Anda di halaman 1dari 6

I.

PENDAHULUAN
Wirausaha adalah seseorang pembuat keputusan yang membantu
terbentuknya sistem ekonomi perusahaaan yang bebas. Karir kewirausahaan dapat
mendukung kesejahteraan masyarakat, menghasilkan imbalan Iinancial yang
nyata. Wirausaha di berbagai industri membantu perekonomian dengan
menyediakan pekerjaan dan memproduksi barang dan jasa bagi konsumen dalam
negeri maupun di luar negeri. Meskipun perusahaan raksasa menarik perhatian
banyak publik akan tetapi bisnis kecil dan kegiatan kewirauasahaannya setidaknya
memberikan andil nyata bagi kehidupan sosial dan perekonomian dunia.
Pada praktikum kewirausahaan, dilakukan wawancara di Warung Makan
Bu Warni. Warung makan ini berdiri sejak 8 tahun yang lalu, yaitu pada tahun
2003. Pada mulanya warung makan ini menyediakan menu makanan lotek dan
gado-gado. Pertama kali bu Warni mendirikan warung makannya di daerah
belakang kampus UNS. Setelah warung makanannya mengalami perkembangan,
bu Warni membuka cabang baru yang berada di pedaringan. Sampai saat ini bu
Warni masih bertahan dengan tiga warung makan miliknya.







II. PROFIL WIRAUSAHA
Nama : Warni
Berdiri sejak : 2003-sekarang (8 tahun)
Tempat : 1. Paguyuban pedagang, Blok D No.53, Belakang kampus
UNS
2. Pedaringan
No Telp : 08164275772
Jumlah karyawan : 22 orang
Menu makanan : Gado-gado, Lotek














III. EVALUASI RESIKO
A. Resiko yang dihadapi
#esiko adalah kemungkinan terjadinya peristiwa yang dapat merugikan
perusahaan. Pengambilan resiko berkaitan dengan kepercayaan diri sendiri.
Artinya, semakin besar keyakinan seseorang pada kemampuan sendiri, maka
semakin besar keyakinan orang tersebut akan kesanggupan mempengaruhi
hasil dan keputusan, dan semakin besar pula kesediaan seseorang untuk
mencoba apa yang menurut orang lain sebagai resiko. Oleh karena itu,
pengambil resiko ditemukan pada orang-orang yang inovatiI dan kreatiI yang
merupakan bagian terpenting dari perilaku kewirausahaan.
Selama berwirausaha, resiko yang dihadapi Bu warni di antaranya
adalah :
1.Persaingan dengan warung makan lain
2.Pada saat hari libur dan bulan ramadhan warung makannya sepi
Halangan terbesar yang dirasakan Bu Warni dalam menjalankan
wirausahanya adalah apabila harga bahan-bahan pokok naik. Misalkan harga
cabai naik, Bu Warni terpaksa mengurangi porsi menu yang membutuhkan
cabai banyak.
. Strategi dan Solusi dalam Menghadapi Resiko
Untuk memulai usahanya, Bu Warni memiliki strategi pemasaran.
Meskipun dalam mengembangkan usahanya hanya mempunyai modal
terbatas, langkah-langkah yang dilakukan adalah :
1. Jeli Melihat Pasar
Dalam hal ini, kebanyakan konsumen lebih memilih dan membeli
jenis makanan yang enak dan harganya terjangkau. Selain itu,
dibandingkan dengan warung makan yang lain, Bu warni memiliki menu
yang berbeda dan beraneka ragam.
2. Menjalin Komunikasi dengan Orang Lain
Karena resiko yang dihadapi bu warni adalah pada saat hari libur
dan bulan ramadhan warung makannya sepi, maka bu warni membutuhkan
inIormasi tentang hari libur. Selain itu, dengan memperluas jaringan dapat
memperluas daerah pemasaran.
3. Berani Berinvestasi
Sebagai pemula dalam usaha dengan dana/modal yang terbatas, bu
warni menjual asset sendiri yang dapat menghasilkan uang untuk
berinvestasi.
4. Pemilihan lokasi yang tepat
Dengan memilih tempat yang strategis, usaha warung makan bu
warni dapat lebih dikenal oleh konsumen..
5. novasi menu
Selama usahanya berjalan, bu warni menambah menu makanannya
di mana menu makanan tersebut merupakan permintaan pembeli.

















IV. ESTIMASI IAYA INPUT DAN OUTPUT
Berdasarkan hasil wawancara yang kami lakukan di Warung Makan Bu
Warni, estimasi biaya input dan outputnya adalah sebagai berikut:
A. Pengeluaran (perbulan):
1. Belanja
30x #p 4.000.000,00 : #p 120.000.000,00
2. Sewa tempat
a. warung 1 : #p 125.000,00
b. warung 2 : #p 125.000,00
3. gaji pekerja 22#p 900.000,00 : #p 19.800.000,00
TOTAL : #p 140.050.000,00
B. Pemasukan (perbulan)
30x#p 60.000.000,00 : #p 180.000.000,00
C. Keuntungan (perbulan)
Pemasukan : #p 180.000.000,00
Pengeluaran : #P 140.050.000,00
Keuntungan : #p 39.950.000,00









V. IMALAN DALAM WIRAUSAHA

Wirausaha mengharapkan hasil yang tidak hanya mengganti kerugian
waktu dan uang yang diinvestasikan tetapi juga memberikan imbalan yang pantas
bagi resiko dan inisiatiI yang mereka ambil dalam mengoperasikan bisnis mereka
sendiri. Dengan demikian imbalan berupa laba merupakan motivasi yang kuat
bagi wirausaha tertentu.
Laba adalah salah satu cara dalam mempertahankan nilai perusahaan.
Beberapa wirausaha mungkin mengambil laba bagi dirinya sendiri atau
membagikan laba tersebut, tetapi kebanyakan wirausaha puas dengan laba yang
pantas.
Berdasarkan hasil wawancara, saat ini imbalan dari wirausahanya, bu
warni dapat memperbaiki perekonomian keluarga, mulai dari renovasi rumah,
menambah Iasilitas kendaraan (5 motor, 2 mobil) dan membeli perhiasan.
Bila dibandingkan dengan usaha lain yang sejenis, warung Bu Warni
memiliki keunggulan misalnya memiliki menu makanan yang beragam
dibandingkan warung makan lain yang hanya satu atau dua macam menu
makanan saja dalam jenis yang sama. Selain itu harga dari menu makanannya
terjangkau bagi masyarakat yang sebagian besar adalah mahasiswa.

Beri Nilai