformasi (PBR) DPRD Kalsel itu. cukup tinggi terhadap permasalahan lingkungan. September lalu. Sebagai contoh. "Seperti ada daerah yang seakan mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat dan ada pula yang kurang mendapatkan perhatian. Kemeneg LH juga merekomendasi pembubaran Komisi Amdal kabupaten setempat. Menurut Ketua Fraksi Partai Bintang Reformasi (PBR) DPRD Kalsel itu." kata Riduansyah. Walhi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (Pemda KSB) menggugat Kementerian Lingkungan Hidup. n Very Herdiman Banjarmasin (ANTARA News) . Riduansyah. karena terkesan asal-asalan melakukan kajian serta diduga ada oknum yang terlibat atas terbitnya dokumen Amdal bodong itu. secara umum para menteri tersebut agar lebih meningkatkan perhatian kepada daerah. Sumbawa Barat.

000 Km2 terbagi 13 kabupaten/kota. di tempat kelahirannya sendiri yaitu Kalsel." tandasnya. seperti ada daerah yang seakan mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat dan ada pula yang kurang mendapatkan perhatian. pasca kegiatan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang dilanjutkan dengan maraknya penambangan batu bara sejak belasan tahun terakhir. karena terkesan asal-asalan melakukan kajian serta diduga ada oknum yang terlibat atas terbitnya dokumen Amdal bodong itu. tapi murni untuk peningkatan kinerja Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. cukup tinggi terhadap permasalahan lingkungan. (ANT) Editor: B Kunto Wibisono . anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel itu. di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Mengenai resufle kabinet tersebut. secara umum para menteri tersebut agar lebih meningkatkan perhatian kepada daerah. Sebagai tindaklanjut temuan tersebut. penting. "Pasalnya penertiban masalah lingkungan tersebut. guna kelestarian lingkungan hidup serta warisan buat generasi bangsa mendatang. bijih besi dan lainnya. Namun lingkungan hidup Kalsel semakin parah. Sebagai contoh. menyayangkan atas pergantian Meneg LH yang sedang gencar-gencarnya melakukan penertiban lingkungan. "Kita berharap.tersebut saat menjadi Meneg LH. memiliki beragam kekayaan sumber daya alam. wakil rakyat dari PBR yang duduk di Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan energi serta lingkungan hidup itu. Jangan sampai mewariskan lingkungan hidup yang rusak kepada generasi kita mendatang. melalui gebrakan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (Kemeneg LH) terbongkar belasan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bodong. "Perhatian dimaksud berkaitan dengan upaya percepatan pembangunan daerah dan menghilangkan kesan penganaktirian. berharap. pergantian urang Banua Kalsel dengan urang Papua menjadi Meneg LH bukan karena sikap tegas akademisi Unlam itu dalam penertiban masalah lingkungan. Walau resufle kabinet atau pergantian menteri merupakah hak proregatif presiden. Kalsel dengan luas wilayah sekitar 37. Kemeneg LH juga merekomendasi pembubaran Komisi Amdal kabupaten setempat." demikian Riduansyah." lanjut wakil rakyat Kalsel bergelar SH itu. diantaranya berupa tambang batu bara.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->