Anda di halaman 1dari 3

GEAR REDUCER

TUJUAN Setelah menyelesaikan praktek ini, mahasiswa dapat : 1. Mengetahui fungsi gear reducer 2. Mensejajarkan poros reducer dengan poros pompa 3. Mengetahui cara kerja gear reducer 4. Memeriksa kondisi gear reducer 5. Menyebutkan serta menggunakan peralatan untuk pembongkaran, perawatan dan perakitan gear reducer dengan baik dan benar.

DASAR TEORI

Gear reducer berfungsi untuk mengurangi putaran dari putaran yang masuk, sehingga putaran yang dihasilkan lebih sedikit atau bahkan berkurang. Gear reducer mempunyai prinsip kerja roda gigi cacing, sehingga pada konstruksi gear reducer tersusun dari pemasangan gear dan pinion roda gigi cacing karena kerjanya yang halus dan hampir tidak ada bunyi, serta memungkinkan perbandingan transmisi yang benar. Namun pada prinsip roda gigi cacing, akan transmisi tidak dapat dibalik untuk menaikkan putaran yang berbalik dan roda gigi cacing dihentikan oleh cacingnya sendiri.

Antara roda gigi cacing dan cacingnya terjadi gesekan yang besar, sehingga menimbulkan banyak panas. Oleh karena itu, pelumasan sangat diperlukan untuk meredam panas yang dihasilkan. Namun selain berfungsi sebagai pendingin, pelumasan pada gear reducer juga berfungsi untuk mengurangi gesekan antara roda gigi cacing dan cacingnya, mencegah karat atau korosi, merapatkan singgungan antara roda gigi cacing dan cacingnya, menghindari penegangan lebih ( tekanan yang berlebihan ) dan mencucu kotoran dari serpian

keausan.

KEGIATAN PRAKTEK - Alat : 1. Kunci L 2. Obeng minus ( - ) 3. Lap - Langkah kerja 1. Pembongkaran 1.1 Mempersiapkan alat yang akan digunakan 1.2 Melepaskan baut pada rangkaian reducer 1.3 Melepaskan sabuk 1.4 Melepaskan pully 1.5 Melepaskan gear pada rangkaian gear reducer 2. Pemeriksaan dan perawatan 2.1 Membersihkan semua komponen dari kotoran yang menempel 2.2 Memeriksa keadaan belt ( sabuk ) 2.3 Memeriksa roda gigi cacing 2.4 Memeriksa poros porosnya 2.5 Memberi pelumas 3. Perakitan 3.1 Memasang gear reducer pada rumahnya 3.2 Mengencangkan baut pengikat rumah gear reducer 3.3 Mensejajarkan kedua poros 3.4 Memasang kedua pully 3.5 Memasang belt ( sabuk ) 3.6 Memasang semua baut 3.7 Mengencangkan semua baut.

DATA PRAKTEK Reducer pertama Jumlah gigi Roda gigi cacing 8 alur Roda gigi vertikal 60 alur Perbandingan putaran 60 putaran input = 1 putaran output Kerusakan Bantalan luncur untuk poros output telah rusak ( mudah lepas ) Bagian dalam rumah reducer dalam keadaan sangat kotor. Reducer kedua Jumlah gigi Roda gigi cacing

4 alur

Roda gigi vertikal 40 alur Perbandingan putaran 20 putaran input = 1 putaran output Kerusakan Tumpuan bantalan pada poros roda gigi cacing tidak ada Bagian dalam rumah reducer dalam keadaan sangat kotor.