SURAT EDARAN BERSAMA TENTANG RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB

)

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL DAN MENTERI KEUANGAN

Nomor Lampiran Perihal

:

1203/D.II/03/2000 SE -38 / A / 2000 1 (satu) berkas Petunjuk penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB)untuk jasa konsultansi (Biaya Langsung Personil (Remuneration) dan Biaya Langsung Non Personil (Direct Reimbursable Cost))

: :

Kepada Yth. 1. 2. 3. 4. Para Para Para Para Sekretaris Jenderal Lembaga Tertinggi/tinggi Negara Sekretaris Jenderal Departemen Sekretaris/Deputi Lembaga Pemerintah Non Departemen Sekretaris Wilayah Daerah Tk. I Seluruh Indonesia

PETUNJUK PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) UNTUK JASA KONSULTANSI. Dalam rangka menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk kegiatan jasa konsultansi yang terdiri atas dua komponen pokok yaitu: Biaya Langsung Personil (Remuneration) dan Biaya Langsung Non Personil (Direct Reimbursable Cost) dengan ketentuan sebagai berikut: I. BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) 1. Biaya Langsung Personil (Tenaga Ahli) untuk Jasa Konsultan, Jasa lainnya dan untuk tenaga pendukung dihitung berdasarkan harga pasar yang berlaku dan wajar serta didasarkan pada dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan yaitu melalui daftar gaji yang telah diperiksa (audited pay rol/) disertai bukti pembayaran pajak terhadap gaji yang diterima. 2. Biaya Langsung Personil terdiri dari 2 (dua) Bagian yaitu Biaya Langsung Personil untuk pengadaan jasa Undangan Internasional dan Biaya Langsung Personil untuk pengadaan jasa Undangan Nasional.

5 -1. Mata uang yang dipergunakan untuk Undangan Internasional dapat menggunakan mata uang internasional yang telah disepakati bersama pada dokumen sumber pendanaannya.1 SBOJ = (SBOH/8) x 1.BBS (Social Charge) Beban biaya umum . Biaya Langsung Personil yang dihitung sudah mencakup gaji dasar (basic salary) (termasuk PPh).3 Catatan: SBOB = Satuan Biaya Orang Bulan (Person Month Rate).6) x GD 1 x GD (0. SBOH = Satuan Biaya Orang Hari (Person Day Rate). 5.1 .4) x GD (0.K TOTAL Biaya Langsung Peronil (2.1 x(GD+BBJ+BBU) .BBU (Overhead) Tunjangan penugasan . 6.3) x GD (0.1 SBOH = (SBOB/22) x 1.1) x GD (2. Perhitungan Biaya Langsung Personil (BLP) dilakukan sebagai berikut: BLP=GD+BBS+BBU+TP+K Komponen BLP Nasional Gaji Dasar.3) x GD 0. 4.4) x GD (0.3. beban biaya umum (overhead).3. beban biaya sosial (social charge).4 . hari. Perhitungan Konversi Maksimum Biaya Langsung Personil menurut satuan waktu adalah sebagai berikut: SBOM = SBOB/4.3 . atau lembaga yang ditunjuk Pemerintah (bagi konsultan perorangan).0.0.6) x GD (0.1 .2 .TP Keuntungan . SBOJ = Satuan Biaya Orang Jam (Person Hour Rate).3 .GD (Basic Salary) Beban Biaya Sosial . dan jam) dikalikan dengan Biaya Langsung Personil yang ditetapkan berdasarkan pengalaman profesional riil sejak lulus dari pendidikan tinggi. Biaya Langsung Personil bagi seorang tenaga ahli yang memberikan jasa konsultansi dihitung menurut jumiah satuan waktu tertentu (bulan. tunjangan penugasan dan keuntungan.3) x GD 0.1 x (GD+BBS+BBU) Undangan Internasional 1 x GD (0. minggu.7 -1.0.3. dan akreditasi dari asosiasi profesi. Mata uang yang dipergunakan untuk Undangan Nasional adalah dalam bentuk mata uang rupiah. SBOM = Satuan Biaya Orang Minggu (Person Week Rate).0.

telepon dan facsimile) .Biaya perjalanan darat (dari kantor ke bandar udara terdekat) .II.Tunjangan penempatan *) . 2.Tunjangan harian (per diem allowance) . 1. Rumah Sakit). Pemberi jasa konsultansi yang bersifat nir laba (non profit making firm) seperti: Lembaga Pemerintah (Universitas.Pembelian peralatan kantor .Biaya sewa kendaraan (roda 4 dan roda 2) .Perlengkapan khusus .Biaya fiskal *) . Lembaga Penelitian.Biaya komunikasi (telex. Untuk komponen kegiatan yang dibelanjakan di dalam negeri dengan sumber pembiayaan melalui dana/pinjaman luar negeri nilai kontrak dinyatakan dalam rupiah. Unit Biaya Langsung Personil diperhitungkan maksimum 70% dari biaya yang berlaku sesuai harga pasar.Tiket penerbangan .Kelebihan bagasi .Bagasi yang tidak dibawa sendiri (unaccompanied baggage) . BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL (DIRECT REIMBURSABLE COST).Perlengkapan kantor .Relokasi (storage allowance) *) . perangkat lunak dan royalty untuk program yang dipergunakan) . .Perjalanan domestik .Temporary lodging . 3. 4.da terlampir 1. a. Ketentuan tentang Biaya Langsung Non Personil adalah sebagaimana pa. Apabila tenaga ahli tersebut bekerja dengan paruh waktu.Biaya pelaporan *) Hanya berlaku untuk tenaga ahli asing (expatriate) b. Daiam hal tenaga ahli tersebut diperuntukkan bagi penugasan penuh (full time) harus memperoleh ijin cuti diluar tanggungan negara dan perhitungan Biaya Langsung Personil berdasarkan pada Satuan Biaya Orang Bulan (SBOB). Biaya Langsung Non Personil yang dapat diganti yang sebenarnya dikeluarkan oleh Konsultan untuk pengeluaran-pengeluaran sesungguhnya / sesuai pengeluaran (at cost) meliputi: .Dokumen perjalanan *) .Meninggalkan tempat tugas (temporarily leave) .Biaya sewa kantor . Untuk konsultan perseorangan yang berasai dari Dosen/Pegawai Negeri harus mendapatkan ijin tertulis dari Rektor/Eselon I dari tenaga ahli tersebut. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta lembaga sosial lainnya.Tunjangan perumahan . perhitungan Biaya Langsung Personil didasarkan pada Satuan Biaya Orang Jam (SBOJ).Biaya komputer (mencakup fasilitas komputer.

7.V110211998 Tanggal 14 Februari 1998 tentang Biaya Langsung Personil dan Biaya Langsung Non Personil untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Harga Perhitungan Sendiri (HPS).: 1. 060024124 A. Menteri Koordinator Bidang Ekonomi. 5. PENUTUP Dengan telah ditetapkannya Surat Edaran Bersama ini. ANSHARI RITONGA NIP. 17 Maret 2000 Deputi Bidang Pembiayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Direktur Jenderal Anggaran Departemen Keuangan MUHAMMAD ABDUH NIP. 6. 060027032 Tembusan Kepada Yth. Keuangan dan Industri Menteri Keuangan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Kepala Badang Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Para Gubernur Semua Kepala Kantor Wilayah Dlrektorat Jenderal Anggaran Semua Kepala Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara .III. 3. Ketentuan ini berlaku mulai tanggal: 17 Maret 2000 Jakarta. dinyatakan tidak berlaku lagi. 4. maka Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal Anggaran Departemen Keuangan dan Deupti Ketua Bidang Pembiayaan dan Pengendalian Pelaksanaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor : SE351A121/0298 dan Nomor 6041D. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful