P. 1
Perbu 41 Th 2009 Sekdes Perubahan

Perbu 41 Th 2009 Sekdes Perubahan

|Views: 320|Likes:
Dipublikasikan oleh andrianw_arifianto

More info:

Published by: andrianw_arifianto on Dec 05, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2014

pdf

text

original

PERATURAN BUPATI MOJOKERTO NOMOR 41 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI MOJOKERTO NOMOR 38 TAHUN 2008

TENTANG SEKRETARIS DESA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MOJOKERTO,

Menimbang : a. bahwa sebagai tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa Menjadi Pegawai Negeri Sipil, Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah mengatur dalam Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 38 Tahun 2008 tentang Sekretaris Desa; b. bahwa sesuai dengan kondisi, kebutuhan dan peraturan perundangundangan yang berlaku, maka Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2008 perlu diubah;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b perlu menetapkan Peraturan Bupati ; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerahdaerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur Juncto Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotapraja Surabaya dan Daerah Tingkat II Surabaya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2730); 2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43

H

k u

m u

e S

da t

K

ab

ke jo o M

to r

Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); 4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1980 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3176);

7. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587);

H

k u

m u

e S

da t

K

ab

ke jo o M

to r

9. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa Menjadi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 94, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4745); 10.Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 2007 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa Menjadi Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2008;

-3-

11. Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 32 Tahun 2007 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan Sekretaris Desa Menjadi Pegawai Negeri Sipil; 12. Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 10 Tahun 2006 tentang Kepala Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Mojokerto Tahun 2006 Nomor 4 Seri E, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 7); 13. Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 11 Tahun 2006 tentang Perangkat Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Tahun 2006 Nomor 5 Seri E, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 8); 14. Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2008 tentang Sekretaris Desa. MEMUTUSKAN : Menetapkan

: PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI MOJOKERTO NOMOR 38 TAHUN 2008 TENTANG SEKRETARIS DESA.

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2008 tentang Sekretaris Desa (Berita Daerah Kabupaten Mojokerto Tahun 2008 Nomor 39) diubah sebagai berikut : 1. Ketentuan Pasal 1, diantara angka 3 dan angka 4 disisipkan 1 (satu) angka, yakni angka 3a sehingga Pasal 1 berbunyi sebagai berikut :

H

1. Daerah adalah Kabupaten Mojokerto. 2. Pemerintah Mojokerto. Daerah adalah Pemerintah Kabupaten

k u

m u

e S

da t

K

ab

Pasal I

ke jo o M

to r

Pasal 1

3. Bupati adalah Bupati Mojokerto. 3a. Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan yang

selanjutnya disingkat BKPP adalah Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Mojokerto. 4. Kecamatan adalah wilayah kerja Camat sebagai Perangkat Daerah Kabupaten. 5. Camat adalah wakil Pemerintah Daerah di wilayah Kecamatan yang bersangkutan dan bertanggung jawab kepada Bupati.

6.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Mojokerto.

7.

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batasbatas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan diharmati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berada di Kabupaten Mojokerto.

8.

Pemerintah Desa adalah penyelenggaraan urusan Pemerintahan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

9.

Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.

10. Kepala Desa adalah pemimpin masyarakat dan pimpinan Pemerintahan Desa. 11. Perangkat Desa adalah unsur PemerintahanDesa sebagai pembantu Kepala Desa dalam menjalankan tugasnya. 12. Sekretaris Desa adalah Perangkat Desa yang bertugas membantu Kepala Desa dalam bidang tertib administrasi pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. 13. Pegawai Negeri Sipil, selanjutnya disingkat PNS adalah mereka

H

k u

yang setelah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam peraturan Perundang-undangan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas-tugas dalam suatu jabatan negeri atau diserahi tugas negara Iainnya yang ditetapkan berdasarkan sesuatu peraturan perundang-undangan dan digaji menurut Perundang-undangan.

m u

e S

da t

K

ab

ke jo o M

to r

14. Sekretaris Desa PNS adalah Sekretaris Desa yang diangkat menjadi PNS atau PNS yang diangkat sebagai Sekretaris Desa oleh Bupati. 15. Sekretaris Desa bukan PNS adalah Sekretaris Desa yang tidak memenuhi syarat diangkat menjadi PNS dan tetap menjalankan tugas sebagai sekretaris Desa.

2. Ketentuan Pasal 5 ayat (1) diubah sehingga berbunyi sebagai berikut :

Pasal 5
(1) PNS yang dapat diangkat menjadi Sekretaris Desa mempunyai pangkat golongan/ruang minimal Pengatur Muda (II/a). (2) Penempatan tugas Sekretaris Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Sekretaris Daerah atas nama Bupati setelah mendapat pertimbangan dari BKPP. (3) Pertimbangan BKPP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan memperhatikan sebagai berikut : a. Berdomisili di Desa setempat; b. Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3); c. Memahami setempat; kondisi sosial

3. Ketentuan Pasal 6 ayat (2) diubah sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 6

(1) Sekretaris Desa yang diangkat menjadi PNS dapat dimutasikan setelah menjalani masa jabatan sebagai Sekretaris Desa sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun. (2) Pemindahan Sekretaris Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah mendapat pertimbangan dari Camat setempat.

4. Ketentuan Pasal 10 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut :

H

(1) Sekretaris Desa yang tidak memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi PNS diberhentikan oleh Bupati setelah habis masa jabatannya.

k u

m u

e S

da t

K

ab

ke jo o M

budaya

masyarakat

to r

desa

Pasal 10

(2) Bagi Sekretaris Desa yang tidak memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi PNS, tetapi mengundurkan did dari jabatan Sekretaris Desa wajib mengajukan pernyataan tertulis kepada Bupati. (3) Dalam hal terdapat kekosongan jabatan Sekretaris Desa, Camat menunjuk PNS Kecamatan untuk melaksanakan tugas-tugas Sekretaris Desa dengan Surat Perintah Tugas sampai diangkat Sekretaris Desa dari PNS sebagaimana dimaksud pada Pasal 5.

Pasal II Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahui, memerintahkan pengundangan

Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Mojokerto.

Ditetapkan di Mojokerto pada tanggal 30 – 9 - 2009 BUPATI MOJOKERTO,

Diundangkan di Mojokerto pada tanggal 1 Oktober 2009

SEKRETARIS DAERAH K UPATEN MOJOKERTO, ttd BUDIONO

BERITA DAERAH KABUPATEN MOJOKERTO TAHUN 2009 NOMOR 41

H

k u

m u

e S

da t

K

ab

ke jo o M
ttd SUWANDI

to r

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->